Menkopolhukam Mahfud MD (kiri), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan). (JawaPos.com, Humas Pemprov Jatim)
batampos – Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo angkat bicara terkait nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Menko Polhukam Mahfud MD yang dikabarkan jadi kandidat kuat bakal calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya pada pilpres 2024. Bahkan, dikabarkan nama Khofifah dan Mahfud MD sudah ada di kantong Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ganjar tak membantah jika dua nama tersebut menguat sebagai bakal cawapres yang akan mendampingi dirinya. Namun, saat ini belum ada keputusan terkait sosok bakal cawapres.
“Ya, semua isunya menguat karena kita mau bahas pangan,” kata Ganjar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto juga sudah angkat bicara soal kabar nama bakal cawapres Ganjar Pranowo mengerucut kepada sosok Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menurut Hasto, nama cawapres pendamping Ganjar Pranowo sudah di kantong Megawati, dan hanya Megawati yang tahu persis nama cawapres tersebut.
“Ya, hanya Ibu Megawati yang tahu, tapi dialog dengan para ketum parpol sudah dilakukan. Tugas kami mempersiapkan segala sesuatunya, narasinya, sekiranya si A seperti ini, si B seperti ini, si C seperti ini,” ucap Hasto di sela-sela acara meninjau persiapan Rakernas IV PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/9).
Ia pun mengakui, nama cawapres tersebut sudah dibahas para ketua umum partai politik pengusung Ganjar Pranowo di antaranya Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono, Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo. Selain itu, nama cawapres Ganjar juga sudah didiskusikan dengan Presiden Joko Widodo.
“Itu nanti rakyat yang menyuarakan dan itu akan ditangkap semuanya melalui pertimbangan-pertimbangan mendalam yang sudah dilakukan cukup lama oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam dialog bersama ketum parpol pengusung Pak Ganjar Pranowo dalam dialog yang detail, panjang, mendalam dengan Presiden Jokowi,” ujar Hasto.
Terkait sosok Khofifah, lanjut Hasto, pihaknya memiliki hubungan yang baik. Jajaran pengurus PDIP, baik pusat maupun daerah juga sering bertemu Khofifah.
“Ya, setiap kami ke Jawa Timur kami kan sering bertemu dengan Ibu Khofifah menanyakan bagaimana hubungan antara seluruh elemen masyarakat di Jawa Timur, khususnya PDI Perjuangan,” pungkas Hasto. (*)
batampos– PT.Karimun Granite (PTKG) siap menerapkan sistem outsourching paska PHK ratusan karyawan per 25 September 2023.
Hal ini terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Karimun bersama Direktur Utama PT.KG Arief Budiman, Rabu (27/9). Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun Ruffindi Alamsjah.
“Soal PHK ratusan karyawan, PT.KG tetap pada putusannya. Untuk selanjutnya, rekrutan tenaga kerja baru melalui pihak ketiga (yayasan,red). Artinya, mereka sudah menggunakan outsourching,” ujar Ketua Komisi I DPRD Karimun, Sulfanow Putra.
Meski harus menggunakan sistem outsourching, kata Sulfanow Putra, DPRD tetap meminta perusahaan lebih memprioritaskan tenaga kerja lama. Termasuk tenaga guru-guru SD Swasta yang memang bernaung di bawah yayasan PT.KG.
“Pastinya, kita meminta perusahaan harus melunasi gaji maupun pesangon karyawan yang belum dibayar sesuai ketentuan yang berlaku,” pinta kader PDIP Kabupaten Karimun ini.
Dalam RDP, Sulfanow Putra juga meminta manajemen PT.KG untuk melampirkan hasil audit yang menyatakan perusahaan merugi. Baik kepada pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja serta DPRD.
“Tegasnya, sebelum PT. Hong Gi asal Hongkong melanjutkan operasional perusahaan granite ini, kita meminta manajemen PT.KG menyerahkan hasil audit keuangan mereka. Termasuk pelunasan gaji, pesangon, dan BPJS ” papar Sulfanow Putra.
Pria yang akrab disapa Putra ini mengaku, RDP digelar merespon tuntutan karyawan yang di PHK. Terutama terkait hasil audit akuntan publik yang menyatakan perusahaan tersebut benar-benar merugi.
“Sampai saat ini, kami (DPRD, red) belum menerima infromasi dari akuntan publik yang menjabarkan terkait meruginya perusahaan seperti yang dikatakan managemen PT.KG,” imbuh Putra. (*)
KERJA literasi perlu dipandang sebagai kerja yang utuh. Artinya, hal ini harus
dilihat sebagai suatu bidang yang mesti diperhatikan dengan seksama.
Sungguh tak elok apabila kerja literasi ini dipandang sebagai pekerjaan
musiman, kadang kawan-kawan pegiat literasi sekali waktu terlibat kegiatan
dengan dinas terkait, setelah itu pusing sendiri.
Memikirkan kehidupan pribadinya dan literasi itu sendiri sebagai tugas khusus
yang menjadi tanggung jawabnya sebagai relawan literasi.
Hal tersebut dianggap oleh pemerintah pusat sebagai sebuah program yang
menyangkut kemandirian anak bangsa dalam kehidupan, juga penunjang
tercapainya persamaan kedudukan antaramasyarakat dunia.
Dalam hal semacam ini, dinas terkait dengan kemampuan anggarannya harus
mampu, setidaknya menyubsidi kehidupan pegiat literasi. Termasuk juga
penulis yang merupakan jantung utama literasi membaca dan menulis guna
keberlangsungan budaya membaca dan menulis dengan tujuan mencerdaskan
kehidupan bangsa sebagaimana juga telah diamanatkan jelas dan tegas dalam
undang-undang dasar seribu sembilan ratus empat puluh lima.
Sejurus dengan itu, akan terjadi pula peningkatan kualitas sumber daya
manusia guna terciptanya dan atau mendukung terselenggaranya Indonesia
yang adil dan makmur.
Upaya menjaring secara optimal, ini yang belum terjadi. Kegiatan menjaring ini
masih terlaksana sebagai kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Tidak ada
keberlanjutan.
Tidak tampak pola pikir yang konstruktif yang memang dikejar pencapaiannya
dengan serius serta dibarengi dengan evaluasi yang menyeluruh dari hulu
hingga hilir, mulai dari pesoalan pembaca atau minat baca terkhusus di
Kepulauan Riau yang belum sesuai dengan yang diharapkan, hingga
kesejahteraan para penulis sebagai jantung literasi dan juga pegiat literasi.
Kendati demikian, telah banyak hal yang diperbuat dinas terkait meskipun
masih banyak pekerjaan yang kami anggap belum selesai menyoal kerja literasi
secara menyeluruh. Bagaimana mungkin kerja literasi ini akan sukses jika
kesejahteraan penulis luput dari perhatian dinas terkait, dalam hal ini adalah
Kantor Bahasa Provinsi Kepri dan juga jajarannya dan juga pemerintah pusat
pada umumnya.
Usaha menjaring atau mewadahi menjaga daya hidup para penulis, tentu hal
ini akan sangat mendukung cita-cita kita bersama, yaitu menaikkan indeks
baca di Kepri dan Indonesia pada umumnya. Sudah cukup banyak program
yang dicanangkan jika dilihat pada level nasional, semisal di Bali dan
Magelang, di Kepri pun demikian.
Namun, agaknya perlu fokus mengenai kehidupan budaya tulis dan baca di
daerah-daerah. Ibarat kata pepatah, keran yang bocor. Mana mungkin akan
dalam mengalirkan air ke dalam wadah. Maksudnya, jika ada satu atau
beberapa fokus yang luput dari pengamatan intansi mengenai kehidupan
budaya literasi ini mustahil kesuksesan akan dapat dicapai.
Semisal dalam mengaplikasikan tema sederhana, “pemuda yang hebat jelas
membaca”, ini tentu tidak akan berjalan dengan mulus apabila keikutsertaan
atau ada kerenggangan dan kurang romantis antara pemegang anggaran
sebagai kendali dengan penulis yang notabene lebih memahami secara
psikologis, tantangan apa sebetulnya yang menjadi permasalahan kita dalam
mengaktualisasikan program literasi ini.
Dalam hal kemesraan antara pemegang anggaran dan penulis baik di pusat
maupun di daerah, dapat dilihat dari kurang telitinya pihak terkait mengamati
lahirnya penulis-penulis baru di Kepri, khususnya dan Indonesia pada
umumnya.
Ibarat petani, jika terlalu sering merugi sementara keluarga harus terus
menerus dihidupi, tak ada pilahan lain selain mati. Tak jarang muncul sebuah
ungkapan, kalau hidup sebagai penulis itu akan miskin, tak ada harapan.
Ada korelasi atau hubungan erat antara kemandirian hidup pegiat literasi dan
juga pengelola taman baca dengan sehatnya serta tumbuhnya minat baca dan
menulis itu sendiri. Ini merupakan dua hal yang penting dan tak dapat
dipisahkan satu sama lain, pemerintah harus mampu melihat hal ini dengan
jelas serta memperhatikannya dengan serius.
Oleh karena itu, kemesraan sebagaimana telah saya jelaskan sedikit di atas
menjadi penentu bagi penerapan atau pelaksanaan atau pencapaian kondisi
dimana anak muda dapat tumbuh perasaan cinta dengan dunia tulis menulis
yang menurutnya sebelumnya sama sekali tidak menarik, artinya ada usaha
yang harus dilakukan secara terus menerus secara berkepanjangan untuk
mendoktrin anak-anak atau pemuda, bahwa membaca itu sehat atau
membaca itu baik.
Iklimnya yang harus dihidupkan, bukannya mengevaluasi persoalan lama yang
kusut, tanpa masukan atau input rinci mengenai kondisi yang kita hadapi saat
ini.
Saya tidak dapat menyimpulkan lebih jauh dan lebih dalam lagi, hanya saja
niat para pemegang anggaran untuk terjun menjaring dengan serius bibit atau
embrio para penulis di Kepri sangat dinantikan.
Alasan sederhana yang akan mempercepat kematian embrio penulis
berbanding lurus dengan malas membaca dan tidak ada minat untuk menulis
pada kalangan anak muda.
Suksesnya Dewi Lestari, Gol A Gong, Maman Suherman, dan Abdul Kadir
Ibrahim tentu didukung oleh keberuntungan, seleksi alam dan juga komitmen
tentunya. Saya tak tertarik dengan keberuntungan dan seleksi alam, namun
lebih kepada yang terakhir, yaitu komitmen.
Untuk memegang komitmen supaya tetap setia pada pena dan buku tulis atau
deretan huruf di laptop maka perlulah diberi apresiasi berupa penghargaan:
kesempatan kerja yang baik.
Buku yang telah diselesaikan/esai yang ditulis diberikan poin, yang akan
dihitung atau dijadikan penilaian dan bahan pertimbangan. Sebagaimana
pada proses akreditasi di kampus, jika ada mahasiswanya yang sudah
menghasilkan buku maka akan dihitung poin oleh aksesor.
Lebih simpelnya lagi, diberikan penghargaan berupa uang untuk menunjang
hidup atau diberikan alat penunjang atau laptop untuk menunjang kerja
menulis yang dilakukan.
Pada kenyataannya, masih banyak memang para penulis yang belum
mendapat penghargaan yang memadai atau bahkan tidak memperoleh
penghargaan sama sekali terkait kerja olah pikir yang telah dilakukannya, yang
merupakan sumbangan abadi bagi duna sastra. Hal ini amat berbanding
terbalik dengan gagasan-gagasan akbar pada program literasi nasional. (*)
Jalan S Parman Seibeduk yang amblas diberi tanda drum, Senin (25/9). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Jebolnya aspal jalan di atas gorong-gorong depan pintu empat kawasan Industri Batamindo dari arah Mukakuning ke Tanjungpiayu, Seibeduk semakin parah. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara, sebab berada persis di tengah badan jalan.
Lubang yang tembus hingga ke gorong-gorong ini mulai memperluas kerusakan jalan. Sisi kiri kanan jalan yang jebol mulai ikut retak dan bergelombang. Akses jalan utama lajur dari Mukakuning ke Seibeduk ini terancam putus total jika tidak segera ditangani.
Pantauan di lapangan, belum ada tindakan apapun dari instansi pemerintah terkait di jalan rusak tersebut. Hanya dua drum yang terlihat menutupi titik jalan berlubang, yang berguna untuk memberi peringatan bagi pengendara untuk hati-hati dan tidak melintasi titik yang jebol.
Di sekitar lokasi jalan jebol ini terpantau ada dua lubang serupa. Sekitar sepuluh meter ke depan ada lubang serupa namun tidak begitu menghambat arus lalulintas karena berada di sisi kiri jalan. Kendaraan masih bisa melaju normal di sisi kanan jalan.
“Awalnya bergelombang, karena padatnya kendaraan berat jadi berlubang akhirnya jebol. Yang parah yang persis di atas gorong-gorong ini. Sampai tembus kedalam gorong-gorong. Kalau yang di sebelah sana itu rusak biasa, cuman karena terus dilalui kendaraan jadi berlubang dan tanah di bawahnya seperti turun juga,” ujar Herman, warga Seibeduk, Kamis (28/9).
Camat Seibeduk Dwiki Septiawan juga mengkuatirkan kondisi jalan tersebut sehingga langsung melapor ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam untuk ditindaklanjuti. Suhar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam saat dikonfirmasi mengaku sudah mengecek kerusakan jalan akibat jebolan aspal tersebut.
Pihaknya masih mengupayakan anggaran untuk perbaikan jalan rusak tersebut.
“Itu harus dianggarkan. Kita lagi upaya supaya dianggarkan. Kita lagi koordinasi karena perbaikan itu butuh anggaran yang besar. Gorong-gorong harus dibongkar semua,” ujar Suhar. (*)
Ilustrasi: Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann (kanan) merayakan gol yang dia cetak. (Pierre-Philippe Marcou/AFP)
batampos – Atletico Madrid melanjutkan tren positifnya di kandang Osasuna. Skuad Diego Simeone itu berhasil menang atas tim tuan rumah dengan skor 0-2 dalam lanjutan Liga Spanyol pada Jumat (29/09).
Atletico Madrid bermain dengan formasi 5-3-2 dengan Griezmann dan Morata di barisan depan. Sementara Osasuna bermain dengan skema 4-3-3 saat menghadapi Los Rojiblancos.
Atletico Madrid tampil menekan sejak menit pertama dan berusaha mengendalikan permainan. Sepuluh menit laga berjalan Koke dan kawan-kawan mencatatkan ball possession 60%.
Atletico Madrid harus menunggu hingga menit ke-20 untuk menciptakan gol pertama. Memanfaatkan kemelut di muka gawang, sepakan kaki kiri Antoine Griezmann berhasil mengoyak gawang Osasuna.
Kebobolan membuat pemain Osasuna bergegas mengejar ketertinggalan dan balik menekan Los Rojiblancos. Upaya itu datang dari Ezequiel Avila pada menit 24, namun tembakannya masih dapat diblok oleh Gimenez.
Pada menit 37 serangan berbahaya dilancarkan Osasuna lewat Mojica, melakukan penetrasi ke kotak penalti, Mojica melakukan tembakan keras ke arah gawang Atletico Madrid, namun bola membentur tiang gawang.
Berkali-kali serangan dibangun pemain Osasuna namun selalu terbentur dengan kokohnya pertahanan Atletico. Laga babak pertama berakhir dengan kedudukan 0-1 untuk Atletico Madrid, kedua tim mencatatkan ball possession seimbang 49% -51%.
Laga babak kedua tensi meningkat dengan kedua tim saling menekan. Serangan Osasuna datang pada menit 50 lewat tembakan Ezequiel Avila namun masih belum menemui target.
Pada menit 54 wasit Juan Martinez mengeluarkan kartu kuning pertamanya kepada Catena akibat melanggar Pemain Atletico Madrid, Samuel Lino.
Memasuki menit 61, Simeone melakukan pergantian dengan menarik Molina digantikan Azpilicueta. Sementara lima menit berselang giliran Osasuna melakukan pergantian dengan memainkan Munoz dan Moncayola menggantikan Lucas Torro dan Ibanez.
Pada menit 66 Atletico Madrid kembali melakukan pergantian pemain, kali ini memainkan pemain muda Rodrigo Riquelme dan menarik keluar Llorente.
Memasuki menit 76, jalannya laga memanas saat wasit memberikan kartu kuning untuk Aimar Oroz karena sikunya mengenai wajah Axel Witsel. Pasalnya, bersamaan dengan itu Osasuna berhasil mencetak gol yang kemudian tidak sah karena terjadi pelanggaran lebih dulu.
Buntutnya sang pelatih Jagoba Arrasate yang melakukan protes keras diganjar kartu merah oleh wasit.
Pada menit 81 pemain pengganti, Riquelme berhasil menyumbang gol untuk Atletico Madrid.
Memanfaatkan umpan Lino, Riquelme berhasil mengonversikannya menjadi gol dan membawa keunggulan tim asuhan Simeone menjadi 0-2.
Sesaat setelah keunggulan dua gol, Atletico Madrid mengantongi dua kartu kuning yang diterima Lino dan Morata.
Pada menit 85 kedua tim harus sama-sama bermain dengan 10 pemain setelah Avila dan Morata diganjar kartu merah karena perebutan bola yang sengit di sudut lapangan.
Hingga peluit panjang babak kedua berbunyi, tak ada lagi gol tercipta. Atletico berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 0-2.
Berkat kemenangan ini, Atletico Madrid berada di posisi kelima dengan 13 poin dan memiliki satu laga yang belum dimainkan dari Athletic Bilbao yang berada di peringkat keempat dengan 14 poin. (*)
batampos – Pengurus Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) Provinsi Kepri akan segera dilantik. Pelantikan Ormas dengan basis anggota masyarakat asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, dan Papua sebagai rumpun Melanesia ini rencananya akan digelar di Pasific Palace Hotel tanggal 8 Oktober mendatang.
Ketua Panitia Pelantikan DPP RMB Kepri Frans J Pattikawa menuturkan, rangkaian kegiatan pelantikan nanti juga dimeriahkan dengan penampilan Mitha Talahatu, penyanyi top asal Maluku. Juga pertunjukan musikalisasi puisi Melanesia dari Femilaun Faubun, penyair yang juga berasal dari Maluku.
“Juga pertunjukan tarian etnis yang dibawakan oleh penari lokal yang tergabung dalam sanggar Somapama Batam, juga rentak tarian penjemputan Hedung dari NTT, tarian Lenso dari Maluku dan tarian Khas Papua. Cukup menarik kegiatannya nanti,” ujar Frans.
Sekretaris Panitia Pelantikan DPP RMB Kepri, Arman Waigitang juga memastikan
Gubernur Kepri Ansar Ahmad akan hadir dalam acara pengukuhan tersebut.
“Untuk undangan sekitar seribuan orang dan nanti akan diatur dengan tertib. Kami bekerjasama dengan Koordinator-koordinator Kecamatan yang siap memobilisasi warga Melanesia untuk hadir dalam acara pelantikan ini” ujarnya.
Sebagaimana diketahui Ormas Rumpun Melanesia Bersatu Provinsi Kepri, dua tahun terakhir eksis dan melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial, terlibat dalam berbagai event olahraga, khususnya Muay Thai Boxing dan Futsal. Serta menyuarakan isu-isu kemanusiaan yang berkaitan dengan human trafficking yang marak ahir-akhir ini di Kota Batam dan Provinsi Kepri.
Moddy Arnold Timisela, salah satu pendiri RMB Kepri asal Maluku berharap agar pelantikan RMB Kepri ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi masal warga Melanesia (NTT, Maluku dan Papua), sekaligus memberi ruang kreasi bagi anak-anak Melanesia untuk menampilkan budaya khas Melanesia di mata publik. (*)
Pasangan Duta Bahasa Kepri untuk Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2023 Kamis (28/09).
batampos – Pemenang I Duta Bahasa Kepulauan Riau (Kepri) 2023, Hendi,
mahasiswa Universitas Universal dan Kanaya Aswara Putri, mahasiswa STTI
Tanjungpinang mewakili Kepulauan Riau dalam Pemilihan Duta Bahasa Tingkat
Nasional Tahun 2023.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 25 hingga 29 September 2023 di Hotel Sultan,
Jakarta. Setiap pasang finalis wajib menampilkan krida (program) kebahasaan.
Pada tahun ini, Hendi dan Kanaya mengusung BISA (Bisnis dan Bahasa) yaitu
laman dengan beragam fitur untuk meningkatkan minat WNA dalam
mempelajari bahasa Indonesia melalui sektor bisnis dan investasi.
Duta bahasa merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh
Kemendikbudristek RI melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran generasi muda dalam
memantapkan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing guna
memperkuat jati diri dan daya saing bangsa.
Para finalis merupakan putra putri terbaik perwakilan provinsi yang telah
dibina oleh Balai/ Kantor Bahasa se-Indonesia dalam pemilihan Duta Bahasa
tingkat provinsi sebelumnya. (*)
Menteri Pertanian di luar negeri ketika KPK menggeledah rumah dinasnya di Jakarta. (Instagram @syasinlimpo)
batampos – Menteri Pertanian Dikabarkan telah menjadi tersangka kasus korupsi oleh KPK, lantas warganet berbondong-bondong komentari instagram Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Kabar Menteri Pertanian sudah ditetapkan menjadi tersangka beredar, menyusul adanya penggeledahan yang dilakukan oleh KPK terhadap rumah dinas Mentan sehari sebelumnya.
Diketahui KPK menggeledah rumah Menteri Pertanian sebagai bentuk upaya paksa mencari bukti atas kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Dari informasi JawaPos.com di lapangan, penggeledahan itu suda dilakukan sejak pukul 16.30 Kamis (28/9) dan masih berlangsung hingga Jumat pagi (29/9).
Adanya upaya paksa dalam bentuk penggeledahan merupakan indikasi sudah adanya penetapan tersangka di lingkungan Kementerian Pertanian.
Lantas warganet rama-ramai mempertanyakan status Mentan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka dengan berkomentar langsung ke akun Instagramnya @syasinlimpo.
Terlihat dalam akun yang memiliki 108 ribu pengikut itu, tidak menunjukkan aktivitas apa-apa, seperti update story dan lain sebagainya.
Postingan terakhirnya sejak dua hari yang lalu ketika Mentan Syahrul Yasin Limpo bertemu dengan Direktur Jenderal FAO, Qu Dongyu, di Italia.
Kemudian pada postingan terakhirnya itu, warganet berbondong-bondong melontarkan komentar, ada yang meminta Mentan untuk memberi klarifikasi, ada yang mendoakan, ada pula yang memberi sindiran selamat.
“Kenapa digeledah? Gak mungkin KPK berani menggeledah kalau nggak ada apa-apa,” komentar Instagram @tasikmode_moeslemwear.
“Ditetapkan tersangka Pak?” tanya akun Instagram @mochamad.farhan.rzkll, meminta klarifikasi langsung.
“Kenapa ya pa orang-orang menyorot anda terus? Sehat-sehat komandanku,” tanya Instagram @jee_minj dalam logat Makassar.
“Tanda-tanda. Tinggal pencarian bukti, sabar menunggu,” komentar akun @azwi1960.
Ada pula warganet yang beri dukungan moril, “gas terus komandan, Anda bukan orang yang ragu-ragu. Semoga Allah melindungi setiap langkahmu Pak Mentan, aamiin,” kata akun Instagram @dapotan_harahap. (*)
TPK, TPPS, Satgas Stunting Kepri melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi di Kabupaten Bintan yang berlangsung di ruang rapat 3 kantor Bupati Bintan di Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, Rabu (27/9/2023). F.BKKBN Kepri untuk Batam Pos.
batampos– Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Satuan Tugas (Satgas) Stunting Kepri melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Kabupaten Bintan.
Kegiatan berlangsung di ruang rapat 3 kantor Bupati Bintan di Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, Rabu (27/9/2023).
Sekretaris BKKBN Kepri, Sitti Jamillah menyampaikan, sebelumnya dua kabupaten telah dilakukan kegiatan monev dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kepri yakni Kabupaten Anambas dan Kabupaten Karimun.
“Alhamdulillah Bintan kabupaten yang ketiga,” kata dia.
Dia mengatakan, pelaksanaan tugas TPK, TPPS dan Satgas Stunting perlu terus dimonitor dan dievaluasi sehingga target percepatan penurunan stunting tahun 2024 bisa tercapai.
Dia menjelaskan, kegiatan monev bertujuan untuk melihat sejauh mana kinerja, kendala termasuk permasalahan yang dihadapi dan telah dilakukan TPK dan TPPS di Kabupaten Bintan.
Dalam monev di Kabupaten Bintan, dia melihat banyak inovasi yang telah dilakukan dan dikembangkan tim dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Menurut dia, monev merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam pelaksanaan program dan kegiatan.
Karena pelaksanaan monev memberikan informasi yang diperlukan dalam upaya perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan ke depannya.
Sekretaris DP3KB Bintan, dr Untung Siswanto menyampaikan, tim terus melakukan inovasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bintan salah satunya mendirikan rumah asuh di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Dia menjelaskan, alasan didirikan rumah asuh di Desa Teluk Sasah karena angka stunting di sana cukup tinggi.
Setelah ditelusuri, menurut dia, terdapat masalah pola asuh karena kedua orangtua bekerja sehingga anak kurang mendapatkan perhatian.
“Rumah asuh menjadi salah satu upaya pemecahan stunting,” kata dia. (
Petugas mengevakuasi jasad korban yang ditemukan di rumah kosong di Kampung Lakis, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan pada Kamis (28/9/2023) sekira pukul 16.30 WIB. F.Kiriman bade untuk Batam Pos.
batampos– Seorang lansia ditemukan meninggal dunia di rumah kosong di perkebunan nanas, Kampung Lakis, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan pada Kamis (28/9/2023) sekira pukul 16.30 WIB.
Warga Tanjungpinang bernama Andy Bachtiar, 58, ini ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur telentang.
Kejadian ini diketahui saat seorang warga berniat menemui korban sebab sudah tiga hari korban tidak terlihat.
Begitu mendekati rumah kosong, warga mencium bau tidak sedap yang diduga berasal dari rumah tersebut.
Takut terjadi sesuatu, warga tersebut memanggil warga lain yang tidak jauh berada dari rumah kosong tersebut.
Warga akhirnya melaporkan kejadian aneh tersebut ke polisi.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Mereka mendobrak pintu rumah kosong tersebut dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur telentang.