Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 4261

Mobil Wuling Tabrak Warung dan Pagar Kantor BP3MI

0
Mobil wuling dievakuasi dari lokasi kecelakaan. F. Satlantas Polresta Tanjungpinang

batampos– Mobil Wuling BP 18XX FT kehilangan kendali menabrak sebuah warung dan terperosok menabrak pagar Kantor BP3MI Jalan Nusantara Tanjungpinang, Selasa (5/12).

Kecelakaan tunggal tersebut diduga karena mobil kehilangan kendali dan pengendara mobil yang mengantuk. Akibatnya pengendara mengalami luka ringan. Sedangkan mobil ringsek bagian depan.

BACA JUGA: Kecelakaan Pelajar Meningkat Drastis, Klaim Asuransi Jasa Raharja Meningkat 33 Persen

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tanjungpinang AKP Syaiful Amri mengatakan kecelakaan terjadi karena pengendara mobil inisial BJ diduga mengantuk saat berkendara.

Awalnya, mobil yang tidak membawa penumpang itu melaju dari arah simpang kampus Anugrah Bintan, menuju ke arah simpang kios Jalal.

“Saat berkendara, BJ mengantuk, hilang kendali dan menabrak sebuah warung, lalu terperosok menabrak pagar Kantor BP3MI,” kata Syaiful.

Menurutnya dalam kecelakaan tunggal tersebut, tidak ada korban jiwa. Pengendara hanya mengalami luka dan kerugian materil.

“Akibat dari kejadian tersebut pengemudi mengalami luka ringan dan mobil mengalami kerusakan ringan,” terang Syaiful. (*)

reporter: yusnadi

Wapres Ma’ruf Amin Sebut Pulau Galang Menjadi Opsi untuk Tampung Pengungsi Rohingya

0
Wapres Ma’ruf Amin. (sumber: tangkapan layar Instagram @kyai_marufamin)

batampos – Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin menyambut persoalan pengungsi Rohingya dengan membuka opsi untuk menampung mereka di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan oleh Ma’ruf Amin usai menghadiri Peluncuran Indonesia Sharia Economic Outlook (ISEO) 2024 dan Peresmian Universitas Indonesia Industrial Government (I-GOV) Ke-3 Tahun 2023 di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/12) kemarin.

BACA JUGA: Baru 41 Persen Guru PAUD di Indonesia Bergelar S-1

“Penempatannya di mana? Dulu kita punya Pulau Galang, nanti kita bicarakan lagi apa akan seperti itu,” kata Ma’ruf dikutip dari Antara pada Rabu (6/12).

Ia menyebutkan bahwa kedatangan pengungsi Rohingya yang saat ini menerima penolakan dari masyarakat di Aceh, Riau, dan Medan adalah permasalahan kemanusiaan yang harus ditanggulangi bersama, khususnya pihak berwenang.

Pemerintah Indonesia juga telah menyusun rencana terkait pembahasan solusi tersebut dengan Komisariat Tinggi PBB urusan Pengungsi (UNHCR) yang memiliki tanggung jawab atas masalah pengungsian.

Berbagai opsi mengenai langkah penanggulangan masalah itu di Indonesia, kata Ma’ruf, sedang dibahas secara mendalam pada rapat yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD.

“Selama ini kan tidak mungkin kita menolak, tetapi juga tentu kita mengantisipasi jangan sampai ada penolakan dari masyarakat, juga bagaimana supaya mengantisipasi jangan sampai terus semuanya lari ke Indonesia. Itu jadi beban,” ujarnya.

Ma’ruf yang baru kembali ke Indonesia setelah melakukan kunjungan kerja ke Yunani pada pekan lalu, menyatakan kehadiran pengungsi Rohingya juga menjadi masalah serupa di beberapa negara.

“Sebenarnya bukan hanya ke sini, kemarin saat berkunjung ke Yunani. Yunani menghadapi juga situasi serupa, ke Eropa itu masuk ke Yunani juga. Mereka seperti kita menghadapi kesulitan, tapi bagaimanapun juga ini masalah kemanusiaan yang harus ditanggulangi,” ucap Ma’ruf.

Berdasarkan data UNHCR, terdapat 3.705 orang pencari suaka Rohingya yang melakukan perjalanan laut sepanjang tahun 2022, yang merupakan jumlah terbanyak sejak tahun 2015.

Hingga Senin (4/12), Kemenkopolhukam RI mencatatkan ada sebanyak 1.487 pengungsi etnis minoritas dari Myanmar itu yang berkumpul di Indonesia. (*)

Reporter: JP Group

Kemenkes Bentuk Tenaga Kesehatan Cadangan

0
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kukuhkan Tenaga Cadangan Kesehatan-Emergency Medical Team (TCK-EMT) tipe 2 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, pada Selasa (5/12/2023). (Kemenkes)

batampos – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kukuhkan Tenaga Cadangan Kesehatan-Emergency Medical Team (TCK-EMT) tipe 2, Selasa (5/12). Pemerintah menganggap perlu membentu tenaga kesehatan cadangan untuk menghadapi krisis khusus. Budi mengibaratkan posisi mereka seperti tentara cadangan yang sewaktu-waktu ikut dalam perang.

Sebelumnya, Kemenkes telah mengukuhkan TCK-EMT tipe 1. Tim tersebut telah diterjunkan pada bencana alam di Turki. Mereka hanya boleh melakukan bantuan yang sifatnya pertolongan pertama dan melayani perawatan pasien ringan. TCK-EMT tipe 1 tidak boleh melakukan tindakan operasi sebagaimana standar yang ditetapkan oleh WHO. TCK-EMT dapat melakukan tindakan operasi jika sudah tipe 2.

“Saya berharap agar latihan ini kita susun, kita lakukan dengan satu target. Targetnya adalah dalam waktu secepat mungkin tim tenaga cadangan kesehatan (TCK-EMT) Indonesia bisa disetujui oleh WHO masuk ke tipe 2,” ujar Budi. Harapannya, bantuan kesehatan yang diberikan oleh Indonesia pada korban bencana alam dapat lebih maksimal.

Tenaga cadangan kesehatan ini bukan hal yang baru di dunia. Budi menyatakan, ada sepuluh negara yang sudah masuk tipe 2 untuk tim cadangan kesehatannya. “Jadi, saya titip ke teman-teman sekalian, harus bisa menjadi bagian dari negara yang mempunyai TCK-EMT Tipe 2,” ucap Budi.

Lebih lanjut, Budi menyatakan bahwa jika dalam tentara ada tentara cadangan, maka di tenaga kesehatan harusnya juga ada cadangan. Alasannya ada perang melawan penyakit. “Senjatanya saja yang berbeda. Tentara pakai senapan, kita pakai suntikan,” tuturnya.

Selain itu, banyak insiden atau bencana yang terjadi di Indonesia. Sehingga tenaga kesehatan cadangan ini dibentuk, juga untuk menangani tragedi tersebut. Dia mengaku membutuhkan berbagai jenis tenaga kesehatan. “Yang mungkin jenis kemampuannya berbeda. Saat menghadapi banjir, gunung meletus, gempa bumi, atau menghadapi penyakit itu berbeda,” bebernya. Sehingga perlu latihan yang serius seperti TNI atau Polri melatih anggotanya.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Sumarjaya mengatakan Tenaga Cadangan Kesehatan ini bukan seperti cadangan di permainan bola. Mereka memiliki kemampuan mumpuni di sektor kesehatan dan disebarkan ke tempat lain ketika terjadi bencana atau wilayah khusus.  “Nah, kita mudah-mudahan, ini semangat kita mau membuat TCK-EMT tipe 2,” kata Sumarjaya

Menurut standar WHO ada 4 tipe TCK-EMT. Kemenkes sudah mengukuhkan TCK-EMT Tipe 1 fixed dan mobile di 11 regional yang ada di Indonesia pada Mei 2023. Setelah pelatihan dan pengukuha kemarin, TCK-EMT Tipe 2 akan didampingi oleh WHO untuk mendapatkan sertifikasi. TCK-EMT Tipe 2 ini diperkuat oleh 90 orang yang terdiri atas farmasi, ortopedi, bedah, penyakit dalam, dan anak, serta semuanya sesuai dengan standar WHO. (*)

Reporter: JP Group

Pengangguran Gadai Motor Tetangga Untuk Beli Sabu

0
Saksi Pengadilan
Ilustrasi persidangan (hukumonline)

batampos – Sastriawan, bukan contoh tetangga yang baik. Sebab ia tega menggadaikan motor tetangganya yang sudah kenal dekat untuk membeli sabu.

Kejadian bermula pada bulan Juli lalu di kawasan Kecamatan Sekupang. Tetangganya, Eko yang tengah bersantai tiba-tiba didatangi Sastriawan. Pria yang sudah berkeluarga ini tiba-tiba meminjam sepeda motor milik Eko dengan alasan hendak bertemu teman.

Karena mengenal dekat Sastriawan, korban pun meminjamkan sepeda motornya. Namun hingga malam, sepeda motor korban tak kunjung kembali. Korban pun menanyakan keberadaan sepeda motornya kepada Sastriawan, dan dijawab ban motor pecah.

Baca Juga: Diupah Rp 60 Juta, Seorang Pria Nekat Bawa Sabu 12 Kali Lewat Bandara Hang Nadim

Korban pun mengiyakan alasan dari Sastriawan, hingga akhirnya berhari-hari sepeda motornya tak kunjung kembali. Korban pun akhirnya melaporkan Sastriawan ke polisi

Kemarin, Sastriawan duduk sebagai pesakitan di Pengadilan Negeri Batam. Ia didakwa dengan pasal penggelapan atau pencuriaaan.

Korban yang tak lain tetangganya itu pun memberi kesaksian. “Sebenarnya saya tak ingin memperpanjang perkara ini, karena beliau adalah tetangga. Tapi itu sepeda motor kerja saya, saya minta balikin katanya digadai ke orang seharga Rp 300 ribu,” jelas Eko.

Masih kata Eko, akibat perbuatan terdakwa ia merugi hingga Rp 6 juta untuk sepeda motor Vario. Bahkan, ia juga kesulitan untuk bekerja.

“Padahal saya berharap sepeda motor itu kembali saja. Tapi ternyata tak kembali,” ujarnya menghela nafas.

Baca Juga: 104 Caleg Berebut 7 Kursi di Dapil 2 Bengkong Batuampar

Keterangan korban dibenarkan oleh Sastriawan. Ia mengaku sudah berniat menggadaikan sepeda motor korban karena tak ada uang beli sabu.

“Saya tak punya uang, makanya pinjam motor tetangga sebentar. Saya gadai Rp 300 ribu ke Rudi, trus beli sabu. Saya pakai bersama Dewi, teman saya,” ungkapnya.

Menurut dia, seminggu usai mengadaikan sepeda motor, ia bermaksud menebus kembali. Tapi ternyata sepeda motornya sudah dijual.

“Saya memang janjinya sebentar, sepeda motor itu sudah dijual. Tak tahu kemana,” tegasnya.

Majelis hakim yang diketuai Yudith Wirawan sempat memarahi terdakwa. Karena tak punya perasaan dan empati terhadap korban yang tak lain tetangganya.

“Orang baik sama kamu, tapi kamu manfaatkan. Padahal itu tetanggamu sendiri. Kedepannya, orang tak ada yang peduli dengan mu,” pungkas hakim Yudit. (*)

 

Reporter: Yashinta

Penduduk Miskin di Batam Bertambah 500 Jadi 83.090 Orang

0
miskin jawapos
Ilustrasi. Jawapos.com
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Batam pada Maret 2023 sebanyak 83.090 orang. Angka ini bertambah 0.50 ribu atau sekitar 500 orang dibandingkan Maret 2022 yang berjumlah 82.590 orang.

Kepala BPS Kota Batam Agus Kadaryanto mengatakan, secara persentase tercatat pada Maret 2023 penduduk miskin di Kota Batam sebesar 5,02 persen. Angka ini menurun 0,17 persen poin dibandingkan dengan persentase penduduk miskin Kota Batam pada bulan Maret 2022 yakni sebesar 5,19 persen.

“Potret kemiskinan Kota Batam pada Maret 2023 mengalami peningkatan dari sisi jumlah penduduk miskin dan penurunan dari sisi persentasenya,” ujar Agus, Selasa (5/12).

