Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4603

Aplikasi Sibadang untuk Optimalkan Aliran Data Kesehatan

0
Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara, f. Peri Irawan

batampos– Aplikasi Sistem Informasi dan Bank Data Kesehatan Kepri Gemilang (Sibadang) yang diluncurkan Pemprov Kepri adalah untuk mengoptimalkan aliran data kesehatan dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat.

“Melalui aplikasi Sibadang, kami siap membangun kesehatan dari tingkat dasar,” kata Sekretaris Daerah Pemprov Kepri, Adi Prihantara, Jumat (3/11).

Adi menyebut aplikasi Sibadang dilahirkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri sebagai bentuk transformasi digital kesehatan guna mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

BACA JUGA: Diskominfo Bintan Ciptakan Aplikasi Absensi Online Terpantau

Nama aplikasi itu sendiri terinspirasi dari orang kuat legendaris dari dunia Melayu yang bernama Badang.

Sesuai namanya, kata Adi, aplikasi Sibadang diharapkan menjadi aplikasi yang kuat dan berani, sehingga mampu memberikan dukungan bagi data-data kesehatan di Kepri menuju ke Indonesia satu data.

“Harapannya setelah aplikasi ini diluncurkan, benar-benar bisa dimanfaatkan dan memberikan data kesehatan yang akurat agar menjadi landasan dasar dalam membuat kebijakan membangun kesehatan di Kepri menuju Indonesia emas 2045,” ujarnya.

Lanjut Adi menyampaikan bahwa Pemprov Kepri memang fokus melakukan program transformasi kesehatan terpadu untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk semua elemen masyarakat.

Ada beberapa komponen guna terwujud transformasi kesehatan terpadu, antara lain pelayanan kesehatan yang difokuskan ke arah pencegahan yang merupakan transformasi layanan primer. Tujuannya, yaitu mendekatkan pelayanan kesehatan hingga tingkat desa dan dusun sehingga terwujud integrasi pelayanan kesehatan. Hal ini melibatkan pelayanan di puskesmas sampai tingkat desa melalui posyandu prima, dan tingkat dusun melalui kegiatan posyandu dan kunjungan rumah oleh kader.

“Transformasi ini adanya di puskesmas dan posyandu,” ujar Adi.

Selain itu, kata dia, pelayanan kesehatan rumah sakit rujukan di daerah setempat patut ditingkatkan. Rumah sakit harus mampu menangani penyakit-penyakit kronis, seperti jantung, stroke, kanker, dan gagal ginjal.

Khusus pelayanan penyakit jantung yang jumlah pasien paling dominan di Kepri, menurut Adi, saat ini sudah ada alat katerisasi, sedangkan tahun ini diupayakan bisa beroperasi, yaitu di RSUD Raja Ahmad Thabib di Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya, sarana prasarana harus memadai disertai pembiayaan kesehatan oleh pemerintah bagi kalangan masyarakat kurang mampu, sebab BPJS Kesehatan tidak bisa menjangkau seluruh biaya kesehatan masyarakat dan transformasi teknologi kesehatan, yang mana rumah sakit tak hanya memiliki peralatan kesehatan yang canggih, tetapi juga harus dilengkapi dengan tenaga ahli atau spesialis terkait pengoperasian.

Adi juga mengatakan tentang data kesehatan penduduk, karena pendataan kesehatan penduduk secara terpadu dan terintegrasi akan mempermudah penanganan apabila masyarakat menderita sakit.

“Makanya kita bangun sebuah sistem digitalisasi data kesehatan masyarakat di semua kabupaten/kota. Ini juga merupakan program pemerintah pusat yang harus direalisasikan di daerah,” ungkap Adi.

Ia menambahkan program transformasi kesehatan terpadu perlu dukungan semua pemangku kesehatan serta pemerintah kabupaten/kota supaya terealisasi dengan baik demi menyehatkan masyarakat secara menyeluruh. (*)

reporter: antara

Polisi Siap Jaga Integritas dan Keamanan Pemilu

0
image0 4 2 e1698564061551
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. F.Humas Polda Kepri

batampos– Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad melakukan kunjungan dan silaturahmi ke dua lokasi, yaitu kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepru dan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Kamis (2/11) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Pandra menyoroti pentingnya kolaborasi untuk menjaga pemilu yang aman dan damai pada tahun 2024. Ia juga menekankan peran vital dalam menjaga keamanan surat suara serta mengurangi risiko terjadinya kebakaran dan kerusakan barang.

BACA JUGA: Gubernur Ansar Serahkan Rp198 Miliar Dana Hibah Pemilu 2024

“Polda Kepri telah melakukan berbagai persiapan menjelang Pemilu, termasuk penyusunan rencana keamanan, pelatihan personel, pengawasan intelijen, kampanye kesadaran publik, kerjasama dengan instansi terkait, pengawasan media sosial, dan penyediaan sistem pengaduan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengamanan Pemilu merupakan kewajiban kepolisian. Oleh karena itu, kata Pandra, Polda Kepri bersama KPU Kepri nantinya mendukung penuh dan mensukseskan Pemilu 2024.

“Polda Kepri bersama dengan seluruh stakeholder siap menjaga integritas dan keamanan Pemilu 2024. Kami bertekad tinggi untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik di Kepri,” katanya.

Pandra meyakini bahwa personil Polri dibantu TNI dan Stake Holder terkait dapat menjalin sinergi untuk menciptakan pemilu yang aman dan damai. Ini mencakup perlindungan bagi penyelenggara dan memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama masa Pemilu.

“Diharapkan kolaborasi yang terjalin antara pihak Kepolisian, Bawaslu, dan KPU Kepri akan memberikan pondasi kuat bagi penyelenggaraan Pemilu yang aman, adil, dan berintegritas,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

602 Caleg DPRD Kepri Memperebutkan 45 Kursi

0
Ferry Manalu. f. antara

batampos– Dari 18 Parpol, ada 602 Calon Legislatif DPRD Kepri untuk memperebutkan 45 kursi di pemilu 2024 mendatang.

Anggota KPU Kepulauan Riau, Ferry Muliadi Manalu, mengatakan, jumlah DCT tersebut berasal dari 18 partai politik peserta Pemilu dan tujuh daerah pemilihan atau dapil.
“Mereka akan memperebutkan 45 kursi anggota DPRD Kepri pada Pemilu 2024,” kata dia, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (3/11).

Ia memerinci dari total 602 orang yang masuk DCT, ada sebanyak 364 caleg laki-laki dan 238 caleg perempuan. Secara persentase, khusus caleg perempuan mencapai 39,5 persen atau sudah melewati kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Ia juga memastikan bahwa nama-nama calon anggota DPRD Kepulauan Riau yang masuk ke dalam DCT sudah final dan tidak bisa diganti atau dicoret. Daftar DCT Pemilu 2024 akan diumumkan kepada publik pada Sabtu, 4 November 2023, melalui media cetak dan elektronik.

“Dengan demikian, nama-nama itulah yang akan berproses jelang pemilihan tanggal 14 Februari 2024,” ujar dia.

BACA JUGA: Polisi Kontrol Keamanan Kantor KPU dan Bawaslu

Ia menyampaikan penetapan 602 orang DCT anggota DPRD Kepri sudah mendapat persetujuan dari 18 partai politik dengan membubuhkan tanda tangan di atas spesimen surat suara sesuai petunjuk KPU. Setelah itu, spesimen surat suara tersebut akan dibawa ke KPU di Jakarta untuk mendapatkan persetujuan dari Biro Teknis KPU RI.

“Kemudian, baru masuk ke tahap pencetakan surat suara Pemilu 2024,” ucap dia.

Ia turut menambahkan selama tahapan pencermatan DCT dari tanggal 24 September 2023 hingga 4 Oktober 2023, pihaknya mencoret satu orang bakal caleg DPRD Kepri dari Partai Hanura, karena yang bersangkutan meninggal dunia.

KPU Kepulauan Riau, sambungnya, sudah memberi peluang pergantian terhadap bakal caleg meninggal dunia tersebut, namun dari Partai Hanura memang tak ada mengaju bakal caleg pengganti. “Makanya, pada masa pencermatan sampai penetapan DCT, ada pengurangan satu orang bakal caleg, yaitu dari 603 orang menjadi 602 orang,” katanya. (*)

reporter: antara

Saputra Tega Rusak Masa Depan Anak Temannya

0
sidang ilustrasi
Ilustrasi sidang

batampos-Saputra, pria berusia 25 tahun tega merusak masa depan anak pemilik warung yang ia kenal dekat. Padahal, korban masih berusia 14 tahun dan duduk dibangku SMP.

Akibat perbuatannya, pria yang kerap bergabung di kelompok seni tarian reog ini duduk sebagai terdakwa. Ia terjerat dengan pasal perlindungan anak. Dalam sidang yang berlangsung tertutup ia kemudian dituntut hukuman 12 tahun penjara. Atas tuntutan itu, ia memohon keringanan hukuman.

Usai sidang, A, ibu dari korban berharap hukuman untuk Saputra tak dikurangi. Sebab, akibat perbuatannya, anak yang masih duduk di bangku SMP itu kerap murung.

“Anak saya tidak berpacaran dengan dia, tapi diajak ke hotel, kemudian dicabuli. Saya ingin hukumannya berat, jangan sampai dikurangi,” ujar wanita yang sehari-hari berjualan makanan ini.

Menurut dia, ia mengenal terdakwa karena bergabung dalam kelompok tarian reog. Ia pun mengena terdakwa cukup dekat karena sering berbelanja di warungnya.

BACA JUGA: Pemuda di Tiban Cabuli Anak di Bawah Umur, Ibu Korban Kaget Temukan Video di HP

“Tapi dia tega merusak masa depan anak saya. Anak saya tak tahu apa-apa, dijemput di sekolah. Selama ini saya kenal baik, ternyata seperti itu,” ujarnya

Yang membuat ia lebih kesal, karena terdakwa sempat kabur ke Bintan. Anaknya yang merasa sudah rusak kemudian mencari terdakwa juga hingga ke Bintan.

“Anak saya 3 Minggu disana, disana digauli lagi. Hape anak saya diambil dan dijual. Itu yang bikin saya lebih kesal,” sebutnya.

Menurut dia, sebelumnya terdakwa juga pernah mencabuli anak di bawah umur. Namun hukumannya sangat ringan yakni hanya 4 bulan.

“Karena itu saya tak ingin , dia mendapat hukuman segitu. Karena ini sudah tabiat dia suka merusak masa depan orang. Saya ingin ia dihukum tinggi,” sebutnya lagi. (*)

reporter: yashinta

Di Kawasan PErumahan Griya, Polisi dan BKSDA Pasang Spanduk Waspada Buaya

0
Polisi, BKSDA Riau serta masyarakat memasang spanduk waspada buaya di kawasan Sei Toca Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos– Polsek Tanjungpinang Timur bersama BKSDA Riau memasang spanduk peringatan waspada buaya di empat titik rawan buaya kawasan perumahan Griya Puspandari Jalan Lembah Merpati, Sei Toca Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Rifi Hamdani Sitohang, mengatakan spanduk peringatan ini berisikan imbauan kepada warga sekitar, untuk berhati-hati saat beraktifitas di area sungai.

“Jika beraktifitas, perlu ada pendampingan karena kemunculan buaya dapat menyerang. Kami juga sudah koordinasi dengan BKSDA untuk mengatasi hal ini,” kata Rifi.

Sejauh ini, kata Rifi, tidak ada warga yang menjadi korban keganasan buaya yang ada di sungai tersebut. Namun demikian, buaya kerap memunculkan diri ke pemukiman warga untuk berjemur.

“Apalagi tempat ini sudah di sebut tempat buaya, sehingga membuat warga khawatir. Kami akan terus melakukan imbauan,” jelasnya.

BACA JUGA: Polisi Pasang Plang Peringatan Rawan Buaya

Sementara itu, Polisi Hutan BKSDA Riau Seksi Konservasi Wilayah II Batam Apriyanto Kurniawan, mengatakan pihaknya akan melakukan survei populasi, untuk mengetahui jumlah buaya di sepanjang sungai dekat perumahan Griya Puspandari.

Jika nanti hasilnya over populasi, lanjut Apriyanto, maka buaya-buaya di sungai tersebut akan segera dipindahkan ke habitatnya.

“Kalau di Sei Jang memang habitat buaya. Namun, di Sei Toca ini, memang agak berbeda, seperti bukan tempat buaya. Melainkan sejak dulu sudah tempat permukiman warga,” terang Apriyanto.

Sejauh ini, kata Apriyanto kawasan habitat buaya yang ada di Tanjungpinang terdapat di Kelurahan Sei Jang dan Kelurahan Tanjung Unggat Tanjungpinang.

“Lokasi waspada itu di Sei Jang dan Tanjung Unggat. Jika di sini over populasi, jalan tengahnya ya dipindahkan,” jelasnya. (*)

reporter: yusnadi

BP dan Pemko Batam Gesa Proyek Pelebaran Drainase di Batuaji

0
bp batam jalann
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meninjau proyek pelebaran jalan dan pembangunan drainase DAM Baloi di Jalan Yos Sudarso. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Proyek pelebaran drainase induk di simpang RKT, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji sudah memasuki tahap pengerasan. Proyek penanganan banjir dari Badan Pengusahaan sudah selesai dengan penggalian dan pendalaman alur drainase.

Pantauan di lapangan akses jalan yang sempat ditutup sudah kembali dibuka, sebab U Ditch atau coran semen berbentuk U sudah kembali dipasang, menutupi ruas jalan yang digali sebelumnya. Bagian sisi kiri kanan jalur penyebaran air masih dalam proses penggalian sebab itu harus lebih lebar dan dalam yang berbentuk seperti bak penampungan air.

BACA JUGA: Cegah Banjir di Tiban Terulang: Bersihkan Drainase dari Sampah, Pemilik Diminta Rapikan Kabel Utilitas

Sekretaris Kecamatan Batuaji Anwaruddin sebut, pemko dan BP Batam memang memberikan perhatian yang cukup serius dengan program normalisasi drainase sepanjang tahun 2023 ini. Selain di lokasi proyek BP Batam tadi, normalisasi juga dilakukan di drainase induk di samping Mitra Mall dan simpang Taman Makam Pahlawan Bulan Gebang, kelurahan Bukit Tempayan oleh Pemko Batam. Dinas Bina Marga dan sumber daya air kota Batam juga merombak habis dua drainase induk itu agar lebih lebar dan dalam.

“Alhamdulillah, tiga proyek ini masih terus berjalan dan hasilnya mulai nampak. Banjir mulai berkurang. Termasuk yang di pemukiman, ” ujar Anwaruddin.

Perhatian pemerintah dengan persiapan banjir ini diharapkan Anwaruddin dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat Batuaji dengan cara tertib membuang sampah dan rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran drainase. (*)

reporter: eusebius sara

BP dan Pemko Batam Gesa Proyek Pelebaran Drainase di Batuaji

0
bp batam jalann
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meninjau proyek pelebaran jalan dan pembangunan drainase DAM Baloi di Jalan Yos Sudarso. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Proyek pelebaran drainase induk di simpang RKT, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji sudah memasuki tahap pengerasan. Proyek penanganan banjir dari Badan Pengusahaan sudah selesai dengan penggalian dan pendalaman alur drainase.

Pantauan di lapangan akses jalan yang sempat ditutup sudah kembali dibuka, sebab U Ditch atau coran semen berbentuk U sudah kembali dipasang, menutupi ruas jalan yang digali sebelumnya. Bagian sisi kiri kanan jalur penyebaran air masih dalam proses penggalian sebab itu harus lebih lebar dan dalam yang berbentuk seperti bak penampungan air.

BACA JUGA: Cegah Banjir di Tiban Terulang: Bersihkan Drainase dari Sampah, Pemilik Diminta Rapikan Kabel Utilitas

Sekretaris Kecamatan Batuaji Anwaruddin sebut, pemko dan BP Batam memang memberikan perhatian yang cukup serius dengan program normalisasi drainase sepanjang tahun 2023 ini. Selain di lokasi proyek BP Batam tadi, normalisasi juga dilakukan di drainase induk di samping Mitra Mall dan simpang Taman Makam Pahlawan Bulan Gebang, kelurahan Bukit Tempayan oleh Pemko Batam. Dinas Bina Marga dan sumber daya air kota Batam juga merombak habis dua drainase induk itu agar lebih lebar dan dalam.

“Alhamdulillah, tiga proyek ini masih terus berjalan dan hasilnya mulai nampak. Banjir mulai berkurang. Termasuk yang di pemukiman, ” ujar Anwaruddin.

Perhatian pemerintah dengan persiapan banjir ini diharapkan Anwaruddin dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat Batuaji dengan cara tertib membuang sampah dan rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran drainase. (*)

reporter: eusebius sara

BP dan Pemko Batam Gesa Proyek Pelebaran Drainase di Batuaji

0
bp batam jalann
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meninjau proyek pelebaran jalan dan pembangunan drainase DAM Baloi di Jalan Yos Sudarso. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Proyek pelebaran drainase induk di simpang RKT, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji sudah memasuki tahap pengerasan. Proyek penanganan banjir dari Badan Pengusahaan sudah selesai dengan penggalian dan pendalaman alur drainase.

Pantauan di lapangan akses jalan yang sempat ditutup sudah kembali dibuka, sebab U Ditch atau coran semen berbentuk U sudah kembali dipasang, menutupi ruas jalan yang digali sebelumnya. Bagian sisi kiri kanan jalur penyebaran air masih dalam proses penggalian sebab itu harus lebih lebar dan dalam yang berbentuk seperti bak penampungan air.

BACA JUGA: Cegah Banjir di Tiban Terulang: Bersihkan Drainase dari Sampah, Pemilik Diminta Rapikan Kabel Utilitas

Sekretaris Kecamatan Batuaji Anwaruddin sebut, pemko dan BP Batam memang memberikan perhatian yang cukup serius dengan program normalisasi drainase sepanjang tahun 2023 ini. Selain di lokasi proyek BP Batam tadi, normalisasi juga dilakukan di drainase induk di samping Mitra Mall dan simpang Taman Makam Pahlawan Bulan Gebang, kelurahan Bukit Tempayan oleh Pemko Batam. Dinas Bina Marga dan sumber daya air kota Batam juga merombak habis dua drainase induk itu agar lebih lebar dan dalam.

“Alhamdulillah, tiga proyek ini masih terus berjalan dan hasilnya mulai nampak. Banjir mulai berkurang. Termasuk yang di pemukiman, ” ujar Anwaruddin.

Perhatian pemerintah dengan persiapan banjir ini diharapkan Anwaruddin dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat Batuaji dengan cara tertib membuang sampah dan rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran drainase. (*)

reporter: eusebius sara

Sudah Ada 46 Kasus Kekerasan Seksual Anak Ditangani

0
Kepala DP3AP2KB Bintan, Aupa Samake.

batampos– Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bintan mencatat sudah ada 46 kasus kekerasan seksual terhadap anak pada tahun ini.

Kepala DP3AP2KB Bintan, Aupa Samake menyampaikan, sejauh ini pihaknya sudah menangani 46 kasus kekerasan seksual terhadap anak dengan korban 29 anak laki laki dan 31 anak perempuan.

BACA JUGA: DP3APM Tanjungpinang Kawal Peradilan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Kalau dibandingkan tahun lalu, dia mengakui kasus kekerasan seksual terhadap anak meningkat. Pihaknya mencatat kasus kekerasan seksual pada anak tahun lalu tercatat 33 kasus dengan korban 17 anak laki laki dan 24 anak perempuan.

Berdasarkan wilayah, kata dia, kasus kekerasan seksual terhadap anak tertinggi di Kecamatan Bintan Timur dengan persentase sekira 45 persen, menyusul Kecamatan Bintan Utara sekira 35 persen, Kecamatan Seri Kuala Lobam sekira 10 persen dan Kecamatan Gunung Kijang, Toapaya dan lainnya sekira 10 persen.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus memberikan edukasi ke masyarakat dalam upaya menekan angka kekerasan seksual terhadap anak. (*)

reporter: slamet

Mobil Terjun Bebas dan Terperosok di Jalan Putus dekat Perkebunan Sawit Tirta Madu, Bintan

0
Mobil yang terperosok masuk ke parit besar di jalan putus dekat dekat perkebunan sawit Tirta Madu Kilometer (Km) 20, Bintan pada Jumat (3/11/2023) malam. F.Kiriman Ardi untuk Batam Pos.

batampos– Sebuah mobil terjun bebas dan terperosok masuk ke dalam parit besar di jalan putus dekat perkebunan sawit Tirta Madu Kilometer (Km) 20, Bintan pada Jumat (3/11/2023) malam.

Informasi yang diperoleh, mobil melaju dari arah Kawal menuju ke arah Kijang melewati jalan perkebunan sawit Tirta Madu.

Setiba di tempat kejadian, pengemudi mobil diduga tidak mengetahui kalau jalan di sana sudah lama rusak dan belum diperbaiki.

Akibatnya, mobil terjun bebas dan terperosok masuk ke dalam parit besar di jalan putus tersebut.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengakui adanya kecelakaan tunggal tersebut.

BACA JUGA: Pulang Jalan-jalan dari Lagoi, Mobil yang Bawa Satu Keluarga Tabrak Gorong-gorong

“Orangnya tidak tau jalan, langsung terjun (mobilnya),” kata dia.

Dia memastikan tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Mobil yang terperosok ke dalam parit besar, kata dia, diangkat pada saat itu juga dengan bantuan crane.

“Kita bantu angka pakai kren, langsung kita suruh pulang karena tidak ada korban,” kata dia.

Dia mengimbau ke pengendara jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara.

“Jangan kebut-kebutan apalagi kalau pengendara yang tidak hafal jalan, harus hati-hati,” kata dia.

Dia juga meminta pengendara mengutamakan keselamatan di jalan.

“Utamakan keselamatan di jalan baik untuk diri sendiri dan pengguna jalan yang lain,” kata dia. (*)

reporter: slamet