Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 4425

Dokter Spesialis Kurang Menkes Munculkan Beberapa Terobosan 

0
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Kementerian Kesehatan menyebut produksi dokter spesialis. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin seharusnya setiap tahun Indonesia memproduksi 30 ribu dokter.

Menurut Budi, produksi tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis masih menjadi menjadi masalah. Jumlah dokter yang dihasilkan setiap tahun, tidak sebanding dengan populasi di Indonesia yang mencapai 275 juta penduduk. Akibatnya pemerataan tenaga medis dan tenaga kesehatan begitu sulit.

Budi menceritakan di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur, pemenuhan fasilitas dapat dilakukan dengan cepat. Namun yang menjadi kendala adalah tersedianya dokter spesialis di wilayah tersebut.“Kemarin (minggu lalu) saya groundbreaking empat rumah sakit di IKN. Semua yang punya rumah sakit percaya diri bahwa rumah sakitnya akan selesai bulan Juli. Tidak percaya dirinya, cari dokternya apalagi dokter spesialis,” ungkapnya.

Begitu juga saat berkunjung ke RSUD Sepaku di IKN beberapa waktu sebelumnya. Dia menemukan bahwa tidak ada dokter spesialis anestesi, spesialis bedah, dan spesialis ortopedi. Padahal, spesialisasi itu dibutuhkan akibat tingginya angka kecelakaan kerja. Alhasil Pasien pun harus dirujuk ke Balikpapan dengan jarak tempuh 3 sampai 4 jam.

“Kita sudah ada terobosan dengan adanya yang hospital based,” ujarnya. Budi merincikan dari 21 prodi spesialis yang saat ini ada, akanterus didorong untuk memproduksi dokter spesialis. Begitu juga 300 rumah sakit tipe A dan B juga harus bisa memproduksi dokter spesialis.

“Ini nantinya memudahkan juga menyelesaikan masalah distribusi dari dokter spesialis yang sekarang sangat langka” imbuhnya. Program hospital based ini juga disebut akan mengatasi masalah distribusi. Sebab, peserta didik diutamakan pegawai di RS yang bersangkutan. Sehingga, penempatannya sesuai kebutuhan. Biaya pendidikan yang dikeluarkan juga akan lebih murah.

Terobosan lainnya, Budi akan mereplikasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah India dengan mengirimkan dokter belajar di fakultas kedokteran di luar negeri. Untuk menjaga kualitas dokter, dia mengusulkan juga untuk meningkatkan kompetisi antara dokter Indonesia dengan dokter asing dengan mengirimkan dokter Indonesia untuk bekerja di rumah sakit di luar negeri atau sebaliknya. Hal ini diyakini dapat meningkatkan jiwa kompetisi dan kompetensi para dokter.

“Jadi kita undang saja rumah sakit terbaik Amerika masuk membawa dokter Amerika terbaik ke Indonesia. Pasti (rumah sakit dan dokter) tidak mau kalah kualitasnya pelayanannya,” ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Pembunuhan Herman Tak Lepas dari Masalah Cinta Sejenis

0

 

batampos – Terduga pelaku pembunuhan Almarhum Herman Ahmadsyah ditangkap polisi di Ruko di kawasan Batu Hitam Tanjungpinang, Minggu (5/11). Pelaku pembunuhan inisial DN itu pun tak berkutik dan langsung digelandang Mapolresta Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Foto: Yusnadi Nazar/Batam Pos
Polisi menggiring terduga pelaku pembunuhan inisial DN di Mapolresta Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP M Darma Ardiyaniki, membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan terhadap korban Almarhum Herman.

“Pelaku yang seorang pengangguran ini telah mengakui perbuatannya,” ungkap Darma, Senin (6/11).

Motif pembunuhan, kata Darma, terkait masalah tarif kencan sesama jenis antara pelaku dan korban. Korban merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Awalnya pelaku enggan membayar tarif kencan sesuai permintaan korban yakni sebesar Rp 50 ribu. Pelaku hanya membayar Rp 10 ribu.

“Lalu pelaku dan korban ini cekcok mulut karena masalah tarif. Pelaku emosi lalu meninju korban hingga terjatuh,” jelas Darma.

Tak hanya itu, pelaku kemudian menginjak leher korban lalu membenturkan kepala korban ke kursi beton. Pelaku juga menghantam kepala korban menggunakan sebongkah batu.

“Visum menyatakan ada luka di bagian kepala akibat hantaman benda keras hingga mengakibatkan korban meninggal,” terang Darma.

Sebelumnya diketahui, Sesosok mayat tanpa busana ditemukan di taman Jalan Diponegoro depan kantor Pajak Pratama Tanjungpinang, Selasa (31/10).

Korban adalah Almarhum Herman Ahmadsyah berusia 57 tahun warga Tanjungunggat Bukit Bestari Tanjungpinang itu, diduga menjadi korban pembunuhan. (*)

 

Reporter : YUSNADI NAZAR

Romelu Lukaku jadi Pahlawan, AS Roma Menang Dramatis 2-1

0
Striker AS Roma, Romelu Lukaku. F.Luciano Rossi/ Eurosport

batampos – Pertandingan seru di Serie A Pekan ke-11 berlangsung di Stadion Olimpico, di mana AS Roma menjamu Lecce dalam laga yang penuh gairah.

