Resep KWETIAU GORENG / CHAR KWAY TEOW yang Gurih dan Menggugah Selera. (YOUTUBE DEVINA HERMAWAN)
batampos – Kwetiau goreng menjadi salah satu menu favorit banyak orang karena cita rasanya yang gurih dengan tekstur kenyal. Hidangan ini cocok dinikmati kapan saja, baik untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.
Menu ini mudah ditemukan di berbagai kedai hingga restoran Chinese food. Namun, membuat kwetiau goreng sendiri di rumah ternyata tidak kalah lezat jika mengetahui teknik dan komposisi yang tepat.
Bagi yang ingin mencoba memasaknya sendiri, berikut resep kwetiau goreng wangi dan nikmat yang dilansir dari kanal YouTube Chef Devina Hermawan, Senin (29/12).
Bahan-bahan:
· 450 gram kwetiau basah
· 125 gram udang kupas frozen
· 1 buah lapchiong ayam
· 2 butir telur bebek
· 6 siung bawang putih
· 6 siung bawang merah
· 1 sdm sambal terasi atau saus sambal
· 1 sdm saus tiram
· 1 sdt kecap maggi
· ½ sdm kaldu bubuk
· 1 ½ sdm kecap manis
· 30 gram kucai
· 90 gram taoge
· 2 batang daun bawang
· 2 sdm minyak
· MSG (opsional)
Pelengkap:
· Timun
Cara untuk membuat kwetiau goreng:
· Cincang bawang putih, iris bawang merah, iris miring daun bawang, iris besar kucai, dan iris miring lapchiong ayam
· Panaskan sedikit minyak dan tumis bawang putih hingga wangi, lalu masukkan kwetiau dan bawang merah, masak di api besar hingga sedikit kecoklatan
· Masukkan udang, daun bawang, lapchiong ayam, dan telur bebek, masak sesaat di api besar
· Masukkan kecap maggi, saus tiram, kaldu bubuk, kecap manis, sambal terasi, kucai, dan taoge. Lalu masak hingga meresap
· Jika sudah matang dan meresap, matikan api dan pindahkan kwetiau goreng ke dalam wadah
· Potong timun dan taruh ke dalam wadah berisi kwetiau goreng
· Kwetiau goreng siap disajikan
Dengan teknik api besar dan komposisi bumbu yang seimbang, kwetiau goreng rumahan ini menghasilkan aroma wangi, rasa gurih, serta tekstur kenyal yang menggugah selera. Cocok untuk menu praktis di rumah. (*)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kesiapan layanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. F. ASDP untuk Batam Pos.
batampos – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kesiapan layanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Senin (29/12), guna memastikan kelancaran arus pergerakan penumpang pasca perayaan Tahun Baru pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Peninjauan dilakukan menyusul prediksi puncak pergerakan penumpang yang diperkirakan terjadi pada malam pergantian tahun, yakni Senin (29/12) dan Selasa (30/12), serta puncak arus balik di lintasan strategis Gilimanuk–Ketapang yang diproyeksikan berlangsung pada Sabtu (3/1) dan Minggu (4/1).
Dalam kunjungan tersebut, Menhub didampingi Kakorlantas Polri Agus Suryo dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono. Menhub menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 berjalan sesuai harapan.
“Layanan transportasi, termasuk penyeberangan Bali–Jawa, terpantau berlangsung lancar dan aman berkat kesiapan operator serta sinergi lintas pemangku kepentingan,” kata Dudy Purwagandhi.
Ia menekankan agar kinerja positif tersebut terus dijaga hingga berakhirnya masa arus balik, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Menhub juga menegaskan empat hal utama yang menjadi perhatian dalam pengelolaan layanan penyeberangan. Pertama, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Kedua, perlunya kolaborasi solid antara regulator, operator, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Ketiga, evaluasi terhadap detail-detail kecil sebagai pembelajaran dari insiden kecelakaan KMP Tunu pada Juli 2025 agar tidak terulang kembali. Keempat, kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan berdampak langsung pada keselamatan pelayaran.
Sejalan dengan arahan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan lintasan Gilimanuk–Ketapang.
Berbagai langkah antisipatif disiapkan guna menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa selama periode Nataru.
Senior General Manager Regional III ASDP, Capt. Luthfi Adi Subarkah, mengatakan kesiapan operasional didukung oleh ketersediaan armada dan infrastruktur pelabuhan yang memadai.
“Di lintasan Ketapang–Gilimanuk terdapat 55 kapal yang siap operasi serta 17 unit dermaga di Ketapang dan Gilimanuk. Kami juga menyiapkan buffer zone dan delaying system untuk mengantisipasi fluktuasi kepadatan kendaraan,” ujarnya.
ASDP bersama regulator dan mitra terkait juga menyiapkan skenario pola operasi kapal yang fleksibel, mulai dari kondisi normal hingga sangat padat. Pada kondisi puncak, kapasitas angkut dapat dioptimalkan dengan pengoperasian hingga 32 kapal, dukungan dermaga alternatif Bulusan, serta penerapan pola time based berthing (TBB) guna mempercepat proses bongkar muat.
Berdasarkan data Posko Nataru 2025, pergerakan penyeberangan di lintasan Gilimanuk–Ketapang terpantau terkendali. Pada periode H-10 hingga H+2 Natal, tercatat 83.146 unit kendaraan menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk atau meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan jumlah penumpang mencapai 283.127 orang.
Sementara itu, dari Pelabuhan Ketapang tercatat 81.916 unit kendaraan dengan total penumpang sebanyak 302.181 orang. Secara kumulatif, total kendaraan yang dilayani di kedua arah lintasan mencapai lebih dari 165 ribu unit, dengan pergerakan penumpang sekitar 585 ribu orang.
Selain kesiapan sarana dan prasarana, ASDP juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam Posko Nataru, termasuk kepolisian, BPTD, KSOP, dan pemerintah daerah.
Pemantauan reservasi tiket Ferizy dilakukan secara real time guna memastikan distribusi trafik tetap seimbang dan memungkinkan pengambilan keputusan cepat saat terjadi peningkatan kepadatan.
“Fokus utama kami adalah keselamatan dan kelancaran layanan. Dengan dukungan personel operasional, fasilitas pelabuhan, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang selama Nataru berjalan aman, tertib, dan terkendali,” tegas Capt. Luthfi. (*/adv)
Desainer muda Indonesia Barbie Awliya (tengah) meluncurkan koleksi terbaru Batik Surya Majapahit di Le Drugstore by Eric Frechon, Paris, Kamis (25/12). F. Jawapos.com
batampos – Desainer muda Indonesia Barbie Awliya membawa wastra Nusantara ke panggung mode internasional melalui peluncuran koleksi batik terbarunya bertajuk Batik Surya Majapahit. Koleksi tersebut diperkenalkan lewat label LuxieDiandra dalam sebuah acara eksklusif di Le Drugstore by Éric Frechon, Paris, bertepatan dengan momen Natal, Kamis (25/12).
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan batik Indonesia ke pasar Eropa. Koleksi Surya Majapahit terinspirasi dari kemegahan Kerajaan Majapahit serta kekayaan batik khas Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.
“Batik Surya Majapahit saya persembahkan sebagai bentuk cinta pada sejarah dan budaya Indonesia. Saya ingin batik tidak hanya dilihat sebagai busana, tetapi juga sebagai cerita peradaban yang bisa dinikmati lintas bangsa,” ujar Barbie Awliya.
Motif surya menjadi benang merah koleksi ini. Motif tersebut dimaknai sebagai simbol kekuatan, persatuan, dan pencerahan, yang merepresentasikan masa keemasan peradaban Nusantara. Sentuhan Surya Prada menghadirkan aksen kilau mewah tanpa menghilangkan ruh tradisi batik.
Setiap helai kain menampilkan simbol-simbol Majapahit, mulai dari pola matahari hingga elemen arsitektur candi yang khas. Palet warna lembut dipadukan dengan detail berkarakter kuat, menciptakan kesan elegan sekaligus sarat makna budaya.
Koleksi ini juga menjadi bentuk penghormatan personal Barbie Awliya terhadap akar leluhurnya di Trowulan. Nasionalisme yang dibalut dalam karya fesyen mendorongnya terus berinovasi tanpa meninggalkan identitas budaya Jawa Timur.
“Banyak orang belum tahu bahwa Trowulan memiliki batik yang sangat cantik dan bersejarah. Melalui koleksi ini, kami ingin mengangkat akar budaya Jawa Timur dan memperkenalkannya ke dunia,” ungkap Barbie.
Tak hanya menonjolkan sisi estetika, Surya Majapahit juga membawa pesan kuat tentang batik sebagai warisan identitas bangsa. Dengan penggunaan bahan premium dan teknik pewarnaan alami, koleksi ini menunjukkan bahwa heritage fashion dapat bertransformasi menjadi gaya hidup modern tanpa kehilangan jati diri.
Pemilihan Le Drugstore by Éric Frechon sebagai lokasi peluncuran dinilai tepat. Restoran prestisius di jantung Paris itu dikenal dengan atmosfernya yang sophisticated, selaras dengan karakter koleksi yang anggun dan berkelas. Acara dikemas secara intim dan dihadiri pelaku fesyen, penikmat seni, serta tamu internasional.
Sebagai bentuk apresiasi, Barbie Awliya juga menyiapkan doorprize berupa berlian dan batu permata asli Indonesia. Langkah ini menjadi cara halus memperkenalkan kekayaan alam Nusantara kepada para tamu.
“Ini bukan soal kemewahan, tetapi tentang membuktikan bahwa Indonesia memiliki warisan alam dan budaya yang sama berharganya,” kata Barbie.
Lebih dari sekadar peluncuran koleksi, agenda tersebut menjadi bukti bahwa karya desainer muda Indonesia mampu mengharumkan nama bangsa di kancah global. Dari Paris, Batik Surya Majapahit kembali memancarkan cahaya Nusantara sebagai kado Natal sekaligus penanda kehadiran Indonesia di panggung mode dunia. (*)
Korea Utara dilaporkan meluncurkan dua rudal jelajah strategis jarak jauh, dengan pemimpinnya Kim Jong Un mengawasi langsung latihan yang digelar kemarin di dekat Laut Kuning, di wilayah barat Semenanjung Korea. F. Reuters.
batampos – Korea Utara dilaporkan meluncurkan dua rudal jelajah strategis jarak jauh dalam sebuah latihan militer yang digelar pada Minggu (waktu setempat). Pyongyang menyebut uji coba tersebut sebagai bukti kesiapsiagaan tempur dalam menghadapi ancaman dari pihak asing.
Media pemerintah Korea Utara melaporkan, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara langsung mengawasi latihan peluncuran rudal yang berlangsung di wilayah dekat Laut Kuning, di bagian barat Semenanjung Korea.
Dalam kesempatan itu, Kim Jong Un kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemampuan militer negaranya, khususnya pada sektor senjata nuklir.
“Pyongyang akan terus mendedikasikan seluruh upaya untuk pembangunan tanpa batas dan berkelanjutan pasukan tempur nuklir negara,” ujar Kim Jong Un, seperti dikutip media resmi Korea Utara.
Mengutip laporan Korean Central News Agency (KCNA), latihan tersebut bertujuan untuk menguji kemampuan serangan balasan serta kesiapan tempur unit rudal jelajah jarak jauh Korea Utara.
KCNA juga merilis sejumlah foto yang memperlihatkan momen peluncuran rudal hingga saat senjata tersebut menghantam sasaran. Dalam laporan itu disebutkan, rudal jelajah strategis tersebut memiliki kemampuan terbang lebih dari dua jam sebelum mengenai target.
Sementara itu, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan bahwa dua rudal jelajah tersebut diluncurkan pada pukul 08.00 waktu setempat, dari kawasan Sunan, yang terletak tidak jauh dari Pyongyang.
Sebagai catatan, terakhir kali Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik terjadi pada awal November lalu. Uji coba itu dilakukan sekitar sepekan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan kunjungan ke kawasan Asia Timur.
Pada periode tersebut, Trump sempat menyatakan ketertarikannya untuk kembali bertemu dengan Kim Jong Un. Namun hingga kini, Pyongyang belum memberikan respons atas tawaran tersebut. (*)
Polisi melakukan pengamanan dan pengawasan di Pantai Trikora, Bintan. F.Alson untuk Batam Pos.
batampos – Polres Bintan memetakan lima titik keramaian yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Pengamanan disiapkan untuk memastikan perayaan berjalan aman dan kondusif.
Kabag Ops Polres Bintan AKP Eriman mengatakan, lima titik keramaian tersebut berada di Pantai Trikora, Kijang Kota, Kawasan Wisata Lagoi, Pantai Sekera, dan Sevenland.
“Lima titik itu diprediksi menjadi lokasi berkumpul masyarakat saat malam pergantian tahun,” kata Eriman, Senin (29/12).
Ia menegaskan, Polres Bintan tidak mengizinkan pesta kembang api pada perayaan malam Tahun Baru 2026. Masyarakat hanya diperbolehkan merayakan malam pergantian tahun tanpa penggunaan petasan maupun kembang api.
“Tidak diizinkan pesta kembang api, hanya perayaan malam pergantian Tahun Baru saja,” tegasnya.
Eriman menyebut, perayaan malam tahun baru di Kawasan Wisata Lagoi akan dimeriahkan dengan kehadiran artis ibu kota The Changcuters. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatera.
Untuk pengamanan, Polres Bintan akan mengerahkan sekitar 150 personel yang disebar ke seluruh titik keramaian sesuai dengan potensi kepadatan pengunjung.
“Personel sudah disiapkan dan disesuaikan dengan potensi keramaian di masing-masing lokasi,” ujarnya.
Ia memastikan tidak ada pengalihan maupun penutupan arus lalu lintas, mengingat wilayah Bintan dinilai tidak memiliki potensi kemacetan signifikan saat malam pergantian tahun.
Sementara itu, personel yang bertugas di Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan Operasi Lilin Seligi 2025 tetap menjalankan tugas seperti biasa. Selain itu, sejumlah gereja yang menggelar ibadah malam tahun baru juga akan mendapat pengamanan dengan menempatkan dua personel di setiap gereja.
Eriman mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan malam Tahun Baru 2026 agar situasi di Kabupaten Bintan tetap aman dan kondusif. (*)
Pesawat Susi Air saat menurunkan penumpang di UPBU Kelas III Dabo Singkep. F. Istimewa.
batampos – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo Singkep mencatat peningkatan jumlah penumpang penerbangan perintis Susi Air sepanjang tahun 2025. Kenaikan penumpang tercatat mencapai 17,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Bandara Dabo Singkep, Indra Rokhman, mengatakan selama 2025 sebanyak 13.047 penumpang (pax) tercatat menggunakan jasa angkutan udara penerbangan perintis Susi Air di bandara tersebut.
“Pada tahun 2024 jumlah penumpang penerbangan perintis di Bandara Dabo Singkep tercatat sebanyak 11.065 pax. Sementara pada 2025 meningkat menjadi 13.047 pax, atau bertambah sekitar 1.982 pax atau naik 17,9 persen,” ujar Indra, Senin (29/12).
Indra menjelaskan, dari sejumlah rute yang dilayani Susi Air, rute tujuan Batam menjadi yang paling mendominasi jumlah penumpang. Hal ini seiring dengan frekuensi penerbangan yang mencapai tiga kali dalam sepekan.
“Tujuan Batam paling banyak penumpangnya karena jadwalnya tiga kali seminggu. Selanjutnya disusul tujuan Provinsi Jambi, kemudian Tanjungpinang dan Pekanbaru,” jelasnya.
Ia mengapresiasi kepercayaan masyarakat Dabo Singkep dan sekitarnya yang terus memanfaatkan layanan penerbangan perintis sebagai moda transportasi udara penghubung antardaerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan udaranya melalui Bandara Dabo Singkep,” kata Indra.
Namun untuk tahun 2026, UPBU Kelas III Dabo Singkep berencana mengurangi frekuensi penerbangan perintis menjadi dua kali dalam sepekan pada setiap rute. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari efisiensi anggaran subsidi penerbangan perintis.
“Kami merencanakan setiap rute penerbangan nantinya menjadi dua kali dalam seminggu, menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran,” tutup Indra Rokhman. (*)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
batampos – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah anggaran dana alokasi umum (DAU) pemerintah daerah sebesar Rp7,66 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 guru aparatur sipil negara (ASN).
Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 372 Tahun 2025 tentang Perubahan Rincian Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.
“Menetapkan perubahan rincian alokasi dana alokasi umum dalam rangka pemberian dukungan pendanaan pembayaran komponen tunjangan hari raya dan gaji ketiga belas guru aparatur sipil negara daerah,” tulis keputusan KMK 372/2025, dikutip di Jakarta, Senin.
Tambahan DAU ini diberikan sebagai tindak lanjut ketentuan Pasal 9 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025, bahwa guru ASN daerah yang tidak menerima tambahan penghasilan dapat diberikan THR dan gaji ke-13 paling banyak sebesar tunjangan profesi guru atau tambahan penghasilan guru ASN yang diterima dalam satu bulan.
Secara rinci, alokasi tambahan DAU untuk THR ditetapkan sebesar Rp3,80 triliun, sedangkan alokasi untuk gaji ke-13 sebesar Rp3,86 triliun.
Tambahan anggaran tersebut diperuntukkan bagi guru ASN daerah yang gaji pokoknya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tidak menerima tambahan penghasilan.
Rincian alokasi tambahan DAU ditetapkan per provinsi, kabupaten, dan kota sebagaimana yang tercantum pada lampiran KMK 372/2025.
Pemda diwajibkan menganggarkan dan merealisasikan pembayaran komponen THR dan gaji ke-13 kepada masing-masing guru ASN daerah pada tahun anggaran 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jika pemda belum merealisasikan seluruh pembayaran pada 2025, sisa pembayaran wajib dianggarkan dan disalurkan pada tahun anggaran berikutnya.
Tambahan anggaran akan disalurkan pada Desember 2025. Pemda diminta menyampaikan laporan realisasi pembayaran THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah kepada Menteri Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dengan tembusan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri paling lambat 30 Juni 2026. (*)
Korlap SPPG Sei Pelunggut berinisial S menjalani perawatan di rumah sakit usai dibacok rekan kerja. F. Yofi Yuhendri/Batam Pos.
batampos – Sekuriti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Pelenggut, Sagulung berinisial P yang membacok rekan kerjanya berhasil bersembunyi selama sepekan dari kejaran Polisi.
Bahkan, ia menghilangkan barang bukti dengan membuang parang usai melukai korban di bagian belakang telinga kiri dan tangan kanan.
“Setelah membacok, pelaku melarikan diri dan langsung membuang parang ke semak-semak,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, Senin (29/12).
Pelaku diketahui sudah merencanakan aksi pembacokan ini. Ia menyiapkan parang sepanjang 50 cm dari rumah dan membawanya ke lokasi kerja.
“Pelaku sudah mempersiapkan parangnya, dan menunggu korban pulang bekerja, kata Aris.
Dalam kasus inj, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, pakaian pelaku, serta sepeda motor pelaku untuk melarikan diri.
“Barang bukti parang ini masih kita lakukan pencarian, belum ditemukan,” ungkap Aris.
Sementara Pemilik SPPG Sei Pelenggut, Ganda mengatakan pelaku sudah bekerja sejak bulan Juni. Selama bekerja, pelaku kerap terlibat keributan dengan pekerja lainnya.
“Dengan korban ribut, dan korlap sebelumnya juga ribut. Orangnya sering cari masalah,” katanya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 353 ayat 2, Jo Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiyaan berencana dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara. (*)
Kapal ikan milik nelayan terbakar di Perairan Tambelan, Bintan. F. Yodi untuk Batam Pos.
batampos – Sebuah kapal ikan milik nelayan dilaporkan terbakar di perairan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin (29/12). Peristiwa tersebut terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat kapal kayu dilalap api pada bagian belakang, disertai kepulan asap hitam yang membumbung tinggi ke udara. Sejumlah warga tampak berupaya memadamkan api dengan menyemprotkan air menggunakan selang yang ditarik dari pelantar.
Camat Tambelan, Asmawi, membenarkan adanya insiden kebakaran kapal nelayan tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan penyebab kebakaran karena masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
“Benar ada kapal nelayan yang terbakar. Penyebabnya masih diselidiki oleh pihak Polsek,” kata Asmawi saat dikonfirmasi, Senin (29/12).
Hal senada disampaikan Kapolsek Tambelan, Ipda Abdul Rahman. Ia menyatakan pihaknya telah memantau langsung kejadian tersebut dan menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
“Anggota masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
BNN Kepri saat press release terkait pengungkapan kasus narkotika tahun 2025. f. Yashinta/ Batam Pos
batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengungkap 35 laporan kasus tindak pidana narkotika dengan total 53 berkas perkara sepanjang tahun 2026. Ke 35 perkara, terdiri dari 26 kasus jaringan nasional dan 9 jaringan internasional.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21 dan siap dilimpahkan ke tahap penuntutan. Sementara lima berkas lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kepri, Kombes Nestor Simanihuruk, mengatakan pengungkapan tersebut turut mengamankan 53 orang tersangka, terdiri dari 50 laki-laki dan tiga perempuan.
“Total tersangka sebanyak 46 orang merupakan warga negara Indonesia dan 7 orang warga negara asing. Ini menunjukkan jaringan peredaran narkotika di Kepri masih melibatkan lintas negara,” ujar Nestor.
BNNP Kepri juga mengidentifikasi keterlibatan sembilan jaringan internasional dan 26 jaringan nasional dalam kasus-kasus yang diungkap. Mayoritas jaringan tersebut memanfaatkan jalur peredaran narkotika dari Malaysia yang masuk melalui wilayah Batam.
“Batam masih menjadi pintu masuk strategis. Dari sini, narkotika didistribusikan ke berbagai daerah seperti Tanjungpinang, Karimun, Palembang, Medan, Pekanbaru, Jakarta, hingga Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Tidak semua langsung ke tujuan akhir, banyak yang hanya transit,” jelasnya.
Sepanjang 2025, barang bukti narkotika yang berhasil diamankan terdiri dari sabu seberat 21.812,49 gram, ekstasi sebanyak 11.484 butir, ekstasi serbuk seberat 8.101,22 gram, serta ganja seberat 5.827,68 gram.
Menurut Nestor, sebagian besar kasus merupakan penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi melalui jalur laut. Modus yang digunakan relatif serupa, yakni membawa langsung barang haram dari Malaysia menggunakan kapal cepat atau sarana laut lainnya.
“Modus rata-rata hampir sama, melalui jalur laut. Pelaku umumnya berperan sebagai pengedar dan kurir, membawa barang secara langsung dari luar negeri,” katanya.
Ia menegaskan, pengungkapan kasus tidak berhenti pada pelaku lapangan. BNNP Kepri terus melakukan pengembangan guna memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke jaringan di atasnya.
“Kami sengaja fokus memutus mata rantai. Setiap kasus selalu kami kembangkan untuk melihat keterlibatan jaringan yang lebih luas. Bahkan, beberapa perkara diambil alih oleh BNN pusat karena kualitas dan skala pengungkapannya,” ungkap Nestor.
Selain penindakan, BNNP Kepri juga menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara komprehensif. Di bidang intelijen dan pemberantasan, langkah-langkah adaptif terus dilakukan seiring dinamika peredaran narkoba di wilayah perbatasan.
Di sisi pencegahan, BNNP Kepri melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) berhasil membentuk dua Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar), yakni Kelurahan Tanjung Riau dan Kelurahan Muka Kuning sepanjang 2025.
Selain itu, kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkoba dilakukan di 27 perusahaan dan instansi dengan total 1.278 orang yang diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 46 orang atau sekitar 3,5 persen terindikasi positif dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Dalam mendukung pendekatan keadilan restoratif, BNNP Kepri juga melaksanakan asesmen terpadu terhadap 27 klien atau mencapai 108 persen dari target yang ditetapkan, guna menentukan langkah hukum dan rehabilitasi yang tepat.
Di bidang rehabilitasi, BNNP Kepri mencatat capaian 100 persen layanan rehabilitasi rawat jalan, serta penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) kepada 426 orang. Layanan pascarehabilitasi juga dilakukan melalui 110 kunjungan.
“Seluruh capaian ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi masyarakat Kepri dari bahaya narkoba. Tantangan masih besar, namun dengan sinergi seluruh pihak, upaya P4GN akan terus kami perkuat,” tegas Nestor. (*)