Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4837

KM Kelud Kembali Beroperasi, Akhir Pekan ini Tiba di Batam

0
rsz 1kapal kelud dalil harahap 7 scaled
Ilustrasi: Kapal kelud saat sandar di pelabuhan Mahkobar Batuampar, Rabu (26/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – KM Kelud akan kembali beroperasi setelah menjalani masa pemeliharaan tahunan (docking) selama 15 hari. KM Kelud dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Batuampar, Batam pada Jumat (29/9).

“Insya Allah besok hari Jumat malam. Kapal Kelud sudah mulai beroperasi kembali ke rute seperti semula,” ujar Kepala Cabang PT. Pelni Batam Muhammad Iqbal, Kamis (28/9).

Menurutnya, KM Kelud dijadwalkan akan tiba di Pelabuhan Batuampar, Batam pada 1 Oktober 2023. Kapal ini selanjutnya berangkat ke Tanjung Balai Karimun dan selanjutnya Pelabuhan Belawan, Medan pada hari Minggu (1/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Dari Belawan selanjutnya KM Kelud bertolak ke Tanjung Priok Jakarta pada Kamis (4/10),” ungkap Iqbal.

Baca Juga: Dari Singapura Lewat Bandara Changi Bakal Bebas Paspor

Diketahui, KM Kelud tidak beroperasi pada 7-22 September 2023, sehingga tidak ada perjalanan kapal tersebut dari dan ke Pelabuhan Belawan, Medan, lantaran docking. Setiap tahun kapal Pelni, termasuk KM Kelud, rutin melaksanakan docking demi menjaga kondisi fisik. Semua itu agar keselamatan penumpang jadi lebih terjamin.

Bulan September sengaja dipilih menjadi masa perawatan KM Kelud karena saat itu perjalanan laut dalam masa low season.

Bagi masyarakat Batam, KM Kelud masih menjadi pilihan utama transportasi laut di Batam. Sebab selain biaya yang cukup terjangkau dibandingkan moda transportasi lain, kapal Kelud juga memiliki jadwal yang rutin di setiap pekannya.

“Ya, kemarin memang ditunda perjalanan karena docking ini. Kalau naik pesawat kita gak sanggup, karena kami berangkatnya satu keluarga,” ujar Sanusi, warga Batam.

Baca Juga: Retribusi Parkir Tepi Jalan di Batam Naik, Ini Tarifnya

Warga Batam lainnya Iksan mengaku senang mendengar kabar selesainya proses docking KM Kelud ini. Ke depan dia berharap Pelni menyiapkan kapal pengganti setiap kali melakukan proses docking, sehingga masyarakat tetap memiliki pilihan.

“Untung cuma 15 hari docking, kalau sampai satu bulan ya repot juga. Apalagi kami yang hari-hari menggunakan transportasi ini,” tuturnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Cek Kesehatan Jantung lewat “MENARI”

0
Guru Besar Aritimia Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K) saat memperagakan gerakan “MENARI” atau meraba nadi sendiri untuk mengecek kesehatan jantung dengan mudah dari detak nadi di Jakarta, Selasa (26/9/2023). (ANTARA/Livia Kristianti)

batampos– Ini cara mudah bagi masyarakat untuk bisa mengecek kesehatan jantungnya lewat kegiatan bernama Meraba Nadi Sendiri atau “MENARI”.

“Ini satu cara mudah untuk mendeteksi kelainan irama jantung. Caranya dengan menempatkan tiga jari (jari telunjuk, jari tengah, jari manis) ke bagian lengan kita lalu raba pelan saja sampai merasakan detak nadi yang juga detak jantung kita. Kita hitung selama 30 detik ada berapa ketukannya,” kata Guru Besar Aritimia Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K).

Setelah mendapatkan hasil ketukan selama 30 detik, hasil tersebut perlu dikalikan dengan angka dua agar bisa menemukan jumlah irama detak jantung atau dikenal juga sebagai heart rate yang tepat untuk setiap menitnya.

BACA JUGA: Khasiat Buah Tomat, Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung hingga Pencegah Kanker

Apabila hasil yang didapatkan berkisar di antara 50-90 ketukan per menit (bpm) dan anda tidak mengalami keluhan lainnya, maka itu artinya jantung anda berada dalam kondisi yang sehat.

Namun apabila hasil yang didapatkan kurang dari hasil pengukuran ideal yakni 50-90 bpm, maka artinya kemungkinan ada masalah yang terjadi dengan sistem kerja jantung anda.

“Misalnya ada yang dapat cuma 40 bpm atau terlalu lambat disebut juga bradikardia atau ada juga yang setelah dihitung dia dapat 120 bpm atau terlalu cepat artinya ada yang salah tuh. Karena denyutan yang benar tidak seperti itu,” ujarnya.

Indikator penting lainnya dari metode “MENARI” yang perlu dipahami ialah pola ketukan yang dirasakan.

Dokter yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) itu menyebutkan bahwa idealnya ketukan yang dihasilkan oleh jantung yang sehat biasanya akan stabil dan memiliki kekuatan yang cenderung kuat.

“Kalau misalnya saat diraba itu ada yang kuat dan ada yang lemah, bisa jadi itu ada masalah seperti penyakit Fibrilasi Atrium,” kata Profesor Yoga.

Apabila mengalami dua hal yaitu detak jantung yang tidak stabil serta memiliki hasil pengukuran detak jantung kurang atau melebihi batas ideal, maka ada baiknya konsultasi dapat segera dilakukan dengan tenaga medis.

Deteksi dini kesehatan jantung menjadi penting dilakukan mengingat secara di Indonesia penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun

Setidaknya, 15 dari 1.000 orang atau terdapat 4,2 juta orang yang menderita penyakit kardiovaskular, dan 2.784.064 di antaranya menderita penyakit jantung.

Agar hal itu dapat dicegah maka penting masyarakat secara sadar memahami deteksi dini jantung salah satunya dengan “MENARI”. (*)

reporter: antara

Sempena HUT ke 53 KORPRI, Pemko Batam Menggelar Bazar Korpri Food Fun Fair

0

 

Disbudpar Batam bazar kuliner bertajuk Food F. un Fair, bertempat di Dataran Engku Putri, Batam Center pada tanggal 28 September -1 Oktober 2023. Kegiatan bazar kali ini di sejalankan dengan HUT Korpri Ke-52 Tingkat Kota Batam.

Yusfa Hendri Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia ( KORPRI) Kota Batam mengapresiasi atas digelarnya kegiatan bazar kuliner ini. Ia mengatakan, giat ini merupakan kegiatan yang mampu menggeliatkan sektor pariwisata UMKM di Kota Batam.

“Amenitas dan Aksesibilitas di Batam sudah memadai, tinggal kita mengisinya dengan atraksi atau event-event yang bisa mengundang wisatawan datang ke Batam,” ujar yusfa

Selain bazar kuliner, ragam kegiatan di bazar ini seperti hadrah festival, lomba cosplay, fun game dll.

korpriAdapun rangkaian acara dalam rangka HUT Korpri kali ini selain Bazar juga pertandingan bola volly putri, futsal putra, badminton, tenis meja, paduan suara, pengucapan panca prasetya korpri, dan pembukaan UUD 1945.

Faisal dari Black Horse sebagai penyelengara sangat senang diberi kepercayan untuk menyelenggarakan event ini untuk pertamakalinya

” kami sangat senang dipercayai menyelengarakan even Bazar yg berjudul Food Fun Fair ini dengan menampilkan beragam kuliner kekinian dan tradisional ” ujarnya. (*)

BP Batam Sayangkan Tuduhan Ombudsman Kepri Soal Rekayasa Data

0

 

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyayangkan tuduhan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat P. Siadari. Dimana, Lagat meragukan data 300 KK di Rempang yang sudah bersedia untuk direlokasi.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menegaskan jika 300 KK itu merupakan data-data yang dapat dipertanggung jawabkan. Data 300 KK itu, didapatkan dari tim pendataan dan sosialisasi di lapangan.

“Data-data warga yang mendaftar itu juga dipegang oleh tim pendataan dan sosialisasi,” tegasnya, Kamis (28/9/2023).

