Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 4412

UMK Batam 2024 hanya Naik Rp184.610

0
Gubernur Kepri Ansar
Gubernur Kepri, Ansar Achmad. Foto: Humas Pemprov Kepri

batampos– Gubkepri Ansar Ahmad telah menetapkan Upah Minum Kota atau UMK Batam 2024 pada angka Rp4.685.050. Naik Rp184.610 atau 4,10 persen dari UMK 2023 lalu. Keputusan ini dibuat sesuai dengan regulasi pemerintah.

“Penetapkan UMK 2024 dilakukan setelah Bupati/Wali Kota menyampaikan rekomendasi upah minimum usai mendapat rekomendasi dari Dewan Pengupahan (DP) Kabupaten/Kota, di masing-masing wilayahnya,” ujar Ansar Ahmad, Jumat (1/12) di Tanjungpinang.

Dijelaskan Gubernur, penetapan UMK 2024 ini mengacu pada formula yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023, dengan menggunakan data-data statistik yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, melalui Kemnaker RI, sebagai dasar perhitungan penyesuaian Upah Minimum.

“Baik Upah Minimum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2024. Artinya, keputusan diambil merujuk dari regulasi tersebut,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut jelasnya, formulasi perhitungan UMK se-Provinsi Kepri Tahun 2024 meliputi rata-rata pengeluaran per kapita sebulan, rata-rata banyaknya anggota rumah tangga, rata-rata banyaknya anggota rumah tangga yang bekerja. Selain itu adalah mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA: DPK Kepri Kirimkan Usulan UMK Kabupaten/Kota ke Gubernur, Ini Angka UMK Batam

“Yakni, PDRB Triwulan IV 2022 + Triwulan I, II, III 2023 terhadap PDRB Triwulan IV 2021 + Triwulan I, II, III 2022), dan Inflasi gabungan September 2022 sampai dengan September 2023. Seluruh indikator tersebut diukur menurut Kabupaten/Kota,” jelasnyya lagi.

Menurut Gubernur, dari hasil rekomendasi Bupati/ Wali Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau atas usulan Upah Minimum Kabupaten/Kota yang disampaikan, maka Dewan Pengupahan Provinsi melakukan pembahasan untuk memberikan tanggapan, masukan, rekomendasi yang dilaksanakan pada rapat pleno DP Provinsi.

“Rapat pleno DP Provinsi Kepri telah dilaksanakan pada 27 November 2023 yang lalu, bertempat di Gedung Graha Kepri, Batam yang dihadiri unsur Tripartit (Pemerintah, Pengusaha, dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh),” paparnya.

Gubernur Ansar menambahkan, Keputusan Penyesuaian UMK se-Provinsi Kepri Tahun 2024 ini diambil dengan memperhatikan rasa keadilan, serta mempertimbangkan kondisi perekonomian dan ketenagakerjaan yang berkembang di Provinsi Kepulauan Riau.

“Diharapkan seluruh stakeholder dapat memperhatikan, menghormati dan mematuhi ketentuan tersebut dengan seksama,” tutupnya.

Sementara itu, Kadisnaker Provinsi Kepri, Mengara Simarmata menambahkan, upah minimum hanya dibayarkan kepada pekerja yang baru bekerja 0 sampai dengan 1 tahun. Sementara untuk pekerja yang sudah melebihi 1 (satu) tahun masa kerja, maka upah harus disesuaikan dengan penerapan Struktur dan Skala Upah di perusahaan.

“Dari tujuh kabupaten/kota, hanya Kabupaten Lingga yang kenaikan UMK 2024 sama dengan nilai UMP Kepri 2024 yang ditetapkan beberapa waktu lalu,” ujar Mangara. (*)

reporter: jailani

Kepala Sekolah dan Bendahara SDN 002 Seri Kuala Lobam Dijatuhi Sanksi Teguran Tertulis

0
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Firman Setyawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan menjatuhi sanksi teguran tertulis kepada kepala sekolah, Herni Marianis dan bendahara, Helnawati Prihati Ningsih di SDN 002 Seri Kuala Lobam terkait pemberhentian dan pemotongan gaji seorang guru honor bernama Imam Masroni.

