Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 4337

11 Pendaki Meninggal Akibat Gunung Marapi Sumbar, 12 Masih Dicari

0
Erupsi Gunung Marapi Minggu (3/12) berdampak hujan abu vulkanis di wialyah Kota Bukittinggi dan beberapa wialyah di Kabupaten Agam. (SY RIDWAN/PADANG EKSPRES)

batampos – Sebanyak 75 pendaki dilaporkan terjebak saat terjadinya erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu siang (3/12). Gunung Marapi berada di dua kabupaten, Agam dan Tanah Datar. Dampak dari erupsi yang memuntahkan 3 ribu meter abu vulkanik dari di atas kawah gunung, dilaporkan 75 pendaki gunung terjebak. Sebagian sudah ada yang dievakuasi.

BACA JUGA: Gunung Marapi Erupsi, 20 Pendaki Segera Dievakuasi

Dari laporan tim SAR gabungan, 11 pendaki kondisinya meninggal dunia. Dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group) Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengungkapkan, ada sekitar 75 survivor atau pendaki yang terdaftar melakukan pendakian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 pendaki sudah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan.

“Sebagian sudah pulang dan sebagian lagi masih berada di dua rumah sakit, yaitu di RS Padangpanjang dan RS Bukittinggi,” kata Abdul Malik yang dilansir Padang Ekspres, Senin (4/12).

Dia menuturkan, pencarian yang dilakukan tim gabungan hingga pukul 07.10 WIB berhasil menemukan 3 orang selamat dan 11 orang dalam kondisi MC Delta atau meninggal dunia.

“Saat ini tengah dilakukan proses evakuasi dari puncak ke bawah dan untuk total temuan hari ini, ada sekitar 14 orang. Sedangkan untuk yang masih perlu dilakukan pencarian ada sebanyak 12 orang,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Gunung Marapi meletus dengan kolom abu teramati membubung setinggi 3.000 meter pada Minggu (3/12) pukul 14.54.

Menurut hasil rekaman seismograf PVMBG, erupsi Gunung Marapi terekam dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 4 menit 41 detik.

Letusan menyebabkan hujan abu vulkanik terutama di beberapa kecamatan, termasuk Canduang, Sungai Pua, Ampek Angkek, Malalak, Banuhampu, Tilatang Kamang, Baso, Tanjung Raya, Lubuk Basung, IV Koto, Matur, Tanjung Mutiara, Palembayan, dan Kamang Magek.

Tim BPBD Kabupaten Agam bersama PMI segera membagikan masker kepada masyarakat. Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak ke luar rumah dulu mengingat intensitas hujan abu vulkanik yang tinggi dan dapat berdampak pada kesehatan.

“Masyarakat sudah dibagi masker dan diingatkan agar tetap di dalam rumah,” kata Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Agam, Ade Setiawan.

Erupsi Gunung Marapi berlanjut pada hari ini (4/12) pukul 08.22 WIB. Namun, tinggi kolom letusan teramati lebih rendah dibandingkan sebelumnya, yakni sekitar 800 meter di atas puncak gunung.

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. “Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 68 detik,” kata PVMBG dalam laporannya yang disampaikan Pemantau Gunung Api Marapi Ahmad Rifandi. (*)

Reporter: JP Group

Si Jago Merah Melahap Beberapa Gudang di Kawasan Union Batuampar

0
Gambar WhatsApp 2023 12 04 pukul 12.53.16 0d350dfb
Kebakaran di Kawasan Union Industrial Park. F Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos – Kebakaran terjadi Kawasan Union Industrial Park Batuampar, Senin (4/12).  Api awalnya terlihat di salah satu gudang bertuliskan arita. 

Dari gudang tersebut, api menjalar ke sampingnya.  Hingga api masuk ke gudang milik beberapa perusahaan lainnya di kawasan industri itu.

5 mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Ada beberapa mobil pemadam kebakaran yang bolak balik, untuk memadamkan api di lokasi gudang tersebut. 

Namun, hingga berita ini diturunkan, api masih menjalar ke beberapa lokasi lainnya. 

Dari informasi yang didapat batampos, TNI dan Polri ikut berusaha memadamkan api. (*)

Reporter: Cecep Mulyana

Sebelum Kampanye, Wajib Urus STTPK dari Kepolisian

0

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan bahwa pelaksanaan kampanye dimulai sejak Selasa (28/11) lalu dengan menggeluarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang kampanye.

Ketua KPU Karimun Mardanus mengatakan, sudah lima hari masa kampanye para peserta kampanye dalam hal ini Partai Politik (Parpol) yang masing-masing menerjunkan jagoannya sebagai Calon Legislatif (Caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun.

” Jadi sebelum caleg turun berkampanye, mereka harus membuat Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK) yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian setempat,” terangnya, Minggu (3/12).

Dalam STTPK tersebut, kata Mardanus para peserta pemilu dalam hal ini caleg menyebutkan kegiatan yang akan dilaksanakan mulai dari penyebaran Alat Peraga Kampanye (APK). Seperti, kartu nama, kalender, spanduk, pamplet dan sebagainya.

” Biasanya mereka melakukan kampanye tata muka bersama warga, sesuai Daerah Pemilihan (Dapil). Baik itu caleg DPRD Karimun, DPRD Provinsi, maupun DPR RI, termasuk DPD RI,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ada 260 Titik Pemasangan APK Se-Bintan, KPU Bintan Minta Peserta Pemilu Tertib Berkampanye

Begitu juga, pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang ditunjuk didaerah juga harus membuat STTPK akan melakukan kampanye. Artinya, para peserta harus mengikuti aturan yang sudah berlaku dan sudah ada dimasing-masing Parpol.

” Kepada peserta pemilu saya himbau, agar ikuti aturan yang berlaku. Silahkan, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pesta demokrasi. Termasuk, pemasangan APK yang telah ditetapkan dengan ukuran maksimal 6×4 meter,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun Muhammad Iskandar ketika dikonfirmasi apakah ada temuan, saat masa kampanye saat ini. Seperti, pemasangan APK yang salah pemasangan dan sebagainya.

” Nanti saya coba tanyakan ke divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Biasanya ada laporan secara periodik,” jawabnya.

Sedangkan, koordinator divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Bawaslu Karimun Nurul Izzatur Rahmi saat dihubungi beberapa kali tidak menjawab. Begitu juga di konfirmasi melalui WhatsApp (WA) dengan pertanyaan,”apakah ada temuan bawaslu tentang apk yg salah letak” sejak pagi hari tidak direspon.(*)

reporter: tri haryono

Sudah Dibuka, Begini Cara Dapatkan Nomor Antrean Kendaraan untuk Naik Roro dari Batam

0
Kapal Roro Dalil Harahap 68
Antrean kendaraan yang akan berangkat melalui Pelabuhan Roro Punggur, Batam.

batampos – PT ASDP Telaga Punggur Batam menerapkan sistem antrean bagi calon penumpang roro yang membawa kendaraan dari Batam selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024. Pendaftaran telah dibuka sejak akhir pekan kemarin.

“Animo masyarakat cukup tinggi di hari pertama kemarin sudah ada ratusan lebih yang mendaftar untuk tujuan Sei Selari dan Kuala Tungkal untuk jadwal 11 Desember 2023 sampai 5 Januari 2024,” kata General Manager ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Sabtu (2/12).

Baca Juga: Kepri Memasuki Fase Puncak Hujan, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir

Nana menyebutkan pengguna jasa yakni kendaraan golongan IV wajib mendaftarkan secara online di layanan WhatsApp PT ASDP Telaga Punggur 0823 8656 5878.

“Caranya dengan mengisi formulir identitas pengguna jasa, nomor polisi kendaraan, foto STNK, setelah itu admin kami akan memverifikasi dengan memerhatikan kouta antrean yang ada,” terangnya.

Bagi calon penumpang yang telah mendaftar dan akan menyeberang untuk hadir 11.00 WIB dengan menunjukkan nomor antrean kendaraan.

Baca Juga: 89 Komoditas Naik Harga, Inflasi Batam 0,37 Persen

“Bagi kendaraan roda dua dan angkutan barang dilakukan pendaftaran secara manual di pelabuhan dan menyesuaikan antrean kendaraan penumpang,”ujarnya.

PT ASDP menerapkan sistem antrean ini guna mencegah adanya praktik percaloan. Pihaknya tidak ingin pengguna jasa dirugikan dengan percaloan.

“Kami harap masyarakat bisa mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh PT ASDP,” tutupnya (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Sudah Dibuka, Begini Cara Dapatkan Nomor Antrean Kendaraan untuk Naik Roro dari Batam

0
Kapal Roro Dalil Harahap 68
Antrean kendaraan yang akan berangkat melalui Pelabuhan Roro Punggur, Batam.

batampos – PT ASDP Telaga Punggur Batam menerapkan sistem antrean bagi calon penumpang roro yang membawa kendaraan dari Batam selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024. Pendaftaran telah dibuka sejak akhir pekan kemarin.

“Animo masyarakat cukup tinggi di hari pertama kemarin sudah ada ratusan lebih yang mendaftar untuk tujuan Sei Selari dan Kuala Tungkal untuk jadwal 11 Desember 2023 sampai 5 Januari 2024,” kata General Manager ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Sabtu (2/12).

Baca Juga: Kepri Memasuki Fase Puncak Hujan, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir

Nana menyebutkan pengguna jasa yakni kendaraan golongan IV wajib mendaftarkan secara online di layanan WhatsApp PT ASDP Telaga Punggur 0823 8656 5878.

“Caranya dengan mengisi formulir identitas pengguna jasa, nomor polisi kendaraan, foto STNK, setelah itu admin kami akan memverifikasi dengan memerhatikan kouta antrean yang ada,” terangnya.

Bagi calon penumpang yang telah mendaftar dan akan menyeberang untuk hadir 11.00 WIB dengan menunjukkan nomor antrean kendaraan.

Baca Juga: 89 Komoditas Naik Harga, Inflasi Batam 0,37 Persen

“Bagi kendaraan roda dua dan angkutan barang dilakukan pendaftaran secara manual di pelabuhan dan menyesuaikan antrean kendaraan penumpang,”ujarnya.

PT ASDP menerapkan sistem antrean ini guna mencegah adanya praktik percaloan. Pihaknya tidak ingin pengguna jasa dirugikan dengan percaloan.

“Kami harap masyarakat bisa mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh PT ASDP,” tutupnya (*)

Reporter: Azis Maulana

Mengenal Risa Santoso, Perempuan asal Surabaya yang Tercatat sebagai Rektor Termuda di Indonesia dan Pecahkan MURI

0
Risa Santoso, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, yang tercatat sebagai Rektor termuda di Indonesia. (Karen Wibi/Jawa Pos Radar Kediri)

Memiliki nama lengkap Risa Santoso, Ia adalah seorang Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, yang sekaligus tercatat sebagai Rektor termuda di Indonesia saat usianya baru menginjak 27 tahun.

Melansir dari Radar Kediri, Jawa Pos Group pada Minggu (3/12), Risa Santoso mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia ketika usianya baru 27 tahun.
“Tidak pernah menyangka bisa secepat ini. Usia 27 tahun menjadi seorang Rektor,” ungkap Risa Santoso seperti yang dikutip dari Radar Kediri pada Minggu (3/12).
Sebelumnya, Risa Santoso pernah viral sebagai Rektor termuda di Indonesia. Perempuan kelahiran Surabaya, 27 Oktober 1992 itu dilantik menjadi seorang Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang pada tahun 2019.
Hingga saat ini, Risa Santoso masih menjabat sebagai Rektor dan sibuk menggeluti dunia pendidikan di kampus. Aktivitasnya banyak diisi dengan kegiatan mengajar, termasuk mengisi acara seminar sebagai pembicara atau narasumber.
Awal mula sebelum menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso mengenyam pendidikan formalnya di kota asal, yaitu Surabaya, dari duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Setelah lulus dari SMA, perempuan asal Kota Surabaya tersebut, kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di luar negeri. Risa Santoso mengambil Bachelor of Arts (B.A.) Economics di University of California, Amerika Serikat.
Kendati mengambil jurusan ekonomi, Risa Santoso mengaku bahwa ia sangat tertarik dengan dunia pendidikan, utamanya dalam mengajar. Sehingga, saat itu Risa memiliki impian untuk menjadi seorang pengajar, entah itu dosen atau guru.
Gayung pun bersambut, di masa kuliah Risa Santoso berkesempatan untuk mengajar teman sekampusnya. Dia menuturkan bahwa hal tersebut sudah menjadi hal yang rutin di kampusnya. Jika sudah lulus mata kuliah, lalu membimbing teman sekampus yang belum lulus.
“Jadi ada kebiasaan di kampus. Mereka yang sudah lulus mata kuliah bisa mengajar ke teman-teman yang belum lulus,” kata Risa Santoso.
Selama berproses di kampus, Risa Santoso mengaku semakin terpikat dengan dunia pendidikan. Tak tanggung-tanggung dengan minatnya tersebut, Risa pun lantas melanjutkan pendidikannya dengan mengambil gelar Master jurusan pendidikan di Harvard University Graduate School of Education, Amerika Serikat, guna mewujudkan hasratnya menjadi seorang pengajar yang kian menguat.
Usai memperoleh gelar Master, Risa Santoso kemudian kembali ke Indonesia. Dan tak berselang lama, dirinya pun mendapat pekerjaan pertamanya di Indonesia sebagai seorang Tenaga Ahli Muda di Kantor Staff Presiden Republik Indonesia.
Namun, kala disibukkan dengan pekerjaan tersebut, Risa Santoso mengaku bahwa impiannya menjadi seorang pengajar pada saat itu masih ada. Maka dari itu, Risa hanya bekerja selama satu tahun di Kantor Staff Presiden RI dan ingin menggeluti hasratnya menjadi pengajar.
“Kerja di Staff Kepresidenan hanya sekitar satu tahun terus saya resign,” ungkap Risa Santoso.
Setelah Risa Santoso memutuskan untuk resign, di tahun yang sama dia berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang pengajar. Risa diterima menjadi dosen di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Bahkan, selain menjadi seorang dosen, Risa Santoso juga didapuk menjadi Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) dan Direktur di bidang pengembangan kampus.
Dalam perjalanannya sebagai seorang dosen, Risa Santoso mempunyai misi yaitu ingin mencerdaskan mahasiswa yang dibimbingnya, yang kala itu di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Karena menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk memajukan sebuah negara.
“Saya ingin membagi ilmu yang saya dapat ketika saya kuliah di Amerika,” ungkap Risa Santoso.
Dua tahun berselang, Risa Santoso akhirnya dipromosikan menjadi Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang pada tahun 2019. Dirinya secara resmi dilantik menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia yang kala itu baru menginjak usia 27 tahun.
“Hal itu benar-benar menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya,” ujar Risa Santoso.
Menjadi Rektor saja bukanlah hal yang mudah, apalagi di usia yang masih sangat muda. Risa Santoso mengaku banyak mendapat anggapan miring kala dirinya dilantik menjadi seorang Rektor. Namun, bukannya membuat semangat Risa kendor, hal tersebut justru menjadikannya semakin membara untuk terus berkembang.
Dalam perjalanannya sebagai Rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso telah melakukan berbagai terobosan. Selain itu, di umurnya tersebut membuat Risa Santoso dan para mahasiswa dapat saling memahami satu sama lain, sehingga menjadi kombinasi yang positif.
Reporter: JP Group

Mengenal Risa Santoso, Perempuan asal Surabaya yang Tercatat sebagai Rektor Termuda di Indonesia dan Pecahkan MURI

0
Risa Santoso, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, yang tercatat sebagai Rektor termuda di Indonesia. (Karen Wibi/Jawa Pos Radar Kediri)

Memiliki nama lengkap Risa Santoso, Ia adalah seorang Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, yang sekaligus tercatat sebagai Rektor termuda di Indonesia saat usianya baru menginjak 27 tahun.

Melansir dari Radar Kediri, Jawa Pos Group pada Minggu (3/12), Risa Santoso mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia ketika usianya baru 27 tahun.
“Tidak pernah menyangka bisa secepat ini. Usia 27 tahun menjadi seorang Rektor,” ungkap Risa Santoso seperti yang dikutip dari Radar Kediri pada Minggu (3/12).
Sebelumnya, Risa Santoso pernah viral sebagai Rektor termuda di Indonesia. Perempuan kelahiran Surabaya, 27 Oktober 1992 itu dilantik menjadi seorang Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang pada tahun 2019.
Hingga saat ini, Risa Santoso masih menjabat sebagai Rektor dan sibuk menggeluti dunia pendidikan di kampus. Aktivitasnya banyak diisi dengan kegiatan mengajar, termasuk mengisi acara seminar sebagai pembicara atau narasumber.
Awal mula sebelum menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso mengenyam pendidikan formalnya di kota asal, yaitu Surabaya, dari duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Setelah lulus dari SMA, perempuan asal Kota Surabaya tersebut, kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di luar negeri. Risa Santoso mengambil Bachelor of Arts (B.A.) Economics di University of California, Amerika Serikat.
Kendati mengambil jurusan ekonomi, Risa Santoso mengaku bahwa ia sangat tertarik dengan dunia pendidikan, utamanya dalam mengajar. Sehingga, saat itu Risa memiliki impian untuk menjadi seorang pengajar, entah itu dosen atau guru.
Gayung pun bersambut, di masa kuliah Risa Santoso berkesempatan untuk mengajar teman sekampusnya. Dia menuturkan bahwa hal tersebut sudah menjadi hal yang rutin di kampusnya. Jika sudah lulus mata kuliah, lalu membimbing teman sekampus yang belum lulus.
“Jadi ada kebiasaan di kampus. Mereka yang sudah lulus mata kuliah bisa mengajar ke teman-teman yang belum lulus,” kata Risa Santoso.
Selama berproses di kampus, Risa Santoso mengaku semakin terpikat dengan dunia pendidikan. Tak tanggung-tanggung dengan minatnya tersebut, Risa pun lantas melanjutkan pendidikannya dengan mengambil gelar Master jurusan pendidikan di Harvard University Graduate School of Education, Amerika Serikat, guna mewujudkan hasratnya menjadi seorang pengajar yang kian menguat.
Usai memperoleh gelar Master, Risa Santoso kemudian kembali ke Indonesia. Dan tak berselang lama, dirinya pun mendapat pekerjaan pertamanya di Indonesia sebagai seorang Tenaga Ahli Muda di Kantor Staff Presiden Republik Indonesia.
Namun, kala disibukkan dengan pekerjaan tersebut, Risa Santoso mengaku bahwa impiannya menjadi seorang pengajar pada saat itu masih ada. Maka dari itu, Risa hanya bekerja selama satu tahun di Kantor Staff Presiden RI dan ingin menggeluti hasratnya menjadi pengajar.
“Kerja di Staff Kepresidenan hanya sekitar satu tahun terus saya resign,” ungkap Risa Santoso.
Setelah Risa Santoso memutuskan untuk resign, di tahun yang sama dia berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang pengajar. Risa diterima menjadi dosen di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Bahkan, selain menjadi seorang dosen, Risa Santoso juga didapuk menjadi Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) dan Direktur di bidang pengembangan kampus.
Dalam perjalanannya sebagai seorang dosen, Risa Santoso mempunyai misi yaitu ingin mencerdaskan mahasiswa yang dibimbingnya, yang kala itu di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Karena menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk memajukan sebuah negara.
“Saya ingin membagi ilmu yang saya dapat ketika saya kuliah di Amerika,” ungkap Risa Santoso.
Dua tahun berselang, Risa Santoso akhirnya dipromosikan menjadi Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang pada tahun 2019. Dirinya secara resmi dilantik menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia yang kala itu baru menginjak usia 27 tahun.
“Hal itu benar-benar menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya,” ujar Risa Santoso.
Menjadi Rektor saja bukanlah hal yang mudah, apalagi di usia yang masih sangat muda. Risa Santoso mengaku banyak mendapat anggapan miring kala dirinya dilantik menjadi seorang Rektor. Namun, bukannya membuat semangat Risa kendor, hal tersebut justru menjadikannya semakin membara untuk terus berkembang.
Dalam perjalanannya sebagai Rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso telah melakukan berbagai terobosan. Selain itu, di umurnya tersebut membuat Risa Santoso dan para mahasiswa dapat saling memahami satu sama lain, sehingga menjadi kombinasi yang positif.
Reporter: JP Group

Antusiasi Perserta Christmas Celebration BMPD Kepri Tinggi, Obati Kerinduan

0
BMPD Kepri Dalil Harahap 2 scaled e1701665918873
Pengurus BMPD Kepri natalan bersama di AP Premier Hotel, Batuampar, Jumat (1/12). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos- Badan Musyawarhan Perbankan Daerah (BMPD) Kepri menggelar christmas celebration di AP Premier Hotel, Batu Ampar, Jumat (1/12) malam. Acara ini mengusung tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu”.

Ketua Pantia Natal BMPD Kepri 2023, Irman Pasaribu mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya mengundang anak panti asuhan, dan semua perbankan di Kota Batam. Total ada ratusan perserta yang hadir.

“Ini Natal gabungan dari perbankan yang tergabung dari BMPD Kepri. Ada belasan perbankan yang hadir. Baik bank swasta dan negeri yang ikut merayakan christmas celebration,” ujarnya di lokasi.

Irman menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya. Namun, saat pandemi perayaan secara langsung sempat terhenti dan dilakukan via zoom.

“Tiga tahun sebelumnya kita merayakan by zoom, setelah covid kembali lagi. Maksudnya, ini kerinduan orang perbankan, antusiasnya sangat tinggi merayakan natal,” katanya.

BACA JUGA: 91 Warga Binaan Lapas Batam Diusulkan Terima Remisi Khusus Hari Natal

Acara ini juga diisi dengan khotbah oleh Pendeta Martomo. Dan dimeriahkan dengan undian doorprize menarik untuk peserta yang hadir.

“Harapan kami ekonomi Batan membaik lagi naik. Seperti sekarang melewati covid dan akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Irman menambahkan perayaan ini akan terus dilakukan setiap tahunnya dengan acara yang lebih menarik dan peserta yang lebih banyak lagi.

“Kita akan merayakan terus sampai natal-natal tahun depannya,” katanya.

Sementara peserta dari CIMB Niaga, Ridwan mengatakan sangat senang mengikuti acara christmas celebration ini.

“Acaranya keren, luar biasa, meriah. Dan yang hadir sangat ramai. Semoga BMPD semakin sukses, dan berkat bagi orang banyak dan yang membutuhkan,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

 

Antusiasi Perserta Christmas Celebration BMPD Kepri Tinggi, Obati Kerinduan

0
BMPD Kepri Dalil Harahap 2 scaled e1701665918873
Pengurus BMPD Kepri natalan bersama di AP Premier Hotel, Batuampar, Jumat (1/12). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos- Badan Musyawarhan Perbankan Daerah (BMPD) Kepri menggelar christmas celebration di AP Premier Hotel, Batu Ampar, Jumat (1/12) malam. Acara ini mengusung tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu”.

Ketua Pantia Natal BMPD Kepri 2023, Irman Pasaribu mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya mengundang anak panti asuhan, dan semua perbankan di Kota Batam. Total ada ratusan perserta yang hadir.

“Ini Natal gabungan dari perbankan yang tergabung dari BMPD Kepri. Ada belasan perbankan yang hadir. Baik bank swasta dan negeri yang ikut merayakan christmas celebration,” ujarnya di lokasi.

Irman menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya. Namun, saat pandemi perayaan secara langsung sempat terhenti dan dilakukan via zoom.

“Tiga tahun sebelumnya kita merayakan by zoom, setelah covid kembali lagi. Maksudnya, ini kerinduan orang perbankan, antusiasnya sangat tinggi merayakan natal,” katanya.

BACA JUGA: 91 Warga Binaan Lapas Batam Diusulkan Terima Remisi Khusus Hari Natal

Acara ini juga diisi dengan khotbah oleh Pendeta Martomo. Dan dimeriahkan dengan undian doorprize menarik untuk peserta yang hadir.

“Harapan kami ekonomi Batan membaik lagi naik. Seperti sekarang melewati covid dan akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Irman menambahkan perayaan ini akan terus dilakukan setiap tahunnya dengan acara yang lebih menarik dan peserta yang lebih banyak lagi.

“Kita akan merayakan terus sampai natal-natal tahun depannya,” katanya.

Sementara peserta dari CIMB Niaga, Ridwan mengatakan sangat senang mengikuti acara christmas celebration ini.

“Acaranya keren, luar biasa, meriah. Dan yang hadir sangat ramai. Semoga BMPD semakin sukses, dan berkat bagi orang banyak dan yang membutuhkan,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

 

89 Komoditas Naik Harga, Inflasi Batam 0,37 Persen

0
Timbangan Cabai ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Harga cabai kembali meroket di Batam.

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Batam pada Oktober 2023 terhadap September 2023 sebesar 0,37 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya enam indeks kelompok pengeluaran.

Kelompok transportasi menjadi yang paling tinggi naiknya yakni sebesar 1,55 persen. Lalu disusul kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 0,44 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Agus Kadaryanto mengatakan dari 370 komoditas yang menyusun inflasi di Kota Batam, 89 komoditas mengalami kenaikan harga dan 51 komoditas mengalami penurunan harga.

Baca Juga: Harga Cabai Masih Tinggi, Harga Bawang Ikut Merangkak Naik

Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi yaitu beras, cabai, sawi hijau rokok putih, daging ayam ras serta cabai merah.

“Beras dan cabai merah masih menjadi penyumbang inflasi di Kota Batam,” ujar Kepala BPS Batam Agus.

Diketahui, harga komoditi cabai dan bawang di pasar tradisional di Kota Batam mengalami kenaikan menjelang akhir tahun 2023. Saat ini, harga cabai merah keriting dijual di pasaran Rp 80.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah turut merangkak naik menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Baca Juga: Gula Kemasan Langka Pasca Harga Gula Naik

Seorang pedagang bahan pokok di Pasar Victoria, Sekupang, Muklis mengatakan, naiknya harga dua komoditi itu karena curah hujan yang tinggi, membuat tanaman-tanaman cabai dan bawang yang siap panen terserang penyakit. Ditambah, curah hujan membuat petani cabai banyak yang gagal panen.

“Salah satunya karena itu, dan untuk cabai memang sudah beberapa bulan ini naik, ” ujarnya, Minggu (3/12). (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra