Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 4317

Banjir di Seraya, 2 Pengendara Motor Terseret Arus

0
WhatsApp Image 2023 11 30 at 20.38.44 e1701351804481
Banjir menggenangi jalan di depan Rumah Sakit Harapan Bunda Seraya. (F.screenshot)

batampos – Banjir melanda sejumlah wilayah di Batam, Kamis malam. Diantaranya di wilayah Seraya, Nagoya, dan Jodoh. Di Seraya, persisnya depan Rumah Sakit Harapan Bunda, banjir

Dalam video yang beredar di grup WhatsApp, seorang pengendara motor terjatuh dan nyaris terseret arus banjir yang relatif deras. Air tidak terlalu tinggi, tetapi arusnya deras. Tak lama kemudian menyusul pengendara lainnya.

“Motor sama orangnya hanyut. Dua orang. Dua orang, dua motor,” kata seorang pria dalam video tersebut.

Baca Juga: Banjir di Kawasan Jodoh dan Nagoya, Kendaraan Tidak Bisa Lewat

Beruntung, pengendara tersebut tersangkut di tiang listrik. Sejumlah pengendara motor lainnya kemudian datang membantu pengendara yang sudah jatuh itu untuk berdiri dan keluar dari derasnya arus.

Begitu pun motor yang dikendarai. Lebih dari lima orang bergotong-royong mengangkat motor tersebut keluar dari jebakan air deras. (*)

 

Hujan Mengguyur Kota Batam Diperkirakan hingga Pukul 23.00

0
WhatsApp Image 2023 11 30 at 20.38.44
Banjir menggenangi jalan di depan Rumah Sakit Harapan Bunda Seraya. (F.screenshot)

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menyebut hujan mengguyur Kota Batam diperkirakan hingga pukul 23.00.  Hujan deras mengguyur Kota Batam sejak pukul 20.00. 

“Update peringatan dini cuaca Kepulauan Riau tanggal 30 November 2023 pukul 21:00 IB, masih berpotensi terjadi hujan sedang lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang,” kata Prakirawan BMKG Kepulauan Riau, Nizam Mawardi, Kamis (30/11). 

Ia mengatakan, curah hujan tercatat 60 milimeter. Curah  hujan ini terbilang cukup deras.  Hujan ini disebabkan, kelembapan udara lapisan atas yang basah dan kecepatan angin yang rendah, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau.

“Hujan tidak hanya di Batam, tapi wilayah lainnya di Kepri,” ujar Nizam.

Ia mengatakan, hujan sedang hingga lebat juga mengguyur Bintan, Karimun dan Tanjungpinang. (*)

Banjir di Kawasan Jodoh dan Nagoya, Kendaraan Tidak Bisa Lewat

0
WhatsApp Image 2023 11 30 at 20.38.44 e1701351804481
Banjir menggenangi jalan di depan Rumah Sakit Harapan Bunda Seraya. (F.screenshot)

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam menyebabkan sejumlah wilayah dilanda banjir, Kamis (30/11) malam. Kawasan Jodoh, Nagoya dan sekitarnya salah satunya yang terendam banjir. Termasuk jalan utama di kawasan tersebut.

Seorang warga Batam melaporkan titik banjir di antaranya di Jalan Duyung depan Hotel Pacific, Harbourbay, dan BCA Jodoh. Air yang mulai tinggi menggenangi jalan sehingga sejumlah pengendara, terutama sepeda motor tidak bisa lewat.

“Barusan saya ke sana, gak bisa lewat. Mobil pun banyak yang putar balik,” ujar Imron Silaban kepada Batampos.

Genangan air diperkirakan akan semakin tinggi sebab hujan deras masih terus mengguyur kawasan Jodo dan Nagoya. “Ini hujannya masih deras,” katanya.

