Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 4818

Beredar Uang Mutilasi Pecahan Rp 100 Ribu, Ketahui Ciri-cirinya Agar Tak Tertipu

0

batampos – Viral di media sosial terkait fenomena keberadaan uang mutilasi atau uang setengah asli dan setengah palsu. Adapun uang mutilasi yang beredar yakni pecahan Rp 100 ribu.

Berdasarkan unggahan banyak akun di media sosial X (sebelumnya Twitter), video uang mutilasi tersebut banyak beredar di grup-grup WhatsApp masyarakat.

“Nemu di group WA. Kemarin ada uang 2000 diwarnai biar jadi 20 ribu. Sekarang ada beginian. Hati-hati, mulai beredar uang 100ribu mutilasi, sebagian asli, bagian lainnya palsu,” cuit akun @InfosupprterID, dikutip Kamis (7/9).

Adapun video uang mutilasi yang diunggah warganet sama. Bersuarakan seorang perempuan yang meminta masyarakat berhati-hati serta menyebutkan ciri-ciri uang mutilasi.

“Ini contoh uang mutilasi, ada sambungannya,” kata seorang perempuan yang merekam video sembari menunjukkan bentuk uang pecahan Rp 100 ribu yang dimutilasi alias disambung uang palsu.

Kemudian disahut oleh seorang perempuan lain yang menyebut bahwa ciri lain dari uang mutilasi adalah nomor seri yang berbeda. Dia menyebut, seharusnya nomor seri dalam satu uang itu sama.

“Nomor serinya beda ini, antara nomor seri di sebelah kiri dan kanan uang,” ujar perempuan sembari menunjukkan lokasi nomor seri dalam selembar uang Rp 100 ribu.

Dalam video yang beredar tersebut, perekam juga meyakinkan bahwa uang mutilasi adalah uang sambungan yang terdiri uang asli dan uang palsu.

“Jadi mutilasi itu setengah palsu setengah asli ya dan ini enggak diterima di bank gaes,” tuturnya.

Perekam video juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap uang mutilasi yang beredar tersebut. “Hati hati ya buat teman-teman sekarang banyak nih, uangnya setengah palsu, setengah asli atau uang mutilasi,” pungkasnya. (*) 

Reporter: JP Group

Pemprov Kepri Gesa Penyusunan Ranperda RUED

0
F. HUMAS PEMPROV KEPRI UNTUK BATAM POS
GUBERNUR Kepri Ansar Ahmad menggelar pertemuan bersama BP3K2NA di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (5/9).

batampos-Pemprov Kepri bergegas menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Kepri 2023-2050 mendatang. Regulasi ini akan dijadikan pijakan untuk pengelolaan energi di wilayah Provinsi Kepri.

“Ranperda RUED ini disusun sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, yang mengharuskan pemerintah daerah menyusun rencana umum energi daerah dengan mengacu pada rencana umum energi nasional,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (7/9) di Tanjungpinang.

Menurut Gubernur, Ranperda RUED ini perlu segera ditetapkan sebagai bagian penting dalam rangka mewujudkan visi pengelolaan energi nasional. Yakni, terwujudnya pengelolaan energi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan dengan memprioritaskan pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi dalam rangka mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional.

BACA JUGA: Dinilai Melanggar Perda, Satpol PP Hentikan Aktivitas Pembangunan Batas Ruko Milik Warga

“Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Kepulauan Riau berisi proyeksi permintaan dan pasokan energi hingga tahun 2050 yang disertai dengan kebijakan, strategi, program dan kegiatan untuk mendukukung pencapaian sasaran perencanaan energi daerah tersebut,” jelasnya.

Ditegaskannya, permasalahan dalam sektor energi di Provinsi Kepri secara garis besar meliputi kebutuhan energi dan penyediaan energi. Kebutuhan energi di wilayah ini terus meningkat seiring dengan perkembangan sektor ekonomi seperti industri, bisnis, transportasi, dan kawasan ekonomi khusus.

“Sementara itu, penyediaan energi di Provinsi Kepri masih bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi dan gas alam,” jelasnya lebih lanjut.

Menyiasati persoalan ini, perlu mengembangkan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai sumber energi alternatif di Kepri. Proyeksi permintaan energi final dari sumber EBT seperti biosolar akan meningkat dan diharapkan dapat mensubstitusi energi fosil.

“Minyak tanah, minyak solar, minyak disel, dan avtur diharapkan sudah tidak ada lagi pada tahun 2050. Permintaan batubara masih sedikit meningkat untuk memenuhi kebutuhan PLTU batubara yang masih beroperasi,” paparnya.

Ia berharap, melalui Ranperda RUED ini, dapat menjadi arah serta acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan pemanfaatan energi ditingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun pelaku usaha, untuk bersama-sama mewujudkan visi energi daerah di Provinsi Kepri. Yakni, tersedianya pasokan energi yang cukup dengan mengembangkan potensi energi setempat secara optimal, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur energi yang berwasan lingkungan, meningkatkan pemanfaatan sumber energi khususnya EBT dan tenaga listrik untuk menjamin ketersediaan pasokan listrik yang aman dan ramah lingkungan,” tutup Gubernur. (*)

reporter: jailani

Pipa SPAM Batam Bocor Lagi, Tiga Kecamatan Terdampak

0
PIPA AIR
Ilustrasi, perbaikan pipa bocor. 

batampos – Pipa SPAM Batam bocor lagi, di depan Pintu 4 Batamindo, Muka Kuning, Batam. Akibatnya, ada tiga kecamatan yang terdampak. 

Kebocoran pipa ini dibenarkan oleh Corporate Commu­nication (Corcom) SPAM Batam, Ginda Alamsyah. “Iya  benar,” kata  Ginda. 

Saat ini, petugas SPAM Batam sedang melakukan pengerjaan dan memperbaiki kebocoran pipa  800mm tersebut. 

Sembari menunggu pengerjaan tersebut, akan berdampak  terhadap suplai pelayanan air bersih, air kecil dan berhenti sementara waktu. 

Area terdampak dari kebocoran pipa ini, mulai dari Batuaji, Marina, Saguba, Batam Centre, Tanjunguncang, Kavling Lama dan sekitarnya.

Selama air tidak mengalir ke perumahan warga. SPAM BP Batam menyiagakan mobil tangki air bersih, untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1×24 jam. 

Untuk mendapatkan pelayanan mobil tangki ini, dapat dikoordinir oleh ketua RT/ RW setempat. Lalu, menyampaikannya melalui layanan saluran resmi kepelangganan Air Batam Hilir. (*)

Minggu Depan, BU SPAM BP Batam Mulai Lakukan Pembangunan Jaringan Baru

0

 

Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam telah melaksanakan MC-0, untuk pembangunan jaringan pipa baru ke daerah yang memiliki kontur tanah (elevasi) yang tinggi.

spam batam
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano

Mutual check awal atau biasa yang disebut MC-0 ini, merupakan kegiatan penghitungan kembali volume item pekerjaan dan disesuaikan antara gambar rencana dengan kondisi lapangan. Sehingga bisa mendapatkan volume actual yang sesuai dengan kondisi real pekerjaan.

“Beberapa waklu lalu telah kita laksanakan MC-0 untuk pembangunan jaringan ini. Mulai dari pengukuran dan sebagainya,” Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano, Jumat (8/9/2023).

Ia melanjutkan, setelah dilaksanakan MC-0 beberapa waktu yang lalu, pihaknya langsung menyiapkan seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk penguatan jaringan baru tersebut. Termasuk, memesan pipa berukuran 200 mm dan penyiapan IPA 20 lpd di Dam Sei Harapan Sekupang.

“Semua sudah kita pesan, kemungkinan minggu depan sudah bisa jalan dan alat-alat berat sudah bisa turun ke lokasi,” katanya.

Untuk penguatan jaringan ini, BU SPAM BP Batam akan membangun jaringan baru di kawasan Tiban V. Jaringan baru ini akan dibangun sepanjang 2,2 kilometer dengan pipa 200 mm dan ditambah dengan IPA 20 lpd di Dam Sei Harapan.

Pembangungan ini, dilaksanakan untuk mengatasi persoalan air di wilayah Patam Lestari, Perumahan Woodland, Perumahan Cipta Green Mansion dan daerah sekitarnya.

Selanjutnya, pekerjaan yang sama juga dilakukan untuk kawasan Sagulung Baru. BU SPAM BP Batam akan menambah jaringan pipa baru berukuran 200 mm.

Untuk kawasan Sagulung Baru, BU SPAM BP Batam akan memperpendek jarak dari pipa utama. Sehingga, suplai air akan lebih cepat sampai ke daerah elevasi tinggi di kawasan Sagulung Baru.

Dengan penambahan pipa 200 mm sepanjang 2,4 kilometer, akan dapat mengaliri sekitar 2.000 sambungan di wilayah Sagulung Baru, Seibinti dan Seilekop.

Terakhir, pembangunan jaringan pipa baru di wilayah Tanjunguncang. Jaringan pipa ini untuk daerah Sumberindo, Central Park dan daerah sekitarnya.

Denny menambahkan, penguatan jaringan ini merupakan perintah dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada pihaknya, agar terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Kota Batam.

“Untuk pekerjaannya nanti akan dilakukan secara serentak. Estimasi kita untuk penguatan jaringan ini sekitar 1 bulan, jika tidak ada kendala di lapangan,” imbuhnya. (*)

Minggu Depan, BU SPAM BP Batam Mulai Lakukan Pembangunan Jaringan Baru

0

 

Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam telah melaksanakan MC-0, untuk pembangunan jaringan pipa baru ke daerah yang memiliki kontur tanah (elevasi) yang tinggi.

spam batam
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano

Mutual check awal atau biasa yang disebut MC-0 ini, merupakan kegiatan penghitungan kembali volume item pekerjaan dan disesuaikan antara gambar rencana dengan kondisi lapangan. Sehingga bisa mendapatkan volume actual yang sesuai dengan kondisi real pekerjaan.

“Beberapa waklu lalu telah kita laksanakan MC-0 untuk pembangunan jaringan ini. Mulai dari pengukuran dan sebagainya,” Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano, Jumat (8/9/2023).

Ia melanjutkan, setelah dilaksanakan MC-0 beberapa waktu yang lalu, pihaknya langsung menyiapkan seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk penguatan jaringan baru tersebut. Termasuk, memesan pipa berukuran 200 mm dan penyiapan IPA 20 lpd di Dam Sei Harapan Sekupang.

“Semua sudah kita pesan, kemungkinan minggu depan sudah bisa jalan dan alat-alat berat sudah bisa turun ke lokasi,” katanya.

Untuk penguatan jaringan ini, BU SPAM BP Batam akan membangun jaringan baru di kawasan Tiban V. Jaringan baru ini akan dibangun sepanjang 2,2 kilometer dengan pipa 200 mm dan ditambah dengan IPA 20 lpd di Dam Sei Harapan.

Pembangungan ini, dilaksanakan untuk mengatasi persoalan air di wilayah Patam Lestari, Perumahan Woodland, Perumahan Cipta Green Mansion dan daerah sekitarnya.

Selanjutnya, pekerjaan yang sama juga dilakukan untuk kawasan Sagulung Baru. BU SPAM BP Batam akan menambah jaringan pipa baru berukuran 200 mm.

Untuk kawasan Sagulung Baru, BU SPAM BP Batam akan memperpendek jarak dari pipa utama. Sehingga, suplai air akan lebih cepat sampai ke daerah elevasi tinggi di kawasan Sagulung Baru.

Dengan penambahan pipa 200 mm sepanjang 2,4 kilometer, akan dapat mengaliri sekitar 2.000 sambungan di wilayah Sagulung Baru, Seibinti dan Seilekop.

Terakhir, pembangunan jaringan pipa baru di wilayah Tanjunguncang. Jaringan pipa ini untuk daerah Sumberindo, Central Park dan daerah sekitarnya.

Denny menambahkan, penguatan jaringan ini merupakan perintah dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada pihaknya, agar terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Kota Batam.

“Untuk pekerjaannya nanti akan dilakukan secara serentak. Estimasi kita untuk penguatan jaringan ini sekitar 1 bulan, jika tidak ada kendala di lapangan,” imbuhnya. (*)

Belum Serahkan PSU, Jalan Perum TMK Diaspal Pakai Dana APBD

0
Jalan Perum TMK yang sudah diaspal

batampos– Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Karimun, Muhammad Zulfan ST MM menegaskan, Pengembang Perumahan Taman Mutiara Karimun (TMK) belum menyerahkan aset fasilitas Prasarana Sarana dan Utilitas Umum (PSU) kepada pemerintah daerah.

Nyatanya, jalan utama Perum TMK telah dilakukan pengaspalan menggunakan APBD. Pengaspalan jalan utama Perum TMK termasuk dalam belanja peningkatan jalan tersebar Pulau Karimun senilai Rp2,4 miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karimun.

“Setahu saya, baru dua dari 15 pengembang yang sudah melakukan serahterima aset PSU. Jadi, penyerahan aset PSU Perum TMK belum kami terima,” beber Zulfan, Kamis (7/9) kemarin.

Zulfan mengaku, saat ini pihaknya gencar melakukan penarikan aset-aset PSU dari pengembang. Dengan demikian pemerintah bisa mengelola, dan melakukan pemeliharaan aset-aset PSU tersebut.

“Kami berupaya meminta pengengembang untuk segera menyerahkan aset PSU yang sudah dibangun lebih dari setahun. Nyatanya, aset belum diserahkan, fasilitas PSU sudah dikerjakan,” ujar Zulfan.

Dijelaskan Zulfan, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 9 Tahun 2019 bahwa pemerintah bisa masuk melakukan pembangunan PSU di dalam kawasan perumahan atau BTN jika pihak developer sudah melakukan penyerahan aset PSU itu.

“Jadi jelas, seharusnya Dinas PUPR bisa mengimbangi atau menunjang kinerja Dinas Perkim dalam upaya mempercepat proses penyerahan PSU perumahan,” tegas Zulfan.

Hingga Agustus 2023, baru dua dari 15 pengembang di Kabupaten Karimun yang sudah menyerahkan aset Prasarana, Sarana Utilitas Umum (PSU) ke Pemerintah Kabupaten Karimun.

BACA JUGA: Baru Dua Pengembang yang Serahkan Aset PSU ke Pemkab

Dua pengembang tersebut yakni PT Limat Bahagia Bersama yang membangun perumahan Dang Merdu III, dan PT Sinar Suman Pryanto dengan Griya Harjosari Asri.

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Karimun, Hermawan menyebutkan anggaran belanja peningkatan jalan tersebar Pulau Karimun senilai Rp2,4 miliar tersebar di tiga titik. Di antaranya, JL Perum TMK, JL. Bakti, dan JL. Pasar Puan Maimun.

“Pelaksana pembangunan berdasarkan Renja, dan Pokir, serta masukkan dari masyarakat. Makanya bisa dimasukkan ke APBD,” Hermawan.

Terkait aset PSU di Perum TMK belum diserahkan ke pemerintah daerah, Hermawan mengaku sudah ada.

“Surat penyerahan aset ada, Bang. Makanya bisa dilakukan pengaspalannya,” ucap Hermawan singkat. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Temukan Bukti Baru, Terpidana Skimming Bank Riau Kepri di Batam Ajukan PK

0
IMG 20230907 124238 scaled e1694148256299
Sidang PK terpidana kasus skimming di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (7/9). F.Yashinta

batampos – Viktor Tsetsov Genkov, warga Bulgaria yang menjadi terpidana kasus skimming mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkama Agung. Upaya PK dilakukan karena adanya novum atau bukti baru yang diprediksi dapat membebaskan terdakwa.

Sebelumnya, Viktor Tsetsov Genkov dinyatakan bersalah melakukan skimming bersama rekannya yang merugikan Bank Riau Kepri hingga Rp 1,121 miliar. Atas perbuatannya, Viktor divonis 7 tahun penjara serta denda Rp 5 miliar, dengan subsider 6 bulan penjara. Hukuman itu kemudian diperkuat melalui putusan banding di Pengadilan Tinggi hingga Kasasi di Mahkamah Agung.

Proses persidangan PK dilaksanakan di Pengadilan Negeri Batam yang dipimpin majelis hakim David P Sitorus didampingi dua hakim anggota, Kamis (7/9). Sidang PK tersebut tidak menghadirkan terpidana, namun diwakilkan oleh tim kuasa hukum terdakwa dari Law Firm Dermawan Sinurat.

Baca juga: Divonis Hakim 12 Tahun Penjara, Oknum PNS Pemko Batam Langsung Banding

“Ini sidang PK pertama saya buka.Jadi bagaimana dengan permohonan PK, apakah ada yang mau diperbaiki atau ditambah,” ujar David kepada kuasa hukum terdakwa yang mewakili terdakwa.

Kuasa hukum terdakwa, Dermawan Sinurat pun menyatakan cukup, yang kemudian sidang ditunda untuk proses selanjutnya.

Usai sidang, Dermawan mengatakan pihaknya masih berjuang untuk membuktikan kliennya Viktor tidak bersalah. Sebab, hukuman dari PN Batam hingga kasasi, dirasa tidak memenuhi rasa keadilan.

“Kami mengajukan PK, karena ada novum atau bukti baru,” ujar Dermawan yang didampingi Randy Kurniawan, tim hukum Viktor.

Baca Juga: Crane Menimpa Rumah Warga di Tanjunguncang

Menurut dia, salah satu bukti baru yakni kliennya adalah korban dari Alexander yang merupakan otak pelaku. Kliennya hanya bekerja dan dijanjikan uang oleh Alexander.

“Otak pelaku adalah Alexander yang berstatus DPO. Alexander inilah yang membujuk dan merayu klien kami, hingga melakukan perbuataan itu,” jelas Dermawan.

Karena itu, dalam permohonan PK, pihaknya meminta agar majelis hakim dapat membebaskan terdakwa dari segala putusan baik di PN Batam maupun PT.

“Kami memohon agar klien kami dibebaskan dari semua putusan, kemudian membebaskan klien kami dari penjara saat ini. Karena dia adalah korban,” pungkas Dermawan.

Baca Juga: Polisi Sisir Lokasi Lain yang Dijadikan Pusat Operasi Love Scamming di Batam

Diketahui, Viktor bersama dua rekannya, dinyatakan bersalah oleh majelis hakim telah melakukan skimming di beberapa ATM, milik Bank Riau Kepri. Atas perbuataanya itu, Bank Riau Kepri mengalami kerugiaan Rp 1,121 miliar.

Modus yang digunakan dalam skimming adalah menggunakan kamera tersembunyi pada penutup nomor pada mesin ATM. Kamera ini yang berfungsi untuk merekam PIN ATM yang ditekan oleh para nasabah yang menggunakan kartu ATM di mesin ATM tersebut.

Kemudian alat insert skimming atau biasa disebut black machine menyalin data, atau dengan sebutan iron metal. Alat-alat skimming tersebut kemudian dipasang oleh pelaku di ATM milik Bank Riau Kepri di beberapa daerah. Dari skimming itu, pelaku berhasil merestas 100 data nasabah. (*)

Reporter: Yashinta

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Lawan Ganda Korsel Perempat Final China Open

0
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menembus perempat final China Open. (PBSI)

batampos – Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menembus perempat final China Open Super 1000. Kemarin (7/9) PriFad, akronim Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, mengalahkan wakil Korsel Jeung Na-eun/Kim Hye-jeong 21-16, 21-18 di Changzhou Olympic Sports Centre.

Capaian ini jelas menjadi sinyal positif buat PriFad setelah menembus final kejuaraan dunia di Kopenhagen, Denmark (27/8). Apalagi, China Open Super 1000 juga bagian dari kejuaraan mengumpulkan poin menuju Olimpiade Paris 2024.

”Sekarang kami mau menikmati pertandingan demi pertandingan. Tidak mau berpikir terlalu jauh yang membuat permainan kami malah ragu-ragu. Itu yang cukup terasa berbeda sekarang,” kata Fadia kemarin.

Partnernya, Apriyani, menambahkan, tahun ini memang hasil yang didapat naik turun. Dia dan Fadia menjalani proses menang dan kalah.

”Kami ada di fase menurun tahun ini, tapi kami coba balik lagi di kejuaraan dunia kemarin dan alhamdulillah sudah mulai terlihat hasilnya. Kami akan terus membawa yang baik. Kepercayaan diri ini harus dijaga, pun dengan komunikasi,” ucap Apriyani.

Menghadapi jagoan Korsel hari ini, Fadia menyebut lebih siap dan sudah tahu harus bermain seperti apa. ”Kami menonton laga pasangan Korsel ini dan menganalisis permainan mereka, lalu menyiapkan semuanya. Semoga semua berjalan lancar dari awal sampai akhir,” jelas Apriyani.

Di babak perempat final, PriFad sekali lagi bertemu wakil Korsel Baek Ha-na/Lee So-hee. Rekor pertemuan PriFad versus Baek/Lee masih tertinggal 1-2.

Sementara di tunggal putra, Shesar Hiren Rhustavito bakal menghadapi rekan senegaranya, Jonatan Christie, setelah keduanya bisa menang di 16 besar. Vito, sapaan akrab Rhustavito, menaklukkan wakil Malaysia Ng Tze Yong 18-21, 21-11, 22-20. Sedangkan Jonatan Christie sukses mengalahkan wakil Kanada Brian Yang 12-21, 21-15, 21-14.

Jelang melawan Vito, Jojo, sapaan Jonatan Christie, menyikapinya dengan rileks. ”Siapa saja yang menang tetap Indonesia. Tapi, jujur hari ini (kemarin) saya merasa bermain kurang bagus dibandingkan babak pertama lalu,” sebut Jojo. Secara head-to-head, Jojo memang masih digdaya dengan rekor 4-1 atas Vito.

Pertemuan terakhir keduanya berlangsung di babak 16 besar Indonesia Masters 2023. Saat itu Jojo menang 21-16, 21-15.

Di sisi lain, ganda campuran seolah belum bisa menunjukkan permainan terbaiknya. Tiga wakil berguguran dan membuat Indonesia tanpa wakil di sektor ini pada perempat final.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dikalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsire Taerattanachai 16-21, 13-21, Dejan Ferdinansyah/Gloria E. Widjaja ditundukkan Zheng Siwei/Huang Yaqiong 5-21, 17-21, dan Praveen Jordan/Melati Daeva ditaklukkan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing 21-18, 19-21, 12-21.

”Kami kalah start di game pertama karena kami kaget dan kurang siap dengan sisi lapangan yang sangat berangin. Jadi, sulit untuk mengontrol pengembalian bola,” tutur Gloria. (*)

 

 

Reporter: JPgroup

 

Pastikan Harga Komoditi Masih Stabil, Pemko Belum Gelar Pasar Murah

0
OPerasi Pasar Gerakan Pangan Murah 2 F Cecep Mulyana scaled e1687782707967
Ilustrasi: Sejumlah ibu-ibu membeli kebutuhan pokok dan sayuran saat operasi pasar gerakan pangan murah di Vila Pesona Asri Batamkota, Senin (26/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam memastikan harga komoditi di Batam masih stabil. Karena itu, pihaknya belum memutuskan waktu pasti gelaran operasi pasar murah digelar.

“Sudah memastikan harga, jadi belum kami tentukan kapan waktu operasi pasar murah,” ujar Kadisperindag Kota Batam Gustian Riau.

Meski begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam. Yang mana koordinasi itu juga menggelar rapat dan memutuskan gelaran operasi pasar belum digelar bulan September ini.

Baca Juga: Beras dan Cabai Penyumbang Inflasi di Batam, Segini Harganya

“Harga-harga masih aman. Kemarin juga habis rapat dengan distributor, jadi memang belum gelar pasar murah bulan September ini, ” jelas Gustian.

Menurut Gustian, adapun gelaran pasar murah nantinya, tujuanya untuk menekan inflasi daerah. Bukan untuk menekan harga, karena menilai harga komoditi masih stabil.

“Untuk komoditi masih stabil, jadi lebih untuk menekan inflasi,” sebut Gustian.

Baca Juga: Polisi Sisir Lokasi Lain yang Dijadikan Pusat Operasi Love Scamming di Batam

Sementara, Ketua Asosiasi Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengaku pihaknya siap kapanpun dibutuhkan untuk gelaran operasi pasar. Apalagi, tujuanya untuk mendukung kegiatan positif pemerintah untuk masyarakat.

“Kami siap kapan saja, menunggu jadwal pemko, kami siap,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Polisi Sisir Lokasi Lain yang Dijadikan Pusat Operasi Love Scamming di Batam

0
image1 8 scaled e1693362940767
Polisi menggerebek lokasi sindikat love scamming, judi online, dan pemerasan di Kawasan Industri Kara, Batam Kota, Selasa (29/8). F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Divhubinter Interpol Polri dan Ministry of Public Security Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terus berupaya membongkar sindikat love scamming di Batam, Kepulauan Riau. Rangkaian pendalaman dilakukan untuk mencari aktor intelektual kejahatan transnasional tersebut, usai dibekuknya 132 WN China di wilayah Batam.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, mengatakan saat ini masih proses pendalaman untuk orang yang memfasilitasi pelarian 42 WNA China ke Pulau Kasu, dan Pulau Bontong di Belakang Padang.

“Yang jelas kami masih pendalaman dari barang bukti yang diamankan seperti uang tunai Rp 79 juta. Tentunya pihak yang membantu tersebut sedang kami selidiki keberadaannya,” ujarnya, Kamis (7/9).

Baca Juga: Dua Kapal Perang Buatan Batam Diresmikan Kasal

Adapun WNI yang ditahan, saat ini masih diperiksa mengenai perannya memfasilitasi dan membantu para WNA menyeberang ke hinterland. Ada satu translator, dia yang diminta membantu untuk menanyakan kebutuhan pelaku.

“Masih saksi dan ditahan untuk proses pendalaman,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diintruksikan agar bersembunyi di Pulau Kasu dan Pulau Bontong sampai situasi aman.

Seluruh tersangka love scamming ditangkap di rumah warga. Sementara orang yang memfasilitasi tersebut melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.

“Dan identitas sudah kami dapati dan sedang kami kejar untuk segera ditahan,” jelasnya.

Beberapa hari ini pihaknya terus melakukan pengembangan dari satu informasi dan petunjuk mengenai sindikat love scamming ini yang berada di Batam. Mulai dari penyisiran dan penyelidikan di satu lokasi ke lokasi lainnya.

Baca Juga: Dipanggil Disdik Batam, Ini Harapan Guru yang Berani Tolak Jual Beli Buku LKS

Satu lokasi telah ditemukan di daerah Batamcenter, didalam lokasi tersebut terdapat beberapa ruang tempat mereka melakukan kejahatan love scamming.

“Lokasi itu masih selidiki lebih lanjut. Artinya masih terus mengembangkan perkara ini sampai diyakini Batam tidak dijadikan lokasi love scamming,” jelasnya.

Dan yang paling berarti dalam operasi penangkapan ini, polisi berhasil membekuk buronan yang paling dikejar dan dicari oleh kepolisian China yaitu Lin Yin Xiang.

“Awalnya tidak menyangka, setelah dilihat ciri-ciri yang bersangkutan memang benar adalah orang yang dicari. Perannya sebagai pengatur perencana dan salah satu pemimpin yang berhubungan dengan pelaku yang lebih besar lagi dalam kelompok ini,” sebutnya.

Sementara itu, informasi para pelaku ini mencoba kabur melalui jalur laut menuju Malaysia, tidak ditemukan. Ketika proses penangkapan, tidak ada indikasi untuk kabur melalui jalur tikus.

“Karena kami tidak menemukan perahu besar atau boat. Jadi mereka ini bersembunyi di dalam rumah,” ujarnya.

Polisi juga belum bisa memastikan berapa jumlah keseluruhan kelompok ini. Hasil dari penyelidikan sejauh ini belum ada ditemukan korban WNI. Semua korban adalah WN China. (*)

 

Reporter: Azis Maulana