Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4482

Harga Gula Naik Lagi, Gula Kemasan Premium Sulit Dijumpai

0
Gula Dalil Harahap 2 e1695226208169
Seorang penjual menunjukkan gula curah yang dijual Rp 14 ribu per kilogram, Rabu (20/9). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Harga gula pasir di pasaran Batam kembali naik. Kali ini harga gula pasir curah paling murah dijual Rp 16.000, naik Rp 500 dibanding harga sebelumnya Rp 15.500.

Tak hanya naik, gula pasir kemasan premium juga susah dijumpai di pasaran. Dimana sebelumnya, harga gula kemasan ini masih dijual Rp 14.500 di retail modern. Namun beberapa hari terakhir, keberadaan gula kemasan di retail modern susah di dapat.

“Gula habis, belum tahu datangnya kapan,” ujar salah satu karyawan retail modern, Jumat (1/12).

Disinggung harga gula pasir kemasan, menurut dia memang ada kenaikan. Dari yang sebelumnya Rp 14.500, naik menjadi Rp 16.000.

BACA JUGA: Harga Gula Naik Lagi di Batam

“Untuk stok baru nanti, kami tak tahu harganya berapa,” jelas karyawan itu.

Tak hanya di retail modern, di beberapa swalayan gula pasir kemasan juga tak terlihat. Hanya ada gula pasir curah kiloan yang memang mengalami kenaikan harga.

“Untuk naik harga baru semingguan ini,” ujar Cindi karyawan swalayan

Bahkan di beberapa swalayan lainnya, harga gula curah dijual hingga Rp 17.000. Kenaikan harga gula ini cukup membuat warga bertanya -tanya, apalagi keberadaan gula pasir kemasan tidak ada.

“Gula sudah naik Rp 17 ribu per kg, tapi anehnya gula kemasan susah dicari,” ujar Icha, warga Nongsa.

Sementara, Ketua Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto belum terkonfirmasi terkait naiknya harga gula pasir, dan gula kemasan yang langka di pasaran. (*)

reporter: yashinta

Israel kembali Serang Jalur Gaza

0
Arsip – Petugas medis membawa korban serangan Israel ke sebuah rumah sakit di Gaza. (ANTARA/Anadolu Agency/am)

batampos– Setelah jeda kemanusiaan, Israel kembali menyerang jalur Gaza.
Seorang pejabat PBB menyatakan “harapan sirna” setelah serangan udara Israel yang menghantam Khan Younis di Jalur Gaza pada Jumat, menyusul berakhirnya jeda kemanusiaan selama sepekan.

“Sepekan ini menunjukkan kepada kita apa yang dapat terjadi ketika senjata berhenti ditembakkan. Situasi di Khan Younis hari ini adalah pengingat yang mengejutkan ketika senjata kembali diletuskan,” kata Martin Griffiths, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, dalam pernyataan.

Dia mengatakan selama jeda kemanusiaan, para sandera dibebaskan dan orang-orang sakit mendapatkan perawatan. Jumlah bantuan yang masuk dan melintasi Gaza juga meningkat selama tujuh hari terakhir.

BACA JUGA: Retno Pertegas Larangan Kibarkan Bendera dan Kumandangkan Lagu Kebangsaan Israel Lewat Aturan

“Hari ini, hanya dalam waktu beberapa jam, banyak orang dilaporkan tewas dan luka-luka. Orang-orang diminta untuk mengungsi, sekali lagi,” kata dia.

“Hampir dua bulan perang berkecamuk, anak-anak, wanita dan pria di Gaza berada dalam ketakutan. Tidak ada tempat aman untuk menyelamatkan diri. Mereka hidup di tengah penyakit, kerusakan dan kematian. Ini tidak dapat diterima.” lanjut Griffiths.

Dia menekankan kembali perlunya gencatan senjata kemanusiaan dan pembebasan para sandera yang tersisa.

“Kita harus menghentikan perang ini,” kata dia.

Setelah jeda kemanusiaan berakhir, militer Israel kembali menyerang Jalur Gaza pada Jumat yang menimbulkan ratusan korban warga Palestina.

Sebanyak 109 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka setelah Israel kembali menyerang beberapa daerah di Jalur Gaza setelah jeda berakhir, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza. (*)

reporter: antara

Banjir Bandang di Hubang Hasundutan, 12 Warga Hilang

0
Sejumlah anggota tim gabungan sedang melakukan pencarian terhadap 12 orang yang hilang dalam bencana banjir bandang yang melanda Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (1/12/2023) malam. (ANTARA/HO-BNPB)

batampos– Hujan deras menyebabkan banjir bandang di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (1/12) malam. Dalam peristiwa itu, diketahui ada 12 orang hilang.

Laporan yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), petaka itu terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Humbang Hasundutan dalam periode yang cukup lama.

“Hal itu kemudian memicu terjadinya banjir bandang yang membawa bongkahan batu berukuran besar dan puing berupa batang pohon serta ranting berikut air bah bercampur lumpur,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (2/12).

BACA JUGA: Hujan Masih Akan Mengguyur Batam, Waspada Banjir

Abdul mengatakan peristiwa tersebut turut menyebabkan kerugian materil sebanyak 12 rumah rusak berat termasuk satu rumah ibadah dan satu penginapan. Selain itu satu sekolah dasar turut terdampak dan lahan pertanian seluas kurang lebih lima hektare turut terendam banjir.

Sebagai upaya penanganan darurat, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan segera turun ke lapangan untuk berkoordinasi dengan lintas instansi terkait, melakukan kaji cepat dan upaya pencarian serta pertolongan.

Dalam upaya pencarian dan pertolongan, anggota BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan bersama tim gabungan menurunkan alat berat jenis ekskavator, mobil pemadam kebakaran, dan ambulans guna memudahkan proses pencarian, pertolongan, dan pembersihan material.

“BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan juga berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional untuk percepatan operasi pencarian dan penyelamatan korban,” ujar Abdul.

Untuk diketahui, saat ini tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan. Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan dasar para warga terdampak juga terus dilakukan, salah satunya melalui pendirian dapur umum guna memenuhi kebutuhan dasar permakanan bagi warga terdampak maupun seluruh tim yang bertugas dalam penanganan darurat.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca yang menyatakan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan hingga Senin (4/12).

Menyikapi hasil prakiraan cuaca tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah untuk melakukan upaya mitigasi yang meliputi pemantauan kondisi tebing hingga hulu sungai, pembersihan sampah maupun material lain yang dapat menyumbat aliran air, monitoring kondisi tanggul, jalan dan jembatan hingga pemantauan debit air saat terjadi hujan secara berkala.

Di samping itu, bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai dan tebing agar melakukan evakuasi mandiri sementara jika terjadi hujan menerus dengan intesitas tinggi selama lebih dari satu jam. Masyarakat juga diharapkan agar selalu memperhatikan kondisi debit sungai dan menghindari lereng curam yang minim vegetasi. (*)

reporter: antara

Gubkepri Ansar dan Wagub Marlin Gabung ke TKD Prabowo-Gibran di Kepri

0
Dokumen nama nama Tim kampanye daerah  Prabowo-Gibran untuk Kepri yang beredar di grup grup WA warga

batampos– Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina masih jadi tim kampanye daerah (TKD) Prabowo- Gibran di Provinsi Kepri. Padahal seperti diketahui, Marlin saat Pilgub lalu didukung oleh partai Nasdem.

Ketua DPW Partai NasDem Kepri, Muhammad Rudi enggan mengomentari masuknya Wakil Gubernur Marlin Agustina sebagai tim kampanye daerah (TKD) Prabowo- Gibran di Provinsi Kepri.

“Saya tak mau komentar soal politik,” singkatnya saat dijumpai di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (1/12).

Rudi irit bicara terkait kabar masuknya Marlin yang selama ini diketahui merupakan kader dari Partai NasDem Kepri.

Selain Marlin, dari dokumen yang beredar di grup grup Wa warga, dalam TKD Prabowo-Gibran dengan slogan koalisi Indonesia Maju ada juga nama Gubkepri Ansar Ahmad.

Seperti diketahui, Marlin Agustina Rudi diusung oleh Partai Nasdem untuk maju di Pilgub 2019 lalu mendamping Ansar Ahmad.

“Saya sudah bilang tadi, kalau saya tak mau berbicara mengenai politik,” ulangnya lagi.

Masuknya Marlin dalam TKD Prabowo Gibran sudah ramai menjadi pembicaraan. Kehadiran Marlin dinilai menjadi vitamin baru dalam penguatan TKD Prabowo Gibran di Kepri.

Juru Bicara TKD Prabowo Gibran di Kepri, Arifudin Jalil mengatakan Partai Gerindra sangat terbuka dengan siapapun yang ingin memenangkan Prabowo dan Gibran di Kepri, termasuk Wagub Marlin Agustina, yang notabene merupakan tokoh di Kepri.

Pria yang akrab disapa Arjal ini mengaku bersyukur bergabungnya Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi dalam tim.

“Kami dari tim Prabowo-Gibran sangat senang, Ibu wagub Kepri sebagai salah satu tokoh yang terlibat di kepri dan juga Pak gub sebagai politisi senior di partai golkar. Ini aka menjadi kekuatan untuk memenangkan Prabowo Gibran di Kepri,” sebutnya, Jumat (1/12).

Kehadiran Marlin ini juga menjadi kekuatan tambahan yang berfungsi untuk menguatkan tim dalam melakukan kampanye ke bawah.

BACA JUGA: James S Sibarani Nakhodai Prawiro IGMP Kepri, Siap Menangkan Prabowo-Gibran

“Saya kira ini sangat luar biasa dengan kesungguhan beliau bergabung dengan kita untuk memenangkan prabowo satu putaran ini, ini sangat luar biasa,” katanya.

Nama Wagub Marlin masuk dalam TKD Prabowo Gibran. Hal ini diketahui dari beredarnya nama-nama para anggota TKD melalui platform aplikasi pesan singkat sejak beberapa hari lalu.

Dalam informasi tersebut, nama Marlin Agustina Rudi diamanahi jabatan sebagai penasehat dalam TKD Prabowo Gibran di Kepri.

Meski belum diketahui sampai saat ini status Marlin Agustina Rudi dalam Partai Nasdem Kepri. (*)

reporter: yulitavia

Masalah Parkir di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban Belum Tertanggani Maksimal

0
Kadis Perhubungan Bintan, M Insan Amin. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Masalah parkir di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, belum tertanggani maksimal.

Minimnya ruang parkir membuat banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Masalah parkir di Tanjunguban bisa dibilang crowded (penuh sesak),” kata Kadis Perhubungan Bintan, M Insan Amin ditemui di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Jumat (1/12/2023).

Untuk mengatasinya, kata dia, Dishub Kabupaten Bintan sedang menjajaki kerja sama dengan pemilik lahan di sekita pelabuhan untuk pemanfaatan ruang parkir.

BACA JUGA: Dishub Karimun Perjuangkan Tarik Retribusi Parkir Via Perpanjang STNK

“Luasnya beberapa ratus meter. Mereka bersedia lahannya digunakan untuk ruang parkir, mungkin nanti sistemnya bagi hasil,” kata dia.

Terkait hal ini, kata dia, masih ditindaklanjuti.

“Mudah-mudah berhasil, setidaknya membantu masalah parkir meskipun tidak mengurangi crowded kendaraan yang parkir,” kata dia.

Dia juga mengatakan, target pendapatan dari retribusi parkir di Bintan setiap tahun akan terus meningkat. Tahun ini, target pendapatan dari rertibusi parkir di Kabupaten Bintan sekira Rp 130 juta.

“Pendapatan dari retribusi parkir sudah mencapai 90 persen, apalagi sudah ada penambahan titik parkir di Toapaya dan Gunung Kijang,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Mantan Polisi Amerika Ditikam 22 Kali di Penjara

0
ilustrasi penjara

batampos– Masih ingatkah Anda dengan kasus polisi Amerika yakni Derek Chauvin, pelaku pembunuhan George Floyd.
Saat menjalani hukuman hukuman 22,5 tahun di penjara, mantan polisi ini ditikam 22 kali oleh sesama narapidana di penjara federal Tucson, Arizona, Amerika Serikat, menurut dokumen pengadilan yang dirilis pada Jumat.

Para penyelidik mengatakan serangan itu terjadi pada 24 November. Chauvin (47) ditikam John Turscak (52) dengan pisau rakitan di perpustakaan hukum penjara.

Menurut tuntutan pidana, Kantor Kejaksaan AS mendakwa Turscak dengan percobaan pembunuhan, penyerangan dengan niat untuk melakukan pembunuhan, penyerangan dengan senjata berbahaya, dan penyerangan yang mengakibatkan cedera tubuh yang serius.

BACA JUGA: Derek Chauvin, Pelaku Pembunuhan George Floyid Divonis 21 Tahun Penjara

Menurut para pejabat, Turscak mengaku hampir membunuh Chauvin jika petugas lembaga pemasyarakatan tidak segera menangani insiden itu.

Chauvin adalah satu dari empat mantan petugas polisi Minneapolis yang dihukum atas pembunuhan Floyd pada Mei 2020 di Negara Bagian Minnesota. Chauvin berlutut di leher Floyd selama hampir 10 menit hingga korban tewas.

Pengacara Chauvin, Greg Erickson, mengatakan kepada stasiun televisi WCCO bahwa keluarga Chauvin sangat kecewa dengan insiden serangan itu.

Erickson juga mengatakan tidak mengejutkan jika seseorang akan mengincar Chauvin karena dia dipidana dalam kasus yang mendapat banyak sorotan.

Para pejabat belum dapat memastikan apakah Chauvin akan dipindahkan ke penjara federal lain setelah penikaman tersebut. (*)

reporter: antara

Sogogo Kunjungi dan Beri Bantuan di 5 Panti Asuhan

0
unnamed 1 e1701440933646
komunitas sogogo saat berbagi dengan anak anak panti asuhan

batampos– Komunitas anak muda berbagai, Sogogo hadir di Batam untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama anak-anak yang kurang beruntung. Kali ini, komunitas Sogogo akan memberi bantuan ke lima panti asuhan yang ada di Batam.

Ketua Komunitas Sogogo Berbagi Indonesia, Vicky Stanly mengatakan Sogogo, merupakan komunitas sosial yang sudah di tiga negara, Vietnam, Phipina dan Indonesia. Di Indonesia, Sogogo telah hadir membantu masyarakat di 15 propinsi, seperti
Sumatra Utara, Aceh, Sumaterabarat. Sumatra Selatan, Lampung, Jakarta, Banten, Jawabarat, Jawat Timur, Kalimantan hingga Kepri.

“Untuk Kepri, kami baru hadir di Batam. Kenapa memilih Batam, karena menurut informasi di Batam masih banyak anak-anak kurang beruntung. Untuk di Batam baru ada 6volunteer,” ujar Vicky.

BACA JUGA: Panti Asuhan di Batam Dapat Bansos Rp 25 Juta, Karang Taruna Rp 100 Juta

Perjalan Komunitas Sogogo di Batam memang belum lama. Namun mereka sudah memberi bantuan ke sejumlah anak di Kecamatan Belakangpadang.

“Untuk agenda selanjutnya, ada lima panti asuhan yang akan kami singgahi, yakni daerah KDA, Megalegenda dan 3 di Batuaji. Bantuan yang kami ber berupa sembako dan makanan ringan untuk anak-anak,” jelasnya.

Menurut Vicky, Komunitas Sogogo Berbagi adalah komunitas sosial yang berdiri secara mandiri. Semua bantuan yang diberikan kepada orang yang membutuhkan, 100 persen berasal dari para anggota.

“Kami memberi bantuan tanpa donatur. Karena itu, kami juga mengajak anak-anak muda yang ada di Kepri, khususnya Batam untuk bergabung bersama Komunitas Sogogo berbagi. Ayok sama-sama peduli terhadap mereka yang membutuhkan,” pungkas Vicky.(*)

reporter: yashinta

Air Mati, Warga Terpaksa Beli Air Galon

0
Air Mati Dalil Harahapp 333
Warga menampung air untuk kebutuhan sehari-hari. F.Dalil Harahap

batampos– Gangguan suplai air bersih di Perumahan Putra Kelana Jaya (PKJ) Bengkong dikeluhkan warga setempat.

Pasalnya, sudah tiga hari air bersih tidak mengalir ke permukiman warga. Terganggunya suplai air ini menyebabkan pengeluaran warga membengkak, karena harus membeli air bersih.

Warga bahkan harus mengeluarkan biaya lebih, untuk membeli air galon, agar aktivitas keluarga bisa terus berjalan. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli air untuk memenuhi kebutuhan satu hari sudah melebihi pengeluaran satu bulan.

“Pagi ini udah hari ketiga air mati. Kemarin. Beli air 10 galon sudah. Satu galon Rp6 ribu, kalau terus begini bisa membengkak pengeluaran, hanya karena kerusakan pipa lama ditangani,” keluh salah seorang warga PKJ, Nurhalimah, Sabtu (2/12).

BACA JUGA: Dua Hari Air Mati Total, Warga Mengeluh

Ia menceritakan juga harus antre menunggu tukang air galon melewati komplek perumahannya. Karena banyaknya permintaan air galon selama mati air ini.

“Tadi malam tukang galonnya baru ke komplek pukul 22.00 WIB malam. Jadi saya beli lima untuk persediaan pagi ini. Untung waktu hujan sempat nampung air, jadi ada sisa stok di penampungan untuk bebersih seperti piring,” terangnya.

Menurutnya sejak ada pengerjaan jalan, banyak sekali saluran pipa yang terdampak kerusakan. Perempuan yang berprofesi sebagai sales ini kerap melihat kebocoran pipa di sela- sela pengerjaan jalan.

“Kalau pas di jalanan sering lihat memang ada cipratan air menyembur dari pipa. Posisinya pas di samping pengerjaan jalan, karena ada alat beratnya. Jadi sangat disayangkan perbaikan jalan turut menyebabkan kerusakan pipa terus menerus. Akibatnya kami yang terdampak,” ungkapnya.

BACA JUGA: Empat Hari Air Mati Total, Warga Citra Batam Terpaksa Tampung Air Buangan dari Pollux

Ia berharap air segera mengalir, karena setiap libur aktivitas rumah tangga meningkat. Sehingga kebutuhan air sudah pasti juga lebih banyak.

“Jangan lah sampai hari Minggu mati juga, bisa terhambat semua pekerjaan rumah tangga. Kalau harus beli air galon terus, makin banyak lah pengeluaran,” ujarnya.

Sementara itu, menurut informasi dari Instagram airbatamhilir gangguan air ini diakibatkan perbaikan kebocoran pipa induk di Simpang Baloi, Lubuk Baja.

Sejumlah wilayah akan terdampak mati air, akibat perbaikan pipa induk ini. Kerusakan pipa diketahui terjadi sejak beberapa hari lalu.

Humas Air Batam Hilir, Ginda mengatakan perbaikan pipa bocor masih terus dikerjakan. Menurutnya, petugas berupaya mempercepat perbaikan, agar aliran air kembali bisa mengaliri ke perumahan warga yang terdampak.

“Secepatnya diupayakan normal kembali. Karena pengerjaan masih terus digesa,” sebutnya.

Ia menyebutkan optimalisasi pengerjaan perbaikan, diharapkan bisa mempercepat proses perbaikan pipa bocor. “Karena sekarang team bekerja non stop untuk mengejar selesai pekerjaan,” kata dia. (*)

reporter: yulitavia

Jaksa Terima Pelimpahan Tersangka Anak Wakil Bupati Karimun

0
Sat Resnarkoba Polres Karimun limpahkan perkara narkoba yang melibatkan anak Wakil Bupati Karimun DA bersama temannya ke Jaksa. f,JAKSA KARIMUN

batampos– Masih ingat, kasus narkoba yang diungkap oleh Sat Resnarkoba Polres Karimun dengan 4 tersangka yaitu PN alias PCK, FA alias GN, DA dan MR alias RN dengan barang bukti (BB) narkoba 1,9 kilogram pada awal Agustus lalu. Kasus tersebut masih mengendap di Sat Resnarkoba Polres Karimun selama tiga bulan. Dan, pada Jumat (1/12) ke empat tersangka salah satunya anak Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim bersama BB telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Karimun.

” Sekitar pukul 10.00 WIB, kami (Kejaksaan Karimun) telah menerima tersangka dan BB tahap 2 dari pihak Sat Resnarkoba Polres Karimun untuk diproses ke meja hijau,” terang Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karimun Rezi Dharmawan yang telah memenuhi syarat.

Para tersangka diduga telah melakukan tindak pidana narkotika dengan cara membawa, menguasai dan memiliki sabu serta memiliki permufakatan atau percobaan dengan melawan hukum akan menjualbelikan narkotika berjenis sabu seberat 1900 gram di wilayah Tanjung Balai Karimun yang barang narkotika tersebut berasal dari Malaysia.

BACA JUGA: Anak Wakil Bupati Karimun Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

” Para tersangka disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) undang–undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ungkapnya.

Lanjutnya, proses penyerahan tersangka dan barang bukti bertujuan melimpahkan kewenangan dari penyidik ke penuntut umum. Selanjutnya, penuntut umum akan melengkapi administrasi perkara untuk kepentingan proses peradilan dan membuat surat dakwaan bagi masing–masing tersangka dengan batas waktu 20 kedepan.

Selanjutnya dalam batas waktu tersebut Penuntut Umum selaku Pengendali Perkara (Dominus Litis) dapat melimpahkan perkara tersebut Ke Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan proses peradilan guna memenuhi kepastian hukum.

” Tersangka telah ditahan oleh Penuntut Umum di Rutan Kelas IIB Karimun dengan masa waktu 20 kalender terhitung mulai tanggal 1 hingga 20 Desember 2023,” ujarnya.(*)

reporter: tri haryono

Yuda Kasih Rp 6 Juta untuk Ongkos Pulang Bunga ke Padang Lawas

0
WhatsApp Image 2023 11 29 at 17.06.09 e1701252992953
Bunga, istri muda Ahmad Yuda. F.Istimewa

batampos– Bunga, isteri muda Yuda pelaku pembunuhan Te, mantan Direktur RSUD Padang Sidempuan ikut berperan saat Yuda menghabisi Te.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Bunga yang kini sudah ditahan di Mapolsek Batuaji mengaku ikut mengangkat jenazah korban dari ruangan tamu ke kamar tidur di lokasi kejadian. Dia juga membantu Yuda mengambil air dalam ember untuk membenamkan kepala korban.

“Iya, tapi saya tak ikut membunuh (secara langsung), ” ujar Bunga.

Saat itu Bunga menuturkan, dia di ajak oleh Yuda ke rumah yang menjadi lokasi kejadian untuk menemui Te. Te kata Bunga disebutkan Yuda sebagai wanita yang mengguna gunain Yuda dengan ilmu pelet.

“Saya tak tahu itu istrinya. Dia ngaku belum ada isteri. Saya diajak ke sana (lokasi kejadian), untuk berjumpa dan menyelesaikannya persoalan kalau dia diguna-guna sama ibu itu (korban). Ibu itu katanya yang hantu-hantuin dia selama ini, ” kata Bunga.

BACA JUGA: Ahmad Yuda Mengaku Kaya Raya kepada Bunga dan Korban sebagai Ibunya

Sejak awal berkenalan hingga menikah sirih dengan Yuda, Bunga mengaku tidak mengetahui secara persis siapa itu Te. Yang ada dalam benaknya sesuai cerita Yuda, bahwa wanita yang berhubungan dengan Yuda cuman ibu Yuda yang disebut Yuda sebagai seorang pejabat di Kejaksaaan dan memiliki banyak harta, serta seorang wanita yang mengincar Yuda dengan cara dipelet tadi. Wajah dan siapa ibu atau wanita yang disebut Yuda itu tidak diketahui Bunga.

“Itu saja yang Saya tahu. Kalau soal ibunya itu Saya tahu saat beli rumah itu (lokasi kejadian). Dia bawa Saya beli rumah itu katanya uang dari ibunya. Tapi tak jumpa Saya sama ibu nya. Nah yang disebut sebagai wanita yang hantuin dia itu yang pas dibunuh itu baru saya jumpa, ” ujarnya.

Disinggung terkait aliran uang Te ke dirinya melalui Yuda, Bunga juga tak menampik. Dia mengaku berhak menerima uang dari Yuda sebab dia sudah menikah dengan Yuda.

“Saya kan isterinya jadi wajar dong dikasih uang, ” ujarnya.

Terakhir dia menerima uang dari Yuda sekitar Rp 6 juta sebagai ongkos pulang setelah Yuda membunuh korban. Dengan uang tersebut di kembali ke Padang Lawas dan menyewa kos-kosan hingga ia ditangkap, Rabu (29/11) lalu.

Terkait apa yang didapat selama dia menikah dengan Yuda, Bunga enggan berkomentar banyak. Dia hanya menceritakan kalau Yuda memang banyak bohongnya. Rumah (TKP) yang dibeli dengan dalil yang pemberian sang ibu tadi tidak kunjung ditempatinya.

“Selama menikah tak pernah kami tinggal menetap bersama. Paling disuruh ke Batam itupun di hotel. Habis itu saya disuruh balek lagi ke rumah orangtua. Padahal beli rumah itu saya ikut. Inikah baru tahu kalau kejadian seperti ini (uang pembelian rumah dari Te), ” ujar Bunga.

Terkait keterlibatan Bunga dalam kasus pembunuhan Te, ini dibenarkan oleh Kapolsek Batuaji AKP Beny Syahrizal. Bunga terlibat karena membantu pelaku mengambil air untuk membenamkan kepala korban serta mengangkat jenazah korban ke dalam kamar. (*)

reporter: eusebius sara