Sementara itu, dalam video yang beredar di grup WhatsApp, seorang pengendara motot nyaris terseter arus banjir yang relatif deras di jalanan depan Rumah Sakit Harapan Bunda Seraya. Air tampak tidak terlalu tinggi, tetapi arusnya deras. (*)

Sekolah Tunas Indonesia Berikan Pendidikan Gratis Bagi Anak Kurang Mampu

0
1d7ffb7e 532c 48e6 8e2b f4380325dee4 e1701345683935
pelajar Sekolah Tunas Indonesia saat mempersembahkan tarian

batampos– Sekolah ini diberi nama Sekolah Tunas Indonesia. Sekolah yang terletak di Jalan Laksmana Bintan, Komplek Inti Batam Blok F Nomor 3 Sungai Panas ini menjadi salah satu tempat untuk anak-anak kurang mampu atau bagi mereka yang putus sekolah.

Sekolah Tunas Indonesia merupakan sekolah gratis bagi anak-anak tidak mampu yang didirikan oleh Yayasan Tunas Lestari Batam untuk anak-anak di tingkat Play Group, Taman Kanak- kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

Hari ini, Kamis (30/11) pagi, sekolah yang berdiri sejak tahun 2006 ini diresmikan secara sederhana, beragam tarian daerah ditampikan oleh anak-anak didik di sekolah tersebut. Selesai menari, masing-masing dari mereka mengatakan cita-citanya, ada yang bercita-cita menjadi polisi, tentara, dokter, bahkan ada yang bercita-cita menjadi astronot.

Ketua Yayasan Tunas Lestari Batam Herman Mangundap dalam sambutannya bercerita, bahwa sekolah tersebut sudah 18 tahun di Batam. Katanya, sekolah itu berdiri karena terinspirasi dari sekelompok anak-anak usia sekolah yang datang ke rumahnya untuk belajar bahasa Inggris pada saat itu, bahkan semakin hari anak-anak yang ingin belajar pun semakin banyak sehingga dirinya bersama istri berniat untuk membuat sekolah bagi anak-anak untuk belajar.

“Sekolah ini bisa ada sampai saat ini, itu semua karena kebaikan dari bapak dan ibu yang sudah peduli kepada anak-anak didik kami, memberikan tempat dan support kepada kami untuk mendirikan sekolah ini. Dan saya percaya, kelak anak-anak ini nantinya bisa menjadi pemimpin di negara ini,” katanya.

BACA JUGA: Sudah 59 Pelajar asal Rempang Ditempatkan di Sekolah di Batam

Herman Mangundap mengatakan, saat ini Sekolah Tunas Indonesia memiliki lima kelas dengan jumlah guru 7 orang dan siswa sebanyak 65 orang. Siswa-siswa itu kebanyakan dari Sei Panas dan Baloi Kolam, Herman berharap, semoga kedepannya sekolah ini bisa berkembang lagi, dan menjadi sekolah yang mampu mewujudkan cita-cita anak-anak kurang mampu.

Ketua Perkumpulan Love and Kindness Batam, Mariana mengatakan, untuk mewujudkan cita-cita anak-anak menjadi nyata dengan memberikan mereka pendidikan yang layak. Mensupport mereka menjadi lebih gigih dan giat dalam menimba ilmu. Membentuk mereka bermental tangguh, lebih disiplin dan bersemangat dalam belajar.

“Cita-cita mereka tinggi. Cita-cita ini bukanlah mustahil asalkan ada semangat. Mari kita bersatu padu agar jangan ada anak-anak di Batam yang tidak sekolah. Di sini juga saya harapkan agar para orangtua dapat berpartisipasi untuk saling berkoordinasi dengan para guru di sekolah terkait perkembangan anak-anak didik. Saya percaya, Tuhan pasti menolong dan sekolah ini menjadi berkat bagi semua orang,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batam Hendra Asman yang juga salah satu donatur dari sekolah tersebut mengatakan, Sekolah Tunas Indonesia masih membutuhkan kepedulian warga Batam untuk kelangsungannya agar dapat menyelenggarakan pendidikan yang layak bagi anak-anak yang kurang beruntung.

