Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4353

Warga Batam! Tarif Parkir Terbaru Bakal Diberlakukan 4 Januari 2024

0
Juru Parkir Dalil Harahap444
Dishub Batam akan berlakukan tarif baru parkir per Januari 2024. F.Dalil Harahap

batampos – Pemerintah dan DPRD Kota Batam telah menyepakati penyesuaian tarif parkir mulai Januari mendatang. Tarif parkir naik 100 persen baik berlangganan maupun pinggir jalan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan pemberlakuan tarif idealnya 1 Januari mendatang. Namun, proses registrasi perda baru sedang proses di provinsi.

“Jumat pekan lalu terakhir evaluasi provinsi, dan masih menunggu penomoran perda oleh biro hukum Provinsi Kepri,” kata dia, Selasa (26/12).

Baca Juga: Gagal Berlayar Akibat Cuaca Buruk, Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 Dijadwalkan Berangkat Besok

Azman menambahkan paling lambat pemberlakuan tarif baru akan mulai diterapkan 4 Januari mendatang. Usai penomoran perda selesai di tingkat Pemerintah Provinsi Kepri.

“Semua jenis kendaraan akan diperlakukan tarif baru nanti per 4 Januari. Sebelum itu semua masih pake tarif lama,” tegasnya.

Menurutnya, pemberlakuan ini tidak ada masalah untuk parkir berlangganan, sebab semua melalui sistem. Sehingga perlu penyesuaian soal tarif baru ini.

Menurutnya, mungkin kondisi berbeda akan terjadi di penarikan parkir pinggir jalan. Sehingga ada kekhawatiran pas pergantian tahun mereka langsung pungut Rp2 ribu untuk motor, dan Rp4 ribu untuk kendaraan roda empat.

Baca Juga: Pedagang Akui Langka, Harga Gas 3 Kg Lebihi HET

“Kalau ada yang pungut di luar ketentuan itu masuk pungutan liar (pungli), itu harus ditindak,” tegasnya.

Pihaknya mengungkapkan dalam penyesuaian tarif baru ini, pihaknya juga akan menggelar sosialisasi. Masyarakat juga perlu tahu pajak parkir yang mereka bayarkan.

“Untuk Jukir saya sampaikan patuhi aturan, karena semua memang harus begitu. Jangan ada yang bermain di luar ketentuan. Karena kita menaikkan tarif ini, juga ingin masyarakat nyaman,” ungkap Azmansyah.(*)

 

Reporter: Yulitavia

KPU Karimun Terima Logistik Surat Suara Pemilu dan Pilpres 2024

0
Ketua KPU Karimun Mardanus ketika melakukan pengecekan logistik tahap dua yang tiba di gudang KPU. F. KPU Karimun

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun menerima logistik tahap dua, Minggu (24/12). Logistik itu terdiri dari surat suara presiden wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten untuk per daerah pemiliha (Dapil), serta DPC, DCT, sampul dan alat bantu tunanetra.

Ketua KPU Karimun Mardanus mengatakan logistik tahap dua tersebut paling banyak surat suara sebanyak 195.631 lembar berdasarkan kebutuhan untuk 781 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga: Dua Korban Kebakaran di Tanjungbatu Dimakamkan di Kampung Halaman

“Jadi surat suara tersebut telah sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah kita tetapkan beberapa waktu lalu dan ditambah 2 persen dari jumlah DPT,” terangnya, Minggu (25/12).

Selanjutnya, tahapan berikutnya untuk logistik sendiri, KPU Karimun telah mempersiapkan proses pelipatan surat suara yang akan dilaksanakan awal tahun 2024 mendatang. Proses pelipatan tetap dilakukan di gudang logistik.

” Masih kita hitung berapa orang yang kita butuhkan untuk pelipatan surat suara nanti,” ungkapnya.

Baca Juga: Perayaan Natal di Karimun Berjalan Penuh Khidmat

Sementara itu Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun Eko Purwandoko dalam proses pengawasan logistik mulai dari pelabuhan hingga gudang logistik tidak ada kendala. Menurutnya, logistik yang datang sesuai dengan surat ekspesidi yang ada.

“Ahamdulillah, lancar. Untuk kerusakan, nanti kita cek bersama KPU dan Kepolisian. Paling penting, logistik sudah tiba di gudang KPU,” tegasnya.(*)

 

Reporter: Tri Haryono

Turis Kanada Tewas Tenggelam di Lagoi, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

0
Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh turis asal Kanada Rein Dylan Otsason, 29, yang ditemukan tewas tenggelam di kolam renang Nirwana Gardens Resort Hotel di Lagoi, Senin (25/12/2023) sekira pukul 09.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan yang dihubungi, Selasa (26/12/2023) mengatakan, berdasarkan hasil visum terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda kekerasan.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi antara lain, pacar korban, orangtua dari pacar korban dan pihak hotel.

Baca Juga: Turis Kanada Tewas Tenggelam di Kolam Renang Nirwana Gardens Resort Hotel Lagoi

Dari keterangan sejumlah saksi, mereka menginap di hotel sejak 24 Desember 2023. “Tanggal 26 Desember ini rencananya mau berangkat,” kata dia.

Selain itu, keterangan saksi juga menyatakan bahwa korban berenang di kolam renang sebelum akhirnya ditemukan tewas tenggelam,

“Kesimpulan awal, korban mengalami keram kaki lalu meninggal tenggelam saat berenang di kolam renang,” kata dia.

Terpisah, Chief Operating Officer PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab menyampaikan, sesuai hasil visum tidak ditemukan indikasi kejahatan. “Diperkirakan serangan jantung,” kata dia.

Baca Juga: Terlibat Kecelakaan, Dua Warga Tanjungpisau Terkapar di Jalan Lintas Barat Bintan

Dia mengatakan, saat ini pihak pengelola kawasan wisata Lagoi masih menunggu keputusan dari pihak keluarga.

“Masih menunggu decision dari keluarga tapi besar kemungkinan autopsinya di Singapura,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, tenggelamnya korban diketahui kali pertama oleh seorang pengunjung yang melihat korban sudah dalam keadaan tenggelam dengan posisi kepala di bagian atas air.

Melihat kejadian itu, pengunjung tersebut masuk ke dalam kolam renang untuk menyelamatkan korban dengan dibantu orang di sana.

Setelah ditarik ke pinggir kolam, mereka berusaha memberikan pertolongan pertama. Karena tidak bernapas, mereka membawa korban ke klinik pariwisata di Lagoi. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

Pedagang Akui Langka, Harga Gas 3 Kg Lebihi HET

0
Gas F Cecep Mulyana 1 scaled e1698115364997
Gas 3 Kilogram

batampos – Momen libur Natal, keberadaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di wilayah Batamcenter sulit ditemukan. Pemilik pangkalan mengaku gas cepat habis dan yang tersedia hanya tabung gas kosong.

Tetapi as isi 3 kilogram bisa ditemukan di pinggir jalan. Menurut pedagang di pinggir jalan di depan RS Awal Bros, harga gas memang tinggi ketika dibeli di pasar.

“Saya beli dari pasar Rp27 ribu. Saya cuma ambil untung Rp3 ribu untuk jajan anak saya,” kata dia saat dijumpai, Senin (25/12) malam.

Baca Juga: Harga Gas Melon Naik, Tapi Masih Langka

Perempuan yang enggan menyebutkan namanya ini mengaku, hampir di semua wilayah mengalami kelangkaan gas melon. Momen libur Natal ini menjadi penyebab gas langka.

“Libur mungkin pekerjanya, siapa yang mau antar gas. Semua wilayah kosong. Batu besar lebih mahal lagi. Tadi ada yang beli ke sini juga, karena di sana di atas harga yang kami jual,” bebernya.