Dilansir dari asroma.com pada Senin (6/11), dalam pertandingan yang berakhir dengan skor dramatis 2-1, Romelu Lukaku menjadi pahlawan dengan mencetak gol di injury time.

Roma sejatinya memiliki peluang emas untuk unggul lebih awal ketika Federico Baschirotto melakukan handball, dan wasit menunjuk titik putih. Sayangnya, eksekusi Lukaku pada menit keempat bisa digagalkan oleh Wladimiro Falcone, yang tampil sebagai pahlawan bagi Lecce.

Gagalnya peluang tersebut memberi nafas bagi Lecce, dan mereka berani mengancam di menit ke-16 ketika Pontus Almqvist melepaskan tembakan. Namun, beruntung bagi Roma, bola masih meleset dari gawang Rui Patricio.

Delapan menit kemudian, Houssem Aouar mengancam, namun Falcone bisa menyelamatkan bola. Lecce juga membuat Patricio repot di menit ke-28 ketika sepakan Ylber Ramadani masih meleset dari sasaran.

Peluang terbaik Roma datang di menit ke-30 melalui tembakan Paulo Dybala, sayangnya, bola masih meleset tipis.

Meskipun jual beli serangan terus terjadi di sisa waktu babak pertama, skor kacamata tetap bertahan hingga jeda.

Setelah turun minum, Lecce tampil lebih agresif. Tembakan Marin Pongracic di menit ke-53 sempat meresahkan Rui Patricio yang sigap menangkap bola.

Lecce bahkan unggul di menit ke-71 melalui serangan balik kilat yang berhasil dieksekusi dengan manis oleh Almqvist setelah memanfaatkan umpan terukur dari Lameck Banda.

Sempat tertinggal, AS Roma kemudian bermain lebih agresif untuk mengembalikan keadaan. Umpan silang dari Nicola Zalewski sukses disambar oleh Sardar Azmoun untuk menjadi gol penyeimbang di menit ke-90.

Lukaku kemudian menebus dosanya dengan mencetak gol kemenangan empat menit kemudian. AS Roma memetik tiga poin secara dramatis dengan skor akhir 2-1. Dengan hasil ini, AS Roma berada di posisi ketujuh dalam klasemen sementara dengan perolehan 17 poin dari 11 pertandingan.

Dalam wawancara dengan DAZN usai pertandingan, Mourinho menyampaikan pemikirannya mengenai pertandingan tersebut. Julukan pelatih The Special One juga memuji dukungan luar biasa dari suporter meski performa Giallorossi buruk.

“Saya tidak merayakannya terlalu lama. Saya ingin berbicara dengan para pemain karena kami tidak seimbang.”

“Dalam 15 menit terakhir kami bisa saja kalah 2-3 namun kami menang. Kami berlima di lini serang, Belotti bermain sebagai bek sayap menjelang akhir.”

“Para pemainnya luar biasa dan kami memiliki penonton yang luar biasa. Baik penggemar maupun pemain pantas mendapatkannya.

“Mereka tega dan merespon dengan baik, mereka tidak mengkhianati saya dan apa yang saya minta dari mereka kemarin.”

“Lecce adalah tim yang terorganisir dengan baik dan dengan tiga penyerang super cepat, mereka melakukan tugasnya dengan baik.

“Saya minta maaf untuk mereka dan untuk Falcone yang merupakan penggemar berat Roma, tapi dia selalu menyelamatkan segalanya saat melawan kami,” sambungnya.

“Ini semua tentang hati dan mentalitas, ini tentang hubungan dengan para penggemar.”

“Saya telah melatih banyak tim tetapi tidak satupun dari mereka yang begitu terhubung dengan penggemarnya.”

“Kami sangat tidak seimbang, mereka bisa saja langsung mencetak gol 2-0, itu pertandingan yang gila,” tegasnya. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Rayakan World Diabetes Day dengan Cek Kesehatan Bersama Prodia

0

Diabetes tentunya sudah tidak asing lagi terdengar dalam keseharian masyarakat Indonesia. Pasalnya, risiko penyakit ini dapat secara diam-diam tidak terdeteksi gejalanya berkembang dalam waktu yang lama. Terlebih, diabetes merupakan kondisi kronis seumur hidup yang memiliki konsekuensi serius. Namun, Diabetes dapat dikelola dengan perawatan melalui kontrol gula darah, pola hidup sehat, dengan bantuan dari pengobatan yang tepat.

prodiaPada dasarnya, sebagian besar makanan akan dipecah manjadi gula atau glukosa yang kemudian dilepaskan ke aliran darah. Ketika gula darah naik, tandanya pankreas melepaskan insulin yang manjadi kunci untuk melepaskan gula darah untuk masuk ke dalam sel-sel tubuh yang digunakan sebagai energi. Diabetes terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup atau tidak dapat menyerap insulin yang telah dihasilkan. Ketika sel berhenti merespon insulin, maka terlalu banyak gula darah yang terdapat dalam aliran darah. Diabetes tidak dapat disepelekan, jika dibiarkan dalam waktu lama dapat berisiko menyebabkan masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, gangguan penglihatan, dan penyakit ginjal.

