Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 4496

Pneumonia Masih Jadi Ancaman

0

 

Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang bisa dicegah dan diobati. Ironisnya, UNICEF mencatat satu anak meninggal akibat pneumonia setiap 43 detik di seluruh dunia, menjadikannya penyebab utama kematian bayi dan anak – lebih banyak dari AIDS, malaria, dan campak sekaligus. Sementara di Indonesia, pneumonia adalah penyebab 14,5% kematian pada bayi dan 5% kematian pada anak usia di bawah lima tahun.

Memperingati Hari Pneumonia Sedunia, PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia (nama dagang Merck & Co., Inc., Rahway, N.J., USA) menggelar diskusi edukatif yang menghadirkan Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M. Sc, PhD, Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi (kedua kiri); Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi., Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan (kedua kanan); dr. Mellisa Handoko Wiyono, Country Medical Lead MSD Indonesia (paling kanan), dan dr. Ariska Putri Pertiwi, Public Figure (paling kiri).

Memperingati Hari Pneumonia Sedunia, PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia (nama dagang Merck & Co., Inc., Rahway, N.J., USA) menggelar diskusi edukatif yang menghadirkan Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M. Sc, PhD, Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi; Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi., Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan; George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia, dan dr. Ariska Putri Pertiwi, Public Figure. Kegiatan ini menjadi upaya MSD untuk terus mendorong perluasan pemahaman dan kesadaran masyarakat terutama orang tua, tentang pentingnya vaksinasi PCV yang lengkap pada anak.

Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou dalam sambutannya menyatakan, “Di momen Hari Pneumonia Sedunia kali ini, kami mengajak masyarakat Indonesia khususnya para orang tua untuk #CegahPneumoniaAnak, salah satunya melalui vaksinasi. MSD Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dunia dan terutama di Indonesia. Kami percaya bahwa dengan meningkatnya kesadaran dan literasi masyarakat mengenai pneumonia dapat mencegah penambahan kasus pneumonia anak di Indonesia, dan dapat mewujudkan Indonesia sehat.”

Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi, Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, PhD mengungkapkan, “Pneumonia merupakan peradangan paru yang terutama disebabkan oleh infeksi kuman. Berbagai bakteri dan virus dapat menyebabkan pneumonia, menurut penelitian dan laporan penyebab utama pneumonia bakteria adalah pneumokokus. Gejala awal pneumonia sulit dibedakan dengan penyakit saluran pernapasan lain seperti batuk, demam, dan sesak napas sehingga seringkali terlewatkan. Berbagai faktor risiko mempengaruhi terjadinya dan beratnya pneumonia, seperti malnutrisi, berat badan lahir rendah, tidak mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan, imunisasi tidak lengkap, asap rokok dan polusi udara di dalam dan di luar rumah, perubahan cuaca, cuaca dingin, dan lain sebagainya. Pneumonia perlu dicegah dan mendapatkan penanganan segera. Jika dibiarkan, dampaknya bisa berbahaya hingga menyebabkan kematian. Itulah mengapa, pneumonia disebut sebagai the silent killer bagi anak usia di bawah lima tahun. Penting bagi orang tua untuk mengenali berbagai gejala dan faktor risiko pneumonia yang telah disebutkan.”

Dalam kesempatan yang sama, Prof. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi., Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan menyatakan, “Bagi orang tua, jangan meremehkan pneumonia pada anak karena dapat berdampak pada pertumbuhan anak untuk jangka panjang. Berbagai langkah pencegahan perlu diterapkan orang tua.”

Lima langkah yang perlu dilakukan orang tua untuk #CegahPneumoniaAnak, antara lain:

1. Memberikan ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup protein hewani dan nabati;

2. Menghindari anak dari orang yang sedang batuk pilek, polusi asap rokok, kompor, kendaraan, pembakaran sampah, dan debu jalanan;

3. Menjaga sirkulasi udara di rumah;

4. Memakai masker di tempat yang banyak polusi asap dan debu; dan5. Melengkapi imunisasi sejak bayi, terutama PCV.

 

Beliau melanjutkan, pemerintah Indonesia terus berupaya melindungi anak dari pneumonia, Sejak tahun 2022 vaksinasi PCV13 untuk mencegah pneumonia masuk ke dalam Program Imunisasi Nasional, artinya setiap bayi umur 2 bulan, 3 bulan dan 12 bulan bisa mendapat vaksin untuk mencegah pneumonia gratis. Kemajuan teknologi menghasilkan vaksin baru PCV15 dengan perlindungan yang lebih luas karena memberikan perlindungan tambahan untuk dua serotipe yang berbahaya untuk bayi dan anak. PCV15 telah teruji secara klinis aman, dan bermanfaat untuk melindungi 15 serotipe pneumokokus yang berbahaya, sehingga telah mendapat izin edar dari Badan POM untuk digunakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Oleh karena itu, bagi yang ingin mendapatkan perlindungan yang lebih luas, tidak perlu ragu, segera meminta vaksinasi PCV15 kepada dokter atau dokter spesialis anak di layanan kesehatan swasta,” tegas Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi. Selain mencegah pneumonia, pemberian vaksinasi PCV juga dapat mencegah penyakit lainnya, seperti radang selaput otak (meningitis), infeksi darah (bakteremia) dan radang telinga (otitis) yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus.

Sebagai ibu dari dua anak, figur publik dr. Ariska Putri Pertiwi menyambut baik hadirnya vaksin PCV 15 yang memperkaya pilihan orang tua untuk melindungi anak terhadap pneumonia. “Sebagai seorang ibu, kesehatan anak tentu menjadi prioritas. Berbagai upaya untuk mencegah si kecil dari berbagai penyakit, juga saya lakukan, mulai dari menjaga nutrisi, kebersihan, hingga memberikan vaksin yang direkomendasikan bagi anak. Kehadiran vaksin dengan proteksi yang lebih luas, dan mampu melindungi si kecil dari berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri pneumococcus berbahaya tentu menjadi pilihan utama bagi saya dan keluarga. Saya yakin dengan memberikan vaksinasi PCV dapat menjadi salah satu upaya terbaik dalam menjaga kesehatan si kecil.”

Melalui edukasi dan intervensi berupa pemberian vaksin PCV lengkap pada anak, diharapkan dapat menghasilkan dampak positif yang menyeluruh dalam upaya melawan Pneumonia. Mari #CegahPneumoniaAnak, untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat. (*)

CBR250RR Produksi AHM Tak Terbendung Jadi Jawara Asia di ARRC 2023

0

Para pebalap Astra Honda terus mendominasi balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 seri kelima di Zhuhai, China. Balapan pertama kelas AP250 ditaklukkan Rheza Danica Ahrens dengan meraih podium kedua, dilanjutkan prestasi membanggakan yang kembali dicetak pada balapan kedua melalui Veda Ega Pratama dan Herjun Atna Firdaus yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih dari podium pertama dan podium ketiga.

Prestasi yang dicetak dengan mengendarai CBR250RR ini mengantarkan gelar juara ARRC kelas AP250 yang kelima kalinya bagi tim Astra Honda Racing Team (AHRT) sekaligus mengukuhkan CBR250RR sebagai jawara kancah balap nasional maupun Asia pada 2023.
Para pebalap AHRT, Veda, Rheza, dan Herjun tampil agresif sepanjang balapan berlangsung.

Pada sesi kualifikasi, Veda telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menempati posisi pertama dengan catatan waktu tercepat 1:50.117. Sedangkan Rheza dan Herjun memulai balapan dari posisi keempat dan kelima dengan raihan catatan waktu tercepat 1:50.583 dan 1:50.741.

Race pertama dihelat pada hari Sabtu (4/11) dengan cuaca yang cerah. Rheza harus berjuang keras untuk mendapatkan podium. Dengan pengalaman yang melimpah, Rheza secara perlahan masuk dalam rombongan terdepan dan memberikan perlawanan yang ketat hingga akhirnya berhasil finis pada posisi kedua. Pemuda Gunungkidul, Veda Ega langsung tampil dominan dengan mengukuhkan jarak 7 detik dari pebalap lainnya. Namun, Veda harus menjalani hukuman ride through yang dijalaninya di lap 8, hingga harus puas finis pada posisi keenam. Sedangkan pebalap lainnya, Herjun harus menyelesaikan balapan lebih cepat akibat terjatuh pada tikungan terakhir pada lap kedua.

Veda Ega yang bertekad kuat untuk tidak membuang kesempatan di race kedua pada hari Minggu (5/11), langsung tancap gas sejak awal balapan dimulai. Dia secara konsisten memperlebar jarak dengan pebalap lainnya hingga 9 detik dan akhirnya berhasil meraih posisi pertama. Sedangkan Herjun dan Rheza yang masuk di rombongan kedua, harus berjuang keras dan bersaing ketat dengan empat pebalap lainnya dalam perebutan podium ketiga. Sempat terdesak mundur pada posisi ketujuh dan kelima pada awal balapan, kedua pebalap secara perlahan masuk untuk menempati posisi kedua terdepan rombongan, hingga akhirnya Herjun berhasil finis pada posisi ketiga dan disusul Rheza pada posisi keempat.

“Saya berusaha fokus sepanjang balapan agar bisa konsisten dan tidak membuat kesalahan. Selepas start saya mencoba langsung memberi jarak aman dan memudahkan saya memilih line terbaik tanpa gangguan. Saya menjaga kecepatan secara konstan dan akhirnya bisa menyelesaikan balapan dengan baik. Terima kasih Astra Honda dan team yang telah menyiapkan motor terbaik, sehingga saya bisa memberikan hasil yang memuaskan di China ini,”ujar Veda.

“Saya berusaha menjalani balapan sebaik-baiknya. Saya bisa menjaga ritme balap dan memberikan tontonan yang seru pada persaingan podium ketiga. Ini modal yang cukup bagus untuk menghadapi putaran terakhir di Thailand,” ujar Herjun.

Dengan hasil seri ini, juara AP250 dapat dipastikan digenggam oleh pebalap AHRT mengingat posisi klasemen sementara diduduki 3 pebalap AHRT yaitu Rheza pada posisi pertama dengan perolehan 188 poin, Herjun pada posisi kedua dengan 165 poin, dan Veda pada posisi ketiga dengan total 135 poin. Gelaran ini menyisakan dua race dengan raihan maksimal 50 poin.
Supersport 600cc

Pada kelas Supersport 600cc (SS600), pebalap AHRT M. Adenanta Putra start dari posisi tiga yang didapatkan dari hasil kualifikasi dengan catatan waktu tercepat 1:36.893. Pada race pertama yang digelar pada hari Sabtu (4/11), Adenanta bersaing dengan pebalap lainnya yang berada di grup terdepan. Di pertengahan balapan berlangsung, terjadi insiden dan red flag dikibarkan sehingga balapan terhenti sesaat. Persaingan ketat terus terjadi, Adenanta yang tertahan di rombongan kedua harus finis di posisi ke-8. Pada race kedua hari Minggu (5/11), Adenanta berhasil mendulang poin yang lebih banyak dibandingkan race kemarin. Dia sempat menempati posisi kedua pada awal balapan, namun terdesak ke posisi delapan hingga finis pada posisi ke-5.

“Saya memulai balapan dengan baik dan sesuai rencana. Namun saat saya ingin mencoba menekan lebih kuat lagi untuk bersaing, saya melakukan kesalahan di beberapa tikungan penting. Banyak pelajaran yang saya dapatkan di race China ini, semoga bisa menjadi bekal kuat agar di Thailand nanti bisa meraih podium,” ujar Adenanta.

Pada kelas AsiaSuperbike 1000cc, Andi Farid Izdihar yang saat ini tergabung di Honda Asia-Dream Racing memberikan kemampuan terbaiknya dengan menunggangi CBR1000RR. Pebalap yang sering disapa Andi Gilang, memulai balapan dari grid kedua. Pada race pertama, ia bersaing ketat di rombongan pertama dengan menghadapi tiga pebalap lainnya untuk perebutan podium dan akhirnya finis di posisi keempat. Pada balapan kedua, Andy Gilang harus turun posisi keempat sejak awal balapan hingga akhir menyentuh garis finis.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan capaian prestasi di ajang ARRC menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan balap berjenjang yang secara konsisten dilakukan perusahaan untuk menghadirkan pebalap Indonesia yang patut dibanggakan di kancah dunia.

”Kami bersyukur bisa kembali meraih juara Asia kelima kalinya bagi tim AHRT dan ketiga kali bagi pebalap dengan menggunakan CBR250RR. Kami akan terus mengevaluasi pembinaan pebalap muda yang kami lakukan di setiap level. Kami yakin dengan semangat Satu Hati, kelak Indonesia melalui pebalap-pebalap binaan AHM akan mempunyai pebalap yang mampu mengharumkan nama bangsa di level tertinggi,” ujar Andy.

Putaran selanjutnya ARRC 2023 akan dihelat di Chang International Circuit, Thailand pada 1-3 Desember 2023. (*)

Banjir di Batuaji-Sagulung, Begini Kondisi Arus Lalu Lintas dari Arah Batuaji ke Mukakuning dan Sebaliknya

0
WhatsApp Image 2023 11 06 at 15.44.45 e1699263425294
Banjir menggenangi jalan utama di batuaji dan Sagulung, Senin (6/11). F.Eusebius Sara

batampos – Banjir yang terjadi saat hujan deras, Senin (6/11) siang, nyaris melumpuhkan arus lalulintas di Batuaji dan Sagulung. Akses jalan utama tidak bisa dilalui kendaraan roda empat ataupun sepeda motor karena tinggi banjir selutut orang dewasa. Hanya truk dan kendaraan berat yang bisa melewati jalan banjir.

Ini yang terjadi di lokasi titik banjir paling parah yakni jalan depan sekolah Putera Batam atau simpang Kaveling Baru, Sagulung. Banjir jauh melewati media jalan sehingga kedua sisi jalan dua jalur ini rata dengan air.

Kendaraan pribadi jenis minivan ataupun sedan banyak yang mogok karena mencoba melewati lokasi banjir. Sepeda motor tidak bisa dilalui sama sekali.

Baca Juga: Banjir di Batuaji Sebabkan Macet Sepanjang 3 Kilometer

Pengendara yang dari arah Mukakuning hendak ke Batuaji tak punya jalur alternatif sebab jalan masuk ke Kaveling baru juga digenangi banjir dengan ketinggian yang sama. Pemotor umumnya memilih mematikan mesin dan mendorong melewati lokasi banjir hingga depan Perumahan Buana Raya.

Sementara kendaraan yang dari arah Batuaji hendak ke Mukakuning harus masuk melalui jalan dalam Ruko Limanda. Untuk jalur Batuaji Mukakuning, pengendara harus melewati sedikitnya tiga titik lokasi banjir paling parah. Tiga titik ini diantara depan sekolah Putera Batam tadi, depan perumahan Genta sebelum lampu merah Puteri Hijau dan depan perumahan Puteri Tujuh.

Selain jalan raya, pemukiman warga di sekitar Puskesmas Seilangkai juga dikepung banjir. Rumah-rumah yang berada di pinggir jalan, yang berdekatan dengan drainase induk kebanjiran hingga air masuk ke dalam rumah. Lingkungan Puskesmas Seilangkai rata dengan genangan air.

Baca Juga: Jalan Penghubung Batuaji dan Sagulung Terendam Banjir

Pantauan di lapangan, banjir yang menerjang jalan raya dan pemukiman warga ini sebabkan oleh drainase yang tersumbat. Drainase induk pinggir jalan yang sudah dilebarkan sebelumnya sudah tak berfungsi normal karena sampah dan material tanah. Jalur penyebaran air jadi tersumbat sehingga air meluap ke ruas jalan.

“Drainase bermasalah semua lagi. Dari Batuaji sampai ke Sagulung tersumbat semua. Air jadi ke jalan dan pemukiman,” Ilham, warga Sagulung di lokasi banjir. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Kasus Penembakan Kelompok John Kei dan Nus Kei, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

0
Ilustrasi: pistol. (pixabay)

batampos – Polda Metro Jaya menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus penembakan di Bekasi, Jawa Barat. Kasus ini sendiri melibatkan kelompok John Kei dan Nus Kei. Para tersangka ini berasal dari dua kelompok tersebut.

“Ditreskrimum Polda Metro Jaya, telah menetapkan 11 tersangka dari kedua kelompok, terkait penembakan maut di Bekasi,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan, Senin (6/11).

Dari seluruh tersangka tersebut, 9 di antaranya sudah ditahan di rumah tahanan negara (rutan) Salemba cabang Polda Metro Jaya. Sedangkan disasanya dalam pengejaran.

“Dua orang masih DPO dan masih terus dikejar oleh tim tindak Resmob Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim gabungan dari Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota menangkap empat pelaku penembakan kepada GR, 44. Korban diketahui tewas dengan luka tembak di bagian kepala.

“Tim gabungan telah mengamankan empat orang,” kata Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Uly. Keempat pelaku yakni, FO, EO, MW, dan PM.

Kasus ini bermula dari seorang pria dengan inisial GR, 44, ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di Kavling Rawa Bambu Bulak, Jalan Melati 3, RT 003 RW 09, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (29/10) malam. Korban teridentifikasi sebagai warga Jakarta Barat.

Kasus pembunuhan GR, ternyata berkaitan dengan konflik kelompok John Kei dan Nus Kei. Korban diduga dari kelompok Nus Kei ditembak oleh kelompok John Kei.

“Menurut keterangan dari pihak John Kei, kejadian ini mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei,” ucap Titus.

Saat kejadian kelompok Nus Kei berjumlah enam orang datang ke Bekasi membawa senjata tajam. Pihak John Kei kemudian mempersiapkan diri dengan cara mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan senjata api. (*)

Reporter: JP Group

Banjir di Batuaji Sebabkan Macet Sepanjang 3 Kilometer

0
Macet sepanjang 3 kilometer akibat banjir di Kawasan Batuaji dan Sagulung, Senin (6/11).
Macet sepanjang 3 kilometer akibat banjir di Kawasan Batuaji dan Sagulung, Senin (6/11). F Dalil Harahap/Batam Pos.

batampos – Banjir di Batuaji dan Sagulung menyebabkan macet sepanjang 3 kilometer. Dari informasi dikumpulkan batampos, macet mulai dari Simpang Basecamp hingga Simpang SP Plaza. 

Akibat banjir itu, puluhan kendaraan mogok. Ketinggian banjir ini setiap wilayah berbeda-beda. Paling tinggi selutut orang dewasa. 

“Macet parah,” kata Jonatan. 

Sopir mobil umum itu mengatakan, beberapa penumpangnya memilih turun. Karena, macetnya sudah berlangsung setengah jam. 

Jonatan mengaku, dari informasi didapatnya, macet ini disebabkan banjir di Kawasan Batuaji dan Sagulung. 

Sebelumnya diberitakan, banjir ini menggenangi dua sisi jalan. Diduga banjir ini akibat hujan deras dan meluapnya air-air yang di parit. 

Banjir juga terlihat di depan Perumahan Gentar, Simpang Kaveling Baru. 

Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi dua sisi jalan. Meskipun, ketinggiannya mulai berkurang. (*)

Polibatam Latih Nelayan Buat Website Media Promosi

0
F Polibatam Senin 6 November 2023 scaled
Muchamad Fajri Amirul Nasrulllah (kiri) menyerahkan sertifikat pelatihan kepada perwakilan Pokmaswas Laut Biru, Batu Besar, Nongsa, Sabtu (28/10/2023). F Polibatam,

Juga Pemasaran Hasil Pengolahan Ikan

batampos – Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Batam (Polibatam) bekerja sama dengan Pokmaswas Laut Biru, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam melakukan pelatihan: Pembuatan Website Media Promosi dan Pemasaran Hasil Pengolahan Ikan pada Kelompok Nelayan Kelurahan Batu Besar di Pokmaswas Laut Biru, Batu Besar, Nongsa, Sabtu (28/10/2023).

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

”Pelatihan ini bertujuan memberdayakan nelayan lokal dan mendukung promosi produk ikan hasil pengolahan mereka melalui media online,” sebut Dosen Jurusan Teknik Informatika Polibatam, Muchamad Fajri Amirul Nasrulllah S ST MSc, kemarin.

BACA JUGA: Uuf Brajawidagda ST MT PhD, Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam)

Dalam era digital yang terus berkembang tambah Fajri, kehadiran online menjadi kunci untuk memasarkan produk-produk lokal. Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam memfasilitasi nelayan untuk mencapai pasar yang lebih luas, serta untuk meningkatkan pendapatan mereka dengan cara yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Pada pelatihan ini peserta pelatihan belajar tentang konsep dasar pengembangan situs web, strategi pemasaran online, dan praktik terbaik dalam promosi produk ikan hasil pengolahan. Pelatihan ini akan dipimpin para ahli dalam bidangnya dan mencakup sesi praktik untuk memastikan bahwa peserta memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menciptakan dan mengelola situs web promosi produk mereka.

BACA JUGA: DR Ir Priyono Eko Sanyoto DEA IPU, Accountable Manager AMTO Polibatam

Selain itu kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Jurusan Teknik Informatika Polibatam agar mereka mendapatkan pengalaman dalam berkegiatan dengan masyarakat secara langsung.

Komitmen Pokmaswas Laut Biru dan Polibatam dalam mendukung nelayan lokal sangat penting, dan kegiatan ini merupakan salah satu cara mewujudkannya. Polibatam percaya bahwa teknologi dapat memainkan peran signifikan dalam meningkatkan keberlanjutan ekonomi nelayan.

Pelatihan ini melibatkan kolaborasi erat antara nelayan lokal dan ahli dalam teknologi web. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang cara menggunakan teknologi untuk mempromosikan hasil pengolahan ikan mereka dan memperluas jangkauan pasar mereka.

Acara pelatihan ini menghadirkan pemimpin komunitas serta anggota Pokmaswas Laut Biru. Polibatam akan berbagi visi tentang bagaimana pelatihan ini akan memberikan dampak positif pada kehidupan nelayan lokal dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi komunitas. (*)

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG

Buaya di Area Bandara Hanga Nadim Dipastikan Buaya Liar, Ini Cara BKSDA Menandainya

0
buaya
Tim Avsec Bandara Hang Nadim, Batam menangkqp seekor buaya di area rawa-rawa dekat apron kargo bandara, Selasa (17/10

batampos – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Batam memastikan bahwa buaya yang ditangkap area rawa-rawa dekat Apron Cargo Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (17/10) lalu, adalah buaya alam dan bukan dari penangkaran.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah II Batam, Desty Sitompul mengatakan, setiap buaya penangkaran khususnya di Pulau Bulang diberi tanda berupa sirip yang akan dipotong. Sementara buaya betina yang ditemukan warga di Apron Cargo Bandara Hang Nadim Batam tidak memiliki tanda tersebut.

“Kami memastikan bahwa di dalam penangkaran itu ada namanya penandaan setiap lahir dan ini jadi tanggung jawab kami memastikan bahwa semua satwa di Pulau Bulang itu ada tandanya,” ujar Desty kepada Batam Pos, Selasa (6/11).

Baca Juga: Avsec Bandara Hang Nadim Tangkap Buaya Betina

Menurutnya, setiap buaya yang baru menetas akan dipotong sirip menyesuaikan tangal dan bulan lahir sesuai dengan pengkodeannya. “Artinya dia lahir tanggal sekian bulan sekian nanti sirip yang diambil beda urutannya jadi ada tiga sirip yang akan dipotong dan itu selalu dilaporkan ke kami termasuk berapa jumlah yang lahir dan berapa yang mati,” tambahnya.

Dilanjutnya, sirip yang dipotong ini tidak akan bisa tumbuh lagi dan ini yang menjadi tanda bagi BKSDA untuk memastikan buaya yang ditemukan oleh warga berasal dari penangkaran atau buaya liar dari alam.

Baca Juga: Jalan Penghubung Batuaji dan Sagulung Terendam Banjir

“Kalau yang di bandara kemarin gak ada tanda dan itulah yang jadi jaminan dari kami selaku yang bertugas mengawasi buaya penangkaran ini,” ungkap Desty.

Bagi lokasi penangkaran sendiri, lanjutnya, tidak bisa mengkomersilkan buaya yang tidak memiliki tanda pada sirip tersebut. “Makanya kalau dari Pulau Bulang saya pastikan gak ada yang lepas. Kalau ditanya kenapa buayanya bisa sebesar itu, kami pernah dapat di Sagulung yang dari alam beratnya setengah ton yang kami pindahkan. Namanya bakau tentu kemungkinan ada buaya karena habitatnya di sana,” ucapnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

KPK Akui Kasus Dugaan Penerimaan Gratifikasi Wamenkumham Eddy Hiariej Naik Penyidikan

0
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej. (HENDRA EKA/JAWA POS)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui, telah menyelesaikan penyelidikan dugaan penerimaan gratifikasi terhadap Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiareij. KPK pun mainakan langkah hukum ketingkat penyidikan dari kasus tersebut.

“Sampai saat ini proses penyelidikan di KPK sudah selesai dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang diterima KPK,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (6/11).
Ali masih enggan mengungkap status Eddy Hiariej apakah sudah menyandang tersangka dalam kasus tersebut. Ia menyebut, KPK masih akan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan penerimaan gratifikasi terhadap Eddy Hiariej.
“Kebijakan di KPK semua perkara pelakukan sama, artinya kami akan publikasikan, dan kami akan umumkan pihak-pihak ditetapkan sebagai tersangka, ketika proses penyelidikan itu cukup artinya bahwa kami masih membutuhkan proses-proses dan kami membutuhkan syrat-syarat formilnya untuk proses administrasinya, termasuk alat bukti yang kami peroleh ketika proses penyelidikan,” tegas Ali.
Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyebut, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi alat bukti dugaan kasus tersebut.
“Sudah selesai dalam proses penyelidikannya, tetapi sekali lagi sama dengan perkara-perkara lainnya, kami akan umumkan nama-nama tersangkanya ketika proses penyidikan itu cukup,” ucap Ali.
Dalam proses penyelidikan, KPK sudah memerikaa Wamenkumham Eddy Hiariej, pada Jumat (28/7) lalu. Ia didalami soal dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp 7 miliar.
Sebagaimana diketahui, Eddy Hiariej dilaporkan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso ke KPK terkait dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp 7 miliar. Bahkan, belakangan beredar kabar Eddy bertemu pengusaha Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, yang diduga membahas persoalan PT Citra Lampia Mandiri (CLM). (*)
Reporter: JP Group

Jalan Penghubung Batuaji dan Sagulung Terendam Banjir

0
Banjir menggenangi kawasan Batuaji dan Sagulung, Batam.
Banjir menggenangi Kawasan Nusa Batam, Sagulung, Senin (6/11). F Dalil Harahap.

batampos – Jalan penghubung Kawasan Batuaji dan Sagulung terendam banjir, Senin (6/11). Akibatnya, antrian panjang kendaraan mengular di Jalan Brigjen Katamso.

Air selutut orang dewasa merendam jalan tersebut. Beberapa kendaraaan mencoba menerobos, mogok saat berada di tengah-tengah banjir.

“Saya mau pulang ke rumah, tapi begini kondisinya,” kata salah seorang pemotor yang sedang mendorong kendaraanya yang mogok, Ridho.

Pantauan batampos, banjir ini menggenangi dua sisi jalan. Diduga banjir ini akibat hujan deras dan meluapnya air-air yang di parit.

Banjir juga terlihat di depan Perumahan Gentar, Simpang Kaveling Baru.

Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi dua sisi jalan. Meskipun, ketinggiannya mulai berkurang.

Reporter: DALIL HARAHAP

Taylor Swift Menangkan 3 Kategori MTV Ema Awards 2023

0
Taylor Swift. (Billboard)

batampos – Taylor Swift memenangkan 3 kategori MTV Ema Awards 2023. Meski tanpa gelaran panggung seperti biasa, para pemenang ajang ini tetap diumumkan.

MTV juga tetap merilis para pemenang kategori pada Minggu (5/11).

Taylor Swift menyabet tiga penghargaan yakni artis terbaik, penampilan terbaik, dan video terbaik untuk ‘Anti-Hero.

Artis AS Terbaik dimana Taylor Swift juga dapat nominasi lepas dari tangannya. Kategori ini dimenangkan oleh Nicki Minaj.

Baca juga: Versi Audio Memoar Britney Spears The Woman in Me Paling Laris

Seperti diketahui pagelaran penghargaan musik MTV EMA Awards 2023 yang sedianya digelar pada 19 Oktober telah dibatalkan dengan alasanketidakstabilan peristiwa dunia.

Hal ini menandai pertama kalinya MTV EMA Awards dibatalkan sejak acara ini dimulai pada tahun 1994. Bahkan selama pandemik, acara tetap berjalan sesuai jadwal.

“Mengingat gejolak peristiwa dunia, kami telah memutuskan untuk tidak melanjutkan MTV EMA Awards 2023,” ujar pihak MTV.

Baca juga: Album Solo Jungkook BTS ‘Golden’ Terjual 2 Juta Copy dalam Beberapa Jam

Peristiwa Israel dan Gaza yang terus terjadi, tidak seperti momen yang tepat untuk sebuah perayaan MTV EMA Awards 2023. Ribuan nyawa yang telah melayang, yang selayaknya jadi momen berkabung. (*)

Reporter: JPGroup