Ia menambahkan kenaikan harga gas melon sudah ada suratnya. Jadi sudah sewajarnya gas eceran di pinggir jalan juga naik. “Kami beli saja sudah tinggi dari HET, bagaimana kami mau jual HET. Ambil untung juga tak banyak, sekedar buat jajan anak,” ungkapnya.

Wit, warga Botania mengaku sudah mendatangi pangkalan untuk mencari gas 3 kg. Namun menurut penuturan pemilik pangkalan, gas sudah habis, dan diperkirakan akan masuk lagi Rabu ini.

“Gas kosong. Besok (hari ini, red) jadwalnya masuk,” ujar Ahmad, pemilik pangkalan di wilayah Botania 2.

Baca Juga: Gagal Berlayar Akibat Cuaca Buruk, Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 Dijadwalkan Berangkat Besok

Setelah mendatangi sejumlah tempat penjualan gas melon. Wit mengaku akhirnya bisa mendapatkan gas di dekat Botania satu, dengan harga Rp28 ribu. Memang harga yang ditawarkan sangat jauh dari HET Rp21 ribu.

“Gas Rp28 ribu, masih ada sisa dua, kalau mau,” kata Ari pedagang di pinggir jalan.

Menurutnya, gas tiga kilogram dibeli seharga Rp25 ribu. Jualan di pinggir jalan tentu berbeda dengan jualan di pangkalan. Karena ia juga mengambil dengan harga tinggi, dan hanya mengambil untung Rp3 ribu.

“Stok empat, masih ada dua yang sisa. Kalau di pinggir jalan pasti beda harganya dari pangkalan. Karena belinya sudah tinggi harganya,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam mengeluarkan surat edaran terkait kenaikan harga gas melon ini. Karena meningkatnya biaya operasional di tingkat Hiswana Migas, penyesuaian harga terpaksa dilakukan.

HET gas 3 kg sebelumya dijual Rp18 ribu, dan dilakukan penyesuaian menjadi Rp21 ribu. (*)

 

Reporter: Yulitavia

Harga Gas Melon Naik, Tapi Masih Langka

0
gas melon
Masyarakat mengantre membeli gas LPG 3 Kg.

batampos – Gas elpiji isi 3 kilogram (gas melon) kembali sulit didapatkan warga di sejumlah kecamatan di Kota Batam. Akibatnya, masyarakat harus menunggu mendapatkan gas melon di beberapa pangkalan.

“Iya, semalam nyari gas di pangkalan kosong semua. Mutar-mutar dan baru dapat di pengencer, ” ujar Heni, warga Tanjung Riau, Sekupang, Selasa (26/12).

Hal senada juga dikatakan Astri, warga Marina. Ia mengaku, harus menunggu beberapa hari di pangkalan, untuk mendapatkan gas melon. Gas melon yang baru ke tiba di pangkalan tak bertahan lama, kata Astri langsung sebelum diserbu oleh pembeli.

“Semalam datang, gak sampai 2 jam sudah habis di pangkalan. Mau ndak mau, kami harus menunggu lagi. Beruntung ada dua tabung, sehingga kami ada stok satu lagi, ” tuturnya.

Baca Juga: Harga Naik, Warga Berharap Gas Melon Tetap Ada di Pangkalan

Salah seorang pengelola pangkalan di Pasar Dreamland Sekupang membenarkan, kekosongan gas melon ini. Pengelola yang tak ingin namanya disebutkan itu mengakui, banyak warga yang sudah memesan terlebih dahulu sebelum gas datang.

“Kalau mau titip tabung dulu aja pak. Nanti kalau gas sudah datang bisa diambil,” ujarnya.

Kosongnya gas melon di pangkalan ini, tidak hanya dirasakan warga Sekupang saja. Bahkan sejumlah warga Batam Kota juga mengeluhkan hal yang sama.