“Teguran tertulis diberikan kepada kepala sekolah dan bendahara,” ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Firman Setyawan ditemui di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA: Diberhentikan, Seorang Guru Honor di Bintan Curhat Gaji Dipotong Tiap Bulan

Selain bendahara, dia mengatakan, kepala sekolah juga diberikan sanksi teguran tertulis karena dinilai tidak peduli atas apa yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Kepala sekolah memang baru di sana tapi harus peduli, jangan tidak mau tahu,” kata dia.

Selain memberikan sanksi teguran tertulis, Disdik Bintan telah mengirimkan surat ke Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Bintan terkait sanksi lain yang bakal diterima oleh bendahara.

“Informasinya direkomendasikan pindah,” kata dia.

Ditanya apakah bendahara akan menjabat sebagai bendahara di sekolah lain atau hanya staf biasa?

“Belum tau, kita masih menunggu laporan,” kata dia.

Namun dia menegaskan, apabila bendahara yang dimaksud kembali melakukan pelanggaran maka akan diberikan sanksi penundaan kenaikan pangkat. (*)

reporter: slamet

KBRI Data Jumlah Pekerja Migran di Kamboja

0
KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan Direktorat Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri melakukan update mengenai isu pekerja migran Indonesia di Kamboja pada Senin (27/11/2023). (ANTARA/HO-KBRI Phnom Penh)

batampos– Data di KBRI Phnom Penh dengan data kementerian dalam negeri Kamboja soal warga Indonesia di Kamboja berbeda. Untuk itu, KBRI Phnom Penh melakukan pendataan pekerja migran.

Menurut pemerintah Kamboja itu, lebih dari 73.000 WNI menetap di Kamboja, padahal pada data lapor diri online KBRI Phnom Penh 2020 hanya ada 2.330 orang.

Dalam keterangan tertulis KBRI Phnom Penh di Jakarta, Kamis, Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto mengungkapkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kejuruan Kamboja telah menginfokan bahwa ada 58.307 pekerja Indonesia yang memiliki izin kerja asing dan bekerja secara sah di negara itu.

Jumlah itu, kata Santo, jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah WNI di Jepang (43.853 orang), Uni Emirat Arab (31.336 orang) atau Brunei (30.418 orang) yang selama ini dikenal sebagai negara-negara tujuan pekerja migran Indonesia.

BACA JUGA: Polri Tindaklanjuti Kabar Harun Masiku Berada di Kamboja

Untuk itu, pada Senin pekan ini, KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan Direktorat Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri melakukan update pekerja migran Indonesia di Kamboja.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 30 perwakilan kementerian/lembaga terkait itu dilatarbelakangi berbagai masalah  yang timbul dari perkembangan tren migrasi pekerja Indonesia ke Kamboja dalam tiga tahun terakhir, kata Santo.

Ternyata ini di satu sisi hal itu menciptakan masalah, misalnya beberapa kasus viral seperti “Kasus Sindikat TPPO Jual Beli Ginjal di Kamboja” pada Juli atau “2 Warga Purwakarta Diborgol di Kamboja” pada September.

KBRI Phnom Penh berharap update ini  memberikan gambaran utuh tentang situasi riil di lapangan kepada para pemangku kepentingan di dalam negeri sehingga bisa mengambil kebijakan yang didasari perspektif terkini dan berdampak langsung kepada masyarakat Indonesia, baik di Kamboja maupun keluarganya di tanah air. (*)

reporter: antara

Ini Cara Membedakan Gejala Serangan Jantung dan Maag

0
Ilustrasi terkena serangan jantung. (ANTARA/freepik.com), jantung

batampos – Dokter beberapa kiat kepada masyarakat agar bisa membedakan gejala serangan jantung dan gejala maag atau tukak lambung.

“Salah satu cara untuk mengetes orang sakit lambung atau serangan jantung ini kalau dia minum obat lambung, ada perbaikan dari rasa nyerinya. Kalau serangan jantung tentu tidak,” kata

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr. dr. Sally Aman Nasution SpPD-KKV, FINASIM, FACP,beberapa waktu lalu.

Sally menjelaskan adapun salah satu gejala serangan jantung dan tukak lambung yang kerap mirip ialah rasa nyeri di area dada. Secara lebih spesifik untuk penderita tukak lambung biasanya rasa nyeri di dada itu mengacu pada rasa nyeri di ulu hati dan rasa nyerinya tidak menjalar.

