Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 4878

Kapolresta: Silakan Demo tapi jangan Anarkis

0
Kombes Pol Nugroho Dalil Harahap scaled
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto. F.Dalil Harahap

batampos-Aliansi Pemuda Melayu mengecam aksi tim terpadu dan BP Batam yang mencabut hak-hak masyarakat Pulau Rempang. Mereka mengancam akan melakukan aksi besar-besaran dan demo turun ke Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto meminta masyarakat yang melakukan aksi demo nanti untuk menyampaikan aspirasi dengan sopan, santun, dan hati yang dingin.

“Silahkan saja kalau masyarakat demo. Jangan melakukan tindakan anarkis,” ujar Nugroho.

Nugroho mengaku pengamanan tersebut nantinya dilakukan dengan maksimal sesuai dengan jumlah massa yang turun.

“Pengamanan nantinya dilakukan oleh Tim Terpadu. Pengamanan semaksimal mungkin,” katanya.

BACA JUGA: Minta Polisi Tetapkan Pengurus Koperasi Jadi Tersangka, 3 Provokator Demo Ditangkap

Diketahui, hari ini, Jumat (8/8), Tim Terpadu kembali turun ke Pulau Rempang untuk melakukan memasang patok atau pengukuran lahan hutan terkait proyek Rempang Eco City.

Nugroho mengaku kegiatan hari ini berlangsung lancar dan kondusif. “Tidak ada bentrok dengan masyarakat. Hari ini sudh siap masyarakat di relokasi ” ungkapnya.

Nugroho berharap kegiatan ini akan tetao kondusif hingga pihak pengembang melakukan pembangunan di lahan tersebut.

“Diharapkan Rempang ini akan maju dengan kebijakan pemerintah pusat,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

Desa Pengudang Didorong Jadi Lokasi Pengembangan Wisata Halal di Bintan

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika membuka FGD di balai Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (8/9/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Pemerintah menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema percontohan wisata halal berbasis local wisdom atau kearifan lokal di balai Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (8/9/2023).

FGD tersebut dibuka oleh Sekda Bintan, Ronny Kartika dan dihadiri Ketua DWP Bintan, Elyza Riani serta praktisi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Maritime Raja Ali Haji, Lily Viruly.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pemerintah mendorong Desa Pengudang menjadi lokasi pengembangan wisata halal di Bintan.

Menurutnya, gagasan tersebut akan diimplementasikan dan dikaji secara lebih komprehensif.

Masih menurutnya, pengembangan konsep wisata halal di Desa Pengudang akan menawarkan konsep nuansa wisata baru.

BACA JUGA: Kendalikan Pencemaran Lingkungan, Lanal Bintan Bersihkan Sungai di Desa Lancang Kuning

“Nanti bisa diimplementasikan melalui ketersediaan home stay rumah penduduk serta daya tarik kuliner tradisional lokal,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa konsep wisata halal merupakan konsep wisata yang ramah wisatawan muslim.

Hal ini menurutnya sebuah branding yang pas untuk Desa Pengudang yang penduduknya mayoritas muslim.

Selain itu, kata dia, Desa Pengudang memiliki pemandangan pedesaan yang alami. Bahkan banyak wisatawan asing saat ini yang mau menetap 2 hingga 8 hari dan menginginkan konsep wisata seperti menikmati kuliner tradisional setempat atau sekedar bersepeda menikmati keindahan panorama desa. (*)

reporter: slamet

Kepala BP Batam Apresiasi Kerja Keras Personel Keamanan Gabungan

0

 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kerja keras personel keamanan gabungan dalam mengawal percepatan investasi Kawasan Rempang. Berkat upaya personel yang terdiri dari Polri, TNI, Ditpam dan Satpol PP tersebut, pengukuran tapal batas hutan pun bisa terlaksana dengan lancar tanpa kendala.

rudi
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, saat melakukan sosialisasi pengembangan Pulau Rempang bersama FKPD dan tokoh masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras untuk mendukung Program Strategis Nasional. Semoga seluruh petugas selalu diberikan kesehatan hingga investasi ini bisa terealisasi,” ujarnya, Jumat (8/9/2023).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengungkapkan peran strategis personel keamanan gabungan tersebut sangat maksimal dalam menciptakan situasi kondusif di Kawasan Rempang.

Bukan tanpa alasan, proyek pengembangan Rempang sendiri termasuk dalam daftar Program Strategis Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Sehingga, proyek tersebut mendapat atensi serius dari pemerintah pusat agar segera terealisasi.

Oleh karenanya, pemerintah pusat melalui kerja sama antara BP Batam dan PT Makmur Elok Graha (MEG) berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan Kawasan Rempang ke depannya. Termasuk mengupayakan hak-hak yang akan diperoleh warga yang terdampak pembangunan saat proyek akan dimulai.

“Momentum pembangunan dan investasi ini diharapkan mampu membawa masyarakat lebih sejahtera dan maju ke depannya,” pungkasnya. (DN/rilis)

Tingkatkan Kedisiplinan Anggota, Propam Sosialisasi Perpol

0
unnamed 5 e1694189142820
Personel Propam Polresta Barelang memeriksa kelengkapan surat anggota Polsek Bengkong

batampos– Pengamanan dan Profesi (Propam) Polresta Barelang melaksanakan sosialisasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 07 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik kepada personel Polsek Bengkong. Kamis (7/9).

Kanit Provos Polresta Barelang, Ipda Hendra Eka Feri mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang norma atau aturan moral baik tertulis maupun tidak tertulis yang menjadi pedoman sikap, perilaku dan perbuatan setiap anggota.

Aturan ini harus diterapkan dalam melaksanakan tugas, wewenang, tanggung jawab serta kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: 47 Calon Advokat Digembleng Teknik dan Kode Etik Beracara

“Anggota Polri wajib memedomani dan menaati setiap kewajiban serta larangan dalam etika kenegaraan, etika kelembagaan, etika kemasyarakatan dan etika kepribadian,” katanya.

Kegiatan ini diikuti 30 personel Polsek Bengkong yang menjalani pemeriksaan penegakan penertiban dan disiplin (gaktiblin). Para personel diperiksa kelengkapan pribadi meliputi kartu tanda penduduk (KTP), kartu tanda anggota (KTA), SIM, STNK dan Surat senjata api (senpi) bagi anggota yang membawa Senpi Organik Polri.

Sementara itu Wakapolsek Bengkong, Iptu Muhamad Kevin Ramadhan mengatakan Fungsi Propam Polri ini wajib disosialisasikan kepada seluruh anggota Polri dan aparatur sipil negara (ASN) Polri.

“Intinya kami tekankan kepada anggota untuk menghindari segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri dan mencoreng nama baik Institusi Kepolisian Polri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kevin mengajak personelnya tetap bersikap netral dan tidak membuat kegaduhan jelang Pemilu nanti. Ia juga memperingati personelnya agar dapat meningkatkan kedisiplinan dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.

“Hasil pengecekan tadi, kurang lebih tidak ada teguran yang berarti. Hanya saja ada beberapa anggota yang lupa bawa KTP atau SIM,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

Tuntaskan Persoalan Banjir di Tanjungpinang, Pemprov Kepri Benahi Sejumlah Ruas Jalan

0
Ansar Ahmad

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, lewat APBD TA 2023 ini, Pemprov Kepri mulai membenahi sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Tanjungpinang. Pembangunan ini dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir.

“Selain merevitalisasi beberapa objek penting, penanggulangan banjir menjadi salah satu yang digesa oleh Pemprov Kepri,” ujar Ansar Ahmad, Kamis (5/9) lalu.

Dijelaskannya, pada tahun anggaran 2023 ini, Pemprov Kepri mendapatkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp12,478 miliar untuk pembangunan box culvert di tiga titik sekaligus. Ketiga lokasi tersebut adalah Jalan Raja Haji Fisabilillah dan dua titik di Simpang Jaln Adi Sucipto – Gesek atau kawasan Tugu Tangan.

“Pekerjaan ini diharapkan mengatasi beberapa titik banjir di ibukota, khususnya di beberapa ruas jalan” jelas Gubernur.

Gubernur berharap setiap kali hujan turun, masyarakat tidak perlu khawatir lagi akan jalan yang tergenang dsn banjir di wilayah tersebut. Dengan penanganan drainase (pembangunan box culvert) ini akan membagi air yang selama ini jika hujan turun akan bertumpu di satu titik sehingga terjadi genangan banjir.

BACA JUGA: Hujan, Sejumlah Wilayah Karimun Dikepung Banjir

“Nah, inilah penyebab karena belum sistem pembagian air dan masih satu muara membuat sering banjir menimpa ruas jalan tersebut,” paparnya.

Gubernur Ansar juga meminta masyarakat bersabar terhadap masih ditutupnya beberapa ruas jalan akibat pembangunan tersebut. Ia berharap pekerjaan dapat selesai dengan baik dan tepat waktu. Ia minta agar pihak kontraktor yang bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan target yang telah ditentukan.

“Pekerjaan harus selesai tepat waktu, sehingga akses jalan bisa segera dibuka. Karena lokasi pekerjaan adalah lintasan utama,” tutup Gubernur.

Di kesempatan terpisah, PPTK Kegiatan Suji Hartanto mengatakan pekerjaan ini menggunakan dana APBN melalui Satker Perangkat Daerah Tugas Pembantuan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kepulauan Riau pada Dinas PUPP Pemprov Kepri.

Pekerjaan dimulai dari 14 Maret 2023 yang lalu dengan masa pelaksanaan 291 Hari Kalender atau selesai pada Desember nanti.

Menurut Suji, sampai saat ini secara rekapitulasi, pekerjaan pembangunan 3 box culvert ini sudah mencapai 50 persen. Disebutkannya, pekerjaan di Jalan Raja Haji Fisabilillah tinggal pengaspalan, sedangkan di tugu tangan akan mulai dikerjakan box culvert pada simpang jalan dari bandara setelah pekerjaan pada simpang dari arah RSUP selesai.

“Karena pengaturan pengalihan jalan. Meskipun demikian, kita optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu,” ujar Suji Hartanto. (*)

reporter: jailani

Ada Recana Relokasi Rempang, Gustian Pastikan Ketersediaan Ayam dan Sayur di Batam

0
Gustian Riau 2 F Cecep Mulyana scaled 1 e1641914517219
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam memastikan relokasi galang tak akan berpengaruh terhadap ketersediaan komoditi di Batam. Terutama untuk stok ayam potong segar, telur ayam buras hingga sayur.

“Relokasi Rempang tak pengaruh terhadap stok ayam hingga sayur di Batam, ” jelas Gustian.
Dijelaskannya, sumbangsih ayam potong segar di kawasan Galang, hanya beberapa persen memenuhi kebutuhan Batam. Begitu juga dengan hasil panen sayuran hingga cabai di Batam.
“Tak berpengaruh karena memang hasil dari Galang, hanya memenuhi beberapa persen dari kebutuhan di Batam, paling sekitar 5 persen, ” jelas Gustian.
Meski begitu, ia telah mencari solusi agar kebutuhan komoditi di Batam tetap aman. Diantaranya, memastikan tambahan kuota, jika memang kuota dari Batam tak lagi memenuhi.
“Jadi saya sudah hubungi dari Karimun, Bintan dan Tanjung Pinang juga, memastikan stok sayur hingga ayam aman nantinya,” sebut Gustian.
Bahkan, menurut Gustian ia juga telah berkoordinasi dengan daerah lain di luar Kepri, jika memang stok masih kurang. Tujuannya  juga memastikan, stok aman dan harga aman.
“Intinya selain stok aman, kami juga memastikan harga aman, ” pungkas Gustian. (*)
reporter: yashinta

Tahanan Narkoba Babak Belur Dihajar Empat Tahanan Lain

0

batampos-Tahanan kasus narkoba inisial babak belur dihajar oleh empat tahanan lainnya di sel Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (6/9) lalu.

Tak terima dengan kejadian tersebut, orang tua bersama istri korban, langsung melapor ke Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

Orang tua korban, Nuraini mengatakan ia melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya di dalam sel tahanan.

“Kami buat laporan karena anak kami dipukul hingga babak belur,” ungkapnya usai membuat pengaduan di Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Jumat (8/9).

Pemukulan itu terungkap setelah Nuraini datang menjenguk anaknya di yanh ditahan di sel tahanan Mapolresta Tanjungpinang. Nuraini kaget saat melihat wajah korban babak belur.

Saat itu, korban akan diserahkan polisi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang guna proses Tahap II.

BACA JUGA: Tahanan Titipan Kejaksaan Cabang Moro Meninggal Dunia di Rutan

“Anak saya bercerita bahwa dirinya dipukuli di kamar mandi sel oleh empat tahanan lainnya,” kata Nuraini.

Setelah selesai proses Tahap II tahanan kasus narkoba kini telah dijebloskan ke Rutan Tanjungpinang.

Di tempat yang sama, Penasihat Hukum M yakni Ratna mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu itikad baik keluarga tahanan yang melakukan pemukulan.

“Intinya kami ingin yang terbaik, korban bisa diobati. Apakah damai? kami masih menunggu keluarga tahanan yang memukul,” terangnya.

Terpisah, Kasi Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Giofany Casanova mengatakan penyidik Satreskrim telah menerima aduan terkait penganiayaan tahanan.

“Masih kami selidiki dugaan penganiayaan itu,” kata Giofany singkat. (*)

reporter: yusnadi

Usai ‘Digarap’ Korban Selalu Dikasih Uang

0
Ilustrasi cabul asusila
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos– Kuswanto alias Anto, pria beristri tega mencabuli pelajar berusia 17 tahun berulang kali. Akibatnya, pria berusia 41 tahun itu pun menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam.

Sidang perdana Anto digelar tertutup untuk umum. Agenda sidang yakni pembacaan dakwaan, yang terdakwa saksikan secara online. Karena ancaman hukuman terdakwa diatas 15 tahun, majelis hakim menunjuk pengacara dari LBH suara keadilan untuk mendampingi terdakwa.
Vierki Siahaan, salah satu dari tim kuasa hukum terdakwa menjelaskan, perbuataan cabul pertama terjadi pada Oktober 2022 lalu. Berawal dari perkenalan keduanya melalui media sosial  yang akhirnya bertemu di Batuaji.
Dari pertemuan itu, Anto mengajak korban ke semua wisma untuk berbicara lebih akrab. Namun ternyata sesampai di wisma, pakaian korban dibuka dan dicabuli.
“Hanya pembacaan dakwaan, pertama dilakukan pada 2022 lalu. Atas dakwaan kami tak esepsi, jadi lanjut pembuktiaan,” jelas Vierki didampingi Christopher, kuasa hukum lainnya.
Dari pertemuan pertama, hubungan keduanya terus berlanjut. Terdakwa dengan leluasa mencabuli korban yang masih pelajar. Agar korban tutup mulut, terdakwa selalu memberi korban uang usai dicabuli.
“Perbuatan terdakwa diketahui orang tua korban, dan melaporkan terdakwa ke polisi, ” pungkas Vierki.
Atas. Perbuataan terdakwa, jaksa menjerat dengan pasal 81 ayat 2 jo pasal 76 D no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)
reporter: yashinta

Atasi Kelangkaan Elpiji, Bupati Minta SPBE Segera Beroperasi di Karimun

0
Aunur Rafiq

batampos– Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kabupaten Karimun. Permintaan orang nomor ini upaya mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 yang sering terjadi.

“Kami telah mendeteksi problematik kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Karimun. Salah satu solusinya, kita minta kepada Pertamina untuk segera mengaktifkan SPBE yang dibangun di Kecamatan Meral Barat,” ujar Aunur Rafiq kepada Batam Pos, Jumat (8/9).

Dengan beroperasinya SPBE, lanjut Rafiq, Karimun tidak lagi bergantung pada Tanjunguban. Di sisi lain, harga gas pun dipastikan akan turun karena berkaitan pemangkasan biaya trasportasi pulang pergi selama ini ke Tanjunguban.

“Kalau SPBE beroperasi, kita bisa atasi masalah kelangkaan elpiji. Di samping itu, harganya pun jadi murah dari Rp25 ribu ke Rp 20 ribu untuk gas elpiji 3 kg,” tutur Aunur Rafiq.

BACA JUGA: Usaha Mikro Meningkat, Kebutuhan Gas LPG 3 Kg juga Meningkat

Selain mendorong percepatan pengoperasian SPBE, kata Rafiq, juga diminta Satgas akan melakukan pendataan penggunaan gas elpiji di Kabupaten Karimun.

“Pendataan ulang ini diharapkan mampu mendapatkan data usaha mikro, dan kebutuhan gas 3 kg setiap bulannya,” papar Rafiq.

Sebagai informasi, do Kabupaten Karimun terdapat lima perusahaan penyalur gas elpiji 3 Kg yaitu PT Bintang Abadi Sejahtera, PT Cipta Nusa Indonesia, PT Lestari Cipta Prima Sakti, PT Petromas Jaya Abadi dan PT Prima Jaya Sukses.

Sementara jumlah pangkalan gas elpiji 3 Kg sebanyak 137 pangkalan di luar Pulau Karimun, dan 338 pangkalan khusus Pulau Karimun sehingga dengan total keseluruhan 475 pangkalan. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Rusuh di Rempang, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

0

rempang rusuhbatampos– Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menetapkan 7 orang tersangka dalam bentrokan di Pulau Rempang, Kamis (7/9). Sebelumnya, polisi menangkap 8 orang dari lokasi yang diduga sebagai provokasi.

“Yang ditetapkan tersangka sudah 7,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, Jumat (8/9).

Budi menjelaskan dari pemeriksaan, para tersangka merupakan warga asli Pulau Rempang. Dari tangan mereka disita barang bukti berupa ketapel, batu, parang, dan bom molotov.

BACA JUGA: Pemko Batam Liburkan Sekolah Sementara di Rempang

“Mereka orang Rempang, bukan pendatang dari luar,” katanya.

Adapun identitas delapan warga yang telah diamankan di Mapolresta Barelang, yakni Fahrizal, 35, warga Kampung Melayu Setokok, Roma, 36, warga Kampung Tanjungkertang, Jakarim, 53, warga Kampung Belongkeng, Firman, 40, warga Kampung Monggak.

Kemudian As Arianto As HM, 26, warga Belongkeng, Boiran, 51, warga Sungai Raya, Martahan Siahaan, 35, warga Tanjungkertap, dan Irfan Saputra, warga Tanjung Banon.

Dari pengakuan Irfan, ia mengaku bom molotov tersebut sudah dipersiapkan bersama rekan-rekannya.

“Bukan punya saya. Sama teman-teman,” ujarnya saat diamankan polisi di Pulau Rempang, Kamis (7/8) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Atas perbuatannya, mereka disangka dengan Pasal 212, 213, 214 K.U.H. Pidana dan Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 8 tahun penjara. (*)

reporter: yopi