“Tadi mutar-mutar juga pada kosong. Ini apakah karena momen Natal atau kenapa ya, padahal kemarin pemerintah sudah memastikan gas aman, ” ujar Haikal warga Mega Legenda. (*)

 

Reporter: RENGGA YULIANDRA

Gelombang Tinggi, Kapal Pelni dari Tanjungpinang Tujuan Tambelan Batal Berangkat

0
Kapal Sabuk Nusantara 48 saat sandar di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, belum lama ini. Foto: Peri Irawan/Batam Pos.

batampos – Akibat gelombang tinggi, keberangkatan kapal pelni Sabuk Nusantara 48 dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang ke Tembelan, Kabupaten Bintan terpaksa ditunda.

Kepala Urusan (Kaur) Operasional PT. Pelni Cabang Tanjungpinang, Suharto, mengatakan akibat cuaca buruk yang terjadi di perairan Kepri dan informasi gelombang dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pihaknya memutuskan untuk menunda keberangkatan kapal Sabuk Nusantara 48 ke Tambelan.

“Keberangkatan kita tunda karena ada peringatan cuaca dari BMKG,” kata Suharto, Selasa (26/12).

Baca Juga: Kurang Pengawasan, Banyak Sepeda Motor Kembali Parkir di Pelantar Kuning

Suharto menyebut, pihaknya tidak ingin mengambil risiko jika tetap memberangkatkan kapal yang membawa ratusan penumpang tersebut.

Awalnya kapal tersebut akan berlayar pada Senin (25/12) kemarin, kemudian batal dan rencananya akan berangkat Rabu (27/12).

“Kita tidak ingin ambil risiko. Rencananya besok berangkat jam 1 siang,” sebutnya.

Baca Juga: Polisi Buru Bandar Narkoba Pemasok Sabu kepada Oknum Pegawai

Terpisah. Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjungpinang, Topan Wisnu Chandra menyampaikan hal serupa, keberangkatan kapal Sabuk Nusantara 48 ditunda karena gelombang yang tinggi.

“Gelombang masih tinggi. Kemungkinan kapal tersebut berangkat besok, Rabu 27 Desember 2023,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

KPU Batam Buka Lowongan Kerja

0
IMG 20230509 155033
Kantor KPU Batam.

batamposKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam membuka lowongan pekerjaan. Lowongan ini terbuka bagi seluruh masyarakat.

Syarat yang diperlukan adalah fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), pas foto 3×4 sebanyak dua lembar, dan screenshoot data diri bukan terdaftar sebagai anggota parpol. Bukti bukan anggota parpol ini dapat dicek pada situs infopemilu.kpu.go.id.

Para pekerja yang diterima, nantinya akan bertugas melakukan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Umum (pemilu) di Februari 2024.

Upah yang diterima per lembar surat suara. Setiap satu surat suara yang selesai dilipat, upahnya sebesar Rp 297 Per Lembar.

Baca Juga: KPU Batam Butuh 384 Tenaga Pelipat Surat Suara, Segini Upahnya

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi mengatakan, proses perekrutan petugas sortir dan pelipat surat suara akan dibuka selama 3 hari mulai 26 Desember hingga 29 Desember 2023. Proses pelipatan akan melibatkan sekitar 380 orang dan KPU memprioritaskan masyarakat setempat untuk pelipatan ini.

“Bagi masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerja KPU Kota Batam yang ingin berpartisipasi. Bisa langsung datang ke kantor KPU Batam di Sekupang,” ujar Mawardi, Selasa (26/12).

Ia melanjutkan, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Para calon petugas sortir dan pelipat surat suara Pemilu wajib memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, di antaranya yakni berusia minimal 17 tahun, sehat jasmani dan rohani, mambu baca tulis dan tidak buta warna, serta bukan anggota atau pengurus partai politik (parpol).

“Kita akan mengutamakan warga setempat. Untuk usia kita tidak batasan,” tambahnya.