Berbeda dengan serangan jantung, rasa nyeri di dada itu biasanya menjalar ke daerah sekitar pembuluh koroner yang tersumbat. Misalnya apabila pembuluh koroner bagian kanan atas yang mengalami sumbatan maka biasanya penjalaran bisa terasa ke lengan dan pundak bagian kanan.

Hal itu dapat menjadi tanda pertama yang bisa membedakan antara gejala serangan jantung dan maag.

BACA JUGA: 7 Manfaat Jamur untuk Kesehatan Jantung hingga Otak

Selanjutnya, untuk membedakan rasa nyeri antara gejala serangan jantung dan maag penderita harus mengingat peristiwa sebelum mengalami rasa nyeri di dadanya tersebut.

Apabila penderita nyeri dada sebelumnya telat makan atau makan berlebihan sehingga bisa memicu produksi asam lambung, besar kemungkinan penderita mengalami gejala maag.

Sedangkan apabila sebelumnya penderita nyeri dada seusai melakukan aktivitas berat seperti berolahraga di malam hari, besar kemungkinan penderita mengalami gejala serangan jantung.

“Fisik yang stres atau tertekan itu artinya ia habis melakukan aktivitas fisik yang berat seperti futsal atau tenis. Kalau pembuluh darahnya tidak bisa mengalirkan darah dengan benar itu bisa jadi pemicu yang mencetuskan serangan jantung,” kata dia.

Ia juga mengatakan potensi gejala serangan jantung semakin besar apabila nyeri dada tersebut diikuti dengan gejala lain berupa sakit kepala ringan, mual, hingga keringat dingin.

Menurutnya apabila gejala-gejala tersebut dirasakan ada baiknya penderita segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat dari tenaga medis.

“Kalau sudah seperti itu, penderita boleh menduga itu gejala serangan jantung. Agar tepat penanganannya bisa cari fasilitas kesehatan terdekat supaya dapat dipastikan penyebabnya oleh tenaga medis,” begitu saran dokter Sally. (*)

reporter: antara

Bocah Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian Batu di Sagulung

0
WhatsApp Image 2023 12 01 at 21.36.52 e1701443438339
Kubangan yang merenggut nyawan boca bersuia 8 tahun di Tembesi.

batampos – Seorang bocah lelaki berusia delapan tahun tewas tenggelam di kubangan bekas galian batu belakang Perumahan Cipta Asri, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Jumat (1/12) sore.

Bocah yang identitasnya masih dirahasiakan ini tenggelam saat bermain bersama rekan-rekan sebayanya di sekitar lingkungan perumahan mereka. Bocah nahas ini tidak sempat tertolong sebab saat didatangi orangtua dan warga, dia sudah dalam kondisi meninggal dunia karena tenggelam.

Informasi yang didapat, kubangan lokasi kejadian ini cukup besar dan saat hujan digenangi air. Korban bersama empat bocah lainnya bermain di sekitar lokasi galian tadi dan korban mencoba berenang dan akhirnya tenggelam.

Kapolsek Sagulung AKP Donald Tambunan membenarkan kejadian ini. Rekan-rekan korban yang melapor ke orangtua dan warga setempat bahwa korban tenggelam. Saat didatangi korban sudah meninggal dunia. Korban sempat dilarikan ke bidan terdekat namun karena sudah tak bernyawa akhirnya langsung dibawa kembali ke rumahnya.

“Iya ada anak delapan tahun. Tenggelam saat bermain di kubangan bekas galian belakang perumahan. Sudah dibawa kembali ke rumah orangtuanya, ” ujar Donald.

 

Reporter: Eusebius Sara

Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Bali Pelajari Pengoperasian dan Pemeliharaan Air di Kota Batam

0

Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU-SPAM) BP Batam menerima kunjungan kerja dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, di Marketing Center BP Batam, Jumat (01/12/2023). Kunjungan kerja dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma ini, dipimpin langsung oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Ida Bagus Gede Arsana. Rombongan diterima oleh Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano.

pdamIda Bagus Gede Arsana mengatakan, kunjungan pihaknya ke BU SPAM BP Batam ini karena banyak hal positif yang telah dilakukan oleh SPAM BP Batam dalam pengoperasian dan pemeliharaan air di Kota Batam.

Ia melanjutkan, ditengah kemajuan Batam yang sangat pesat, SPAM BP Batam mampu mengendalikan Non Revenue Water (NRW) atau kehilangan air. Ditambah lagi dengan kondisi Batam yang tidak memiliki sumber mata air dari tanah.

“Ketika kita bicara NRW (Batam) yang sangat kecil, justru kami di Denpasar Bali secara umum melebihi batas nasional,” katanya.

Oleh karena itu, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Bali memilik untuk melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, karena banyak yang bisa dijadikan dasar pengelolaan air yang lebih baik di Denpasar, Bali. Termasuk sistem digitalisasi dan pelayanan kepada pelanggan.

“Disinilah visi misi kami, kenapa kami memilih ke Batam. Berkunjung dan ketemu SPAM BP Batam agar dapat mengetahui langkah dan bekal, untuk kami tiru dari Batam,” imbuhnya.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, dalam pertemuan dengan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, ada banyak hal yang dibahas.

Tidak hanya memepelajari pengelolaan dan pengoperasian air di Batam, BU SPAM BP Batam juga bertukar informasi mengenai hal positif yang telah dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

Begitu juga dengan NRW Kota Batam yang lebih kecil dibanding nasional, pihaknya tetap berkomitmen untuk lebih menekan angkanya hingga 10 persen. Sebab, di Kota Batam tidak mempunyai sumber air baku lain selain dari 6 waduk.

“Sehingga sekecil apapun kehilangan, itu akan sangat berpengaruh. Kita akan terus mencoba untuk tekan kehilangan air, supaya kita bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik,” imbuhnya. (*)

Batam Dikepung Banjir, Rudi Minta Galakkan Gotong Royong

0
WhatsApp Image 2023 11 30 at 20.53.10 e1701360287759
Banjir di Simpang Helm, Legenda, Batamcenter, Kamis (30/11) malam. F.Cecep Maulana

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan persoalan banjir di Batam disebabkan banyak hal. Ada drainase yang dibuat tidak cukup untuk menampung debit air baik dari pembuangan masyakarat atau dari air hujan.

Kedua, pembangunan drainase yang ada saat ini masih sama seperti perhitungan awal, atau sudah ada sedimen yang menyebabkan aliran air tidak lancar. Begitu juga dengan sampah yang biasa menjadi penghambat saluran air.

Penanganan persoalan banjir ini sebelumnya sudah dibahas. Namun camat dan lurah dinilai tidak aktif dalam gotong royong membersihkan aliran air.

Baca Juga: Jalan Utama Aman, Tapi Jalan Pemukiman di Batuaji Masih Diterjang Banjir

Selanjutnya, mengenai pembangunan ruas jalan yang baru dilaksanakan, Rudi mengakui proses baru berjalan. Intensitas hujan yang cukup tinggi turut membawa tanah masuk ke parit. Sehingga juga bisa menjadi salah satu penyumbat aliran air.

“Air yang tadi harusnya masuk ke drainase, tersumbat tanah, dan meluap ke jalan. Sehingga menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah ruas jalan,” jelasnya saat ditemui di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (1/12) siang.

Untuk penanganan sementara, pihaknya akan meminta seluruh OPD, camat, lurah, dan masyarakat untuk ikut dalam kegiatan gotong royong (Goro).

“Sudah saya minta Asisten 1 Yusfa Hendri untuk tanggungjawab memimpin kegiatan goro ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Ratusan Rumah dan Pertokoan Terendam Banjir di Batam

Rudi menyebutkan untuk saat ini pihaknya akan fokus memperlancar aliran air atau drainase. Normalisasi drainase yang permanen dan bisa dijangkau oleh alat berat.

Ia mengungkapkan alat berat yang dimiliki Pemko Batam saat ini cukup untuk mempercepat normalisasi, agar persoalan banjir bisa teratasi.

“Kami mau aliran drainase ini lancar dulu. Kalau ada tersumbat, kita bersihkan dulu,” imbuhnya.

Sementara untuk drainase yang tidak permanen, atau sulit dijangkau oleh alat berat, akan dibersihkan manual.

Baca Juga: Jasad Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Nongsa Diduga Korban Tindak Kekerasan

“Semua digalakkan. Jadi itu dulu yang bisa dikerjakan untuk saat ini, agar banjir bisa diminimalisir,” terangnya.

Sementara itu, beberapa titik banjir muncul saat hujan dan merendam permukiman warga. Hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan warga resah, karena air mulai masuk ke rumah mereka.

