batampos – Lagi-lagi kebocoran pipa air bersih terjadi di Batam. Kali ini kebocoran terjadi di Kavling Lama Batuaji. PT Air Batam Hilir (ABHi) menginformasikan terjadi kebocoran pada pipa DCIP DN 200mm dan saat ini masih dilakukan perbaikan.
Selama pekerjaan perbaikan ini, konsumen terdampak pelayanan penyediaan air bersih berupa air dalam jumlah sedikit dan air terhenti untuk sementara waktu.
Adapun wilayah yang terdampak yakni Kavling Seraya, Sagulung Raya, Mukakuning Pratama, Kavling Baru dan sekitarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, PT ABHI menyediakan mobil tangki air bersih bagi pelanggan yang mengalami gangguan pasokan air hingga 1×24 jam. Bisa menghubungi Air Batam Hilir Call Center (0778) 5700 000 dan WA 0811 778 0155
Atau berkoordinasi dengan Ketua RT/RW/Kelurahan setempat, kemudian menyampaikan melalui layanan resmi saluran pelanggan Air Batam Hilir.
Sebelumnya, kebocoran pipa juga terjadi di jalur Sukajadi, Kepri Mall, Senin (27/11). Sekitar 42 ribu pelanggan Air Batam Hilir (ABHi) terdampak kebocoran pipa tersebut. (*)
Lapas Barelang di Tembesi, Sagulung, Senin (27/2). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Batam masih didominasi warga binaan yang tersandung kasus narkoba. Narapidana kasus narkoba masih diangka 90 persen dari total warga binaan yang ada. Sisanya kasus kriminal umum dan lainnya.
“Masih tinggi kasus narkoba. Kriminal umum hanya diangka 10 persen,” ujar Kalapas Batam Heri Kurista.
Warga Binaan Lapas Batam saat ini diatas angka seribuan orang, dan 53 orang diantaranya adalah warga negara asing. Dari jumlah tersebut, yang menerima hukuman mati sebanyak 17 orang dan seumur hidup 44 orang. Untuk terpidana hukuman berat ini juga didominasi kasus narkoba.
Banyaknya narapidanan kasus narkoba ini tentunya jadi fokus perhatian tersendiri dari pihak Lapas Batam untuk membina dan mengawasi warga binaan di dalamnya. Mereka punya sederet program pembinaan untuk mengalihkan perhatian warga binaan dari ketergantungan ataupun keterlibatan dengan kasus narkoba.
“Presentase ini menggambarkan bahwa peredaran narkoba masih sangat rawan sehingga butuh peran aktif dan perhatian kita bersama untuk terus memerangi narkoba. Di sini kita punya sejumlah program pembinaan untuk membina warga binaan yang ada,” ujar Heri.
Selain itu, pengawasan yang ekstra ketat untuk menjamin kelancaran program pembinaan di dalam Lapas Batam juga diterapkan dengan baik. Barang bawaan yang dimasukkan ke dalam Lapas diperiksa secara teliti. Lingkungan sekitar juga diawasi secara ketat setiap saat.
“SOP pengawasan sudah sangat baik dan kita terapkan betul di sini. Pembesuk dan barang bawaan diperiksa secara teliti,” kata Heri.
Terkait terpidana hukuman berat yakni terpidana hukuman mati dan seumur juga mendapat perlakuan dan hak yang sama. Perhatian dan program pembinaan berjalan bersama dengan warga binaan lainnya, sebab mereka punya peluang untuk menerima keringanan hukuman jika upaya hukum lainnya berjalan dengan baik.
“Tetap sama perlakuan dan hak terpidana hukuman berat ini. Karena masih ada celah upaya hukum lain seperti grasi presiden, PK dan lain sebagainya. Siapa tahu mereka mengupayakan upaya hukum lain itu dan direstui tentu berhak mendapatkan keringanan hukuman, jadi program pembinaan keterampilan juga bisa diberlakukan untuk semua warga binaan yang ada,” ujar Kalapas. (*)
Ketua (TKN) Sufmi Dasco Ahmad (kedua dari kiri) dan Sekretaris TKN KIM Nusron Wahid (kedua dari kanan). ( ANTARA/Sanya Dinda)
batampos – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid tidak sepakat dengan pernyataan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menilai pemimpin bangsa sekarang bertindak seperti orde baru. Sebab, tidak ada tanda-tanda orde baru dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Tanda-tanda Orde Baru itu adalah manakala terjadi sentralisasi kekuasaan di tangan satu partai. Dulu zaman Orde Baru kekuasaan itu hanya satu partai,” kata Nusron di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/11).
Ciri-ciri Orde Baru lainnya menurut Nusron yakni pengerahan intelijen negara untuk menakut-takuti orang lain. Sejauh ini juga tidak terjadi pembungkaman atas kritik.
Selain itu, partai politik di Indonesia jumlahnya sangat banyak, sedangkan pada era orde baru, tidak bisa mendirikan banyak partai seperti sekarang. “Saya kira, kami menghormati Bu Mega tapi statemen yang disampaikan Ibu Mega itu adalah statemen apa namanya statemen kegelisahan sebagai orang tua,” kata Nusron.
“Statement ini menjadi tidak relevan kalau pada hari ini kekuasaan ini dianggap menakut-nakuti, mengancam, yang mengancam ini siapa. Yang diancam siapa? Ini namanya adalah menyebarkan ilusi yang nantinya akan diciptakan semacam psywar yang sifatnya nanti post-truth yang seakan-akan tidak pernah peduli hukum itu berdasar fakta atau berdasar ilusi,” pungkasnya.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa penguasa saat ini seperti zaman Orde Baru. Pernyataan itu disampaikan Megawati dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Ganjar-Mahfud di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (27/11).
“Republik ini penuh dengan pengorbanan, tahu tidak? Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?” kata Megawati.
Megawati merasa jengkel, dirinya kini tidak lagi dihormati sebagai Presiden RI kelima sekaligus Ketua Umum PDIP. “Bayangkan, kok saya tidak seperti dihormati ya. Lho, kenapa? Lho saya jelek-jelek pernah presiden lho, dan masih diakui dengan nama Presiden ke-5 Republik Indonesia lho,” tegas Megawati.
Megawati juga menegaskan, siap bertarung secara jujur dan sehat pada pemilu 2024. “Kalau mau bersaing ya ayio, Biar Ibu ini perempuan, tapi Ibu petarung,” ucapnya. (*)
batampos – operasi sedot lemak jadi perbincangan hangat belakangan ini. Apalagi operasi ini menelan korban salah satu artis di tanah air.
Dikutip dari Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Kesehatan, selama dilakukan oleh dokter bedah yang kompeten dan peralatan medis yang memadai, prosedur sedot lemak aman untuk dilakukan.
Prosedur pembedahan ini menggunakan teknik penyedotan untuk menghilangkan lemak. Biasanya area tubuh yang disasar seperti perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher.
Sedot lemak biasanya disarankan hanya jika perubahan gaya hidup belum mencapai hasil yang diinginkan.
Prosedur ini juga dapat mengatasi area lemak yang resisten terhadap olahraga dan diet.
Meskipun demikian, ada beberapa keluhan pasca operasi dan kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi seperti nyeri, bengkak, mati rasa, maupun memar.
Selain itu, sedot lemak berfungsi untuk membentuk postur tubuh menjadi lebih ideal dan lebih baik.
Namun, apa sebenarnya efek samping dari sedot lemak pada tubuh kita? Simak penjelasannya di bawah ini
1. Kulit tidak merata
Kulit tidak rata atau tampak bergelombang diakibatkan prosedur sedot lemak yang tidak merata. Elastisitas kulit juga semakin buruk dan membutuhkan waktu pemulihan yang cukup lama
2. Infeksi atau pendarahan
Efek samping berupa infeksi atau pendarahan dapat terjadi saat prosedur sedot lemak, hal ini terjadi akibat aliran darah tersumbat oleh potongan-potongan lemak.
Potongan lemak ini selain menyumbat pembuluh darah dapat juga menyumbat organ lainnya, misalnya paru-paru.
Kondisi ini dikenal dengan emboli paru, sangat berbahaya karena dapat mengancam jiwa.
Salah satu mobil korban yang diparkir di Perumahan Mukakuning Indah I, Batuaji. F.Dalil Harahap
batampos – Penyidikan Polsek Batuaji telah mengamankan tiga unit mobil yang ada di lokasi kejadian dan mobil yang digunakan Ahmad Yuda Siregar untuk membunuh Te, mantan Direktur RSUD Padang Sidempuan yang tak lain adalah isterinya di perumahan Mukakuning Indah I Blok AD nomor 04, Sabtu (4/11) lalu. Tiga unit mobil ini adalah Toyota Alphard hitam BK 1789 KE, mobil KIA merah BP 1795 SD dan Calya BP 1080 RM.
Dua dari tiga unit mobil ini yakni KIA dan Calya merupakan barang bukti untuk memperkuat penyelidikan polisi. Dua mobil ini dipakai oleh Ahmad Yuda saat menghabisi korban secara keji. Dua mobil ini disebut oleh Ahmad Yuda sebagai mobil rental.
“Hanya dua yang jadi barang bukti. Toyota Alphard itu dipakai dan milik korban. Kita amankan di sini karena permintaan keluarga korban biar aman mobil korban ini,” ujar Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal.
Dua mobil yang dijadikan barang bukti ini merupakan mobil operasional yang digunakan Ahmad Yuda bersama Bunga, isteri mudahnya untuk merencanakan dan melakukan pembunuhan terhadap korban sehingga diamankan sebagai barang bukti.
Seperti diketahui, Te dihabisi Ahmad Yuda dengan brutal secara berulang kali. Korban awalnya dipukul pakai kayu pada Rabu (1/11). Keesokan harinya pelaku kembali menganiaya korban karena saat kembali korban didapati masih hidup.
Korban yang sudah tak bergerak dibiarkan di ruangan tamu dan pelaku kabur bersama isteri mudahnya ke Jakarta. Namun karena belum ada juga berita heboh tentang kematian sangat isteri, pelaku akhirnya kembali lagi ke lokasi kejadian pada Sabtu (4/21). Saat kembali ternyata korban masih hidup.
Pelaku kemudian menghabisi korban dengan pisau. Jenazah korban yang semula di ruangan tamu dipindahkan ke kamar tidur bersama isteri mudahnya tadi. Setelah itu keduanya kabur.
Untuk kasus pembunuhan Te ini, polisi telah menangkap dan menetapkan Ahmad Yuda sebagai tersangka. Ahmad Yuda adalah suami kedua korban. Namun demikian penyelidikan belum berakhir karena masih ada satu terduga pelaku lain yang masih diburu. Ialah Bunga, isteri muda pelaku. Bunga ikut ambil bagian dalam kasus pembunuhan sadis terhadap korban.
“Untuk motif nya juga masih belum bisa dipegang. Belum jujur sepenuhnya pelaku. Makanya kita buru Bunga biar terkuak semua motif sesungguhnya,” ujar Benny.
Untuk menangkap Bunga, Polsek Batuaji juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian di berbagai daerah agar ikut mencari keberadaan bunga. “Beberapa Polres juga sudah kita surati. Semoga ia segera di tangkap, ” kata Benny. (*)
Pemadam berusaha memadamkan api yang membakar dapur di restauran yang terletak di Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Senin (27/11/2023) siang. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Restauran yang terletak di Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong mengalami kebakaran.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (27/11/2023) siang.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengakui kejadian tersebut.
“Ruangan dapur dan kasir yang terbakar,” kata dia saat dihubungi, Selasa (28/11/2023).
Dia mengatakan, setelah mendapat informasi, pihaknya langsung mengerahkan armada ke lokasi kebakaran.
“Pemadaman tidak ada kendala, hanya akses jalan ke lokasi yang bergelombang dan banyak jalan lubang dengan genangan air,” kata dia.
Setiba di lokasi, dia mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran.
“Pemadaman sekaligus pendinginan sampai api benar-benar mati di lokasi kejadian menghabiskan sekira 14 ton air,” kata dia.
Berdasarkan informasi di lapangan, dia mengatakan, saat itu tidak ada tamu. Pekerja yang bertugas di bagian dapur sedang duduk di luar bersama pekerja lain.
“Dapurnya kosong. Mereka masih menunggu tamu dan baru masak saat tamunya datang,” kata dia.
Dia mengatakan, kejadian diketahui saat seorang warga melintas dan melihat asap dari dapur. Salah seorang pekerja mengecek ke bagian dapur dan melihat api sudah membesar.
“Mulanya mereka memadamkan sendiri dengan peralatan seadanya seperti ember,” kata dia.
Karena api makin membesar dan sulit dikendalikan, kata dia, mereka menghubungi pihak damkar.
Untuk penyebab kebakaran, dia mengatakan, masih diselidiki. Namun diduga api muncul dari korsleting listrik.
“Penyebabnya belum tau karena masih diselidiki pihak Kepolisian. Tapi diduga dari korsleting listrik,” tukasnya. (*)
seorang warga terlihat sedang menyulam tanaman mangrove
batampos– PT Timah Tbk terus menggalakkan program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan salah satunya untuk memitigasi perubahan iklim dengan melaksanakan penanaman mangrove di wilayah operasional perusahaan.
Selain melakukan penanaman mangrove, PT Timah Tbk di Unit Produksi Kundur juga melaksanakan penyulaman mangrove sebagai salah satu langkah untuk melakukan perawatan mangrove terutama bagi mangrove yang kurang berkembang dengan baik.
Unit Produksi Kundur tahun 2023, PT Timah Tbk telah melakukan penyulaman sebanyak 2500 mangrove di tiga titik lokasi di Pantai Timun, Pantai Mata Air dan pantai Padang Kundur, Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat.
Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan menyampaikan, penyulaman mangrove dilakukan agar mangrove yang sudah ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga bisa menjaga ekosistem pesisir.
“Dengan penyulaman diharapkan mangrove dapat tumbuh dengan baik dan maksimal. Sehingga upaya mengurangi dampak abrasi pantai, mendukung mitigasi perubahan iklim dapat tercapai,” katanya.
Disebutkan hutan mangrove banyak memiliki manfaat untuk mendukung ekosistem lingkungan dan juga mendukung sumber ekonomi bagi nelayan dan masyarakat pesisir.
Dalam melaksanakan penyulaman ini PT Timah menggandeng masyarakat sekitar. Hal ini sebagai bentuk pemberdayaan, memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap mangrove-mangrove yang sudah ditanam.
Kepala Desa Kundur Marhalim memberikan apresiasi kepada perusahaan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan salah satunya dengan penanaman mangrove.
“Semoga kegiatan penanaman mangrove ini dapat menyelamatkan lokasi-lokasi disekitar pantai dari dampak abrasi yang sudah cukup,” parah. (*)
proyek yang sudah selesai dikerjakan tanpa plang nama proyek sama sekali
batampos– Ada proyek yang sudah dikerjakan di Perumahan Rhabayu Regency tanpa plang. Informasinya, proyek itu adalah pokok pikiran atau proyek jatah aspirasi anggota DPRD Kepri.
Proyek semenisasi lapangan olahraga di perumahan Rhabayu Regency RT 01/RW 19, Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang misalkan. Proyek itu dipertanyakan masyarakat sebab, proyek ini tidak ada rincian anggaran yang jelas. Plang proyek yang biasanya merincikan proses pengerjaan, hingga anggaran tidak ada hingga proyek selesai dikerjakan sepekan yang lalu.
Warga hanya mendapat informasi ada proyek semenisasi lapangan fasum yang disebutkan dari pokir anggota DPRD Kepri Irwansyah.
“Katanya dari Pak Irwansyah. Tapi tak ada Plang proyek sama sekali. Harusnya Plang sudah dipasang sebelum dikerjakan. Ini sudah selesai tapi Plang tak ada. Kami warga hanya dapat info katanya katanya aja. Dari mana anggaran, siapa yang bertanggung jawab tak tahu kami, ” ujar seorang warga.
Ketua RT 01/RW 19 Aswardi saat dikonfirmasi hanya membenarkan proyek tersebut dari pokir Irwansyah, anggota Dewan Provinsi Kepri. Namun rincian anggaran dan pengerjaan tidak diketahui secara pasti dan dia membenarkan proyek tersebut belum ada Plang proyek.
“Iya (belum ada Plang). Katanya lagi diusahakan Plang, ” ujar Aswardi.
Sementara Irwansyah sendiri saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Dia hanya menyarankan agar informasi proyek tersebut dikonfirmasi ke kontraktor pelaksana.
“Tolong tanya ke Dinas atau kontraktor nya ya, ” ujarnya.
Pihak kontraktor didapat nomor kontak dari perangkat RW, saat dikonfirmasi juga enggan berkomentar banyak dengan alasan takut salah berbicara. Plang yang belum berpasang disebutkan Medya, pihak kontraktor karena masalah teknis saja.
“Terlambat Pak ini mau dicetak, ” ujarnya. (*)
Sejumlah wisatawan memainkan permainan tradisional saat kegiatan outbound dan team building di salah satu pantai di Bintan. F.Kiriman Aprizal untuk Batam Pos.
batampos– Jika ingin merasakan outbound penuh tantangan dan mengasyikan, Bintan adalah pilihan yang tepat.
Selain memiliki destinasi wisata yang digandrungi wisatawan domestik maupun mancanegara, Bintan memiliki pesona alam yang menakjubkan.
Pendiri Bintan Outbond, Irul Fathir mengungkapkan, kegiatan outbound semakin digemari wisatawan domestik dan mancanegara yang berlibur ke Bintan dan Batam.
Selain mengisi waktu liburan, menurut dia, kegiatan outbound menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan team.
Owner dari Bintan Outbond ini juga mengungkapkan, kesukannya dengan program outbonding. Ini bermula saat dirinya bergabung dalam tim building di Singapura lebih kurang 9 tahun lamanya.
Pengalaman ini telah mengasah dirinya sampai terbentuknya Bintan Outbond setelah kembali di kampung halaman.
Dia mengatakan, Bintan Outbond Team Building menawarkan berbagai paket seru kegiatan outbound berupa permainan yang menyenangkan sekaligus edukasi ke wisatawan domestik maupun mancanegara, perusahaan dan instansi.
Dia menyebut, paket yang ditawarkan antara lain Outbound Bintan Outbond meliputi Indoor Program, Outdoor Program, Program Edukasi dan lainnya.
“Ini salah satu program unggulan Bintan Outbond,” kata dia.
Dia juga memastikan keseruan outbound bersama Bintan Outbond karena telah dilengkapi fasilitas dan fasilitator yang representatif.
“Bintan Outbond juga dirancang sedemikian rupa guna memfasilitasi kebutuhan outing, company gathering, outbond atau tim building perusahaan yang ada di Kepri khususnya Batam dan Bintan,” kata dia. (*)
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. (muhammadiyah.or.id)
batampos – Pemungutan suara atau Pemilu Serentak Tahun 2024 untuk memilih Presiden serta anggota legislatif (DPR) akan digelar pada 14 Februaru 2024 mendatang.
Dilansir dari muhammadiyah.or.id pada Selasa (28/11), Muhammadiyah megatakan telah memposisikan diri dalam Pemilu Serentak 2024 untuk netral dan aktif.
Muhammadiyah mendorong peran politik kebangsaan, bukan politik praktis atau politik kepartaian, serta membebaskan masyarakat dan Persyarikatan untuk memilih sesuai hati nurani.
Muhammadiyah bahkan mendukung kader-kader yang potensial untuk terjun menjadi politisi dan berpartisipasi aktif sebagai calon legislatif (caleg).
“Ini supaya Muhammadiyah tidak terlalu banyak bicara politik. Biarlah politisi yang bicara politik. Karena kalau kami bicara politik, maka maa al-farqu baina (apa bedanya) kiai dengan politisi?” kata Abdul Mu’ti selaku Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pernyataan dan seruan tersebut ia sampaikan dalam Tabligh Akbar di Dusun Dermo, Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (26/11).
Mu’ti kemudian menyebut jika Muhammadiyah mendorong kadernya untuk aktif dalam ranah politik, termasuk dalam berperan aktif ke berbagai institusi dan lembaga negara agar pesan dakwah dan nilai-nilai kebangsaan Muhammadiyah dapat tersampaikan.
Maka dari itu, Mu’ti menyerukan agar warga Persyarikatan juga ikut mendukung kader-kader Muhammadiyah yang terjun di bidang politik, apapun partainya.
Ia juga menyampaikan agar masyarakat Muhammadiyah aktif menggunakan haknya sebagai warga negara Indonesia dengan tidak melakukan golput.
“Dalam kaitan ini, jangan golput. Kalau golput, itu artinya bapak ibu menggunakan hukum ijma’ sukuti. Tidak ikut berpendapat, tapi ikut pendapat mereka yang menentukan pilihan,” ucapnya.
Mu’ti menyerukan kepada warga Muhammadiyah untuk tidak antipati dalam Pemilu karena adanya sebagian kecil politisi yang tidak amanah.
Mu’ti berharap agar seluruh warga Muhammadiyah aktif menggunakan hak suaranya dengan objektif dan selektif.
“Karena itu maka dalam kaitan politik ini silahkanlah mencermati kader-kader kita dan kalau tidak ada kader, kita bisa siapa saja. Asal visi dan misinya sama dengan visi misi Persyarikatan kita yang tercinta. Mudah-mudahan Pemilu berjalan dengan lancar dan kita bisa menentukan pilihan untuk Indonesia yang berkemajuan,” paparnya. (*)