Oleh karenanya, penting bagi pengidap diabetes untuk mengontrol kadar gula harian melalui perbaikan gaya hidup. Perubahan yang dapat dilakukan adalam memperbaiki pola makan dan asupan gizi. Disarankan untuk menghindari jenis makanan yang mengandung terlalu banyak gula tambahan dan meningkatkan asupan makanan rendah lemak serta rendah kalori. Pengidap diabetes juga harus menjaga berat badan melalui olahraga rutin untuk menghindari obesitas yang dapat memperparah risiko komplikasi.

Memantau kadar gula darah merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan pengidap diabetes untuk membantu mengendalikan gejala dan mengevaluasi kadar gula darah normal. Agar dapat memperoleh hasil yang komprehensif, pengidap diabetes dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh atau medical check-up untuk dapat menentukan pengelolaan yang tepat.

Bertepatan dengan World Diabetes Day, Prodia memberikan berbagai penawaran khusus mulai dari Panel World Diabetes Day yang berisi:

  • Panel Lemak yang bermanfaat untuk mengevaluasi profil lemak dalam darah, mendeteksi dislipidemia, dan menilai risiko penyakit kardiovaskular.
  • Panel Pemantauan Prediabetes 2 yang bermanfaat untuk memantau kondisi prediabetes, serta mendeteksi risiko berkembangnya prediabetes sebelum menjadi diabetes tipe 2.
  • Panel Pengelolaan DM 2 yang bermanfaat untuk memantau kondisi diabetes, serta mendeteksi risiko komplikasi yang mungkin terjadi.

Selain panel khusus diabetes, dalam rangka hari kesehatan nasional, Prodia juga memberikan beragam penawaran lainnya, seperti hemat 20% untuk semua pemeriksaan, Harga spesial untuk Paket Healthier with Prodia 1 senilai Rp. 789.000 & Paket Healthier with Prodia 2 senilai Rp. 999.000, yang merupakan pemeriksaan dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum dengan mendeteksi risiko penyakit yang berpotensi terjadi di kemudian hari.

Jika pelanggan ingin melakukan pemeriksaan esoterik seperti Prodia Nutrigenomics, Prodia Wellness Genomics, Prodia Skin & Hair Genomics, dan CArisk 2.0, harga spesial ini juga tepat sekali untuk dimanfaatkan. Berikut ini harga spesial yang ditawarkan:

  • Harga khusus Prodia Nutrigenomics hanya Rp3.750.000,- yang bermanfaat untuk membantu mengelola berat badan.
  • Harga khusus CArisk 2.0 hanya Rp4.750.000,- yang bermanfaat untuk memprediksi risiko terhadap 13 jenis kanker.
  • Harga khusus bundling Prodia Wellness Genomics, Prodia Nutrigenomics, dan Prodia Skin & Hair Genomics hanya Rp17.750.000,- untuk mengetahui langkah tepat memengelola kesehatan secara optimal.
  • Harga Spesial untuk pemeriksaan genomics lainnya.

Selain itu, Prodia juga dapat melayani infus vitamin booster dan vaksinasi untuk membantu memperkuat imunitas tubuh anda. Manfaatkan pula harga spesial dengan potongan mulai dari 15% untuk Vaksin Influenza, Vaksin Pneumonia, Vaksin Hepatitis A, Vaksin Hepatitis B, Vaksin HPV dan Vaksin Dengue serta Infus Vitamin Booster.

Seluruh penawaran ini dapat dimanfaatkan oleh pelanggan selama bulan November 2023 di seluruh cabang Prodia, melalui aplikasi U by Prodia, Prodia Mobile, dan Kontak Prodia (WhatsApp 0855 1500 830 atau call center 1500 830). Informasi selengkapnya dapat diakses melalui www.prodia.co.id atau social media official Prodia @prodia_lab. (*)

Kepri Darurat Guru Produktif di SMK

0

 

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini mengalami kekurangan guru produktif di sekolah kejuruan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal tersebut ditegaskan oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur.

F. TIM SIRAJUDIN NUR untuk Batam Pos
ANGGOTA Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Sirajudin Nur, berinteraksi dengan para siswa SMK di Tanjungpinang.

Menurut politisi PKB yang sudah dua kali menjabat sebagai anggota DPRD Kepri dari dapil Batam ini, persoalan kebutuhan guru produktif di Kep-ri, sudah menjadi persoalan yang sangat mendasar bagi SMK di Provinsi Kepri ini yang belum bisa terselesaikan secara tuntas hingga saat ini.

”Sebagai satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan, kebutuhan akan guru produktif di SMK, sangat penting dan utama. Sayangnya, keberadaan guru produktif SMK di Kepri ini masih sangat jauh dari jumlah yang dibutuhkan,” terang calon anggota DPD RI tahun 2024 dari dapil Kepri ini.

Selain persoalan kekurangan guru produktif, persoalan lainnya, lanjut pria kelahiran 11 Juni 1973 ini, guru-guru produktif SMK yang ada sekarang ini, masih ada yang dibayar sangat murah.

”Seperti misalnya di SMK Negeri 1 Moro Kabupaten Karimun. Di sana hanya terdapat tiga guru produktif yang gajinya hanya Rp 500 ribu per bulannya. Itu kan gaji yang sangat tidak layak sekali, sangat kecil sekali,” tegasnya.

Tak itu saja, persoalan minimnya guru produktif atau guru kejuruan. Pembangunan gedung SMK yang ada saat ini, juga tak dibarengi dengan menyiapkan guru produktif.

Untuk itulah, Sirajudin Nur, menekankan pentingnya persoalan kekurangan guru produktif ini agar segera dicarikan jalan keluarnya, karena me-nyangkut masa depan lulusan SMK, dan proses pembelajaran di sekolah.

”Kekurangan guru produktif, dan rendahnya gaji guru produktif di beberapa SMK di Kepri ini harus segera ditindaklan-juti kepala daerah. Jangan dibiarkan begitu saja, kebijakan kepala daerah sangat diperlukan untuk menyelesaikan persoalan kekurangan guru produktif di sejumlah SMK di Kepri ini,” terangnya.

Beberapa tindakan yang bisa diambil untuk menambah guru-guru produktif di satuan pendidikan vokasi menurut Sirajudin Nur, bisa dengan memanfaatkan tenaga ahli industri yang kompeten untuk mengajar, melakukan alih fungsi guru-guru yang mengampu mata pelajaran umum menjadi guru produktif, serta memetakan penyaluran guru produktif agar tidak terjadi kesenjangan antarsekolah.

Sementara mengenai rendahnya gaji guru produktif yang berstatus honorer yang selama ini gajinya bersumber dari dana BOS, lanjutnya, bisa diselesaikan dengan kebijakan standardisasi gaji produktif di semua lembaga pendidikan vokasi, melalui kebijakan kepala daerah.

Mengenai persoalan rendahnya gaji guru-guru produktif yang berstatus honorer yang selama ini gajinya bersumber dari dana BOS, lanjutnya, bisa diselesaikan dengan kebijakan standarisasi gaji produktif di semua lembaga pendidikan vokasi melalui kebijakan kepala daerah.

”Jika saja pemerintah mau dan serius, masalah kekura-ngan guru produktif di SMK, serta minimnya gaji guru produktif di SMK ini bisa dituntaskan. Karena itu tidak cukup dengan political will saja, terpenting adalah political action. Kita tunggu itikad baik pemerintah mengurusi persoalan guru produktif ini,” tegas Sirajudin Nur.

Di SMK sendiri terdapat guru normatif, adaptif, serta produktif. Guru normatif adalah guru yang mengajar mata pelajaran umum seperti mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Begitu juga dengan guru adaptif adalah guru yang mengajar mata pelajaran seperti biologi, fisika, matematika dan lainnya. Sedangkan untuk guru produktif adalah guru yang mengajar mata pelajaran sesuai dengan kejuruannya, atau penjurusannya.

Sementara, kekurangan guru produktif di sekolah-sekolah SMK di Kepri sendiri, dibenarkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang menyatakan Kepri secara umum memang masih kekkurangan sekitar 1.900 guru di tingkat SMA, SMK, serta SLB. (*/adv)

Dishub Karimun Perjuangkan Tarik Retribusi Parkir Via Perpanjang STNK

0
Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Afrian

batampos– Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perhubungan tengah memperjuangkan penarikan retribusi parkir kendaraan melalui perpanjangan STNK.

Selain alasan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga mengurangi aksi pungutan liar (pungli).

“Kami terus kejar ke Bappenda Provinsi Kepri untuk memuluskan program ini. Tujuannya demi meningkatkan PAD, dan tidak ada lagi pungli,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Afrian, Minggu (5/11).

Penarikan retribusi parkir via perpanjangan STNK ini, lanjut Afrian, mengambil contoh dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Seperti Bayuwangi, dan Tuban.

“Dua kabupaten/kota di Jawa Timur ini, kita ketahui sudah berlakukan penarikan retribusi parkir tahunan via perpanjangan STNK. Jadi, kita pun berupaya mengikuti jejak mereka,” papar Afrian.

Apabila disetujui regulasinya oleh Pemerintah Provinsi Kepri, Afrian berharap sudah bisa diterapkan pertengahan tahun 2024.

“Sebelum diberlakukan, tentu yang pertama harus ada surat izin dari Gubernur Kepri. Kemudian dukungan dari Bupati, dan Satlantas Polres Karimun,” jelasnya.

Jika terealisasi penarikan retribusi parkir kendaraan via perpanjang STNK, Afrian memperkirakan pemasukan bagi PAD daerah mencapai 2 sampai 3 miliar rupiah pertahun. Dengan asumsi nominal retribusi parkir yang dikenakan sebesar Rp50 ribu untuk kendaraan roda, dan Rp100 ribu untuk kendaraan roda empat.

BACA JUGA: Perpanjangan STNK 5 Tahunan dan Rubentina Sudah Bisa Dilayani di Kantor Samsat Kijang

Afrian menambahkan, pemasukan retribusi parkir yang mencapai miliaran rupiah tersebut, tentunya dapat dialokasikan untuk membayar juru parkir. Termasuk penyediaan lahan parkir di jalan-jalan padat bangunan guna mengurangi kemacetan akibat kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Saya optimis, perencanaan ini bisa berjalan sukses. Apalagi telah disahkannya Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang berlaku mulai Januari 2024.

“Selain menggenjot PAD lewat retribusi parkir serta menata kendaraan yang parkir agar tidak menimbulkan kemacetan, perencanaan ini juga bisa menghilangkan pungli parkiran seperti yang marak terjadi belakangan,” tutupnya. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Tiga Mayat dan Dua Korban Penganiayaan di Batuaji dan Sagulung

0
WhatsApp Image 2023 10 23 at 14.23.51 e1698047065731
Mayat Yakobus dievakuasi dari danau diTanjunguncang, Senin (23/10)

batampos – Temuan tiga mayat dan dua korban penganiayaan jadi catatan kejadian di wilayah hukum Polsek Batuaji dan Sagulung dalam dua pekan terakhir ini.

Temuan tiga mayat yang harus menjalani pemeriksaan dan penanganan polisi adalah; temuan jenazah Yakobus, pria 56 tahun di kolam dekat kawasan PT Caterpillar, Tanjunguncang, Sabtu (23/10). Temuan jenazah ini harus didalami polisi karena ditemukan mengambang dan mulai membusuk di kawasan danau.

Setelah menjalani proses penyelidikan TKP, saksi dan pemeriksaan media, kematian Yakobus akibat keteledorannya sendiri. Dia tenggelam akibat kebiasaan halusinasinya yang berlebihan.

Baca Juga: Kisah Nanang ER Junanto, Hakim PN Batam, Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Selain temuan jenasah Yakobus, ada juga temuan jenazah seorang wanita berusia 41 tahun di kamar kos di Perumahan Mutiara Biru, Kelurahan Buliang, Batuaji, Jumat (3/11). Jenazah karyawan pabrik di Mukakuning ini ditemukan warga yang mendobrak pintu kamar kos.

Warga curiga karena sudah seharian korban tidak keluar kamar meskipun sedang dalam jam kerja. Korban diduga meninggal karena penyakit jantungnya dan saat ini masih dalam pendalaman pihak kepolisian Batuaji.

Jenazah lain yang dijumpai masyarakat adalah pria tanpa identitas yang ditemukan tewas dengan mulut berbuih di samping Gereja Kristen Luther Indonesia, RT 01/RW 04 Perumahan PJB, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Rabu (1/11) siang. Pria pengendara sepeda motor Suzuki Smash diduga sebagai korban kecelakaan tunggal.

Baca Juga: Pemilik Konter Ponsel Inisiasi Joki IMEI Dihukum 5 Bulan Penjara, Bea Cukai Batam Beri Tanggapan

Saksi di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum ditemukan tewas dengan mulut berbuih korban terlihat ngebut dengan sepeda motor dari dalam lingkungan perumahan. Saat mendekati persimpangan terdengar suara benturan tabrakan. Saat warga keluar melihat korban sudah tergeletak dengan mulut berbuih di samping sepeda motor yang terjatuh di lahan kosong samping gereja.

Selain temuan jenazah, aksi penganiayaan juga marak terjadi sepanjang pekan lalu. Aksi penganiayaan yang menimpa seorang pria berinisial Sg di Sagulung misalkan. Kasus ini jadi atensi polisi karena korban juga mengalami luka tusukan. Penyebab penganiayaan ini karena kesepahaman dengan sepeda motor becak.

Baca Juga: Ini Tiga Pelanggaran Ketertiban Umum yang Banyak Dilaporkan Warga Batam via Aplikasi Siap Garda

Pl, pelaku penganiayaan mengira korban mengambil becak motornya, sehingga menganiaya korban. Padahal korban meminjam sepeda motor tersebut ke isteri pelaku. Kasus ini pun dalam pendalaman Polsek Sagulung.

Tak berselang lama aksi penganiayaan juga terjadi kepada seorang wanita di Sagulung, Rabu (1/11). Wanita bernama Soffie dianiaya oleh Fb, yang tak lain adalah abang iparnya. Persoalan karena jaminan sepeda motor korban kepada pelaku. Kasus ini pun sedang didalami sebab korban alami luka lebam di sekujur tubuhnya. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Nabilah Afifah Kusuma Hadi Mahasiswi ITB, Raih Dua Gelar dalam 3 Tahun

0

 

batampos – Nabilah lulus dengan dua gelar sekaligus. Yaitu, Bachelor of Arts (BA) di bidang marketing dari University of Hull dan Sarjana Manajemen (SM) dari SBM ITB. Nabilah lulus dalam waktu tiga tahun. Mahasiswa double degree SBM ITB dan University of Hull lulus rata-rata membutuhkan waktu empat tahun.

Nabilah mengaku sangat termotivasi untuk menyelesaikan masa belajar dengan cepat. ”Saya ingin cepat lulus dan bisa segera terjun ke dunia bisnis,” ujar Nabilah.

Selain itu, Nabilah juga ingin menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lain. Dia ingin menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil apabila memiliki tekad yang kuat. Selama kuliah, dia aktif mengikuti berbagai kegiatan. Baik itu di kampus maupun di luar kampus.
Selama kuliah 1 tahun di University of Hull dirinya juga bekerja paruh waktu di kampus dengan menjadi student ambassador dan membuat konten kreatif untuk sosmed di kampusnya.

”Dan itu digaji, jadi saya bisa mendapatkan sedikit tambahan uang jajan,” ungkap Nabilah.
Latar belakang keluarga Nabilah di Surabaya merupakan salah satu keluarga pemilik bisnis properti. Ayahnya, Nurhadi adalah Founder sekaligus CEO Graha Agung Kencana Group.
Namun, Nabilah mengaku selama kuliah di UK tak pernah hidup bermewah-mewah. Sejak kecil, dia dididik untuk disiplin sehingga jauh dari kesan mewah meskipun keluarganya salah satu pengusaha sukses di Surabaya.

Nabilah Afifah Kusuma Hadi mendapat 2 gelar sekaligus dalam 3 tahun kuliah double degree dari SBM ITB dan University of Hull, Inggris.

Bahkan pada Juli, dia harus rela menumpang di tempat tinggal temannya demi menyelesaikan magang kerja selama 3 bulan. ”Ceritanya, pada Juni itu kontrakan flat saya sudah habis dan saya sudah lulus. Tetapi 2 bulan sebelum wisuda itu saya juga mengambil magang kerja Freedom Art Festival UK sebagai Media & Marketing. Nah karena magangnya tinggal sebulan dan orangtua sudah tidak memberikan uang bulanan, saya harus mencari tempat berteduh sementara, beruntung ada teman sekampus yang mau menampung saya,” kenang Nabilah.

Tak hanya berhasil lulus dengan waktu kuliah 3 tahun, penelitian Nabilah juga tak kalah menarik. Penelitian berjudul Purchase Intention Towards Sustainable Marketing in Fast Fashion Industry: A Gen Z Women’s Perspective in Indonesia. Penelitian tersebut membahas tren konsumen generasi Z yang lebih cenderung menyukai produk fast fashion, yang belum tentu ramah lingkungan.

”Saya berharap ke depan bisa memproduksi produk fashion yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” papar Nabilah gadis cantik yang hobi travelling dan tertarik mendalami dunia content creator itu.

Setelah lulus, Nabilah berencana untuk melanjutkan studinya ke jenjang magister. Dia ingin mendalami bidang marketing dan sustainable fashion. ”Saya ingin menjadi seorang marketing profesional yang bisa berkontribusi dalam pengembangan industri fashion yang berkelanjutan,” ujar Nabilah.

Nabilah merupakan sosok yang inspiratif. Dia membuktikan, usia bukanlah halangan untuk meraih kesuksesan. Dia juga menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat dan kerja keras, bisa mencapai apa pun yang diinginkan. (*)

Semangat Bela Palestina dari Indonesia

0

batampos – Aksi damai bela Palestina terus berdatangan dari berbagai belahan dunia. Kali ini, aksi solidaritas tersebut datang dari Indonesia. Sebanyak kurang lebih 2 juta masya-rakat Indonesia berkumpul di Monumen Nasional (Monas) Jakarta untuk memberikan dukungan terhadap warga Gaza, Palestina yang sedang ditindas oleh kekejaman zionis Israel.

Aksi akbar bertajuk aliansi rakyat Indonesia bela Palestina tersebut diikuti oleh berbagai peserta. Mulai dari organisasi keagamaan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucuhu), buruh, kemahasiswaan, dan kepemudaan serta perempuan. Termasuk juga majelis taklim hingga lembaga-lembaga pendidikan dan lainnya.

Selain diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua, aksi tersebut juga diikuti sejumlah tokoh dan politikus. Termasuk juga pejabat negara. Di antaranya yakni Menteri Agama, Menteri Luar Negeri, Ketua DPR RI, dan Wakil Ketua DPD RI. Kemudian hadir mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan calon Presiden Anies Rasyid Baswedan.

Dalam aksi yang digelar pada Minggu pagi (5/11) tersebut, para peserta juga meramaikan pelataran Monas dengan berbagai macam atribut atau serba-serbi yang identik dengan Palestina. Yakni mulai dari bendera, syal, hingga tali kepala. Bahkan, sebagian peserta juga ada yang membentangkan bendera raksasa Palestina dan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan bah-wa membela kemanusiaan merupakan ajaran semua agama.

Orang yang beragama pasti tidak akan diam melihat kemanusiaan terinjak-injak.

”Di agama Islam diajarkan, bila mereka bukan saudaramu dalam iman, maka mereka adalah saudaramu dalam kemanusiaan,” ucap Yaqut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan akan sikap tegas dukungan Indonesia terhadap perjuangan Bangsa Palestina. Tidak hanya sikap politik, tetapi juga peduli kemanusiaan yang ada di sana. Bahkan, untuk bantuan peduli kemanusiaan tersebut tidak hanya datang dari pemerintah, melainkan juga dari masyarakat.

”Perjuangan kita tidak akan berhenti, perjuangan kita masih panjang dan kita akan berusaha untuk semaksimal mungkin,” ucap Retno.

Retno mengatakan, sebagai seorang perempuan, ibu, dan nenek, dia pun sangat merasa miris dengan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Terlebih, banyak anak-anak Palestina yang setiap 10 menit meninggal dunia karena aksi brutal zionis Israel.

”Saat ini juga masih ada sekeluarga WNI yang masih terus kita upayakan evakuasi dari Gaza selatan. Dan untuk proses evakuasi ini memang sangat rumit. Kita doakan semoga hari ini berhasil,” ungkap Retno.

Sedangkan, Ketua DPR RI Puan Maharani menambahkan, pihaknya mengutuk apa yang telah dilakukan Israel terhadap warga Palestina. Pihaknya juga akan terus berperan aktif dalam menyuarakan Indonesia di dunia internasional guna mendukung rakyat Palestina sampai menuju kemerdekaan.

”Kami minta dengan sangat agar Israel segera menghentikan apa yang sudah dilakukan terhadap Palestina,” tutur Puan.

Kemudian, di tempat yang sama, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menerangkan, untuk menghentikan aksi brutal yang dilakukan zionis Israel terhadap warga Palestina dibutuhkan upaya bersama skala internasional. Negara barat termasuk Amerika Serikat harus terlibat di dalamnya.

”Kalau hanya kita sendiri tanpa pengaruh barat dan AS, kelihatannya Israel kekeuh tetap melakukan penyerangan. Israel tidak pernah mau dengar kecuali suara AS,” beber Kalla.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD turut menyuarakan dukungan pemerintah terhadap rakyat Palestina. Utamanya yang kini berada di Gaza. Bersama ribuan santri di Yogyakarta, Mahfud mengirimkan doa untuk Palestina. Doa bersama untuk rakyat Palestina itu diikuti sekitar sepuluh ribu santri dan dihadiri para kyai serta pengasuh Pondok Pesantren Minggir.

Dalam kesempatan itu, Mahfud menegaskan, pemerintah tetap pada komitmen dan prinsip perdamaian dunia. ”Maka rakyat dan pemerintah Indonesia mengutuk keras tindakan kekerasan dan pembantaian di Gaza Palestina oleh Israel,” ungkap dia.

Komitmen dan sikap tersebut tidak berubah sejak masa kepemimpinan Presiden Soekarno. Lewat Konferensi Asia Afrika, Bung Karno tegas menyebut Indonesia tidak akan membuka hubungan dengan Israel sampai Palestina Merdeka.

Menurut Mahfud, sikap tegas tersebut tetap konsisten sampai saat ini. Apalagi setelah Israel terus menyerang Gaza. Berdasar informasi yang dia terima, sudah ada sepuluh ribu korban jiwa sejak serangan awal bulan lalu. Sebagian di antara korban meninggal dunia tersebut merupakan anak-anak tidak berdosa.

”Dalam sehari ada 137 anak Palestina yang gugur, dalam satu jam terdapat lima sampai enam anak yang meninggal dunia,” sesalnya.

Komitmen Indonesia untuk mendukung dan membantu Rakyat Palestina ditegaskan kembali lewat aksi nyata dengan mengirimkan puluhan ton bantuan kemanusiaan. Diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat TNI, puluhan ton bantuan tersebut dijadwalkan sudah tiba di Mesir hari ini (6/11). Selanjutnya seluruh bantuan itu akan didistribusikan kepada rakyat Palestina di Gaza. Bersama ribuan santri Mahfud mendoakan agar rakyat Palestina mendapatkan perlindungan atas serangan Israel.

Selain itu, pemerintah melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau yang juga dikenal dengan Indonesian AID tengah menyiapkan bantuan kemanusiaan tahap kedua untuk Palestina. Bantuan itu diharapkan dapat dikirim pekan depan.

“Untuk bantuan kemanusiaan tahap kedua sudah kita alokasikan Rp 31,9 miliar atau
setara dengan 2 juta dolar AS (USD). Nantinya kita kirim dalam bentuk kebutuhan medis
berupa obat-obatan dan alat-alat kesehatan yang sekarang ini sangat dibutuhkan oleh warga Palestina, terutama di Jalur Gaza,” ujar Direktur Utama LDKPI Tormarbulang Lumbantobing.

Dukungan dari masyarakat internasional, termasuk dari Indonesia sangat dibutuhkan oleh negara tersebut akibat ketegangan Israel-Palestina yang kian memanas. Mengutip data yang dirilis OCHA, selain lebih dari 9.000 korban tewas, tercatat 22.911 warga di Gaza dan 2.281 warga di Tepi Barat mengalami luka-luka sehingga membutuhkan pertolongan medis secepatnya.

Lebih lanjut Tor Tobing menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan tahap kedua ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia membantu Palestina, sebagaimana disampaikan oleh Presiden saat melepas bantuan batch pertama, Sabtu (4/11) di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Indonesia telah mengirimkan 51,5 ton bantuan batch pertama yang berasal dari pemerintah, pelaku dunia usaha, lembaga swadaya, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

“Dukungan Indonesia tersebut merupakan representasi seluruh elemen bangsa,” imbuhnya.
Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri, dan juga masyarakat berkolaborasi apik menghimpun berbagai jenis bahan bantuan, ditambah lagi dengan bantuan tahap berikutnya yang tengah dipersiapkan oleh LDKPI.

Pemerintah Indonesia sendiri diketahui telah banyak berperan aktif dalam kerja sama pembangunan internasional, termasuk menaruh perhatian besar pada isu-isu kemanusiaan dan perdamaian.

“Dalam hal ini, APBN menjadi menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” jelasnya. (*)

93 Tim Pelajar SMP/MTs di Batam IKut Kompetisi Matematika

0
IMG 20231105 WA0122 e1699242473818
Kompetisi Matematika Tingkat Kota Batam (Kombat) yang digelar di SMP Negeri 43, Sabtu (4/11).

batampos – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP/MTs Kota Batam menggelar Kompetisi Matematika Tingkat Kota Batam (Kombat) di SMP Negeri 43, Sabtu (4/11). Sebanyak 93 tim yang berasal dari 69 sekolah SMP/ MTs berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengimplementasian Literasi dan Numerasi dan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2023 dan HUT PGRI ke-78. “Dengan harapan agar seluruh siswa SMP/MTs terlatih dalam menyelesaikan soal-soal terkait literasi dan Numerasi dan juga berani bersaing dalam kompetisi,” ujar Dewi Puspa Sari selaku Ketua MGMP Matematika SMP/MTs Kota Batam.

Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan rapor mutu satuan pendidikan yaitu Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang saat ini telah menggantikan Ujian Nasional (UN) sebagai tolak ukur dari keberhasilan belajar siswa.

Baca Juga: Ini Tiga Pelanggaran Ketertiban Umum yang Banyak Dilaporkan Warga Batam via Aplikasi Siap Garda

Awal kompetisi, setiap tim yang berjumlah tiga orang siswa tersebut berjuang memperoleh skor tertinggi dengan mengerjakan satu paket soal selama 100 menit. Selanjutnya 16 skor tertinggi langsung berlaga menuju babak 16 Besar dengan sistem cepat tepat.

Peserta yang lolos masuk babak 16 besar, telah mempersiapkan diri dengan baik. Terlihat dari keseruan saat lomba. Bel pun terdengar sahut menyahut. Mereka dengan antusias melahap soal demi soal yang diberikan oleh MC dengan benar.

Meski sudah mempersiapkan diri dengan baik, sebuah kompetisi tentunya menghasilkan pemenang. Memberikan hasil yang terbaik telah ditunjukan masing-masing tim. Tim dari SMP Maitreyawira salah satunya, saling kejar-kejaran perolehan poin tertinggi, bersama tim lainnya dari SMP Mondial 1, SMP Mondial 2 dan SMP Bodhi Dharma.

Baca Juga: Selidiki Indikasi Perjudian, Polisi Pantau Tempat Hiburan di Batam

Meski telah berusaha maksimal, tim SMP Maitreyawira akhirnya terhenti untuk bisa berlaga dibabak 8 besar dan mengakui keunggulan tim lainnya.

Juston Yansen Zhang, 14, mengaku tidak main-main dan belajar ektra dalam mempersiapkan lomba ini kendati pernah dua kali menjuarai olimpiade matematika dalam ajang Olimpiade Matematika Asia Tenggara (SEAMO) 2017 dan juga Factorial Math Olimpiade 2023.

“Tiap hari kami latihan,” ujar siswa kelas 9 SMP Mondial ini usai timnya berlaga di babak 16 besar. Hal itu dilakukan dengan latihan bersama rekan satu timnya.

Baca Juga: Pemilik Konter Ponsel Inisiasi Joki IMEI Dihukum 5 Bulan Penjara, Bea Cukai Batam Beri Tanggapan

Hal senada diungkapkan guru pendamping dari sekolah lain. “Selama dua minggu terakhir, setiap hari di sekolah mereka hanya fokus membahas soal-soal persiapan lomba,” ujar pendamping dan juga koordinator cerdas cermat di sebuah sekolah.

Faizal Hafiz Fadillah, Ketua Panitia, menjelasakan dalam kompetisi ini, MGMP bekerja sama dengan Bimbingan Belajar (Bimbel) Ruang Guru.”Kami menggandeng Bimbel ruang guru dalam pembuatan soal, pelaksanaan lomba hingga penilaian,” katanya.

Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Kombat berjalan sportif, mengingat MGMP Matematika merupakan kumpulan guru yang terdiri dari guru sekolah negeri dan swasta yang ada di Kota Batam. “Sekolah kami juga menurunkan tim, pastinya,” tegas dia. (*)

 

 

Reporter: Yashinta