Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 435

Warga Bengkong Kolam Terpaksa Begadang Demi Air Bersih

0
Ilustrasi.

batampos – Krisis air bersih yang melanda kawasan Bengkong Kolam, Batam, memasuki pekan kedua tanpa kepastian. Warga terpaksa mengorbankan waktu istirahat mereka demi menunggu air mengalir pada jam-jam yang tidak menentu, bahkan hingga dini hari.

Dalam dua hari terakhir, air sempat mengalir, tapi jadwalnya berubah-ubah dan sering kembali mati saat dibutuhkan. Kondisi ini membuat banyak warga harus berjaga di depan keran hampir sepanjang malam.

“Dua hari ini memang ada nyala, tapi jamnya tidak karuan. Jam setengah dua pagi saya bangun, keran masih kering. Kami dipaksa jadi ‘penjaga keran’ tiap malam hanya untuk bisa mandi atau sekadar menampung air buat masak,” keluh warga, Arie.

Baca Juga: Psikolog: Korban Pencabulan Perlu Dipulihkan Mental dan Identitasnya

Ketiadaan air bersih tidak hanya mengganggu kebutuhan mandi dan mencuci, namun juga aktivitas dasar lain seperti memasak dan beribadah. Sebagian warga kini bergantung pada air galon atau sisa tampungan yang kualitasnya semakin menurun.

Penderitaan semakin terasa karena gangguan terjadi berkepanjangan tanpa informasi jadwal distribusi yang jelas. Banyak warga mengaku kesulitan mengatur kegiatan harian karena tidak tahu kapan air akan tersedia.

Selain itu, muncul pula kecurigaan di tengah masyarakat bahwa krisis di wilayah mereka berkaitan dengan penanganan gangguan di daerah lain, seperti Tanjung Uma dan Batu Merah.

“Seolah-olah air kami dikorbankan untuk dialirkan ke tempat lain. Setiap kali ada kabar pipa bocor di mana pun posisinya, Bengkong selalu jadi yang paling terdampak dan paling lama menderita,” katanya.

Baca Juga: Imigrasi Batam Pastikan Pengawasan Ketat TKA di KEK Nongsa

Di tengah situasi tersebut, warga juga menilai kampanye penghematan air yang disampaikan pengelola air bersih terasa tidak relevan dengan kondisi lapangan. Bagi mereka, imbauan untuk menghemat air sulit diterapkan ketika pasokan air justru tidak tersedia.

Warga kini mendesak pihak pengelola, PT Air Batam Hilir (ABH), agar memberikan penjelasan transparan sekaligus solusi teknis yang mampu menjamin distribusi air merata. Mereka berharap tidak ada lagi wilayah yang harus menanggung dampak paling berat setiap kali terjadi gangguan. (*)

Artikel Warga Bengkong Kolam Terpaksa Begadang Demi Air Bersih pertama kali tampil pada Metropolis.

49 Ribu Peserta Batam Terdampak

0
Pasien gagal ginjal menjalani hemodialisis di Surabaya, beberapa waktu lalu. Pelayanan kesehatan pasien PBI JKN di Batam tetap berjalan, terutama penderita penyakit kronis dan katastropik. F. JP GROUP

batampos – Kebijakan pemerintah pusat menonaktifkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) per 1 Februari 2026 memunculkan kekhawatiran di sejumlah daerah, termasuk Batam. Secara nasional, sekitar 11 juta peserta dinonaktifkan dalam proses pemutakhiran data berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di Batam, sebanyak kurang lebih 49 ribu peserta PBI pusat terdampak kebijakan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan tidak sampai memutus terapi pasien, terutama penderita penyakit kronis dan katastropik.

BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id

Artikel 49 Ribu Peserta Batam Terdampak pertama kali tampil pada Metropolis.

Muhammadiyah Haramkan Rokok, Batalkan Puasa Bila Merokok Siang Hari

0
Muhammadiyah Haramkan Rokok
Ilustrasi merokok.

batampos – Menjelang bulan puasa Ramadan, Muhammadiyah kembali menegaskan sikapnya terhadap rokok. Menurut ormas terbesar kedua setelah Nahdlatul Ulama (NU) itu, rokok dihukumi haram untuk digunakan.

Muhammadiyah mengharamkan rokok dengan alasan karena merokok termasuk perbuatan khabā’its (perbuatan buruk) dan membahayakan diri sendiri serta orang lain.

Muhammadiyah dalam fatwanya menekankan bahwa rokok mengandung zat adiktif beracun. Muhammadiyah melalui fatwanya menganggap rokok bertentangan dengan prinsip lā ḍarar wa lā ḍirār (tidak boleh membahayakan diri dan orang lain).

Menurut Muhammadiyah, mengonsumsi rokok bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa (ḥifẓ an-nafs) dan menjaga harta (ḥifẓ al-māl) yang sangat dilindungi dalam Islam.

Menjelang bulan Ramadan 2026, Muhammadiyah menegaskan bahwa rokok tidak hanya haram digunakan, tapi juga membatalkan ibadah puasa apabila dikonsumsi pada siang hari di bulan Ramadan.

Hal itu diungkapkan Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Asep Shalahudin, Rabu (11/2), di acara Pengajian Tarjih, dilansir dari laman website resminya, Sabtu (14/2).

Rokok membatalkan puasa Ramadan karena memasukkan zat ke dalam tubuh. Merokok dihukumi sama dengan makan dan minum yang juga membatalkan ibadah puasa Ramadan.

“Yang keenam yaitu merokok,” ungkap Asep.

Keharaman rokok sebenarnya sudah lama dinyatakan Muhammadiyah melalui fatwa. Pada tahun 2010 silam, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa tentang keharaman merokok, tertuang dalam Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 6/SM/MTT/III/2010 tentang Hukum Merokok. (*)

Artikel Muhammadiyah Haramkan Rokok, Batalkan Puasa Bila Merokok Siang Hari pertama kali tampil pada News.

Imigrasi Batam Pastikan Pengawasan Ketat TKA di KEK Nongsa ‎

0
Nongsa Digital Park (NDP) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memastikan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA), termasuk tenaga kerja asing (TKA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, terus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

‎Kasi Humas Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya terus memantau aktivitas orang asing di seluruh wilayah kerja Batam, termasuk kawasan strategis seperti KEK Nongsa yang tengah berkembang pesat.

‎“Setiap WNA yang masuk dan berada di Indonesia wajib memiliki izin tinggal yang sesuai dengan tujuan kedatangannya dan tercatat dalam sistem keimigrasian,” ujar Kharisma, Jumat (13/2) siang

‎Ia membenarkan bahwa terdapat tenaga kerja asing yang beraktivitas di kawasan KEK Nongsa. Data tersebut diperoleh melalui Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) serta laporan resmi dari perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Sengketa Izin Parkir Gratis di K-Square Selesai, Dishub Pastikan Masuk PAD Lewat Skema Parkir Mandiri

Menurutnya, keberadaan TKA di KEK Nongsa umumnya berkaitan dengan proyek strategis, khususnya pembangunan infrastruktur pendukung seperti pusat data (data center) dan fasilitas penunjang lainnya. Seluruh data tersebut tercatat secara administratif dan menjadi objek pengawasan berkelanjutan oleh Imigrasi Batam.

‎Secara konsisten, Imigrasi Batam melakukan pengawasan baik secara administratif maupun lapangan terhadap WNA yang berkegiatan di KEK Nongsa. Dari sisi administratif, setiap tenaga kerja asing yang bekerja diwajibkan memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS).

‎“Sebagai prasyarat penerbitan ITAS, yang bersangkutan harus terlebih dahulu memiliki izin ketenagakerjaan berupa Notifikasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing dari instansi berwenang. Dengan mekanisme ini, kami memastikan jenis izin tinggal sesuai dengan jabatan, lokasi kerja, serta aktivitas di lapangan,” jelasnya.

