Gubkepri Ansar Ahmad dan Mendagri Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian diskusi saat berkunjung ke Nongsa Sensassion, Kota Batam, Jumat (15/4/2022).
batampos– Ternyata baru hanya Kepri yang sudah melakukan menyelesaikan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
“Dari 38 provinsi, Provinsi Kepri yang pertama, baik dari tingkat provinsi, dua kota dan lima kabupaten, semua sudah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Daerah dan Bawaslu Daerah. 40 persen untuk tahun ini dan 60 persen tahun depan, jadi tinggal realisasinya,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jumat (24/11).
Selanjutnya, kata Tito, Kepri hanya tinggal menambahkan realisasi dari aparat keamanan, yakni TNI dan Polri. Tujuannya agar meyakinkan pilkada berjalan dengan aman.
Dia menyebutkan berdasarkan data dari seluruh Indonesia yang dia terima, belum sampai separuh dari 552 pemerintah daerah yang ada di Indonesia (38 provinsi, 98 kota dan 416 kabupaten) yang sudah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah kepada KPU daerah dan Bawaslu Daerah.
“Karena itulah, KPU Pusat dan Bawaslu Pusat meminta kepada saya untuk memberikan penekanan dan dorongan kepada pemda untuk segera pada November ini, menandatangani perjanjian hibah,” kata dia.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan seluruh pimpinan daerah baik itu melalui kunjungan langsung, maupun secara virtual.
“Kepri ini adalah yang kelima saya kunjungi setelah Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Jambi. Kalau Wamendagri mungkin sudah lebih dari 10 daerah dari 38 provinsi,” katanya. (*)
batampos– Abdul Hakim, seorang supir yang menjadi terdakwa perkara penyaluran Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural atau ilegal dituntut 5 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Abdullah. Ternyata yang menjadi pertimbangan tuntutan itu dikarenakan terdakwa sudah 3 kali terlibat dalam penyaluran PMI ilegal.
“Terdakwa sebelumnya sudah tiga kali memberangkatkan calon PMI ke Malaysia,” ujar Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan, Jumat (24/11).
Dijelaskan Andreas, perbuataan yang dilakukan terdakwa terjadi dalam rentan waktu beberapa bulan terakhir. Mulai pada bulan Februari 2023, Mei 2023 dan terakhir Juli 2023.
“Terdakwa juga mendapat upah antara Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu,” kata Andreas.
Fakta persidangan lainnya, lanjut Andreas, terdakwa bukan supir taksi online. Namun mobil yang dibawa terdakwa dirental dari saksi Siti. Mobil itu kemudian yang digunakan terdakwa menjemput calon PMI.
“Terdakwa bukan menjemput dari Bandara tetapi dijemput oleh terdakwa di Pos Babinsa depan Hotel 01 Kel. Teluk Tering, Kec. Batam Kota. Sebelumnya terdakwa menyuruh tukang ojek untuk menjemput calon PMI yg bernama Elok Puspitasari di Bandara,” jelas Andreas.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Abdullah melalui jaksa penganti menuntut Abdul Hakim dengan 5 tahun penjara. Tak hanya itu, Abdul Hakim juga dituntut membayar denda Rp 200 juta, yang apabila tak dibayar maka diganti subsider 6 bulan penjara.
Tuntutan hukuman itu sempat membuat majelis hakim yang diketuai David P Sitorus didampingi dua hakim anggota kaget. Bahkan hakim David terlihat ragu dengan tuntutan 5 tahun penjara itu, yang kemudian menanyakan kembali tuntutan itu kepada jaksa penganti. Jaksa penganti saat itu, membenarkan jika tuntutan tersebut memang 5 tahun.
Hakim anggota Benny Yoga juga sempat geleng-geleng mendengar tuntutan 5 tahun.
Saat itu, hakim David kembali bertanya kepada terdakwa mengenai perannya dalam penyaluran. Yang kemudian dijawab terdakwa hanya menjemput dan diupah Rp 200 ribu. Setelah itu, hakim David menunda sidang hingga minggu depan dengan agenda pembelaan. (*)
Potret rumah warga terendam banjir di wilayah Kabupaten Karimun, Kepri, akibat curah hujan tinggi ditambah air laut pasang, Kamis (23/11/2023). (ANTARA/HO-Humas BPBD Kepri) (ANTARA/HO-Humas BPBD Kepri)
batampos– Banjir akibat hujan deras membuat sejumlah rumah warga di Karimun kebanjiran atau terendam banjir. Warga pun terpaksa mengungsi sementara menunggu air surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat ada sebanyak 141 rumah penduduk terendam banjir di Kabupaten Karimun, dengan total warga terdampak mencapai 486 jiwa.
Kepala BPBD Kepri, Hasbi, menyampaikan kejadian bencana alam itu dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi ditambah air laut pasang pada Kamis (23/11).
“Kondisi ini menyebabkan banjir setinggi hingga dua meter merendam ratusan rumah warga di Karimun,” kata Hasbi, Jumat (24/11).
Menurutnya banjir merendam sebagian besar rumah warga di wilayah Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat di Karimun, dengan rincian di RT 001 RW 02 terdapat 34 rumah dengan jumlah 115 jiwa.
Kemudian, di RT 002 RW 002 ada 55 rumah dengan jumlah jiwa sebanyak 176 jiwa, lalu RT 002 RW 002 sebanyak 27 rumah dan 110 jiwa.
Selanjutnya, RT 004 RW 002 terdapat 24 rumah dan 80 jiwa, dan RT 001 serta RT 003 hanya satu rumah dan lima jiwa.
“Tak ada korban meninggal akibat banjir,” ujar Hasbi.
Hasbi menyebut BPBD Kepri bersama instansi terkait telah melakukan monitoring dan pemantauan kejadian banjir di Karimun. Kemudian, melaksanakan piket jaga di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan posko Tim Reaksi Cepat Pusat Bencana (TRC-PB).
Selain itu, lanjut dia, BPBD Kepri sudah menyerahkan persediaan barang atau buffer stok untuk memenuhi kebutuhan logistik para korban banjir di Karimun. meliputi cadangan makanan seperti beras, mie instan, sarden, lalu selimut hingga bahan material.
“Kalau buffer stok kurang, baru kita tambah lagi,” ucap Hasbi.
Hasbi turut mengimbau warga lebih waspada terhadap potensi hujan badai hingga banjir di wilayah Kepri pada umumnya akibat cuaca ekstrem jelang akhir tahun.
“Khusus wilayah Natuna, waspada gelombang tinggi,” tambahnya. (*)
Ilustrasi kebiasaan penyebab kerutan di wajah di usia muda (freepik)
batampos – Kerutan dan garis halus merupakan tanda penuaan pada kulit wajah. Namun, tanda penuaan tersebut merupakan hal yang wajar seiring bertambahnya usia.
Namun, bukan hanya umur yang menyebabkan kerutan halus pada kulit. Ada beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele justru bisa menyebabkan penuaan dini.
Berikut ini kebiasaan yang mungkin tidak Anda sadari, namun bisa menyebabkan kerutan halus pada kulit di usia dini.
Menurut Johns Hopkins Medicine, kantong di bawah mata merupakan bagian dari proses penuaan alami yang terjadi ketika otot sekitar mata melemah.
Tak sedikit orang mengucek mata tidak menjadi masalah dan tidak akan menimbulkan efek samping permanen.
Tapi menggosok mata secara terus menerus dapat menimbulkan masalah karena meningkatkan peradangan di area tersebut.
2. Minum menggunakan sedotan
Minum dengan menggunakan sedotan, dapat mengaktifkan otot-otot di sekitar bibir. Semakin mengaktifkan otot tersebut, semakin besar kemungkinan mendapatkan kerutan pada kulit.
Garis-garis tersebut dari gerakan bibir yang berulang. Kamu bisa minum langsung dari bibir gelar, untuk menghindari menggunakan sedotan.
3. Stres
Setiap bagian tubuh dipengaruhi oleh stres. Ketika kurang tidur, tubuh akan memompa hormon stres dan dapat menyebabkan penuaan dini.
Kortisol merupakan hormon stres utama, ia memecahkan kolagen yang menyebabkan kulit kendur dan keriput hingga menyebabkan peradangan.
4. Tidak menggunakan kacamata hitam
Menurut Piedmont Healthcare, kacamata hitam dapat melindungi matahari dari sinar ultraviolet, yang dapat masuk ke kelopak mata, kornea, lensa, hingga retina. Gerakan berulang dengan menyipitkan mata dan mengerutkan kering akan menciptakan garis dan kerutan di wajah jika dilakukan jangka panjang.
5. Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung gula dan garam
Dilansir laman Vogue, garam dan gula yang berlebihan menyebabkan masalah kesehatan, seperti tekanan darah hingga lonjakan dan penurunan insulin.
Garam menyebabkan retensi air dan membuat kulit dehidrasi, sehingga rentan terhadap peregangan dan garis-garis.
Mengonsumsi gula juga bisa menyebabkan lonjakan insulin dalam tubuh dan mempercepat penuaan dengan merusak serat protein, kolagen, dan elastisitas di kulit.
6. Terlalu sering menatap handphone
Blue light dari handphone atau komputer membuat kulit kita menua, seiring berjalannya waktu. Sehingga, penting untuk kita memakai tabir surya di dalam ruangan.
Selain itu, berbaring sambil bermain handphone juga bisa menyebabkan timbulnya kerutan dan lipatan di leher, sehingga penyebaran area kulit rahang kendur.
7. Tidur miring
Gesekan dan tarikan pada kulit yang terjadi sepanjang malam ketika kita tidur miring menyebabkan pembentukan garis-garis halus dan kerutan di wajah. Kamu mungkin perlu tidur telentang atau berganti sisi dan beralih dengan sarung bantal sutra untuk menjaga kulit dari kerutan dini.(*)
anggota Polsek Bengkong saat memberi materi sosialisasi di hadapan pelajar
batampos– Jajaran Polsek Bengkong menggelar dialog dan sosialisasi bertajuk Police Go to School, Kamis (23/11). Kegiatan tersebut sebagai upaya mencegah aksi bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk pembinaan dan memberikan pemahaman terkait bahaya tindakan bullying.
“Hari ini lewat anggota Bhabinkamtibmas dan Unit Patroli melaksanakan Police Go to School untuk memberikan arahan terkait dengan pencegahan bullying dan kekerasan,” ujar Doddy
Adapun kegiatan Police Go to School ini dilakukan di 2 sekolah. Yakni di SD Negeri 012 Tanjung Buntung dan SD Negeri 002 Bengkong Indah.
“Kegiatan inj menjadi agenda rutin yang dilakukan oleh Polsek Bengkong untuk menekan aksi kenakalan remaja,” kata Doddy.
Doddy menjelaskan dalam kegiatan itu pihaknya menyampaikan materi dan dampak buruk aksi bullying. Oleh karena itu, aksi tersebut harus dicegah sedini mungkin.
“Edukasi ini untuk tingkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang bullying serta membentuk sikap dan perilaku anti-bullying, segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan secara sengaja,” tuturnya.
Sementara Wakapolsek Bengkong, Iptu Muhamad Kevin Ramadhan mengatakan sosialisasi antibullying diberikan agar tidak lagi terjadi kasus bullying di sekolah.
“Bullying wajib dicegah sedini mungkin, karena berdampak buruk pada korban dan pelaku. Bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah, sehingga kami jadikan lingkungan pendidikan untuk melakukan sosialisasi antibullying,” tutupnya. (*)
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Natuna, Hussyaini (ANTARA/Muhamad Nurman)
batampos– Akhirnya pemerintah dalam hal ini Disnaker Pemkab Natuna bersama Apindo dan serikat pekerja sepakat upah minimum kabupaten (UMK) Natuna di tahun 2024 jadi Rp3.406.575. Atau naik sekitar Rp 68.972 dari UMK Natuna 2023 yakni Rp3.337.603.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Natuna Hussyaini di Natuna, Jumat, mengatakan usulan merupakan keputusan bersama dari dewan pengupahan di daerah itu.
“Naik 2,07 persen atau sekitar Rp68.972,” ucap dia.
Ia menjelaskan pengusulan kenaikan UMK Natuna berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2023 tentang Pengupahan.
“Ada perubahan peraturan pemerintah,” ujar dia.
Ia mengatakan usulan UMK itu akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Kepri dan direncanakan dibahas oleh Gubernur Kepri pada Senin mendatang.
“Untuk angka final dan penetapannya nanti di provinsi,” kata dia.
Hussyaini memastikan rapat pembahasan UMK bersama dewan pengupahan Kabupaten Natuna dilaksanakan pada Rabu (22/11) dan berjalan dengan baik.
“Tidak ada kendala saat rapat bersama Apindo dan serikat buruh tadi, hanya tinggal menyesuaikan dengan perkembangan ekonomi dari kabupaten saja,” tutur dia.
Ia menambahkan saat ini beberapa perusahaan di Natuna sudah mengikuti standar pengupahan tahun 2023. Selain itu, para pekerja perusahaan juga telah dilindungi, baik dari segi kesehatan maupun pekerja.
Meski demikian, kata dia, masih ada beberapa tempat usaha yang belum melakukan hal tersebut.
“Kita imbau bagi yang belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan untuk segera mendaftarkannya,” ujar dia.
Ia mengatakan masih ada beberapa tempat yang belum mengikuti aturan pengupahan. “Diperbolehkan. sesuai kemampuan pemilik usaha, tapi ada perjanjian kontrak kerja antara pemberi kerja dan pencari,” kata dia. (*)
Kris Wu akan dideportasi dari Tiongkok setelah hukuman penjaranya selesai. (AFP/Via South China Morning Post)
batampos – Pengadilan di Beijing telah menolak banding yang diajukan mantan anggota EXO, Kris Wu atau Wu Yi Fan terhadap hukuman kasus pemerkosaan yang ia lakukan.
Dikutip dari South China Morning Post, Pengadilan Menengah Rakyat (Intermediate People’s Court) Nomor 3 Beijing mengumumkan pada Jumat (24/11) bahwa mereka menguatkan putusan awal atas dakwaan terhadap pria berusia 33 tahun tersebut.
“Putusan awal menyatakan fakta-faktanya jelas, bukti-buktinya kuat dan cukup, penerapan hukumnya benar, hukumannya pantas, dan prosedur persidangannya sah,” kata pengadilan.
Kasus Kris Wu dimulai pada tahun 2021, dimana ia ditahan setelah dituduh melakukan pemerkosaan, pelecehan seksual, grooming, dan mencari gadis di bawah umur untuk alasan palsu.
Seorang influencer Tiongkok bernama Du Meizhu, memainkan peran penting dalam mengungkap kasus ini dengan membagikan pernyataan rinci dan tangkapan layar dari perempuan lain sebagai bukti.
Meskipun pada awalnya ada penolakan dari Kris Wu, tetapi proses hukum tetap berjalan, dan pada Juli 2023, Kris Wu secara pribadi muncul di Pengadilan Tiongkok untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut.
Dilansir dari K-pop Life, keputusan pengadilan untuk mempertahankan keputusan awal menunjukkan bahwa tindakan Kris Wu dianggap sebagai kejahatan kelompok yang tidak bermoral, dengan pengadilan menyatakan bahwa ia bertindak sebagai pemimpin yang mengatur kegiatan tidak senonoh yang melibatkan orang lain.
Akibatnya, Pengadilan Rakyat Distrik Chaoyang, Beijing menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara kepada Kris Wu dan agar ia dideportasi dari Tiongkok setelah menjalani hukumannya.
Perintah deportasi ini meningkatkan kemungkinan Kris Wu kembali ke Kanada, negara asalnya.
Khususnya, Kanada memiliki kebijakan untuk memberikan kebiri kimia kepada pelaku kejahatan seksual, yang menunjukkan bahwa Kris Wu mungkin akan menghadapi tindakan serupa setelah kembali.(*)
Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Syofian Rida memberikan edukasi bahaya penggunaan narkoba terhadap masyarakat Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (24/11/2023). F.Polres Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Polisi memberikan edukasi bahaya penggunaan narkoba terhadap masyarakat Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (24/11/2023).
“Pemberantasan narkoba bukan saja tugas polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” kata Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Syofian Rida.
Menurut dia, pemberantasan narkoba dapat menyelamatkan diri sendiri dan keluarga.
“Pemberantasan narkoba juga menyelamatkan generasi bangsa supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” kata dia.
Dia berharap masyarakat aktif membuat kegiatan-kegiatan yang positif bagi remaja di kampung untuk menjauhi penggunaan narkoba.
Dia juga berharap, masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada polisi apabila melihat dan mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini turut dihadiri Panit I Unit Binmas Polsek Bintan Utara Ipda Edi Suratman, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, Sujiono dan tokoh pemuda, Dedi. (*)
Pengananan dilakukan oleh PT BIB usai insiden bocornya atap di ruang tunggu A7 Bandara Hang Nadim Batam. (Humas PT BIB)
batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) memastikan area ruang tunggu A7 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sementara waktu dikosongkan usai insiden bocornya atap plafon saat hujan deras dua hari lalu.
“Pasca kejadian kemarin penanganan cepat telah kami lakukan, area tersebut sementara waktu di kosongkan dahulu demi kelancaran operasional Bandara Hang Nadim,” ujar Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Jumat (24/11).
Tak hanya itu, Pikri menambahkan petugas langsung menangani beberapa fasilitas yang terdampak.
“Saat ini manajemen BIB telah fokus terhadap penanganan fasilitas terdampak,” jelasnya.
Kemudian menindak lanjuti peristiwa saat hujan deras mengakibatkan atap plafon ruang tunggu tersebut bocor pihaknya memulihkan area dan fasilitas terdampak demi kenyamanan penumpang.
“Saat ini manajemen sudah melakukan penanganan cepat demi kenyamanan penumpang dan pengguna jasa,” ujarnya.
Ia menyebutkan renovasi akan selesai April 2024 sehingga pengguna jasa Bandara bisa merasa nyaman dan aman.
Sebelumnya, intensitas hujan yang sangat tinggi di Batam pada Kamis 23 November 2023, berdampak pada beberapa fasilitas dan area di Bandara Internasional Hang Nadim. Area terdampak merupakan area yang sedang dalam proses kontruksi renovasi terminal.(*)
batampos– Dokter merekomendasikan orang-orang mengompres air dingin kulit yang gatal ketimbang menggaruknya.
“Kita bisa kompres atau masukkan air dingin ke botol kaca kemudian digulung-gulungkan (ke kulit yang gatal). Itu akan mengurangi gatal karena gatal akan tercampurnsama rasa dingin,” kata Pakar dermatologi dan venereologi dr. Amelia Setiawati Soebyanto, Sp.DV, beberapa waktu lalu.
Kemudian, mengenai pendapat sebagian orang bahwa mandi air panas bisa mengatasi gatal, Amelia menuturkan cara itu justru akan menambah rasa gatal.
“Banyak yang bilang mandi air panas, langsung hilang gatalnya. Ya, bisa juga. Tapi, setelah itu lecet kulitnya. Setelahnya rasanya lebih gatal karena kulitnya lecet,” tutur dia.
Kulit gatal merupakan sensasi tidak nyaman pada kulit, polusi dikatakan memainkan peran penting dalam mengakibatkan kulit gatal.
Polusi dapat masuk ke kulit melalui penumpukan partikel polusi di permukaan kulit dan diserap oleh folikel rambut dan kelenjar keringat. Beberapa di antaranya akan bersirkulasi dalam plasma yang kemudian masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam.
Lalu, polusi yang masuk ini kemudian menghasilkan radikal bebas yang akan menurunkan kemampuan antioksidan kulit baik secara enzimatik maupun non-enzimatik (vitamin E, vitamin C dan glutation).
Lapisan luar kulit yang rusak ini kemudian menyebabkan hilangnya air dalam jumlah banyak pada kulit. Akibatnya, kulit akan relatif lebih kering, mudah mengalami peradangan dan menimbulkan keluhan gatal.
Menurut Amelia, gatal menjadi keluhan kulit terbanyak pada praktik dokter spesialis kulit dan kelamin, apalagi kondisi cuaca dan polusi ekstrim seperti beberapa waktu belakangan ini.
“Hal ini karena polusi secara langsung dapat merusak fungsi lapisan kulit yang berpengaruh terhadap kekambuhan beberapa penyakit kulit yang sudah ada sebelumnya, seperti eksim atopik,” tutur Amelia.
Eksim atopik merupakan kelainan kulit di mana terdapat gangguan pada lapisan kulit yang diperparah dengan sensitivitas respon imun yang lebih tinggi terhadap bahan iritan. Faktor yang memperberat gejala eksim atopik yaitu adanya perubahan suhu dan kelembapan.
Selain eksim atopik yang juga ditandai dengan gatal, beberapa kelainan kulit yang bisa timbul dari cuaca dan polusi ini adalah jerawat, psoriasis, dan kelainan pigmentasi kulit seperti flek wajah maupun di tangan.
“Lebih bahayanya lagi, polusi juga bisa meningkatnya risiko kanker kulit,” demikian kata Amelia. (*)