Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 4863

Batam Terbaik Pasar Tertib Ukur se-Indonesia

0
unnamed 7 e1699629809173
Penghargaan yang diterima Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, didamping Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau.

batampos– Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam meraih Penghargaan Pasar Tertib Ukur Terbaik Regional 1. Prestasi Kota Batam itu diberikan melalui acara “Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen” oleh Kementrian Perdagangan RI 2023″ di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Jumat (10/11).

Penghargaan itu diberikan dalam rangka memberikan apresiasi kepada Pemda yang memiliki komitmen dalam perlindungan konsumen. Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyerahkan penghargaan itu kepada Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, didamping Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan Batam mendapat nilai terbaik setelah Jakarta diurutan ke 2, kemudian nomor 3 Banjarmasin dan terbaik 4 Kabupaten Wajo. Penghargaan itu tentunya menjadi hadiah untuk Disperindag menjelang akhir tahun.

“Alhamdulillah bahagia sekali, Batam menjadi yang terbaik dalam hal pasar tertib ukur. Dan ini penghargaan pertama dalam kategori pasar tertib ukur,” ujar Gustian .

BACA JUGA: BP Batam Raih 5 Penghargaan dalam KPKNL Batam Stakeholders Award 2023

Dikatakan Gustian, penilaian terbaik itu diberikan untuk 10 pasar yang ada di Kota Batam, diantaranya pasar Botania 1, pasar Botania 2, Pasar Cik Puan, Pasar Ciptapuri, Pasar Fanindo, Pasar Tibancenter, Pasar Viktoria, Pasar Pasir Putih, Pasar PenuinCenter , Pasar Seiharapan. Atas penghargaan itu, Gustian berjanji untuk pasar di Batam bisa lebih banyak mendapat nilai terbaik.

“Tugas kedepannya, menjadikan seluruh pasar di Batam terbaik. Dari 45 pasar, 10 pasar sudah mendapat nilai terbaik,” jelas Gustian.

Menurut dia, kategori penilaian diantaranya adalah wajib melakukan ukuran timbangan secara berkala, pembinaan dan penyuluhan, adanya pendataan dan monitoring, adanya pengawasan rutin, tera ulang timbangan setiap tahun. Menyediakan timbangan pembanding.

“Dengan adanya penghargaan di 10 pasar itu, artinya meningkatkan kepercayaan kepada konsumen untuk berbelanja disana. Saya juga berpesan agar pasar-pasar tersebut tetap mempertahankan kualitas mereka, kalau bisa lebih meningkat,” sebut Gustian. (*)

reporter: yashinta

Terpilih Secara Aklamasi, Ketua PINTI Kepri dan Batam Siap Melanjutkan Program Sosial Kepada Masyarakat

0

batampos – Ketua Pinti Kepri, Siat Khim dan ketua Pinti Batam, Kimanawati Mutanto, masing-masing kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin untuk 5 tahun kedepan.

pinti kepriPengurus Perempuan Indonesia Tionghoa(Pinti) Kepri dan Batam kembali laksanakan musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih pengurus inti untuk periode 2023-2027. Musda dan muscab ini dilakukan serentak di hotel Aston, Pelita, Kamis (9/11) malam.

Hadir pada acara Musda/Muscab ini adalah dr.Metta Agustina, Ketua PINTI Pusat; Lisa Tanjung, Penasehat PINTI Pusat; dan Lindawaty, Humas PINTI Pusat.

Usai musda dan muscab, ketua-ketua terpilihnya ini langsung dilantik. Ketua Pinti Kepri dilantik oleh Ketua Pinti Pusat dr. Metta Agustina dan ketua Pinti cabang Batam dilantik oleh Ketua Pinti Kepri terpilih.

Sebelum pelantikan, masing-masing pengurus terlebih dahulu membacakan sumpah dan janji untuk menjalankan organisasi kewanitaan itu, dengan baik dan sepenuh hati sebagai organisasi sosial.

“Kami bersedia mengibarkan bendera Pinti untuk menjalankan seluruh program sosial yang ada,” ujar para pengurus yang dilantik secara serentak.

Ketua Pinti Pusat dr. Metta Agustina dalam arahannya menyambut baik pelantikan tersebut. Pinti yang merupakan organisasi sosial dari perkumpulan kaum perempuan itu, hendaknya dijalankan dengan baik di Kepri ataupun Batam.M asyarakat Kepri dan Batam masih cukup banyak yang membutuhkan bantuan ataupun sentuhan sosial dari organisasi sosial seperti ini.

“Ini yang terpilih adalah Ketua -Ketua sebelumnya. Hendaknya bisa lebih baik lagi kedepan. Apa yang belum tuntas dituntaskan dan terus berkerja untuk membantu sesama masyarakat, ” harap Metta.

Ketua Pinti Kepri dan Batam yang baru dilantik sepakat untuk bekerja dan menjalankan organisasi perempuan itu lebih baik lagi kedepannya.

“Intinya kami akan laksanakan semua rencana ataupun program kerja yang sudah dibuat,” jelasnya.

Ketua Panitia acara Yati menyebutkan, kegiatan musda dan muscab ini melibatkan seluruh anggota Pinti baik di daerah ataupun cabang. Kesepakatan bersama untuk memilih Ketua lama sebagai Ketua baru diharapakan mampu melanjutkan program kerja yang sudah ada.ucapan terima kasih ketua panitia kepada seluruh panitia yang bekerja keras sehingga acara bisa berjalan lancar. (*)

Diduga Dibunuh, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Genta I, Batuaji

0

batampos – Seorang wanita di perumahan Genta I, Kecamatan, Batuaji  ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (4/11) lalu. Sekujur tubuhnya terbakar dan kepalanya berlumuran darah dalam bungkusan kantong plastik. Perempuan itu nampaknya dianiaya terlebih dahulu sebelum dibakar.

rumah kejadian
Polisi memasang garis polisi di rumah, tempat kejadian.

Jenazah korban ditemukan kerabat dan warga setempat yang curiga karena korban tak keluar rumah sejak sehari sebelumnya.

Polsek Batuaji yang melakukan olahraga Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevaluasi jenazah. Kondisi korban dalam keadaan 90 persen hangus terbakar. Tubuhnya dalam posisi telungkup di atas dipan tanpa kasur.

Kasur itu didapati berada di sebelah kanan tubuh korban dengan posisi vertikal tersandar di dinding kamar.

Korban menggunakan pakaian daster lengan panjang berwarna merah, celana dalam berwarna abu-abu.

Kepala ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik sampah berwarna hitam. Saat dibuka, lumuran menetes di dalam kantong plastik itu.

Berdasarkan fakta kionbbdisi korban, Polisi menganalisis, pelaku berupaya membuat skenario korban meninggal karena musibah kebakaran.

Barang bukti di lapangan merujuk ke sana.

Barang bukti ini berupa tujuh tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram. Delapan botol bekas yang biasa dipakai untuk jualan pertalite eceran serta sisa-sisa kayu kebakaran yang terhubung ke jenazah korban dan tabung gas. Diduga pelaku berusaha membakar kamar bersama korban yang sudah meninggal karena penganiayaan tadi untuk menghilangkan jejak.

Korban selama ini tinggal bersama suaminya, namun saat korban ditemukan meninggal sang suami sedang berada di luar Batam untuk bekerja. Polisi masih terus mendalami kasus ini dan terduga pelaku sedang diburu.

Wakapolsek Batuaji AKP Herman Kelly membenarkan kejadian ini dan sedang dalam penyelidikan.

“Iya, diduga korban pembunuhan. Sedang didalami, ” ujarnya.

Informasi yang beredar, polisi tengah memburu terduga pelaku pembunuhan ini sebab, banyak bukti petunjuk yang ditinggalkan di lokasi kejadian. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

 

Pelaku Industri Kecil Dilatih Promosi dan Pemasaran Produk

0
Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Natuna Basri saat memakaikan tanda pengenal kepada peserta pelatihan. (ANTARA/Muhamad Nurman)

batampos – Pelaku industri kecil dan menengah di Natuna dilatih cara promosi dan pemasaran produk secara digital. Pelatihan dibuka langsung oleh Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Natuna Basri di salah satu Hotel di Kecamatan Bunguran Timur, Jumat.

Basri dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini perlu dilakukan agar para pelaku usaha bisa memanfaatkan pasar yang lebih luas. Dengan demikian penjualan produk dari para pelaku akan meningkat.

Kondisi tersebut akan memberikan dampak positif sebab akan meningkatkan pasar pelaku IKM dan ekonomi daerah.

Oleh karenanya, dia berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal agar hasil yang didapat optimal.

“IKM adalah bagian terpenting dari ekonomi negara ini,” ucap dia.

Sementara Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Makro (Disperindagkopum) Natuna Abdul Karim dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan adalah untuk mendorong para pelaku IKM memanfaatkan teknologi dalam melakukan pemasaran produk.

BACA JUGA: 300 UMKM di Tanjungpinang Dilatih Digital Marketing

“Dapat memanfaatkan platform daring sebagai media pemasaran, guna memperluas jangkauan produk,” ucap dia.

Adapun peserta yang mengikut pelatihan tersebut sebanyak 30 orang yang merupakan pelaku IKM yang aktif menjual produk dan di bawah binaan Disperindagkopum Natuna.

Untuk sumber anggaran dari kegiatan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kementerian Perdagangan.

“Kegiatan ini selama empat hari pada 10-13 November 2023 di Kecamatan Bunguran Timur,” ujar dia. (*)

reporter: antara

Giliran Warga Tanjunguma Dapat Bantuan Beras

0
Gubernur Serahkab Bantuan Dinas Kelautan Dalil Harahap scaled e1698211476732
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kepri di Barelang, Selasa (24/10). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan beras cadangan pemerintah tahun 2023 di Kelurahan Tanjunguma, Jumat (10/11) siang. Bantuan ini diperuntukkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyerahan bantuan ini merupakan kali ke dua di bulan November. Tujuannya untuk perbaikan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Masyarakat Batuaji dan Sagulung Antusias Mendapat Bantuan Beras, Antre Panjang di Kantor Pos

“Ini kebijakan Bapak Presiden memberikan kepada masyarakat bantuan cadangan pemerintah. Info dari Bulog dan Kantor Pos ada kemungkinan ini dilanjutkan nanti sampai bulan Maret,” ujarnya di lokasi.

Total beras cadangan pemerintah yang diserahkan untuk KPM di Kepri sebanyak 2.111 ton dengan total penerima 71 ribu keluarga. Sedangkan penerima manfaat dari Batam sebanyak 38 persen.

“Ini sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama yang ada dan tertuang di data TKS Menteri Sosial,” katanya.

Ansar menjelaskan ia hadir secara langsung untuk menyerahkan sekaligus mengawasi bantuan tersebut. Sekaligus menginformasikan program Pemprov Kepri.

“Karena ini program pemerintah pusat maka gubernur wajib mengawasi ini dengan baik,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah pusat akan merealisasikan bantuan ini hingga Maret 2024 nanti. Hal untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

“Tentunya ini akan membantu memenuhi lebutuhan pokok masyarakat,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

Penjualan Gas Elpiji Non Subsidi Turun Drastis

0
Salah satu agen ketika melakukan pendistribusian tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram. f,TRI

batampos– Pengusaha gas elpiji non subsidi di Karimun mengalami penurunan omset drastis. Khususnya, sejak 1,5 tahun terakhir. Terlebih sejak adanya gas elpiji 3 kg bersubsidi.

”Penurunan omset kita cukup besar sejak adanya gas elpiji 3 kg. Karena disparitas harga gas elpiji 3 kg bersubsidi dengan gas elpiji 12 kg non subsidi terlalu jauh. Dan ini tidak hanya terjadi di tempat kita. Melainkan, terjadi di seluruh Indonesia,” ujar pimpinan Centra Jaya, Budiyani, Jumat (10/11).

BACA JUGA: 15 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg di Karimun Rusak

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga tidak menyalahkan masyarakat terkait turunnya omset pengusaha gas elpiji non subsidi. Karena, sudah merupakan hukum pasar. Yakni, jika ada barang yang kegunaannya sama dan harganya murah, tentu saja masyarakat memilih yang lebih murah.

”Akibatnya, kita pengusaha gas elpiji non subsidi kehilangan pelanggan. Mulai dari pelanggan rumahn makan sampai dengan rumah tangga. Dampaknya tentu saja penurunan omset. Karena gas elpiji 3 kg itu tidak hanya dikonsumsi untuk masyarakat miskin atau tidak mampu. Tapi, juga ikut dikonsumsi masyarakat mampu,” paparnya.

Dikatakannya, yang kasihan adalah masyarakat tidak mampu ketika membutuhkan gas elpiji bersubsidi sulit didapat. Sehingga, harus kesana kemari mencari gas elpiji 3 kg bersubsidi. Padahal, itu diadakan untuk mereka yang tidak mampu.

”Kita berharap ada ketegasan dari pemangku jabatan terkait hal ini. Sehingga, hal seperti ini tidak terjadi. Artinya, penyebaran gas elpiji 3 kg bersubsidi tepat sasaran,” jelasnya. (*)

reporter: sandi

Dorong Peningkatan Taraf Hidup Nelayan, Rasno Bantu Sampan dan Alat Tangkap Ikan

0
Rasno bersama nelayan anggota kelompok usaha bersama Tanjung Maqom Selat Beliah

batampos-Wakil ketua DPRD Kabupaten Karimun Rasno dorong peningkatan ekonomi dan taraf hidup nelayan. Bentuk dorongan yang dilakukan Rasno dengan membantu sampan dan alat tangkap ikan pada kelompok usaha bersama Tanjung Maqom Selat Beliah.

Dalam keterangannya Rasno mengatakan bantuan yang diserahkan diharapkan dapat meringankan nelayan. Dengan bantuan sampan dan alat tangkap ikan hendaknya meningkatkan hasil tangkapan ikan saat melaut.

BACA JUGA: Terbaru, 5 Korban Kapal Tenggelam bukan Nelayan tapi Diduga Terlibat Perompakan di Laut

” Semoga dengan bantuan sampan dan alat tangkap ikan hasil tangkapan meningkat sehingga ekonomi nelayan juga meningkat,” harap Rasno.

Bang No sapaan akrab Rasno menyebutkan bantuan sampan dan alat tangkap ikan bentuk konsistensi dirinya terhadap nasib nelayan di kabupaten Karimun. Bantuan sampan dan alat tangkap ikan sudah diserahkan sejumlah kelompok nelayan di Kecamatan Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Belat dan Ungar.

Safar, 52 salah satu ketua kelompok nelayan menyampaikan terimakasih atas kepedulian terhadap nasib nelayan. Bagi kami bantuan ini sangat berguna dan meringankan nelayan. (*)

reporter: imam sukarno

Jelang Pemilu, Jasa Penukaran Valas Diingatkan agar Tidak Terlibat TPPU 

0
Kepala Perwakilan BI Kepri Suryono

batampos– Jelang pemilu 2024, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) menggelar pertemuan dengan pelaku usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB) serta penyedia jasa pembayaran layanan remitansi (PJP LR).

Dalam pertemuan itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri Suryono mewanti wanti agar KUPVA BB dan PJP LR tidak terlibat tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT), menjelang Pemilu 2024.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BI Kepri dalam menciptakan situasi kondusif terkait transaksi pada KUPVA BB dan layanan remitansi. Terutama menjelang Pemilu 2024, risiko ini harus kami mitigasi,” ujar Suryono di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (9/11).
Dia menjelaskan pertemuan itu merupakan wadah koordinasi yang penting, mengingat lokasi Provinsi Kepri yang berbatasan dengan negara-negara tetangga, meningkatkan risiko tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme.
Selain itu, jumlah kedua kegiatan usaha tersebut berada di urutan kedua secara nasional di bawah Provinsi DKI Jakarta yang menempati urutan pertama. Jumlah KUPVA BB di Kepri saat ini sebanyak 115 kantor, dan PJP LR sebanyak 60 lembaga.
Dengan menempati urutan tersebut, pihaknya menilai pencegahan dan upaya minimalisir risiko TPPU dan TPPT harus melalui koordinasi berbagai pihak yang terlibat di dalamnya, yakni pemerintah setempat, pelaku usaha, aparat penegak hukum serta masyarakat.

BACA JUGA: Rudy Tan Lantik DPC APVA Kabupaten/Kota Se Kepri

“Sekarang sanksinya jelas, selain berupa teguran tertulis, administrasi dan denda, ada juga sanksi hukuman penjara. Kami berharap menjelang pesta demokrasi 2024, semuanya berjalan baik dan tidak ada pelanggaran,” kata dia.
Sementara, Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono menyebutkan dilihat dari kondisi geografis posisi Kepri yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, membuat risiko TPPU dan TPPT masih tergolong menengah hingga tinggi.
Dengan demikian, ia mengapresiasi BI Kepri yang telah menggelar pertemuan bersama para penyelenggara KUPVA BB serta PJP LR. Pertemuan ini diharapkan menciptakan koordinasi dan sinergi yang tepat sasaran dalam pencegahan TPPU dan TPPT.
“Diperlukan pemahaman dan saling koordinasi antara Bank Indonesia, bersama PPATK, aparat penegak hukum, asosiasi KUPVA BB dan layanan remitansi, serta pihak lainnya,” katanya. (*)
reporter: antara

PUJK Tanggung Jawab Atas Kerugian Konsumen

0
OJK Kepri
F. Yulitavia/Batam Pos
Kepala Perwakilan OJK Kepri, Ukurta Rony Barus (batik) bersama Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK RI, Tongam L. Tobing (kanan) saat menjelaskan kondisi tindak pidana kejahatan jasa keuangan di Swiss-Belhotel, Rabu (25/10).

batampos-Kepala Perwakilan OJK Provinsi Kepri, Rony Ukurta Barus saat dikonfirmasi mengenai pencurian data yang mengakibatkan kerugian nasabah seperti dibobolnya rekening nasabah menjelaskan untuk pergantian uang nasabah yang menjadi korban pembobolan, harus melihat situasi keseluruhan dari permasalahan yang terjadi.

Menurutnya, bank sudah memiliki prosedur baku untuk menangani hal-hal tersebut. Ada kondisi pihak bank melakukan penggantian dana nasabah.

Lanjutnya, apabila terbukti tidak ada keterlibatan atau kesalahan, bahkan kelalaian nasabah dalam permasalahan tersebut.

Namun sebaliknya ada juga kondisi bank tidak melakukan penggantian jika ternyata terbukti ada keterlibatan/kesalahan/kelalaian nasabah.

Hal ini juga tentunya mengacu kepada ketentuan Pasal 8 POJK 6 Tahun 2022. Dalam ketentuan tersebut diatur bahwa PUJK atau Pelaku Usaha Jasa Keuangan, yang selanjutnya disingkat PUJK, adalah Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat, Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, Bank Kustodian, Dana Pensiun, Perusahaan Asuransi, Perusahaan Reasuransi, Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Gadai, dan Perusahaan Penjaminan.

BACA JUGA: Ini Modus Pembobolan Rekening Nasabah di Batam

PUJK wajib bertanggung jawab atas kerugian Konsumen yang timbul akibat kesalahan, kelalaian, dan/atau perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan, yang dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris, Pegawai, dan/atau pihak ketiga yang bekerja untuk atau mewakili kepentingan PUJK.

Dalam hal PUJK dapat membuktikan bahwa terdapat keterlibatan, kesalahan, kelalaian dan/atau perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan yang dilakukan oleh Konsumen, PUJK tidak bertanggung jawab atas kerugian Konsumen yang timbul.

Bentuk tanggung jawab atas kerugian Konsumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disepakati oleh Konsumen dan PUJK.

Tindak lanjut Otoritas Jasa Keuangan dalam proses pembuktian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penyelenggaraan layanan Konsumen.

” Kalau untuk pergantian uang nasabah, Nah, untuk ini saya harus diskusi dulu dengan kantor pusat,” ujarnya. (*)

reporter: yulitavia

Ratusan Pesilat dari 14 Perguruan Uji Kemampuan di Turnamen Pencak Silat Teluk Sasah IV

0
Dua orang pesilat muda menunjukkan kemampuan bela diri pencak silat saat turnamen pencak silat Teluk Sasah IV yang dibuka di Taman Kota, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (10/11/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Ratusan pesilat dari 14 perguruan pencak silat uji kemampuan di turnamen pencak silat Teluk Sasah IV yang digelar di Taman Kota, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Ketua Panitia Pelaksana, Arif Evendi menyampaikan, turnamen dilaksanakan selama tiga hari pada 10-12 November 2023.

Dia mengatakan, turnamen ini merupakan wadah bagi pesilat-pesilat muda untuk mengevaluasi dan menguji kemampuan di gelanggang.

Dia berharap, turnamen ini dapat menjaring bibit-bibit pesilat yang handal dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Kades Teluk Sasah, Suhairy Sembiring menyampaikan, turnamen ini sudah menjadi agenda tahunan. Pelaksanaan turnamen yang keempat ini diikuti sekira 350 pesilat dari 14 perguruan pencak silat antara lain dari PSHT, Tapak Suci, PSHW, Sigagap, Silat Melayu Bintan, Persinas Asad Bintan dan Pagar Nusa.

Dia berpesan ke pesilat yang berlaga dalam turnamen ini untuk selalu menjaga silaturahmi dan kekompakan.

BACA JUGA: 12 Perguruan Silat Ramaikan IPSI Karimun Championship I

“Turnamen ini akan melahirkan juara,” kata dia.

Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith mengapresiasi panitia pelaksana yang menginisiasi turnamen ini.

Dia mengatakan, turnamen ini menjadi sarana adu bakat dan ajang prestasi bagi pesilat-pesilat muda di Bintan.

Selain menjadi ajang mengasah bakat pesilat muda, dia berharap, turnamen ini ikut merangsang pesilat-pesilat muda untuk melestarikan seni dan budaya pencak silat di kalangan masyarakat. (*)

reporter: slamet