Senin, 22 Juni 2026
Beranda blog Halaman 477

Arus Penumpang Pelabuhan Batam Centre Meningkat Pasca Lebaran

0
Suasana di Pelabuhan Internasional Batam Centre pada hari Selasa (24/3). F.Azis Maulana

batampos – Arus pergerakan penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Centre menunjukkan peningkatan pada periode sebelum hingga sesudah Idulfitri 1447 Hijriah. Meski demikian, aktivitas di pelabuhan masih berlangsung lancar tanpa penumpukan berarti.

Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Centre, Pasaroan Samosir, menyebutkan berdasarkan data sementara pada 22 Maret 2026, jumlah penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 9.109 orang, sementara kedatangan mencapai 6.664 orang.

“Secara umum masih dalam kondisi normal, belum terlihat adanya kepadatan atau penumpukan penumpang seperti yang biasa terjadi pada puncak arus mudik maupun arus balik,” kata Pasaroan, Selasa, (24/3).

Baca Juga: Jelang Arus Balik di Bandara Hang Nadim, PT BIB Siaga Hadapi Lonjakan Penumpang

Menurut dia, tren kenaikan jumlah penumpang memang mulai terlihat, namun belum dapat dikategorikan sebagai lonjakan signifikan.

Hal ini lantaran posko angkutan Lebaran masih berlangsung, sehingga data final untuk periode tahun ini belum dapat dibandingkan dengan capaian tahun 2025.

“Untuk data lonjakan yang signifikan, kami masih menunggu rekapitulasi akhir dari posko angkutan Lebaran. Saat ini yang terlihat baru peningkatan sementara,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang, otoritas pelabuhan tetap memperketat pengawasan guna memastikan keselamatan pelayaran. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari peningkatan pengawasan kapal, pemeriksaan kelaiklautan, hingga pembatasan kapasitas penumpang sesuai ketentuan.

Baca Juga: Warga Seibeduk Resah, Aksi Maling Sasar Helm hingga Sepeda Motor

Selain itu, penambahan personel di lapangan serta koordinasi dengan instansi terkait juga diperkuat untuk mengantisipasi potensi kepadatan selama periode Lebaran.

“Langkah-langkah ini kami lakukan untuk memastikan seluruh aktivitas pelayaran berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama di masa angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat,” kata Pasaroan.

Seiring masih berlangsungnya periode arus balik, otoritas pelabuhan memperkirakan pergerakan penumpang akan tetap dinamis dalam beberapa hari ke depan, sejalan dengan jadwal libur dan kembalinya masyarakat ke daerah asal maupun tempat kerja.(*)

Artikel Arus Penumpang Pelabuhan Batam Centre Meningkat Pasca Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Seibeduk Resah, Aksi Maling Sasar Helm hingga Sepeda Motor

0
Ilustrasi pencuri motor.

batampos – Warga di kawasan Bida Ayu, Kecamatan Seibeduk, dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian yang menyasar permukiman. Pelaku dilaporkan berkeliling perumahan dan menggasak barang-barang milik warga, mulai dari helm hingga sepeda motor.

Tiara, salah seorang warga Bida Ayu, mengaku menjadi korban pencurian helm yang diletakkan di teras rumahnya. Ia menyebut, pelaku juga berhasil membawa kabur sepeda motor milik warga lain di kawasan tersebut.

“Pelaku mencuri helm saya dan motor di rumah gang lain,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku menjalankan aksinya pada malam hari dengan modus berjalan kaki menyusuri lingkungan perumahan. Ia menduga pelaku tidak beraksi sendiri.

“Ada temannya yang berjaga, sementara satu pelaku berkeliling berjalan kaki mencari sasaran,” katanya.

Aksi pencurian juga terjadi di kawasan Sei Pancur. Arsyad, warga setempat, mengaku kehilangan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BP 3036 RI. Berbeda dengan kejadian sebelumnya, pencurian tersebut justru terjadi pada siang hari.

“Motor dicuri siang hari saat diparkir di depan rumah. Saya hanya masuk ke dalam sebentar,” ungkapnya.

Warga berharap pihak kepolisian segera menindak para pelaku yang dinilai semakin nekat dan meresahkan. Banyaknya laporan kehilangan membuat masyarakat merasa tidak aman.

“Sudah banyak laporan dan keluhan warga terkait pencurian. Kami berharap pelakunya segera ditangkap,” tegasnya.

Selain itu, warga juga meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli di kawasan permukiman guna mencegah aksi serupa terulang.

“Kalau patroli ditingkatkan, setidaknya bisa mencegah niat pelaku,” tutupnya.(*)

 

Artikel Warga Seibeduk Resah, Aksi Maling Sasar Helm hingga Sepeda Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

Api Mengamuk di TPS Tanjung Riau, Bukit Hutan Lindung Nyaris Dilalap Si Jago Merah

0
Kebakaran di kawasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Tanjung Riau, Selasa (24/3) siang. F.Rengga Yuliandra

batampos – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Tanjung Riau, Selasa (24/3) siang. Kobaran api yang awalnya muncul di sekitar TPS dengan cepat membesar dan merambat hingga ke perbukitan hutan lindung di sekitarnya.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Diduga, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah di dekat TPS yang kemudian tak terkendali. Cuaca panas disertai angin kencang membuat api dengan cepat menjalar ke atas bukit, melahap vegetasi kering di kawasan tersebut.

Kondisi geografis yang berupa perbukitan menjadi tantangan besar bagi petugas. Akses yang sulit serta kemiringan lahan membuat upaya pemadaman tidak berjalan mudah.

Baca Juga: Nyaris Diamuk Massa, Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polisi di Batuaji

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas tampak berjibaku melawan kobaran api yang terus bergerak mengikuti arah angin.

“Api cepat sekali naik ke atas bukit. Susah dipadamkan karena kondisi medan,” ujar Amin, salah satu warga di lokasi kejadian.

Tim dari pemadam kebakaran dibantu oleh personel Manggala Agni serta personil dari Polsek Sekupang turut diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman. Namun, keterbatasan akses membuat petugas harus bekerja ekstra keras, bahkan dengan berjalan kaki menembus area perbukitan.

Salah satu petugas di lapangan menyebutkan, pihaknya telah berupaya memutus jalur api agar tidak semakin meluas ke kawasan hutan lindung yang lebih dalam. Meski demikian, kondisi angin kencang dan suhu panas menjadi hambatan utama.

Baca Juga: Pencurian Helm Terekam CCTV di Seipanas, Empat Helm Raib dalam Satu Menit

“Kami sudah mencoba melakukan sekat bakar untuk menghentikan laju api, tapi angin cukup kencang dan medan sulit, jadi api masih terus bergerak,” ujarnya.

Di sisi lain, tim Manggala Agni juga harus membagi personel karena pada waktu bersamaan terjadi kebakaran lahan di lokasi lain.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas. Situasi di lokasi masih dipenuhi asap tebal, sementara api terlihat masih menyala di beberapa titik perbukitan. (*)

Artikel Api Mengamuk di TPS Tanjung Riau, Bukit Hutan Lindung Nyaris Dilalap Si Jago Merah pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Karimun Temukan Mayat Pria di Belakang Warung Kopi

0
Polisi membawa mayat tanpa identitas ke ruang jenazah RSUD Muhammad Sani.

batampos – Warga Teluk Air, RT 001/ RW 001, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Senin (23/3) pukul  20.18 WIB menemukan mayat pria tanpa identitas duduk di tangga belakang warung kopi Mak Otek.

Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani yang dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (24/3) membenarkan adanya penemuan mayat pria tanpa identitas. “Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan diduga pria yang ditemukan meninggal dunia di belakang Warung Kopi Mak Otek karena sakit. Saat ini, mayat sudah dibawa ke RSUD Muhammad Sani,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungbalai Karimun, AKP Andri Yusri secara terpisah menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi Sofian, 39, yang pertama kali menemukan adanya mayat di belakang warung kopi saat akan membuang sampah.

“Saat itu, saksi sedang membuang sampah di belakang Warung Kopi Mak Otek dan melihat ada pria dalam keadaan sedang duduk bersandar di tangga belakang warung. Setelah itu, saksi masuk ke dalam kedai untuk membersihkan sampah yang ada di dalam,” jelasnya.

Dikatakan Kapolsek, setelah Sofian selesai membersihkan warung dan akan membuang sampah lagi ke belakang melihat pria yang duduk sudah tergeletak di tangga dengan kondisi tidak sadarkan diri. Hal ini kemudian diberitahukan kepada warga atau saksi lainnya, yakni, Zairul.

“Tidak lama kemudian, Ziarul datang ke lokasi  dan melaporkan penemuan mayat ini ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Air dan Babinsa. Kemudian, anggota piket Polsek Tanjungbalai Karimun mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Kita juga menghubungi Tim Inafis Polres Karimun,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tambah Andri, tidak ditemukan adanya identitas pada diri mayat pria tersebut. Pada mayat pria tanpa identitas mengenakan baju kaos bertuliskan Ride Of My Life dan celana jeans pendek.

Juga ditemukan satu buah ransel berwarna hitam, satu unit HP merek Vivo berwarna hitam, satu buah tas samping berwarna hitam dan uang tunai sebanyak Rp119 ribu di dalam dompet warna coklat. (*)

Artikel Warga Karimun Temukan Mayat Pria di Belakang Warung Kopi pertama kali tampil pada Kepri.

Nyaris Diamuk Massa, Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polisi di Batuaji

0
Terduga pelaku curanmor yang diamankan polisi di Batuaji.

batampos – Seorang pemuda berinisial Mhs, 20 nyaris menjadi sasaran amukan massa setelah diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Beruntung, aksi main hakim sendiri berhasil dicegah setelah anggota Polsek Batuaji yang tengah berpatroli cepat mengamankan terduga pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (24/3), sekitar pukul 12.30 WIB di kawasan Jalan depan RS Aini, Batuaji. Saat itu, anggota Sabhara Polsek Batuaji sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum setempat dan mendapati kerumunan warga yang telah mengamankan seorang pemuda.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Riski Subagyo, menjelaskan bahwa terduga pelaku diamankan warga karena diduga hendak menjual sepeda motor hasil curian melalui sistem COD (cash on delivery). Aksi tersebut menimbulkan kecurigaan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap warga.

Baca Juga: Pencurian Helm Terekam CCTV di Seipanas, Empat Helm Raib dalam Satu Menit

“Anggota kami yang sedang patroli langsung mengamankan terduga pelaku dari kerumunan warga untuk menghindari tindakan yang tidak diinginkan, kemudian membawanya ke Polsek Batuaji,” ujar Kapolsek.

Setelah diamankan di Polsek Batuaji, diketahui bahwa kasus pencurian sepeda motor tersebut berada dalam wilayah hukum Polsek Seibeduk. Laporan polisi serta tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah tersebut.

Selanjutnya, personel dari Polsek Seibeduk datang menjemput terduga pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. Penanganan perkara kini sepenuhnya dilimpahkan ke Polsek Seibeduk guna pengembangan penyelidikan.

Baca Juga: Hari Kedua, Pencarian Pria Lompat di Jembatan 5 Barelang Masih Nihil

Kapolsek Batuaji mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum.

“Peran masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian, namun tetap diharapkan untuk menyerahkan penanganannya kepada pihak berwajib agar tidak menimbulkan masalah hukum baru,” tegas AKP Bayu Riski Subagyo. (*)

Artikel Nyaris Diamuk Massa, Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polisi di Batuaji pertama kali tampil pada Metropolis.

Nathan Tjoe-A-On Diduga Sengaja Dapatkan Kartu Kuning

0
Aksi Nathan Tjoe-A-On bersama Willem II. (Dok. Nathan Tjoe-A-On)

batampos – Bek kiri Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, menjadi sorotan usai aksinya dalam laga antara Willem II melawan MVV Maastricht, Minggu lalu.

Dalam pertandingan tersebut, Nathan menerima kartu kuning pada menit ke-78, yang membuatnya dipastikan absen pada laga berikutnya melawan De Graafschap.

Situasi ini kemudian memunculkan spekulasi. Seorang jurnalis Belanda, Dolf Van Aert, menilai kartu kuning tersebut bukan sekadar kebetulan. Ia menyebut Nathan kemungkinan besar sengaja mengulur waktu untuk memastikan dirinya mendapatkan kartu kuning tambahan.

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi yang cukup cerdas. Pasalnya, pertandingan melawan De Graafschap bertepatan dengan agenda FIFA Matchday.

Pada periode tersebut, Nathan sudah dijadwalkan bergabung dengan Timnas Indonesia, sehingga ia memang tidak akan tampil bersama klubnya.

Dengan menerima kartu kuning di laga sebelumnya, Nathan secara efektif “menghabiskan” akumulasi kartunya pada saat yang tepat. Artinya, ketika ia kembali dari tugas internasional, ia sudah bebas dari ancaman suspensi tambahan di kompetisi domestik.

Easte Divisie atau kasta kedua Liga 2 Belanda sendiri diketahui tetap berjalan meski FIFA Matchday berlangsung.

Hal ini sering kali membuat pemain yang dipanggil ke tim nasional harus melewatkan pertandingan klub. Dalam konteks ini, keputusan atau dugaan keputusan Nathan justru dinilai menguntungkan kedua belah pihak.

Bagi Willem II, absennya Nathan tidak menjadi masalah besar karena memang tidak tersedia pada periode tersebut. Sementara bagi sang pemain, ia bisa kembali ke klub tanpa beban akumulasi kartu.

Meski demikian, aksi seperti ini kerap menimbulkan perdebatan. Di satu sisi, hal tersebut dianggap sebagai bagian dari kecerdikan pemain dalam membaca situasi.

Namun di sisi lain, ada pula yang melihatnya sebagai bentuk manipulasi yang kurang sportif, meski tidak melanggar aturan secara langsung.
Terlepas dari kontroversi yang muncul, fokus Nathan kini jelas tertuju pada tugas internasional bersama Indonesia.

Dengan jadwal yang padat dan penting, kehadirannya tentu diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal bagi skuad Garuda.(*)

Artikel Nathan Tjoe-A-On Diduga Sengaja Dapatkan Kartu Kuning pertama kali tampil pada Olahraga.

Arus Balik Padat di Pelabuhan Domestik Karimun, Tujuan Batam Paling Ramai

0
Arus balik H+4 hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terlihat padat di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun dan menutup koridor jalan keluar dan masuk.

batampos – Arus balik pada H+4 lebaran Idul Fituri 1447 H/ 2026 di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun sudah terlihat padat, Selasa (24/3). Khususnya, di area turun naik dan penumpang, serta antrean calon penumpang di depan loket.

Kepadatan di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun juga ditambah dengan kedatangan penumpang KM Kelud dari Belawan. Kemudian, penumpang yang akan berangkat ke Jakarta menggunakan kapal pemerintah tersebut.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Captain Supendi yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, arus balik di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun sudah terlihat sejak H+3, Senin (23/3).

“Dan, kita prediksi puncak arus balik terjadi hari ini (Selasa. red). Karena, Rabu (25/3) libur lebaran sudah habis dan aktivitas perkantoran sudah dimulai,” ujarnya.

Seperti biasa, tambah Supendi, pihaknya selalu mengutamakan keselamatan dalam berlayar. Kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut penumpang sudah melalui proses pemeriksaan petugas KSOP.

Termasuk juga kelengkapan di dalam kapal seperti alat navigasi, pelampung keselamatan dan radio. Sehingga, aman digunakan dan selamat berlayar sampai tujuan.

“Pada H+3 jumlah penumpang turun 3 ribu lebih dan untuk yang berangjat lebih dari 3.500 orang. Kepadatan penumpang itu terlihat tujuan ke Batam. Baik tujuan ke Pelabuhan Sekupang maupun tujuan ke Pelabuhan Harbour Bay. Bahkan, ada tambahan extra trip satu kapal tujuan ke Batam,” ungkap Supendi.

Kanit Satpolairud Polres Karimun, Ipda Felly secara terpisah menyebutkan, pihaknya turun ke pelabuhan domestik sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang menggunakan jasa pelabuhan dan sekaligus membantu pengamanan.

“Sejak pagi pukul 06.00 WIB pelabuhan sudah ramai. Khususnya, antrean calon penumpang untuk membeli tiket di depan loket. Yang ramai itu penumpang tujuan Batam dan Selatpanjang. Kami juga menghimbau kepada penumpang yang membutuhkan bantuan kepolisian bisa mendatangi posko atau menghubungi nomor layanan 110,” jelasnya. (*)

 

Artikel Arus Balik Padat di Pelabuhan Domestik Karimun, Tujuan Batam Paling Ramai pertama kali tampil pada Kepri.

Pencurian Helm Terekam CCTV di Seipanas, Empat Helm Raib dalam Satu Menit ‎

0
Ilustrasi pencurian helm. (Radar Bandung)

batampos – Aksi pencurian helm kembali terjadi di Kota Batam. Kali ini, peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di kawasan Kampung Melayu, Rumah Blok 4, Seipanas, Selasa (24/3) pagi sekitar pukul 07.58 WIB.

‎Korban, Voariskal Nasution, mengaku empat helm miliknya yang disimpan di depan rumah raib digondol pelaku. Aksi tersebut dilakukan oleh dua orang pria yang datang menggunakan sepeda motor matic.

‎“Kejadiannya di Kampung Melayu Sei Panas Blok 4,” kata Voariskal kepada Batam Pos, Selasa siang.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Lahan Bekas TPS, Warga Sagulung Resah

Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku terlihat datang menggunakan motor Honda Beat dan berhenti tepat di depan rumah korban.

Salah satu pelaku yang mengenakan helm putih dan baju merah turun dari motor dan langsung mengambil helm yang tergantung di pagar teras rumah.

‎Sementara itu, satu pelaku lainnya tetap berada di atas motor menunggu di depan pagar. Aksi pencurian tersebut berlangsung sangat cepat, kurang dari dua menit. Setelah berhasil mengambil empat helm, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.(*)

Artikel Pencurian Helm Terekam CCTV di Seipanas, Empat Helm Raib dalam Satu Menit ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Pesawat Air Canada Tabrakan di Bandara, Dua Pilot Tewas

0
Ilustrasi pesawat Air Canada terlibat kecelakaan darat dengan kendaraan otoritas Bandara LaGuardia New York. (Al-Jazeera).

batampos – Insiden tragis mengguncang dunia penerbangan setelah pesawat regional Air Canada terlibat tabrakan dengan kendaraan otoritas bandara di Bandara LaGuardia, New York, Minggu (22/3) malam waktu setempat.

Kecelakaan di darat ini dilaporkan menewaskan dua pilot, melukai puluhan penumpang, serta memaksa bandara ditutup sementara.

Pesawat Air Canada dengan nomor penerbangan 8646 yang dioperasikan oleh Jazz Aviation diketahui baru saja mendarat dari Montreal saat insiden terjadi sekitar pukul 23.45.

Pesawat yang membawa 72 penumpang dan empat awak itu menghantam kendaraan Aircraft Rescue and Firefighting (ARFF) milik otoritas bandara yang tengah merespons insiden lain.

Mengutip ABC News, Direktur Eksekutif Port Authority, Kathryn Garcia, mengungkapkan sedikitnya 43 orang dilarikan ke rumah sakit akibat kecelakaan tersebut. Dua pilot dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara dua petugas Port Authority termasuk di antara korban luka.

“Semua penumpang telah terdata, dan seorang anak yang bepergian tanpa pendamping telah dipertemukan kembali dengan keluarganya,” kata Garcia.

Menurut data awal dari FlightRadar24, pesawat melaju dengan kecepatan antara 93 hingga 105 mph saat menghantam kendaraan pemadam tersebut. Rekaman komunikasi lalu lintas udara menunjukkan kendaraan ARFF sempat mendapat izin melintasi Runway 4 di taxiway Delta.

Namun, sesaat sebelum tabrakan, petugas pengatur lalu lintas udara terdengar berulang kali memerintahkan kendaraan tersebut untuk berhenti.

Administrator Federal Aviation, Bryan Bedford, menjelaskan kendaraan tersebut sebelumnya dikerahkan untuk menangani pesawat lain yang mengalami gagal lepas landas. Ia juga menyebut kondisi cuaca saat kejadian berkabut dan berkabut tipis.

Atas insiden tersebut, Bandara LaGuardia sempat ditutup total usai kejadian, yang menjadi kecelakaan fatal pertama dalam tiga dekade terakhir di bandara tersebut, dan baru kembali beroperasi terbatas pada Senin pukul 14.00 waktu setempat.

Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan landasan pacu lokasi kejadian akan tetap ditutup hingga Jumat pagi untuk kepentingan investigasi.

Tim dari National Transportation Safety Board (NTSB) langsung turun ke lokasi dan memimpin penyelidikan, dengan dukungan dari otoritas Kanada mengingat pesawat dioperasikan maskapai asal negara tersebut.

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menegaskan pihaknya akan mengawal investigasi hingga tuntas.

“National Transportation Safety Board sedang menyelidiki penyebab kecelakaan ini… kami tidak akan berhenti sampai investigasi selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NTSB, Jennifer Homendy, menyebut kotak hitam pesawat, termasuk cockpit voice recorder dan flight data recorder, telah ditemukan dan dibawa ke laboratorium di Washington, D.C. Ia memastikan perekam suara kokpit dalam kondisi baik, sementara data penerbangan akan segera dianalisis.

“Banyak puing di lokasi. Semua itu adalah bukti yang harus kami dokumentasikan sebelum dikumpulkan,” kata Homendy.

CEO Air Canada, Michael Rousseau, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini.

“Kami tahu ini hari yang sulit. Banyak pertanyaan yang belum terjawab karena situasi masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab pasti tabrakan masih diselidiki. Namun insiden ini kembali menyoroti pentingnya koordinasi di area bandara, terutama dalam kondisi visibilitas rendah.(*)

Artikel Pesawat Air Canada Tabrakan di Bandara, Dua Pilot Tewas pertama kali tampil pada News.

Hari Kedua, Pencarian Pria Lompat di Jembatan 5 Barelang Masih Nihil

0
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian pria yang melompat dari Jembatan 5 Barelang, Selasa (24/3).

batampos – Memasuki hari kedua pencarian, pria berinisial N, 35, yang melompat dari Jembatan 5 Barelang pada Senin (23/3) pagi, belum juga ditemukan. Hingga Selasa (24/3), tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian.

‎Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui unsur SAR Batam tetap melanjutkan operasi pencarian dengan mengerahkan tim rescue. Area pencarian difokuskan pada radius 1 hingga 2 mil dari titik awal korban diduga jatuh.

‎Koordinator tim SAR Batam, Dedius Pebrianto Sembiring, mengatakan hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan dalam proses pencarian.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Lahan Bekas TPS, Warga Sagulung Resah

“Masih nihil, Bang. Area pencarian kita 1 sampai 2 mil,” ujarnya kepada Batam Pos, Selasa pagi.

‎Sebanyak 15 personel SAR gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Hingga kini, belum ada penambahan jumlah personel, dan pencarian masih dilakukan sesuai rencana operasi awal.

‎Sebelumnya, korban diduga melompat dari Jembatan 5 Barelang sekitar pukul 10.00 WIB. Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya sepeda motor, STNK, dan dompet yang ditinggalkan di atas jembatan. (*)

Artikel Hari Kedua, Pencarian Pria Lompat di Jembatan 5 Barelang Masih Nihil pertama kali tampil pada Metropolis.