‎Kharisma menambahkan, hingga saat ini Imigrasi Batam belum menerima laporan maupun menemukan secara langsung adanya tenaga kerja asing yang menggunakan visa kunjungan untuk melakukan pekerjaan fisik atau konstruksi di KEK Nongsa.

‎Namun, pihaknya pernah mendapati WNA pemegang visa kunjungan yang berada di lokasi untuk keperluan rapat, pertemuan bisnis, atau pembahasan proyek. Aktivitas tersebut bersifat non-produktif dan tidak melibatkan pekerjaan fisik sehingga masih diperbolehkan sesuai ketentuan keimigrasian.

‎Terkait rencana pembentukan satuan tugas (Satgas) oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Riau, Kharisma menyatakan bahwa pengawasan tenaga kerja asing memang bersifat lintas sektor. Imigrasi menjadi bagian dari unsur pengawasan tersebut melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora).

‎“Koordinasi selama ini dilakukan melalui pertukaran data WNA pengguna izin tinggal, pengawasan gabungan, serta rapat lintas instansi. Pada prinsipnya, Imigrasi Batam siap mendukung setiap langkah pengawasan terpadu yang dilakukan pemerintah daerah bersama instansi teknis,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa dokumen seperti RPTKA, notifikasi izin kerja, maupun sertifikasi profesi dan registrasi PII merupakan ranah instansi ketenagakerjaan dan lembaga profesi. Sementara Imigrasi memastikan adanya dasar izin kerja dari instansi berwenang serta izin tinggal yang diterbitkan memang sesuai untuk tujuan bekerja.

‎“Apabila dalam pengawasan gabungan ditemukan izin kerja atau persyaratan profesional tidak terpenuhi, maka akan dilakukan koordinasi lanjutan dengan instansi teknis. Dari sisi keimigrasian, kami dapat menindak melalui izin tinggalnya,” katanya.

‎Apabila ditemukan pelanggaran ketentuan keimigrasian, Imigrasi Batam dapat mengambil langkah berupa pembatalan izin tinggal, deportasi, pencantuman dalam daftar penangkalan, hingga proses hukum keimigrasian apabila memenuhi unsur pidana.

‎Pengawasan orang asing, lanjutnya, dilakukan secara berlapis dan berkelanjutan. Selain operasi lapangan rutin, pengawasan administratif juga dilakukan melalui pemantauan data perlintasan, izin tinggal, penjamin, serta kewajiban pelaporan keberadaan orang asing oleh perusahaan atau sponsor.

‎Ia menegaskan, pada dasarnya sebagian besar WNA masuk ke Indonesia secara prosedural dan menggunakan dokumen yang sah. Tantangan muncul ketika terdapat oknum yang menyalahgunakan izin tinggal, seperti menggunakan visa kunjungan untuk bekerja.

‎“Karena itu, pengawasan berbasis informasi dan sinergi lintas instansi menjadi faktor penting. Jika ditemukan pelanggaran, Imigrasi Batam akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan, mulai dari pembatalan izin tinggal hingga deportasi,” tegas Kharisma. (*)

Artikel Imigrasi Batam Pastikan Pengawasan Ketat TKA di KEK Nongsa ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Arsenal Gagal Membuat Jarak, Perburuan Gelar Memanas

0
Kapten Arsenal, Gabriel Magalhaes (kanan) mencoba merebut bola dari pemain Brentord Lewis-Potter pada laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Gtech Community, Brentford, Kamis (12/2) malam waktu setempat. (Liga Inggris)

batampos – Arsenal melewatkan peluang emas untuk kembali menjauh enam poin di puncak klasemen Premier League. Hasil imbang 1-1 di markas Brentford membuat jarak dengan Manchester City kembali menipis, tepat saat persaingan gelar memasuki fase paling menegangkan musim ini.

Datang dengan tekanan setelah kemenangan Manchester City atas Fulham di tengah pekan, tim asuhan Mikel Arteta tahu bahwa tiga poin adalah harga mati. Namun, menghadapi Brentford yang hanya dua kali kalah di kandang musim ini jelas bukan tugas ringan.

Laga ini bukan soal dominasi total, melainkan tentang struktur permainan, kesabaran, dan momen-momen krusial yang mengubah arah pertandingan.

Tempo Lambat, Arsenal Kehilangan Ritme

Melansir Eplindex, babak pertama berjalan jauh dari skenario ideal bagi Arsenal. Brentford tampil disiplin, menutup ruang di lini tengah dan memaksa Arsenal melebar. Aliran bola yang biasanya tajam dan progresif terlihat tersendat.

Peluang terbaik sebelum turun minum datang dari situasi bola mati. Gabriel Magalhães berhasil menyambut tendangan bebas, tetapi sundulannya belum tepat sasaran.

Arteta memberi kesempatan kepada Eberechi Eze untuk menjadi starter liga pertamanya sejak Desember, namun gelandang serang itu kesulitan menembus rapatnya pertahanan tuan rumah dan akhirnya digantikan Martin Ødegaard saat jeda.

Brentford menunjukkan organisasi yang rapi: garis pertahanan kompak, pressing terukur, dan kemampuan membaca jalur umpan membuat Arsenal kesulitan membangun serangan bersih.

Madueke Buka Harapan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61. Piero Hincapié mengirim umpan silang akurat dari sisi lapangan, dan Noni Madueke menyambutnya dengan sundulan terarah ke sudut jauh gawang Caoimhín Kelleher.

Gol itu terasa seperti momentum penentu. Arsenal tampak telah melewati ujian sulit dan berada di jalur yang tepat untuk mengamankan tiga poin penting dalam perburuan gelar.

Arteta mencoba mengunci pertandingan dengan memasukkan Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, dan Riccardo Calafiori guna menambah energi sekaligus menjaga keseimbangan.

Bola Mati Jadi Senjata Brentford

Namun, Brentford punya cerita lain. Sepuluh menit setelah tertinggal, mereka kembali menunjukkan betapa berbahayanya situasi bola mati.

Lemparan jauh Michael Kayode menciptakan kemelut di kotak penalti, dan Keane Lewis-Potter paling sigap menyundul bola dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan.

Gol tersebut menegaskan reputasi Brentford sebagai salah satu tim paling efektif dalam skema bola mati bahkan menyaingi Arsenal yang selama ini dikenal kuat dalam aspek tersebut.

Di sisa pertandingan, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menang. Igor Thiago digagalkan tekel krusial Cristhian Mosquera, sementara Martinelli memaksa Kelleher melakukan penyelamatan penting di masa tambahan waktu.

Arteta kemudian merefleksikan fase akhir laga dengan jujur, mengatakan, “Arsenal membiarkan permainan menjadi kacau.”

Brentford dan Mimpi Kompetisi Eropa

Penampilan Brentford sekali lagi menunjukkan mengapa mereka layak berada di posisi ketujuh dan terus mengintip zona Liga Champions. Tim asuhan Keith Andrews memadukan ketangguhan defensif dengan transisi cepat yang terorganisir.

Lewis-Potter dan Dango Ouattara menghadirkan ancaman melalui kecepatan, sementara kehadiran fisik Igor Thiago terus merepotkan lini belakang Arsenal. Bahkan di menit-menit akhir, Brentford terlihat sebagai tim yang lebih berpeluang mencuri kemenangan.

Tekanan agresif mereka memancing kesalahan, mengangkat atmosfer stadion, dan mendorong momentum hingga peluit akhir. Melihat jalannya pertandingan, satu poin terasa adil meski kemenangan untuk tuan rumah pun bukan hasil yang mustahil.

Bagi Arsenal, hasil ini bukan sekadar kehilangan dua poin. Ini adalah pengingat bahwa setiap detail kini menentukan dalam perebutan gelar. Dan bagi Manchester City, jarak yang semakin dekat adalah sinyal bahwa perburuan masih sepenuhnya terbuka. (*)

Artikel Arsenal Gagal Membuat Jarak, Perburuan Gelar Memanas pertama kali tampil pada Olahraga.

