batampos– Ribuan pesepeda meramaikan event Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII 2023, sukses menarik pesepeda dari lokal dan mancanegara.Ribuan Pesepeda Jajal Rute Sepanjang 31 Kilometer
batampos– Ribuan pesepeda meramaikan event Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII 2023, sukses menarik pesepeda dari lokal dan mancanegara.Ribuan Pesepeda Jajal Rute Sepanjang 31 Kilometer
batampos– Ribuan pesepeda meramaikan event Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII 2023, sukses menarik pesepeda dari lokal dan mancanegara.Ribuan Pesepeda Jajal Rute Sepanjang 31 Kilometer
batampos– Ribuan pesepeda meramaikan event Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII 2023, sukses menarik pesepeda dari lokal dan mancanegara.Jamselinas ke-12 Batam, Catatkan Rekor Peserta Mancanegara Terbanyak
Dataran Engku Batam Center disesaki dengan sepeda lipat, Sabtu (11/11/2023). Ribuan pesepeda lipat datang dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya dari tanah air, pesepeda lipat dari mancanegara turut meramaikan menghadiri acara Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-12 Kota Batam. Tercatat, ada ribuan pesepeda lipat dari Indonesia dan mencanegara yang hadir.
Acara yang digelar di tahun ke-12 ini, dilepas langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Ia mengatakan, saat ini Kota Batam tidak hanya dikembangkan sebagai kota industri. Namun Kota Batam juga berkembang sebagai kota pariwisata.
“Maka hari ini digelar kegiatan pariwisata, Jamselinas ke-12 di Kota Batam,” ujarnya.
Untuk itu, seluruh pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kota Batam terus dijalankan. Dengan harapan, kegiatan-kegiatan pariwisata bertaraf nasional hingga internasional bisa digelar di Kota Bagam.
“Mudah-mudahan dua hingga tiga tahun kedepan seluruh pembangunan selesai. Sehingga kita bisa menarik (kegiatan pariwisata) dari mana saja,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan Jamselinas ke-12 Kota Batam, bisa menjadi contoh bahwa Kota Batam telah siap untuk menggelar kegiatan pariwisata.
“Mudah-mudahan orang sudah bisa melirik dan sekalian promosi. Mereka akan melewati seluruh jalan yang telah kita bangun. Tentu itu akan menjadi suatu momen promosi kota batam kedepan. Kita berharap, kedepannya kegitan ini akan bertambah dengan kegiatan lainnya,” imbuhnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Jamselinas ke-12 Kota Batam, Indra Haryanto mengatakan, ada 2.500 peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara yang mengikuti Jamselinas ke-12 Kota Batam. Dengan peserta terjaug berasar dari Papua sebanyak 22 prang.
Sementara untuk yang dari mancanegara berasal dari Singapura, Malaysia, Philipina, Australia dan Thailand.
“Ini antusiasnya pesertanya sangat luar biasa. Karena yang kita tau, mereka harus menggunakan pesawat, dengan biaya yang tidak murah,” katanya.
Ia juga bersyukur karena Jamselinas ke-12 Kota Batam juga memecahkan beberapa rekor. Mukai dari peserta yang menggunakan sepeda Brompton terbanyak dan lainnya.
“Tentunya juga peserta asing terbanyak tahun ini. Karena negara mereka dekat dengan Batam, dan peserta nusantara terbanyak dengan jarak yang cukup jauh,” tuturnya.
“Semangat mereka untuk bergabung ke Jamselinas luar biasa. Karena juga promosinya dibantu sama pak Rudi yang terus mengimbau dan mensupport acara ini,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta dari Johor Bahru Malaysia, Edaa Syuib mengaku sangat senang bisa hadir dalam Jamselinas yang digelar di Kota Batam.
Ia melanjutkan, jalur yang dilalui dalam event Jamselinas ke-12 ini cukup menantang karena melalui jalur perbukitan. Meski demikian, Edaa sangat menikmati bersepeda di Kota Batam.
“Memang indah, tidak menyesal kami. Karena Batam memang mantap untuk pengalaman kita dari Malaysia memang the best,” ujarnya dengan logat Melayu.
Edaa menambahkan, ia hadir ke Kota Batam bersama 60 orang lainnya dari Malaysia. Tidak hanya untuk mengkuti event Jamselinas, Edaa juga akan mengunjungi beberapa tempat terbaik di Kota Batam.
“Saya di Batam tiga hari dua malam, nantinya akan menikmati pemandangan panorama Batam. Kami sudah biasa ke Batam untuk jalan-jalan. Tapi kali ini kami datang ke Batam sekaligus untuk bergabung dengan pesepeda Batam,” imbuhnya. (*)
Jamselinas ke-12 Batam, Catatkan Rekor Peserta Mancanegara Terbanyak
Dataran Engku Batam Center disesaki dengan sepeda lipat, Sabtu (11/11/2023). Ribuan pesepeda lipat datang dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya dari tanah air, pesepeda lipat dari mancanegara turut meramaikan menghadiri acara Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-12 Kota Batam. Tercatat, ada ribuan pesepeda lipat dari Indonesia dan mencanegara yang hadir.
Acara yang digelar di tahun ke-12 ini, dilepas langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Ia mengatakan, saat ini Kota Batam tidak hanya dikembangkan sebagai kota industri. Namun Kota Batam juga berkembang sebagai kota pariwisata.
“Maka hari ini digelar kegiatan pariwisata, Jamselinas ke-12 di Kota Batam,” ujarnya.
Untuk itu, seluruh pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kota Batam terus dijalankan. Dengan harapan, kegiatan-kegiatan pariwisata bertaraf nasional hingga internasional bisa digelar di Kota Bagam.
“Mudah-mudahan dua hingga tiga tahun kedepan seluruh pembangunan selesai. Sehingga kita bisa menarik (kegiatan pariwisata) dari mana saja,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan Jamselinas ke-12 Kota Batam, bisa menjadi contoh bahwa Kota Batam telah siap untuk menggelar kegiatan pariwisata.
“Mudah-mudahan orang sudah bisa melirik dan sekalian promosi. Mereka akan melewati seluruh jalan yang telah kita bangun. Tentu itu akan menjadi suatu momen promosi kota batam kedepan. Kita berharap, kedepannya kegitan ini akan bertambah dengan kegiatan lainnya,” imbuhnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Jamselinas ke-12 Kota Batam, Indra Haryanto mengatakan, ada 2.500 peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara yang mengikuti Jamselinas ke-12 Kota Batam. Dengan peserta terjaug berasar dari Papua sebanyak 22 prang.
Sementara untuk yang dari mancanegara berasal dari Singapura, Malaysia, Philipina, Australia dan Thailand.
“Ini antusiasnya pesertanya sangat luar biasa. Karena yang kita tau, mereka harus menggunakan pesawat, dengan biaya yang tidak murah,” katanya.
Ia juga bersyukur karena Jamselinas ke-12 Kota Batam juga memecahkan beberapa rekor. Mukai dari peserta yang menggunakan sepeda Brompton terbanyak dan lainnya.
“Tentunya juga peserta asing terbanyak tahun ini. Karena negara mereka dekat dengan Batam, dan peserta nusantara terbanyak dengan jarak yang cukup jauh,” tuturnya.
“Semangat mereka untuk bergabung ke Jamselinas luar biasa. Karena juga promosinya dibantu sama pak Rudi yang terus mengimbau dan mensupport acara ini,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta dari Johor Bahru Malaysia, Edaa Syuib mengaku sangat senang bisa hadir dalam Jamselinas yang digelar di Kota Batam.
Ia melanjutkan, jalur yang dilalui dalam event Jamselinas ke-12 ini cukup menantang karena melalui jalur perbukitan. Meski demikian, Edaa sangat menikmati bersepeda di Kota Batam.
“Memang indah, tidak menyesal kami. Karena Batam memang mantap untuk pengalaman kita dari Malaysia memang the best,” ujarnya dengan logat Melayu.
Edaa menambahkan, ia hadir ke Kota Batam bersama 60 orang lainnya dari Malaysia. Tidak hanya untuk mengkuti event Jamselinas, Edaa juga akan mengunjungi beberapa tempat terbaik di Kota Batam.
“Saya di Batam tiga hari dua malam, nantinya akan menikmati pemandangan panorama Batam. Kami sudah biasa ke Batam untuk jalan-jalan. Tapi kali ini kami datang ke Batam sekaligus untuk bergabung dengan pesepeda Batam,” imbuhnya. (*)
Penahanan 35 Tersangka Bentrok Aksi Relokasi Rempang Kembali Diperpanjang

batampos– Masa tahanan 35 warga dari 42 orang yang ditetapkan sebagai tersangka bentrok dalam aksi penolakan relokasi Rempang kembali diperpanjang. Dimana perpanjangan penahanan adalah yang kedua kalinya oleh penyidik Polresta Barelang.
Tak hanya itu, penyidik Polresta Barelang juga belum melimpahkan berkas penyidikan setelah dikembalikan oleh jaksa penuntut umum 3 pekan lalu. Yang artinya, penyidik belum bisa memenuhi petunjuk dari jaksa untuk melengkapi proses penyidikan yang dinilai kurang.
Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan mengatakan hingga Jumat (10/11), penyidik belum mengembalikan berkas yang sebelumnya dikembalikan jaksa karena dinilai kurang. Dimana jaksa melakukan P19 atau pengembalian berkas pada tanggal 16 Oktober lalu.
“Sampai sekarang berkas yang kami kembalikan belum kembali dikirimkan penyidik. Jadi kami masih menunggu,” ujar Andreas.
BACA JUGA: Sidang Praperadilan Polresta Barelang, Keluarga Tersangka Demo Solidaritas Rempang Jadi Saksi
Disinggung status penahanan tersangka yang sudah habis, setelah diperpanjang 40 hari oleh penyidik, menurut Andreas kemungkinan sudah diperpanjang kembali. Namun perpanjangan penahanan diajukan ke Pengadilan Negeri Batam.
“Untuk perpanjangan penahanan ini ranahnya Pengadilan,” ujar Andreas
Sementara, Humas PN Batam,Edi Sameaputty belum mengetahui apakah ada pengajuan perpanjangan penahanan oleh penyidik polisi. Ia akan mengecek terlebih dahulu untuk memastikan informasi tersebut.
“Terkait permohonan perpanjangan penahanan tersangka bentrok aksi relokasi Rempang saya akan cek terlebih dahulu,” sebut Edi .
Diketahui, beberapa waktu lalu Kejari Batam telah menerima SPDP 42 tersangka terkait kerusuhan dalam penolakan relokasi Pulang Rempang. Ke 42 tersangka terdiri dari 7 saat kerusuhan pada 7 September di Rembang, 35 tersangka saat kerusuhan tanggal 11 September di kawasan Batam Center atau sekitaran Kantor BP Batam.
7 orang dari 43 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka ,mendapat penanguhan penahan dari polisi. (*)
reporter: yashinta
2 Atlet Panahan Tanjungpinang Ikut Kualifikasi Pra PON di Bogor

batampos– Dua atlet panahan binaan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Tanjungpinang terpilih mewakili Provinsi Kepri pada Babak Kualifikasi (BK) atau Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bogor, Jawa Barat.
Dua atlet yakni Rian Hidayat dan Muhammad Hamdan termasuk 16 atlet Provinsi Kepri yang akan berlaga pada cabang olahraga (Cabor) panahan di Pra PON XXI di Bogor pada 17 hingga 24 November 2023 mendatang.
Wakil Ketua Perpani Tanjungpinang, Muhammad Syukri mengatakan dua atlet merupakan atlet terbaik yang telah mengikuti seleksi di tingkat daerah secara ketat.
Sehingga dua atlet tersebut terpilih dan layak mewakili Provinsi Kepri di ajang BK/ Pra PON di Bogor Jawa Barat.
Dua atlet ini akan berlaga di dua divisi cabor panahan. Rian akan berlaga di divisi recurve. Sedangkan Hamdan akan berlaga di divisi compound.
“Sebelum berangkat ke Bogor, mereka akan mengikuti Training Center (TC) di Batam mulai tanggal 9 sampai 15 November 2023,” jelas Syukri, (Jumat (10/11).
Menurut Syukri, Pemko Tanjungpinang melalui Perpani Tanjungpinang saat ini akan terus mendukung lahirnya atlet-atlet muda berprestasi untuk berlaga di tingkat daerah hingga nasional.
BACA JUGA: Cabang Layar Unggulan Kepri, Berangkatkan 13 Atlit untuk Pra PON ke Jakarta
Bahkan Perpani Tanjungpinang memberikan bantuan dana untuk dua atlet tersebut selama mengikuti TC hingga BK Pra PON di Bogor.
“Kami berharap, dua atlet panahan yang akan berlaga ini mampu meraih hasil terbaik di Pra PON nanti,” harapnya.
Terpisah, Rian bersama Hamdan mengaku telah mempersiapkan diri untuk mengikuti BK Pra PON XXI 2024 di Bogor. Ia dan Hamdan telah melakukan latihan secara intensif dan terprogram bersama Perpani Tanjungpinang.
Pada tahap ini, kata Rian, seluruh atlet harus berjuang dan bekerja keras untuk mendapatkan poin agar lolos sebagai peserta PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut.
“Di babak kualifikasi ini menjadi kunci kami untuk mendapatkan tiket menuju PON. Mohon doa masyarakat Tanjungpinang agar dapat hasil terbaik di Pra PON kali ini,” kata Rian. (*)
reporter: yusnadi
Dibanding Agustus, Nilai Ekspor Batam di September 2023 Turun

batampos– Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2023 mencatat nilai ekspor di Kota Batam secara bulanan atau month to month (MtM) mengalami penurunan sebesar 5,03 persen dibandingkan dengan kegiatan ekspor Agustus 2023.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Agus Kadaryanto mengatakan pada Agustus 2023 nilai ekspor Kota Batam senilai US$ 1.242,45 juta. Sedangkan pada September 2023, nilai ekspor Batam menurun menjadi US$ 1.179,90 juta.
“Kegiatan ekspor Kota Batam pada September 2023 dibanding Agustus 2023 mengalami penurunan 5,03 persen atau senilai US$ 62,56 juta, ” ujar Agus kepada Batam Pos, Jumat (10/11).
Menurutnya, turunnya ekspor pada bulan September 2023 ini disebabkan penurunan ekspor sektor nonmigas maupun migas selama bulan September 2023. Ekspor sektor nonmigas turun sebesar 4,07 persen atau US$ 47,32 juta. Sedangkan sektor migas turun 18,80 persen atau sekitar US$ 15,23 juta.
Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kumulatif ekspor Batam mengalami penurunan senilai US$ 434,80 juta atau 3,74 persen. Penurunan nilai kumulatif ekspor Januari-September 2023 dibanding Januari September 2022 disebabkan oleh penurunan ekspor sektor migas sebesar US$ 479,63 juta atau sebesar 44,13 persen.
BACA JUGA: Investasi Singapura Terbesar, KIIE Kawasan Terbaik dan Ekspor Tertinggi PT Ecogreen Oleochemicals
Agus menambahkan, nilai ekspor Kota Batam bulan September 2023 menyumbang 77,30 persen dari total ekspor se-Kepri sebesar US$ 1.519,26 juta. Adapun ekspor non migas penyumbang terbesar di September 2023 ini adalah mesin dan peralatan listrik US$ 464,07 juta dan mesin-mesin atau pesawat mekanik US$ 136,30 juta, benda-benda dari besi dan baja sebesar US$ 78,4 juta, minyak dan lemak hewan US$ 72,42 juta serta kapal laut yakni sebesar US$ 45,22 juta.
Adapun negara tujuan ekspor Kota Batam September 2023 dengan nilai terbesar masih negara Singapura, yaitu mencapai US$ 384,48 juta. Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami penurunan dibandingkan keadaan bulan Agustus 2023, yaitu turun sebesar 12,59 persen dan juga turun sebesar 18,24 persen jika dibandingkan dengan September 2022.
Pada periode Januari-September 2023, Singapura merupakan negara tujuan ekspor Kota Batam dengan peranan terbesar yaitu 34,02 persen dari kumulatif ekspor Batam selama 2023 dengan nilai ekspor US$ 3.809,03 juta. Angka ini turun jika dibanding dengan periode sebelumnya sebesar 23,83 persen.
Negara-negara tujuan ekspor terbesar Kota Batam selanjutnya selama Januari-September 2023 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor US$ 2.752,92 juta atau 24,59 persen, lalu Tiongkok sebesar US$ 671,74 juta atau 6,00 persen. Jepang sebesar US$ 371,30 juta atau sebesar 3,32 persen serta India dengan nilai ekspor sebesar US$ 328,28 juta atau 2,93 persen.
Sementara itu untuk Nilai ekspor terbesar pada September 2023 masih melalui Pelabuhan Batu Ampar yaitu dengan nilai ekspor US$ 798,47 juta. Nilai ekspor ini mengalami kenaikan 4,09 persen jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2023.
Disusul Pelabuhan Sekupang sebesar US$ 216,38 juta. Pelabuhan Kabil US$ 93 juta, dan Pelabuhan Belakang Padang sebesar US$ 65,15 juta serta Pelabuhan lainnya US$ 6,9 juta. (*)
reporter: rengga
Manajemen PTKG Tepati Janji Lunasi Tunggakan BPJS TK dan Gaji Eks Karyawan

batampos– Manajemen PT. Karimun Granite (PTKG) akhirnya melunasi tunggakan BPJS Tenaga Kerja , dan gaji eks karyawan yang tertunda.
Selain eks karyawan, bukti pembayaran tertanggal 8 dan 9 November 2023 itu juga telah dilaporkan ke Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun.
“Sudah. Manajemen PTKG telah melunasi tunggakan BPJS TK per April hingga September 2023. Termasuk pembayaran gaji eks karyawan yang tertunda,” ujar Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun, Ria Isweti menjawab, Jumat (11/11) kemarin.
Ria Isweti mengaku pihaknya telah mendapatkan bukti transfer PTKG dimaksud. Termasuk pembayaran tunggakan gaji eks karyawan.
BACA JUGA: PTKG Janji Lunasi Tunggakan BPJS dan Gaji Eks Karyawan
“Bukti transfer ada kami terima. Pun bukti transfer pembayaran gaji yang totalnya mencapai Rp800-an juta,” beber Ria.
Terpisah Ketua PUK SPSI PT KG Karimun, Tengku Herizal membenarkan jika manajemen PTKG telah melunasi tunggakan BPJS TK. Hanya saja yang masih mengganjal adalah pembayaran gaji, dan pesangon yang masih perlu dipertanyakan.
“Kalau tunggakan BPJS TK, sudah lunas. Cuma soal gaji yang sepertinya belum merata dibayarkan. Artinya, dari tunggakan tiga bulan, ternyata baru dibayarkan satu bulan,” papar Tengku Herizal.
Terkait pembayaran gaji yang tidak merata, kata Tengku Herizal, pihaknya akan membuat laporan ke Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun.
“Pastinya kami masih menunggu penjelasan dari pihak perusahaan kenapa gaji tenaga pengajar hanya dibayarkan satu bulan. Selain itu, kami juga meminta pihak perusahaan menjelaskan terkait perhitungan pesangon kepada kami,” tuturnya.
Menurut Herizal, perhitungan pesangon pihak eks karyawan tidak sesuai dengan besaran gaji pokok UMK yang mereka terima setiap bulannya.
“Perhitungan pesangon 0,5 % itu dihitung dari gaji pokok setara UMK dikalikan masa kerja. Ditambah lagi yang lain-lainnya sesuai dengan aturan, namun yang kami terima tidak sesuai dengan perhitungan kami. Makanya kami minta pihak perusahaan menjelaskan ini,” katanya. (*)
reporter: ichwanul fahmi
Di Kawasan Bisnis Greendland, Parkir Kendaraan Wajib Paralel

batampos– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam kembali menertibkan kendaraan yang tidak mematuhi parkir paralel di kawasan bisnis Greendland, Batamcenter, Jumat (10/11).
Kepala UPT Parkir Alexander Banik mengatakan area kawasan ini sebenarnya bebas parkir. Karena jalan ini dilebarkan untuk menunjang aktivitas lalu lintas kendaraan di wilayah tersebut.
Namun Dishub memberikan kelonggaran dengan tetap memperbolehkan kendaraan parkir. Hal ini mengingat kawasan tersebut merupakan pusat kuliner. Sehingga intensitas kendaraan yang parkir cukup tinggi.
BACA JUGA: Dishub Batam Tata Area Parkir di Kawasan Greenland
Kendati demikian, masalah baru muncul. Setelah diperbolehkan parkir serong atau miring, cukup memakan badan jalan. Sehingga pihaknya mengubah dengan penerapan parkir paralel atau sejajar.
“Sudah berjalan beberapa hari ini. Namun masih ada yang bandel. Kalau itu jukir kami akan ganti saja, dan tutup area ini agar tidak ada parkir. Kalau sudah begitu, kami akan aktifkan mobil derek untuk mengangkut mobil yang bandel ini,” tegasnya.
Alex menjelaskan untuk pemberlakuan derek ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah tentang Parkir. Kendaraan yang melanggar, dan memarkirkan kendaraan di tempat yang tidak diperbolehkan, akan diderek.
“Untuk denda sudah jelas ada aturannya. Untuk mobil dikenakan denda Rp500 ribu. Denda harus dibayarkan ke bank Riau Kepri, setelah itu baru kendaraan dilepaskan,” sebutnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap sosialisasi untuk penerapan parkir paralel. Ke depan jika memang tidak bisa diatur. Maka akan diterapkan Perda derek tersebut.
“Meskipun saat ramai tetap harus paralel. Jangan sampai serong. Karena itu tidak dibenarkan. Satu lagi, untuk pemilik usaha yang memakan lahan parkir untuk usaha seharusnya tidak boleh. Sebab setiap usaha itu harus menyediakan tempat parkir,” bebernya. (*)
reporter: yulitavia
