Penumpang kapal Pelni turun dari KM Kelud yang berlabuh di Pelabuhan Batuampar, Minggu (23/7)
batampos– Polsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam meningkatkan pengamanan jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan pengamanan saat ini melibatkan belasan personel.
“Pengamanan saat ini ada 11 personel. Dibantu juga rekan dari TNI, dan BP Batam,” ujar Kapolsek KKP Batam, Iptu Jaya P. Tarigan, Rabu (15/11).
Jaya menambahkan jelang momen Nataru ini sudah terjadi peningkatan penumpang. Untuk hari ini, penumpang Kelud dengan tujuan Tanjung Priok berjumlah 1.496 orang.
“Pastinya ada peningkatan penumpang. Saat ini kita juga sedang persiapan Operasi Lilin Nataru,” katanya.
Jaya menambahkan peningkatan pengamanan ini untuk memantau situasi kamtibmas. Serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.
“Dengan kehadiran Polri, masyarakat khususnya para penumpang bisa merasa tenang, aman dan nyaman,” ungkapnya.
Jelang momen Nataru ini, Jaya juga mengimbau masyarakat yang ingin mudik untuk tidak membeli tiket melalui calo. Sebab, pembelian melalui calo rentan terjadi penipuan, dan tarif pembelian tiket tersebut bisa menjadi tinggi.
“Pembelian tiket hindari calo. Silakan beli tiket-tiket ditempat sudah tetapkan, maupun secara online di aplikasi Pelni,” tutupnya. (*)
Pemeran utama The Hunger Games: The Ballad Songbirds & Snakes, Tom Blyth (Coriolanus”Coryo” Snow) dan Rachel Zegles (Lucy Gray Baird) (Screen Rant)
batampos – Karakter baru hadir dalam The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snake yang dirilis sebagai prekuel dari trilogi The Hunger Games.
Film Hunger Games dimulai pada tahun 2009, dan mengikuti Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence ) saat ia berkompetisi dalam pertarungan yang penuh kekerasan dan mirip gladiator dengan para pemuda lainnya.
Serial ini berakhir dengan Katniss memimpin revolusi melawan Capitol dan mengakhiri ancaman Hunger Games yang membayangi negara tersebut.
Penjahat utama dari trilogi Hunger Games adalah Coriolanus Snow, presiden Panem dan pengawas pertandingan yang diperankan oleh Donald Sutherland.
Dilansir dari Screen Rant, The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes disutradarai oleh Francis Lawrence dan mengubah naskahnya dengan menjadikan Coriolanus “Coryo” Snow sebagai tokoh utama.
Kehidupan awal Coryo digambarkan dan menunjukkan bagaimana ia tumbuh dari seorang pemuda baik hati yang bermata lebar, menjadi diktator sadis seperti yang ada di trilogi ini.
Sama seperti di tiga film pertama, karakter dalam The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes diperankan oleh para aktor berbakat dan populer.
1. Tom Blyth Sebagai Coriolanus “Coryo” Snow
Pada saat ini, Coriolanus Snow adalah seorang mentor Hunger Games dan bagian dari keluarga bangsawan kecil di Panem, yang berjuang untuk mempertahankan kedudukan dan uang mereka.
Tom Blyth memerankan versi ini sebagai seorang pemuda yang ramah yang menjadi lebih gelap dan jahat seiring dengan meningkatnya kekuatan Coriolanus Snow dalam The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes berlanjut.
Blyth memulai karirnya dengan peran kecil dalam film Robin Hood karya Ridley Scott.
Sejak saat itu, ia berperan sebagai Sid dalam film komedi indie Scott and Sid dan memiliki peran utama dalam film Benediction sebagai tokoh sejarah dalam kehidupan nyata, Glen Byam Shaw.
Sedangkan di televisi, Blyth berperan sebagai Billy the Kid dalam film barat Epix, yang diberi judul Billy the Kid.
2. Rachel Zegler Sebagai Lucy Gray Baird
Bermain sebagai lawan main Blyth, Rachel Zegler sebagai Lucy Gray Baird, menjadi pasangan dan memiliki hubungan seperti Katniss dan Peeta.
Dia adalah salah satu anggota Covey, sekelompok musisi keliling yang tidak ikut serta dalam pemberontakan pertama yang menyebabkan Hunger Games.
Sebelum bergabung dengan The Hunger Games The Ballad of Songs and Snakes, karir Zegler dimulai ketika ia tampil dalam film remake West Side Story karya Steven Spielberg tahun 2021 sebagai Maria.
Peran yang membuatnya memenangkan Golden Globe untuk Aktris Terbaik – Musikal atau Komedi.
Kemudian Zegler bergabung dengan para pemain Shazam! Fury of the Gods, di mana dia berperan sebagai Anthea.
3. Josh Andres Rivera Sebagai Sejanus Plinth
Bagian penting dari pertumbuhan Coryo dalam The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes adalah hubungannya dengan Sejanus Plinith, seorang teman baik yang menjadi saingannya sepanjang cerita.
Sejanus diperankan oleh Josh Andrés Rivera dalam salah satu peran besar pertama bagi aktor muda ini. Rivera hanya muncul dalam empat peran sebelum ini.
Peran pertamanya muncul dalam film TV yang terlupakan, Vegas High (2020), namun dengan cepat ia muncul dalam tiga film secara berurutan.
Rivera memiliki peran utama dalam West Side Story sebagai Chino, penampilan satu episode di Sugar Baby, dan dia ada di film Nicholas Braun Cat Person sebagai Dave.
4. Hunter Schafer Sebagai Salju Tigris
Tigris Snow adalah salah satu dari beberapa karakter dalam The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes yang juga muncul dalam trilogi utama The Hunger Games.
Dia adalah sepupu Coryo yang lebih tua dan orang kepercayaannya, namun hubungan mereka memburuk selama bertahun-tahun hingga akhirnya Tigris bertarung dengan Katniss melawan Coryo.
Eugenie Bondurant memerankan Tigris dalam trilogi aslinya, dan versi yang lebih muda diperankan oleh Hunter Schafer dalam peran film live-action pertamanya.
Schafer adalah salah satu bintang dari pemeran ensemble di Euphoria dan berperan sebagai Jules Vaughn, seorang wanita trans yang memiliki hubungan yang bergejolak dengan Rue Bennett (Zendaya).
5. Jason Schwartzman Sebagai Lucretius “Lucky” Flickerman
Pembawa acara tahunan Hunger Games ke-10, yang mana The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes dipandu oleh Lucretius “Lucky” Flickerman.
Dia adalah kerabat Caesar Flickerman (Stanley Tucci) dalam trilogi aslinya. Aktor film yang produktif, Jason Schwartzman, berperan sebagai Lucky.
Schwartzman terkenal karena sering berkolaborasi dengan Wes Anderson dalam film-filmnya termasuk Rushmore sebagai Max Fischer dan The Darjeeling Limited sebagai Jack Whitman, yang juga ditulisnya.
Dia juga muncul sebagai mantan Gideon Graves yang tidak disukai Ramona dalam Scott Pilgrim vs The World. Di televisi, Schwartzman membintangi musim keempat Fargo sebagai Josto Fadda.
6. Peter Dinklage Sebagai Casca Highbottom
Casca Highbottom adalah pencipta Hunger Games dan “tokoh antagonis” dari The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes dan sosok yang simpatik karena penentangannya terhadap Coryo.
Casca diperankan oleh Peter Dinklage, yang terkenal dengan perannya sebagai Tyrion di Game of Thrones, di mana ia dinominasikan untuk Aktor Pendukung Terbaik Emmy untuk kedelapan musimnya, dan memenangkan empat di antaranya.
Namun, Dinklage telah memiliki lebih banyak peran daripada satu peran ikonik tersebut. Dia telah berperan dalam berbagai film termasuk Miles Finch di Elf, Bolivar Trask di X-Men: Days of Future Past, dan Eitri di MCU.
7. Viola Davis Sebagai Dr. Volumnia Gaul
Volumina Gaul tidak menciptakan Hunger Games, tetapi dia menerapkannya dengan efisiensi yang kejam, dan dalam The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes, ia berhasil meyakinkan Coryo tentang kekerasan yang melekat pada sifat alamiah manusia.
Ini bukan pertama kalinya aktor pemenang Academy Award, Viola Davis, memerankan seorang dalang yang jahat, tampil sebagai Amanda Waller di DCEU.
Dia memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dari sekedar film ini. Davis telah dinominasikan untuk dua Piala Oscar Aktris Pendukung Terbaik (Doubt, Fences) dan dua Piala Oscar Aktris Terbaik (The Help, Ma Rainey’s Black Bottom), menang untuk perannya sebagai Rose Lee Maxson di Fences.
8. Fionnula Flanagan Sebagai Grandma’am
Anggota keluarga Snow yang tersisa lainnya adalah Grandma’am. Sebagai nenek dari Coryo dan Tigris, ia memiliki cengkraman yang kuat dan mendominasi keluarganya.
Grandma’am diperankan oleh Fionnula Flanagan, seorang aktor panggung, televisi, dan film yang produktif.
Sebelum bergabung dengan The Hunger Games The Ballad of Songbirds and Snakes, Flanagan pernah berperan dalam The Others dan Four Brothers.
Karier Flanagan di televisi juga tidak kalah cemerlang, dan ia telah memainkan peran kecil dan berulang di puluhan acara termasuk, Lost, American Gods, beberapa seri Star Trek, dan How the West Was Won sebagai Molly Culhane, sebuah peran yang membuatnya dinominasikan untuk Emmy. (*)
Ketua KPK Firli Bahuri. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
batampos – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri telah selesai menjalani pemeriksaan tambahan terkait kasus dugaan pemerasan kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Usai pemeriksaan, Firli berusaha menghindari awak media.
Firli yang memakai batik coklat gelap langsung meninggalkan Bareskrim Polri menaiki mobil Hyundai warna hitam dengan pelat nomor B 1917 TJQ. Firli terlihat tak mau tersorot kamera wartawan.
Dia nampak duduk setengah tiduran di kursi baris kedua dari depan. Dia berupaya wajahnya tidak bisa terintip dari jenderal mobil. Tidak hanya itu, Firli juga menutupi wajahnya menggunakan benda warna hitam mirip sebuah tas tangan.
Sebelumnya, Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya resmi menaikan status perkara dugaan pemerasaan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke tahap penyidikan. Artinya ditemukan unsur pidana dalam kasus ini.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, keputusan ini diambil oleh penyidik setelah melakukan gelar perkara pada Jumat (6/10). Penyidik juga telah memeriksa 6 saksi dalam perkara ini.
“Dari hasil gelar perkara dimaksud selanjutnya direkomendasikan untuk dinaikan statusnya penyelidkan ke tahap penyidkkan,” kata Ade Safri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (7/10)
Dalam perkara ini diduga terjadi pelanggaran Pasal 12 huruf e atau pasal 12 huruf B atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU Nomor 29 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncti Pasal 65 KUHP.
“Akan diterbitkan surat perintah penyidikan untuk melakukan serangkaian penyidikan guna mencari dan mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana terjadi dan menemukan tersangka,” jelasnya.
Ilustrasi pesawat tempur taktis Super Tucano TNI AU. (TNI Angkatan Udara)
batampos – Pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU) yang jatuh di kawasan Gunung Bromo membuat geger masyarakat sekitar. Video kabar pesawat tempur TNI AU tipe 2 EMB-314 Super Tucano jatuh di kawasan Gunung Bromo Jawa Timur ramai di media sosial X.
Pesawat tempur TNI AU diduga jatuh sekitar pukul 12.12. Dalam rekaman video milik akun X @ulowit, pesawat terlihat memiliki nomor ekor TT-3111 dan TT-3103. Di video lain, pesawat milik TNI AU itu tampak meledak. Setelah meledak, kepulan asap dari pesawat semakin menebal.
”Awas, awas, minggir. Jangan dekat-dekat, awas,” sebut orang yang ada di dalam video.
Diberitakan sebelumnya, Pesawat Tempur tipe 2 EMB-314 Super Tucano jatuh di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Pesawat diduga jatuh sekitar pukul 12.12.
Kronologis yang dihimpun JawaPos.com dari salah satu sumber menyampaikan pesawat TT-3111 dan TT-3103 lepas landas bareng dua pesawat lain. Keempat pesawat melaksanakan station pukul 10.15.
Chevron Flight mulai Start Engine 4 A/C pukul 10.39. Chevron Flight melaksanakan take off dari Lanud Abdulrachman Saleh pada pukul 10.50 per element, dilanjutkan dengan join dan membentuk Box Formation, continue Routing melalui Area Alpha, Bravo, Charlie, Delta. Initial Altitude 8.000 FT msl.
Pukul 11.18 Chevron #1 dan Chevron #2 dinyatakan Lost Contact (hilang kontak). Kedua pesawat lain pukul 11.31 Chevron #3 dan Chevron #4 landing di Abdulrachman Saleh. (*)
Kronologis yang dihimpun JawaPos.com dari salah satu sumber menyampaikan pesawat TT-3111 dan TT-3103 lepas landas bareng dua pesawat lain. Keempat pesawat melaksanakan station pukul 10.15.
Chevron Flight mulai Start Engine 4 A/C pukul 10.39. Chevron Flight melaksanakan take off dari Lanud Abdulrachman Saleh pada pukul 10.50 per element.
Dilanjutkan dengan join dan membentuk Box Formation, continue Routing melalui Area Alpha, Bravo, Charlie, Delta. Initial Altitude 8.000 FT msl.
Pukul 11.18 Chevron #1 dan Chevron #2 dinyatakan Lost Contact (hilang kontak). Kedua pesawat lain pukul 11.31 Chevron #3 dan Chevron #4 landing di Abdulrachman Saleh. (*)
Indo A Yani salah satu swalayan di Karimun yang penjualannya tetap stabil
batampos– Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haram terhadap produk-produk yang berafiliasi dengan zionis Israel. Masyarakat muslim yang mengetahui fatwa ini tentunya ada yang mengikuti dan ada yang tidak.
”Kalau sudah ada fatwa MUI yang menyatakan haram membeli produk-produk yang berafiliasi dengan zionis Israel, maka saya selalu umat muslimin mengikuti fatwa tersebut. Yakni, tidak lagi membeli produk-produk yang dimaksud,” ujar Fathur warga Tanjungbalai Kota, Rabu (15/11).
Hal senada dikatakan Zulkhairi bahwa dengan adanya fatwa haram yang dikeluarkan MUI Pusat, maka barang atau produk yang berkaitan dengan zionis tidak lagi dibelinya. ”Ya tidak lagi saya beli barang-barang yang perusahaannya ada kerja sama zionis Israel. Karena sudah dinyatakan haram oleh MUI,” paparnya.
Manajemen Swalayan Indo A Yani, William yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, untuk penjualan barang-barang tempatnya sampai saat ini masih stabil.
”Hanya saja, tadi memang saya ada bertanya kepada karyawan bagian pesan barang ke distributor. Bahwa untuk barang atau produk yang terkait dengan Israel memang berkurang,” jelasnya.
Kestabilan penjualan di swalayan Indo A A Yani, katanya, disebabkan konsumen yang berbelanja mengalihkan pembelian barang. Yakni, jika sebelumnya biasa menggunakan produk A, tapi disebabkan produk A berkaitan dengan Israel, maka beralih ke produk B yang kegunaannya sama. (*)
Puing pesawat tempur milik TNI AU TT-3103 yang menabrak tebing di utara area Pegunungan Tengger, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Pasuruan, Kamis (16/11). (Twitter/X)
batampos – PDua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI Angkatan Udara jatuh di Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis siang.
Dua pesawat itu diperkirakan jatuh sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, saat dihubungi di Jakarta, Kamis, membenarkan insiden jatuhnya dua pesawat TNI AU itu.
“Betul (di Pasuruan, red.) dan ada dua (pesawat tempur),” kata Marsekal Fadjar.
TNI AU masih menyelidiki peristiwa tersebut, termasuk soal kemungkinan adanya prajurit yang menjadi korban, penyebab jatuhnya pesawat, serta kronologi peristiwa.
Dua pesawat TNI AU yang jatuh itu diketahui masing-masing unit dengan nomor registrasi TT-3111 dan TT-3103. (*)
Bibit pohon yang ditanam diantaranya bibit pohon Rambutan, Mangga, Matoa dan bibit pohon lainnya.
Dia berharap, bibit pohon yang ditanam bisa dirawat dengan rutin melakukan penyiraman dan pemberian pupuk agar menghasil buah yang dapat dinikmati. (*)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menargetkan gedung landmark Perseroan di Aceh senilai Rp325 miliar diresmikan pada Maret 2024, menyusul rampungnya konstruksi yang ditandai topping off. Gedung berkonsep green building ini pun semakin menekankan komitmen BSI memajukan perekonomian di Serambi Mekah.
ki-ka: Menteri BUMN Periode 2009-2011 sekaligus Ketua Diaspora Global Aceh Mustafa Abubakar, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Asisten 3 Provinsi Aceh Iskandar, Direktur Operasi Bidang Gedung PT PP (Persero) Tbk Yuyus Juarsa, Kepala OJK Aceh Yusri, dan Komisaris Utama BSI Muliaman D Hadad saat menekan tombol bersama sebagai simbolis topping off Green Building BSI Aceh, Banda Aceh (15/11).
Perseroan menuntaskan penutupan bagian atas yang menjadi simbol telah dirampungkannya proses konstruksi atau topping off Gedung Landmark BSI Aceh pada Rabu (15/11). Dalam acara tersebut, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan Gedung Landmark BSI Aceh nantinya terdiri dari 10 lantai dengan tinggi 46,6 meter dan menjadi gedung perkantoran tertinggi di Aceh.
“Alhamdulillah saat ini kami telah menyelesaikan 51,56% proses pembangunan gedung. Kami menargetkan pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh selesai Februari 2024 dan diresmikan pada Maret 2024,” kata Hery menegaskan.
Hery juga menekankan bahwa nantinya gedung ini akan menjadi Kantor Wilayah BSI di Aceh. Sekaligus menjadi kantor wilayah bank pertama di Indonesia yang berdiri di provinsi yang terletak paling barat tersebut.
Hadirnya Gedung Landmark BSI Aceh dan menjadi kantor wilayah, menurut Hery merupakan bentuk keseriusan komitmen Perseroan untuk memberikan layanan operasional dan kontribusi terbaik bagi perekonomian di Provinsi Aceh.
“Kami ingin menjadi bank yang terus meningkatkan inklusivitas dan bersama-sama seluruh stakeholders mendorong pertumbuhan perekonomian di Aceh. Hadirnya gedung ini memperkuat komitmen BSI untuk bersama-sama masyarakat Aceh memajukan kesejahteraan di bumi Serambi Mekah,” tutur Hery.
Upaya dan komitmen BSI tersebut sudah terlihat selama ini. Posisi September 2023, secara tahunan aset BSI di Aceh tumbuh 10,99% menjadi Rp19,40 triliun. Pembiayaan tumbuh 16,32% menjadi Rp18,86 triliun dengan 44,30% porsinya diserap sektor UMKM. Pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 2,57% menjadi Rp15,30 triliun. Sedangkan pencapaian laba sebesar Rp474 miliar.
Untuk mendukung transaksi keuangan masyarakat di Provinsi Aceh, BSI memiliki 160 kantor cabang. Jaringan tersebut diperkuat pula dengan lebih dari 700 mesin ATM dan akan ditambah menjadi 1.000 unit seiring pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2024; sekitar hampir 1.000 mesin EDC Merchant; lebih dari 17.000 BSI Smart Agent; dan lebih dari 29.000 QRIS yang tersebar di seluruh penjuru Provinsi Aceh.
Selain itu, Perseroan telah membangun UMKM Center yang membina 1.641 UMKM. BSI mengembangkan pula wirausaha muda melalui BSI Aceh Muslim-Preneur yang diminati lebih dari 2.000 pendaftar.
“Dan masih banyak lagi kegiatan ekonomi yang sudah kami lakukan bersama masyarakat Aceh. Sehingga dengan pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh di Jl. Teungku Daud Beureuh No.15 Banda Aceh ini, menjadi upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan dengan membangun dan memenuhi infrastruktur perbankan di Aceh,” ujarnya.
Kearifan Lokal & Green Building
Hary pun menambahkan, Gedung Landmark BSI Aceh menggunakan teknologi modern dan desain dengan kearifan lokal masyarakat bumi Serambi Mekah. Hal ini menjadi simbol kemajuan Provinsi Aceh yang semakin modern namun berpegang teguh pada nilai agama dan budaya. Akan tersedia pula media publikasi videotron yang menyatu dengan sisi luar gedung sebagai media publikasi publik pertama di Aceh.
“Pembangunan Gedung ini tidak akan meninggalkan unsur-unsur budaya dan kearifan lokal Aceh yang sering disebut sebagai kota Serambi Makkah. Apa lagi Islam adalah agama wad’un ilāhiyyun, senantiasa sejalan dengan budaya masyarakat selama budaya tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Islam,” imbuhnya.
Adapun dalam pembangunan gedung tersebut, BSI menggandeng PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor. Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi Bidang Gedung PT PP (Persero) Tbk Yuyus Juarsa mengatakan bahwa Gedung Landmark BSI Aceh merupakan gedung yang dibangun dengan konsep green building dengan sertifikasi Gold.
Menurut Yuyus, gedung tersebut mengusung semangat ramah lingkungan dan hemat energi. Hal itu terlihat dengan teknologi terkini yang digunakan. Seperti penggunaan Building Automation System sebagai perangkat hemat energi, Rain Water Harvest (RWH) atau pemanfaatan air hujan untuk kebutuhan operasional gedung.
Selain itu, Gedung Landmark BSI Aceh menggunakan desain kaca fasad DGU (Double Glass Unit) dengan rongga udara di antara kaca ganda. Sehingga mampu mereduksi panas matahari untuk mengurangi pemakaian pendingin ruangan. Tidak hanya itu, sumber kelistrikan gedung ini juga menggunakan sumber daya solar panel rooftop dan menjadi salah satu yang terbesar di Aceh.
“Dengan adanya penerapan teknologi tersebut, Gedung Landmark BSI Aceh menjadi bangunan perkantoran pertama di Aceh yang memperoleh sertifikasi Gold dalam penerapan green building,” kata Yuyus.
Dalam acara tersebut hadir pula Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh Iskandar A. P. mewakili (Pj) Gubernur Provinsi Aceh Achmad Marzuki. Menurut Iskandar, pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh adalah bentuk komitmen Perseroan kepada kemajuan Aceh.
Dia menilai BSI telah banyak terlibat dalam program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah di sana. Dengan kebadiran gedung ini, pemerintah Provinsi Aceh berharap BSI akan semakin berperan aktif dan menjadi katalisator dalam pembangunan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh.
“Pembangunan gedung ini menjadi momentum penting. Dalam konteks Aceh, sistem perbankan syariah menjadi keharusan. Salah satunya peran perbankan mendorong sektor kecil dan menengah. Saya berharap dengan hadirnya gedung ini mendorong masyarakat Aceh semakin tertarik menggunakan produk dan layanan perbankan syariah. Semakin banyak pula pengusaha Aceh yang melihat peluang usaha berorientasi syariah sebagai landasan pertumbuhan bisnis mereka,” pungkasnya. (*)
batampos– Satu unit pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU) diinfokan mengalami kecelakaan atau jautuh di Pasuruan, Jawa Timur. Video puing-puing pesawat setelah kecelakaan bahkan sudah beredar di media sosial.
Kapendam V/Brawijaya Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani membenarkan peristiwa ini. “Iya benar (kecelakaan pesawat) jenisnya pesawat tempur Tukano,” ucapnya, Kamis (16/11).
Rendra belum merinci ihwal kecelakaan ini. Proses penyelidikan masih berjalan. Dia hanya memastikan kecelakaan terjadi hari ini.
Belum diketahui pula apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Kalau untuk kejadian selebihnya baru saya investigasi. Belum tahu (ada korban jiwa atau tidak),” jelas Rendra.
Dari video yang beredar pesawat berwarna abu-abu milik TNI AU itu tampak jatuh di area perbukitan. Pesawat rusak parah. Terlihat ada api menyala di bagian kokpit pesawat, bahkan sempat terdengar ledakan yang membuat warga kaget.
Dalam video itu terlihat pesawat memiliki nokor ekor TT-3103. Terdapat pula gambar bendera Merah Putih. Posisi ekor pesawat sudah terpisah dari badannya. (*)