Meskipun persentase penduduk miskin menunjukan tren yang menurun pada periode Maret 2023, tetapi potret kemiskinan dari sisi jumlah penduduk miskin malah mengalami tren yang meningkat dibanding periode sebelumnya. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan jumlah penduduk miskin ini lebih lambat dibandingkan pertumbuhan jumlah penduduk secara umum.

“Pada Maret 2023, jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran perkapita di bawah garis kemiskinan di Kota Batam mencapai 83.090 orang. Angka ini bertambah 500 orang penduduk miskin dibanding Maret 2022,” tutur Agus.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Singapura dan Malaysia, Dinkes Batam Segera Aktifkan Kembali SKDR

Kepala BPS Kota Batam Agus Kadaryanto mengatakan, secara persentase tercatat pada Maret 2023 penduduk miskin di Kota Batam sebesar 5,02 persen. Angka ini menurun 0,17 persen poin dibandingkan dengan persentase penduduk miskin Kota Batam pada bulan Maret 2022 yakni sebesar 5,19 persen.

“Potret kemiskinan Kota Batam pada Maret 2023 mengalami peningkatan dari sisi jumlah penduduk miskin dan penurunan dari sisi persentasenya,” ujar Agus, Selasa (5/12).

Meskipun persentase penduduk miskin menunjukan tren yang menurun pada periode Maret 2023, tetapi potret kemiskinan dari sisi jumlah penduduk miskin malah mengalami tren yang meningkat dibanding periode sebelumnya. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan jumlah penduduk miskin ini lebih lambat dibandingkan pertumbuhan jumlah penduduk secara umum.

“Pada Maret 2023, jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran perkapita di bawah garis kemiskinan di Kota Batam mencapai 83.090 orang. Angka ini bertambah 500 orang penduduk miskin dibanding Maret 2022,” tutur Agus.

Secara umum lanjutnya, selama periode Maret 2014-Maret 2023, tingkat kemiskinan atau persentase penduduk miskin di Batam mengalami fluktuatif yaitu periode Maret 2014, Maret 2017, Maret 2018, Maret 2021, dan Maret 2022 mengalami peningkatan. Sementara di periode lainnya, termasuk tingkat kemiskinan Kota Batam Maret 2023 mengalami penurunan.

Baca Juga: Warga Perumahan Fanindo Meradang, Sebab Sampah Tidak Kunjung Diangkut

Kenaikan persentase penduduk miskin pada periodoe Maret 2014, Maret 2017, dan Maret 2018 dipicu oleh melemahnya kondisi perekonomian Kota Batam pada ketiga periode itu. Sementara untuk kenaikan pada Maret 2021 dan Maret 2022 disebabkan oleh adanya dampak setelah pandemi Covid-19.

“Sedangkan penurunan tingkat kemiskinan Batam periode Maret 2023 menunjukkan adanya perbaikan perekonomian dalam fase pemulihan setelah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Dilihat dari kondisi inflasi Maret m-to-m Kota Batam periode Maret 2023, kelompok pengeluaran Makanan, Minuman dan Tembakau mengalami deflasi sebesar -1.35 dengan andil terhadap inflasi sebesar -0.409, meskipun nilai inflasi y-o-y pada kelompok pengeluaran yang sama mencapai 6.55 atau tertinggi kedua setelah Kelompok pengeluaran Transportasi.

Kelompok pengeluaran Makanan,Minuman dan Tembakau merupakan pengeluaran vital bagi seluruh masyarakat Kota Batam, sehingga perubahan harga terhadap komponen ini berpengaruh terhadap kemiskinan.

Agus menyebutkan, persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Selain harus memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

Baca Juga: Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Mayat Pria di Pinggir Jalan Nongsa

Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) menunjukkan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan di mana semakin kecil angka indeks berarti rata rata ketimpangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan juga semakin menyempit.

Kota Batam merupakan daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi ini sejalan dengan banyaknya jumlah penduduk di Kota Batam. Sementara itu, dari sisi persentase penduduk miskin, Kota Batam menduduki peringkat yang paling terendah se-Kepri.

