Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4382

2023, Kejari Bintan Setor PNBP Rp 2,1 Miliar ke Kas Negara

0
Kajari Bintan, I Wayan Eka Widdyara saat ekspos pencapaian kinerja Kejari Bintan tahun 2023 di kantor Kejari Bintan, Bintan Buyu pada Kamis (4/1/2024) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan menyetor penerimaan negara bukan pajak (PNBP) selama tahun 2023 ke kas negara sekira Rp 2,1 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Kajari Bintan, I Wayan Eka Widdyara saat ekspos pencapaian kinerja Kejari Bintan tahun 2023 di kantor Kejari Bintan, Bintan Buyu pada Kamis (4/1/2024) siang.

Jumlah PNBP tersebut meliputi penjualan hasil sitaan yang sudah ditetapkan pengadilan sekira Rp 1.325.223.373.

BACA JUGA: Imigrasi Tanjungpinang Sediakan Jalur Khusus Layanan Paspor Satu Hari, Bayar Rp 1 Juta

Lalu, pendapatan uang sitaan hasil korupsi yang telah ditetapkan pengadilan sekira Rp 218.253.000, pendapatan denda hasil tindak pidana lainnya sekira Rp 350.000.000 serta pendapatan uang sitaan tindak pidana lainnya yang ditetapkan pengadilan sekira Rp 16.474.570.

Kemudian, pendapatan kejaksaan dari peradilan lainnya sekira Rp 22.718.000, pendapatan denda hasil tindak pidana korupsi sekira Rp 150.000.000, pendapatan sewa tanah, gedung dan bangunan sekira Rp 45.000, pendapatan denda pelanggaran lalu lintas sekira Rp 20.752.000, pendapatan ongkos perkara sekira Rp 983.000.

“Sehingga jumlah PNBP yang disetor ke kas negara sekira Rp 2.104.448.943,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet N

Polresta Barelang Prioritaskan Tilang Elektronik, ETLE Mobile Dilengkapi 5 Ponsel

0
tilang elektronik
Personel Satlantas Polresta Barelang menilang pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dengan metode Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld. Foto: Polda Kepri Kepri untuk Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang pada tahun inu memprioritaskan penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile. Saat ini, personel Satlantas Polresta Barelang dilengkapi 5 ponsel.

“Untuk personel Satlantas Polresta Barelang jumlah ponselnya 5 unit,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang Iptu Yelvis Oktaviano, Kamis (4/2).

Yelvis menjelaskan ETLE mobile tersebut menggunakan ponsel android khusus yang servernya tersambung langsung dengan ruang kendali posko RTMC gedung Ditlantas Polda Kepri.

Cara kerjanya, personel Satlantas akan memfoto plat kendaraan yang melanggar menggunakan ponsel tersebut. Bagi pelanggar akan mendapat surat yang diantar melalui Kantor Pos.

Selanjutnya, pelanggar harus mendatangi Ditlantas Polda Kepri yakni Posko Gakkum untuk mengkonfirmasi dendanya.

“Personel akan berpatroli, jika ada pelanggaran dilakukan foto melakui ponsel khusus,” katanya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Cut Putri Amelia Sari mengatakan ETLE mobile ini bertujuan menindak pelanggar yang tidak terjangkau oleh kamera ETLE.

“Jadi ini untuk menindak pengendara yang melanggar di jalanan atau di luar kamera ETLE,” katanya.

Cut berharap dengan penegakan hukum ini masyarakat akan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berkendara.

“Kecelakaan itu berawal dari pelanggaran. Kita harapkan masyarakat terus mematuhi aturan berlalu-lintas,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Samsung Kembangkan SmartThings Terhubung dengan Mobil Hyundai

0
Ilustrasi. Layanan SmartThings dari Samsung yang terhubung dengan mobil pintar. (ANTARA/Samsung Newsroom Global)

batampos – Perusahaan teknologi, Samsung, mengumumkan kemitraan terbarunya dengan perusahaan otomotif Hyundai Motor Group untuk mengembangkan perluasan layanan SmartThings dapat terhubung dengan mobil-mobil besutan Hyundai.

Lewat kolaborasi tersebut, SmartThings yang merupakan solusi rumah pintar diharapkan mampu menghadirkan pengalaman “Home-to-Car” maupun sebaliknya di mobil-mobil yang nantinya terhubung dengan layanan tersebut.

Dalam keterangan resminya yang dirilis Kamis (4/1), Samsung menyebutkan melalui platform SmartThings, pengguna akan dapat melakukan berbagai tindakan terkait mobil mereka saat berada di rumah mulai dari menyalakan mobil, mengontrol AC pintar, membuka dan menutup jendela, serta memeriksa status pengisian daya.

Sementara itu dari mobil pengguna nantinya dapat mengendalikan peralatan rumah tangga seperti TV, AC, dan bahkan melakukan pengisian daya untuk mobil listrik.

“Kolaborasi ini akan memungkinkan komunikasi dari Home-to-Car dan layanan manajemen energi rumah terintegrasi yang dioptimalkan untuk gaya hidup masa depan,” kata Wakil Presiden Eksekutif di Samsung Electronics Chanwoo Park.

Pengguna produk yang telah terintegrasi itu nantinya dapat menyesuaikan berbagai skenario rutin di keseharian mereka dengan menggunakan SmartThings termasuk membuat rutinitas “menyambut pagi” atau rutinitas “tiba di rumah”.

Sebagai gambaran untuk rutinitas menyambut pagi, pengguna yang menggunakan SmartThings akan menerima alarm untuk bangun di ponsel pintar Galaxy-nya.

Lalu secara otomatis pengaturan lampu hingga TV-nya tak lama terpasang untuk meningkatkan mood beraktivitas di pagi hari.

Saat pengguna hendak berangkat kerja, mobil pengguna akan menyesuaikan diri dengan suhu ideal.

Selain itu, layar smartphone dan TV akan menampilkan informasi seperti sisa baterai EV dan jarak tempuh.

“Ini adalah peluang untuk membuat layanan Car-to-Home dan Home-to-Car mobil yang terhubung menjadi lebih nyaman di berbagai bidang,” kata Wakil Presiden Pusat Pengembangan Infotainment Hyundai dan Kia Haeyoung Kwon.

Layanan tersebut tentunya masih dalam pengembangan dan belum diketahui kapan akan dirilis namun yang pasti hal tersebut menjadi kabar baik untuk pengguna produk dari kedua perusahaan itu terutama yang menyukai solusi gaya hidup terintegrasi. (*)

Sumber: Antara

 

 

Menko Polhukam Mahfud MD Buka Suara Soal Kabar Ferdy Sambo Tak Pernah Berada di Dalam Tahanan

0
Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi pernyataan Alvin Lim yang menyebut terpidana kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo, tidak pernah ditahan di Lapas Salemba dan menghuni ruang ber-AC. (TPN Ganjar-Mahmud)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi pernyataan Alvin Lim yang menyebut terpidana kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo, tidak pernah ditahan di Lapas Salemba dan menghuni ruang ber-AC. Mahfud MD menegaskan, pernyataan yang dilontarkan Alvin Lim tak bisa dipastikan kebenarannya.

“Tapi ini kan kalau dari Alvin kan banyak dia pernyataannya semua bagi dia jadi kasus. Jadi enggak jelas yang mana yang benar, yang mana yang salah. Ya sudah biar ditangkap oleh institusi terkait,” kata Mahfud MD di Jakarta, Kamis (4/1).

Namun, Mahfud MD meminta Alvin Lim untuk mengungkap secara rinci jika informasi yang didapatnya adalah benar. Ia memastikan akan menyelesaikan kasus tersebut jika informasi itu benar.

“Ya bagus lah kalau dia punya info begitu. Diberi tahu saja, ke saya boleh. Di mana, dan kapan dia lihatnya,” ujar Mahfud MD.

BACA JUGA: Beredar Kabar Ferdy Sambo dan Eliezer Disebut Tak Pernah Menghuni Tahanan, Ini Kata Kalapas Salemba

Mahfud mengutarakan isu ruangan tahanan ber-AC bukan hal baru. Karena itu, seharusnya memang jadi perhatian khusus Ditjen PAS.

“Kalau isu begitu sih, di Sukamiskin banyak orang pulang tiap hari. Itu soal-soal yang harus kita selesaikan memang kalau ada,” tegasnya.

Meski demikian, Mahfud MD menekankan hingga kini belum ada yang melaporkan kepadanya bahwa Sambo tidak pernah ditahan di Lapas Salemba dan menghuni ruang ber-AC. “Enggak ada laporan ke saya. Kalau ke Lapas itu ngeceknya pasti tiap anu kan ada Irjen. Inspektur Jenderal. Itu yang selalu ngawasin. Kalau ada sesuatu biar saya panggil,” pungkas Mahfud MD.

Sebelumnya, Kalapas Kelas IIA Salemba Beni Hidayat membantah tuduhan Alvin Lim tersebut. Ia menegaskan pada awal masa penahanan, Sambo ada di dalam lapas sebelum akhirnya dipindah.

“Pernyataan itu jelas tidak benar. Sebagai Warga Binaan, Ferdy Sambo bin William Sambo tidak pernah ditahan di Lapas Salemba. Yang bersangkutan menjalani pidana di Lapas Salemba dan telah menjalani masa pengenalan lingkungan (MAPENALING) terhitung tanggal 24 Agustus 2023 sampai 29 Agustus 2023. Hanya saja kemudian yang bersangkutan dipindahkan ke Lapas Kelas II A Cibinong, berdasarkan Surat Kalapas Kelas II A Salemba perihal pemindahan 3 orang warga binaan ke Lapas Kelas II A Cibinong,” ujar Beni, Kamis (4/1).

Beni juga membantah tudingan Ferdy Sambo tidur di ruang KPLP selama menjalani pidana di Lapas Salemba. “Kami menyayangkan tuduhan bahwa Sambo tidur di ruang KPLP selama menjalani pidana di Lapas Salemba karena itu tuduhan yang ngawur. Sebagai Warga Binaan, Ferdy Sambo ditempatkan di blok hunian Paviliun Saroso, Lantai I Ruang 23/Type 1. Kami ada dokumentasinya semua,” tegasnya.

Beni tidak menampik bahwa Ferdy Sambo memang mendapat pengawasan melekat dari jajaran KPLP, namun itu semua berdasarkan pertimbangan keamanan dan ketertiban, serta berdasarkan assesmen risiko PK BAPAS dan Instrument screening Penempatan Narapidana (ISPN).

“Jadi bukan tidur di ruang KPLP. Lagipula ucapan Alvin Lim bahwa dirinya sebagai warga binaan dapat bebas berjalan-jalan ke kantor depan jelas tidak benar. Setiap warga binaan yang akan beraktivitas keluar blok hunian harus dilengkapi dengan surat keputusan TPP dan tercatat dalam buku expedisi lalu lintas warga binaan, jadi tak bisa sembarangan,” jelas Beni. (*)

Reporter: JP Group

Drainase Kecil, Jalan Nusantara Km 12 Tanjungpinang jadi Langganan Banjir

0
Pengendara menerobos banjir

batampos– Hujan yang mengguyur Kota Tanjungpinang sejak subuh membuat Jalan Nusantara Kilometer (Km) 12, Tanjungpinang digenangi banjir dan membuat akses lalu lintas menjadi terganggu.

Pantauan Batam Pos di lokasi, akibat banjir ini sejumlah sepeda motor yang memaksa melintas jadi mogok, sehingga harus didorong.

Hingga pukul 10.49 WIB banjir masih menggenangi jalan lintas yang menghubungkan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan ini mulai masuk ke rumah warga.

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin, mengatakan dari pantauanya banjir hanya terjadi di Jalan Nusantara, sementara titik rawan banjir lainnya masih aman.

“Ada beberapa titik yang kita cek, seperti Jala Rawasari dan Jala Bestari semuanya aman. Cuma disini yang banjir,” kata Yamin di lokasi, Kamis (4/1).

Menurutnya, banjir itu disebabkan drainase yang tidak mumpuni menampung air yang masuk dengan jumlah besar.

“Semoga hujan tidak lebat. Jika hujan deras ditambah pasang air laut, ini yang kita khawatirkan. Kita tetap standby,” ucapnya.

Di lokasi yang sama salah seorang warga, Adi Sugiono, mengatakan banjir di tempat itu memang sudah sering terjadi. Bahkan hampir setiap hujan deras jalanan itu selalu digenangi banjir.

“Sekarang nggak terlalu deras, cuma hujanya sudah sejak subuh sampai sekarang tak kunjung reda. Jadinya banjir,” kata Adi.

Adi menyebut, banjir itu diakibatkan kiriman air dari sejumlah perumahan di Tanjungpinang Timur yang mengalir ke arah laut, sementara parit yang ada tidak sanggup menampung debit air yang besar.

“Air selalu meluap ke jalan karena paritnya kecil, sementara air yang masuk dari Perumahan Ganet, Alam Tirta Lestari, Bukit Raya, Hang Tuah, Bukit Raya dan lainnya itu mengalir lewat parit ini untuk sampai ke laut,” ugkapnya.

BACA JUGA: Jalan Km 18 arah Kijang, Bintan Timur Tergenang Air, Ada Empat Titik Banjir di Kelurahan Sei Lekop, Kijang

Disampaikan juga, lokasi itu sudah menjadi banjir sejak 3 tahun yang lalu dan hingga sekarang belum ada solusi yang diberikan pemerintah untuk menanganinya.

“Sudah lama juga, sejak 2021 banjir ini mulai sering dan paritnya mulai dangkal. Bagusnya parit itu digali dan dibuat jembatan yang lebih tinggi di sana,” harap Adi saat diwawancarai.

Keluhan yang sama juga disampaikan Ilham, yang membuka jasa pangkas rambut dekat lokasi itu sudah berencana akan pindah, karena sering terkena banjir.

“Kalau banjir terusan gini mending pindah, malas juga ngontrak lama-lama di sini,” ucap Ilham.

Ia menyebut, jika banjirnya parah rumah yang terdampak cukup banyak. Setidaknya ada 40 rumah yang akan terendam banjir di lokasi itu.

“Di belakang ini mungkin ada 40 rumah, kalau banjir kena semua,” tuturnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

KAI Sebut Sementara Ada 3 Korban Meninggal, Termasuk Seorang Masinis

0
Kecelakaan kereta api terjadi antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung dan Commuter Line Bandung Raya di Km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka./ (ANTARA/Rubby Jovan)

batampos – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkapkan, sampai saat ini terdapat tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan KA Turangga dengan KA lokal Bandung Raya. Kecelakaan terjadi di jalur petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur pukul 06.53 WIB.

“Sementara memang korban-korban yang lain lagi didata dan dievakuasi namun informasi awal yang masuk sementara korban meninggal dunia ada tiga orang,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan, Jumat (5/1).

BACA JUGA: Kecelakaan Kereta di Cicalengka, KA Turangga Bertabrakan dengan Kereta Lokal Bandung Raya

Ia menjelaskan, ketiga korban tewas itu di antaranya masinis KA lokal Padalarang dan asisten masinis kereta api lokal Padalarang, serta satu orang pramugara kereta api Turangga.

“Sementara korban luka lainnya dilarikan ke RSUD Cicalengka,” ucapnya.

Sebelumnya, kecelakaan adu banteng KA Turangga dengan Kereta Lokal Bandung Raya terjadi di Petak Jalan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1) sekitar pukul 06.03 WIB.

Dalam video yang diunggah akun media sosial X, @infomitigasi terlihat dua lokomotif milik KAI itu saling bertabrakan dengan posisi adu banteng. Satu lokomotif bahkan terlihat ringsek, sementara lokomotif lain terangkat ke atas dan terlihat miring.

“Terjadi Laka Kereta pagi ini, yakni tabrakan antara KA Turangga tujuan bandung dengan kereta commuterline line di petak haurpugur-cicalengka,” tulis akun media sosial X, @infomitigasi, dikutip Jumat (5/1).

Belum disebutkan apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut dan jumlah korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun terlihat, seluruh penumpang serta para petugas KAI sedang melakukan evakuasi.

Terkait kejadian tersebut, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya kendala operasional antara KA Turangga dengan Commuter Line Bandung pada lintas Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka pada Jumat (5/1).

Saat ini masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim terkait. Informasi operasional perjalanan Commuter Line di Wilayah 2 Bandung bisa di akses melalui Contact Center 021-121 dan akun media sosial @commuterline.

“Kepada seluruh pengguna Commuter Line diharapkan selalu mengikuti arahan petugas di stasiun,” pungkas manajemen KAI Commuter dalam akun media sosial X. (*)

Reporter: JP Group

Surat Suara Simulasi Pilpres Cuma 2 Gambar Paslon, Ini Penjelasan KPU Batam

0
IMG 20230509 155033 scaled e1684039675925
Kantor KPU Batam.

batampos – KPU Kota Batam buka suara soal desain surat suara untuk simulasi pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di TPS 29 Kabil Kecamatan Nongsa yang hanya terdapat dua kolom.

Komisioner KPU Batam Bosar Hasibuan mengatakan bahwa desain surat suara untuk simulasi tersebut formatnya langsung diturunkan oleh KPU RI. Di sini KPU Kota Batam hanya mengunduh desainnya dari link yang telah disediakan KPU RI.

“Terkait simulasi di Kabil, Nongsa memang kita mendapatkan spesimen dari KPU RI. Jadi kita tinggal cetak saja. Pimpinan di KPU RI juga sudah menyampaikan bahwa ada kekhilafan, bukan unsur kesengajaan dan KPU RI menginstruksikan untuk menghentikan simulasi di daerah,” ujarnya, Kamis (4/1).

Dikatakan Bosar, KPU Batam sudah melakukan simulasi pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan pemilihan anggota legislatif di beberapa TPS. Namun begitu ada juga beberapa daerah yang baru akan melaksanakan simulasi dan dengan adanya intruksi ini langsung dihentikan sementara.

“Sudah kita stop sampai kemudian surat suaranya disesuaikan dengan paslon yang ada,” ungkap Bosar.

Ia menambahkan, simulasi ini ditujukan untuk sebagai evaluasi KPU menghitung berapa jam durasi rekapitulasi perhitungan di TPS. Tidak semua TPS yang melakukan simulasi pelaksanaan pemilihan. Lewat simulasi inilah nantinya diketahui berapa lama durasi perhitungan di TPS, baik pemilihan presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD kota Batam ataupun DPRD Provinsi Kepri.

“Sebenarnya dengan sosialisasi ini kita hanya ingin mengetahui terkait kondisi di lapangan seperti apa makanya kita lakukan simulasi. Yang pasti tidak ada motif lainnya kecuali memang kekhilafan yang terjadi,” pungkas Bosar.

Anggota DPRD Kota Batam dari Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) Udin P Sihaloho menilai, KPU sebagai penyelenggara pemilu harus lebih profesional dalam bekerja.

“Tentu mereka juga bisa melihat untuk kandidat presiden yang akan bertarung itu kan tiga orang kalaupun misalnya mereka simulasi seharusnya dibuat empat paslon bukan dua paslon. Sebab kalau dua, menurut saya itu penyesatan,” ujar Udin.

Namun begitu ia tidak ingin berprasangka buruk dan melihat kejadian ini tidak ada unsur kesengajaan dari pihak KPU.”Saya yakin KPU bisa lebih profesional dan teliti lagi dalam melakukan sosialisasi untuk simulasi dalam pencoblosan surat suara ini khususnya untuk tingkat presiden,” ungkap Udin.

Apalagi tambahnya, pemilu tahun ini menjadi yang pertama dan serentak di dalam memilih presiden dan anggota legislatif. “Kita juga melihat tugas mereka berat tetapi dengan kita mendukung dan tidak langsung berprasangka buruk mudah mudahan semua berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Udin. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Ibra Azhari, Adik dari Ayu Azhari Ditangkap Polisi untuk Kelima Kalinya Akibat Kasus Narkoba

0
Ilustrasi pengkapan. Aktor Ibara Azhari lagi-lagi harus berurusan dengan pihak berwajib akibat kasus narkoba. (Pixabay)

batampos – Aktor Ibra Azhari lagi-lagi harus berurusan dengan pihak berwajib akibat kasus narkoba. Adik dari Ayu Azhari itu kini ditangkap petugas kepolisian bidang narkoba Polres Metro Jakarta Barat atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

“Iya benar (ditangkap). Sabu,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes M Syahduddi, saat dikonfirmasi, Jumat (5/1).

Ibra Azhari ditangkap pihak kepolisian di salah satu apartemen di daerah Tangerang Selatan. Mengenai kronologi penangkapan, masih belum dijelaskan karena penyidik sedang melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

Kapolres menyatakan, Ibra Azhari kini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik setelah ditangkap atas kasus narkoba jenis sabu.

Kabar penangkapan terhadap Ibra Azhari sebenarnya cukup mengejutkan mengingat bukan kali pertama dia berurusan dengan kasus narkoba. Sebelumnya, dia sudah 4 kali berurusan dengan masalah hukum atas kasus yang sama.

Ibra Azhari ditangkap pertama kalinya atas kasus narkoba pada 2000 silam dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Vonis terhadap Ibra Azhari ini kemudian dinaikkan menjadi 2 tahun penjara di tingkat banding atau Pengadilan Tinggi Jakarta.

Pada 2003, Ibra Azhari kembali ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Dia ditangkap dengan barang bukti berupa kokain seberat 8,5 gram, 16,7 gram sabu, dan 230 butir pil ekstasi. Dalam kasus ini, Ibra Azhari divonis 15 tahun penjara atas kepemilikan dan mengedarkan narkoba.

Ibra Azhari kembali ditangkap polisi pada 2013 silam dengan barang bukti berupa sabu. Dalam kasus ini, dia pun dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 800 juta.

Pada 2019, Ibra Azhari kembali ditangkap polisi atas kasus yang sama. Kala itu, Ibra ditangkap dengan barang bukti berupa 45,8 gram heroin, 5,84 gram sabu, dan 6 butir happy five. (*)

Reporter: JP Group

Kecelakaan Kereta di Cicalengka, KA Turangga Bertabrakan dengan Kereta Lokal Bandung Raya

0
Kecelakaan adu banteng KA Turangga dan Kereta Lokal Bandung Raya. (Akun X @Infomitigasi)

batampos – Kecelakaan adu banteng KA Turangga dengan Kereta Lokal Bandung Raya terjadi di Petak Jalan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1) sekitar pukul 06.03 WIB.

Dalam video yang diunggah akun media sosial X, @infomitigasi terlihat dua lokomotif milik KAI itu saling bertabrakan dengan posisi adu banteng. Satu lokomotif bahkan terlihat ringsek, sementara lokomotif lain terangkat ke atas dan terlihat miring.

“Terjadi Laka Kereta pagi ini, yakni tabrakan antara KA Turangga tujuan bandung dengan kereta commuterline line di petak haurpugur-cicalengka,” tulis akun media sosial X, @infomitigasi, dikutip Jumat (5/1).

Belum disebutkan apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut dan jumlah korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun terlihat, seluruh penumpang serta para petugas KAI sedang melakukan evakuasi.

Baca Juga: PT KAI Wujudkan Pengalaman Perjalanan Mewah dengan Luxury Lounge di Stasiun Surabaya Gubeng

Terkait kejadian tersebut, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya kendala operasional antara KA Turangga dengan Commuter Line Bandung pada lintas Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka pada Jumat (5/1).

Saat ini masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim terkait. Informasi operasional perjalanan Commuter Line di Wilayah 2 Bandung bisa di akses melalui Contact Center 021-121 dan akun media sosial
@commuterline.

“Kepada seluruh pengguna Commuter Line diharapkan selalu mengikuti arahan petugas di stasiun,” kata manajemen KAI Commuter dalam akun media sosial X. (*)

Reporter: JP Group

Langgar Aturan, APK Peserta Pemilu Kembali Ditertibkan

0
Bawaslu Kota Tanjungpinang menertibkan APK peserta pemilu, Kamis (4/1)

batampos– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang kembali menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang tidak sesuai aturan.

Ketua Komisioner Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Yusuf, mengatakan kegiatan itu merupakan lanjutan dari kegiatan yang digelar akhir 2023 lalu untuk menertibkan APK yang terpasang namun belum sesuai ketentuan.

“Kegiatan lanjutan kita pada Rabu 27 Desember kemarin,” kata Yusuf, Kamis (4/1).

BACA JUGA: Sepanjang Jalan Protokol Tak Boleh Ada APK Pemilu

Yusuf mengungkapkan APK yang ditertibkan itu memang banyak yang melanggar aturan semestinya seperti memasang tidak pada zona yang ditentukan, memasang di pohon, tiang listrik, serta spanduk atau baliho caleg yang tidak memiliki logo penyelenggara Pemilu.

“Pelanggarannya itu merata, di luar zona, pasang di pohon, tiang listrik dan lainnya,” sebut Yufus.

Yusuf belum dapat merincikan total yang ditertibkan pada Kamis (4/1) karena hingga pukul 16.40 WIB penertiban masih dilakukan petugas Bawaslu dan Satpol PP.

“Cukup banyak tapi belum bisa kita rincikan karena masih proses,” tuturnya.

Ia mengungkapkan pada kegiatan sebelumnya yang digelar selama dua hari pihaknya telah menertibkan sebanyak 2.883 APK para caleg.
Dari jumlah itu yang paling banyak terdapat di Tanjungpinang Timur mencapai 2.063 APK.

“Kalau di Barat, Kota dan Bestari masih di kisaran 350 APK,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan