Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 4657

Stok Gas 3 Kg Kosong Terjadi Menyeluruh di Batam

0
gas melon
Ilustrasi: Masyarakat mengantre membeli gas LPG 3 Kg.

batampos – Kekosongan stok gas 3 Kg tidak hanya di Seibeduk saja, tetapi hampir di semua kecamatan di Kota Batam. Kondisi ini tentu saja membuat warga dan pedagang makanan resah. Mereka khawatir tidak dapat memenuhi stok makanan yang dijual karena tidak ada gas untuk memasak.

“Semalam coba putar-putar di berbagai SPBU, dari Rosedale, Pelita, Seraya, Bengkong Kodim, ternyata kosong semua. Di beberapa warung di Batam Center juga kosong. Di Bengkong, hingga ke warung pengecer pun kosong, apalagi di pangkalan sudah nggak ada sejak tiga hari terakhir,” ujar Anina warga Batu Ampar, Selasa (26/9).

Menurutnya, pihak Pertamina sejauh ini hanya mendapat laporan bahwa wilayah Seibeduk yang kosong, diklaim karena ada panic buying. Namun kenyataannya hampir di seluruh wilayah di Batam kondisinya juga serupa, yakni stok gas 3 Kg kosong.

Baca Juga: Gas 3 Kg di Batam: Di Pangkalan Kosong, Pengecer Jual Mahal

“Apa iya karena panic buying, toh biasanya kalau sampai ada panic buying itu bertepatan momen tertentu. Misalnya mau Ramadan atau Lebaran atau Natal yang warganya butuh buat masak banyak. Lah sekarang kan enggak,” tuturnya.

Ia berharap pertamina dan Disperindag Batam sebagai pengawas juga harus mengoptimalkan pengawasan gas melon subsidi ini. Sehingganya penyaluran benar-benar tepat sasaran.

“Kita nggak tau juga masalah apa, yang jelas gas ini kebutuhan pokok masyarakat yang mesti dijamin pemerintah,” ujarnya.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria mengaku kondisi stok LPG di Integrated Terminal Tanjung Uban sudah aman. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyesuaian terkait jadwal kapal atau transportasi pengangkutan LPG ke Batam dari Tanjung Uban.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk improvement agar penyaluran LPG ke Batam dapat terpenuhi sesuai dengan permintaan (demand) masyarakat di Batam.

“Kondisi saat ini berangsur membaik dan upaya extradropping tengah dijalankan,” ujarnya kepada Batam Pos.

Baca Juga: Rudi Pastikan 28 September Bukan Tenggat Waktu Relokasi di Rempang

Satria menyebutkan, Pertamina terus melakukan koordinasi bersama pemerintah setempat agar ketepatsasaran LPG 3 Kg dapat tercapai dan LPG 3 Kg dapat tersalurkan ke masyarakat yang memang berhak memperoleh sesuai ketentuannya.

Ia juga mengimbau pada masyarakat yang mampu untuk menggunakan gas LPG non-subsidi. Ini bertujuan agar subsidi yang diberikan pemerintah untuk masyarakat menengah ke bawah, benar-benar sesuai dan bisa lebih tepat sasaran.

“Kepada masyarakat yang tergolong mampu supaya menggunakan BBM non-subsidi agar tidak mengambil haknya masyarakat tidak mampu. Sementara baru itu yang bisa kami sampaikan, ” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Jadi Calon Hakim MK, Waketum PPP Arsul Sani Miliki Harta Kekayaan Senilai Rp 31,2 Miliar

0
Arsul Sani setelah ditetapkan menjadi hakim konstitusi. (Hendra Eka/Jawa Pos)

batampos – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati nama Arsul Sani sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggantikan posisi Wahiduddin Adams yang akan memasuki masa purna tugas pada Januari 2024. Terpilihnya Arsul Sani setelah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test, pada Selasa (26/9) kemarin.

Menelisik harta kekayaan Arsul, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada elhkpn.kpk.go.id, Asul Sani memiliki total harta kekayaan senilai Rp 31.223.891.201 atau Rp 31,2 miliar. LHKPN itu terakhir dilaporkan Arsul Sani pada 8 Maret 2023 untuk tahun periodik 2022.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu memiliki harta berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatab dan Kabupaten Batang. Aset tidak bergerak milik Arsul itu sejumlah Rp 30.807.000.000
Wakil Ketua MPR RI itu juga tercatat memiliki harta bergerak berupa alat transportasi di antaranya mobil Honda Accord 2013, mobil Nissan Elgrand 2010 dan sepeda motor Honda 2013. Harta bergerak milik Arsul itu senilai Rp 287.000.000.
Arsul juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp 124.250.000, surat berharga Rp 56.000.000, kas dan setara kas 2.672.059.452. Namun, Arsul tercatat memiliki utang sebesar Rp 2.722.418.251. Sehingga total harta seluruhnya senilai Rp 31.223.891.201.
Komisi III DPR RI sebelumnya telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fin and proper test terhadap tujuh calon hakim MK. Para calon hakim MK itu antara lain, Reny Halida Ilham Malik, Firdaus Dewilmar, Elita Rahmi, Aidul Fitriciada Azhari, dan Abdul Latif, Haridi Hasan dan Arsul Sani.
Uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon hakim MK berlangsung pada Senin (25/9) hingga Selasa (26/11). Fit and proper test terhadap tersebut untuk menggantikan posisi Wahiduddin Adams yang akan memasuki masa pensiun.
Komisi III DPR mengambil keputusan dan penetapan calon hakim konstitusi dari unsur DPR RI. Dari sembilan fraksi mengusulkan satu nama, yaitu Arsul Sani.
“Komisi III memutuskan bahwa calon yang diusulkan oleh DPR menjadi hakim konstitusi menggantikan Bapak Wahiduddin Adams adalah Bapak Arsul Sani. Demikian proses berjalannya uji kelayakan sampai pengambilan keputusan. Kami ucapkan selamat berjuang,” ucap Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir di gedung DPR, Selasa (26/9) kemarin. (*)
Reporter: JP Group

UMRAH Tuan Rumah Pertemuan IMT-GT UNINET

0
Foto bersama delegasi universitas dari Indonesia, Malaysia dan Thailand pada pertemuan IMT-GT UNINET di kampus UMRAH Dompak Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos– Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle University Network (IMT-GT UNINET).

Rektor UMRAH, Prof Agung Dhamar Syakti menyambut gembira kepercayaan yang diberikan kepada UMRAH sebagai tuan rumah pertemuan IMT-GT UNINET.

Agung mengatakan pertemuan ini diikuti oleh delegasi dari 27 universitas gabungan dari Indonesia, Malaysia dan Thailand di kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang, Selasa (26/9).

“Pertemuan ini inisiasi Kementerian Ekonomi. Untuk meningkatkan kemampuan ekonomi di tiga negara ini maka perlu kerja sama,” jelas Agung.

BACA JUGA: Umrah, Tuan Rumah Forum Wakil Rektor Wilayah Barat, PTN Wilayah Barat Berkomitmen Kejar Standar Kurikulum Internasional

Pada pertemuan ini banyak agenda strategis yang dibahas dan memiliki manfaat bagi UMRAH ke depannya. Salah satunya adalah meningkatkan peran dan kemampuan secara global.

“Maka perlu kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan kita jajaki sehingga dapat mengejar ketertinggalan supaya bisa punya peran Academy Excelent di level dunia,” terang Agung.

Pertemuan ini, lanjut Agung, sangat berarti dan dapat meningkatkan sensibilitas civitas akademika UMRAH. Sebab UMRAH lahir di jantung ASEAN dan menjadi tamadun maritim di ASEAN.

Oleh seban itu, civitas akademika UMRAH harus punya peran yang besar dalam kancah Academic Education di wilayah ASEAN.

“Makanya kita (UMRAH) harus punya peran pada kegiatan-kegiatan yang bersifat ASEAN,” tegas Agung.

Pertemuan ini difasilitasi oleh Firdaus Dahlan sebagai Director of the Centre for IMT-GT Subregional Cooperation, sebuah lembaga pengelola kerja sama sub-regional IMT-GT di Puterajaya, Malaysia.

Dalam pembahasan berbagai agenda, pertemuan ini dipimpin oleh Chairperson of IMT-GT UNINET Hajah Roziah Mohd Janor, yang juga menjabat Vice Chancellor, Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia. (*)

reporter: yusnadi

Mahasiswa Poltek Batam yang Tewas Tenggelam Dimakamkan, Teman Kuliah: Kami akan Merindukan Dia

0
Korban Tenggelam 3 F Cecep Mulyana e1695793660215
Tim SAR gabungan mengevakuasi mahasiswa Politeknik Batam yang tenggelam di Empang Kawasan Greendland Batamcenter, Selasa (26/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Tangis pilu meterdengar di Perumahan Griya Batuaji Asri, Sagulung, Selasa (26/9) siang. Saat itu, jenazah Muhammad Tsaqif Nofriza, mahasiswa Politeknik Batam yang tewas tenggelam di Empang, Batamcenter, tiba di rumahnya di blok XA nomor 17, sekitar pukul 13.30 WIB.

Hanya singgah sebentar, jenazah Tsaqif langsung diberangkatkan ke pemakaman umum Seitemiang untuk dimakamkan. Orangtua, keluarga dan kerabat Tsaqif tampak terpukul dengan kepergiannya.

Tsafiq dikenal pemuda yang supel. Mudah bergaul dan selalu ceria. Keluarga tak bisa berkata banyak karena situasi yang tidak menyenangkan itu. Beberapa rekan kuliahnya juga demikian. Lebih banyak memilih diam dan meratapi kepergian Tsafiq.

“Baik orangnya. Tak banyak bicara tapi sekali bicara cair suasana sama dia. Kami akan merindukan dia,” ujar Nita, rekan kuliah Tsafiq di rumah duka.

Baca Juga: Sepenggal Penyesalan Saksi Mata Tenggelamnya Mahasiswa Politeknik Negeri Batam

Saat di rumah duka keluarga dan kedua orangtua Tsafiq menangis tersedu-sedu. Tak banyak cerita yang didapat karena keluarga semua terlarut dalam suasana duka yang mendalam.

Hanya sekitar satu jam di rumah duka jenazah Tsaqif akhirnya berangkatkan ke TPU Seitemiang. Ratusan rekan-rekan kuliah turut mengantarnya ke lokasi pemakaman terakhir.

Tsaqif tenggelam di Empang (semacam kolam besar ukuran dua kali lapangan sepakbola), Batam Centre, Senin (25/9/2923) sekitar pukul 16.30 WIB. Mahasiswa semester 3 Jurusan Teknik Mesin ini tenggelam berjarak 10 meter dari tepi danau saat mencoba menyelamatkan kapal prototype milik kampus yang ia uji coba kendalikan bersama rekan sekelasnya, sebagai bagian dari latihan jelang mengikuti lomba Kontes Kapal Cepat Tak Berawak (KKCTBN) pada Oktober di Jakarta.

Jasadnya akhirnya  berhasil ditemukan penyelam dari Brimob Polda Kepri, Selasa (26/9/2023) pukul 08.25 WIB. (*)

 

 

 

Reporter: Eusebius Sara

 

 

Muhammad Sejahtera Dwi Putra Kembali Sumbang Medali Emas untuk Indonesia

0
Atlet menembak Muhammad Sejahtera Dwi Putra telah menyumbang dua emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2022. (ANTARA)

batampos – Koleksi medali kontingen Indonesia di Asian Games 2022 bertambah. Kemarin (26/9) tiga medali berhasil dipersembahkan para atlet Merah Putih. Atlet menembak Muhammad Sejahtera Dwi Putra, yang menyumbang emas pertama Senin (25/9) lalu, kembali berkibar kemarin.

Saat bertanding di Fuyang Yinhu Sports Centre, atlet yang akrab disapa Tera itu tampil gemilang pada nomor 10 meter running target mixed run.

Tera berhasil mencetak skor tertinggi dengan 378 poin dari 11 peluru. Anak didik Masruri tersebut mengalahkan wakil Korea Utara Kwangil Kwon (377 poin dari 9 peluru) yang mendapat medali perak.

Dan Youjin Jeong (377 poin dari 6 peluru) dari Korea Selatan yang memperoleh perunggu. Tera pun sukses naik podium tertinggi untuk kali kedua.

”Alhamdulillah, hasil ini sesuai dengan latihan yang saya jalani selama ini. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik buat Merah Putih. Perasaan saya sekarang susah untuk diungkapkan,” kata Tera seusai perlombaan.

”Saya persembahkan dua medali emas ini untuk keluarga dan untuk negara saya, Indonesia. Terima kasih untuk orang tua yang selalu mendoakan sehingga saya bisa sampai pada hari ini,” ucapnya.

Atlet yang tinggal di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu menyempurnakan pencapaiannya di Asian Games 2022. Tera kembali mendapat perunggu untuk kategori beregu. Tera bersama Muhammad Badri Akbar dan Irfandi Julio merebut perunggu dari nomor 10 meter running target mixed run team. Mereka mencatatkan total 1.098 poin dari 22 peluru. (*)

 

Reporter: Antara

Tahap Keempat, Keseluruhan Progres Pekerjaan Masjid Agung di Bintan Buyu Sudah Mencapai 60 Persen

0
bangunan masjid agung yang masih dikerjakan yang terletak di komplek perkantoran Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, Selasa (26/9/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Progres pembangunan masjid agung di komplek perkantoran Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu telah mencapai 60 persen.

“Secara keseluruhan progresnya sudah 60 persen,” kata Kadis Perkim Bintan, M Irzan ditemui di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Selasa (26/9/2023).

Dia mengatakan, ini merupakan pekerjaan pembangunan tahap keempat masjid agung dengan anggaran sekira Rp 881.248.386.

Pembangunan tahap keempat diantaranya pekerjaan tangga utama depan, pekerjaan plaster dinding bata, pekerjaan tempat wudhu, pengecoran lantai dan lainnya.

“Kalau progres pekerjaan pembangunan tahap keempat sudah mencapai 90 persen,” kata dia.

BACA JUGA: Diduga Gelapkan Uang Kurban, Polisi Tangkap Oknum Ketua Masjid

Pembangunan masjid agung sempat terhenti karena pandemi covid-19. Hingga saat ini, anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan masjid agung sudah sekira Rp 12 miliar dari estimasi total anggaran kalau sampai selesai sekira Rp 30 miliar.

Dia juga mengatakan, pada perubahan APBD tahun 2023 akan dialokasikan anggaran sekira Rp 100 juta untuk review desain.

Review desain, kata dia, perlu dilakukan mengingat kemampuan keuangan daerah saat ini.

“Karena keuangan daerah jadi beberapa hal perlu disesuaikan tanpa mengurangi kualitas. Intinya elemen arsitektur yang akan disesuaikan, kalau konstruksi tidak berubah,” kata dia. (*)

reporter: Slamet

Kejaksaan Batam Lelang Rumah Rampasan TPPU

0
Salomo e1695792717136
Kasi Barang Bukti Kejari Batam, Salomo Saing.

batampos – Kejaksaan Negeri Batam melalui KPKNL Kota Batam akan melelang satu unit rumah di Perumahan Buana Regency Blok D No. 08 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Batam pada Selasa (10/10). Rumah dengan luas tanah 117 M persegi itu akan dilelang mulai harga Rp 425 juta.

Proses lelang akan dilakukan melalui situs resmi KPKNL www.lelang.go.id secara online pada 10 Oktober pukul 14.00 WIB. Namun untuk mengikuti proses lelang, setiap peserta wajib menyetor uang jaminanan Rp 212,5 juta ke rekening KPKNL. Lelang tersebut terbuka untuk umum, baik perorangan maupun badan hukum.

Ketua Lelang yang juga Kasi Barang Bukti Kejari Batam, Salomo Saing mengatakan rumah yang akan dilelang adalah barang bukti dari perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang telah incraht atau berkekuatan tetap. Status barang bukti tersebut dirampas untuk negara.

Baca Juga: Sakit, Waria yang Aniaya Pria Tak Dikenal Dapat Keringanan Hukuman

“Kami melalui KPKNL akan melakukan lelang satu unit rumah yang merupakan barang bukti rampasan negara. Proses lelang akan dilakukan secara online pada 10 Oktober mendatang,” ujar Salomo.

Menurut dia, lelang tersebut adalah barang bukti kedua yang dilelang dari terpidana Aan Sugianto yang telah melakukan TPPU dalam kasus narkoba. Dimana, putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam tak hanya merampas rumah, namun juga mobil dan beberapa barang bukti lainnya.

“Untuk mobil sudah dilelang pada bulan Januari lalu dan sudah laku terjual. Hasil lelang langsung masuk PNBP,” sebutnya.

Masih kata Salomo, para peserta lelang juga diwajibkan membayar uang jaminan sebelum proses lelang dimulai. Jika menang, pemenang lelang juga wajib membayar bea lelang 2 persen dari harga yang dimenangkan.

“Uang jaminan disetor ke bank milik KPKNL, jika tak menang, maka uang tersebut akan dikembalikan 100 persen,” katanya.

Baca Juga: Pindah dari Kampung Halaman, Warga Rempang Pilih Cari Kontrakan Sendiri

Syarat menjadi peserta lelang yakni memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id, calon peserta Lelang bisa perorang atau perusahaan. Jika perorangan diwajibkan mengunggah KTP, NPWP, dan rekening pribadi, dan jika Badan Hukum diwajibkan mengunggah Surat Kuasa Notaris bila dikuasakan, Akta Pendirian Perusahaan dan Perubahannya, NPWP Perusahaan, Pernyataan Asli Dokumen dari Pimpinan Perusahaan ke dalam satu file.

Untuk waktu Aanwijzing (penjelasan lelang) atau melihat barang bukti lelang dijadwalkan pada 6 Oktober pada pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Dijelaskan Salomo, hingga bulan September 2023, Kejari Batam telah berhasil mendapatkan PNBP yang disetor ke kas negara hampir Rp 10 miliar. Nilai ini pun jauh melebih dari target yang hanya Rp 6 miliar. (*)

 

Reporter: Yashinta

KPK Jebloskan Tiga Penyuap Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana ke Lapas Sukamiskin

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi tiga penyuap mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (26/9) kemarin (Dok.KPK)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi tiga penyuap mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (26/9) kemarin. Hal ini berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung.

“Jaksa Eksekutor Andry Prihandono, Selasa (26/9) telah selesai melaksanakan eksekusi pidana badan dengan Terpidana Benny dkk (Penyuap Walikota Bandung) ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung,” kata Kepala Bagian Pemberitaaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (27/9).
Adapun ketiga penyuap Yanan Mulyana itu di antaranya, Direktur PT Sarana Mitra Adiguna (PT SMA) akan menjalani pidana dua tahun penjara dikurangi masa penahanan sejak proses penyidikan. Ia juga dihukum membayar denda Rp100 juta.
Hukuman serupa juga berlaku untuk Vertical Solution Manager PT SMA Andreas Guntoro.
Sementara, Direktur Utama PT Citra Jelajah Informatika (PT CIFO) Sony Setiadi divonis dengan pidana 1 tahun 6 bulan penjara dikurangi masa penahanan dan denda Rp100 juta.
Kasus suap ini berkaitan dengan pengadaan kamera pengawas atau CCTV Smart Camera dengan menggunakan produk Huawei serta paket pekerjaan Internet Service Provider (ISP) berupa Tarif Internet di Persimpangan – Akses Internet Dedicated – 150 Mbps Internasional dan Tarif Internet ATCS – Akses Internet Dedicated – 150 Mbps Internasional melalui proses e-catalogue.
Dalam kasus ini, Wali Kota Bandung Yana Mulyana masih dalam proses persidangan. Yana Mulyana didakwa menerima gratifikasi  berjumlah Rp206.025.000, SGD 14.520, Yen 645.000, USD 3.000 dan Bath 15.630 serta sepasang sepatu merek Louis Vuitton tipe Cruise Charlie Sneaker 1A9JN8 berwarna putih, hitam dan cokelat. (*)
Reporter: JP Group

Rudi Pastikan 28 September Bukan Tenggat Waktu Relokasi di Rempang

0
rudi wako batam
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memastikan tidak ada tenggat waktu untuk relokasi warga Rempang. Pergeseran atau relokasi tahap I akan meliputi lahan seluas 2.350. Lahan tersebut tidak hanya mencakup untuk PT MEG atau Xinyi saja, tapi juga untuk belasan perusahaan lainnya.

Atas polemik relokasi di Rempang, Rudi mengaku, beberapa waktu lalu rapat dengan Presiden Jokowi, Wakil Presiden dan jajaran menteri, membahas soal rempang.

“Kami akan melakukan pendekatan humanis, lebih baik. Saya sampaikan juga, tidak ada batas akhir pada tanggal 28 September ini,” kata Rudi, Selasa (26/9).

Rudi mengatakan, pemerintah memberikan opsi ganti untung untuk masyarakat. Soal berbagai pertanyaan dan isu yang beredar di masyarakat. Rudi menjawab, bahwa dalam kontrak antara masyarakat dan BP Batam, didalamnya disebutkan mengenai biaya sewa rumah dan uang makan, akan terus diberikan hingga rumah selesai dibangun.

“Lalu bagi yang daftar, diberikan dokumen tanah. Silahkan pilih. Saya jamin sekolah juga,” tuturnya.

Selain itu, Rudi juga menjawab mengenai, pertanyaan yang sering ditanyakan masyarakat. Apakah pembangunan rumah akan selesai, saat Rudi tak lagi menjabat sebagai Kepala BP Batam.

“Sudah jelas dalam janji rumah dan biaya hidup. Oleh sebab itu, saya minta masyarakat (mendaftar) cepat. (Sehingga), sebelum akhir masa jabatan saya terselesaikan (persoalan Rempang),” ujar Rudi.

Rumah yang bangun nilainya Rp 120 juta. Rudi mengatakan, ada pertanyaan lain dari masyarakat, dimana rumah miliknya nilai Rp 300 juta. “Nah ini, nantinya akan kami urus juga,” ucapnya.

Ia mengatakan, tidak ingin ada lagi isu-isu yang menyesatkan masyarakat. Sehingga persoalan Rempang dapat segera tuntas.

Terkait lokasi relokasi, Rudi mengatakan, ada dua tempat yakni Tanjungbanun dan Dapur 3. Namun, untuk tahap pertama ini, relokasi akan dipusatkan ke Tanjungbanun. Ada beberapa kampung yang akan direlokasi ke Tanjungbanun.

Sisa kampung lainnya, kata Rudi akan direlokasi ke Dapur 3, Sijantung, Galang. “Sisa lainnya akan kami dudukan lagi,” tutur Rudi.

Rudi berharap, tidak ada lagi lah kelompok lain yang ingin mengganggu pergeseran atau relokasi. Pemerintah, kata Rudi akan memberikan ganti untung. Hal itu sudah dibahas dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Semua ini kita jalankan sesuai dengan pendekatan persaudaraan dengan mereka,” ujar Rudi.

Rudi juga memastikan, tanah yang didapat masyarakat akan diajukan untuk hak miliknya. Proses itu dipastikan Rudi.

“Prosesnya HPL BP Batam. Setelah selesai rumah dibangun serah terima mereka bisa ajukan proses hak milik,” tutur Rudi.

Namun, semua itu butuh proses. Rudi mengatakan, tidak langsung menyerahkan langsung dalam bentuk hak milik. Alasannya, rumah yang dibangun menggunakan anggaran BP Batam.

Sehingga, prosesnya adalah dibangun dulu oleh BP Batam, baru diserahkan ke masyarakat dalam bentuk hibah.

“Makanya kita proses pembangunan dulu, baru kita jadikan hak milik,” tuturnya.

Sampai sejauh ini, sudah sebanyak 291 kepala keluarga yang sudah mendaftar. Lalu, sebanyak 437 kepala keluarga sedang dalam proses konsultasi.

Rudi juga mengatakan, perusahaan yang akan beroperasi di Rempang, diminta bekerjasama dengan masyarakat. Anak-anak Rempang diberdayakan sesuai dengan skill dan kemampuan masing-masing.

“Mereka juga minta jangan sampai hilang nama Rempang. Nama Rempang tak akan hilang. Begitu juga dengan makam leluhur juga akan dipertahankan, budaya adat akan kami jaga,” ujar Rudi. (*)

 

Reporter: FISKA JUANDA

 Kantor Camat Selat Gelam dan Sugie Besar Segera Dibangun

0
Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah

batampos– Dua kantor Camat yang ada di dua kecamatan baru pemekaran, yakni Kantor Camat Selat Gelam dan Kantor Camat Sugie Besar akan mendapatkan peningkatan sarana dan prasarana. Peningkatan tersebut dalam bentuk pembangunan kantor baru.

   ”Seperti diketahui Kecamatan Selat Gelam merupakan pemekaran dari Kecamatan Karimun. Sejak dimekarkan memang belum memiliki kantor sendiri. Begitu juga dengan Kantor Camat Sugie Besar. Sampai saat ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, kantor yang digunakan masih mwnyewa,” ujar Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah, Selasa (26/9).
Setelah dilakukan pembahasan dengan kedua Camat terkait, katanya, dan kemudian disampaikan ke Bupati Karimun, maka tahun depan direncanakan akan dibangun kantor Camat permanen. Dan untuk membangun kantor Camat, sudah tentu harus ada ketersediaan lahan.
   ”Alhamdulillah ada hibah lahan dari masyarakat di Kecamatan Selat Gelam dan Sugie Besar kepada Pemerintah Kabupaten Karimun untuk dijadikan kantor Camat. Karena, dari pemerintah kabupaten tidak ada melakukan pembebasan lahan. Dengan adanya lahan hibah yang sudah diserahkan secara resmi, isnya Allah tahun depan dianggarkan untuk membangun kedua kantor Camat,” jelasnya.
   Dikatakannya, luas lahan hibah untuk pembangunan kantor Camat di Selat Gelam seluas 1,68 hektar. Kemudian, tahun depan itu selain kantor Camat juga ada dua kantor Lurah yang akan dibangun. Yakni, Kantor Lurah Meral Kota dan Lurah Moro Timur. Lahan yang tersedia juga hasil hibah dari masyarakat ke pemerintah kabupaten. Masing-masing luasnya 1.948 meter persegi dan 1,5 hektar.
   ”Saat ini, ada 6 kantor Lurah yang statusnya belum mempunyai kantor sendiri. Melainkan masih menyewa. Seperti Kantor Lurah Sei Lakam Barat di Kecamatan Karimun. Kemudian di Kecamatan Meral ada tiga kelurahan. Yakni, Kantor Lurah Baran Timur, Meral Kota dan Kantor Lurah Parit Benut. Yang terakhir, Kantor Lurah Gadingsari di Kecamatan Kundur. Jika tahun depan ada dua kantor Lurah yang dibangun, maka kantor Lurah yang masih sewa tinggal 4 kantor saja,” ungkap Firman. (*)
reporter: sandi