“Sebagai informasi, garis kemiskinan Kota Batam merupakan yang tertinggi (Rp 854,465,-/kapita/bulan) di Kepulauan Riau. Jika dibandingkan dengan garis kemiskinan terendah yaitu di Kabupaten Karimun (Rp468.332,-/kapita/bulan),” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Melanggar Visa Wisata, 14 WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi

0
Kantor Imigrasi Karimun

batampos– Seksi Pengawasan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun berhasil mengamankan 14 orang warga negara asing (WNA) dari salah satu perusahaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) Karimun. Hal ini dilakukan karena belasan WNA telah melakukan pelanggaran bisa yang diberikan.

”Sesuai dengan salah satu tugas kita adalah pengawasan terhadap orang asing. Dan pada Kamis (30/11) kita melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang ada di Tanjungbalai Karimun. Dan didapati di salah satu perusahaan terdapat 14 orang WNA asal Tiongkok,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun, Zulmanur Arif, Selasa (5/12).

BACA JUGAGubkepri akan Bahas Biaya Visa Kunjungan Singkat Bersama Kemenkeu

Pada saat itu, lanjutnya, dilakukan pemeriksaan paspor yang dimiliki ternyata visanya adalah kunjungan wisata. Dan hasil pemeriksaan sementara diketahui mereka 14 WNA asal Tiongkok tersebut melakukan pekerjaan survei.

”Jelas di sini telah terjadi pelanggaran. Karena, visa yang diberikan adalah kunjungan wisata, tapi 14 WNA melakukan pekerjaan. Ini sudah jelas tidak dibenarkan. Setiap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian Izin tinggal yang diberikan kepadanya disangka dengan pasal 122 huruf a Undang-undang Keimigrasian,” jelas Zulmanur.

Dikatakannya, 14 WNA asal Tiongkok yang diamankan semuanya laki-laki yang berusia antara 30 sampai 40 tahun. Inisialnya, JZ, CC, XJ, QZ, LC, SH, TZ, ZS, JZ, LS, LJ, DJ, FJ dan JY. Untuk pekerjaan survei yang dilakukan belum diketahui secara pasti tentang apa di perusahaan tersebut. Apakah survei kebutuhan barang atau bahan baku.

”Yang jelas, sesuai dengan aturan 14 orang WNA tersebut akan dilakukan deportasi ke negara asal. Selaij itu, sesuai aturan ke 14 orang WNA asal Tiongkok ini juga akan masuk dalam daftar cegah dan tangkal (Cekal) untuk waktu tertentu,” paparnya.

Ditanya sudah berapa hari Keberadaan 14 WNA asal Tiongkok tersebut, Zulmanur menyebutkan, bahwa keberadaan mereka (WNA) di Karimun baru beberapa hari. Mereka masuknya dari Jakarta baru dan baru ke Karimun.

”Saat ini ke 14 WNA asal Tiongkok masih di ruang detensi Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun sambil menunggu proses deportasi. Deportasi akan dilakukan melalui Tanjungbalai Karimun,” terangnya. (*)

reporter: sandi

Pelunasan Dibuka Mulai 9 Januari, Masuk Asrama Haji 11 Mei

0
Direktur Bina Haji Arsad Hidayat. (dok KemenagRI)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) melakukan kickoff penyelenggaraan haji 2024 pada 4 Desember lalu. Mulai kemarin (5/12) calon jemaah haji (CJH) porsi pemberangkatan 2024 sudah bisa mulai cek kesehatan di tingkat puskesmas. Masih ada waktu panjang hingga awal masuk ke asrama haji pada 11 Mei tahun depan.

Jadwal-jadwal penting penyelenggaraan haji itu disampaikan Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag DKI Jakarta Saiful Amri. ’’Pemeriksaan kesehatan menggunakan biaya mandiri,’’ katanya pada Media Gathering Kanwil Kemenag DKI Jakarta di Tebet kemarin (5/12).

Saiful juga menyampaikan bahwa pelunasan biaya haji dimulai pada 9 Januari nanti. Untuk itu proses pemeriksaan kesehatannya juga masih panjang. Karena sampai nanti mendekati dibukanya masa pelunasan. Setiap Kanwil Kemenag di provinsi sudah mendapatkan data CJH yang masuk estimasi keberangkatan tahun ini. Sehingga bisa segera dimobilisasi untuk melakukan cek kesehatan untuk memastikan istitoah dari aspek kesehatan.

Untuk diketahui, tahun ini mulai diberlakukan aturan baru dalam pelunasan biaya haji. Sebelumnya CJH melakukan pelunasan biaya haji dahulu. Setelah itu mereka melakukan cek kesehatan. Pada skema ini, petugas kurang maksimal melakukan seleksi istitoah atau mampu dari sisi kesehatan, karena CJH sudah melakukan pelunasan.

Pada aturan yang baru, CJH melakukan cek kesehatan dahulu. Jika dinyatakan memenuhi kriteria istitoah dari sisi kesehatan, maka nanti bisa melakukan pelunasan. Sebaliknya jika dinyatakan tidak memenuhi kriteria istitoah kesehatan, maka ditunda atau dilimpahkan ke ahli warisnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Bina Haji Kemenag Arsyad Hidayat menjelaskan lebih detail soal istitoah kesehatan tersebut. Sesuai dengan ketetapan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dikeluarkan beberapa hari lalu. Secara garis besar, Arsyad mengatakan ada empat kriteria hasil pemeriksaan kesehatan CJH.

’’Pertama adalah ketika selesai cek kesehatan, dinyatakan istitoah,’’ katanya. CJH yang seperti ini bisa melakukan pelunasan ketika masanya dibuka nanti. Siskohat Kesehatan milik Kemenkes langsung mengirim data ke Siskohat Kemenag.

Kriteria kedua adalah CJH dinyatakan istitoah dengan pendampingan. Arsyad mengatakan pendampingan ini bisa berupa obat atau didampingi orang lain. CJH yang dinyatakan istitoah dengan pendampingan ini juga tetap bisa melakukan pelunasan ongkos haji.

Kriteria yang ketiga adalah tidak istitoah sementara. Maksudnya adalah dengan adanya treatment atau konsumsi obat tertentu, diharapkan beberapa waktu kemudian bisa sehat atau istitoah. CJH dengan kriteria ini wajib cek kesehatan lagi, untuk memastikan apakah sudah istitoah dan bisa melunasi biaya haji.

Kriteria yang keempat adalah dinyatakan tidak istotiah. CJH dengan kriteria ini diperbolehkan menunda keberangkatannya tahun depan. Dengan harapan tahun depan kondisi kesehatannya baik dan dinyatakan istitoah. Opsi lainnya adalah melimpahkan porsi hajinya ke ahli waris sesuai dengan ketentuan Kemenag.

Arsyad menegaskan skema baru ini bukan berarti menghalangi umat Islam untuk berhaji. Tetapi untuk memastikan bahwa yang berangkat memenuhi ketentuan istitoah. Pasalnya syarat wajib haji adalah istitoah, khususnya istitoah kesehatan.

Dia menekankan bahwa haji adalah ibadah fisik. Saat di Madinah, CJH butuh kesehatan prima untuk pergi-pulang dari hotel ke Masjid Nabawi untuk salat. Begitu ketika di Makkah, harus melakukan tawaf serta sai yang memerlukan kondisi fisik prima juga. Apalagi ketika masa Arafah, Mudzalifah, dan Mina, semakin membutuhkan kondisi fisik yang maksimal karena tinggal di tenda. (*)

Reporter: JP Group

Turun dari Kapal, Nelayan di Kijang Ditangkap karena Cabuli Anak Tiri

0
Polisi menangkap pelaku cabul terhadap anak tirinya di Pelabuhan Sribayintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Minggu (3/12/2023). F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos– Seorang nelayan berinisial AS, 50, ditangkap polisi karena mencabuli anak tirinya.

Warga Kampung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur ini ditangkap di Pelabuhan Sribayintan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (3/12/2023).

Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto mengakui adanya penangkapan pelaku kasus cabul yang pelakunya ayah tiri dengan korban masih di bawah umur.

Dia mengatakan, kasus ini terungkap setelah pelaku dengan ibu kandung korban berpisah.

“Taunya setelah pelaku dengan ibu kandung korban pisah,” kata dia.

Korban menceritakan kejadian yang dialaminya ke saudaranya. Tak terima perlakuan pelaku terhadap korban, pihak keluarga melaporkan ke kantor polisi.

Menindaklanjuti laporan itu, pihak Kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, kata dia, setelah berpisah dari ibu kandung korban, diketahui pelaku berdomisili di Midai.

“Dari Midai, pelaku naik kapal ke Kalimantan, lalu ke Kijang. Jadi pas turun dari kapal, pelaku langsung ditangkap di pelabuhan,” kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, terungkap pelaku telah mencabuli anak tirinya sejak korban masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga korban duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bintan.

“Kejadiannya sudah berlangsung 5 tahun sejak korban masih SD,” kata dia.

BACA JUGA: Cabuli Pacar yang Berstatus Pelajar, Dua Pemuda di Bintan Diamankan Polisi

Kejadian terakhir, kata dia, dilakukan pelaku terhadap korban pada Januari 2023 lalu.

Dia juga mengatakan, pelaku mencabuli korban saat ibu kandung korban dan anggota keluarga lain tidak berada di rumah.

“Pelaku nelayan dan sering di rumah saat tidak melaut, jadi pas ibu kandung korban tidak di rumah, pelaku mencabuli korban,” kata dia.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan sanksi Pasal 81 Ayat (1) Junto Pasal 76D UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku diancam hukuman 20 tahun penjara,” tukasnya. (*)

reporter: slamet

VoA Memberatkan, Kunjungan Wisatawan Korsel ke Batam Turun Hingga 10 Kali Lipat

0
Turis Korea Selatan datang ke Batam.
Turis Korea Selatan sesaat setelah landing di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Sabtu (20/5) dinihari. F.Yashinta

batampos – Pemberlakuan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara di luar negara ASEAN masih menjadi penghalang sektor wisata di Batam. Pemberlakuan biaya VoA ini diusulkan turun hingga dihapus, guna mempermudah langkah wisman masuk ke Batam.

Perwakilan Tour and Travel Korea, Ms. Khong mengatakan sejak pemberlakuan VoA bagi wisman di luar negara ASEAN, menyebabkan penurunan angka kunjungan, khususnya wisman asal Korea Selatan.

“Berdasarkan pengalaman saya memang harus diakui ada penurunan cukup signifikan sejak adanya biaya tambahan ketika membawa tamu ke Batam,” kata Kong saat ikut dalam rombongan KADIN Batam bertemu Dirjen Imigrasi di Jakarta, Senin (4/12).

Ia mengakui penurunan jumlah wisman asal Korea Selatan ke Batam dibanding yang sekarang ini menurun hingga 10 kali lipat. Hal ini adalah bukti bahwa VoA cukup berpengaruh bagi wisman untuk mengunjungi Indonesia, termasuk Batam, dan Kepri secara keseluruhan.

“Kami berharap pemerintah Indonesia memberikan solusi, dan terobosan baru, guna mempercepat pemulihan pariwisata di Kota Batam ini,” harapnya.

Baca Juga: 5 Besar Wisman Paling Banyak Berkunjung ke Batam, Malaysia Tidak Termasuk

Ketua KADIN Kota Batam, Jadi Raja Gukguk mengakui banyak keluhan dari pelaku pariwisata terkait pemberlakuan VoA.

Biaya yang dibebankan kepada wisman melalui VoA ini turut menjadi kendala dalam mendorong angka kunjungan wisman ke Batam seperti dulu.

VoA sangat memberatkan para turis yang punya niat menyambangi Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pelaku industri pariwisata sudah sejak lama mengeluhkan persoalan ini. Pasca berakhirnya Covid-19, belum ada kebijakan yang bisa membuat wisman datang ke Batam dalam jumlah lebih banyak.

“Korea, Cina, Amerika, bahkan Inggris termasuk 10 besar negara penyumbang wisman bagi Batam. VoA menjadi kendala saat ini. Sehingga angka kunjungan hanya didominasi oleh wisman Singapura, Malaysia, dan negara ASEAN. Ada potensi kehilangan angka kunjungan karena adanya biaya tambahan VoA ini,” beber Jadi.

Baca Juga: Minta Keringanan VoA, Pengusaha Batam Temui Dirjen Imigrasi

Pelaku wisata berharap pemulihan segera bisa direalisasikan dengan berbagai terobosan, yang bisa mendorong dan merangsang angka kunjungan wisman kembali tumbuh.

Batam menargetkan 2 juta angka kunjungan wisman, menurutnya hal ini akan sangat mudah terwujud, jika ada relaksasi aturan untuk kedatangan wisman ke Batam.

“Hari ini Industri Pariwisata Batam terpukul dengan meroketnya harga tiket ferry Penyebrangan Batam-Singapura, dan Batam-Johor Malaysia. Ditambah lagi dengan VoA ini. Jadi kami mendorong agar ada kebijakan yang memudahkan kedatangan wisman,” ungkapnya.

KADIN Kota Batam bersama pelaku Pariwisata Batam langsung mengunjungi dan menyampaikan keluhan ini kepada Dirjen Imigrasi Pusat Silmy Karim.

Dalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi untuk mencari solusi untuk memudahkan wisman berkunjung ke Batam. Saat ini posisi Batam adalah nomor 2 sebagai negara penyumbang wisman terbanyak di Indonesia.

Baca Juga: Muhammad Rudi : Jaga Iklim Investasi di Batam

Batam memiliki potensi yang lebih luas, karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Untuk saat ini, Batam juga membidik ekspatriat yang ada di Singapura, yang berkewarganegaraan beragam.

Sehingga diperlukan relaksasi aturan, agar mereka mau kembali berkunjung ke Batam ini. Batam sudah memiliki sektor yang mendukung dunia pariwisata, seperti Jasa Tour and Travel, Industri Golf, Pusat Belanja dan Mall, Industri Hotel dan Restoran, Pramu Wisata dan lainnya.

“Pertemuan ini diharapkan melahirkan kebijakan yang benar-benar menguntungkan bagi Batam. Kedatangan kami bentuk keseriusan terhadap memajukan sektor pariwisata di Batam,” tegas Jadi.

Sudah sejak 2018, Batam digagas menjadi destinasi wisata. Batam melengkapi infrastruktur, MICE yang bisa mendukung sektor wisata.

“Selain kota industri, ada sektor pariwisata juga yang menjadi penyumbang bagi PAD bagi Batam. Jadi ini adalah kesempatan untuk memajukan sektor wisman, kami mendesak agar ada relaksasi aturan terutama soal VoA,” ungkapnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

 

Banjir Lahar Terjang Kabupaten Tanah Datar Pascaerupsi Gunung Marapi

0
Warga melihat banjir lahar dingin yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar Selasa malam, (5/12/2023). (Antara/HO-Humas Kominfo Kabupaten Tanah Datar)

batampos – Banjir lahar menerjang beberapa kawasan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), pada Selasa malam, pascaerupsi Gunung Marapi, dikutip dari Antara.

“Debit air meningkat drastis di Batang Air Sigarungguang Nagari Baringin dan Batang Air Lona Nagari Parambahan,” kata Bupati Kabupaten Tanah Datar Eka Putra saat meninjau kawasan yang diterjang banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (6/12).

Di Nagari (desa) Pariangan banjir lahar menghantam lokasi pemandian air panas yang berada di kawasan Masjid Ishlah. Kemudian, di Nagari Batubasa, Kecamatan Pariangan, banjir lahar menerjang sebuah masjid serta rumah warga tepatnya di Jorong (dusun) Sialahan.

BACA JUGA: Amankan Pemilu Hingga Bencana Alam, Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri

Selanjutnya, di kawasan Koto Baranjak, Nagari Baringin, Kecamatan Limo Kaum banjir lahar dingin menyebabkan sebuah jembatan terban di kedua sisinya sehingga tidak bisa dilalui mobil bertonase besar.

“Jangan panik. Dengarkan instruksi dari pihak berwenang. Jangan termakan isu, apalagi menyebarkan isu yang bisa membuat panik masyarakat,” katanya.

Terakhir, ia mengimbau masyarakat Kabupaten Tanah Datar untuk bersama-sama berdoa agar erupsi Gunung Marapi tidak menimbulkan dampak yang besar.

“Semoga tidak memberikan dampak yang besar dan tidak menimbulkan korban jiwa atau kerugian harta benda bagi warga. Mari kita sama-sama berdoa, ” harap Eka. (*)

Reporter: JP Group