Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4795

Lanjutan Sidang Zainal Muttagin, Jaksa Hadirkan 7 Saksi

0
Suasana sidang kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Zainal Muttaqin di PN Balikpapan Kamis (13/10). Sebanyak tujuh saksi dihadirkan dalam persidangan ini. (Foto : Erik Alfian/Prokal.co)

batampos-Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 7 saksi pada sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan yang melilit kes bos Jawa Pos, Zainal Muttaqin, di Pengadilan Negeri Balikpapan, Kamis (13/10).

Ke tujuh saksi tersebut adalah Sukino dan Karno. Keduanya merupakan pihak yang menjual tanah ke PT Duta Manuntung, yang menjadi bahan sengketa saat ini.

Lima saksi lainnya adalah Direktur Utama PT Jawapos Jaringan Media Nusantara (JJMN) Suhendro Boroma, Direktur PT Percetakan Manuntung Press Wiji Winarko, Koordinator Keuangan PT Duta Manuntung Putri Amelia, mantan Dirut PT Duta Manuntung Chrisna Endrawijaya dan mantan Manager Legal dan HRGA Raiza Catur.

Dalam keterangannnya, Sukino mengaku menjual sebidang tanah seharga Rp 60 juta ke PT Duta Manuntung, pada awal 1990-an silam. Tanah yang dibeli dari Sukino ini, saat ini digunakan sebagai gudang kertas milik PT Duta Manuntung. Lokasinya berada di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 3,5, Balikpapan Utara.

Transaksi jual beli, kata Sukino dilakukannya dengan Ivan Firdaus, yang saat ini menjadi Direktur Utama PT Duta Manuntung.

Senada dengan Sukino, Karno pemilik lahan di Jalan MT Haryono, tepatnya di depan RSKD Balikpapan, mengklaim menjual tanahnya ke PT Duta Manuntung. Di mana, saat itu negosiasi dilakukan oleh almarhum Zainal Abidin (Aco), yang mewakili PT Duta Manuntung.

“Saya tahunya itu (tanah) dibeli untuk keperluan PT Manuntung (Duta Manuntung) bukan untuk Pak Zainal (Zainal Muttaqin),” katanya di persidangan.

Dirinya juga mengaku tak mengena Zainal Muttaqin saat itu. Semua proses, mulai dari negosiasi hingga transaksi dia lakukan dengan almarhum Zainal Abidin.

Menanggapi pernyataan kedua saksi ini, terdakwa Zainal Muttaqin memberikan sanggahannya. Yang pertama, Zainal menyebut tak pernah membeli tanah dari Sukino. Dia mengklaim, uang yang diberikan kepada Sukino merupakan uang gantu rugi rumah yang ada di bidang tanah tersebut.

“Tanah yang saya beli, segelnya atas nama ibu Soleha, bukan Sukino. Uang yang saya berikan untuk pak Sukino merupakan gantu rugi karena ada banguna rumah di atas tanah itu,” jelas dia.

Zainal Muttaqin juga membantah ada pembicaraan terkait peruntukan pembelian tanah tersebut. “Tidak ada pembicaraan tanah digunakan untuk keperluan perusahaan,” ucap dia.

Zainal Muttaqin juga menyanggah pernyataan Karno yang mengaku tak mengenal dirinya. Faktanya, Zainal mengaku mengenal baik Karno. Begitu juga saat akan membeli tanah, Zainal mengaku ikut melakukan survei.

“Begitu juga soal rencana pembelian tanah untuk keperluan perusahaan, itu tidak benar yang mulia,” jelas dia.

KEBIJAKAN LAMA GUNAKAN NAMA DIREKSI UNTUK ASET PERUSAHAAN

Dalam persidangan kemarin, Direktur Utama Jawapos Jaringan Media Nusantara (JJMN) Suhendro Boroma menerangkan bahwa kebijakan menggunakan nama direksi pada aset perusahaan bukan hal baru di Jawa Pos Group. Ini sekaligus menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino.

Kebijakan ini, kata dia semata-mata agar segala urusan menjadi lebih praktis. “Ini memang sebuah kebijakan tak tertulis yang menjadi kebiasaan di Jawa Pos Group. Alasannya agar lebih praktis,” kata Suhendro.

Berdasarkan catatan, setidaknya ada beberapa aset perusahaan PT Duta Manuntung yang masih menggunakan nama pribadi, termasuk lima aset yang saat ini disengketakan dengan Zainal Muttaqin.

Terkait aset yang saat ini menjadi objek sengketa, Suhendro, yang juga merupakan Komisaris Utama di PT Duta Manuntung mengaku mengetahui dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan di PT Duta Manuntung.

Laporan soal aset itu, kata Suhendro diketahui dari hasil audit kantor akuntan publik. Data tersebut kemudian disampaikan oleh PT Duta Manuntung pada saat RUPS.

Dalam laporan tersebut, terdapat 9 aset yang masih atas nama pribadi. Aset-aset tersebut, dalam RUPS sejak 2018 hingga 2023 memang diminta agar dibaliknamakan atas nama perusahaan (PT Duta Manuntung).

Pada Agustus 2017 lalu, perusahaan (JJMN) mengambil kebijakan agar aset perusahaan yang masih atas nama pribadi dikembalikan ke perusahaan. Kebijakan ini, kata dia, tertuang dalam surat JJMN kepada seluruh anak perusahaan, tak terkecuali PT Duta Manuntung (penerbit Kaltim Post).

“Penertiban aset ini dilakukan sejak 2016-2017, sejalan dengan kebijakan tax amnesty dari pemerintah,” kata Suhendro.

