Grafis daftar tim yang lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025. X/@CAF_Online
batampos – Sebanyak 16 negara sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 setelah rampungnya fase penyisihan grup, Kamis dini hari WIB.
Enam negara lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 dengan status juara grup yaitu Maroko, Mesir, Nigeria, Senegal, Aljazair dan Pantai Gading, demikian catatan AFCON.
Selanjutnya enam negara melaju ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 dengan status peringkat kedua grup yakni Mali, Afrika Selatan, Tunisia, Rep. Demokratik Kongo, Burkina Faso dan Kamerun.
Selain itu, sebanyak empat negara lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 sebagai peringkat ketiga terbaik yaitu Mozambik (Grup F), Benin (Grup D), Sudan (Grup E) dan Tanzania (Grup C).
Babak 16 besar Piala Afrika 2025 dijadwalkan akan berlangsung mulai Sabtu (3/1) waktu setempat hingga Selasa (6/1) yang menyajikan delapan pertandingan.
Berikut daftar 16 negara yang lolos ke perdelapan final Piala Afrika 2025:
Juara Grup
-Maroko (Grup A)
-Mesir (Grup B)
-Nigeria (Grup C)
-Senegal (Grup D)
-Aljazair (Grup E)
-Pantai Gading (Grup F)
Peringkat kedua Grup
-Mali (Grup A)
-Afrika Selatan (Grup B)
-Tunisia (Grup C)
-Rep. Demokratik Kongo (Grup D)
-Burkina Faso (Grup E)
-Kamerun (Grup F)
Peringkat ketiga terbaik
-Mozambik (Grup F)
-Benin (Grup D)
-Sudan (Grup E)
-Tanzania (Grup C)
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Diky Wijaya. (Antara)
batampos – Insiden kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Kota Batam. Seorang pekerja subkontraktor PT Vinex Caatindo berinisial RS (34) meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik, Senin (29/12) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah melakukan pengecatan kapal menggunakan spray gun. Saat bekerja, boom lift yang digunakan korban diduga tersangkut pada kabel power yang terhubung ke box panel listrik, sehingga menyebabkan korban tersetrum dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri, Diky Wijaya, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Kemarin kami sudah turun ke lokasi. Sementara kami melihat dari sisi korban dulu. Semuanya untuk jaminan korban aman,” katanya, Selasa (30/12).
Namun, dari hasil pemeriksaan awal, Disnakertrans Kepri menemukan adanya kelemahan serius dalam pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya pada level subkontraktor. Diky menilai, insiden ini murni akibat kelalaian dan tidak terpenuhinya standar K3 di lapangan.
“Yang kami temukan memang pengawasan subkon agak kurang. Jadi murni kelalaian. Lalu memang tidak dilengkapi K3,” katanya.
Pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara aktivitas tertentu hingga seluruh ketentuan K3 dipenuhi. Meski demikian, persoalan K3 di lingkungan PT ASL Shipyard bukan hal baru.
“Kelemahan ASL ini memang terhadap K3, itu terjadi sejak lama. Ketika peristiwa ini terjadi, memang di luar kendali ASL karena ini wewenangnya subkon,” ujarnya.
Sementara itu, Aktivis Buruh Batam, Yapet Ramon, menilai kecelakaan kerja yang kembali merenggut nyawa pekerja di perusahaan yang sama menunjukkan lemahnya komitmen perusahaan terhadap keselamatan buruh.
“Bulan Agustus lalu, kalau enggak salah, di PT yang sama juga ada buruh meninggal akibat tersengat listrik. Sekarang giliran pekerja subkon. Ini menunjukkan keselamatan kerja bukan menjadi prioritas utama, melainkan kejar tayang,” kata dia.
Dia mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap sistem K3 di PT ASL Shipyard, baik terhadap perusahaan utama maupun seluruh subkontraktor yang terlibat.
“Yang mesti dilakukan adalah audit K3 oleh Dinas Ketenagakerjaan dengan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan serta auditor K3 eksternal. Audit harus dilakukan terhadap mainkon dan subkon,” ujar dia.
Selain itu, Yapet juga meminta aparat penegak hukum turun tangan melakukan penyelidikan secara serius dan cepat. Kecelakaan kerja yang berulang tidak boleh lagi dipandang sebagai musibah semata.