“Anak-anak ini berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Mari kita berikan yang terbaik buat mereka dengan langkah konkret menjadi donatur buat mereka.” ujarnya. (*)

reporter: iman

Kening Memar, Pelajar SD 004 Tebing, Karimun Tewas

0
ilustrasi

batampos– Saquina Malika, pelajar SD 004 Tebing meninggal, Kamis (30/11). Kabar tewasnya pelajar ini heboh dengan beredarnya pesan lewat grup grup medsos warga. Dalam pesan berantai itu, juga disertai foto korban, sudah ditutup dengan putih. Namun, wajahnya masih terlihat. Dan di kening sebelah kiri di atas alis mata terdapat memar. Diduga penyebabnya tertimpa benda padat ketika sedang berolahraga. Diduga Tertimpa tiang gawang.

Kepala SD Negeri 004 Kecamatan Tebing, Suraida yang dikonfirmasi, mengatakan, kejadian pukul 09.00 dan saat itu anak-anak sekolah sedang istirahat habis olahraga.

BACA JUGA: Pelajar Tanjungpinang Donasikan Rp 232 Juta untuk Palestina

”Apa penyebab yang pasti kita tidak tahu. Dan saat ini pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan juga bertanya tanya dengan para pelajar,” ujarnya.

Yang jelas, katanya, pada saat kejadian pihaknya langsung membawa Saquina Malika ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. Pihaknya sepenuhnya menyerahkan proses penyelidikan kepada polisi.

Ditambahkan Suraida, dari keterangan pihak keluarga, khususnya dari nenek almarhumah sudah ada firasat dalam dua hari terakhir. Bahkan, tadi pagi (Kamis) tidak mau sekolah.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Gideon Karo Sekali yang dikonfirmasi Batam Pos secara terpisah menyebutkan, pihak kepolisian sudah mendatangi TKP, melihat secara langsung korban di rumah sakit.

”Selain itu, sudah dilakukan wawancara awal beberapa saksi perihal kronologis kejadian. Selanjutnya mencari saksi atau petunjuk lain yang dapat menjelaskan secara jelas peristiwa yang terjadi. Termasuk juga mencari petunjuk dari CCTv,” jelasnya.

Jenazah pelajar SD Negeri 004, lanjutnya, sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Karena, dari pihak keluarga tidak mau dilakukan tindakan medis. Seperti visum dan autopsi. Pihak keluarga ingin langsung mengebumikan. (*)

reporter: sandi

Satu Lajur Jalan Amblas di Tiban Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

0
IMG 20231126 090936 scaled e1701050475230
Penyelesaian jalan amblas di dekat Perumahan Taman Sari, Sekupang, Minggu (26/11). F.Rengga Yuliandra

batampos – Proses perbaikan jalan amblas di dekat Perumahan Taman Sari, Sekupang terus dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam. Sebanyak tujuh box culvert telah dipasang, yang memungkinkan satu lajur jalan amblas sudah bisa dilewati sepeda motor maupun mobil.

“Baru satu lajur yang bisa dilewati, belum semua, ” ujar Kepala DBMSDA Kota Batam, Suhar, Kamis (30/11).

Menurutnya, saat ini masih menunggu proses pencetakan box culvert selesai. Pasalnya pada tahap pertama kemarin baru sebagian box culvert yang tersedia. Diperkirakan pemasangan beton precast ini akan dilanjutkan pada Jumat (1/12), besok.

Baca Juga: BP Batam Rampungkan Proyek Normalisasi Drainase di Batuaji

“Minimal kita butuh 10 box culvert dan ini masih kita tunggu proses pencetakannya,” tambah Suhar.

Suhar melanjutkan, setelah pemasangan box culvert ini baru dilanjutkan tahap pengaspalan jalan. Sehingga diperkirakan awal pekan depan jalan yang menghubungkan Batam Center dan Sekupang ini bisa kembali normal.

Pantauan di lokasi, alat berat excavator dibantu dengan crane disiapkan di lokasi untuk menurunkan box culvert. Rekayasa lalu lintas pun dilakukan bagi pengendara. Arus lalu lintas dari menuju Sekupang dan Southlink akan tetap berjalan seperti biasa. Namun, alternatif jalur ke depan Perumahan Taman Sari juga sudah bisa dilakukan guna menghindari kemacetan.

