
batampos– Seorang santri salah satu pondok pesantren di Bintan, Sigit Purnomo Aji, 15, diduga tenggelam di kolam bekas galian tambang bauksit di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (8/10/2023).
Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto membenarkan, adanya laporan seorang laki-laki diduga tenggelam di kolam bekas galian tambang bauksit di Kecamatan Bintan Timur.
“Korbannya santri,” kata dia saat dihubungi, Minggu (8/10/2023).
Belakangan diketahui, korban merupakan warga Tanjungpinang yang saat ini sedang menuntut ilmu di pondok pesantren Ibnu Sina Kasim.
Dia mengatakan, dari informasi yang didapat sebelum kejadian korban bersama sejumlah temannya pergi ke kolam tersebut untuk berenang.
“Hari Minggu, libur jadi mereka berenang,” kata dia.
BACA JUGA: Remaja 13 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa usai Tenggelam di Danau Biru Panglong, Kijang
Sebelum berenang, kata dia, sejumlah temannya sudah mengingatkan korban agar tidak ikut berenang. Alasannya karena korban tidak bisa berenang.
“Jadi korban hanya di tepi-tepian saja,” kata dia.
Setelah berenang, teman-temannya mulai naik ke darat. Sejumlah temannya mencari-cari korban, namun korban tidak ditemukan.
Mereka kemudian kembali mencari ke pondok pesantren dengan harapan korban sudah pulang dan berada di pondok pesantren.
Ternyata, korban belum pulang ke pondok pesantren.
Saat kejadian, kata dia, teman-temannya tidak ada yang melihat saat korban tenggelam.
“Jadi masih kita duga korban tenggelam,” kata dia.
Dia mengatakan, saat ini anggotanya bersama Tim Sar gabungan sudah berada di lokasi untuk melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik tenggelamnya.
“Tim masih menyisir di lokasi,” tukasnya.
Sementara Sekretaris BPBD Kabupaten Bintan, Agus Ariyadi mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung ke lokasi.
“Tim Sar gabungan masih mencari korban yang diduga tenggelam di kolam bekas galian bauksit,” kata dia. (*)
reporter: slamet