“Aparat penegak hukum harus melakukan penyelidikan dan menetapkan tersangka dalam waktu sesingkat-singkatnya, karena kecelakaan kerja seperti ini sudah terlalu sering terjadi,” ujar dia. (*)
Ucapan Selamat Tahun Baru 2025: penuh makna, doa dan harapan baru. (Freepik)
batampos – Pergantian tahun selalu menjadi momen istimewa untuk merefleksikan perjalanan hidup sekaligus menumbuhkan harapan baru.
Menyambut Tahun 2026, banyak orang memanfaatkan momen ini untuk mengirimkan ucapan selamat tahun baru kepada keluarga, sahabat, rekan kerja, hingga pasangan.
Ucapan tahun baru bukan sekadar rangkaian kata, tetapi juga doa, semangat, dan energi positif agar tahun yang akan datang dipenuhi kebahagiaan, kesehatan, serta keberhasilan.
Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 dapat disampaikan melalui pesan singkat, kartu ucapan, media sosial, atau bahkan secara langsung. Kata-kata yang tulus mampu menghangatkan hati dan mempererat hubungan.
Berikut ini 25 ucapan Selamat Tahun 2026 yang penuh makna, doa, dan harapan baru, cocok dibagikan untuk berbagai suasana:
1. Selamat Tahun Baru 2026. Semoga setiap langkahmu dipenuhi keberanian dan setiap harimu membawa kebahagiaan.
2. Tahun 2026 datang dengan harapan baru. Semoga hidupmu semakin bermakna dan penuh syukur.
3. Selamat menyambut 2026, semoga semua doa baikmu terwujud satu per satu.
4. Tahun baru, semangat baru. Semoga 2026 membawa kedamaian dan kesuksesan.
5. Selamat Tahun Baru 2026, semoga kesehatan, rezeki, dan kebahagiaan selalu menyertaimu.
6. Mari sambut 2026 dengan hati yang lebih lapang dan pikiran yang lebih positif.
7. Selamat Tahun Baru 2026, semoga setiap hari menjadi peluang untuk bertumbuh.
8. Di tahun 2026 ini, semoga hidupmu dipenuhi cinta dan harapan yang tak pernah padam.
9. Selamat tinggal masa lalu, selamat datang 2026 dengan sejuta kesempatan baru.
10. Semoga 2026 menjadi tahun yang lebih baik dari sebelumnya.
11. Selamat Tahun Baru 2026, semoga semua rencana indahmu berjalan lancar.
12. Tahun baru adalah awal cerita baru, semoga 2026 penuh warna dan makna.
13. Selamat menyambut 2026, mari melangkah dengan keyakinan dan doa.
14. Semoga tahun 2026 membawa ketenangan hati dan kebahagiaan sejati.
15. Selamat Tahun Baru 2026, jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk bersyukur.
16. Di tahun yang baru ini, semoga hidupmu semakin diberkati.
17. Selamat datang 2026, semoga segala kebaikan selalu menghampiri.
18. Tahun 2026 adalah waktu yang tepat untuk mimpi-mimpi baru.
19. Selamat Tahun Baru 2026, semoga setiap usaha membuahkan hasil terbaik.
20. Sambut 2026 dengan senyum dan semangat yang tak tergoyahkan.
21. Semoga 2026 dipenuhi momen indah dan kenangan berharga.
22. Selamat Tahun Baru 2026, mari menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
23. Tahun baru, harapan baru, dan doa terbaik untuk 2026.
24. Selamat menyambut 2026, semoga hidupmu semakin bermakna.
25. Selamat Tahun Baru 2026, semoga kebahagiaan selalu menemukanmu.
Ucapan Selamat Tahun 2026 yang tulus dapat menjadi awal yang indah untuk menebar kebaikan. Tak perlu kata-kata rumit, selama disampaikan dengan hati yang hangat, pesan tersebut akan terasa bermakna.
Semoga kumpulan ucapan ini bisa menginspirasi dan membantu Anda menyambut tahun baru dengan penuh doa dan harapan. (*)
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1). (Fathur Rochman/Antara)
batampos – Presiden Prabowo Subianto memeluk seorang anak kecil dari atas mobil saat berada di lokasi pengungsian Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1).
Dilansir dari Antara, momentum tersebut terjadi saat Prabowo hendak meninggalkan lokasi pengungsian menuju tempatnya menginap. Melihat banyak warga berkerumun mengelilingi mobilnya, Presiden keluar melalui sunroof mobil untuk menyapa dan menyalami warga.
Sesaat kemudian, seorang anak kecil yang mengenakan baju hitam tampak digendong oleh seseorang untuk mendekati Presiden. Kepala Negara kemudian membuka lebar tangannya lalu memeluk anak tersebut dan mengusap rambutnya.
Setelah momentum tersebut, Presiden kembali menyapa dan menyalami warga sebelum melanjutkan perjalanan meninggalkan lokasi pengungsian.
Presiden Prabowo mengunjungi Posko Pengungsian Batu Hula untuk menyambut pergantian tahun baru bersama para pengungsi, Rabu (31/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Warga yang berada di posko pengungsian menyambut kehadiran Presiden dengan antusias. Ratusan warga tampak memadati area sekitar posko untuk melihat langsung dan menyapa Presiden.
Kehadiran Presiden Prabowo disambut teriakan anak-anak dan warga pengungsi yang sejak sore hari telah menanti kehadirannya. Suasana hangat dan semarak terlihat ketika anak-anak dan warga mengelu-elukan nama Prabowo.
”Selamat datang Pak Prabowo,” teriak anak-anak tersebut.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Presiden untuk memantau langsung kondisi masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Selatan. Presiden ingin memastikan penanganan dan pelayanan bagi pengungsi berjalan dengan baik.
Kunjungan Presiden itu turut didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono.
Selain itu, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu. (*)
Menurut Purbaya angka PHK di sepanjang tahun ini merupakan imbas dari kebijakan para pemimpin sebelumnya yang tidak bagus. (Nurul/JawaPos)
batampos – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan wacana kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN)/pegawai negeri sipil (PNS) pada 2026 bergantung pada perkembangan kinerja keuangan pada kuartal I.
“Kami akan lihat kondisi keuangan kita seperti apa,” kata Purbaya dalam taklimat media, di Jakarta, Rabu.
Purbaya menyebut saat ini masih mengupayakan sinkronisasi kebijakan untuk melihat perkembangan realisasi fiskal, termasuk penyaluran belanja pemerintah. Menkeu bakal mengatur strategi belanja usai melihat kinerja pada triwulan I.
“Saya masih tunggu satu triwulan lagi untuk melihat gimana sebetulnya arah ekonomi kita dengan yang lebih sinkron dari sebelumnya. Habis itu baru kita bisa diskusikan masalah-masalah yang berdampak pada belanja pemerintah,” ujarnya pula.
Sebelumnya, Purbaya menambah anggaran dana alokasi umum (DAU) pemerintah daerah sebesar Rp7,66 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 guru ASN.
Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 372 Tahun 2025 tentang Perubahan Rincian Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025. Secara rinci, alokasi tambahan DAU untuk THR ditetapkan sebesar Rp 3,80 triliun, sedangkan alokasi untuk gaji ke-13 sebesar Rp 3,86 triliun.
Tambahan anggaran tersebut diperuntukkan bagi guru ASN daerah yang gaji pokoknya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tidak menerima tambahan penghasilan.
Rincian alokasi tambahan DAU ditetapkan per provinsi, kabupaten, dan kota sebagaimana yang tercantum pada lampiran KMK 372/2025. Pemda diwajibkan menganggarkan dan merealisasikan pembayaran komponen THR dan gaji ke-13 kepada masing-masing guru ASN daerah pada tahun anggaran 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jika pemda belum merealisasikan seluruh pembayaran pada 2025, sisa pembayaran wajib dianggarkan dan disalurkan pada tahun anggaran berikutnya.
Tambahan anggaran akan disalurkan pada Desember 2025. Pemda diminta menyampaikan laporan realisasi pembayaran THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah kepada Menteri Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dengan tembusan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri paling lambat 30 Juni 2026. (*)
batampos – Saat sebagian besar masyarakat Indonesia masih sibuk menghitung detik menuju pergantian tahun, ada wilayah lain yang sudah lebih dulu bersorak menyambut 1 Januari. Inilah uniknya Indonesia sebagai negara kepulauan yang membentang luas dari barat ke timur, lengkap dengan perbedaan zona waktu yang membuat momen Tahun Baru terasa bertahap.
Wilayah Indonesia Bagian Timur (WIT) menjadi kawasan pertama yang memasuki tahun baru. Perayaan di wilayah ini berlangsung dua jam lebih cepat dari WIB dan satu jam lebih cepat dari WITA. Ketika Jakarta masih diselimuti suasana menunggu tengah malam, beberapa kota di Papua dan Maluku justru sudah memulai lembaran tahun yang baru.
Fenomena ini bukan sekadar soal jam, tetapi juga menghadirkan cerita menarik tentang bagaimana masyarakat di timur Indonesia menyambut pergantian tahun dengan cara mereka sendiri. Berikut lima kota di Indonesia yang dikenal sebagai daerah paling awal merayakan Tahun Baru.
1. Jayapura, Papua: Pintu Gerbang Timur Indonesia
Jayapura hampir selalu menjadi sorotan setiap pergantian tahun. Sebagai ibu kota Provinsi Papua, kota ini berada di zona Waktu Indonesia Timur (WIT), sehingga menjadi salah satu wilayah pertama yang memasuki 1 Januari.
Saat malam tahun baru tiba, suasana Jayapura berubah meriah. Warga biasanya memadati kawasan pantai, bukit-bukit yang menghadap Teluk Yos Sudarso, hingga pusat kota. Kembang api menghiasi langit lebih awal dibandingkan kota-kota di Pulau Jawa.
Bagi masyarakat Jayapura, Tahun Baru bukan hanya soal pesta, tetapi juga momen refleksi dan kebersamaan. Banyak keluarga memilih merayakan secara sederhana di rumah, sementara anak muda berkumpul di ruang-ruang publik untuk menyambut pergantian tahun dengan penuh antusias.
2. Merauke, Papua Selatan: Kota Paling Timur yang Selalu Lebih Dulu
Jika berbicara tentang kota yang paling dulu merayakan Tahun Baru, Merauke hampir selalu masuk daftar teratas. Letaknya yang berada di ujung timur Indonesia membuat kota ini kerap disebut sebagai ‘gerbang matahari terbit Nusantara’.
Di Merauke, perayaan Tahun Baru identik dengan berkumpul di titik-titik ikonik kota. Salah satu lokasi favorit adalah Tugu Libra, yang menjadi pusat keramaian setiap malam pergantian tahun. Warga dari berbagai usia datang untuk menikmati suasana, berbincang, dan menyaksikan kembang api menyala tepat saat jam menunjukkan pukul 00.00 WIT.
Uniknya, ketika Merauke sudah memasuki tahun baru, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada di detik-detik akhir tahun lama. Fakta ini sering menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.
3. Ambon, Maluku: Tahun Baru dengan Nuansa Musik dan Kebersamaan
Ambon dikenal sebagai Kota Musik Dunia, dan julukan itu terasa hidup saat malam Tahun Baru. Sebagai bagian dari wilayah Maluku yang berada di zona WIT, Ambon juga lebih cepat menyambut pergantian tahun dibandingkan wilayah tengah dan barat Indonesia.
Perayaan Tahun Baru di Ambon sering diwarnai lantunan musik, nyanyian, dan kebersamaan antarwarga. Banyak komunitas menggelar acara sederhana, mulai dari ibadah malam, pertunjukan musik lokal, hingga pesta rakyat di ruang terbuka.
Alih-alih pesta besar-besaran, warga Ambon cenderung mengedepankan suasana kekeluargaan. Momen Tahun Baru dimaknai sebagai waktu untuk mempererat hubungan sosial dan menatap masa depan dengan optimisme.
4. Sorong, Papua Barat Daya: Kota Pelabuhan yang Lebih Dulu Bersorak
Sorong merupakan kota penting di Papua Barat Daya sekaligus pintu masuk menuju Raja Ampat. Saat Tahun Baru tiba, kota pelabuhan ini menjadi salah satu daerah yang lebih dulu merasakan euforia pergantian tahun.
Kawasan pesisir dan pusat kota Sorong biasanya dipenuhi warga yang ingin menyaksikan momen pergantian tahun. Dentuman kembang api dan suara klakson kendaraan menjadi penanda bahwa tahun lama telah berlalu.
Menariknya, Sorong juga kerap menjadi perhatian wisatawan yang menghabiskan akhir tahun di Papua. Bagi mereka, merayakan Tahun Baru lebih awal menjadi pengalaman unik yang jarang ditemukan di daerah lain di Indonesia.
5. Biak, Papua: Tahun Baru dengan Latar Samudra Pasifik
Biak menawarkan suasana Tahun Baru yang berbeda. Kota ini berada di pesisir utara Papua dan langsung menghadap Samudra Pasifik. Seperti kota-kota WIT lainnya, Biak lebih dulu memasuki 1 Januari.
Warga Biak sering merayakan malam Tahun Baru di area pantai, menikmati semilir angin laut sambil menunggu pergantian tahun. Suasana cenderung tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota besar, namun tetap sarat makna.
Bagi masyarakat Biak, Tahun Baru adalah momen untuk bersyukur dan berharap. Tradisi berkumpul bersama keluarga dan kerabat menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.
Mengapa Indonesia Punya Waktu Tahun Baru yang Berbeda?
Perbedaan waktu perayaan Tahun Baru di Indonesia terjadi karena pembagian tiga zona waktu nasional, yakni:
1. Waktu Indonesia Timur (WIT): Meliputi Maluku dan Papua. Wilayah ini paling cepat merayakan Tahun Baru.
2. Waktu Indonesia Tengah (WITA): Meliputi Sulawesi, Bali, NTB, NTT, serta sebagian Kalimantan. Perayaan berlangsung satu jam setelah WIT.
3. Waktu Indonesia Barat (WIB): Meliputi Sumatera, Jawa, dan sebagian Kalimantan. Wilayah ini menjadi yang terakhir merayakan Tahun Baru di Indonesia.
Pembagian ini mencerminkan luasnya bentang geografis Indonesia dari barat ke timur. (*)
batampos – Menjelang pergantian tahun, Bakauheni Harbour City (BHC) menghadirkan perayaan akhir tahun bernuansa kebersamaan melalui BHC Harbour Fest. Kegiatan yang digelar di Siger Park, Bakauheni, Lampung Selatan, pada 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 ini memadukan hiburan, budaya, dan refleksi kemanusiaan di kawasan yang dikenal sebagai Beranda Sumatra.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui BHC Harbour Fest menghadirkan ruang perjumpaan baru bagi masyarakat dan pelintas Selat Sunda. Ribuan pengunjung memadati kawasan Bakauheni Harbour City untuk menikmati berbagai pertunjukan seni, budaya lokal, hingga kuliner khas Lampung.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan Bakauheni Harbour City dibangun dengan keyakinan bahwa infrastruktur publik memiliki peran sosial yang luas, tidak hanya sebagai simpul mobilitas.
“Pelabuhan bukan hanya tempat berpindah, tetapi juga tempat bertemu. Di sinilah perjalanan, ekonomi, dan budaya saling bersinggungan,” ujar Heru dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Selama pelaksanaan festival, pengunjung disuguhkan pertunjukan musik lintas generasi, atraksi budaya Lampung, serta Festival Kuliner yang melibatkan sekitar 30 pelaku UMKM lokal. Menara Siger menjadi latar utama perhelatan, menghadirkan suasana khas pesisir dengan sentuhan budaya dan kreativitas masyarakat setempat.
Tidak hanya menghadirkan kemeriahan, BHC Harbour Fest juga diisi dengan refleksi kemanusiaan. Menjelang malam pergantian tahun, ASDP mengajak pengunjung untuk mendoakan dan menunjukkan empati kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra, seperti Sumatera Utara, Aceh, dan Sibolga.
Malam puncak pada 31 Desember diawali dengan pemutaran video kaleidoskop perjalanan Bakauheni Harbour City. Acara dilanjutkan dengan tausyiah bertema Harapan Baru di Beranda Sumatra yang disampaikan KH Yani, diiringi Kampoeng Nasyid Lampung. Tausyiah Ustaz Akri Patrio serta doa bersama menjadi penutup rangkaian refleksi akhir tahun.
Sebagai bentuk kepedulian, ASDP juga membuka Stand Donasi BHC selama festival berlangsung. Pengunjung diajak berpartisipasi membantu masyarakat yang terdampak bencana melalui donasi sukarela.
Melalui BHC Harbour Fest, ASDP menegaskan komitmennya menjadikan Bakauheni Harbour City tidak hanya sebagai kawasan pendukung penyeberangan, tetapi juga ruang publik yang menghadirkan nilai budaya, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam menyambut tahun baru. (*/adv)
Kendaraan roda dua dan truk logistik mendominasi pergerakan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang. F. ASDP untuk Batam Pos.
batampos – Arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa kembali meningkat menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Pada Selasa (30/12) atau H+5 Natal dan Tahun Baru (Nataru), kendaraan roda dua dan truk logistik mendominasi pergerakan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan lancar di tengah lonjakan mobilitas masyarakat, baik untuk arus balik liburan maupun distribusi logistik akhir tahun.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan peningkatan trafik mencerminkan masih tingginya aktivitas masyarakat. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga dinilai memberi fleksibilitas waktu perjalanan sehingga sebaran arus kendaraan lebih merata.
“Fleksibilitas perjalanan ini berdampak pada meningkatnya mobilitas kendaraan pribadi, roda dua, maupun logistik. Tugas kami memastikan seluruh layanan tetap optimal di tengah dinamika tersebut,” ujar Heru dalam keterangannya, Rabu (31/12).
Berdasarkan data Posko Pelabuhan Gilimanuk, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H+5 Nataru tercatat 27.826 orang, naik 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan mencapai 8.350 unit atau tumbuh 18,3 persen.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada truk logistik yang mencapai 1.821 unit atau melonjak 34,6 persen. Sementara itu, kendaraan roda dua tercatat 3.798 unit, meningkat 24,6 persen. Data tersebut menunjukkan arus balik yang cukup solid sekaligus terjaganya distribusi logistik menuju Pulau Jawa.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan ASDP telah menyiapkan 55 kapal dan 17 dermaga untuk mengantisipasi lonjakan arus penyeberangan.
Kesiapan ini juga didukung penguatan personel operasional, masing-masing sekitar 350 petugas di Ketapang dan 250 petugas di Gilimanuk, serta penerapan delaying system dan buffer zone di sejumlah titik.
Terkait fasilitas pelabuhan, Windy menjelaskan dermaga ponton di Pelabuhan Ketapang saat ini tidak dioperasikan secara aktif, namun disiagakan sebagai dermaga perbantuan.
“Dermaga ponton disiapkan sebagai opsi pendukung dan akan dioperasikan secara situasional apabila kondisi lapangan membutuhkan percepatan layanan,” ujarnya.
ASDP juga terus berkoordinasi dengan BMKG, KSOP, dan BPTD untuk memastikan keselamatan pelayaran, terutama di tengah potensi perubahan cuaca selama periode libur Nataru.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+5 Nataru, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 374.347 orang, turun 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, jumlah kendaraan justru meningkat menjadi 106.476 unit atau naik 2,3 persen.
Sementara arus penyeberangan dari Jawa ke Bali tercatat 381.165 penumpang, turun 4,9 persen, dengan total kendaraan 101.562 unit atau meningkat 1,1 persen.
ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konektivitas lintas pulau, memastikan mobilitas masyarakat serta distribusi logistik tetap berjalan optimal hingga berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru. (*/adv)
Musibah rumah roboh yang dialami warga Pulau Mat Belanda mendapat perhatian BAZNAS Kota Batam. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Batam, Habib Soleh, Rabu (31/12).
batampos – Musibah rumah roboh yang menimpa pasangan lanjut usia di Pulau Mat Belanda, Kecamatan Belakang Padang, mendapat perhatian cepat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam. Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, BAZNAS menyalurkan bantuan langsung kepada korban pada Rabu (31/12).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, kepada warga yang terdampak robohnya rumah panggung di wilayah pesisir tersebut. Langkah ini merupakan respons cepat atas musibah yang dialami Edy Mulyono (71) dan Nurhafisah (71).
Peristiwa nahas itu terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Rumah panggung yang mereka tempati ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Cuaca ekstrem berupa angin kencang serta pasang air laut turut memperparah struktur rumah hingga akhirnya roboh.
Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian, Habib Soleh menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Batam menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta untuk membantu meringankan beban korban pascakejadian.
“BAZNAS Kota Batam hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Kami menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta, semoga dapat meringankan beban korban dan membantu memenuhi kebutuhan dasar sementara,” ujar Habib Soleh.
Ia juga berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi keluarga korban agar tetap tabah dan kuat menghadapi ujian.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi penguat bagi keluarga korban untuk bangkit kembali. InsyaAllah, BAZNAS akan terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Edy Mulyono mengaku sangat bersyukur atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Batam.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Batam atas bantuan dan kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan semua pihak yang telah membantu,” ujar Edy dengan haru.
BAZNAS Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah kepulauan. Upaya ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah musibah yang menimpa warga. (*)
batampos – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkap adanya pergeseran signifikan pola ancaman terorisme di Indonesia. Jika sebelumnya didominasi aksi kekerasan fisik, kini penyebaran ideologi radikal semakin masif melalui ruang digital, termasuk menyasar anak-anak dan remaja lewat game online.
Kepala BNPT Eddy Hartono menegaskan, meskipun kondisi keamanan nasional relatif terkendali, ancaman terorisme di ruang digital justru terus berkembang dan memerlukan perhatian serius, khususnya terhadap kehidupan anak dan remaja.
Hal tersebut disampaikan Eddy saat memaparkan Laporan Akhir Tahun BNPT 2025 di Jakarta, Rabu (31/12). Menurutnya, propaganda terorisme kini lebih banyak memanfaatkan media sosial dan platform digital.
“Ancaman terorisme di ruang digital semakin berkembang. Propaganda, perekrutan, dan pendanaan banyak dilakukan melalui media sosial dan platform digital, termasuk dengan menyasar kelompok usia anak,” kata Eddy.
Sepanjang tahun 2025, BNPT mencatat sebanyak 21.199 konten bermuatan intoleransi, radikalisme, dan terorisme (IRT) beredar di ruang digital. Konten tersebut didominasi propaganda, pendanaan, serta perekrutan, dengan pola komunikasi yang disesuaikan dengan karakter anak dan remaja.
Eddy menjelaskan, proses radikalisasi melalui media digital berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Jika sebelumnya membutuhkan waktu 2 hingga 5 tahun, kini radikalisasi dapat terjadi hanya dalam 3 hingga 6 bulan.
“Ancaman tersebut berdampak langsung pada kelompok anak,” ujarnya.
BNPT juga mengungkapkan bahwa Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 112 anak di 26 provinsi. Anak-anak tersebut teridentifikasi terpapar radikalisme melalui ruang digital, mulai dari interaksi dengan konten terorisme, kerentanan psikologis, hingga keterlibatan dalam fenomena lone actor tanpa pertemuan fisik.
“Anak-anak yang terpapar menjadi perhatian serius negara. BNPT bersama Tim Koordinasi Perlindungan Khusus bagi Anak Korban Jaringan Terorisme terus memastikan rehabilitasi, pendampingan psikososial, serta perlindungan hak anak berjalan optimal,” jelas Eddy.
Temuan tersebut sejalan dengan Kajian Tren Terorisme Indonesia 2023–2025 yang disusun Indonesia Knowledge Hub (I-KHub) BNPT bersama mitra internasional, termasuk Hedayah. Kajian itu menegaskan bahwa meski serangan fisik relatif terkendali, peperangan ideologi justru bergeser ke ruang privat anak-anak melalui media digital.
Untuk pencegahan, BNPT memperkuat strategi kontra radikalisasi melalui berbagai program, seperti Sekolah Damai, Kampus Kebangsaan, Desa Siapsiaga, serta penguatan peran Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di 36 provinsi.
BNPT juga membentuk Satuan Tugas Kontra Radikalisasi lintas delapan kementerian dan lembaga guna menyebarluaskan narasi perdamaian serta memperkuat ideologi Pancasila di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
“BNPT berkomitmen mewujudkan sistem deteksi dini dan keterlibatan dini untuk memutus mata rantai penyebaran ideologi radikal terorisme demi mendukung Indonesia Emas 2045,” tegas Eddy.
Sementara itu, Kelompok Ahli BNPT Reni Kusumowardhani menambahkan, temuan 112 anak terpapar radikalisme menunjukkan bahwa proses radikalisasi telah masuk ke ruang digital yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
“Kelompok teroris memanfaatkan kerentanan anak dan remaja melalui gim, video, meme, musik, serta narasi heroisme dan solidaritas,” ujarnya.
BNPT pun mengajak seluruh kementerian dan lembaga, masyarakat, serta orang tua untuk bersama-sama menjaga ruang digital dan melindungi anak dari paparan ideologi radikal.
“Peran orang tua sangat penting dalam meningkatkan literasi digital dan sense of awareness, agar anak berani menolak serta melaporkan konten berbahaya,” pungkas Reni. (*)