Prabowo Sebut MBG Tak Bikin Pengeluaran Negara Membengkak

0
Presiden Prabowo Subianto meninjau dapur SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). (YouTube Setpres)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak membuat pengeluaran negara menjadi bengkak, bahkan Indonesia hanya mengalami defisit 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Dalam pidato Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta, Barat Jumat (f0Presiden Prabowo memastikan bahwa kondisi fiskal negara tetap terjaga.

Ia menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada pada koridor yang telah ditetapkan, meski program MBG berjalan.

“APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan. Defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri. Jadi, 3 persen defisit kita, 3 persen dari PDB,” kata Presiden.

Presiden menilai program MBG merupakan kebijakan penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menegaskan program tersebut mungkin tidak terlalu dirasakan manfaatnya oleh kelompok masyarakat mampu, namun sangat dibutuhkan oleh mayoritas rakyat.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan, program tersebut mendapat berbagai kritik dan ejekan, termasuk dari kalangan akademisi sejak pertama diluncurkan. Bahkan, menurutnya, terdapat pihak-pihak yang meramalkan program tersebut akan gagal dan hanya menghamburkan uang negara.

Ia menilai tudingan tersebut tidak berdasar, karena pendanaan program berasal dari hasil efisiensi anggaran pemerintah.

Penghematan dilakukan dengan menekan berbagai pengeluaran yang dinilai tidak produktif, seperti kegiatan rapat, seminar, konferensi, maupun perjalanan dinas yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Klaim 4,5 Miliar Porsi MBG Tersalurkan, tapi Ada 28 Ribu Penerima Manfaat Keracunan

Kepala Negara menegaskan bahwa pengalihan anggaran tersebut justru dilakukan untuk mencegah potensi kebocoran dan praktik korupsi dalam pengelolaan keuangan negara. “Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini,” tegas Presiden. (*)

Artikel Prabowo Sebut MBG Tak Bikin Pengeluaran Negara Membengkak pertama kali tampil pada News.

Psikolog: Korban Pencabulan Perlu Dipulihkan Mental dan Identitasnya

0
Korban pencabulan
Ilustrasi guru dan siswa. Kasus dugaan pencabulan di salah satu sekolah kejuruan Batam mengguncang institusi pendidikan. Foto: Canva

batampos – Kasus kekerasan seksual yang dilakukan guru terhadap siswanya tengah marak terjadi di Kota Batam. Salah satunya di SMKN 1 Batam. Bahkan, pelaku kerap melecehkan siswanya usai jam pelajaran sekolah.

Psikolog, Irfan Aulia mengatakan siswa korban pencabulan harus dipulihkan mentalnya. Korban perlu mendapatkan pendampingan, serta diberikan dukungan sosial.

“Korban ini perlu dipulihkan dirinya dan identitasnya,” ujarnya, Jumat (13/2).

Baca Juga: Kasus Pencabulan Siswa di Batam, Polisi Selidiki Potensi Korban Lainnya

Irfan menjelaskan pemulihan identitas korban ini juga dibutuhkan untuk masa depan anak. Sehingga, ke depannya anak tidak terbebani dan melupakan perbuatan pelaku.

“Makanya pendampingan ini harus dilakukan,” tegasnya.

Menurut Irfan, maraknya pencabulan yang dilakukan oknum guru di Batam karena lemahnya hukuman yang dijatuhkan kepada para pelaku kejahatan. Sehingga, predator anak tersebut nekat melakukan perbuatan bejat terhadap orang terdekat.

“Kalau saya lihat karena penegakan hukum ke pelaku juga lemah,” ungkapnya.

Baca Juga: Jalan S Parman Seibeduk Banyak Lubang, Lampu Jalan juga Sering Padam

Selain itu, kasus kekerasan seksual anak ini terjadi karena maraknya media pornografi. Menurut Irfan, para predator anak saat ini bisa dengan mudahnya mengakses konten pornografi.

“Sehingga mereka akan mencari korban yang mudah mereka raih,” tutupnya. (*)

Artikel Psikolog: Korban Pencabulan Perlu Dipulihkan Mental dan Identitasnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Ramalan Shio 14 Februari 2026: 6 Shio Dapat Hoki dan Nasib Baik dalam Cinta

0
Ilustrasi Shio 14 Februari 2026. (Freepik)

batampos – Hari Sabtu jatuh pada Hari Inisiasi Domba Tanah yang menjadi kombinasi lembut penuh makna.

Energi Domba Tanah bersifat hangat dan stabil. Hari penuh kenyamanan serta kasih sayang yang tulus.

6 Shio Dapat Hoki dan Nasib Baik dalam Cinta pada 14 Februari 2026, dirangkum dari yourtango.com:

1. Kambing
Seseorang melangkah mendekat dengan niat yang jelas bukan setengah hati. Jika kamu sedang berpacaran, energi berubah dari santai menjadi serius.

2. Kuda
Hari Inisiasi di Hari Valentine menyoroti komitmen mendalam. Kamu mungkin menjalani percakapan yang mendefinisikan ulang apa yang sedang dibangun bersama seseorang.

3. Babi
Seseorang yang kamu rindukan menghubungi. Kesalahpahaman terselesaikan. Kamu menyadari seseorang lebih peduli daripada yang kamu kira.

4. Kelinci
Ada kemenangan praktis yang dibungkus dalam momen emosional. Seseorang mungkin menawarkan bantuan yang langsung memperbaiki situasi kamu.

5. Anjing
Hari Valentine di Hari Inisiasi mengubah sesuatu dalam diri kamu. Kamu mungkin membuka diri dengan cara yang sudah lama tidak dilakukan dan respons yang kamu terima terasa stabil.

6. Ular
Tindakan seseorang selaras dengan kata-katanya. Sebuah tawaran datang yang membuat kamu merasa dihargai.

Ramalan shio 14 Februari 2026 membawa keberuntungan dalam momen romantis berjangka panjang kepada enam shio.(*)

Artikel Ramalan Shio 14 Februari 2026: 6 Shio Dapat Hoki dan Nasib Baik dalam Cinta pertama kali tampil pada Lifestyle.

Layanan Call Center 110 Gratis, Polisi Minta Warga Maksimalkan Selama Ramadan

0
Layanan Call Center 110
Ilustrasi: Polisi mensosilaisasikan layanan Call Center Polri 110. F.Budi untuk Batam Pos

batampos – Jajaran Polsek Sagulung bersama Polsek Batuaji terus menggencarkan sosialisasi layanan Call Center Polri 110 kepada masyarakat. Layanan darurat ini diharapkan dapat dimaksimalkan selama bulan Ramadan.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengatakan Call Center 110 merupakan layanan darurat kepolisian yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan maupun melaporkan gangguan kamtibmas. Layanan ini dapat diakses gratis dan aktif selama 24 jam.

“Masyarakat bisa memaksimalkan layanan 110 selama Ramadan. Layanan ini aktif 24 jam dan tidak dipungut biaya,” ujarnya, Jumat (13/2).

Baca Juga: Keluarga Korban Apresiasi Gerak Cepat Kepolisian Ungkap dan Tangkap Pelaku Curas Lansia di Lubukbaja

Ia menjelaskan, layanan 110 dapat diakses melalui sambungan telepon. Setiap laporan atau pengaduan yang masuk akan diteruskan ke jajaran kepolisian sesuai wilayah kejadian.

“Nantinya laporan akan masuk ke tingkat Polres dan Polda, kemudian diteruskan ke jajaran Polsek sesuai lokasi kejadian,” katanya.

Adapun jenis laporan yang dapat disampaikan, antara lain kecelakaan lalu lintas, bencana, keributan, hingga tindak pidana. Sementara pengaduan mencakup ancaman maupun tindak kekerasan.

“Jika terjadi gangguan selama pelaksanaan ibadah, segera laporkan. Selama Ramadan, kami berupaya memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” ungkapnya.

Baca Juga: PELNI Batam Tambah KM Dorolonda Perkuat Angkutan Lebaran 2026

Husnul juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan layanan 110 secara bijak dan tidak main-main. Pihak kepolisian akan menindak tegas laporan palsu yang disengaja.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin sadar dan proaktif memanfaatkan fasilitas pelayanan kepolisian demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama,” tutupnya. (*)

Artikel Layanan Call Center 110 Gratis, Polisi Minta Warga Maksimalkan Selama Ramadan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Cara Mudah Ketahui Masalah Jantung Sejak Dini

0
Ilustrasi: Deteksi penyakit jantung.(Pixabay)

batampos – Kesadaran untuk mendeteksi gangguan jantung kini bisa dimulai dari langkah sederhana, yakni dengan memeriksa denyut nadi sendiri alias Menari.

Memeriksa denyut nadi sendiri dinilai efektif untuk mendeteksi awal masalah irama jantung yang sering kali tidak disadari penderitanya.

Momentum ini juga diperkuat melalui kampanye Pulse Day 2026 yang bertepatan dengan penyelenggaraan APHRS Summit di Selandia Baru.

Berbagai kegiatan edukasi digelar, mulai dari pemeriksaan denyut nadi massal hingga kampanye media sosial global, yang juga diikuti sejumlah negara melalui aksi komunitas seperti cek nadi gratis dan aktivitas interaktif lainnya.

“Melalui Pulse Day 2026, kami berharap awareness yang berusaha kami bangun dapat bertransformasi menjadi aksi nyata, dimulai dari langkah sederhana seperti MENARI, demi jantung yang lebih sehat,” ujar Advisory Board PERITMI/Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS), Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP, Subsp. Ar. (K), FIHA, FAsCC, FEHRA, FAPHRS, Jumat (13/2).

Ia menegaskan pentingnya deteksi dini gangguan irama jantung, khususnya fibrilasi atrium yang menjadi salah satu kelainan paling umum di dunia, termasuk Indonesia.

Kondisi ini berbahaya karena dapat meningkatkan risiko stroke hingga lima kali lipat dan risiko kematian dua kali lipat.

Sayangnya, sekitar 50 persen kasus tidak terdiagnosis karena penderitanya tidak menyadari adanya gangguan tersebut.

Sebagai langkah sederhana, masyarakat dapat melakukan metode Menari, yaitu dengan meraba denyut nadi secara mandiri.

Caranya, letakkan jari telunjuk dan jari tengah di pergelangan tangan atau leher, lalu hitung denyut selama 30 detik dan kalikan dua untuk mendapatkan jumlah denyut per menit.

Denyut normal berada di kisaran 60–100 kali per menit. Namun, keteraturan irama juga harus diperhatikan.

Menurut Prof. Yoga, tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain denyut yang tidak teratur, terasa hilang, terlalu cepat di atas 100 kali per menit, atau terlalu lambat di bawah 60 kali per menit.

Kondisi tersebut semakin perlu diperhatikan jika disertai gejala seperti pusing, nyeri dada, sesak napas, hingga pingsan.

Ia menambahkan, pemeriksaan nadi secara mandiri merupakan langkah awal yang efektif untuk mendeteksi gangguan irama jantung, meski bukan untuk menegakkan diagnosis.

Jika ditemukan ketidakteraturan, pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram (EKG) sangat dianjurkan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti lansia atau penderita penyakit jantung.

“Kebiasaan memeriksa nadi secara berkala dapat membantu menemukan gangguan irama jantung (fibrilasi atrium) yang sebelumnya tidak disadari. Bila gangguan ini terdeteksi dan diobati dengan pengencer darah yang tepat, risiko stroke dapat berkurang secara bermakna,” katanya. (*)

Artikel Ini Cara Mudah Ketahui Masalah Jantung Sejak Dini pertama kali tampil pada Lifestyle.