Titik banjir di Batam, Kamis (30/11/2023) malam di antaranya, Nagoya, Bengkong Swadebi, Bengkong Indah, Nongsa, Batuaji, dan sejumlah ruas jalan seperti Simpang Helem, depan Kantor Pos Batamcenter. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Hujan Deras, 10 Rumah Warga di Bintan Tergenang Air

0
Petugas Damkar Tanjunguban menyedot air yang menggenagi rumah warga Kampung Martosari, Tanjunguban, Bintan Utara akibat hujan deras pada Kamis (30/11/2023) malam. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Sebanyak 10 rumah warga di Bintan tergenang air akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (30/11/2023) malam.

Tidak hanya menggenangi rumah warga, luapan air menyebabkan beberapa ruas jalan mengalami banjir.

Salah satunya di simpang kantor developer Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Seorang pengendara, Murti mengatakan, akibat hujan deras membuat aliran air di selokan meluap dan menggenangi jalan.

“Banjirnya lumayan tinggi,” kata dia.

BACA JUGA: Musim Hujan, Harga Sayuran di Pasar Kawal, Bintan Mulai Naik

Akibatnya, banyak kendaraan yang menerobos jalan tersebut mogok.

Seorang pengendara mendorong motornya saat menerobos banjir di jalan Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (30/11/2023) malam. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

“Banyak orang yang dorong motor,” kata dia.

Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah mengatakan, akibat hujan deras menyebabkan 10 rumah warga di Bintan mengalami banjir yakni 8 rumah warga di Kampung Pisang, Bintan Timur, 1 rumah warga di Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur dan 1 rumah warga di Kampung Martosari, Tanjunguban, Bintan Utara.

“Air setinggi mata kaki hingga lutut menggenangi rumah warga,” kata dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada selama musim hujan, apalagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. (*)

reporter: slamet

Soal Dugaan Presiden Jokowi Intervensi Kasus E-KTP, Komisi III DPR Berencana Panggil Agus Rahardjo

0
Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman. (dok JawaPos.com)

batampos – Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman menyoroti pengakuan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo yang pernah dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, lantaran diminta menghentikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Benny meminta, Agus membuka masalah dugaan intervensi hukum itu lebih terang di parlemen.

“DPR sebaiknya panggil eks Ketua KPK Agus Rahardjo atau Pak Agus datang ke DPR menerangkan lebih rinci pernyataannya ini. Apa betul Presiden Jokowi mengintervensi proses hukum di KPK,” kata Benny dalam media sosial X, Jumat (1/12).

Politikus Partai Demokrat itu meminta, siapapun tidak menyebarkan informasi yang tidak benar alias hoaks. Terlebih saat ini menjelang pemilu 2024. Benny memastikan persoalan ini dimonitor oleh masyarakat.

“Jangan sebar hoaks ke masyarakat, sebab kalau cerita (intervensi kasus e-KTP) ini benar, rakyat bisa marah,” tegas Benny.

Koordinator Staf Presiden Ari Dwipayana membantah pertemuan antara Presiden Jokowi dan Agus Rahardjo untuk membahas kasus e-KTP. Ia memastikan, pertemuan dan pembahasan itu tidak pernah terjadi.

“Setelah dicek, pertemuan yang diperbincangkan tersebut tidak ada dalam agenda Presiden,” kata Ari dikonfirmasi, Jumat (1/12).

Ari memastikan, Presiden Jokowi tidak pernah mengintervensi proses hukum. Sebab, pada faktanya Setya Novanto tetap terbukti bersalah dan dihukum penjara dalam kasus tersebut.

Setya Novanto saat ini tengah menjalani hukuman 15 tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. “Kita lihat saja apa kenyataannya yang  terjadi. Kenyataannya, proses hukum terhadap Setya Novanto terus berjalan pada tahun 2017 dan sudah ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap,” tegas Ari.

Ari pun menyatakan, Presiden Jokowi pernah menyampaikan dukungan terhadap proses hukum Setya Novanto, pada 17 November 2017. Presiden Jokowi dengan tegas meminta agar Setya Novanto mengikuti proses hukum di KPK yang telah menetapkannya menjadi tersangka korupsi kasus e-KTP.

“Presiden juga yakin proses hukum terus berjalan dengan baik,” ungkap Ari mengungkit pernyataan Presiden Jokowi saat itu.