Baca Juga: 4,3 Juta Surat Suara Pemilu 2024 Tiba di KPU Batam

Mawardi menambahkan, pengumuman petugas sortir dan pelipat surat suara itu akan diumumkan pada 1 Januari 2024 mendatang. Nantinya, mereka yang diterima wajib mengisi surat pernyataan yang disediakan oleh KPU Kota Batam.

Sementara itu untuk pelipatan surat suara akan di mulai pada Rabu 3 Januari 2024 mendatang. Pelipatan surat suara akan dilakukan di gudang logistik KPU Kota Batam di Sekupang.

“Kami rencanakan dua pekan sudah selesai sehingga sebelum hari H surat suara dan logistik lainnya ini sudah kita distribusikan ke TPS-TPS,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: RENGGA YULIANDRA

Lukas Enembe Meninggal Dunia Akibat Penyakit Gagal Ginjal

0
rdakwa kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi Lukas Enembe semasa hidupnya (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

batampos – Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (26/12). Lukas dikabarkan meninggal dunia, akibat penyakit gagal ginjal.

“Selamat jalan Bapak Lukas Enembe, selamat bergabung dengan para Kudus. Beliau dengan tenang menghembuskan napas tepat pukul 11.00 WIB di Paviliun Kartika RSPAD, karena gagal ginjal,” kata pengacara Lukas, Petrus Bala Pattyona, Selasa (26/12).

BACA JUGA: Eks Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal Dunia

Petrus menjelaskan, dirinya saat ini masih bersama Lukas di ruang perawatan. Menurut Petrus, selama proses persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan proyek di Papua, Lukas Enembe selalu aktif melakukan cuci darah.

“Cuma beliau selama ini kan di rumah sakit AD. Sejak persidangan kan beliau dirawat di RSPAD cuci darah,” ungkap Petrus.

Menurur Petrus, keadaan Lukas Enembe tidak stabil sejak pagi tadi. “Mulai dari pagi,” papar Petrus.

Dalam kasusnya, pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Lukas Enembe divonis hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 4 bulan kurungan. Namun, hukuman Lukas diperberat pada tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara terhadap Lukas Enembe .

Hukuman ini diubah setelah Majelis Hakim Tinggi DKI Jakarta menerima upaya hukum banding dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pihak Lukas Enembe.

Adapun putusan ini diketuk pada Kamis (6/12), oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Tinggi Herri Swantoro dengan anggota Anthon R Saragih dan Brhotma Maya Marbun.

Selain pidana badan, Lukas Enembe juga dihukum pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan. Eks Gubernur Papua itu juga dijatuhkan pidana berupa uang pengganti sebesar Rp 47,8 miliar subsider 5 tahun penjara.

Dalam pertimbanganya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menilai, Lukas Enembe terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap dan gratifikasi saat menjabat sebagai Gubernur Papua 2013-2022.

Lukas Enembe terbukti melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Perayaan Natal di Karimun Berjalan Penuh Khidmat

0
Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus bersama FKPD saat meninjau gereja. F.Polres Karimun

batampos – Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus bersama FKPD melakukan peninjauan pelaksanaan malam Natal di gereja-gereja. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengucapkan selamat hari Natal kepada seluruh umat nasrani yang sedang merayakan di Kabupaten Karimun.

“Saya ingin memastikan, patroli berjalan lancar dan langsung melakukan peninjauan di beberapa gereja. Selain itu dilakukan dialog bersama para pendeta maupun jemaah,” terangnya, Minggu (25/12).

Adapun sasaran patroli dan peninjauan yang dilaksanakan diantaranya Gereja HKBP Kapling, Gereja Ora Et Labora, Gereja Santo Yosep dan Pos PAM Coastal Area.

