batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menangkap dua pembacok nelayan di Dam Duriangkang, Sei Beduk, Rabu (4/10) sore. Kedua pelaku yakni, Windra, 45, dan Islamudin, 46.
Pelaku membacok rekannya Ikbal, 38, menggunakan sebilah parang. Akibatnya, korban terluka di bagian kepala, tangan, dan paha.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan pembacokan itu terjadi pada Selasa (3/10) sore. Motifnya, pelaku kesal karena dituduh korban telah merusak bubu ikan yang dipasang di kawasan tersebut.
“Korban dan pelaku ini saling kenal. Saat itu, bubu ikan mereka sama-sama rusak. Lalu korban menuduh pelaku yang merusaknya,” ujar Budi.
Sebelum pembacokan itu terjadi, korban dan pelaku terlibat cek-cok. Kemudian pelaku pergi dan kembali ke lokasi dengan membawa sebilah parang.
“Korban dibacok saat hendak istriahat dan pelaku langsung pergi dari lokasi setelah korban terluka. Korban langsung ditolong warga lainnya,” kata Budi.
Selain pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan 1 unit sepeda motor. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara.
“Saya imbau masyarakat untuk menyelesaikan masalah dengan pikiran yang tenang. Jangan menggunakan kekerasan karena ada pidananya,” tutupnya. (*)
Bupati Bintan, Roby Kurniawan meresmikan sekolah untuk para lansia di aula Kantor Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kamis (5/10/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Sekolah untuk para lansia diberi nama Sekolah Berkah Bahagia hadir di Bintan.
Sekolah nonformal menekankan belajar keterampilan ini diresmikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hafizha Rahmadhani didampingi Bupati Bintan Roby Kurniawan di aula Kantor Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kamis (5/10/2023).
Kepala Desa Teluk Bakau Abdul Wahid mengatakan, sudah ada 30 lansia di sekitar desa yang akan belajar di sekolah ini.
Dia menjelaskan, hadirnya sekolah untuk para lansia ini untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin komunikasi sesama lansia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/HO-KLIP Kemenko Perekonomian/aa.)
batampos – Kemarin (5/10) Presiden Joko Widodo mengumpulkan menterinya dalam rapat terbatas (ratas) untuk membahas proyek strategis nasional (PSN). Seusai ratas, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada royek yang sudah selesai dan ada juga proyek yang selesai setelah kep Airlangga Hartarto emimpinan Jokowi.
“Di 2023 masih ada 170 PSN dan dalam kontruksi 61 proyek,” kata Airlangga. Dia mencontohkan proyek yang sudah seleai ada pelabuhan, kereta cepat Jakarta-Bandung, berbagai kawasan industri, dan beberapa bendungan. “Ada beberapa proyek juga belum diresmikan,” imbuhnya.
Pemerintahan Jokowi ada beberapa PSN yang diinisiasi. 25 proyek, seperti jalan tol, kawasan industri, bandara, hingga Benoa Tourism, yang akan selesai sebelum Jokowi lengser. 12 PSN lainnya diprediksi selesai Oktober hingga Desember tahun depan. “Ada PSN juga yang sifatnya kontruksi sudah berjalan atau beroperasi sebagian tapi penyelesaiannya lewat dari 2024. Karena sifatnya proyek sudah berjalan dan financial closing tentunya proyek ini akan berlanjut hingga selesai,” ujarnya.
Airlangga menyebutkan, selain yang sudah berjalan dan disetujui, ada juga usulan PSN baru. Menurutnya PSN usulan baru ini merupakan pembiayaan swasta. “Sebagian besar pembangunan s meleter. Antara lain di Kalimantan Barat ada Borneo Alumina,” ucapnya, Selain s meleter, ada juga usulan kereta cepat yang menyambungkan Bandung, Jogja, Solo, hingga Surabaya.
“Ada beberapa proyek yang dihentikan karena memang belum mulai dan belum ada yang dikeluarkan dari APBN,” ucapnya. Airlangga mencontohkan PSN yang dihentikan adalah Pelabuhan New Ambon. Ada jug proyek yang berubah nomenklaturnya. Misalnya saja Tol Probolinggo-Banyuwangi yang perlu dilanjutkan dan didorong untuk menggunakan skema publik privat partnership.
Yang menjadi permasalahan sekarang adalah PSN di Pulau Rempang. Pada kesempatan ini, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebutkan meski konflik terjadi, PSN di Pulau Rempang masih ilnjutkan. “Tinggal komunikasi ke masyarakat yang harus lebih baik,” ucapnya. Untuk komunikasi ini, Bahlil berjanji akan turun ke lapangan. Sebab dia mendapatkan perintah langsung masalah ini.
Sejauh ini, tahap PSN di Pulau Rempang masih pada tahap pembebasan lahan. Belum pada pembangunan konstruksi ecocity. “Lebih cepat, lebih baik,” jawab Bahlil ketika ditanya soal target. (*)
batampos – Unit Reskrim Polsek Bengkong menangkap komplotan pencuri sepeda motor (curanmor). Komplotan ini terdiri dari remaja dan 3 orang anak dibawah umur.
Adapun pelakunya yakni, Rio, 18, MRA, 17, MHA, 16, dan VF, 16. Mereka ditangkap di kos-kosan kawasan Lubuk Baja dengan barang bukti Honda Beat BP 3164 CC.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan kasus ini terungkap dari laporan korban pada pekan lalu. Komplotan ini beraksi di Masjid Namirah, Cahaya Garden, Bengkong.
“Dari laporan korban kita melakukan penyelidikan, dan mendapatkan identitas pelaku. Aksi pelaku terekam CCTv,” ujar Doddy.
Modusnya, pelaku sengaja beraksi dari tengah malam hingga subuh hari. Targetnya motor yang diparkirkan di kos-kosan dan perumahan.
“Mereka beraksi secara bergantian. Misalkan Rio melakukan bersama MRA, atau MRA dengan MHA, begitu seterusnya,” katanya.
Kepada polisi, pelaku mengaku sudah beraksi mencuri motor hingga belasan kali. Hasil curian tersebut dijual di media sosial (medsos) dan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Rata-rata sepeda motor yang dicuri langsung dijual langsung melalui media sosial dengan sistem cash in delivery (COD),” ungkapnya.
batampos– Pemerintah pusat sudah menghapus status pandemi Covid-19. Namun, ketika baru-baru penghapusan, RSUD M Sani masih menerapkan pemeriksaan antigen kepada pasien rawat inap sebagai bentuk antisipasi. Namun, saat ini ketentuan tersebut tidak ada lagi.
”Saat ini tidak ada lagi wajib antigen untuk pasien yang akan rawat inap di RSUD M Sani. Kecuali, jika memang berdasarkan analisa petugas kesehatan ada indikasi yang mengharuskan pemeriksaan antigen, baru dilakukan. Intinya sudah tidak wajib lagi,” ujar Kabid Pelayanan RSUD M Sani, dr Dedy, Kamis (5/10).
Untuk peralatan mesin polymerase chain reaction (PCR), katanya, masih ada di labor dan sudah jarang digunakan. Kecuali, jika memang ada indikasi baru digunakan. Untuk diketahui, mesin PCR itu hanya bisa digunakan untuk mendeteksi terpapar atau tidak seseorang tersebut dengan Covid-19.
”Mesin PCR tidak bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit lain. Hanya khusus untuk Covid-19 saja. Dan Alhamdulillah pasca pencabutan status pandemi Covid-19, sampai saat ini tidak ada lagi pasien yang dirawat disebabkan Covid-19,” ungkapnya.
Begitu juga, tambah Dedy, untuk ruangan isolasi yang ada saat ini. Meski tidak lagi ada pasien Covid-19, ruangan tersebut masih tetap digunakan. Untuk pasien umum dan juga penyakit Covid-19 jika ada. Dan dia berharap tidak ada lagi masyarakat yang terpapar Covid-19 saat sekarang ini. (*)
batampos– Sedikitnya 10 orang saksi telah dimintai keterangan terkait kasus dugaan pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Tanjunguban dan Seri Kuala Lobam.
“Sudah 10 orang saksi diperiksa, termasuk saksi ahli dari KLHK,” kata Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan.
Dia mengatakan, penyidik akan mengambil keterangan dari salah satu perusahaan di Bogor sebagai pembuat surat kuasa. Tidak hanya itu, penyidik juga akan meminta keterangan dari Puslabfor Mabes Polri.
Meski terkesan lama, dia menegaskan, penyidik serius menangani kasus dugaan pembuangan limbah B3 ini dengan melakukan beberapa pendalaman penyidikan.
Diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan mobil tangki dan sopir yang membuang diduga limbah B3 di daerah Tanjunguban dan Seri Kuala Lobam Lobam pada akhir Maret 2023, untuk dimintai keterangan.
Dari pengakuan sopir mobil tangki, sang sopir disuruh membuang limbah tersebut oleh seseorang berinisial J.
Selanjutnya, penyidik mengirim sampel limbah yang dibuang sembarangan di Tanjunguban dan Seri Kuala Lobam ke Puslabfor Mabes Polri.
Hasilnya, hasil dari sampel yang diuji lab memang mengandung limbah B3 cair. (*)
batampos – Nilai tukar Rupiah ditutup di level Rp 15.634 per dolar AS pada Rabu (4/10) sore. Mata uang negara Indonesia ini melemah 54 poin atau 0,35 persen dari perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Interbank Spot Dollar Rate menempatkan Rupiah di posisi Rp 15.636 per dolar AS.
Ada beragam faktor yang menyebabkan melemahnya kurs Rupiah. Mulai dari diferensiasi inflasi, diferensiasi suku bunga, defisit neraca berjalan, utang publik, ketentuan perdagangan, sampai dengan stabilitas politik dan ekonomi di suatu negara.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid mengatakan, perubahan nilai tukar (kurs) mata uang suatu negara tidak selamanya berdampak buruk atau negatif. Ada hal positif yang bisa diambil dari melemahnya kurs rupiah.
“Bagi perekonomian Kota Batam dengan pelemahan rupiah ini malah lebih bagus. Apalagi di Batam hampir 90 persennya itu orientasi ekspor,” ujar Rafki kepada Batam Pos, Kamis (5/10).
Akibat kurs rupiah melemah maka banyak permintaan dari luar terhadap produk-produk Indonesia. Meningkatnya pembelian produk dalam negeri tentu saja meningkatkan keuntungan eksportir di Batam.
Kondisi ini adalah hal yang logis karena bila barang-barang dalam negeri dijual dengan mengacu kepada rupiah, sudah tentu importir yang membelinya dengan mengonversi dolarnya ke rupiah akan mendapatkan barang dalam jumlah lebih besar dari pada sewaktu rupiah menguat.
“Jadi ketika mata uang rupiah melemah terhadap dolar, maka barang dari Batam (ekspor) itu akan lebih murah ketika sampai di luar negeri, ketika dikonversi ke dolar AS, sehingga tentu harga barang tersebut akan semakin kompetitif,” sebut Rafki.
Tidak hanya itu saja, harga yang kompetitif ini juga berimbas pada permintaan barang ekspor dari Batam. “Yang terbebani itu perusahaan yang melakukan importir, tentu harga barang yang dibeli menyesuaikan nilai kurs dolar. Sebagaimana diketahui Batam, selain melakukan eksportir juga mengimport bahan baku, dan mesin dari luar tentu berdampak,” tuturnya.
Namun demikian, bagi pengusaha yang melakukan importir ini tentu akan menutup selisih pelemahan rupiah ketika mereka melakukan ekspor atau menjual kembali produk ke luar negeri.
“Artinya pelemahan rupiah ini membuat pengusaha di batam atau pelaku usaha di Batam itu lebih diuntungkan dibandingkan dengan pelaku usaha di daerah lain, semiaalnya mereka yang menjual produk ke dalam negeri,” ungkap Rafki.
Selain dua hal ini lanjut Rafki, pelemahan rupiah juga akan berdampak kepada biaya yang dibayar dengan menggunakan rupiah. Hal ini tentu saja akan meringankan bagi pengusaha Batam, karena pengahasilan yang didapatkan dari dolar dan dikonversikan menjadi rupiah tentu akan lebih besar dibandingkan dengan sebelum adanya pelemahan rupiah ini.
“Seharusnya dengan adanya pelemahan rupiah ini bisa mendorong aktifitas perusahaan di Batam untuk lebih kencang lagi. Mendorong pertumbuhan ekonomi Batam karena permintaan produk dari luar tentu akan bertambah,” tutupnya. (*)
Mentan Syahrul Yasin Limpo menyapa wartawan saat tiba di kantor Kementerian Pertanian pada acara pisah sambut. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
batampos – Sempat dikabarkan menghilang di Eropa pasca tugas ke luar negeri, Syahrul Yasin Limpo (SYL) akhirnya tiba di Indonesia dan memenuhi undangan Polda Metro jaya, Kamis (5/10).
Syahrul Yasin Limpo juga terjerat dugaan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan petinggi KPK terhadap isu korupsi di Kementerian Pertanian.
Selain itu pada hari yang sama, Kamis (5/10), MentanSyahrul Yasin Limpo juga sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Menteri Pertanian ke Presiden, setelah sebelumnya bertemu dengan Surya Paloh di NasDem Tower.
Surya Paloh meminta Syahrul Yasin Limpo sebagai kader NasDem untuk kooperatif menjalani proses hukum yang bergulir di KPK.
“NasDem tetap pada komitmen, ada permasalahan, jangan lari dari permasalah,” kata Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta.
Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu mengatakan alasannya mengajukan pengunduran diri sebagai Mentan karena harus konsentrasi menghadapi proses hukum.
Di waktu berbeda, KPK telah menyita satu unit mobil mewah milik Syahrul Yasin Limpo bermerek Audi A6 saat KPK menggeledah rumah pribadi sang Mentan di Makassar pada Rabu (4/10).
Terseret kasus korupsi, tak heran jika masyarakat penasaran dengan jumlah kekayaanMenteri Pertanian sekaligus Ketua DPP Partai NasDem tersebut. Adapun jumlah kekayaan SYL dalam laporan terakhirnya ke KPK pada 31 Januari 2023 adalah sebagai berikut:
Ia memiliki 16 aset tanah yang tersebar di Sulawesi Selatan dengan total nilai lebih dari Rp11 Miliar, tepatnya Rp11.314.255.150.
Ia juga memiliki 7 aset mobil atau kendaraan yang terdiri dari Alphard, Mercedes Benz, APV Minibus, Galant Sedan, Motor Harley Davidson, Kijang Innova, Cherokee Jeep, dengan total nilai Rp1.475.000.000.
Selain itu ia juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp1.149.970.000.
Ia juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp6.118.817.382.
MentanSyahrul Yasin Limpo dalam laporannya tak terdapat surat berharga dan hutang, sehingga total kekayaannya adalah lebih dari Rp20.058.042.532. (*)
Hal yang sama juga diutarakan pemilik toko Semangat Baru di Kawasan Pasar Legenda Malaka, Pendi mengungkapkan kenaikan beras terjadi bertahap.
“Pernah per dua minggu naiknya. Kalau dibandingkan dengan harga dulu, memang jauh juga naiknya,” ujar Pendi.
Ia menyebutkan daftar merk beras populer (ukuran 25kg) yang mengalami kenaikan harga, di antaranya, beras Harumas yang kini dijual Rp 335.000 dari sebelumnya Rp 300.000; beras Padang Raya seharga Rp 355.000 dari Rp 345.000; beras Anak Ajaib dijual Rp 315.000 dari Rp 300.000.
Kemudian, beras Bumi Ayu dijual Rp 350.000 dari Rp 335.000; beras Anak Mantap dijual Rp 310.000 dari Rp 290.000; dan beras Rambutan dijual Rp 325.000 dari Rp 300.000.
“Itu adalah perbandingan harga sekarang dengan sekitar seminggu yang lalu. Paling sering dicari itu beras Bumi Ayu dan Anak Ajaib,” tambahnya.
Ia menambahkan beras yang dijual semuanya merupakan beras premium. Sementara untuk beras Bulog sudah lama tidak jual, dan tidak dapat alokasi untuk dijual.
“Dah lama tak masuk. Dulu pernah jual tapi sekarang tak ada lagi kami jual, sudah lama kosong,” imbuhnya.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan polemik kenaikan harga beras ini sudah menjadi atensi Pemko Batam.
Tim pengendalian inflasi daerah yang terdiri dari distributor, pemerintah, dan stakeholder terkait sudah melakukan tindakan untuk meminimalisir kenaikan harga beras.
“Khususnya distributor beras pasti sudah menyiapkan langkah antisipasi. Karena kita bukan daerah penghasil, jadi sangat berharap dari daerah lain. Sejauh ini, Alhamdulillah masih dalam batas wajar,” jelasnya.
Amsakar menjelaskan pasokan sembako, termasuk beras cukup untuk akhir tahun. Bahkan distributor beras sudah menambah pasokan beras untuk antisipasi adanya lonjakan harga beras.
“Kenaikan beras memang terjadi di semua daerah. Batam berupaya untuk mengendalikan harga beras ini,” ungkap Amsakar.
Selain itu, ada juga penyaluran beras cadangan pangan pemerintah (CPP) dari pemerintah untuk warga yang membutuhkan.
“Ini Bulog yang distribusikan. Tujuan tetap sama terkendalinya inflasi, terutama beras. Harapannya jangan sampai inflasi beras ini berada di atas zona aman. Jadi ini semua bentuk upaya pemerintah terkait antisipasi kenaikan harga beras ini,” bebernya.
Amsakar mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga daya beli. Ketersediaan beras di Batam cukup, sehingga tidak perlu khawatir.
“Inflasi saat ini disebabkan beras. Kalau program yang dijalankan pemerintah berhasil, inflasi beras ini bisa aman. Jadi jangan ada panic buying terhadap beras ini,” bener Amsakar.(*)
Sejumlah warga melakukan pembuatan paspor Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam , Sabtu (5/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat hingga September lalu capaian penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp40,6 miliar.
Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ritus Ramadhana mengatakan ada tiga layanan paspor yaitu paspor 48 lembar, paspor elektronik, dan paspor dengan layanan percepatan satu hari jadi.
Ia menyebutkan ada peningkatan pengurusan layanan pembuatan paspor satu hari jadi. Berdasarkan layanan percepatan di tahun 2022 senilai Rp1 miliar, sedangkan di tahun 2023 ini hingga September sudah ada Rp5,7 miliar PNBP dari layanan percepatan paspor ini.
“Terjadi peningkatan cukup siginifikan untuk pelayanan percepatan paspor ini. Kalau keseluruhan capaian kita Rp40 miliar, lebih dari 10 persennya dari layanan percepatan ini,” ungkapnya.
Ritus menjelaskan meningkatnya pengguna layanan percepatan ini dikarenakan beberapa faktor di antaranya, pembukaan kembali pintu masuk antar Batam, Malaysia, dan Singapura pasca Covid-19.
Kedua masyarakat ingin fasilitas yang lebih dari biasanya. Percepatan tidak perlu pakai kuota dan jadi sistemnya cepat, tanpa harus menunggu.
“Meskipun per hari kuota 50 orang, namun layanan ini selalu penuh. Layanan percepatan sangat bermanfaat, sehingga peminatnya banyak,” sebutnya.
Menurutnya, momen paling ramai permohonan paspor terjadi menjelang libur sekolah, dan libur akhir tahun. Momen ini permintaan pengurusan paspor paling banyak.
Ritus menambahkan, rata-rata pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam menerima 9-10 ribu permohonan. Tahun ini pihaknya ditargetkan PNBP sebesar Rp39 miliar.
“Alhamdulillah sudah melebih target yakni 115 persen. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Saat ini layanan sudah tersedia sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
Imigrasi Batam juga terus memperketat pengurusan paspor bagi terduga PMI non prosedural. Hal ini guna mencegah terjadinya pengiriman PMI ke luar negeri melalui jalur yang tidak sesuai dengan aturan atau ilegal.
“Ini adalah upaya kami juga dalam menekan dan meminimalisir adanya PMI non prosedural,” tutupnya.(*)