Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4866

Sita Aset Fredy Pratama Senilai Rp 75,6 Miliar

0
Kasatgas anti-mafia bola Irjen Asep Edi Suheri di gedung Bareskrim. (Mabes Polri untuk JawaPos.com)

batampos — Bareskrim terus mengejar aset sindikat terbesar di Indonesia Fredy Pratama. Yang terbaru aset senilai Rp 75,6 miliar berhasil disita. Bersamaan dengan itu Bareskrim mengungkap keberhasilan membongkar empat kasus narkotika menonjol.

Kasatgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Irjen Asep Edi Suheri menjelaskan, terkait Fredy Pratama setelah menangkap 39 tersangka, kini kembali ditangkap lima orang tersangka lain yang terlibat jaringan Fredy. ”Total menjadi 44 orang tersangka jaringan Fredy,” paparnya.

Dia menjelaskan, masih ada dua orang buronan atau orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Yakni, TH dan N. ”Kalau untuk TH ini pengelola keuangan dan aset dari FP. Untuk N merupakan bandar wilayah Sulawesi,” jelasnya.

Untuk Fredy Pratama, lanjutnya, hingga saat ini sesuai data perlintasan masih diketahui berada di Thailand. ”Kami masih berupaya untuk mengejar FP dengan bekerjasama dengan semua negara Interpol,” paparnya.

Petugas juga berupaya mengejar aset jaringan Fredy. Setelah menyita Rp 273,4 miliar beberapa waktu lalu, yang terbaru kembali disita Rp 75,6 miliar aset milik jaringan Fredy Pratama. ”Ini aset bergerak dan tidak bergerak,” terangnya.

Aset tersebut terdiri dari 20 unit tanah bangunan senilai Rp 44 miliar, uang tunai senilai Rp 22 miliar, kendaraan senilai Rp 7,8 miliar dan perhiasan senilai Rp 1,8 miliar. ”Uang tunainya ini menjadi barang bukti,” paparnya.

Sementara Direktur Tindak Pidana Narkotika (Dirtipid Narkotika) Bareskrim Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan, saat ini jaringan Fredy Pratama terus dipetakan. Yang terbaru, diketahui bahwa Zul Zivilia atau Zulkifli ternyata terhubung dengan gembong Fredy Pratama. ”Jaringan Zul ini beli barang dari Fredy,” tuturnya.

Detilnya, lanjutnya, Ul memiliki atasan berinisial R. Bandar R inilah yang mengenal Fredy Pratama dan membeli dari bandar yang tinggal di Thailand tersebut. ”Barang dikirim Frdy untuk jaringan Zul,” jelasnya kemarin di Bareskrim.

Karena itu Bareskrim berencana memeriksa Zul yang saat ini menjadi narapidana di lembaga pemasyarakatan. Dia mengatakan, nantinya akan dibawa dari Lapas dan diperiksa di Bareskrim. ”Kami periksa nanti untuk mendalami jaringan fredy,” terangnya. (idr)

Asep menambahkan bahwa selain kasus Fredy, petugas juga membongkat empat kasus narkotika menonjol. Dengan jumlah barang bukti yang disita mencapai 320,6 kg sabu dan 335 ribu butir ekstasi. ”ada modus baru dengan menyamarkan menjadi makanan hewan dan disimpan di atap kendaraan roda empat,” ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Sirajudin Nur: Segera Bangunkan BLK di Kepri

0
Gambar WhatsApp 2023 10 04 pukul 10.32.31 425055fa
Sirajudin Nur menyerahkan sertifikat kompetensi kepada peserta pelatihan tata boga angkatan I di Batam. F. Tim Sirajudin Nur/Batam Pos.

batampos – Kota Batam yang memiliki jumlah penduduk mencapai 1,3 juta jiwa, dengan pertumbuhan industri dan UMKM-nya yang maju pesat, sangat dibutuhkan adanya Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas, yang akan sangat membantu peningkatan kompetensi angkatan kerja dan peluang wirausaha baru atau pemula.

Faktanya di lapangan, dari dulu hingga saat ini keberadaan BLK di Batam seolah hanya mimpi, angan-angan belaka, dan jadi isapan jempol saja. Kota Batam dengan tingkat pertumbuhan penduduknya yang sangat pesat, nyatanya tak memiliki BLK komunitas.

Atas hal itulah, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Sirajudin Nur, mendesak Kemenakertrans untuk segera mewujudkan pembangunan BLK berbasis komunitas di Kota Batam.

Padahal, menurut politikus kenamaan Provinsi Kepri dari PKB ini, program BLK komunitas sendiri merupakan program unggulan Kemenakertrans yang diluncurkan sejak 2017 lalu. Sayangnya hingga sekarang ini, belum mampu diimplementasikan atau diwujudkan di Batam.

“Program BLK komunitas sendiri adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan sebaran lembaga pelatihan kerja, serta mendekatkan akses pelatihan ke masyarakat atau komunitas. Dengan adanya BLK komunitas, diharapkan masyarakat memiliki keterampilan kerja yang mampu terserap oleh dunia usaha dan industri. Masyarakat Batam diharapkan memiliki daya saing dan kompetensi pada dunia usaha, itulah kenapa saya mendesak ke Kemenakertrans agar dibangunkan segera BLK di Batam,” tegas politisi yang sudah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri dua periode berturut-turut ini.

Masih kata Sirajudin Nur, dirinya perlu mendorong dan mendesak Kemenakertrans untuk membangun BLK komunitas di Batam.

Bukan tanpa alasan. Karena selain letak geografis-nya Kota Batam yang sangat strategis, pertumbuhan penduduknya meningkat sangat pesat, kondisi perekonomiannya juga terus membaik dari tahun ke tahun, keberadaan BLK komunitas akan menjadi alternatif bagi pengembangan kualitas SDM di Batam.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri, program BLK komunitas ini, kami harapkan akan mampu memberi harapan baru bagi masyarakat di Batam untuk mengurangi tingkat pengangguran di Batam,” terang politisi yang konsen pada kebijakan sosial masyarakat ini, dan aktif melakukan kegiatan merawat kebudayaan ini.

Atas hal itulah, melalui Disnaker Provinsi Kepri, pria kelahiran 11 Juni 1973, yang juga calon anggota DPD dari Kepri ini dengan tegas meminta agar Pemprov Kepri serius membantu dan mendesak percepatan pembangunan BLK komunitas di Kepri, khususnya di Batam yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Kepri. (*)

Reporter: GALIH ADI SAPUTRO

 

Dugaan Penyelewengan Dana Pensiun di 4 BUMN Nilainya Rp 314 Miliar

0
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah). (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)
batampos- Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengungkap kasus dugaan korupsi di tubuh BUMN. Kali ini berkaitan dengan dana pensiun.Kemarin (3/10) Erick menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin untuk memastikan program bersih-bersih di tubuh perusahaan pelat merah.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kata Erick, telah melakukan audit dana pensiun BUMN. Hasilnya, ditemukan kerugian sekitar Rp 314 miliar.

Angka tersebut belum final. Sebab, uang ratusan miliar dari dana pensiun itu hanya di empat BUMN. Yakni, PT Angkasa Pura I (AP I), PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Perhutani, dan ID Food. ”Itu baru empat (perusahaan BUMN). Kami masih mendorong yang lain,” katanya.

Secara keseluruhan, Erick menyebut ada 48 dana pensiun yang dikelola BUMN. Dari angka tersebut, 70 persen di antaranya dalam keadaan sakit atau pengelolaannya buruk. Karena itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung agar temuan tersebut ditindaklanjuti.

Erick menyatakan, kerugian dari pengelolaan dana pensiun di BUMN masih akan bertambah. ”Artinya, angka itu bisa lebih besar lagi,” ungkapnya. Selain tidak dikelola dengan baik, ada indikasi dikorupsi. ”Pekerja yang sudah bekerja puluhan tahun, hasilnya dirampok oleh oknum-oknum yang biadab,” sesalnya.

Erick memastikan mendukung penuh langkah yang akan diambil Kejagung. ”Pak Jaksa Agung dan seluruh (jajaran) kejaksaan akan menyikat oknum-oknum yang memang sangat merugikan para pensiunan,” tegasnya.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan komitmennya pada bersih-bersih BUMN. Pihaknya bakal menindaklanjuti temuan BPKP dan laporan Kementerian BUMN. Menurut dia, banyak masalah di BUMN dan akan diselesaikan satu per satu. ”Kami mendahulukan dana pensiun sesuai dengan program kami, Kejaksaan Agung, yang menyentuh harkat orang banyak. Itu yang kami dahulukan,” kata dia.

Kejagung tidak hanya berhenti di empat perusahaan BUMN. Pendalaman akan terus dilakukan sebagaimana laporan Kementerian BUMN yang menyebut mayoritas pengelolaan dana pensiun dalam keadaan sakit. (*) 

Reporter: JP Group

Parkir di Halaman Rumah, Motor Vino Hilang Digondol Pencuri

0

batampos– Satu unit motor yang tengah parkir di halaman rumah Jalan Kemboja Tanjungpinang Barat, hilang tanpa jejak, Selasa (3/10).

Diduga seorang pencuri yang berkeliaran menggondol motor Yamaha Vino milik warga Tanjungpinang.

“Taunya pas tadi pagi. Kakak saya mau antar anaknya sekolah, sekali tengok (lihat) motornya sudah hilang,” kata Eliya, saudara korban.

Eliya mengaku, bahwa ia telah menginformasikan ciri-ciri motor yang hilang itu di media sosial dan telah melaporkan ke polisi.

BACA JUGA: Motor Parkir di Tempat Sepi Jadi Incaran Residivis

“Sudah lapor polisi, cuma belum ada kabar selanjutnya,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Adri Warman mengatakan polisi telah menerima laporan pencurian motor di kawasan Tanjungpinang Barat.

Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi dan memeriksa lokasi pencurian motor guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sudah lapor. Langsung kami tindaklanjuti dan lakukan penyelidikan,” kata andri singkat. (*)

reporter: yusnadi

Polresta Barelang Ungkap 5 Kasus Narkotika, Sita 46 Kg Sabu

0
Pemusnahan Narkoba 2 F Cecep Mulyana scaled e1696388234671
Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun bersama Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, Kepala Bea Cukai Batam Ambang Priyonggo dan Forkopimda memberikan keterangan pengungkapan dan pemusnahan nargoba jenis sabu di Mapolresta Barelang, Selasa (3/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Polresta Barelang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 46,4 kilogram selama bulan September 2023. Sabu ini didapatkan dari pengungkapan 5 kasus dengan 11 orang tersangka.

Kapolda Kepri, Irjen Tabana Bangun mengatakan pengungkapan ini dilakukan di lokasi dan waktu yang berbeda. Pengungkapan pertama pada 11 September di dua lokasi, yakni di Hotel 777 Nagoya, dan di pinggir jalan Kompleks Ruko Tanjungpantun, Jodoh, Batuampar. Di lokasi, polisi menangkap 6 orang pelaku, dan barang bukti 6.927 gram sabu.

Para tersangka yakni Ahmad Riduan, Roky Harianki, Agus Salim, Hendra, Ali Amran Sipahutar, dan Yudhi Sukandar. Ahmad dan Roky bertugas sebagai kurir yang diupah pria berinisial E (DPO). Barang haram itu rencananya akan diselundupkan ke Tangerang.

“Sabu ini dibungkus teh China merek Da Hong Pao Tea dan dibalut dengan lakban warna merah,” ujar Tabana di Mapolresta Barelang, Selasa (3/10) siang.

Kasus kedua diungkap pada tanggal yang sama. Polisi menangkap Irwansyah di depan Ruko Pesona Niaga, Batam Centre dengan barang bukti 993.50 gram sabu. Pelaku diupah seorang pria bernisial B (DPO) untuk mengambil barang haram tersebut ke lokasi.

Sedangkan kasus ketiga diungkap bersama Bea Cukai Batam pada 25 September di bawah Jembatan 3 Barelang, Setokok. Di lokasi, polisi menangkap kurir sabu bernama Rizal dengan barang bukti, 39,5 kilogram.

“Sabu ini berasal dari Malaysia dan hendak dibawa ke Jakarta. Lalu dilakukan penyelidikan ke Jakarta dan kita menangkap 1 orang tersangka lagi,” katanya.

Sedangkan kasus kelima diungkap pada 25 September di Pasar Serba 8000, Batam Centre. Di lokasi, polisi menangkap Sahrawi dengan dengan barang bukti 1 kilogram sabu.

“Dari barang bukti yang kita amankan ini telah berhasil menyelamatkan lebih dari 464 ribu jiwa dengan asumsi 1 gram sabu dikonsumsi oleh 10 orang,” tutupnya.(*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Disperindag Batam Uji Lab Puluhan Merk Beras, Ini Hasilnya

0
beras
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam melakukan uji lab terhadap puluhan merk beras yang beredar di Batam. Hal itu dilakukan terkait adanya keluhan nasi cepat basi dan berair usai dimasak.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau memastikan berbagai merk beras yang beredar di Batam aman. Sebab, ia telah melakukan uji lab terhadap berbagai merk beras, terutama merk-merk terkenal.

“Kami sudah melakukan uji lab berbagai merk, ada puluhan merk. Alhamdulillah, beras yang beredar di Batam murni dan aman dari oplosan. Jadi beredar sesuai merek,” ujar Gustian.

Karena itu, Gustian meminta agar masyarakat tidak panik terhadap informasi-informasi yang tak jelas. Jika memang menemukan adanya yang aneh pada beras yang dikonsumsi silahkan langsung melapor ke Disperindag, dengan membawa bukti beras tersebut untuk nantinya ditindaklanjuti.

“Namun yang pasti, untuk daerah Batam ini dijamin berasnya aman. Kalau ada, silahkan langsung informasikan ke kami,” jelasnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengatakan masing-masing perusahaan pasti mempertahankan kualitas beras mereka untuk menjaga kepercayaan konsumen. Namun, menurutnya, untuk hasil setiap panen pastinya ada yang tak sama persis.

“Ya namanya beras dari tanaman, tumbuh tak ada yang sama persis. Kecuali beras itu cetakan pabrik, pasti ada sama persis. Jika ada penurunan atau peningkatan kualitas itu masih wajar,” jelasnya.

Disinggung terkait adanya beras yang menghasilkan nasi cepat basi, Aryanto berpendapat karena cara masak yang berbeda. Seperti kadar air yang diberi saat menanak nasi.

“Patokan nasi itu bisa dari jumlah air, beda sedikit bisa jadi hasilnya berbeda,” sebut Aryanto. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Biaya Pengganti Pengolahan Darah Naik Jadi Rp 490 Ribu Per Kantong

0
Ilustrasi aktivitas donor darah. (dok Jawapos,.com)

batampos – Palang Merah Indonesia (PMI) menyampaikan keputusan penting. Yaitu keputusan menaikkan biaya pengganti pengolahan darah (BPPD). Dari semula Rp 360 ribu per kantong menjadi Rp 490 ribu per kantong atau naik sekitar 36 persen.

Pengumuman kenaikan BPPD itu disampaikan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla. Informasi itu disampaikan JK pada forum Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Unit Donor Darah (UDD) PMI di Surabaya kemarin (3/10). Dia mengatakan kenaikan itu diputuskan demi menjaga keberlanjutan dari kinerja UDD PMI. Apalagi UDD PMI harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi pada urusan donor darah.

“UDD itu harus hidup dan berkembang sesuai zamannya, teknologinya, kebutuhannya, kebersihannya dan itu butuh,” katanya. Untuk itu dia menyebutkan setelah sepuluh tahun ongkos penggantian pengolahan darah sebesar Rp 360 ribu, akhirnya dinaikkan. Dia mengatakan keputusan itu sudah melalui diskusi lama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Mantan wakil presiden pendamping SBY dan Jokowi itu menegaskan, keputusan kenaikan tersebut bukanlah untuk mencari untung. Tetapi semata-mata demi menjaga keberlanjutan dari UDD PMI. Termasuk juga untuk mensejahterakan petugas pelayanan donor darah.

“Kita tidak mencari untung tapi kita ingin sustainable atau berlanjut,” jelasnya. JK mengatakan kesejahteraan petugas donor darah juga perlu dipertimbangkan. Karena bisa berpengaruh pada peningkatan kualitas pelayanan donor darah di masyarakat.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu lantas mengungkapkan, saat ini teknologi donor darah sudah semakin maju. Dia menjelaskan pada teknologi yang sebelumnya harus menggunakan jarum dalam ukuran besar. Perkembangan saat ini, cukup memakai ukuran yang lebih kecil. Termasuk pada jenis kantong darah yang digunakan lebih bagus dari sebelumnya.

Untuk itu JK berharap dengan kenaikan BPPD ini maka PMI dapat memperbaharui peralatan dan sarana prasarananya. “Ini bukan bisnis tapi prosesnya harus berlanjut dan maju dan itu hanya bisa kalau ada marginnya untuk memperbaharui alat, kantor, dan sebagainya”, papar JK.

Untuk diketahui, BPPD adalah semua biaya yang digunakan dalam proses menghasilkan darah transfusi atau komponen darah yang aman sesuai standar. Kemudian pemenuhan dalam jumlah cukup dan tersedia setiap saat dibutuhkan. Kemudian juga diperhitungkan secara rasional dan tetap nirlaba. Dengan tujuan untuk menghasilkan darah transfusi dan atau komponen darah yang berkualitas. (*)

Reporter: JP Group

Dua Rumah Warga Kelurahan Sawang Rusak Dihantam Angin Puting Beliuang

0
rumah Irwansyah warga Kelurahan Sawang kecamatan Kundur Barat atapnya diterjang angin puting beliung Selasa (3/10)

batampos-Dua unit rumah warga kelurahan Sawang kota kecamatan Kundur Barat rusak dihantam angin puting beliung Selasa 3/9 pagi. Akibatnya atap rumah terbang dan satu rumah tertimpa pohon karet. Beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir jutaan rupiah.

Lurah Sawang kota Azman Muk membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan kejadian cukup singkat begitu mendung gelap dan muncul tiupan angin cukup kencang hingga mengangkat atap rumah permanen di pantai Asmara Dewi.

BACA JUGA: Angin Kencang Ambrukkan Kubah Masjid di Teluk Uma

” Iya ada dua unit rumah yang menjadi korban akibat angin puting beliung. Saat ini kami bersama warga setempat sudah mengevakuasi korban di rumah saudaranya,” terang Azman.

Dikatakan ada dua orang korban angin puting beliung pertama Irwansyah alamat jalan pantai Asmaradewi RT.001/RW.005 kelurahan Sawang kota kecamatan Kundur Barat. Korban kedua Nazarudin alamat jalan Tongheng RT.003/RW.011 Kelurahan Sawang kecamatan Kundur Barat. Kedua rumah kondisinya rusak parah sehingga sangat membutuhkan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak. (*)

reporter: imam sukarno

Jadwal Kapal Ferry Dumai Line Seluruh Rute dan Harga Tiketnya

0
dumai line
Ilustrasi. Kapal Dumai Group. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kapal laut masih menjadi moda transportasi yang banyak diminati masyarakat Batam. Sebab, selain memiliki jadwal yang rutin setiap harinya, harga tiket kapal laut juga terbilang cukup terjangkau dibandingkan dengan transportasi lain seperti pesawat.

Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan ke luar daerah menggunakan kapal laut, ada banyak perusahaan transportasi kapal di Batam. MV Dumai Line dari Dumai Express Group salah satunya. Untuk tujuan Batam-Karimun MV Dumai Line Dumai Express Group melayani enam kali pelayaran dalam satu hari.

Baca Juga: Warga Batam Harus Tahu! Tarif Parkir Baru Belum Berlaku

Adapun jadwal kapal ferry Dumai Line untuk Batam-Karimun ini dimulai dari pukul 07.00 WIB dengan rute Batam-Karimun-Tanjung Samak-Repan-Tohor-Selat Panjang dan terakhir di Buton. Lalu pada pukul 07.30 Batam- Karimun-Selat Panjang-Bengkalis-Dumai. Selanjutnya pukul 09.30 WIB rute Batam-Karimun, pukul 13.00 WIB Batam- Karimun-Tanjung Samak dan Selat Panjang. Pukul 14.15 WIB Batam-Karimun dan pukul 16.15 WIB Batam-Karimun.

“Ya, perharinya kita punya enam kali pelayaran rute Batam-Karimun. Selain itu ada juga rute-rute lain yang kami layanani setiap hari” ujar Humas Dumai Line Asmadi, Selasa (3/10).

Tidak hanya ke Karimun, MV Dumai Line juga melayani pelayaran menuju Tanjungsamak, Repan, Selatpanjang, Buton, Bengkalis, Sungai Tohor dan Dumai.

Untuk tarif tiket sendiri, Batam-Karimun dijual Rp 103.000. Lalu Batam-Tanjung Samak, Batam-Sungai Tohor dan Batam- Repan dijual Rp 210.000. Sementara itu tarif tiket Batam-Selat Panjang Rp 270.000 dan Batam-Buton dijual Rp 390.000.

Baca Juga: Rudi Sosialisasi, Warga Sambut dengan Ungkapan Hati

Asmadi menambahkan, untuk tarif tiket Batam-Bengkalis dijual Rp 430.000 dan Batam-Dumai Rp 540.000. “Harga tersebut belum termasuk pass boarding pelabuhan sebesar Rp 10.000 per tiket,” tuturnya.

Sementara itu di Pelabuhan Domestik Sekupang terdapat 23 pelayaran kapal ke berbagai pulau pada Selasa (3/10). Secara keseluruhan pelayaran trip pertama dilayari Dumai Expres tujuan Tanjung Balai Karimun-Buton. Sementara pelayaran trip terakhir dilayari Mikonatalia tujuan Karimun Pukul 17.00 WIB. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kemenag Dinilai Berlebihan Respon Umrah Backpacker

0
Ilustrasi. Sejumlah Jamaah Umroh memadati area keberangkatan Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. (Foto: AMPHURI)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan seseorang bernama AL selaku founder Makkah Trip ke Polda Metro Jaya. Dengan tuduhan menyelenggarakan paket umrah non prosedural dengan kemasan umrah backpacker. Upaya Kemenag tersebut dinilai berlebihan.

Tudingan tersebut disampai pengamat haji dan umrah Ade Marfuddin. Dia mengatakan penyelenggaraan umrah saat ini tidak bisa lepas dari dampak disrupsi teknologi. Apalagi Arab Saudi-nya sendiri selaku tuan rumah, sedang gencar-gencarnya menjalankan digitalisasi haji dan umrah.

Saat ini setiap orang bisa memesan visa umrah sekaligus dengan akomodasi lewat ponsel masing-masing. Proses ini bisa dilakukan lewat website Nusuk milik Saudi. Mitra layanan umrah di aplikasi tersebut juga semakin bertambah. Jadi masyarakat tidak perlu berangkat umrah lewat travel di Indonesia.

“Kondisi sekarang tidak bisa dibendung. Digitalisasi layanan umrah tidak boleh dilarang,” katanya kemarin (3/10). Regulator di Indonesia, dalam hal ini Kemenag seharusnya bisa merespon digitalisasi umrah tersebut dengan baik.

Pada prinsipnya Ade mengatakan umrah adalah ibadah pribadi atau personal. Tetapi karena dilaksanakan di luar negeri, maka negara tetap harus hadir dengan memberikan perlindungan. Dia menegaskan upaya perlindungan itu tidak lantas diwujudkan dengan melarang umrah backpacker.

Ade mengatakan alangkah lebih bijak Kemenag menghadirkan sistem atau aplikasi pengawasan jemaah umrah. Kapan berangkat dan pulangnya. Sehingga bisa dilakukan pengawasan. Termasuk ketika ada kondisi darurat seperti kecelakaan atau penelantaran. Selain itu juga memantau supaya visa umrah itu tidak disalahgunakan untuk visa tinggal secara ilegal di Saudi.

Kemudian yang perlu ditekankan oleh Kemenag adalah sosialisasi. Yaitu sosialisasi bahwa umrah adalah ibadah, bukan tamasya. Sehingga ada tuntunan atau ritual yang harus dilakukan sesuai aturan agama. Sehingga penting adanya pendamping ibadah atau manasik.

Jika sosialisasi itu dilakukan dengan baik, masyarakat dengan sendirinya pikir-pikir untuk umrah backpacker. Karena banyak resiko di belakangnya. Tanpa harus melarang sampai melaporkan ke polisi.

Kemajuan pelayanan umrah sebelumnya juga disampaikan Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi. Dia mengatakan maskapai Saudia bahkan memberikan waktu transit di Makkah selama beberapa hari untuk penumpangnya. Tujuannya supaya bisa sekaligus melaksanakan umrah. “Ini free,” katanya. Perkembangan strategi umrah oleh Saudi itu tentu harus diikuti penyesuaian kebijakan di Indonesia.

Sementara itu laporan Kemenag atas Makkah Trip kepada Polda Metro Jaya tertuang dalam surat resmi. Di surat yang diteken Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin. Umrah Backpacker atau non prosedural itu dinilai melanggar pasal 115 dan 117 UU 8/2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

“Ada ancaman pidana berat dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah yang tidak sesuai dengan regulasi negara,” tegasnya. Kemenag mengharapkan partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam penegakan hukum tersebut. Masyarakat harus melek regulasi dan jangan mudah tergiur harga umrah murah. (*)

Reporter: JP Group