Selain surat tersebut, Suhendro menyebut ada surat-surat lain yang juga dilayangkan ke beberapa anak usaha PT JJMN, yang isinya adalah agar dilakukan penertiban aset, termasuk PT Duta Manuntung.

Pada persidangan kemarin, Suhendro juga membeber ada satu sertifikat atas nama Dahlan Iskan yang sudah dibaliknama atas nama PT Duta Manuntung.

Mantan Dirut PT Duta Manuntung Chrisna Endrawijaya membenarkan adanya surat tahun 2017, dari PT JJMN terkait perintah penertiban aset perusahana yang masih menggunakan nama pribadi. Saat itu, Chrisna masih berstatus sebagai Dirut PT Duta Manuntung.

Chrisna juga mengaku beberapa kali meminta langsung kepada Zainal Muttaqin untuk menindaklanjuti surat dari PT JJMN. “Setiap saya tunjukkan suratnya pak Zainal tidak memberi repons,” katanya.

Bahkan, Chrisna menyebut pernah mempertemukan Zainal Muttaqin dengan notaris agar aset tersebut bisa dibaliknama atas nama perusahaan.

SERTIFIKAT DIKELUARKAN DARI BRANKAS PERUSAHAAN

Koordinator Divisi Keuangan PT Duta Manuntung Putri Amalia mengatakan, empat sertifikat atas nama Zainal Muttaqin dengan nomor 1313, 3146, 4992 dan 4993 dikeluarkan dari brankas perusahaan pada Januari 2018 silam.

Sertifikat itu, sebut Amalia dikeluarkan lantaran adanya permintaan dari Manager HRGA dan Legal yang saat itu menjabat Raiza Catur. “Ada tanda terimanya,” ujar dia.

Raiza juga membenarkan pernah meminta Putri Amalia untuk mengeluarkan sertifikat dari brankas. “Saya diperintah oleh atasan, direksi, Pak Rudi Yulianto,” kata dia.

Sebelum menjalankan permintaan Rudi, Raiza juga sempat berkomunikasi dengan Chrisna Endrawijaya terkait permintaan pengambilan sertifikat.

Raiza kemudian, menyampaikan kepada Putri Amalia untuk mengeluarkan sertifikat karena akan ada balik nama.

Setelah keluar, sertifikat tersebut tak langsung diserahkan kepada Rudi Yulianto. Ia mengaku menyimpannya di brankas di ruangan HRGA sebelum diserahkan ke Salahudin.

Sementara Chrisna Endrawijaya mengaku memang pernah dihubungi Salahudin Wakil Direktur PT Duta Manuntung, yang juga adik kandung Zainal Muttaqin terkait rencana membuka ruang diskusi terkait aset atas nama Zainal Muttaqin.

Karena hanya sebatas ruang diskusi, Chrisna mengaku meminta Raiza untuk memfasilitasi keinginan Salahudin. “Informasinya karena ingin melihat sertifikat, jadi saya bilang coba difasilitasi, bukan diserahkan,” kata dia. (*)

reporter: jpgrup

 

Kelurahan Gadingsari Kecamatan Kundur Belum Miliki Kantor Permanen

0
rumah warga yang dijadikan kantor lurah Gadingsari kecamatan Kundur

batampos-Kelurahan Gadingsari Kecamatan Kundur sampai hari ini belum memiliki kantor permanen. Sehingga untuk aktivitas pelayanan masyarakat sehari-hari lurah dan staf berkantor menyewa rumah warga. Padahal kelurahan Gadingsari sudah dimekarkan pada beberapa tahun yang lalu.

Lurah Gadingsari kecamatan Kundur M. Abdoh saat dikonfirmasi membenarkan terkait belum adanya kantor lurah permanen. Dikatakan saat ini pelayanan masyarakat masih menyewa rumah penduduk di Tanjungsari. Meskipun berkantor di rumah penduduk namun tidak mengurangi semangat dan pelayanan masyarakat tetap prioritas.

BACA JUGA: Marak  Kekerasan Tingkat Pelajar, Polsek Kundur Gencar Sosialisasi ke Sekolah

” Iya kelurahan Gadingsari memang belum miliki kantor permanen makanya kantornya sewa rumah penduduk,” terangnya.

Ditanya pernah mengusulkan M.Abdoh mengatakan jika pihaknya sudah mengusulkan pembangunan kantor lurah. Bahkan lahan untuk pembangunan kantor lurah juga sudah disiapkan di Gading. Sudah ada warga yang menghibahkan lahan untuk pembangunan kantor lurah Gadingsari. Informasi terakhir kantor lurah Gadingsari akan dibangun pada tahun 2024 mendatang.

Data di lapangan kelurahan Gadingsari Kecamatan Kundur merupakan pemekaran dari kelurahan Tanjungbatu kota beberapa tahun lalu. Kelurahan gadingsari memiliki luas wilayah 12 KM persegi dengan jumlah penduduk 2527 jiwa. Mayoritas penduduk sebagai petani, nelayan, pedagang dan pegawai. (*)

reporter: imam sukarno

Berpikir Kritis dalam Penguatan Kurikulum Pendidikan

0
Vito Prasetyo

TANTANGAN dunia pendidikan kian berat. Bukan hanya sekadar menghasilkan
peserta didik yang berkualitas dalam keilmuan, tetapi juga output (hasil
pendidikan) dapat menguasai revolusi teknologi global. Di usia kemerdekaan
RI yang ke-78, sudah selayaknya dunia pendidikan kita makin maju dan
terukur.

Tidak hanya segmen pendidikan formal, bahkan hampir semua lapangan
pekerjaan mengalami transformasi digital yang akhirnya sangat bergantung
dengan kemajuan teknologi.

Konsep modernitas telah mengubah pola pikir (mindset) karena terbawa oleh
revolusi industri teknologi. Pemikiran manusia sudah tergiring ke arah digital
suspect (penalaran secara digital).

Lantas, bagaimana dengan pendidikan yang mau tidak mau harus bersinergi
dengan tantangan yang dihadapi ini. Tidak hanya tantangan dari perubahan
sosial yang mengalami pergeseran nilai, tetapi juga secara sistematik.
Dukungan sistem konvensional sudah dianggap tidak sesuai dengan target
waktu yang dibutuhkan dalam memenuhi target kurikulum. Transformasi dari
konvensional ke arah teknologi digital telah mengubah konsep modernitas
pendidikan.

Baca juga: Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Pegawai Instansi Pemerintah Kabupaten Bintan

Pertanyaannya, apakah kurikulum pendidikan kini, mampu menjawab semua
tantangan tersebut?

Atau, karena keterbatasan kita, terjebak dalam sebuah retorika yang
pragmatis? Harus ada sistem pengurai yang menjadi jalan terbaik dalam
pencapaian tujuan pendidikan nasional, seperti termaktub dalam Undang-
Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Jadi, dalam konteks ini problem pendidikan bukan hanya untuk mencari
pemecahan masalah (problem solving), tetapi lebih dari itu menjadi konsep
desain yang mampu mengatasi transisi dan transformasi pendidikan secara
berkesinambungan.

Maka pencapaian indikator (nilai ukur) pendidikan harus memiliki angka yang
jelas. Sasarannya tentu adalah peserta didik dan pendidik. Ingat, stigma dalam
masyarakat yang mengistilahkan: “ganti menteri, ganti aturan” seakan
membaca kebijakan pemerintah itu tidak konsisten. Jelas, dampaknya kepada
masyarakat.

Seyogianya, kurikulum bukanlah sebuah kebijakan. Tetapi sebagai perangkat
rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara
yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Jadi, meskipun kurikulum berganti beberapa kali, tetapi harus tetap mengacu
pada undang-undang yang berlaku.

Sebagaimana kita ketahui, saat ini pendidikan menggunakan kurikulum
merdeka belajar. Yang tentunya dalam pengaplikasian sistem pendidikan
mengalami transisi dan transformasi.

Baca juga: Logika Boros Frasa

Masa dimana dunia pendidikan mulai meninggalkan peran buku cetak.
Dengan transformasi, dunia pendidikan juga mulai beralih pada konsep digital.
Tetapi sejauh ini, bagaimana tingkat pencapaian kepada output (hasil)
pendidikan yang sudah tercapai sesuai dengan sasaran dan tujuan pendidikan
nasional, seyogianya harus ada data rinci dan faktual dalam pencapaian
kurikulum merdeka.

Tulisan ini tentu bukan sebagai antitesis bagi kurikulum merdeka. Bagaimana
sudut pandang kita dalam membaca substansi tantangan yang harus dihadapi
oleh sistem pendidikan, dalam hal ini kurikulum.

Output pendidikan kini (3 tahun terakhir) tentu dikatakan sebagai produk
kurikulum merdeka yang sedang digunakan dalam pendidikan maka hasil
pendidikan harus bisa menunjukkan hasil yang dicapai. Termasuk, bagaimana
perilaku peserta didik serhari-hari dalam berinteraksi sosial.

Membaca terminologi pendidikan, kita tidak akan bisa lepas dari prinsip-
prinsip dasar edukasi. Dalam pemaknaan sekolah, kata ini menjadi bagian
frasa yang sangat identik dengan perubahan positif yang dialami oleh peserta
didik dalam melewati fase pendidikan.

Sekolah bukan hanya sebagai pemaknaan tempat untuk belajar, tetapi lebih
dari itu. Sebagai tempat penyerapan disiplin ilmu, termasuk juga sebagai
tempat pembentukan akhlak siswa (peserta didik).

Kini, tantangan zaman tidak hanya pada persoalan membantu anak menjadi
lebih cerdas, tetapi juga menghadapi revolusi sosial akibat perubahan
lingkungan yang begitu drastis.

Pemetaan ini akibat perubahan secara simultan dan dengan tumbuhnya
pengetahuan teknologi, terutama berbasis digital yang begitu cepat. Konsep
modernitas sering meninggalkan aspek budaya yang dianggap sebagai
peninggalan catatan masa silam.

Konsep kurikulum merdeka sering dianggap sebagai formulasi ekstrem yang
membuat peserta didik hanya berkonsentrasi pada nilai-nilai keilmuan dan
pengembangan kreativitas, tetapi tidak berbanding lurus dengan pemahaman
kultural bangsa secara implisit.

Munculnya stigma baru, akibat polarisasi kekuatan pemikiran khususnya di
kalangan generasi muda, sering menjadi benturan antara keilmuan dan
budaya. Atau karena kegagalan kita dalam mendefinisikan opini media sosial
untuk membaca sejarah masa lalu. Pemikiran baru selalu dikaitkan dengan
stigma modernitas.

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka belajar, dimana
kurikulum yang meletakkan konsep yang bertujuan untuk memberikan
kebebasan kepada peserta didik untuk mengatur dan mengembangkan cara
belajar mereka sendiri secara mandiri.

Jika penalaran tekstual ini salah interpretasi, maka akan memunculkan
perspektif yang beraneka ragam. Dampak yang dirasakan kini adalah
munculnya pemikiran-pemikiran baru, yang bisa menjadi parsial (bagian dari
keseluruhan) dalam proses edukasi sosial.

Seyogianya, kurikulum menjadi sebuah elementer dalam proses belajar-
mengajar. Yang tentunya memiliki indikator (alat ukur) jelas. Jika mengacu
pada sistem pendidikan nasional, maka kurikulum merdeka belajar harus
sejalan dengan peranti legal formal yang berlaku dan merujuk pada Undang-
Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Maka,
harus ada standar baku secara nasional yang tidak semata-mata hanya
bergantung kepada kearifan lokal.

Dalam catatan tentang konsep pembelajaran kurikulum merdeka belajar,
dilandasi oleh 4 (empat) prinsip, yakni: pembelajaran yang berpusat pada
peserta didik; pembelajaran yang berbasis kompetensi; pembelajaran yang
kontekstual dan relevan; serta pembelajaran yang holistik dan integratif.

Yang mana dalam implementasinya, konsep merdeka belajar dalam
pendidikan nasional berfokus pada materi yang esensial dan fleksibel sesuai
dengan minat, bakat dan kebutuhan masing-masing karakteristik siswa.

Sementara itu, dalam kacamata penulis, konsep desain pembelajaran
harusnya tidak hanya berorientasi kepada pemahaman keilmuan dan
pengetahuan semata. Yang akhirnya, memunculkan benang merah dalam
pendidikan. Karena ini akan memacu pemikiran-pemikiran baru yang tidak
mampu memberikan solusi dari persoalan lama, misalnya: bagaimana akses
pendidikan di daerah tertinggal.

Dengan masih banyaknya problem tantangan yang dihadapi oleh dunia
pendidikan, maka kita sangat membutuhkan nalar kritis untuk penguatan
sistem pendidikan nasional. Proses pendidikan tentu tidak harus meninggalkan
sejarah masa lalu, yang menjadi pondasi pendidikan masa kini. Bagaimana
seorang Ki Hadjar Dewantara meletakkan kerangka pendidikan bangsa, tentu
sedikit banyaknya memiliki visioner jangka panjang.

Pemikiran kritis tidaklah cukup, tanpa ditunjang oleh kemauan dan praktik
nyata. Kemajuan teknologi informasi berbasis digital, tentu juga memiliki
dampak buruk bagi generasi muda.

Maka sangat penting momentum refleksi yang di dalamnya pemikiran kritis
harus dijadikan supporting system untuk memperbaiki diri. Pemikiran kritis
harus dianggap sebagai upaya dalam memperkuat kurikulum pendidikan.
Bangsa akan kuat, jika generasi bangsa sehat, cerdas dan memiliki jiwa
nasionalisme besar. (*)

Oleh: Vito Prasetyo
Sastrawan dan peminat pendidikan dari Malang, Jawa Timur

Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Pegawai Instansi Pemerintah Kabupaten Bintan

0
Legi Elfitra selaku narasumber kegiatan berdialog dengan salah satu peserta kegiatan di Kawal River Agro Resort, Bintan pada Kamis, 12 Oktober 2023.

batampos – Tiga puluh peserta perwakilan dari instansi pemerintah se-
Kabupaten Bintan hadir pada kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa
Indonesia bagi Pegawai Instansi Pemerintah yang diselenggarakan oleh Kantor
Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 hingga 13 Oktober 2023 di Kawal River Agro
Resort, Bintan.

Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan penutur bahasa yang diselaraskan
dengan pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara (2022 hingga
2024). Para peserta yang diundang adalah para pegawai instansi pemerintah
yang lembaganya terlibat dalam program tersebut.

Baca juga: Uji Keterbacaan Bahan Bacaan Literasi 2023 di Kota Tanjungpinang

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri, Rahmat, menyampaikan dalam
sambutannya bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
dan pemahaman pegawai instansi pemerintah dalam berbahasa Indonesia,
khususnya dalam penulisan surat dinas.

Harapannya, para pegawai instansi pemerintah ini dapat menerapkan
pengetahuan tersebut guna meningkatkan kualitas kebahasaan dokumen atau
persuratan lembaga. (*)

Kata Dandim 0316 Batam Soal Rempang: Hak Warga dan Kebijakan Pemerintah Disinkronkan

0

batampos – Proyek pengembangan Rempang Eco-City yang masuk dalam daftar program strategis Nasional 2023 dinilai berjalan dengan baik. Proyek ini melibatkan seluruh stakeholder.

Dandim 0316 Batam
Dandim 0316 Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo. F.Dalil Harahap

“Ini bentuknya program strategis nasional tentunya semua stakeholder diajak. Saat rapat sama-sama, kira-kira apa plus minusnya. Semuanya berjalan smooth dan baik,” ujar Dandim 0316 Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo kepada Batam Pos, Kamis (12/10) pagi.

Galih mengaku dalam rapat stakeholder tersebut selalu membahas apa yang menjadi hak warga dan kebutuhan warga. Sehingga nantinya dalam pembangunan proyek ini tidak menimbulkan kerugian bagi siapapun.

“Apa yang menjadi hak warga, dibantu apa, dan apa kebijakan pemerintah itu, kita harus sinkronkan,” katanya.

Baca Juga: Pemprov Kepri Gelar Program Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 16 Oktober

Diketahui, pemerintah pusat melalui PT Makmur Elok Graha (MEG) membangun Pulau Rempang sebagai kawasan industri, perdagangan, hingga wisata yang terintegrasi.

Investasi ini ditaksir mencapai Rp 381 triliun. Oleh sebab itu, investasi ini dapat mensejahterakan rakyat, karena akan menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pendapatan.

“Intinya kita mendukunglah apa yang menjadi program pemerintah,” tegas Galih.

Baca Juga: Tidak Bayar Pajak, Data Kendaraan Dihapus

Selama pembangunan proyek ini, Galih juga meminta kerjasama masyarakat Rempang untuk tetap menjaga keamanan. Sehingga pembangunan Kota Batam tetap berjalan.

“Intinya kita bisa bekerja bersama, jadi warga sekalian bisa hidup sejahtera. Karena kita bicara Kota Batam, kita yg akan menanggung segala sesuatunya nanti, jangan sampai terpancing oleh orang orang tidak mengerti,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Canon Hadirkan imagePROGRAF TM Series, Large Format Printer Terbaru dengan 5 Tinta Pigment untuk Hasil Cetak yang Lebih Tajam

0

 

Canon melalui PT Datascrip sebagai authorized distributor-nya di Indonesia menghadirkan 4 seri Large Format Printer terbaru, yaitu imagePROGRAF TM-5250, TM-5255, TM-5350, dan TM-5355. Keempat printer ini memiliki 5 pigmen tinta dengan tambahan warna tinta magenta baru yang menawarkan hasil cetak berkualitas tinggi. Kemampuan cetak garis dan warna yang lebih hidup dengan kecepatan cetak yang tinggi, baik untuk kebutuhan single function hingga multifunction dengan beragam kebutuhan pencetakan dalam format besar, gambar Computer Aided Design (CAD), poster, banner promosi, atau mencetak peta lokasi proyek arsitektur.

”Canon imagePROGRAF TM Series ini menjadi andalan untuk kebutuhan pencetakan dengan format besar berkecepatan tinggi yang akurat dengan akurasi warna tinggi dan pengoperasian yang mudah. Dengan teknologi pemrosesan gambar yang baru, keempat printer ini mampu mereproduksi warna cetakan secara mendalam dan lebih jelas serta memastikan hasil cetak yang tidak mudah pudar saat disimpan dalam jangka waktu yang lama,” ujar Monica Aryasetiawan – Canon Business Unit Director PT Datascrip.

Keempat printer ini ditenagai dengan prosesor baru L-COA PRO II yang mampu mempercepat waktu pemrosesan data untuk mencetak dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi. Termasuk saat beralih dari mode sleep ke mode aktif untuk produktivitas yang lebih maksimal. Untuk imagePROGRAF TM-5350 & TM-5355 yang dapat mencetak ukuran 36″/914 mm membutuhkan waktu 20 detik untuk mencetak gambar CAD ukuran A0, lebih cepat dibandingkan printer di kelasnya. Printer imagePROGRAF TM-5255 dan TM-5250 untuk kebutuhan cetak ukuran 24″/610 mm ini dapat mencetak gambar CAD ukuran A1 hanya dalam waktu 20 detik.

Mencetak poster borderless dengan menggunakan kertas gulung juga dapat diproduksi tanpa perlu repot memotong margin setelah dicetak. Ada juga fungsi kalibrasi warna yang berfungsi untuk mengoreksi warna, sehingga dapat menghasilkan reproduksi warna yang stabil untuk kualitas cetak optimal. Ditambah dengan adanya tinta magenta yang baru dikembangkan untuk pengembangan warna merah yang lebih baik untuk membantu mereproduksi gambar detil, seperti garis dan teks pada gambar CAD dan poster yang berkualitas bahkan saat mencetak menggunakan kertas biasa.

Keempat printer ini hadir dengan desain flat top baru untuk memudahkan pengoperasian sehari-hari, seperti menempatkan kertas gulungan di atas printer, memasang penahan gulungan, hingga menggeser gulungan kertas, membuat ruang operasional yang lebih kecil tanpa perlu menggunakan tambahan meja lain.

Ada juga fitur tambahan seperti pendeteksi jenis kertas untuk mempersingkat waktu pengoperasian selama pemuatan kertas. Ditambah lagi dengan layar panel touchscreen berukuran 4.3 inci yang lebar untuk pengoperasian yang lebih luas sekaligus memantau sisa gulungan kertas dan sisa tinta.

Didukung oleh aplikasi pencetakan Direct Print Plus, pekerjaan pencetakan mendesak dapat dikirim secara bertahap dengan format file berbeda menggunakan USB/laptop, pengguna hanya tinggal memanfaatkan fitur drag and drop sederhana ke printer dengan mudah dan cepat. Pengguna juga bisa mendesain poster dan pamflet sendiri menggunakan aplikasi PosterArtist, sebuah aplikasi web gratis yang menyediakan berbagai pilihan template sesuai keinginan pengguna.

PT Datascrip sebagai authorized distributor Canon di Indonesia memasarkan:

  • Canon imagePROGRAF TM-5250 dengan harga Rp 63.550.000,-
  • Canon imagePROGRAF TM-5255 dengan harga Rp 68.220.000,-
  • Canon imagePROGRAF TM-5350 dengan harga Rp 85.270.000,-
  • Canon imagePROGRAF TM-5355 dengan harga Rp 90.470.000,-

 

Polisi Bersiap Hadapi Gangguan dan Titik Rawan Pemilu di Batam

0
Pengamanan Pemilu Dalil Harahap 5 scaled e1697170292164
Simulasi pengamanan pemilu di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Kamis (12/10). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Polda Kepri dan jajaran melaksanakan sistem pengamanan kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan dalam pengamanan pemilu 2023-2024 di lapangan parkir Temenggung Abdul Jamal, Kamis (12/10).

Serangkaian agenda tahapan pemilu dari awal sampai pemungutan suara nantinya dipastikan berjalan aman dan kondusif. Setiap personel menunjukkan kesiapannya mulai dari masa kampanye, hingga adanya potensi gangguan di tengah masyarakat pada saat pemilu.

“Latihan simulasi Sispamkota ini digelar dalam rangka mengantisipasi adanya konflik pada saat Pemilu 2024. Dalam kegiatan ini ada 805 personel gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto.

Baca Juga: Kasus Kericuhan Bela Rempang Berlanjut, Berkas 43 Tersangka Sudah Tahap 1

Dia menyebutkan, simulasi pengamanan massa saat Pemilu 2023 oleh Polresta Barelang ini, merupakan role model (panutan) bagi Polres dan Polresta jajaran yang ada di wilayah hukum Polda Kepri.

Dalam simulasi ini pihaknya menyiapkan berbagai fasilitas simulasi, seperti kantor KPU, Bawaslu, peralatan Danmas dan perlengkapan lainnya.

Dengan adanya simulasi ini, kata Kapolres, seandainya dalam pengamanan Pemilu nanti ada ganggua -gangguan terhadap proses pemilu, maka bisa diatasi.

“Misalnya seperti simulasi yang sudah dilakukan tadi, seperti penghadangan dari orang tak dikenal terhadap kotak suara pemilu, penyerangan orang tak dikenal, penyanderaan dan temuan bom, bisa teratasi dengan adanya pengamanan ini,” katanya.

Baca Juga: Dijanjikan Upah Rp 40 Juta, Saleh Nekat Jadi Kurir 2 Kg Sabu

Titik rawan di Kota Batam dari hasil pemetaan di daerah yakni Batuaji, Sekupang, Nongsa, dan Bengkong. Kemudian kemungkinan nanti ada peralihan TPS yang ada di Rempang sebab ada beberapa masyarakat yang sudah digeser.

“Ini nantinya kami koordinasikan dengan KPU maupun Bawaslu,” jelasnya.

Ia berharap semua pihak tidak terprovokasi pada Pemilu 2024 yang dapat memicu terjadi konflik horizontal antar pendukung calon tertentu.

“Sispamkota dilaksanakan dengan sungguh-sungguh supaya kita dapat melaksanakan tugas pengamanan pada seluruh rangkaian tahapan pemilu,” kata dia.

Pada pelaksanaan pemilu nantinya, melibatkan sebanyak 1.025 personil gabungan di Batam. Kemudian ada BKO dari Brimob Polda Kepri.

Baca Juga: Karena Sakit Hati, Buruh Bangunan Bobol Bekas Tempat Kerja di Bengkong

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra menyampaikan, karena ini sebagai tugas bersama menghadirkan seluruh stakeholder.

“Sebagai tugas mengamankan pemilu 2024, situasi kedepan kami mengantisipasi adanya potensi gangguan. Pengamanan bersifat nasional seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pandra menambahkan, kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelatihan ini untuk menyiapkan kekuatan tiap personil sesuai kompetensi masing-masing.

“Kami berkolaborasi dengan penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu tentunya akan melihat skala dinamis yang akan dilakukan,” sebutnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

BSI Dukung Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Lewat Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur

0

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendukung pengembangan ekosistem kewirausahaan untuk anak muda melalui Awarding Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur. Pada Awarding Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur ini telah membuka jalan bagi 27 orang wirausaha muda yang siap bersaing di pasar lokal maupun internasional lewat program Talenta Wirausaha BSI dan Aceh Muslimpreneur 2023. Sebanyak 27 orang ini terbagi dari 12 pemenang Program Talenta Wirausaha BSI dan 15 orang pemenang Aceh Muslimpreneur.

Pada 2023 ini, ada kategori baru di Talenta Wirausaha BSI yaitu kategori santri. Ini menambah jumlah kategori yang sudah ada sebelumnya yaitu kategori pemula, rintisan, dan berdaya. Adapun Aceh Muslimpreneur merupakan penghargaan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Aceh dengan kategori; starter, scale up, dan sustainable.

Nantinya para pemenang akan mendapat pendampingan, pelatihan untuk peningkatan kualitas, strategi produksi hingga pemasaran dan mendapat kesempatan untuk mengakses ke end user. Para pemenang diliat dari jumlah omset yang dihasilkan per tahunnya maupun kapasitas bisnisnya.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi saat (kanan kedua) menyerahkan piagam penghargaan dan simbolis hadiah kepada para pemenang program Talenta Wirausaha BSI (TWB) pada acara Awarding Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur 2023 di Pos Bloc Jakarta, Kamis (12/10).

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi Islamic Ecosystem yang kuat. Ekosistem ini menyimpan potensi kewirausahaan yang sangat besar. Sebagai contoh, jumlah pesantren di Indonesia pada tahun 2021 hampir mencapai 12 ribu. Dari jumlah tersebut, 90,48% sudah memiliki usaha, sedangkan sisanya masih belum memiliki usaha. Potensi ini harus dioptimalkan untuk memperkuat keuangan syariah di Indonesia dan pada akhirnya juga dapat mendukung pertumbuhan perekonomian negara.

“BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, senantiasa mendukung pertumbuhan UMKM di tanah air. Hal ini sejalan dengan amanah Presiden RI yaitu BSI harus mampu memfasilitasi UMKM agar cepat naik kelas. Amanah inilah yang menjadi spirit BSI untuk terus menjalankan program kewirausahaan salah satunya melalui Program Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur,” tutur Hery.

Hery menegaskan bahwa BSI senantiasa amanah dan konsisten dalam menyebarkan semangat kewirausahaan. Penyelenggaraan TWB dan AMP ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis UMKM di Indonesia serta menciptakan wirausaha untuk siap bersaing baik di kancah nasional maupun global. Program Talenta Wirausaha BSI merupakan program inkubator bagi para wirausaha muda dan muslimpreneur untuk membangun dan meningkatkan kapasitas usahanya sehingga mampu tumbuh dan baik, bankable dan diharapkan mampu membuka lapangan pekerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan Aceh Muslimpreneur merupakan program serupa, yang khusus diselenggarakan di provinsi Aceh.

“Kami berharap, adanya program Talenta Wirausaha BSI & BSI Aceh Muslimpreneur ini dapat memotivasi generasi muda untuk bisa terus scale-up usahanya. BSI siap membantu baik dari sisi pembiayaan, pendampingan, hingga pemasaran produk lewat UMKM-UMKM Center yang kami miliki. Kami berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan agar ekonomi syariah bisa menjadi referensi utama dalam perekonomian Indonesia ke depannya,” ucapnya.

Hery menambahkan pemilihan santri sebagai sub kategori Talenta Wirausaha BSI 2023 karena besarnya potensi pesantren di Indonesia. Berdasarkan dari data Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah pesantren di seluruh Indonesia mencapai 26 ribu pesantren dengan jumlah santri mencapai 4 juta orang.

“Santri memiliki hubungan erat dalam Islamic Ecosystem yang berkontribusi dalam menumbuh kembangkan pemberdayaan ekonomi di pesantren. BSI berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan ekonomi syariah sebagai instrumen ekonomi yang berperan besar mendorong ekonomi keumatan, salah satunya sektor UMKM yang berada di lingkungan pesantren,” ujarnya.

Adapun para pemenang Talenta Wirausaha BSI untuk kagetori Pemula adalah juara pertama M Irfan (Arutala Agro), juara kedua Lolita Yoanda (Dilola Snack), dan juara ketiga M Zenrisqi Rahmat Hidayah (Beresin Sampah). Kategori Santri juara pertama Mohammad Zainul (Mitra Tani Modern), juara kedua M. Irsyad (Artikost), dan juara ketiga Irianto (Kebab Beruang Kalven). Kategori Rintisan juara pertama Risna Nurlia (Nurlia Baby Food), juara kedua Syifa Khusnul Khotimah (Elinor DNA Jewerly), dan juara ketiga M Taufik (Chichips Snack). Kategori Berdaya juara pertama Wakhyu Budi (Rumah Mocaf Indonesia), juara kedua Muhammad Hafid (Halo Biki), dan juara ketiga Muldani Dwi (Gulalibooks).

Sementara untuk Aceh Muslimpreneur untuk kategori Starter juara pertama Khalida Umaya (Loje Brasre), juara kedua Rachmat Sofyan (Gamuda Agro), juara ketiga Indah Permata Sari (Gurita Asin), dan harapan 1 Mahleni (LenC Craft). Kategori Scale Up juara pertama M. Fadhal (Bidheh Koepi), juara kedua Nawwal Rizki (Garlic Time by Enerbay), juara ketiga Deddy Iskandar (Sabun Herbal Jariyah), dan harapan 1 Dena Murdayanti (Tasty Fresh). Kategori Sustainable juara pertama Akieno Satria (Ninano Label), juara kedua Muhammad Rizal (Minyak OBOT), juara ketiga Zahraini (Zahra Gallery), harapan 1 Sayid Mahbengi (Toss Coffee), harapan 2 Syarifah Chairunnisak (Beydara), dan harapan 3 Hana Abelia Putri (Gula Joek Aceh). Di Aceh Muslimpreneur sendiri ada kategori Juara Favorit yang didapat oleh Zulhakki (Sabrina UPPO).

Gelaran Talenta Wirausaha BSI 2023 meraih animo yang tinggi dari masyarakat dengan mencatat jumlah peserta sebanyak 8.389 orang. Program ini menyasar sejumlah kota besar di Indonesia, di antaranya Medan, Palembang, Padang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Jakarta. Adapun Aceh Muslimpreneur diikuti oleh sebanyak 2.234 peserta.

Talenta Wirausaha dan Aceh Muslimpreneur menjadi bukti nyata keseriusan BSI dalam mencetak lebih banyak wirausaha muda dan mendorong UMKM naik kelas. Selain itu BSI juga memberikan pendampingan bagi UMKM binaan, salah satunya melalui BSI UMKM Centre di Aceh, Yogyakarta dan Surabaya.

Di UMKM Center, BSI memfasilitasi pelaku usaha dari mulai hulu hingga hilir, sinergi bersama e-commerce, pembiayaan KUR, dan modal kerja yakni mikro dan usaha kecil dan menengah (SME/small & medium-sized entreprises).

Sebagai catatan, BSI menyaluran pembiayaan untuk UMKM mencapai lebih dari Rp 41,6 triliun pada Juni 2023. Melalui UMKM Center yang tersebar di 3 kota yaitu, Banda Aceh, Yogyakarta, dan Surabaya, sudah ada lebih dari 2 ribu UMKM yang menjadi binaan dari BSI. (*)

Celetukan Kocak Bagnaia Jelang MotoGP Mandalika 2023: Biar Balapan Mulus, Pinjam Dulu Seratus

0
Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia melakukan konferensi pers Shell Advance dan Ducati Corse di Jakarta, Selasa (10/10/2023). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

batampos – Pembalap MotoGP Mandalika telah bersiap jelang perhelatan MotoGP Mandalika 2023 termasuk pembalap ducati Francesco Bagnaia atau kerap disapa Pecco.

Jelang balapan MotoGP Mandalika, beberapa pembalap turut berbaur dan menyapa warga Indonesia dengan candaan ‘pinjam dulu seratus’, termasuk Pecco.

Pecco mengikuti jejak Maverick Vinales jelang MotoGP Mandalika dengan turut mengutarakan candaan yang tengah viral ini di kalangan netizen Indonesia.

“Biar balapan mulus, pinjam dulu seratus,” ucapnya dalam unggahan akun Instagram resmi fansnya @francescobagnaia63_ (12/10).

Ucapan leluconnya juga disertai dengan editan video unik khas jedag-jedug ala netizen Indonesia.

Warganet turut senang dengan celetukan kocak dari Pecco ‘pinjam dulu seratus’ dengan munculnya berbagai komentar-komentar lucu di kolom komentar.

“Di ajarin konyol sama warga +62 ????????”, komen akun @hariel.41.

Warganet juga turut bangga dengan Pecco yang lihai dalam berbahasa Indonesia.

“Wih kren mememang bang pecco ni bisa bahasa indonesia kren kren”, tulis pemilik akun @wandamardiyanus.

Netizen menilai Pecco berhasil meraih reaksi warga Indonesia dengan candaannya tersebut, seperti komentar berikut.

“Keren.. ikutan viral yang ada di indonesia saat ini.. hehhee..????????”, tulis @tapat_emangbeda.

Pecco sebelumnya sempat mengalami kejadian kurang menyenangkan saat MotoGP Catalunya pada September lalu yang mengakibatkan ia terpelanting dari motornya dan kakinya terlindas oleh pembalap lain.

Akan tetapi, hal tersebut tidak menghalangi semangat Pecco dalam MotoGP Mandalika 2023, ia tetap optimis untuk memberikan kemenangan.

Tidak hanya itu, rider Ducati ini sangat senang dengan antusias masyarakat Indonesia untuk MotoGP Mandalika.

Balapan MotoGP Mandalika 2023 akan berlangsung pada 14-15 Oktober mendatang, tetapi rangkaian acara akan dimulai pada hari ini (13/10). (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Tingkatkan Kompetensi Ilmu Falak, Kemenag Kepri Gelar Bimtek Hisab Rukyat

0
Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri, Edi Batara saat membuka Bimtek Hisab dan Rukyat yang digelar Kemenag Kepri di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang, Selasa (10/10). F. Humas Kemenag Kepri

batampos-Kanwil Kemenag Provinsi Kepri melalui Seksi Urusan Agama (Urais) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Hisab dan Rukyat bagi Kepala Seksi (Kasi) Bimbangan Islam (Bimas) Kemenag Kabupaten/Kota. dan Tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang, Selasa (10/10) lalu.

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur Kementerian Agama, khususnya aparatur di lingkungan Bimas Islam,” ujar Ketua Tim Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Bidang Bimas Islam Titik Hindon.

Perempuan yang juga merupakan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda ini menjelaskan, hisab dan rukyat tentunya berkaitan dalam hal penentuan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah dengan metode Hisab dan Rukyat serta penentuan arah kiblat.

“Metode hisab dan rukyat adalah dua sistem perhitungan dalam Islam untuk menetapkan berbagai momentum. Keduanya berjalan bersama, hampir tidak dapat dipisahkan,” jelasnya.

Menurutnya, keduanya bersifat saling membantukan (simbiosis mutualisme), sehingga sama-sama dapat digunakan untuk penentuan bulan baru pada sistem kalender Qomariyah atau Hijriyah. Metode hisab saat ini telah menggunakan komputer dengan tingkat presisi dan akurasi yang tinggi.

Lebih lanjut katanya, berbagai perangkat lunak (software) yang praktis juga telah ada. Hisab seringkali digunakan sebelum rukyat dilakukan. Salah satu hasil hisab adalah penentuan kapan ijtimak terjadi, yaitu saat matahari, bulan, dan bumi berada dalam posisi sebidang atau disebut pula konjungsi geosentris.

“Peserta kegiatan diharapkan dapat menyerap pengetahun yang diberikan, agar ilmu yang langka ini dipelajari dengan sungguh-sungguh untuk memberikan layanan keagamaan pada masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bimas Islam Edi Batara, mewakili Kakanwil Kemenag Kepri mengatakan, dalam penentuan awal Ramadan, Syawal dan Zulhijjah pemerintah menggunakan kriteria Menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS).

BACA JUGA: Kemenag Gelar Sosialisasi Haji dan Umrah di Bintan

Kriteria ini merupakan menetapkan bahwa secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat. Namun demikian pemerintah tetap memberikan kelonggaran dan kebebasan kepada umat Islam Indonesia untuk meyakini sesuai dengan kriteria yang diyakini.

“Meski demikian pemerintah akan tetap memberikan fasilitasi dan layanan kepada umat beragama untuk melakukan ibadahnya sesuai dengan keyakinannya masing-masing,” ujar Edi Batara saat membuka kegiatan.

Kegiatan Bimtek Hisab dan Rukyat ini digelar di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang selama dua hari 10-12 Oktober 2023. Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah Edi Batara yang merupakan Kabid Bimas Kanwil Kemenag Kepri. Satu nama lainnya adalah Kasubdit Hisab Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia, Ismail Fahmi secara virtual.

Peserta juga disuguhkan materi inti dari bimtek yaitu Kaidah Falaqiah dan Kriteria Penentu Awal Bulan Hijriah, Penentuan Awal Ramadan Tahun 2024 Menurut Berbagai Kriteria, Penentuan Awal Syawal & Zulhijjah Tahun 2024 Menurut Berbagai Kriteria, Gerhana Matahari dan Bulan Tahun 2023.

Selain itu, peserta juga mendapatkan Pengenalan Teleskop, yang disampaikan oleh Cecep Nurwendaya, yang merupakan anggota Bidang Kepakaran Tim Hisab Rukyat (Badan Hisab Rukyat) Kementerian Agama RI dari unsur Planetarium. (*)

reporter: jailani

Play sound