Baca Juga: Dua Korban Kebakaran di Tanjungbatu Dimakamkan di Kampung Halaman

Dengan berjalannya, pelaksanaan ibadah malam Natal maupun Natal paginya dengan kondusif. Berarti peranan masyarakat sangat mendukung untuk bergandengan tangan bersama kepolisian dalam menjaga kamtibmas.

“Sebelumnya, kita melakukan sterilisasi untuk 6 gereja yang ada di Kabupaten Karimun bersama tim khusus unit penjinak bom (Jibom) Sat Brimob Polda Kepri,” terangnya.

Sterilisasi gereja tersebut merupakan prosedur yang wajib dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dini untuk memastikan pelaksanaan ibadah natal di setiap gereja di wilayah kabupaten Karimun agar berjalan aman, nyaman dan khidmat.

Adapun Gereja yang dilakukan sterilisasi yakni Gereja Pentakosta Siloam, Gereja Bukit Sion, Gereja HKBP, Gereja Katolik HKY (Hati Kudus Yesus), Gereja GPIB Ora Et Labora dan Gereja Santo Josep.

Baca Juga: Libur Hari Natal, Penumpang di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Ramai

Dalam kegiatan sterilisasi ini, tim melakukan penyisiran ke setiap sudut bangunan baik di dalam maupun luar ruangan, dengan menggunakan alat metal detector, senter, mirror set dan garret.

“Dalam sterilisasi tidak ada ditemukan benda-benda yang mencurigakan sehingga jemaat yang melaksanakan ibadah Natal dapat beribadah dengan hati yang tenang tanpa ada rasa cemas,” ucapnya.(*)

 

Reporter: Tri Haryono

Gagal Berlayar Akibat Cuaca Buruk, Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 Dijadwalkan Berangkat Besok

0
Kapal Roro BN 01
Kapal RoRo Bahtera Nusantara (BN) 01. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Keberangkatan Kapal Bahtera Nusantara (BN) 01 tujuan Natuna dan Sintete, Kalimantan Barat dijadwalkan akan berangkat Rabu (27/12). Keberangkatan kapal ini sebelumnya ditunda karena cuaca buruk di perairan Anambas dan Natuna.

“Setelah berkoordinasi dengan BPTD dan instansi terkait kapal tersebut dijadwalkan berangkat besok. Sebelumnya dijadwalkan Kamis pekan lalu, namun karena cuaca buruk di Anambas dan Natuna kemarin, semoga tidak ada kendala cuaca lagi,” kata Manager Usaha ASDP Telaga Punggur, Bahrul Ulum, Selasa (26/12).

Baca Juga: 218 Jiwa Warga Miskin Ekstrem di Batam Terima Bantuan

Diketahui kapal Bahtera Nusantara 01 merupakan kapal roro yang membawa kendaraan dan bahan logistik ke daerah pulau-pulau di Kepri seperti Matak, Midai, Penagih, Sugi, Subi, Serasan hingga Sintete (Kalbar).

“Jika kapal roro tersebut dipaksakan berangkat maka risikonya sangat besar.Tentu dampak penundaan tersebut membuat jadwal pelayanan keberangkatan berubah,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Hang Nadim Batam mendeteksi gelombang tinggi di perairan Kepri hingga beberapa hari kedepan.

“Perairan seperti Bintan, termasuk kategori sedang dengan mencapai 2 meter sementara perairan Anambas dan Natuna mencapai 4 meter dan di utara Natuna hingga 5 meter,” ujar Forecaster BMKG Kelas 1 Hang Nadim, Noah Ginting.

Baca Juga: Tempat Wisata di Batam Diserbu Pengunjung

Besok wilayah Kepri berpotensi diguyur hujan lebat, angin kencang hingga gelombang laut tinggi. Kondisi itu dikarenakan adanya belokan angin (shearline) dan labilitas lokal kuat di sekitar wilayah Kepri mendukung potensi pertumbuhan awan-awan hujan.

“Bagi pengguna jasa transportasi laut agar waspada gelombang laut di wilayah perairan Anambas dan Natuna,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana