Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 4437

Taman tanpa Lampu, saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Herman, Polisi akan Undang Pemko

0
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus

batampos– Satreskrim Polresta Tanjungpinang menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Almarhum Herman Ahmadsyah di taman Jalan Diponegoro Tanjungpinang, pekan depan.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu, mengatakan dalam rekontruksi kasus pembunuhan, tersangka inisial DN, pengacara dan kejaksaan akan dihadirkan.

“Kemungkinan Selasa pekan depan, kami jadwalkan,” katanya, Jumat (10/11).

Polresta Tanjungpinang, kata Heribertus, telah mengirimkan surat kepada keluarga korban untuk menyaksikan rekontruksi kasus pembunuhan.

“Kami juga mengundang pemerintah kota agar melihat kondisi di taman itu yang tanpa lampu penerang karena hilang dicuri,” jelas Heribertus.

BACA JUGA: Pembunuh Herman Terancam 15 Penjara

Sebelumnya diketahui, pelaku pembunuhan Almarhum Herman Ahmadsyah ditangkap polisi di Ruko di kawasan Batu Hitam Tanjungpinang, Minggu (5/11).

Pelaku pembunuhan inisial DN itu pun tak berkutik dan langsung digelandang Mapolresta Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini terungkap setelah sesosok mayat tanpa busana ditemukan di taman Jalan Diponegoro depan kantor Pajak Pratama Tanjungpinang, Selasa (31/10).

Korban adalah Almarhum Herman Ahmadsyah berusia 57 tahun warga Tanjungunggat Bukit Bestari Tanjungpinang. (*)

reporter: yusnadi

Mantan Direktur RSUD Tewas Terbakar di Batuaji

0
rumah kejadian
Polisi memasang garis polisi di rumah, tempat kejadian.

batampos – Te, mantan Direktur RSUD Sidingpuan ditemukan tewas terbakar di perumahan Genta I, Kecamatan, Batuaj, Sabtu (4/11).

Diduga, perempuan yang masih aktif sebagai PNS ini, tewas akibat dibunuh. Dugaan ini dari kepala korban yang berlumuran darah dalam bungkusan kantong plastik. Korban diduga dianiaya terlebih dahulu sebelum dibakar.

Wakapolsek Batuaji AKP Herman Kelly membenarkan kejadian ini dan sedang dalam penyelidikan.

“Iya, diduga korban pembunuhan. Sedang didalami, ” ujarnya.

Salah seorang warga tak jauh dari lokasi menyebutkan, bahwa Te adalah orang terkenal. Hal itu terlihat dari jejak digitalnya.

“Masak kalian tak tahu, coba cek saja facebooknya,” kata warga tak ingin disebutkan namanya.

Dari penelusuran batampos di media sosial, Te menyatakan pernah bekerja sebagai Direktur RSUD Padangsidempuan. Selain itu, juga pernah bekerja di Dinkes Padangsidempuan.

Atas kasus ini, polisi masih memburu terduga pelaku pembunuhan ini. Dari informasi didapar, banyak bukti petunjuk yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Lokasi kejadian di ruangan kamar tidur perumahan Pemda I, kelurahan Buliang. Jenazah korban ditemukan kerabat dan warga setempat yang curiga karena korban tak keluar rumah sejak sehari sebelumnya.

Polsek Batuaji yang melakukan olahraga TKP dan evaluasi jenazah korban mendapati kondisi korban dalam keadaan 90 persen hangus terbakar, dengan tubuh posisi telungkup di atas tempat tidur.

Korban menggunakan pakaian daster lengan panjang berwarna merah, celana dalam berwarna abu-abu gelap. Didapati kepala korban dibungkus menggunakan bungkusan plastik sampah berwarna hitam serta lumuran darah didalam kantong plastik tersebut.

Berdasarkan barang bukti yang ada polisi menganalisa bahwa pelaku berupaya membuat skenario bahwa korban meninggal karena musibah kebakaran. Ini berdasarkan barang bukti yang di jumpai di lokasi kejadian.

Barang bukti ini berupa tujuh tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram. Delapan botol bekas yang biasa dipakai untuk jualan pertalite eceran, serta sisa-sisa kayu kebakaran yang terhubung ke jenazah korban dan tabung gas. Diduga pelaku berusaha membakar ruangan bersama korban yang sudah meninggal karena penganiayaan tadi untuk menghilangkan jejak.

Reporter: EUSEBIUS SARA

Siap GARDA dan SI-IKAN Diluncurkan untuk Layani Warga Batam

0
IMG 20230413 WA0018 e1681443192905
Sekda Pemko Batam, Jefridin Hamid usai menghadiri rapat di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (13/4). F. Yulitavia

batampos-Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid di Batam, Rabu mengatakan dua OPD tersebut yaitu Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam (Satpol PP) dan Dinas Perikanan Kota Batam sudah melakukan menyempurnakan proyek perubahan layanan perizinan daerah.

Ia menjelaskan judul proyek perubahan yang dirancang oleh Kepala Satpol PP adalah Respons Cepat Pelaporan Masyarakat melalui Sistem Pelaporan Tindak Pidana Ringan Pelanggaran perda/perkada Kota Batam dengan aplikasi “Siap GARDA”.

“Melalui pelatihan kepemimpinan nasional ini semakin memotivasi para perangkat daerah untuk berkreasi dan berinovasi demi mendukung terwujudnya visi misi Pemerintah Kota Batam. Jadi, ide yang didorong ini sangat implementatif dan sangat memberikan dorongan positif kepada Pemerintah Daerah Kota Batam. Dalam merespons pelanggaran pidana ringan perkada/perda. Begitu juga dalam pemberdayaan pelaku usaha perikanan akan dikelola secara baik melalui sistem integrasi kegiatan dan bantuan perikanan di Kota Batam,” kata Jefridin.

Ia menyampaikan beberapa waktu lalu Satpol PP telah meluncurkan aplikasi Siap GARDA, dimana dengan melalui aplikasi ini masyarakat dapat melaporkan langsung jika melihat tindak pidana ringan (tipiring).

BACA JUGA: Baru Diluncurkan, Warga Langsung Laporkan Pelanggaran Ketertiban Umum lewat Aplikasi Siap Garda

Kata Jefridin, dari keseluruhan jumlah perda sebanyak 39 perda di Pemkot Batam yang memuat sanksi ada 11 perda yang ditangani oleh Satpol PP dalam penyelenggaraan tipiring.

“Aplikasi hadir sebagai kanal aspirasi dan pengaduan berbasis online bagi masyarakat yang memiliki keluhan mengenai pelanggaran atas ketentraman dan ketertiban umum. Serta pelayanan publik di Kota Batam yang terintegrasi yang sangat mudah digunakan,” ujar Jefridin.

Sementara itu, judul proyek perubahan yang telah dirancang oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Batam adalah Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan melalui Sistem Integrasi Kegiatan dan Bantuan Perikanan (Perlakuan Si-Ikan).

“Melalui proyek perubahan yang diusulkan, diharapkan pola pembinaan dan pemberdayaan pelaku usaha perikanan di Kota Batam tertata lebih rapi. Terwujudnya data perikanan dan pelaku usaha perikanan yang terintegrasi, terwujudnya sistem informasi yang terintegrasi, serta adanya kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan aplikasi SI-IKAN,” kata Jefridin. (*)

reporter: antara

Siap GARDA dan SI-IKAN Diluncurkan untuk Layani Warga Batam

0
IMG 20230413 WA0018 e1681443192905
Sekda Pemko Batam, Jefridin Hamid usai menghadiri rapat di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (13/4). F. Yulitavia

batampos-Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid di Batam, Rabu mengatakan dua OPD tersebut yaitu Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam (Satpol PP) dan Dinas Perikanan Kota Batam sudah melakukan menyempurnakan proyek perubahan layanan perizinan daerah.

Ia menjelaskan judul proyek perubahan yang dirancang oleh Kepala Satpol PP adalah Respons Cepat Pelaporan Masyarakat melalui Sistem Pelaporan Tindak Pidana Ringan Pelanggaran perda/perkada Kota Batam dengan aplikasi “Siap GARDA”.

“Melalui pelatihan kepemimpinan nasional ini semakin memotivasi para perangkat daerah untuk berkreasi dan berinovasi demi mendukung terwujudnya visi misi Pemerintah Kota Batam. Jadi, ide yang didorong ini sangat implementatif dan sangat memberikan dorongan positif kepada Pemerintah Daerah Kota Batam. Dalam merespons pelanggaran pidana ringan perkada/perda. Begitu juga dalam pemberdayaan pelaku usaha perikanan akan dikelola secara baik melalui sistem integrasi kegiatan dan bantuan perikanan di Kota Batam,” kata Jefridin.

Ia menyampaikan beberapa waktu lalu Satpol PP telah meluncurkan aplikasi Siap GARDA, dimana dengan melalui aplikasi ini masyarakat dapat melaporkan langsung jika melihat tindak pidana ringan (tipiring).

BACA JUGA: Baru Diluncurkan, Warga Langsung Laporkan Pelanggaran Ketertiban Umum lewat Aplikasi Siap Garda

Kata Jefridin, dari keseluruhan jumlah perda sebanyak 39 perda di Pemkot Batam yang memuat sanksi ada 11 perda yang ditangani oleh Satpol PP dalam penyelenggaraan tipiring.

“Aplikasi hadir sebagai kanal aspirasi dan pengaduan berbasis online bagi masyarakat yang memiliki keluhan mengenai pelanggaran atas ketentraman dan ketertiban umum. Serta pelayanan publik di Kota Batam yang terintegrasi yang sangat mudah digunakan,” ujar Jefridin.

Sementara itu, judul proyek perubahan yang telah dirancang oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Batam adalah Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan melalui Sistem Integrasi Kegiatan dan Bantuan Perikanan (Perlakuan Si-Ikan).

“Melalui proyek perubahan yang diusulkan, diharapkan pola pembinaan dan pemberdayaan pelaku usaha perikanan di Kota Batam tertata lebih rapi. Terwujudnya data perikanan dan pelaku usaha perikanan yang terintegrasi, terwujudnya sistem informasi yang terintegrasi, serta adanya kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan aplikasi SI-IKAN,” kata Jefridin. (*)

reporter: antara

Peringatan Hari Pahlawan, Lanal Salurkan Bantuan Untuk Keluarga Kurang Mampu

0
Personil Lanal Karimun saat menyalurkan bantuan

batampos-Empat Pos Lanal Tanjungbalai Karimun, yakni Posal yang Kelurahan Sungai Lakam Barat, Posal Leho, Posal Moro dan Posal Takong Hiu, Jumat (10/11) menyalurkan bantuan untuk keluarga tidak mampu. Hal ini bertepatan dengan Hari Pahlawan.

”Sesuai dengan tema Hari Pahlawan tahun ini, yakni Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan. Untuk itu, salah satu bentuk memerangi kemiskinan dan kepedulian TNI AL kita menyalurkan bantuan untuk 8 kepala keluarga kurang mampu,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa.

BACA JUGA: Kendalikan Pencemaran Lingkungan, Lanal Bintan Bersihkan Sungai di Desa Lancang Kuning

Penyaluran bantuan bertepatan dengan Hari Pahlawan ini, katanya sesuai dengan keberadaan setiap Posal. Seperti untuk Posal Moro menyalurkan ke warga kurang mampu di sana. Kecuali Posal Takong Hiu yang ada di perbatasan menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang ada di daratan Pasir Panjang. Karena, di Pulau Takong Hiu tidak ada warga umum. Hanya petugas yang menjaga wilayah perbatasan.

”Momentum Hari Pahlawan tahun ini tentu saja kita jadkan sebagai melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan dengan korban nyawa para pahlawan. Khususnya, memperjuangkan masa depan yang lebih baik. Baik secara intelektual mau pun ekonomi,” paparnya.

Dikatakannya, personil yang ditugaskan di setiap Posal sebenarnya setiap Jumat menyalurkan bantuan untuk masyarakat. Dan, ini sudah berjalan selama dua tahun. Hal ini dilakukan sebagai wujud bhakti Lanal Tanjungbalai Karimun. (*)

reporter: sandi

Batam Terbaik Pasar Tertib Ukur se-Indonesia

0
unnamed 7 e1699629809173
Penghargaan yang diterima Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, didamping Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau.

batampos– Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam meraih Penghargaan Pasar Tertib Ukur Terbaik Regional 1. Prestasi Kota Batam itu diberikan melalui acara “Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen” oleh Kementrian Perdagangan RI 2023″ di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Jumat (10/11).

Penghargaan itu diberikan dalam rangka memberikan apresiasi kepada Pemda yang memiliki komitmen dalam perlindungan konsumen. Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyerahkan penghargaan itu kepada Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, didamping Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan Batam mendapat nilai terbaik setelah Jakarta diurutan ke 2, kemudian nomor 3 Banjarmasin dan terbaik 4 Kabupaten Wajo. Penghargaan itu tentunya menjadi hadiah untuk Disperindag menjelang akhir tahun.

“Alhamdulillah bahagia sekali, Batam menjadi yang terbaik dalam hal pasar tertib ukur. Dan ini penghargaan pertama dalam kategori pasar tertib ukur,” ujar Gustian .

BACA JUGA: BP Batam Raih 5 Penghargaan dalam KPKNL Batam Stakeholders Award 2023

Dikatakan Gustian, penilaian terbaik itu diberikan untuk 10 pasar yang ada di Kota Batam, diantaranya pasar Botania 1, pasar Botania 2, Pasar Cik Puan, Pasar Ciptapuri, Pasar Fanindo, Pasar Tibancenter, Pasar Viktoria, Pasar Pasir Putih, Pasar PenuinCenter , Pasar Seiharapan. Atas penghargaan itu, Gustian berjanji untuk pasar di Batam bisa lebih banyak mendapat nilai terbaik.

“Tugas kedepannya, menjadikan seluruh pasar di Batam terbaik. Dari 45 pasar, 10 pasar sudah mendapat nilai terbaik,” jelas Gustian.

Menurut dia, kategori penilaian diantaranya adalah wajib melakukan ukuran timbangan secara berkala, pembinaan dan penyuluhan, adanya pendataan dan monitoring, adanya pengawasan rutin, tera ulang timbangan setiap tahun. Menyediakan timbangan pembanding.

“Dengan adanya penghargaan di 10 pasar itu, artinya meningkatkan kepercayaan kepada konsumen untuk berbelanja disana. Saya juga berpesan agar pasar-pasar tersebut tetap mempertahankan kualitas mereka, kalau bisa lebih meningkat,” sebut Gustian. (*)

reporter: yashinta

Batam Terbaik Pasar Tertib Ukur se-Indonesia

0
unnamed 7 e1699629809173
Penghargaan yang diterima Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, didamping Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau.

batampos– Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam meraih Penghargaan Pasar Tertib Ukur Terbaik Regional 1. Prestasi Kota Batam itu diberikan melalui acara “Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen” oleh Kementrian Perdagangan RI 2023″ di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Jumat (10/11).

Penghargaan itu diberikan dalam rangka memberikan apresiasi kepada Pemda yang memiliki komitmen dalam perlindungan konsumen. Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyerahkan penghargaan itu kepada Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, didamping Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan Batam mendapat nilai terbaik setelah Jakarta diurutan ke 2, kemudian nomor 3 Banjarmasin dan terbaik 4 Kabupaten Wajo. Penghargaan itu tentunya menjadi hadiah untuk Disperindag menjelang akhir tahun.

“Alhamdulillah bahagia sekali, Batam menjadi yang terbaik dalam hal pasar tertib ukur. Dan ini penghargaan pertama dalam kategori pasar tertib ukur,” ujar Gustian .

BACA JUGA: BP Batam Raih 5 Penghargaan dalam KPKNL Batam Stakeholders Award 2023

Dikatakan Gustian, penilaian terbaik itu diberikan untuk 10 pasar yang ada di Kota Batam, diantaranya pasar Botania 1, pasar Botania 2, Pasar Cik Puan, Pasar Ciptapuri, Pasar Fanindo, Pasar Tibancenter, Pasar Viktoria, Pasar Pasir Putih, Pasar PenuinCenter , Pasar Seiharapan. Atas penghargaan itu, Gustian berjanji untuk pasar di Batam bisa lebih banyak mendapat nilai terbaik.

“Tugas kedepannya, menjadikan seluruh pasar di Batam terbaik. Dari 45 pasar, 10 pasar sudah mendapat nilai terbaik,” jelas Gustian.

Menurut dia, kategori penilaian diantaranya adalah wajib melakukan ukuran timbangan secara berkala, pembinaan dan penyuluhan, adanya pendataan dan monitoring, adanya pengawasan rutin, tera ulang timbangan setiap tahun. Menyediakan timbangan pembanding.

“Dengan adanya penghargaan di 10 pasar itu, artinya meningkatkan kepercayaan kepada konsumen untuk berbelanja disana. Saya juga berpesan agar pasar-pasar tersebut tetap mempertahankan kualitas mereka, kalau bisa lebih meningkat,” sebut Gustian. (*)

reporter: yashinta

Terpilih Secara Aklamasi, Ketua PINTI Kepri dan Batam Siap Melanjutkan Program Sosial Kepada Masyarakat

0

batampos – Ketua Pinti Kepri, Siat Khim dan ketua Pinti Batam, Kimanawati Mutanto, masing-masing kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin untuk 5 tahun kedepan.

pinti kepriPengurus Perempuan Indonesia Tionghoa(Pinti) Kepri dan Batam kembali laksanakan musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih pengurus inti untuk periode 2023-2027. Musda dan muscab ini dilakukan serentak di hotel Aston, Pelita, Kamis (9/11) malam.

Hadir pada acara Musda/Muscab ini adalah dr.Metta Agustina, Ketua PINTI Pusat; Lisa Tanjung, Penasehat PINTI Pusat; dan Lindawaty, Humas PINTI Pusat.

Usai musda dan muscab, ketua-ketua terpilihnya ini langsung dilantik. Ketua Pinti Kepri dilantik oleh Ketua Pinti Pusat dr. Metta Agustina dan ketua Pinti cabang Batam dilantik oleh Ketua Pinti Kepri terpilih.

Sebelum pelantikan, masing-masing pengurus terlebih dahulu membacakan sumpah dan janji untuk menjalankan organisasi kewanitaan itu, dengan baik dan sepenuh hati sebagai organisasi sosial.

“Kami bersedia mengibarkan bendera Pinti untuk menjalankan seluruh program sosial yang ada,” ujar para pengurus yang dilantik secara serentak.

Ketua Pinti Pusat dr. Metta Agustina dalam arahannya menyambut baik pelantikan tersebut. Pinti yang merupakan organisasi sosial dari perkumpulan kaum perempuan itu, hendaknya dijalankan dengan baik di Kepri ataupun Batam.M asyarakat Kepri dan Batam masih cukup banyak yang membutuhkan bantuan ataupun sentuhan sosial dari organisasi sosial seperti ini.

“Ini yang terpilih adalah Ketua -Ketua sebelumnya. Hendaknya bisa lebih baik lagi kedepan. Apa yang belum tuntas dituntaskan dan terus berkerja untuk membantu sesama masyarakat, ” harap Metta.

Ketua Pinti Kepri dan Batam yang baru dilantik sepakat untuk bekerja dan menjalankan organisasi perempuan itu lebih baik lagi kedepannya.

“Intinya kami akan laksanakan semua rencana ataupun program kerja yang sudah dibuat,” jelasnya.

Ketua Panitia acara Yati menyebutkan, kegiatan musda dan muscab ini melibatkan seluruh anggota Pinti baik di daerah ataupun cabang. Kesepakatan bersama untuk memilih Ketua lama sebagai Ketua baru diharapakan mampu melanjutkan program kerja yang sudah ada.ucapan terima kasih ketua panitia kepada seluruh panitia yang bekerja keras sehingga acara bisa berjalan lancar. (*)

Diduga Dibunuh, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Genta I, Batuaji

0

batampos – Seorang wanita di perumahan Genta I, Kecamatan, Batuaji  ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (4/11) lalu. Sekujur tubuhnya terbakar dan kepalanya berlumuran darah dalam bungkusan kantong plastik. Perempuan itu nampaknya dianiaya terlebih dahulu sebelum dibakar.

rumah kejadian
Polisi memasang garis polisi di rumah, tempat kejadian.

Jenazah korban ditemukan kerabat dan warga setempat yang curiga karena korban tak keluar rumah sejak sehari sebelumnya.

Polsek Batuaji yang melakukan olahraga Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevaluasi jenazah. Kondisi korban dalam keadaan 90 persen hangus terbakar. Tubuhnya dalam posisi telungkup di atas dipan tanpa kasur.

Kasur itu didapati berada di sebelah kanan tubuh korban dengan posisi vertikal tersandar di dinding kamar.

Korban menggunakan pakaian daster lengan panjang berwarna merah, celana dalam berwarna abu-abu.

Kepala ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik sampah berwarna hitam. Saat dibuka, lumuran menetes di dalam kantong plastik itu.

Berdasarkan fakta kionbbdisi korban, Polisi menganalisis, pelaku berupaya membuat skenario korban meninggal karena musibah kebakaran.

Barang bukti di lapangan merujuk ke sana.

Barang bukti ini berupa tujuh tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram. Delapan botol bekas yang biasa dipakai untuk jualan pertalite eceran serta sisa-sisa kayu kebakaran yang terhubung ke jenazah korban dan tabung gas. Diduga pelaku berusaha membakar kamar bersama korban yang sudah meninggal karena penganiayaan tadi untuk menghilangkan jejak.

Korban selama ini tinggal bersama suaminya, namun saat korban ditemukan meninggal sang suami sedang berada di luar Batam untuk bekerja. Polisi masih terus mendalami kasus ini dan terduga pelaku sedang diburu.

Wakapolsek Batuaji AKP Herman Kelly membenarkan kejadian ini dan sedang dalam penyelidikan.

“Iya, diduga korban pembunuhan. Sedang didalami, ” ujarnya.

Informasi yang beredar, polisi tengah memburu terduga pelaku pembunuhan ini sebab, banyak bukti petunjuk yang ditinggalkan di lokasi kejadian. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

 

Pelaku Industri Kecil Dilatih Promosi dan Pemasaran Produk

0
Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Natuna Basri saat memakaikan tanda pengenal kepada peserta pelatihan. (ANTARA/Muhamad Nurman)

batampos – Pelaku industri kecil dan menengah di Natuna dilatih cara promosi dan pemasaran produk secara digital. Pelatihan dibuka langsung oleh Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Natuna Basri di salah satu Hotel di Kecamatan Bunguran Timur, Jumat.

Basri dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini perlu dilakukan agar para pelaku usaha bisa memanfaatkan pasar yang lebih luas. Dengan demikian penjualan produk dari para pelaku akan meningkat.

Kondisi tersebut akan memberikan dampak positif sebab akan meningkatkan pasar pelaku IKM dan ekonomi daerah.

Oleh karenanya, dia berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal agar hasil yang didapat optimal.

“IKM adalah bagian terpenting dari ekonomi negara ini,” ucap dia.

Sementara Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Makro (Disperindagkopum) Natuna Abdul Karim dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan adalah untuk mendorong para pelaku IKM memanfaatkan teknologi dalam melakukan pemasaran produk.

BACA JUGA: 300 UMKM di Tanjungpinang Dilatih Digital Marketing

“Dapat memanfaatkan platform daring sebagai media pemasaran, guna memperluas jangkauan produk,” ucap dia.

Adapun peserta yang mengikut pelatihan tersebut sebanyak 30 orang yang merupakan pelaku IKM yang aktif menjual produk dan di bawah binaan Disperindagkopum Natuna.

Untuk sumber anggaran dari kegiatan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kementerian Perdagangan.

“Kegiatan ini selama empat hari pada 10-13 November 2023 di Kecamatan Bunguran Timur,” ujar dia. (*)

reporter: antara