Ia juga membantah Presiden Jokowi menjadi pihak yang berinisiatif melakukan revisi UU KPK. Menurutnya, revisi UU KPK merupakan inisiatif dari DPR, bukan pemerintah.

“Perlu diperjelas bahwa Revisi UU KPK pada tahun 2019 itu inisiatif DPR, bukan inisiatif Pemerintah, dan terjadi dua tahun setelah penetapan tersangka Setya Novanto,” cetus Ari.

Terpisah, Agus Rahardjo tak menampik pertemuannya dengan Presiden Jokowi saat itu, salah satunya membicarakan penanganan kasus e-KTP. Ia mempersilakan media mengutip pernyataannya dalam wawancara dengan Rosiana Silalahi.

“Tolong dikutip saja dari Rosi, aku masih nungguin istri saya di RS,” ucap Agus Rahardjo kepada JawaPos.com.

Pernyataan Agus Rahardjo menjadi sorotan, usai mengungkap bahwa dirinya pernah dipanggil Presiden Jokowi untuk membicarakan kasus e-KTP. Bahkan, Agus mengaku Presiden Jokowi memintanya untuk menghentikan penanganan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

“Saya terus terang, waktu kasus e-KTP saya dipanggil sendirian oleh Presiden. Presiden pada waktu itu ditemani oleh Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara),” ungkap Agus.

“Saya bersaksi dan itu memang terjadi yang sesungguhnya, saya awalnya tidak cerita kepada komisioner lain tapi setelah berlama-lama saya cerita,” imbuhnya. (*)

Reporter: JP Group

Jalan Utama Aman, Tapi Jalan Pemukiman di Batuaji Masih Diterjang Banjir

0
Lokasi Banjir Dalil Harahap 4 scaled e1699425825293
Jalan R Suprapto, Batuaji usai banjir, Selasa (7/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Upaya Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menangani persoalan banjir dengan melakukan normalisasi drainase mulai menunjukan hasil yang positif. Sejumlah ruas jalan di Batuaji dan Sagulung yang biasanya jadi lokasi langganan banjir terpantau aman saat hujan deras, Kamis (30/11) malam.

Genangan air memang ada namun tidak parah seperti di wilayah Nagoya tidak terjadi lagi.

Sebaliknyua, banjir melanda jalan masuk pemukiman yang memang sistem drainasenya belum diperbaiki seperti jalan pemukiman di Seilangkai, Kecamatan Sagulung, jalan masuk Tembesi center, Batuaji dan jalan masuk Marina, kelurahan Tanjungriau, Sekupang. Air rata dengan saluran drainase sehingga menyulitkan pengendara untuk melintas.

Baca Juga: Curah Hujan Batam dan Sekitarnya Tinggi di Akhir Pekan, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Batam Pos yang turun memantau juga kewalahan melintasi titik banjir di jalan masuk pemukiman ini. Kesulitan bukan saja karena genangan air yang mencapai mesin kendaraan tapi juga ruas jalan yang tertutup genangan air. Jika tidak hati-hati bisa saja kendaraan masuk ke dalam drainase sebab tidak tampak lagi batas jalan dan drainase karena genangan air.

Sementara di ruas jalan utama Brigjen Katamso dan R Suprapto Batuaji terpantau aman. Lokasi langganan banjir seperti depan kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza dan simpang Kaveling Lama atau depan sekolah Putera Batam sudah berkurang.

Itu karena ada proyek normalisasi drainase yang dilakukan oleh Pemko Batam di lokasi rawan banjir itu. Drainase sudah Dilebarkan dan jalur keluar air juga sudah dibersihkan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya air.

Baca Juga: Ratusan Rumah dan Pertokoan Terendam Banjir di Batam

Selain Pemko, BP Batam juga melakukan hal yang sama. Normalisasi drainase induk sedang dijalankan di beberapa lokasi langganan banjir di Batuaji seperti pelebaran drainase dan jalur penyebrangan air atau gorong-gorong simpang RKT serta pelebaran drainase di dekat kantor kelurahan Buliang. Proyek ini berjalan dengan baik dan sudah melancarkan aliran air sehingga saat hujan deras kamis malam kemarin, banjir sudah berkurang.

“Jalan raya memang berkurang, cuman di perumahan yang naik airnya. Semoga normalisasi drainase bisa merata sampai ke pemukiman,” harap Johan, warga Marina. (*)

Reporter: Eusebius Sara