“Sudah dua hari ini mobil bisa lewat, jadi bisa lebih cepat dibanding satu lajur sebelah kanan, ” ujar Anwar, warga Tiban.

Baca Juga: Bunga Tiba di Batam, Ini Peran Istri Muda Ahmad Yuda dalam Pembunuhan Mantan Direktur RSUD

Meskipun saat ini sebagian jalan sudah dapat dilintasi, namun hanya kendaraan pribadi yang diizinkan.Sementara kendaraan besar seperti truk dan kontainer dialihkan ke jalur kanan.

“Setelah dibuka dua jalur ini kemacetan pada jam sibuk lebih jauh berkurang. Harapannya bisa cepat selesai lah, sehingga akses jalan di kedua jalur bisa normal lagi, ” tambah Anwar. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Indonesia Peringkat Nomor Satu dari 7 Negara Paling Dermawan di Dunia Tahun 2023

0
Negara Paling Dermawan / Sumber: (Antara.com)

batampos – Bukan hanya dikenal memiliki masyarakat yang ramah terhadap warga asing, namun Indonesia juga berhasil menjadi negara paling dermawan tahun ini.

Dilansir dari Charities Aid Foundation, tahun ini merupakan keenam kalinya Indonesia mendapatkan gelar negara paling dermawan di dunia oleh World Giving Index (WGI).

Lembaga amal asal Inggris yaitu Charities Aid Foundation (CAF) merilis daftar negara paling dermawan dalam laporan World Giving Indeks tahun 2023 pada 9 November lalu.

Indikator dari penilaian ini meliputi tingkat kesadaran membantu orang tak dikenal, besaran donasi uang untuk amal, serta tingkat kesadaran menjadi sukarelawan.

Nah, untuk lebih jelasnya, simak list 7 negara paling dermawan di dunia di bawah ini.

1. Indonesia (Skor indeks: 68)

Indonesia berada di puncak pertama dengan Komposisi Indeks dengan nilai 61% (Menolong pada orang asing/tidak dikenal), 82% (menyumbang uang), 61% (Partisipasi dalam sukerelawanan).

2. Ukraina (Skor indeks: 62)

Pada peringkat kedua terdapat Ukraina dengan Komposisi Indeks dengan nilai 78% (Menolong pada orang asing/tidak dikenal), 70% (menyumbang uang), 37% (Partisipasi dalam sukerelawanan).

3. Kenya (Skor indeks: 60)

Kenya menduduki peringkat ketiga dengan Komposisi Indeks dengan nilai 76% (Menolong pada orang asing/tidak dikenal), 53% (menyumbang uang), 51% (Partisipasi dalam sukerelawanan).

4. Liberia (Skor indeks: 58)

Pada posisi keempat yaitu Liberia dengan Komposisi Indeks dengan nilai 80% (Menolong  pada orang asing/tidak dikenal), 30% (menyumbang uang), 65% (Partisipasi dalam sukerelawanan).

5. Amerika Serikat (Skor indeks: 58)

Amerika Serikat berhasil menduduki peringkat kelima dengan Komposisi Indeks dengan nilai 76% (Menolong  pada orang asing/tidak dikenal), 61% (menyumbang uang), 38% (Partisipasi dalam sukerelawanan).

6. Myanmar (Skor indeks: 57)

Pada peringkat keenam diraih oleh Myanmar dengan Komposisi Indeks dengan nilai 54% (Menolong  pada orang asing/tidak dikenal), 83% (menyumbang uang), 34% (Partisipasi dalam sukerelawanan).

7. Kuwait (Skor indeks: 57)

Kuwait berhasil menduduki peringkat ketujuh dengan Komposisi Indeks dengan nilai 79% (Menolong  pada orang asing/tidak dikenal), 54% (menyumbang uang), 37% (Partisipasi dalam sukerelawanan). (*)
Reporter: JP Group

Keterangan Bunga Dibutuhkan Untuk Mengungkap Motif Pembunuhan Mantan Direktur RSUD

0
Bunga Lestari Pulungan Dalil Harahap 8 scaled e1701340040282
Bunga Lestari Pulungan saat di Mapolsek Batuaji, Kamis (30/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Bunga, istri muda Yuda pelaku pembunuhan sadis terhadap TRH, 60 mantan Direktur RSUD Padang Sidempuan sudah diamankan ke Mapolsek Batuaji. Bunga yang diboyong buru sergap Polsek dari Padang Lawas langsung diperiksa secara intensif.