Ariastuty melanjutkan, tim pendataan dan sosialisasi di lapangan terus bekerja. Bahkan, hingga Rabu, 27 September 2023, sudah ada 317 KK yang sudah menyetujui untuk direlokasi sementara.

aryastuti“Jadi untuk yang pindah baru tiga KK, selebihnya masyarakat masih menunggu untuk mencari hunian sendiri, ada juga yang sudah siap menempati hunian rumah yang disediakan BP Batam,” katanya.

Untuk itu, Ariastuty mengajak kepada semua pihak untuk menciptakan situasi yang kondusif agar Pengembangan Rempang Eco City ini bisa berjalan dengan baik, dengan mengedepankan cara-cara kekeluargaan dan lembut.

Sehingga bisa memberikan multiplier effect terhadap daerah sekitar dan membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Kepri.

“Mari kita bersama-sama menciptakan iklim yang kondusif guna mencapai kemajuan dan perkembangan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.  (*/rilis)

PT PLN Batam Suplai Listrik Hijau 3.764 KWp ke Industri di Batam

0

 

PT PLN Batam siap memasok energi bersih untuk kebutuhan listrik di sektor industri, khususnya industri yg ada Di Batam untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menaikkan nilai tambah.

Komitmen terus diwujudkan dan hari ini penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dengan PT Bumi Abadi Tegarsakti, PT Ecogreen Oleochemical, PT Citra Lautan Teduh dan PT Pasifik Karya Sindo Perkasa dalam Penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Photovoltaic (PV) rooftop dengan kapasitas total 3.764 KWp di Kantor Korporat PT PLN Batam.

Penandatanganan PJBTL ini disaksikan langsung oleh Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Adi Lumakso. Dalam sambutannya Adi Lumakso mengatakan bahwa pembangunan PLTS PV rooftop yang langsung tersambung dengan sistem kelistrikan Batam, ini merupakan sebuah inovasi yang dilakukan PLN Batam.

plts pln batam“Alhamdulillah pagi ini kita menyaksikan penandatanganan PJBTL yang luar biasa. Pulau Batam yang ukurannya terbilang tidak terlalu luas, mampu menghasilkan PLTS PV rooftop dengan total daya hampir 3.8 MWp ini sudah sangat bagus. Bertepatan dengan usia PLN yang ke-78, tagline kita adalah “Accelerating Renewable Energy, We Are the New Energy” sekarang ini PLN Batam sudah mulai melakukannya,” ucap Adi.

Adi menambahkan bahwa PT PLN Batam berhasil memanfaatkan ruang yang sangat terbatas di wilayah Batam. Dengan keterbatasan tersebut bangunan pabrik menjadi salah satu pilihan dimana bagian atapnya sebagai penghasil energi listrik terbarukan dan dibawahnya menghasilkan produk dari pabrik tersebut.

“Lokasi Pulau Batam sangat strategis, dekat dengan Negara Singapura yang merupakan salah satu pusat ekonomi dan industri di Asia Tenggara. Ditambah sekarang ini industri hijau yang ramah lingkungan menghasilkan produk yang menjadikan industri Batam berdaya saing,” jelasnya lagi

“Program PV Rooftop dari PLN Batam perlu kita gaungkan karena sangat efektif dan efisien, dimana dalam satu lokasi pemanfaatannya dijalankan bersama-sama. Pembangunan ini diharapkan menjadi referensi proyek EBT lain ke depannya. Terimakasih atas kerjasamanya dan tidak berhenti disini, lebih besar dan lebih baik lagi untuk masa yang mendatang. Selamat kepada PLN Batam sudah memulai pelaksanaan energi bersih hijau,” pungkas Adi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ecogreen Oleochemical Rudi menyampakan rasa terimakasihnya kepada PT PLN Batam yang telah menyediakan energi hijau untuk kebutuhan industri saat ini.

“Komitmen dan gerak cepat PLN Batam dalam menyediakan energi hijau patut kita apresiasi, sebab dari pelanggan kami juga sudah meminta bahwa produk yang dihasilkan berasal dari energi bersih. Program PV Rooftop menjadi solusi terbaik sebab kami berhasil memenuhi permintaan tersebut sekaligus berperan aktif dalam penurunan emisi karbon,” beber Rudi.

Sejalan dengan Rudi Tan, Direktur Utama PT Citra Lautan Teduh, Agung Damlar juga mengatakan bahwa energi bersih yang disediakan PLN Batam sangat membantu ekspor produknya ke luar negeri.

“Kami mempunyai keuntungan untuk memperkuat pemasaran keluar negeri. Produk yang dihasilkan dari EBT memiliki bekal ditengah persaingan industri beton internasional. Teriamakasih PLN Batam sudah menyediakan energi bersih, mohon support-nya supaya suplai dari energi bersih sama handalnya dengan pasokan yang tersedia saat ini, semoga kerjasama ini terus berlanjut dan mengoptimalkan hal baik dari kedua belah pihak,” harap Agung. (*)

Liverpool Kalahkan Leicester City dengan Skor Ikonik

0
Dominik Szoboszlai melakukan selebrasi saat berhasil mencetak gol ke gawang Leicester (Akun instagram resmi Liverpool FC (@liverpoolfc)

batampos – Liverpool berhasil menang dengan skor skor 3-1 setelah tertinggal lebih dulu saat menghadapi Leicester City pada Kamis (28/09/).

Kemenangan melawan Leicester di ajang Carabao Cup ini menjadi yang kelima dengan skor 3-1.

Liverpool melakukan rotasi dengan memainkan beberapa pemain muda seperti Kelleher, Quansah, Doak, dan Elliot. Terdapat 10 pemain berbeda dari skuad pekan kemarin.

Kali ini, Juergen Klopp melakukan eksperimen dengan memainkan Curtis Jones di posisi bek kanan atau memainkan peran Inverted Wing Back.

Babak pertama dimulai Liverpool dikagetkan dengan gol cepat Leicester City.

Kasey McAteer menjadi aktor atas gol Leicester, menerima umpan dari Yunus Akgun, pemain bernomor 35 itu berhasil memanfaatkannya menjadi gol dan membawa Leicester unggul atas tuan rumah 0-1.

Liverpool berbalik menekan lewat trisula lini depan namun kesulitan untuk menjebol gawang Leicester City.

Beberapa peluang tidak mampu dikonversi pemain Liverpool untuk mencetak gol. Skor 0-1 untuk tim tamu menandai berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, skuad asuhan Juergen Klopp langsung menggebrak. tiga menit laga berjalan Liverpool berhasil mencetak gol.

Umpan dari Ryan Gravenberch berhasil dimanfaatkan kompatriotnya Cody Gakpo menjadi gol dan membawa Liverpool menyamakan kedudukan 1-1.

Kedua tim melakukan pergantian pada momen yang berdekatan, Leicester menarik Albirghton dan Iheanacho digantikan Patson Daka dan Issahaku pada menit ke-64.

Sementara semenit berselang Liverpool memainkan Szoboszlai dan Nunez pada menit 65 menggantikan Gravenberch dan Doak.

Pada menit 70 Liverpool berhasil unggul 2-1 lewat gol indah pemain yang baru masuk, Dominik Szoboszlai.

Lima menit berada di lapangan Szoboszlai mampu mencetak gol. Menerima umpan Wataru Endo, Szoboszlai melakukan tembakan keras yang tak mampu Stolarczyk.

Pada menit 79 Liverpool kembali melakukan pergantian pemain. Stefan Bajcetic masuk menggantikan Curtis Jones.

Menjelang waktu normal berakhir, publik Anfield kembali bergemuruh.

Berawal dari Jarel Quansah menyisir sisi kanan, bek muda Liverpool itu mengirimkan umpan mendatar ke kotak penalti. Umpan Quansah berhasil dikonversi menjadi gol lewat sontekan cantik Diogo Jota.

Gol ini menjadi gol terakhir pada laga ini. Liverpool berhasil menang atas Leicester dengan skor 3-1.

Skor 3-1 semakin identik dengan Liverpool musim ini dan telah menduplikasi skor serupa dalam 5 laga dari 8 laga sejauh musim ini.

Berkat kemenangan ini Liverpool lolos ke babak putaran keempat Carabao Cup dan akan dijamu Bournemouth yang bertindak sebagai tuan rumah. (*)

 

Reporter: JPGroup

Berkolaborasi dengan Seniman Lokal, ARTOTEL Batam Hadirkan Pameran The Silent Journey

0
pameran lukisan
Ilustrasi: Seniman ternama asal Bandung, Yanas Kosel memperkenalkan lukisannya dalam pameran Methapor Of Life di Artotel Hotel, Selasa (15/11/2022). Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – ARTOTEL Batam berkolaborasi dengan seniman lokal Batam Pretty Shinta menggelar solo exhibition The Silent Journey sejak 16 September 2023. Solo exhibition yang memamerkan 8 buah karya seni ini dibuka untuk umum hingga 16 Desember 2023.

Pameran lukisan kali ini bercerita kepada pengunjung untuk melihat perjalanan kehidupan manusia yang beragam. Sebuah ajakan untuk refleksi diri dan melihat orang lain dengan mata yang baru serta merenungkan kembali makna hidup yang sesungguhnya.

Sales Marketing Manager ARTOTEL Batam Maria Rizki mengatakan, The Silent Journey adalah sebuah pesan bahwa keindahan seni yang tidak selalu ditemukan dalam visual bergaya realisme, tetapi juga pada makna yangingin disampaikan dibalik karya seni tersebut. Setiap lukisan Pretty adalah suara yang merenung, yang mengajak kita untuk memahami makna kehidupan, sebuah pesan yang jarang terdengar dalam kebisinganmodernitas kehidupan.

“Di setiap warna perayaan, karya-karya ini terlahir untuk mendukung kesehatan mental secara menyeluruh,” ujarnya.

Berbeda dengan pameran-pameran sebelumnya, pameran ini bertalian dengan lukisan sang seniman tentang kesehatan mental,. Kali ini ARTOTEL Batam berinisiatif untuk memadukan pembukaan pameran dengan acara talkshow tentang self-love and mental health. Bekerja sama dengan Batam TV, mengundang narasumber seorang psikolog Ibu Wenny Nur Annisa, S. Psi., dan juga sang seniman Pretty Shinta.

Maria Rizki menambahkan, The Silent Journey solo exhibition kali ini sangat beda dari sebelumnya karena pameran kali ini mengangkat tentang kesehatan mental. Harapannya dengan diadakannya juga acara talkshow ini kita lebih menyadari apa itu kesehatan mental dan pentingnya belajar mencintai diri sendiri.

“Untuk informasi terkait kegiatan pameran seni ini dapat menghubungi +627784889888, WA ke nomor+62 8117218881, Instagram kami di @artotelbatam atau melalui website resmi di artotelgroup.com/artotelbatam,” ungkap Maria. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Relokasi Masyarakat Dilakukan Dengan Cara Baik dan Kekeluargaan

0

 

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI, Joko Widodo dan rapat koordinasi percepatan pengembangan investasi ramah lingkungan Pulau Rempang di Kementrian Investasi, Senin (25/9/2023) lalu.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan dalam rapat terbatas di Istana Negara, dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dalam rapat tersebut, Presiden RI, Joko Widodo memerintahkan agar proses penyelesaian di Pulau Rempang harus dilakukan dengan cara yang baik, kekeluargaan dan lembut.

“Bapak Presiden juga mengarahkan kepada kami, untuk mendengar apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat,” katanya.

bahlil 1Bahlil melanjutkan, Presiden Joko Widodo juga meminta untuk memastikan hak-hak masyarakat diterima dengan baik. Kepentingan masyarakat harus didahulukan tanpa melangkahi aturan yang berlaku dan dilakukan secara kekeluargaan.

“Atas dasar (arahan bapak Presiden RI) itu, kami langsung menindaklanjuti dengan rapat. Karena kami (Kementrian Investasi) ditunjuk oleh Bapak Presiden RI, untuk menyelesaikan berbagai dinamika yang ada di Rempang,” katanya.

Bahlil mengungkapkan, saat dirinya datang ke Kota Batam bersama Menteri ATR, Mendagri dan Wakapolri beberapa waktu yang lalu, dirinya menyempatkan diri untuk bertemu dengan Tokoh Masyarakat Rempang, Gerisman Achmad.

Dalam kunjungan itu, Bahlil datang tanpa didampingi oleh ajudan maupun pejabat manapun dan berbicara secara kekeluargaan.

“Dari situ saya kemudian banyak mendapat masukan masukan,” katanya.

Adapun beberapa masukan yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Rempang, mereka diberikan pilihan untuk dilakukan pergeseran ke Dapur 3, Sijantung, Pulau Galang atau di Tanjung Banun, Pulau Rempang.

Selanjutnya, makam leluhur yang ada di Pulau Rempang juga tidak dilakukan pergeseran.

“Mereka sangat menerima investasi, sampai pak Gerisman menyampaikan kepada saya, kiamat lima kali pun kampung kita ini tidak akan maju kalau tidak ada investasi,” tegas Bahlil.

Sehingga, dari pernyataan tokoh masyarakat itu, ia menyimpulkan bahwa masyarakat Rempang sebenarnya menyambut baik investasi yang masuk ke kampung mereka. Akan tetapi, harus dilakukan dengan komunikasi yang baik.

Terakhir, masyarakat juga tidak ingin hanya menjadi pekerja dari investasi yang masuk ke kampung mereka. Akan tetapi, masyarakat juga dirangkul untuk menjadi bagian dari investasi itu sendiri.

“Dari semua yang mereka minta itu, saya dengarkan dan saya renungkan, dan atas arahan tim kemudian kita memutuskan untuk menerima aspirasi dari masyarakat,” katanya.

Ia membeberkan, dalam permintaan masyarakat agar adanya pilihan di Dapur 3 Sijantung atau Tanjung Banun, diputuskan bahwa keputusan itu akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat yang terdampak.

“Mereka sebagian besar mata pencariannya di laut. Jadi yang pastinya mereka ditempatkan di laut yang sama, hanya digeser saja,” katanya.

Selanjutnya mengenai makam leluhur dan orang tua masyarakat Rempang, tidak dilakukan pergeseran. Akan tetapi, nantinya akan dilakukan pemagaran dan dipercantik. Sehingga masyarakat yang hendak berziarah, bisa dengan nyaman.

Begitu juga mengenai kompensasi. Masyarakat akan menerima lahan 500 meter persegi di Tanjung Banun dan akan langsung diproses sertifikat hak milik. Dimana, pemberian sertifikat hak milik ini merupakan kebijakan langsung dari Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, juga akan diberikan rumah dengan tipe 45 senilai Rp 120 juta. Namun, apabila masyarakat yang sebelumnya mempunyai rumah nilainya lebih besar dari Rp 120 juta, maka selisih dari rumah itu akan diganti oleh pemerintah. Sehingga, tidak adq yang dirugikan dalam relokasi ini.

“Bagi saudara kami yang punya tambak ikan, tanaman dan punya perahu itu juga dihitung dan dikompensasikan sesuai aturan yang berlaku. Jadi hak-hak rakyat karena itu arahan bapak presiden, semua menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Begitu juga permintaan masyarakat agar tidak hanya menjadi pekerja di pabrik yang akan dibangun itu. Akan tetapi menjadi bagian dari investor. Hal ini, juga sudah disetujui dan saat ini sudah dibicarakan bersama dengan investor yang akan masuk.

Bagitu juga mengenai permintaan dari tokoh masyarakat untuk mendata langsung warganya dan tidak menggunakan aparat penegak hukum juga disetujui. Sehingga sampai hari ini sudah hampir 300 KK yang mendaftar untuk direlokasi.

“Jadi apa yang diminta oleh tokoh masyarakat sewaktu saya disana, alhamdulillah sebagian besar sudah kita akomodir untuk dilakukan secara kekeluargaan,” imbuhnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, dari awak pihaknya telah berkomitmen untuk pergeseran masyarakat dilakukan tanpa ada paksaan maupun intervensi dari pihak mana pun.

Dirinya pun menyambut baik atas keputusan diakomodirnya sejumlah aspirasi dari tokoh masyarakat Rempang. Ia berharap, dengan adanya keputusan ini menjadi solusi yang saling menguntungkan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami sudah sampaikan semua. Seluruh harapan dari warga sudah kita sampaikan dan alhamdulillah sebagian besar sudah diakomodir. Semoga ini, menjadi langkah awal dalam kebangkitan ekonomi di Pulau Rempang,” ujar Muhammad Rudi

BP Batam Beri Perpanjangan Waktu Pindah, Warga Rempang Malah Risau

0
WhatsApp Image 2023 09 28 at 14.30.11
Warga Kampung Pasir Merah, Sembulang memasang spanduk penolakan relokasi, Kamis (28/9). F.Azis Maulana

batampos – Badan Pengusaha(BP) Batam menyebutkan tenggat waktu relokasi tidak jadi hari ini, Kamis (28/9). BP Batam justru memberikan pernyataan yang membuat warga di 16 titik kampung di Rempang semakin risau sebab tidak disebutkan batas waktu yang ditentukan untuk relokasi.

Masyarakat kampung Pasir Merah Sembulang, menyatakan tetap menolak relokasi,dan meminta pemerintah komitmen dengan janjinya dengan tidak membuat nasib masyarakat dihantui dengan relokasi atas Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

Warga Kampung Pasir Merah, Sembulang, Siti Hawa, 70, bersama warga lainnya menyampaikan Kampung Pasir Merah tidak akan mau digeser. Di sinilah warga lahir dan sudah turun temurun hidup di kampung tersebut. Ia bersama warga lainnya pun tak tertarik sedikit pun dengan janji yang diberikan pemerintah.

“Kami tetap menolak relokasi, dan kami tak tertarik sedikit pun dengan janji pemerintah mau buatkan kami rumah, sekarang bentuknya aja kami pun tak tau, diminta pula tinggal di rusun mana mau kami,” kata dia.

Baca Juga: Pantauan dan Kabar dari Rempang: Petani Minta Perhatian

Mengenai tenggat waktu yang diperpanjang tanpa batas waktu oleh BP Batam, warga menolak dengan tegas perpanjangan waktu tersebut.

“Kami tetap tak mau diperpanjang seperti kata pemerintah. Intinya kami menolak, lebih baik cari lokasi pembangunan investasi itu di daerah lain, jangan paksa kami untuk bergeser,” ujar dia.

Sementara, Zubri ,46, warga asli Kampung Pasir Merah menyampaikan Pulau Rempang ini luas sehingga alangkah baik dikembangkan dengan hidup berdampingan dengan warga.

“Kami setuju Rempang ini dikembangkan tetapi tidak dengan cara di geser kampung ini, biarlah warga bisa hidup di sini,” katanya.

Menurut dia, sejak terdengar informasi relokasi, warga tak bisa tidur nyenyak. Segala bentuk aktivitas tidak bisa dilakukan dengan konsentrasi, seperti melaut karena dihantui rencana relokasi ini.

“Karena ini panggilan jiwa kami untuk terus mempertahankan kampung ini sampai kapan pun,” terangnya.

Baca Juga: Ditolak Mantan Kekasih, Pria di Batam Sebarkan Video Syur ke Media Sosial

Sementara itu, di lokasi yang akan dibangun perumahan bagi warga yang mau direlokasi tidak ada tanda-tanda pengerjaan sehingga membuat keraguan di masyarakat semakin kuat.

Saat dijumpai warga Tanjung Banun pun tidak mengetahui pasti rencana pemerintah yang akan membuatkan rumah bagi warga yang bersedia digeser.

Warga Kampung Tanjung Banun, Udin, 51, mengaku kampung ini memang tak terdampak pergeseran tapi para warga tetap khawatir suatu saat bisa saja kampung ini terdampak.

“Kami hanya bisa berdoa agar kampung ini tak terdampak. Sebab dirasa suatu saat bisa saja pemerintah mau ambil karena bagaimana pun kami terlahir dan besar di sini,” ujarnya.

Ia mengaku belum mengetahui pasti lokasi yang akan dibangun sebagai rumahwarga yang digeser. Namun lokasinya tak jauh dari kampung mereka. “Memang katanya warga yang terdampak mau digeser ke sini, dibawah dekat tower masuk kampung kami, karena menolak direlokasi ke Sijantung,” kata dia

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, jumlah masyarakat yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City seluas 2.300 hektare tersebut sebanyak 700 KK.

“Tenggat waktu 28 September bukan batas akhir. Kami berharap proses pergeseran warga bisa terselesaikan dengan baik, dan lebih cepat,” terangnya.

Baca Juga: Retribusi Parkir Tepi Jalan di Batam Naik, Ini Tarifnya

Untuk saat ini, BP Batam masih melakukan proses pendataan, serta sosialisasi terkait hak-hak warga ketika direlokasi ke tempat yang baru. Rudi mengklaim jumlah pendaftar dari warga terus bertambah.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan perpindahan yang dilakukan masyarakat Rempang berjalan dengan lancar dan situasi aman serta kondusif.

“Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut berlangsung tanpa adanya gangguan atau insiden yang signifikan, dan masyarakat serta pihak berwenang dapat mengaturnya dengan baik,” kata dia.

Selama proses pergeseran ini, telah berkonsultasi sebanyak 476 orang. Adapun pendaftaran pergeseran rumah masyarakat Rempang sebanyak 317 orang yang dibantu Tim Gabungan BP Batam, TNI, Polri dan Tim dari Konsultan.

Kabidhumas juga menjelaskan informasi dari Kepala BP. Batam bahwasanya tanggal 28 September 2023 ini bukan merupakan batas akhir pendaftaran pergeseran warga Rempang. (*)

Reporter: Azis Maulana

EF Hadirkan Format Kelas Masa Depan Belajar Bahasa Inggris

0
WhatsApp Image 2023 09 28 at 08.10.00 e1695893833275
Education First

batampos – Education First menghadirkan Hyper Class, fitur pembelajaran digital revolusioner terbaru untuk kalangan dewasa dan profesional di Indonesia. Yakni sebuah kelas daring pembelajaran bahasa Inggris yang didesain guna memberikan pengalaman belajar mengajar yang dinamis dan lebih nyata.

“Fitur ini memberikan pengalaman belajar secara lebih modern dan terbukti efektif membuat para siswa lebih percaya diri berkomunikasi bahasa Inggris dalam keseharian maupun lingkup bisnis dan profesi,” kata Operations Director EF Adults Indonesia, Fanno Hendriawan, Rabu (27/9).

Baca Juga: Dari Singapura Lewat Bandara Changi Bakal Bebas Paspor

Pada fitur ini memadukan webcam, media pembelajaran komprehensif, dan alat interaktif untuk mendukung proses pembelajaran.

“Tampilan digital dibuat senyata mungkin sesuai situasi dan topik yang dibahas. EF Global Teacher akan membimbing siswa secara privat selama 40 menit untuk membahas topik sesuai level bahasa Inggrisnya,” kata dia.

Fitur pembelajaran daring ini sangat efektif karena mampu menciptakan tingkat keterlibatan siswa yang tinggi. Dalam kelas privat, siswa terus didorong aktif untuk berkomunikasi berlatih komunikasi sesuai level; tidak takut membuat kesalahan karena adanya koreksi langsung dari guru.

“Sehingga, guru pun dapat lebih mudah membimbing siswa untuk fokus terhadap tujuan dan pembelajaran apapun yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Ditolak Mantan Kekasih, Pria di Batam Sebarkan Video Syur ke Media Sosial

Dengan kelas yang tersedia selama 24 jam dan dapat diakses dari laptop, tablet, ponsel, siswa akan mudah mengatur jadwal belajar mereka sendiri.

“Tidak ada lagi kesibukan yang menghambat siswa untuk terus belajar meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara umum dan profesional,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana