Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 4820

Mencuri Ikan Selama 17 Tahun, 2 Kapal Ikan Asal Vietnam Ditangkap

0
IMG 0633 scaled e1693408828498
Dua kapal ikan asal Vietnam beserta kru ditangkap dan dikawal. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Korps Kepolisian Air dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Korpolairud Baharkam Polri) kembali menangkap 2 unit kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam di Perairan Natuna Utara.

Selain kapal, polisi mengamankan 18 orang WN Vietnam yang terdiri dari 2 nahkoda dan 16 anak buah kapal (ABK). Kemudian, polisi menyita barang bukti 500 kilogram ikan campuran dan, 2 set jaring trawl.

Kasubdit Patroliair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Dadan mengatakan penangkapan KIA ini dilakukan Kapal Patroli KP. Bisma – 8001 pada Sabtu (26/8) malam. Saat itu terdeteksi 2 unit kapal yang tengah melakukan penangkapan ikan dititik koordinat 05’56.0 LU – 105’48.2 BT.

“Oleh komandan kapal partoli dilakukan pengecekan, dan dilakukan pemeriksaan. Kapal tersebut tidak memiliki dokumen yang sah yaitu SIPI dan SIUP di Perairan Natuna Utara,” ujar Dadan di Pelabuhan Batuampar, Rabu (30/8) pagi.

Baca Juga: Jual Teh Hijau Premium Palsu, Warga Bengkong Jadi Terdakwa

Adapun KIA yang diamankan yakni KG 93824 TS dan KG 93825 TS. KIA ini memiliki modus pencurian pada malam hari, dan meninggalkan perairan Indonesia pada pagi hari.

“Mereka masuk malam hari dan kembali jelang pagi untuk menghindari kapal patroli,” kata Dadan.

Namun, kata Dadan, saat penindakan tersebut butuh waktu yang lama. Sebab, pihaknya mendapatkan hambatan dari Coast Guard Vietnam.

“Kapal ini mengambil ikan dikawal coast guard. Mereka (coast guard) berupaya agar kapal itu tidak ditangkap dengan berbagai alasan,” ungkapnya.

Dari pengakuan nahkoda dan ABK, mereka sudah mencuri ikan di Perairan Indonesia selama 17 tahun. Dalam setahun, mereka menangkap ikan sebanyak 540 ton atau setara Rp 435 miliar.

Baca Juga: 2 DCS Terindikasi Pernah Dipidana Penjara, KPU Tindaklanjuti Temuan Bawaslu Batam

“Tentunya upaya pencegahan selalu kita lakukan dan unsur maritim melakukan hal yang sama. Tekad kita untuk mengamankan perairan dan menjaga kekayaan laut Indonesia,” tutupnya.

Dalam penindakan ini, Korpolairud Baharkam Polri menetapkan 2 orang tersangka yang merupakan nahkoda KIA. Mereka yakni Le Minh Soan, dan Nguyen Thanh Xuan.

Sementara Kepala PSDKP Batam, Turman Hardianto Maha mengatakan Perairan Natuna hingga saat ini merupakan target utama pencurian ikan para nelayan Vietnam. Hal ini disebabkan tingginya permintaan produk ikan oleh warganya.

“Permintaan itu tidak memugkinkan disuplai, karena wilayah lautnya. Untuk penindakan ini nanti kita lakukan gelar perkara, aspek-aspek pelanggaran sudah ditentukan, mereka menggunakan troll dan dilarang digunakan di Indonesia,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

SKS Jadi 45 Jam, IPK Tak Hanya Huruf atau Angka

0
Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Istimewa)

batampos – Ekosistem di perguruan tinggi betul-betul direformasi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Kebudayaan (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Tak hanya mengubah standar kompetensi kelulusan, ia juga mengganti standar proses pembelajaran dan penilaian mata kuliah.

Dalam standar proses pembelajaran, Nadiem mengubah aturan mengenai Satuan Kredit Semester (SKS). Jika sebelumnya, beban belajar bagi mahasiswa per satu SKS sama dengan 50 jam pembelajaran per minggu, ditambah pula penugasan terstruktur 60 menit per minggu hingga kegiatan mandiri selama 60 menit per minggu. Maka, kini semua dipangkas.

Nadiem menilai, pengaturan SKS ini sudah sudah tidak relevan lagi di era saat ini. ”Kita harus mengatur berapa lama di ruang kelas, berapa lama jam waktu PR, kegiatan mandiri berapa. Ini sudah tidak relevan lagi,” ujarnya.

Karenanya, dia mengubah aturan 1 SKS menjadi 45 jam per semester. Itu pun, pendistribusian pemenuhan SKS ini ditentukan sepenuhnya oleh masing-masing perguruan tinggi sesuai dengan karakteristik tiap mata kuliah. Sehingga, diharapkan pemenuhan SKS tidak sebatas pada kegiatan belajar di kelas.

”Setiap mata kuliah, setiap prodi akan punya standarnya sendiri. Kalau mayoritas atau 70 persen dari waktunya adalah project-based, tentu ini tidak bisa dilakukan kalau standarnya sangat kaku dan prescriptive,” ungkapnya.

Kemudian, untuk penilaian mata kuliah, Mantan Bos Gojek ini tak ingin hanya mengandalkan huruf dan angka. Mulai saat ini, dia turut menerapkan agar Indeks Prestasi (IP) bisa juga dalam bentuk lulus atau tidak lulus (pass-fail).

Aturan ini nantinya dikhususkan untuk mata kuliah yang berbentuk kegiatan di luar kelas. Seperti, kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang bermitra dengan industri dengan bentuk pelatihan tertentu dalam satu semester. Menurutnya, akan sangat merepotkan bila prodi dan industri harus menentukan grade scale sesuai dengan aturan penilaian sebelumnya.

”Industrinya nggak peduli itu grade scale. Industrinya cuma ingin tahu pass atau tidak. Ini anak kompetensinya sudah cukup atau tidak,” jelasnya. Menariknya lagi, pass-fail ini tidak dihitung dalam indeks prestasi kumulatif (IPK).

”Jadi pass-fail itu dapat SKS-nya, tapi tidak berdampak pada IPK,” sambungnya.

Kalangan akademisi menyambut baik aturan baru sistem penjaminan mutu yang diumumkan Nadiem. Termasuk soal kewajiban membuat skripsi yang tidak diwajibkan lagi. Dukungan itu disampaikan guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie. Dia menyambut baik terbitnya Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Tholabi mengatakan, peraturan itu menjadi titik pijak bagi pendidikan tinggi di Indonesia untuk melompat lebih baik ke depan. Menurutnya, simplifikasi standar nasional pendidikan harus dibaca sebagai upaya negara untuk mendesain pendidikan tinggi untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan tidak berjarak dengan realitas sosial.

“Desain pendidikan tinggi di Indonesia harus mengikuti perkembangan tuntutan zaman,” katanya. Aturan baru itu bagian dari upaya mendekatkan sistem pendidikan dengan realitas di lapangan.

Tholabi menyebutkan pekerjaan rumah yang harus dilakukan saat ini adalah segera merumuskan standar pendidikan di level perguruan tinggi serta pedoman teknis lainnya. Seperti soal lulus sarjana tidak harus menulis skripsi. Kemudian tidak ada kewajiban publikasi tugas akhir bagi program doktor dan magister. “Ketentuan itu harus dirumuskan lebih detail dan implementatif di lapangan dengan tanpa mengurangi mutu yang dihasilkan,” jelasnya.

Dia mengatakan kebijakan baru itu harus dimaknai sebagai upaya pemerintah memberikan kemudahan melalui penyederhanaan lingkup standar, standar kompetensi lulusan, dan standar proses pembelajaran dan penilaian. Kemudian juga dalam rangka memperluas ruang gerak perguruan tinggi untuk melahirkan inovasi. Karena baginya, inovasi hanya bisa dilakukan dengan ruang gerak yang luas.

Tholabi juga menyinggung keberadaan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi poin penting atas aturan baru itu. Menurut dia, kecerdasan buatan telah mendisrupsi aktivitas ilmiah di lingkungan lembaga pendidikan, khususnya di pendidikan tinggi.

Dia mengatakan kecerdasan buatan semakin menguatkan tradisi bertanya dan langsung menemukan jawabannya dari robot. Kebiasaan baru ini menggusur tradisi berpikir. “Padahal, pengetahuan itu basisnya adalah cogito ergo sum, pikiran,” tandasnya.

Sementara Pengamat Pendidikan Universitas Paramadina Totok Amin Soefijanto menuturkan, skripsi memang momok menakutkan untuk mahasiswa. Namun, kebijakan mengganti skripsi menjadi tugas akhir perlu untuk dikaji. “Tepat atau tidaknya bergantung kriteria dan kompetensi sarjana yang dihasilkan tiap universitas,” jelasnya.

Yang pasti, perguruan tinggi harus berupaya menjaga mutu lulusannya. Salah satunya, lewat tugas akhir. Tahap ini penting untuk memastikan lulusannya dapat mengambil peran di masyarakat. “Baik menjadi pegawai atau pun pengusaha,” terangnya.

Menurutnya, skripsi biasanya menjadi ganjalan karena beberapa hal. Diantaranya, mahasiswa tidak serius mengerjakan atau malah perguruan tinggi kurang proaktif membantu mahasiswa di tahun- tahun akhir. “Kegagalan skripsi itu karena banyak faktor,” jelasnya.

Bahkan, faktor ekonomi mahasiswa juga sangat mempengaruhi. Seharusnya, universitas juga jangan abai dalam permasalahan mahasiswa di semester-semester akhir ini. “Mahasiswa mau tidak mau harus siap menghadapi skripsi atau tugas akhir,” jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Jaksa Sita Aset Terpidana Kasus Korupsi Pengadaan Lahan TPA Tanjunguban

0
Pegawai Kejari Bintan memasang plang saat menyita sebidang tanah milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPU) Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara yang berada di Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (30/8/2023).  F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Beberapa aset milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPU) di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Ari Syafdiansyah, disita jaksa.

Aset yang disita berupa dua bidang tanah di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan luas sekira 834 meter persegi dan lahan seluas 571 meter persegi di Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Proses penyitaan aset disaksikan dari pihak keluarga terpidana dan pihak keluruhan maupun desa, Rabu (30/8/2023).

Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi mengatakan, aset yang disita milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Penyitaan ini setelah adanya Putusan Pengadilan Tinggi Tanjungpinang.

Dia menyebut, aset yang disita berupa lahan kosong, tanah dan bangunan di dua bidang tanah yang berada di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dan Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Tidak hanya sampai di sini, dia mengatakan, jaksa masih menelusuri aset lain milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban.

Dia menduga, ada dua aset berupa kendaraan roda empat yang masih disembunyikan.

“Masih ditelusuri aset lainnya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, jaksa menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban tahun 2018 yang merugikan negara sekira 2,44 miliar.

Selain Ari Syafdiansyah, tersangka lain adalah Supriatna alias Ujang dan Herry Wahyu yang merupakan mantan Kepala Dinas Perkim Bintan.

Ketiganya telah menjalani sidang dan putusan. Diantaranya terpidana Herry Wahyu divonis penjara 5 tahun dari semula 4 tahun. Sedangkan terpidana Ari Syafdiansyah dijatuhi vonis penjara 7 tahun yang awalnya 6 tahun. (

Suplai Air Berhenti Total, Warga Batam Beli Air Galon dan Mengungsi ke Hotel

0
IMG 20221210 WA0009 e1670756132713
Ilustrasi: Warga Batamcenter terpaksa beli air untuk penuhi kebutuhan air bersih, karena air dari SPAM Batam tidak mengalir. F. Ully untuk Batampos

batampos – Suplai air bersih Spam Batam selama 2 hari berhenti total di beberapa kawasan akibat kebocoran pipa di depan Central Sukajadi. Hal ini membuat warga mulai menjerit. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus membeli air galon.

Ira, warga Batu Ampar mengaku cukup kewalahaan karena air tak mengalir sejak Senin sore. Ia pun berharap, aliran air bersih bisa kembali normal, sehingga ia tak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli air galon.

“Untuk kebutuhan MCK dan sehari-hari pakai air galon. Berharap perbaikan pipa bocor dapat disegerakan, karena kami butuh air,” ujar Ira.

Baca Juga: Ini Wilayah yang Terdampak Kebocoran Pipa Spam Depan Central Sukajadi

Dijelaskan Ira, air galon isi ulang biasa pun sulit dicari, karena hampir seluruh warga sekitarnya membutuh air tersebut. Apalagi, sejumlah tempat air isi ulang tutup, karena tak adanya air.

“Kami terpaksa beli air galon bermerek, yang pastinya tidak murah. Kondisi lagi sulit seperti ini, malah air mati,” ujarnya.

Baca Juga: Istri Melahirkan, Suami Cabuli Anak Tiri

Hal senada diungkapkan Reni yang terpaksa mengungsi ke hotel agar bisa mendapatkan air bersih. Sebab, air di rumahnya sudah benar-benar habis total.

“Tak ada air lagi, kami terpaksa mengungsi di hotel agar bisa mandi dan lainnya dengan tenang. Hampir setiap saat ada pipa bocor, dan kami selalu menjadi korbannya,” ungkap Reni kesal. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Waspada Banjir Rob Akibat Super Blue Moon di Wilayah Pesisir Kepri

0
Banjir ROB Dalil Harahap 7 scaled e1676964987726
Banjir rob yang masuk pekarangan warga, rumah, dan jalan di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (21/2). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan ketinggian pasang air laut naik (banjir rob) akibat fenomena super blue moon. BMKG menginbau kepada warga pesisir di Kepri agar tetap waspada.

“Untuk masyarakat pesisir di beberapa wilayah di Kepri agar waspada terhadap adanya banjir rob dampak dari fenomena “Blue Moon”. Banjir rob ini bisa mempengaruhi aktifitas bongkar muat di pelabuhan dan aktifitas masyarakat yang bermukim di pesisir,” ujar Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Aprilia, Rabu (30/8).

Baca Juga: Karena Gaya Hidup, Milenial Terjebak Pinjol dan Paylater

Ia menerangkan, pada saat fenomena itu, membuat ketinggian air laut bisa naik mencapai 0,75 meter hingga 1,25 meter.

“Ketinggian air laut meningkat. Yang paling terasa itu pada kecepatan angin yang bisa mencapai 30 km per jam. Sementara normalnya itu hanya 8-10 km per jam,” katanya.

Aprilia menyebutkan, fenomena ini bisa dilihat tidak hanya di Kepri tetapi juga beberapa daerah di Indonesia.

Baca Juga: Dituntut 1 Tahun Penjara Karena Tampar Tetangga, Warga Baloi Menangis Minta Keringanan

“Jadi sangat memungkinkan bagi masyarakat bisa menyaksikan fenomena ini secara langsung, jika cuacanya cerah dan langit tidak tertutup awan,” kata Aprilia.

Fenomena itu merupakan bulan purnama, saat bulan yang posisinya di titik terdekat dengan bumi. Disebut super blue moon, karena terjadi dua kali purnama di bulan yang sama. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Penyanyi ‘Right Here Waiting’ Richard Marx Bakal Konser di Jakarta

0
Jumpa pers konser Richard Marx di bilangan Gunawarman Jakarta Selatan, Rabu (30/8). (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Penyanyi lagu ‘Right Here Waiting’ Richard Marx, dengan akan menggelar konser di Jakarta, tepatnya di Kasablanka Hall pada Kamis (5/10). Konser musisi asal Amerika Serikat ini merupakan bagian dari tur dunianya dalam rangka promosi album terbaru berjudul The Songwriter.

Menariknya, konser Richard Marx, penyanyi langganan nominasi Grammy Awards sudah dinantikan para penggemarnya di Tanah Air. Terbukti, penjualan tiket sejak resmi dibuka pada 25 Agustus 2023 lalu, tiketnya sudah terjual 50 persen lebih sampai dengan tadi siang.

Baca Juga:Anak Terlambat Bicara karena Kurang Stimulasi

“Penjuaan tiketnya sudah lebih dari 50 persen sejak dibuka tanggal 25,” ujar Hilmy Supriadi, perwakilan dari promotor Endless Live dalam jumpa pers di bilangan Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (30/8).

Dia juga mengatakan, pihaknya tidak ada keinginan untuk menambah jadwal show konser Richard Marx karena kesepakatan dengan majemen musisi yang berada di puncak popularitas pada tahun 90-an hanya untuk satu hari show. Pemilihan Kasablanka Hall sebagai tempat gelaran konser Richard Marx dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dan aksesibilitas lokasi.

“Seperti penyanyi legend lainnya, banyak di Kasablanka Hall karena nyaman. Loksinya di tengah kota dan terjangkau dari mana-mana,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada sekitar 17 lagu yang akan dibawakan Richard Marx dalam gelaran konser nanti. Beberapa lagu hits-nya dipastikan akan dibawakan seperti Right Here Waiting (didengar lebih dari 400 juta kali), Hazard, Endless Summer Nights, Now And Forever, dan lain-lain.

“Berbeda dari konser sebelumnya, Richard Marx akan tampil dengan formasi full-band di konser kali ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, Richard Marx dikenal sebagai penyanyi dengan ciri khas vokal serak tinggi dan unik. Selain dikenal dengan suara emasnya, dia juga mahir memainkan gitar dan piano.

Tak hanya itu, Richard Marx juga piawai dalam menulis lagu. Beberapa lagu ciptaannya yang telah dirilis sempat dinyanyikan oleh David Foster (The Best of Me), Kenny Rogers (What About Me), NSYNC (This I Promise You), Luther Vandross (Dance With My Father- meraih Grammy Awards sebagai Song of The Year 2004). (*)

Reporter: jp group

Kreator Konten Jadi Pekerjaan Favorit, Perlu Motivasi Kuat untuk Terus Berkarya

0
Tidak hanya merancang dan menyunting konten, Rau juga sering kali menjdi aktor tunggal dalam video-video yang bertema kecantikan yang diproduksi sendiri. (DOKUMENTASI RAUDHAH NASUTION)

batamposContent creator alias kreator konten menjadi salah satu pekerjaan yang difavoritkan. Terlebih saat ini di tengah masifnya monetisasi konten di berbagai platform media sosial (medsos). Meski demikian, secara keseluruhan ini tidak mudah. Perlu motivasi kuat sehingga kita terdorong untuk terus berkarya.

Dalam membuat konten idealnya butuh beberapa orang mulai untuk menggagas ide, memproduksi konten, menyunting, dan kemudian mengunggahnya ke medsos. Tapi bisa juga dilakukan sendiri dalam tahap memulai.

Baca juga:Suzuki Grand Vitara dan New XL 7 Hybrid Paling Diminati

Raudhah Nasution memulai perjalanan sebagai kreator konten sejak 2020. Meski belum terlalu lama, akun TikTok @Raudhahnasution yang dia jadikan sebagai platform utama untuk mengunggah konten terus berkembang. Sampai Sabtu malam (26/8), akun tersebut sudah diikuti lebih dari 374 ribu pengguna TikTok. Konten-konten yang ada di sana juga sudah ditonton oleh jutaan pasang mata.

Konsisten, Mau Belajar dari Kreator Lain

Kepada Jawa Pos pekan lalu, perempuan yang di medsos memperkenalkan dirinya dengan nama Rau itu mengakui bahwa menjadi kreator konten bukanlah perkara gampang. Mahasiswi asal Sumatera Utara tersebut menegaskan, kreator konten butuh konsistensi tinggi. Selain itu, juga kecintaan terhadap dunia kreatif.

”Saya memang hobi di bidang fotografi dan videografi,” kata Rau saat diwawancarai pekan lalu. Raudhah menambahkan, hobi itu dia geluti sejak duduk di bangku SMA. Meski belum serius, saat itu dia juga sering mengunggah konten buatannya pada akun Instagram pribadinya.

Menekuni fotografi dan videografi sampai sekarang, Rau kemudian tertantang untuk mengikuti campaign dan challenge dari sejumlah beauty brand terkenal. ”Saya terus kembangkan hobi lewat video-video yang saya posting di medsos,” ujarnya. Dia tidak menyangka, respons dari teman-temannya di Instagram sangat positif. Tidak sedikit di antara mereka yang mulai bertanya mengenai tips and trick untuk berdandan atau memakai make-up.

Pertanyaan-pertanyaan itu selalu dijawab oleh Rau melalui Instagram story. Lama-lama, interaksi Rau dengan teman-temannya di Instagram semakin intens. Mereka bahkan menyarankan Rau mengunggah kontennya di TikTok. ”Saya iseng posting di TikTok dan ternyata benar. Banyak respons positif yang saya terima dan akhirnya sampai sekarang suka posting di TikTok,” jelasnya.

Salah satu kontennya memukau lebih dari 37 juta pengguna TikTok. Rau pun bangga. Apalagi, dia membuat konten itu sendirian. Benar-benar tanpa bantuan orang lain.

Rau juga kemudian mengunggah proses pembuatan kontennya di medsos. Ternyata, video-video BTS alias behind the scene itu memperkuat personal brand-nya sebagai kreator konten. Dia mengakui bahwa menjadi kreator konten all in one tidak mudah.

”Repot banget sebenarnya,” kata Rau. Yang paling merepotkan adalah eksekusi atau proses pengambilan video. Sebab, semua harus diatur seorang diri.

”Kalau take wajah itu kan harus make-up dulu. Pokoknya, harus ekstrasabar,” terangnya. Meski dibuat seorang diri, konten-konten yang Rau unggah di akun medsosnya terkesan dikerjakan oleh banyak orang. Tidak heran, dari konten-konten itu banyak jenama yang kemudian menawarkan kerja sama. Mereka berkolaborasi untuk membuat konten.

Selama berkiprah sebagai kreator konten, Rau mengaku banyak belajar dari kreator konten yang lain. Tidak jarang, mereka berdiskusi dan saling tukar pikiran. Selain itu, dia belajar berbagai teknik pengambilan gambar dan editing video juga dari kreator konten lainnya. Semua itu dia lakoni dengan riang. ”Menurut saya, motivasi yang kuat jadi push kita untuk terus berkarya,” tandasnya. (*)

Reporter: jp group

Anak Terlambat Bicara karena Kurang Stimulasi

0
Ilustrasi anak bermain (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Ketua UKK tumbuh kembang pediatri sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Ahmad Suryawan Sp.A(K) mengatakan faktor terbesar anak yang terlambat bicara dipengaruhi dari stimulasi yang kurang dari pola pengasuhan.

“Kalau kita persentasekan 95 persen lebih karena gangguan input stimulasi sehari-hari untuk anak yang terlambat bicara, sisanya 5 persen antara gangguan pendengarannya dan gangguan daripada di otaknya,” ucapnya dokter yang kerap disapa Wawan itu dalam diskusi mengenai Urgensi Regulasi Screen Time untuk Tumbuh Kembang Anak yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Baca Juga:Mengenal Blue Moon, Fenomena Supermoon yang Muncul 30-31 Agustus

Wawan mengatakan berdasarkan pengalamannya, secara umum ada tiga poin yang memengaruhi anak terlambat bicara, pertama ada kerusakan otak yang menyangkut daripada proses aktivitas kelistrikan bicara otak anak, kedua gangguan pendengaran, ketiga disfungsi daripada input stimulasi sehari-hari.

Namun gangguan pendengaran dan gangguan otak hanya memegang peranan yang kecil sebesar 5 persen. Orang tua yang mengeluhkan keterbatasan kemampuan bicara anak pada usia 2 tahun, diartikan Wawan ada faktor stimulasi yang kurang selama lebih dari satu tahun ke belakang.

Wawan mengatakan faktor kurangnya stimulasi juga diakibatkan karena anak terlanjur kecanduan gawai yang menyebabkan waktu layar yang meningkat. Baiknya orang tua menerapkan metode time out untuk menurunkan waktu layar dan imbangi dengan aktivitas di rumah yang melibatkan interaksi.

“Imbangi kegiatan di rumah, itu sangat harus responsif, ajak interaktif dengan ada permainan fisik seperti berlari, melompat, atau non fisik seperti menggunting, menempel atau bermain air,” katanya.

Selain itu, Ketua divisi tumbuh kembang Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya ini mengatakan keterbatasan kemampuan bicara anak juga bisa disebabkan oleh banyaknya paparan bahasa lain selain bahasa baku atau bahasa ibu yang digunakan sehari-hari.

Ia mengatakan, baiknya jika anak belum fasih berbicara bahasa baku yang dipakai sehari-hari, jangan dulu dikenalkan bahasa kedua yang jarang diucapkan di sekitar lingkungannya agar anak tidak kesulitan menyerap bahasa.

“Sebaliknya, kalau di rumah itu bahasa keduanya dimasukkan setelah bahasa baku dimengerti, anak itu akan kaya Bahasa,” kata Wawan.

Ia menganjurkan untuk para orang tua jangan menggunakan dua bahasa atau bilingual pada anak yang terindikasi terlambat bicara. Tetap gunakan bahasa baku terlebih dahulu untuk memperkaya kosa kata anak. Jika sudah fasih, bahasa kedua bisa mulai diterapkan secara perlahan agar anak tidak terbebani dengan banyak bahasa. (*)

Reporter: jp group

Mengenal Blue Moon, Fenomena Supermoon yang Muncul 30-31 Agustus

0
Ilustrasi Blue Moon yang terjadi pada 30-31 Agustus 2023. (rmg.co.uk)

batampos – Blue Moon merupakan salah satu peristiwa dari fase bulan purnama, yang biasa disebut dengan Supermoon. Super Blue Moon merupakan fenomena ketiga dari empat Supermoon yang terjadi pada tahun ini.

Supermoon pertama terjadi pada 3 Juli yang disebut dengan Buck Moon. Setelah itu, terdapat Sturgeon Moon yang muncul pada 1 Agustus.

Kemudian, Blue Moon akan muncul kembali pada 30-31 Agustus, setelah terjadi pada 2021,. Lalu, rangkaian fenomena Supermoon tahun ini ditutup dengan Harvest Moon yang akan terjadi pada 29 September.

Super Blue Moon dapat diamati secara langsung dengan mata telanjang tanpa menggunakan alat bantuan apapun. Uniknya, fenomena ini akan ditemani oleh planet gas bercincin, yaitu Saturnus.

Baca Juga: Suzuki Grand Vitara dan New XL 7 Hybrid Paling Diminati

Apa itu Blue Moon?

Dilansir dari NASA, Blue Moon merupakan nama yang diberikan kepada Supermoon kedua yang terjadi dalam satu bulan kalender. Oleh karena itu, terdapat sebuah periode antara satu Supermoon ke Supermoon berikutnya, yakni sekitar 29 1/2 hari.

Jadi, ketika dua Supermoon terjadi dalam bulan yang sama, fenomena pertama selalu jatuh pada tanggal satu atau dua dalam bulan tersebut. Sementara fenomena kedua terjadi pada akhir bulan.

Dalam kasus ini, terdapat dua Supermoon yang muncul di langit Agustus 2023. Supermoon pertama terjadi pada 1 Agustus. Sementara Supermoon kedua, akan muncul pada 30-31 Agustus.

Maka, bulan dengan 31 hari mempunyai peluang lebih tinggi untuk menjadi tuan rumah Blue Moon. Menurut NASA, fenomena ini terjadi sekali setiap dua hingga tiga tahun.

Mengapa disebut Blue Moon?

Asal-usul istilah ini sebenarnya masih simpang siur dan banyak yang memandangnya sebagai kesalahan interpretasi. Karena terdapat dua definisi dan sebenarnya Bulan tidak bewarna biru.

Akan tetapi, ada saat di mana Bulan tampak memiliki warna hijau atau biru. Hal tersebut terjadi ketika jumlah besar partikel debu atau asap berkumpul di atmosfer, yang menyaring panjang gelombang warna seperti merah dan kuning.

Setelah letusan gunung berapi Krakatau di Indonesia pada 1883, orang di seluruh dunia melaporkan melihat matahari terbenam dengan warna

Ilustrasi Blue Moon yang akan terjadi pada 30-31 Agustus 2023. (rmg.co.uk)

aneh dan Bulan yang terlihat biru.

Menurut NASA, kejadian ini sangat tidak umum sehingga ungkapan “once in a Blue Moon” diciptakan. Ungkapan tersebut memiliki arti yang merujuk kepada kejadian yang langka daripada mustahil.

Dikutip dari Space, menurut NASA Science, letusan gunung berapi lain yang juga telah tercatat menyebabkan terjadinya bulan tampak berwarna biru, yakni letusan Gunung El Chichon di Meksiko pada 1983. Letusan Gunung St. Helens pada 1980 dan Gunung Pinatubo pada 1991. (*)

Reporter: jpgroup

Menteri ATR Serahkan 2.035 Sertifikat Tanah

0
Menteri ATR/Kepala BPN RI Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat tanah milik Pemerintah Kabupaten ke Bupati Karimun di puncak GTRA Summit 2023

batampos– Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Hadi Tjahjanto yang hadir dalam pertemuan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023 di Karimun Rabu (30/8) menyerahkan 2.035 sertifikat tanah untuk rakyat Kabupaten Karimun. Kegiatan ini berlangsung di Coastal Area.

Rinciannya sertifikat yang dibagikan tersebut terdiri dari 1.275 sertifikat hasil program pendaftaran tanah distematis lengkap (PTSL), 370 sertifikat untuk masyarakat pesisir dan 390 sertifikat hasil redistribusi tanah se Provinsi Kepulauan Riau. Termasuk juga penyerahan sertifikat untuk masyarakat yang bermukim di atas air dan di wilayah pesisir.

”Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo agar masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut diberikan kepastian hukum hak atas tanahnya yang juga merupakan wujud kehadiran negara untuk rakyat. Oleh sebab itu, masyarakat sudah memiliki kepastian hukum hak atas tanah. Di sinilah bukti negara hadir untuk menyelesaikan permasalahan tanah masyarakat,” kata Hadi Tjahjanto usai membagikan sertifikat.

BACA JUGA: Presiden Batal Datang ke GTRA, Akhirnya Banyak Gubernur Diwakilkan

Hadi Tjahjanto menuturkan, dengan terbitnya sertifikat ini, maka akan mengurangi sengketa atau konflik pertanahan dan tidak ada lagi tumpang tindih. Dia pun berpesan kepada masyarakat, untuk benar-benar menjaga sertifikat yang telah diterima.

”Apabila ada yang coba-coba dengan dalih apa pun, yang namanya mafia tanah ingin menipu, jangan segan-segan untuk melaporkan. Kita tidak segan untuk menggebuk mafia tanah. Tanahnya dijaga, diberi patok yang jelas, koordinasi sama tetangga sesuai dengan surat ukur yang ada di sertifikat,” tegasnya.

Tujuannya, kata Hadi Tjahjanto, supaya suatu saat nanti apabila ada permasalahan terkait batas itu ada tandanya.

Hadi Tjahjanto kemudian mengingatkan kepada masyarakat bahwa dengan adanya sertifikat, masyarakat dapat mengakses modal ke lembaga keuangan formal. Kendati demikian, ia menekankan agar masyarakat dapat memanfaatkan akses tersebut untuk usaha yang produktif bukan konsumtif.

“Bisa diagunkan ke bank yang resmi, jangan sampai kita berikan (sertifikatnya, red) kepada rentenir yang mencekik, bunganya besar. Bisa-bisa sertifikatnya hilang. Jangan sampai kita gadai ke rentenir,” imbaunya. (*)

reporter: sandi