Pemeriksaan Bunga ini guna melengkapi berkas penyelidikan kasus pembunuhan tersebut. Yuda pelaku utama yang sudah duluan ditangkap mengatakan Bunga ikut mengangkat jenazah korban dari ruangan tamu ke tempat tidur.

Bunga juga mengambil air dalam ember agar digunakan Yuda untuk membenamkan kepala korban sebelum korban dibakar. Penyidik ingin menyesuaikan pengakuan Yuda ini dengan keterangan dari Bunga sendiri.

Baca Juga: Bunga Tiba di Batam, Ini Peran Istri Muda Ahmad Yuda dalam Pembunuhan Mantan Direktur RSUD

Bunga adalah istri muda Yuda. Bunga sudah sebulan di Batam sebelum TRH dihabisi. Informasi yang didapat Yuda berencana menikahi Bunga secara resmi melalui KUA sehingga kuat dugaan motif kasus pembunuhan ini untuk menguasai harta korban. Yuda dan Bunga bersekongkol mengambil harta korban kemudian menikah secara resmi.

Penyidik Polsek Batuaji tak menampik dugaan ini. Sebab, Yuda sendiri yang sudah dua pekan menjalani pemeriksaan terkesan belum jujur dengan motif yang sesungguhnya. Pengakuannya berubah-ubah sehingga penyidik masih mengorek keterangan yang pasti dan menyesuaikan dengan barang bukti yang ada.

“Belum bisa rekonstruksi karena memang belum sinkron. Masih banyak kejanggalan dengan pengakuannya. Masih terus kita dalami termasuk dengan keterangan Bunga ini,” sumber penyidik di Polsek Batuaji.

Baca Juga: 50 Persen Kendaraan di Batam Abai Uji KIR, Banyak Tak Layak Beroperasi

Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal juga menuturkan hal yang sama. Pengakuan Yuda belum bisa dipegang karena masih banyak kejanggalan yang ditemukan. Pengakuannya tidak sinkron dengan hasil olah TKP ataupun barang bukti yang ada. Butuh penyelidikan yang intens lagi untuk menyimpulkan motif yang sesungguhnya.

“Bunga sudah ditangkap dan kita coba cocokan semua pengakuan dan barang bukti yang ada,” kata Benny.

Untuk kasus pembunuhan wanita 60 tahun ini, polisi sudah menahan dua orang tersangka. Tersangka utama adalah Yuda. Yuda adalah suami kedua korban. Terakhir dia klaim membunuh TRH karena permintaan uang Rp 50 miliar tidak di penuhi.

Tersangka lainnya adalah Bunga yang barusan ditangkap di Padang Lawas. Bunga terlibat karena ikut melihat dan mengangkat jenazah korban serta mengambil air yang digunakan Yuda untuk membenamkan kepala korban sebelum jenazah korban di bakar. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Kemenkes RI Keluarkan Imbauan Siaga dan Waspada Terkait Kasus Pneumonia Misterius China

0
ILUSTRASI: Memakai masker (PEXELS)

batampos – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meminta semua jajarannya untuk siaga dan waspada terhadap kasus pneumonia.

Imbauan ini menyusul laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yang mencatat adanya peningkatan kasus pneumonia misterius yang menyerang anak-anak di China.

Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran Nomor: PM.03.01/C/4632/2023 tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi penularan pneumonia di Indonesia.

BACA JUGA: Pneumonia Masih Jadi Ancaman

“Penerbitan surat edaran tersebut bertujuan mengantisipasi penyebaran pneumonia di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu dalam keterangan di Jakarta pada Rabu (29/11).

Dikutip dari Antara, dalam Surat Edaran tersebut, Maxi meminta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memantau perkembangan kasus dan negara yang terjangkit di tingkat global, serta meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau kasus yang dicurigai sebagai pneumonia.

Selain itu, ia juga meminta KKP untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang (awak, personel, dan penumpang), lingkungan, vektor, binatang pembawa penyakit di pelabuhan, alat angkut, barang bawaan, bandar udara dan pos lintas batas negara, terutama yang berasal dari negara terjangkit.

“Kepada KKP dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di daerah diminta untuk melakukan surveilans ketat dengan memantau peningkatan kasus di wilayah,” ungkapnya.

Maxi juga meminta KKP dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) untuk melaporkan penemuan kasus melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) melalui link https://skdr.surveilans.org atau nomor WhatsApp (WA) Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC): 0877-7759-1097 atau email: [email protected] dan ditembuskan serta Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Agar Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menindaklanjuti laporan penemuan kasus yang dicurigai mycoplasma pneumoniae dari Fasyankes dan memfasilitasi pengiriman spesimennya ke laboratorium rujukan Sentinel Influenza Like Illness (ILI) atau Severe Acute Respiratory Infection (SARI).

Tak hanya itu, seluruh pihaknya juga diminta untuk menggencarkan upaya promosi kesehatan berupa edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait penyakit pneumonia.

Sebagai informasi, penyebab dari penyakit yang menyerang sistem pernapasan ini belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan laporan epidemiologi terjadi peningkatan kasus mycoplasma pneumoniae sebesar 40 persen. (*)

Reporter: JP Group

Hipertensi Penyakit Terbanyak Diidap Warga Batam, Ini Cara Mencegahnya

0
hipertensi ilustrasi tekanan darah
Ilustrasi pengecekan tekanan darah (Istimewa)

batampos – Hipertensi atau lebih dikenal dengan tekanan darah tinggi menjadi penyakit yang paling banyak diklaim di segala penjuru pelayanan kesehatan (Puskemas) di Kota Batam. Bahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, hipertensi menjadi penyakit dengan jumlah penderitanya paling banyak di sepanjang tahun 2023 atau sampai akhir Oktober 2023.

Berdasarkan data Dinkes Kota Batam sebanyak 41.976 warga Batam menderita hipertensi. Angka ini menjadi paling tertinggi melampaui penyakit lain seperti common cold atau selesma adalah gangguan sistem pernapasan, gangguan pencernaan asam lambung atau penyakit maag serta penyakit diabetes.

“Paling banyak itu hipertensi, dengan 41.976 penderita, ” ujar Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi, Rabu (29/11).

Baca Juga: 50 Persen Kendaraan di Batam Abai Uji KIR, Banyak Tak Layak Beroperasi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi disebut juga sebagai pembunuh senyap, pasalnya sering tidak bergejala. Penderita hipertensi sering tak menyadari dirinya mengidap penyakit ini.

Hipertensi dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa jika dibiarkan. Bahkan, gangguan ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, hingga kematian.

Istilah tekanan darah sendiri bisa digambarkan sebagai kekuatan dari sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh yang merupakan pembuluh darah utama. Besarnya tekanan yang terjadi bergantung pada resistensi dari pembuluh darah dan seberapa intens jantung untuk bekerja.

“Hipertensi dapat diketahui dengan pemeriksaan secara rutin pada tekanan darah. Hal ini direkomendasikan untuk dilakukan setiap tahun oleh semua orang dewasa,” ujar Didi.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Warga Kepri Soal Rempang, Proyek Rempang Eco City Jalan Terus

Faktor risiko hipertensi berbanding lurus dengan usia. Seseorang yang memiliki usia lebih tua memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami hipertensi. Beberapa faktor risiko lainnya yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi adalah memiliki usia di atas 65 tahun. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam berlebihan. Kelebihan berat badan atau obesitas. Adanya riwayat keluarga dengan kondisi medis yang sama.

Terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah hipertensi, seperti mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran. Batasi asupan garam, mengurangi konsumsi kafein yang berlebihan. Berhenti merokok. Olahraga secara teratur, menjaga berat badan, mengurangi minuman beralkohol. Membatasi asupan makanan tinggi lemak jenuh. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra