Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 48

Tempat Penampungan Ditiadakan, Sampah Berserakan di Tepi Jalan Bagan

0
Sampah yang berserakan di tepi Jalan Bagan, Kecamatan Seibeduk, Kamis (11/6). F.Yofi Yuhendri

batampos – Sampah yang berserakan di tepi Jalan Bagan, Kecamatan Seibeduk, dikeluhkan warga dan pengendara yang melintas. Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar sebulan terakhir dan membuat kawasan itu terlihat kumuh serta menimbulkan aroma tidak sedap.

Nana, warga Tanjung Piayu, mengatakan lokasi tersebut sebelumnya memiliki tempat pembuangan sampah sementara. Namun fasilitas itu ditiadakan seiring pelaksanaan proyek pelebaran jalan.

Meski demikian, sebagian warga masih membuang sampah di lokasi yang sama sehingga tumpukan sampah terus bertambah dari hari ke hari.

“Dulu ada tempat sampah di situ. Setelah dibongkar karena pelebaran jalan, warga masih tetap membuang sampah di lokasi yang sama,” ujarnya, Kamis (11/6).

Baca Juga: Pipa Air Bersih Bocor, Suplai ke Taman Baloi hingga Sukajadi Batam Dihentikan Sementara

Menurut Nana, keberadaan sampah di tepi jalan sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain merusak pemandangan, aroma busuk yang ditimbulkan juga kerap tercium hingga ke badan jalan.

Ia menilai persoalan tersebut tidak lepas dari rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“TPS sebenarnya sudah ada di sekitar GMP Duriangkang. Memang jaraknya lebih jauh, jadi masih ada warga yang malas membuang sampah ke sana dan memilih membuang sembarangan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Agus, warga lainnya. Ia menyoroti layanan pengangkutan sampah ke kawasan permukiman yang dinilai tidak berjalan optimal sehingga membuat sebagian warga kesulitan membuang sampah rumah tangga.

Baca Juga: Penumpang KM Kelud Keluhkan Parkir Pelabuhan Bintang 99 Batuampar

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya titik-titik pembuangan sampah liar di sejumlah lokasi.

“Sekarang sampah sudah tidak dipungut lagi seperti dulu. Warga akhirnya kebingungan dan ada yang memilih membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Agus menambahkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi tempat pembuangan sampah resmi yang telah disediakan pemerintah. Karena itu, ia meminta adanya sosialisasi yang lebih masif kepada warga.

“Kalau lokasi TPS disosialisasikan dengan baik dan layanan pengangkutan berjalan, saya yakin warga tidak akan membuang sampah sembarangan. Ini perlu perhatian bersama,” tutupnya. (*)

Artikel Tempat Penampungan Ditiadakan, Sampah Berserakan di Tepi Jalan Bagan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pertamina Ungkap Penyebab Pertamax Naik Harga

0
Ilustrasi: Pengendara membeli BBM di SPBU Pertamina. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – PT Pertamina (Persero) buka suara terkait dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax 92 dan Pertamax Green pada 10 Juni 2026. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan situasi geopolitik global.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli Masyarakat,” ujar Simon, Kamis (11/6).

Sebagaimana diketahui, harga minyak mentah dunia terus menunjukan peningkatan. Berdasarkan Investing, pada (11/6) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar 2,26 persen menjadi USD 92,06 per barel dan kontrak berjangka Brent naik sebesar 0,09 persen menjadi USD 94,90.

Simon menegaskan, Pertamina tidak akan melakukan penyesuain harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar. Ia memastikan, harga Pertalite masih tetap Rp 10.000 dan BioSolar di harga Rp 6.800 per liter sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Lanjutnya, ditengah tantangan geopolitik global yang terus bergejolak, Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi atau Pertamax Series. Pada Rabu (10/6/2026) harga Pertamax naik menjadi Rp 16.250 dari Rp 12.300.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan, penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Roberth menjelaskan, penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/6). (*)

Artikel Pertamina Ungkap Penyebab Pertamax Naik Harga pertama kali tampil pada News.

Antisipasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan, Polisi Sambangi Titik Rawan

0
Personel Polsek Batuaji menginterogasi pengendara yang berada di jalan minim penerangan. F.Bayu untuk Batam Pos

batampos – Polsek Batuaji melalui Unit Samapta terus menggencarkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam hari dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan kawasan yang minim penerangan.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan patroli tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah aksi premanisme, kejahatan jalanan, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

“Kegiatan patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi aksi premanisme dan kejahatan jalanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari,” ujar Bayu, Kamis (11/6).

Baca Juga: Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Masalah Keluarga

Selain menyasar lokasi rawan kriminalitas, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar oleh kalangan remaja.

Menurut Bayu, balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami juga mengantisipasi aksi balap liar yang sering dilakukan pada tengah malam. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bayu turut mengingatkan masyarakat yang berkendara pada malam hari agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Ia menyarankan pengendara untuk menghindari penggunaan perhiasan mencolok yang dapat menarik perhatian pelaku kejahatan.

Baca Juga: Polresta Barelang Tunggu Juknis, SIM Digital Segera Disosialisasikan ke Masyarakat

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara pada malam hari dan tidak mengenakan perhiasan yang mencolok karena dapat mengundang niat pelaku kejahatan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan maupun kejadian darurat kepada kepolisian melalui layanan call center 110.

“Layanan 110 beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tutup Bayu. (*)

Artikel Antisipasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan, Polisi Sambangi Titik Rawan pertama kali tampil pada Metropolis.

7 Makanan Ini Harus Dihindari Sebelum Olahraga

0
Olah raga. (Sumber freepik)

batampos – Memilih makanan yang tepat sebelum olahraga sangat menentukan seberapa optimal performa yang bisa kamu capai di gym maupun di lapangan.

Tidak semua makanan sehat cocok dikonsumsi sebelum sesi latihan karena beberapa di antaranya justru bisa mengganggu pencernaan dan menguras energi.

Makanan yang salah sebelum berolahraga bisa menyebabkan kram, kembung, hingga penurunan kadar gula darah yang membuat tubuh terasa lemas di tengah latihan.

Dilansir dari laman YourTango pada Kamis (11/6), berikut tujuh jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari sebelum berolahraga agar sesi latihan berjalan lebih lancar dan efektif.

1. Lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan

Meskipun bergizi tinggi, makanan berlemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan dicerna sangat lambat oleh tubuh dan tidak cocok dikonsumsi sebelum olahraga.

Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi lemak sebelum berolahraga bisa membuat tubuh terasa berat dan menyebabkan masalah gastrointestinal.

Tubuh membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk mencerna lemak dibandingkan karbohidrat, sehingga sebaiknya dikonsumsi tiga hingga empat jam sebelum mulai berlatih.

2. Salad dan sayuran berdaun tinggi serat

Sayuran hijau berdaun memang sangat baik untuk kesehatan, tetapi kandungan seratnya yang tinggi memperlambat proses pencernaan secara signifikan.

Mengonsumsi salad sebelum olahraga hampir pasti akan membuat perut terasa kembung dan tidak nyaman sepanjang sesi latihan berlangsung.

Simpan salad untuk dikonsumsi setelah olahraga selesai agar manfaat nutrisinya bisa diserap tubuh tanpa mengganggu performa latihan.

3. Kacang-kacangan dan produk berbasis kacang

Kandungan serat tinggi dan karbohidrat tidak tercerna bernama rafinosa dalam kacang-kacangan bisa membuat perut sangat tidak nyaman selama olahraga.

Studi tahun 2017 menjelaskan bahwa kacang-kacangan dapat menyebabkan kembung, gas, dan ketidaknyamanan perut yang cukup parah saat sedang berolahraga.

Kondisi ini juga bisa mengalihkan aliran darah dari otot ke sistem pencernaan sehingga membuat fokus dan performa latihan menurun secara signifikan.

4. Buah-buahan sitrus

Jeruk dan grapefruit memang praktis sebagai camilan cepat sebelum olahraga, namun kandungan asamnya bisa memicu heartburn yang tidak nyaman selama latihan.

Rasa panas di dada akibat asam lambung yang naik tentu akan sangat mengganggu konsentrasi dan kemampuan kamu menyelesaikan sesi latihan dengan baik.

Sebagai alternatif yang lebih aman, apel adalah pilihan buah yang jauh lebih ramah untuk dikonsumsi sebagai camilan sebelum mulai berolahraga.

5. Jus buah

Meskipun terasa menyegarkan, kandungan gula tinggi dalam jus membuat energinya habis sangat cepat dan menyebabkan kadar gula darah turun drastis saat olahraga.

Studi tahun 2014 menemukan bahwa konsumsi jus sebelum olahraga menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan tajam yang berdampak buruk pada performa.

Air putih atau minuman olahraga mengandung elektrolit adalah pilihan yang jauh lebih tepat untuk menjaga hidrasi dan energi selama sesi latihan berlangsung.

6. Makanan pedas

Makanan pedas merangsang sistem pencernaan secara berlebihan dan bisa memicu gangguan seperti heartburn, gangguan pencernaan, dan ketidaknyamanan perut selama berolahraga.

Studi tahun 2022 mengungkapkan bahwa iritasi pencernaan akibat capsaicin dalam cabai membuat seseorang sulit berkonsentrasi dan mengurangi kualitas latihan secara keseluruhan.

Sebelum olahraga, pilihan terbaik adalah makanan hambar dan mudah dicerna yang tidak memberikan tekanan tambahan pada sistem pencernaan yang sedang aktif.

7. Suplemen protein dan protein bar

Suplemen protein seperti protein shake dan protein bar dirancang untuk membantu pemulihan dan pembentukan otot, bukan sebagai sumber bahan bakar sebelum latihan.

Kandungan nutrisinya tidak cukup lengkap untuk menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh selama menjalani sesi olahraga yang intens dan berkualitas.

Konsumsi suplemen protein paling tepat dilakukan setelah olahraga selesai untuk mendukung proses pemulihan otot yang optimal dan mempercepat pembentukan massa otot. (*)

Artikel 7 Makanan Ini Harus Dihindari Sebelum Olahraga pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gantikan Surya Makmur Nasution, Hendrik Nakhodai PKB Batam

0
Hendrik resmi ditunjuk sebagai Ketua DPC PKB Kota Batam periode 2026–2031 oleh DPP PKB. Foto: Galih Adi Saputro/Batam Pos

batampos – Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menunjuk anggota Komisi III DPRD Batam, Hendrik, sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Batam periode 2026–2031. Hendrik mendapat mandat untuk menggantikan Surya Makmur Nasution dalam memimpin partai berlambang bola dunia tersebut di Kota Batam.

Keputusan itu diumumkan dalam rapat virtual yang dipimpin Wakil Ketua Umum DPP PKB, Hanif Dhakiri, bersama Sekretaris Jenderal DPP PKB dan diikuti jajaran pengurus DPC PKB Batam serta perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Batam, Kamis (11/6).

Menanggapi penunjukan tersebut, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum dan jajaran DPP PKB atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Baca Juga: Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Tembus Rp17.900 dan Dolar Singapura Bertahan di Level Tinggi

“Saya berterima kasih kepada Ketua Umum PKB dan seluruh jajaran DPP PKB atas amanah ini. Semoga dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Hendrik menegaskan, salah satu target utama yang akan dikejar adalah meningkatkan perolehan kursi PKB di Kota Batam pada Pemilu 2029.

“Kami berharap PKB dapat meraih lebih banyak kursi di setiap daerah pemilihan pada Pemilu 2029,” katanya.

Selain fokus pada penguatan partai, Hendrik menyatakan PKB Batam akan terus mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik: Batam Termurah, Tanjungpinang Termahal di Sumatra

“Apa yang menjadi program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam tentu untuk kepentingan masyarakat. Karena itu kami siap mendukung dan mengawal program-program yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Hendrik berencana menggelar konsolidasi internal dengan seluruh ketua PAC PKB se-Batam. Langkah tersebut dilakukan untuk menyusun agenda kerja sekaligus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting.

“Saya akan mengundang seluruh ketua PAC untuk bersilaturahmi dan menyampaikan rencana kerja ke depan. Fokus utama kami adalah menata serta menyelesaikan pembentukan dan penguatan 64 ranting PKB di Batam,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinannya, Hendrik memasang target tujuh kursi DPRD Batam pada Pemilu Legislatif 2029.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu surat keputusan (SK) resmi dari DPP PKB. Meski demikian, penyusunan struktur kepengurusan akan segera dilakukan sesuai arahan partai.

Baca Juga: Prabowo Heran sama Warganya, Rewel soal Kunjungan Luar Negeri

“Paling lambat 23 Juni mendatang, susunan kepengurusan PKB Kota Batam sudah harus disampaikan kepada DPP PKB,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Batam sebelumnya, Surya Makmur Nasution, membenarkan adanya pergantian kepemimpinan di tubuh PKB Kota Batam.

“Benar, DPP PKB sudah menunjuk calon ketua definitif PKB Batam. Hal tersebut diumumkan oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB,” ujarnya melalui pesan singkat. (*)

Artikel Gantikan Surya Makmur Nasution, Hendrik Nakhodai PKB Batam pertama kali tampil pada News.

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Akasia di Tanjunguban, Akses Warga Terganggu

0
Petugas Damkar Tanjunguban bersama personel kepolisian mengevakuasi pohon akasia yang tumbang dan menutup akses Jalan Indunsuri. F. Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos – Hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon akasia tumbang dan menutup akses jalan warga di Jalan Indunsuri, Gang Restu, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (11/6) siang.

Pohon berukuran cukup besar itu roboh melintang di badan jalan sehingga kendaraan maupun warga tidak dapat melintas.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat cuaca buruk melanda wilayah Tanjunguban.

“Pohon tumbang menutup akses jalan warga hingga ke pinggir jalan, sehingga tidak bisa dilewati,” ujar Panyodi.

Warga yang mengetahui kejadian itu sempat berupaya mengevakuasi pohon secara mandiri. Namun upaya tersebut urung dilakukan karena terdapat kabel pompa air dan jaringan televisi kabel yang menjuntai di sekitar batang pohon.

“Awalnya warga ingin mengeksekusi sendiri, tetapi karena banyak kabel pompa dan TV kabel yang melintang di lokasi, akhirnya meminta bantuan petugas,” katanya.

Mendapat laporan dari warga, personel Damkar Tanjunguban langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, pohon tersebut diduga roboh akibat terpaan angin kencang. Kondisi batang dan akar pohon masih terlihat cukup kokoh sehingga tidak ditemukan indikasi lapuk.

“Setelah kami cek, pohonnya masih cukup kuat. Kemungkinan besar tumbang karena pengaruh angin kencang,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar dengan bantuan personel Polsek Bintan Utara. Setelah pohon dipotong dan dipindahkan, akses jalan warga kembali normal.

Panyodi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi di wilayah Bintan. Warga diminta memangkas pohon-pohon rindang yang berpotensi membahayakan rumah maupun pengguna jalan.

“Kalau ada pohon yang terlalu rindang atau berisiko tumbang di sekitar rumah, sebaiknya dibersihkan atau dipangkas untuk mengantisipasi cuaca seperti sekarang,” ujarnya. (*)

Artikel Angin Kencang Tumbangkan Pohon Akasia di Tanjunguban, Akses Warga Terganggu pertama kali tampil pada Kepri.

Kisah Sakti, Lansia Penjual Lontong Pecel di Bintan Kini Terbebas dari Tagihan Air Rp711 Ribu

0
Sakti Indrawan, menunjukkan tagihan air PDAM Tirta Kepri, pemakaian bulan-bulan sebelumnya. F. Odi untuk Batam Pos.

batampos – Kabar baik menghampiri Sakti Indrawan (76), warga Kampung Jeruk, Tanjunguban, Bintan Utara.

Setelah sempat dilanda kecemasan akibat tagihan air yang membengkak hingga Rp711.400, lansia penjual lontong pecel itu akhirnya bisa bernapas lega karena tagihan tersebut telah dinyatakan lunas.

Tagihan pemakaian air untuk periode Mei 2026 yang sebelumnya membuat Sakti kesulitan tidur kini telah diselesaikan. Bahkan, uang cicilan sebesar Rp100 ribu yang sempat ia bayarkan beberapa hari lalu turut dikembalikan oleh pihak PDAM Tirta Kepri.

“Beberapa hari ini saya memang susah tidur memikirkan tagihan air itu. Takut tidak sanggup bayar dan sambungannya diputus,” ujar Sakti saat ditemui, Kamis (11/6).

Kegelisahan pria 76 tahun itu berakhir setelah petugas PDAM Tirta Kepri mendatangi rumahnya dan menyampaikan bahwa tagihan tersebut telah ditanggung oleh Direktur Tirta Kepri.

“Petugas datang dan bilang tagihan saya sudah lunas karena dibantu Pak Direktur Tirta Kepri. Saya benar-benar tidak menyangka,” katanya.

Penyerahan bantuan sekaligus pengembalian uang cicilan dilakukan langsung oleh Kepala Cabang PDAM Tirta Kepri Tanjunguban, Sugito.

Sakti mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan kepadanya dan keluarga.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Direktur dan PDAM Tirta Kepri yang sudah membantu. Ini sangat meringankan beban kami,” ujarnya.

Sebelumnya, Sakti bersama istrinya, Endang Sriwahyuni (66), sempat kebingungan setelah menerima tagihan air yang melonjak drastis. Dari biasanya hanya puluhan ribu rupiah per bulan, tagihan mereka tiba-tiba membengkak menjadi Rp711.400 untuk pemakaian Mei 2026.

Pasangan lansia tersebut diketahui menggantungkan penghasilan dari berjualan lontong pecel di Tanjunguban untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi itu membuat besarnya tagihan air menjadi beban yang cukup berat bagi keluarga mereka.

Dengan lunasnya tagihan tersebut, Sakti berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan pelayanan pelanggan dapat semakin ditingkatkan agar masyarakat tidak mengalami kebingungan akibat lonjakan tagihan yang tidak biasa. (*)

Artikel Kisah Sakti, Lansia Penjual Lontong Pecel di Bintan Kini Terbebas dari Tagihan Air Rp711 Ribu pertama kali tampil pada Kepri.

Kru KM Pasifik II Hilang di Selat Riau Bintan saat Mesin Kapal Rusak, Diduga Terjatuh

0
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Selat Riau, Bintan, untuk mencari kru KM Pasifik II yang dilaporkan hilang. F. Basarnas Tanjungpinang.

batampos – Seorang kru KM Pasifik II bernama Johan dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di Perairan Selat Riau, Kabupaten Bintan, Kamis (11/6) dini hari.

Kepala Unit Siaga SAR Tanjunguban, Deryan Erlangga Pratama, membenarkan adanya laporan orang hilang dari kapal yang sedang berlayar di perairan tersebut.

“Korban diduga terjatuh di Perairan Selat Riau,” ujar Deryan.

Ia menjelaskan, laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dari Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam sekitar pukul 11.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima, KM Pasifik II sebelumnya berlayar dari Perairan Lagoi, Bintan, menuju Telaga Punggur, Batam. Dalam perjalanan, kapal dilaporkan sempat mengalami gangguan mesin.

Menurut keterangan awak kapal, sekitar pukul 02.00 WIB korban sudah tidak terlihat berada di atas kapal dan dinyatakan hilang.

“Awak kapal sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan,” katanya.

Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Tanjunguban ke lokasi kejadian.

Sebanyak empat personel diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan pencarian di sekitar area yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam, serta Satpolairud Polres Bintan.

Hingga Kamis sore, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di perairan sekitar Selat Riau guna menemukan korban.

Pihak SAR mengimbau kapal maupun nelayan yang melintas di sekitar lokasi pencarian untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (*)

Artikel Kru KM Pasifik II Hilang di Selat Riau Bintan saat Mesin Kapal Rusak, Diduga Terjatuh pertama kali tampil pada Kepri.

Disney Ungkap Cuplikan Terlengkap Moana Live Action, Hadirkan Dunia Motunui Nan Memukau

0
Disney merilis final trailer Moana live action yang menampilkan petualangan epik Moana dan Maui menjelang penayangan perdana pada 10 Juli 2026. Sumber gambar: x.com/BellaLoveNote.

batampos – Disney resmi merilis final trailer film Moana versi live action yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 10 Juli 2026. Cuplikan terbaru tersebut menampilkan lebih banyak adegan petualangan di lautan, aksi spektakuler, serta hubungan yang semakin erat antara Moana dan sang demigod legendaris, Maui.

Trailer final menjadi gambaran paling lengkap dari adaptasi live action film animasi Moana yang pertama kali dirilis pada 2016 dan sukses menjadi salah satu film Disney paling populer dalam satu dekade terakhir.

Dalam film ini, aktris muda Catherine Lagaʻaia dipercaya memerankan Moana. Sementara itu, Dwayne Johnson kembali memerankan Maui setelah sebelumnya mengisi suara karakter tersebut dalam versi animasi.

Kehadiran Johnson menjadi salah satu daya tarik utama film karena karakter Maui dikenal sebagai sosok favorit penggemar berkat kepribadiannya yang humoris dan karismatik.

Disney juga menampilkan sejumlah adegan ikonik yang diadaptasi langsung dari film animasi, termasuk penampilan lagu populer You’re Welcome yang dibawakan oleh Maui.

Selain itu, trailer memperlihatkan berbagai adegan baru yang memperkaya cerita, mulai dari tarian tradisional masyarakat Motunui hingga petualangan penuh bahaya di tengah samudra luas.

Karakter-karakter favorit seperti Pua, Heihei, Kakamora, hingga monster lava raksasa turut muncul dalam cuplikan terbaru tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam perjalanan Moana untuk menyelamatkan rakyatnya.

Film Moana versi live action disutradarai Thomas Kail, sosok yang dikenal melalui kesuksesannya menggarap pertunjukan musikal Hamilton.

Sementara itu, pengisi suara Moana dalam versi animasi, Auliʻi Cravalho, ikut terlibat sebagai produser bersama Lin-Manuel Miranda.

Secara garis besar, alur cerita film masih mengikuti kisah aslinya. Moana menerima panggilan dari lautan dan memulai perjalanan melampaui terumbu karang Pulau Motunui demi menyelamatkan masyarakatnya dari ancaman yang membahayakan keseimbangan alam.

Dalam petualangan tersebut, Moana ditemani Maui dan harus menghadapi berbagai tantangan yang menguji keberanian, kepemimpinan, serta keyakinannya terhadap takdir yang telah ditentukan baginya.

Meski mendapat antusiasme tinggi dari banyak penggemar, proyek live action ini juga memunculkan perdebatan. Sebagian penonton mempertanyakan keputusan Disney mengadaptasi ulang film yang usianya belum genap satu dekade.

Namun di sisi lain, banyak penggemar yang penasaran melihat dunia Moana diwujudkan dalam format live action dengan teknologi visual yang lebih modern.

Dengan perilisan trailer final, Disney semakin meningkatkan ekspektasi publik terhadap salah satu film keluarga yang diprediksi menjadi sorotan pada musim panas 2026. (*)

Artikel Disney Ungkap Cuplikan Terlengkap Moana Live Action, Hadirkan Dunia Motunui Nan Memukau pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polsek Meral Ajak Warga Waspada Pencurian dan Gangguan Keamanan

0
Petugas Polsek Meral memeriksa kendaraan warga saat patroli dialogis di sejumlah titik di Kecamatan Meral, Karimun, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. F. Dokumentasi Polsek Meral.

batampos – Polsek Meral terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli dialogis di sejumlah wilayah hukumnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6) malam hingga dini hari dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai strategis dan rawan gangguan keamanan.

Kapolsek Meral, Iptu Wardi Purbowo, mengatakan patroli dialogis merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan potensi tindak kriminalitas sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Patroli ini menjadi upaya proaktif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujarnya, Kamis (11/6).

Patroli dilakukan oleh Bripka Geri Satria dan Bripda Afdhal Hamdani menggunakan kendaraan patroli. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran antara lain Jalan Ahmad Yani, kawasan Batu Lipai, Taman Hijau RSUD Muhammad Sani, Simpang Tiga Bukit Tembak, hingga kawasan industri strategis PT Oil Terminal Karimun.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan berbagai pesan kamtibmas kepada warga, mulai dari kewaspadaan terhadap tindak pencurian, aksi premanisme, hingga bahaya penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing.

“Pendekatan dialogis ini merupakan strategi preventif untuk mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin membangun sinergi bersama warga dalam menjaga ketenteraman lingkungan,” kata Wardi.

Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat merasa aman dan mendapatkan pelayanan yang cepat apabila terjadi gangguan keamanan.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Meral dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam.

“Layanan ini tersedia untuk memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian,” tutupnya. (*)

Artikel Polsek Meral Ajak Warga Waspada Pencurian dan Gangguan Keamanan pertama kali tampil pada Kepri.