Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4898

Situasi Rempang Makin Kondusif, Warga: Alhamdulillah, Sudah Sedikit Tenang

0
Menteri Bahlil ke Rempang e1695040139405
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia saat bertemu dengan anak-anak di Rempang, Senin (18/9).

batampos – Situasi di Rempang semakin kondusif setelah Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menemui masyarakat dan tokoh masyarakat Rempang. Apalagi sudah ada solusi dan jaminan tidak merugikan masyarakat tempatan atas rencana pengembangan Rempang Eco City tersebut.

“Alhamdulillah, sudah sedikit tenang. Kita tetap berharap agar kampung tak digusur. Semoga secepatnya ada solusi yang baik buat kami masyarakat tempatan dan juga rencana pengembangan itu,” ujar Ijal, warga Rempang, kemarin.

Suasana kondusif juga ditandai dengan kembalinya warga beraktivitas dengan tenang. Mereka kembali melaut dan bergeraknya kembali aktivitas ekonomi masyarakat lainnya.

Suasana kondusif Rempang juga disampaikan tokoh masyarakat Rempang yang juga ketua Keramat, Gerisman Ahmad, saat Bahlil menemuinya Senin (18/9). Gerisman bahkan memberitahukan kepada masyarakat Melayu, baik yang ada di Batam, Kepri, luar Kepri, hingga luar negeri, bahwa Rempang sudah kondusif.

“Pemerintah melalui menteri investasi sudah menjamin tak akan menyengsarakan masyarakat Rempang. Jadi, saya beritahukan kepada saudara-saudara kami semua, Rempang sudah kondusif,” ujar Gerisman, lewat pengeras suara.

Baca Juga: SPAM Batam Jamin Pasokan Air, Produksi Air Capai 4 Ribu Lpd

Sementara itu, tahapan relokasi warga Rempang segera dilakukan. Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol Badan Pengusahaan Batam, Ariastuty Sirait.

Ia mengatakan, sejauh ini diprioritaskan relokasi tahap I seluas 2.000 hektare sebagaimana kesepakatan Menteri Bahlil dengan warga. Lahan seluas itu, nantinya akan digunakan untuk kawasan industri.

“Pergeseran (relokasi) tetap berjalan, investasi untuk kawasan industri tetap berjalan di Sembulang, Rempang (tahap 1),” kata Tuty kepada Batam Pos, Selasa (19/9).

Ia juga mengatakan, dari jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya, relokasi tahap I dimulai dari 20 September. Namun saat ini, kata Tuty, waktu relokasi bersifat dinamis.

Tidak ada jadwal pasti dari tenggat waktu relokasi. “Bersifat dinamis, mungkin diperpanjang ke 28 (September, red),” tutur Tuty.

Saat ground breaking Kawasan Industri Tunas, Selasa (19/9), Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan lahan untuk kawasan industri (Rempang Industrial Park) seluas 2.000 hektare itu nantinya akan ditempati 13 perusahaan. Salah satunya, Xinyi, pabrik kaca terbesar yang akan dibangun di sana.

“Ada PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya),” ucap Rudi.

Baca Juga: Lampu Jalan Padam di Bukit Daeng, Pengendara Tak Nyaman Melintas: Jadi Seram dan Rawan

Terkait problem masyarakat adat yang ada di Kawasan Rempang, Rudi mengatakan, akan menyelesaikan dengan sebijaksana mungkin sebagaimana yang disepakati Menteri Bahlil dengan warga.

“Kami ingin baik-baik saja. Tidak ada relokasi, tapi pergeseran (ke lokasi baru di Rempang, red). Ada sekitar 2.700 rumah sedang dibangun, (diprediksi) selesai tahun 2024 akhir,” tuturnya.

Setiap rumah akan dibangun di atas lahan seluas 500 meter persegi. Selain itu, jalan menuju ke perkampungan juga akan diselesaikan. Rudi mengatakan, sesuai perkataan Presiden Jokowi, bahwa pemerintah tidak akan menyengsarakan rakyatnya.

“Saya akan buktikan, rumah akan selesai dan semuanya selesai. Di sana ada fasum, fasos, kantor camat, kantor lurah, polsek. Pokoknya semua fasilitas umum lengkap, biaya untuk menyelesaikannya Rp 1,6 triliun,” tuturnya.

Apabila Rempang direalisasikan, Rudi meyakini ekonomi Batam dapat lebih melesat. Batam akan berkembang lebih pesat, begitu juga dengan Kepri.

“Batam tak berkembang, Kepri jangan berharap. Sebab, 80 persen ekonomi Kepri dari Batam,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bahlil yang mengaku mendapat perintah langsung dari Presiden Jokowi, menemui tokoh masyarakat Rempang untuk mencari solusi terbaik.

“Gimana solusinya, alhamdulillah sudah kita dapatkan dimana hak-hak masyarakat Rempang tetap kita jaga, hak kultural rakyat juga kita hargai. Namun, andaikan ada pergeseran (relokasi), maka masih tetap di wilayah Pulau Rempang dan kita sudah setujui. Insyaallah, ini menjadi kado terbaik untuk masyarakat Rempang, untuk pemerintah pusat, pemerintah kota dan provinsi dalam penyelesaian hari ini, permasalahan sudah selesai,” ucap Bahlil.

Baca Juga: Tour de Batam Digelar Akhir Pekan Ini, Okupansi Hotel dan Resort di Nongsa Penuh

Bahlil juga menegaskan bahwa tidak ada daerah yang maju tanpa adanya investor. Untuk itu, pembangunan Rempang harus tetap berjalan dan persoalan relokasi masih bisa di Pulau Rempang.

Bahlil juga menyebutkan lahan 17.000 hektare di Rempang hanya 7.000 hektare yang bisa dikelola. Selebihnya, 10.000 hektare wilayah hutan lindung.

“Kita prioritaskan 2.000-2.500 hektare untuk industri, tidak semua dilakukan pergeseran. Kita sebagai perwakilan dari tingkat pusat tidak mungkin menzolimi warga yang sudah lama disini. Hak-haknya harus diperhatikan dengan baik, caranya pun harus di perhatikan dengan baik. Jika ada saudara saya yang baru, itu perlakuannya beda dengan yang lama menetap di Rempang,” tegasnya.

Jika ada pergeseran tanah atau relokasi, warga Rempang yang terdampak akan diberikan lahan seluas 500 meter persegi, ditambah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM), dengan rumah tipe 45, dengan biaya pembangunan rumah sebesar 120 juta per unit.

Namun, jika ada rumah warga dengan nominal harga Rp 500 juta, lanjut Bahlil, maka sisa Rp 380 juta dapat diganti. “Jadi tidak ada yang dirugikan dalam urusan pergeseran. Dan jika warga memiliki tanah seluas 1.000 m2, yang dikasihkan baru 500 m2, maka sisa tanah 500 m2 akan diganti dengan uang tunai sesuai dengan tafsiran harga tanah yang di tentukan oleh tim independent,” ungkapnya.

Dalam masa transisi pembangunan rumah, maka Bahlil memutuskan per KK diberikan uang sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta per-KK dan untuk masing masing orang diberikan Rp 1,2 juta untuk biaya hidup. “Jadi jika 1 KK ada 4 orang, maka akan mendapat Rp 4,8 juta. Itu di luar sewa rumah, maka per KK bisa dapat Rp 6 juta sampai rumah jadi. Jika 10 tahun pembangunan, maka 10 tahun mendapatkan uang itu,” tegas Bahlil.

Bahlil kembali menegaskan, lokasi untuk pergeseran (relokasi) tetap di wilayah Rempang. “Tadinya mau di Galang (Dapur 3), tapi ada usulan masyarakat karena kampungnya di Rempang, jadi masyarakat maunya di Rempang, kita tetap menghargai adat kebudayaan tanah ini, untuk makam nenek moyang kita, saya tidak izinkan sedikitpun untuk dibongkar, tetapi akan di bangun dan di pagar dan di bangunkan gapura,” tegas Bahlil lagi.

Baca Juga: Bawa Mikol Selundupan, BC Batam Tak Tahan Sopir Mobil Penyelundup

Bahlil menambahkan, tentu tidak semua akan menerima dan senang keputusan ini, tapi Bahlil mengatakan, Rempang tidak akan maju kalau masih ada provokator yang menolak Investor masuk. Hal ini harus diwaspadai agar tak ada konflik lagi.

“Saya juga diminta oleh Pak Suardi, yang mendata itu jangan aparat, tetapi yang mendata adalah ketua dan tim dari keluarga sendiri. Tidak apa-apa, yang penting ada batas hari disetujui supaya ada progres,” ujar Bahlil.

Sebagai pemerintah dan sebagai menteri, Bahlil mengatakan, pihaknya memikirkan tidak hanya pada satu kelompok tertentu, tetapi memikirkan semua aspek.

“Setiap ada investasi masuk, kita gampang di provokasi oleh orang yang tidak menginginkan Indonesia ini maju. Ini harus kita waspadai,” ujar Bahlil. (*)

 

Reporter: EUSEBIUS SARA/FISKA JUANDA

Pasar Gerai Pangan Makin Ramai, 20 Lapak Baru Ditambah

0

 

batampos – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang meresmikan bangunan baru di Pasar Gerai Pangan yang berada di Jalan Hang Lekir. Bangunan baru ini dapat menampung sekitar 20 lapak baru untuk petani berjualan dengan harga yang lebih murah dari pasar tradisional di Tanjungpinang.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Aktivitas jual beli di Pasar Gerai Pangan, Selasa (19/9/2023)

Kepala DP3 Kota Tanjungpinang, Yoni Fadri mengatakan dengan bertambahnya 20 lapak ini membuat Pasar Gerai Pangan menjadi lebih ramai dan lengkap menyediakan kebutuhan masyarakat.

“Jika sebelumnya hanya 20 meja, sekarang sudah ada 20 lapak baru dan akan kembali dibangun lapak khusus untuk pedagang ayam dan ikan,” kata Yoni, Selasa (19/9).

Yoni menilai, hadirnya Pasar Gerai Pangan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

“Harga di sini jauh lebih murah dibandingkan pasar, karena jualan ini berasal dari kebun petani, makanya bisa dapat harga yang murah,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Gerai Pangan, Sutrisno mengatakan akan ada 20 petani yang akan menempati bangunan baru tersebut. Pedagang baru ini adalah para petani yang terdaftar dalam kelompok tani.

“Sangat bermanfaat untuk meningkatkan hasil pertanian, dan pedagang di sini juga sudah merasakan dampak positifnya,” tutur Sutrisno. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

 

 

Intip Perbandingan Kekayaan Eks Dirut Pertamina yang Terjerat Kasus Korupsi, Saat Awal dan Setelah Menjabat

0
Eks Dirut PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menggunakan baju tahanan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/9/2023). (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

batampos – KPK melalui Firli Bahuri sudah resmi menahan Dirut Pertamina periode 2009-2014 sebagai tersangka kasus Korupsi di lingkungan PT Pertamina.

Atas kasus korupsi yang dilakukan Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, negara mengalami kerugian sekitar Rp2,1 Triliun.

Kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Dirut Pertamina tersebut, berkaitan dengan pengadaan gas cair atau liquefied natural gas.

Lantas berapa jumlah kekayaan yang diperoleh oleh Karen Agustiawan selama menjabat sebagai Dirut Pertamina? Berikut penjelasanya dikutip JawaPos.com dari elhkpn.kpk.go.id:

Baca Juga: Rugikan Negara Hingga 2,1 Triliun, Begini Kronologi Lengkap KPK Atas Kasus Korupsi Karen Agustiawan

Kekayaan Dirut Pertamina 2009-2014 saat Awal Menjabat

Berdasarkan jumlah kekayaan yang Karen Agustiawan laporkan kepada KPK pada 2008, ia memiliki harta tak bergerak, berupa dua tanah dan bagunan di Taangerang senilai Rp587.111.000.

Ia juga memiliki harta kekayaan berupa tiga kendaraan, yang terdiri dari Mercedes Benz keluaran tahun 97, Corolla keluaran 2001, dan Honda CR-V, dengan total nilai Rp375.000.000.

Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya berupa logam mulia yang saat itu bernilai Rp500.000.000.

Karen juga memiliki harta berupa giro atau kas berjumlah Rp444.513.190. Jadi total seluruh kekayaannya saat awal menjabat adalah menghampiri Rp2 miliar, lebih tepatnya Rp1.906.624.190.

Kekayaan Dirut Pertamina 2009-2014 setelah Masa Jabatan

Berdasarkan kekayaan yang Karen Agustiawan laporkan setelah masa jabatannya selesai pada Juli 2014, jumlah tanahnya bertambah menjadi delapan yang tersebar di Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, dan Depok.

Total seluruh kekayaan tak bergeraknya yang berasal dari tanah dan bangunan itu adalah Rp21.246.014.016.

Kekayaannya yang berasal dari transportasi juga bertambah, menjadi sembilan mobil dengan nilai Rp5.344.450.000.

Ia juga memiliki sumber kekayaan dari bidang peternakan, perkebunan, usaha Alfamart, pertambangan dan usaha lainnya senilai Rp3.188.337.996.

Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya yang bertambah menjadi logam mulia, batu mulia, dan lainnya senilai Rp1.650.000.000.

Ia juga memiliki kekayaan berupa surat berharga yang sebelumnya ia tak miliki, berupa tahun investasi 2013 senilai Rp100 juta.

Kemudian pada Juli 2014, ia memiliki giro dan setara kas senilai Rp8.323.076.845 yang kemudian diperbaharui pada Oktober di bulan yang sama.

Ia juga memiliki hutang senilai Rp4 miliar. Jadi total seluruh kekayaan mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan setelah ia menjabat adalah Rp35.151.878.857, kemudian diperbaharui pada Oktober menjadi kurang dari Rp34 miliar. (*)

Reporter: JP Group

Disdik Kota Tanjungpinang Bagikan 7.410 Paket Seragam

0

 

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang bagikan pakaian seragam gratis untuk murid baru tingkat SD dan SMP di Tanjungpinang. Kadisdik Kota Tanjngpinang, Endang Susilawati mengatakan jumlah pakaian seragam yang dibagikan itu sebanyak 7.410 paket.

ilustrasi pelajar. sumber: freepik

Ia merincikan, jumlah murid SD negeri yang menerima sebanyak 2.678 siswa yang tersebar di 51 sekolah, dan SD swasta berjumlah 967 siswa yang tersebar di 20 sekolah.

Kemudian untuk murid tingkat SMP negeri sebanyak 3.078 siswa yang tersebar di 17 sekolah, dan SMP swasta sebanyak 687 siswa di 12 sekolah.

“Hari ini secara simbolis kita serahkan di SMPN 4 Tanjungpinang kepada perwakilan murid baru,” kata Endang, Selasa (19/9).

Satu paket pakaian itu, dikatakan Endang terdiri dari empat jenis pakaian yaitu baju osis, baju batik, baju kurung dan baju pramuka dengan total anggaran sekitar Rp 5 miliar.

Pakaian ini juga dijahit langsung oleh penjahit lokal yang ada di Tanjungpinang sehingga bisa memberikan manfaat yang baik untuk ekonomi masyarakat.

“Sekarang semuanya telah selesai dikerjakan dan sudah mulai dibagikan kepada murid baru kita,” ujarnya.

Ia berharap program seragam gratis ini dapat berkelanjutan ke depannya, walaupun nantinya sudah berganti kepemimpinan di Tanjungpinang, sebab program itu sangat dinantikan oleh para orang tua.

“Jelas orang tua sangat mengharapkan program ini agar dapat terus dilanjutkan,” ucapnya.

Program seragam gratis ini akan mempererat rasa kebersamaan khususnya bagi para murid, dengan pakaian ini tidak akan ada lagi perbedaan siswa yang menengah ke atas dan menengah ke bawah.

“Tujuannya untuk kebersamaan, tidak ada lagi beda pakaian anak menengah ke atas dan menengah ke bawah,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Hasan Segera Menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang

0

 

batampos – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri Hasan akan dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Kamis 21 September 2023. Hasan akan dilantik oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk menggantikan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma yang diketahui akan mengakhiri masa jabatan pada hari tersebut.

Hasan

Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi Kepri, Zulhendri membenarkan akan rencana pelantikan tersebut. Pihaknya juga sudah menerima surat keputusan dari pusat.

“Benar, kita sudah terima surat keputusanya dari pusat dan akan dilantik Pak Gubernur Kamis 21 September ini,� ujar Zulhendri, Senin (18/9).

Surat keputusan tersebut diterima
Biro Pemerintahan dan Otda Setda Kepri melalui surat resmi dari pemerintah pusat.

“Kita sudah terima suratnya, Hasan ditunjuk sebagai Pj wali kota Tanjungpinang diantara nama yang diusulkan ke pusat,� ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Batam Pos, jabatan Wali Kota Tanjungpinang Rahma dan Endang Abdullah akan segera berakhir, tepatnya 21 September 2023

Sebelumnya Gubernur Kepri dan DPRD Tanjungpinang telah mengusulkan beberapa nama usulan Pj wali kota Tanjungpinang ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Nama yang diusulkan sebelumnya adalah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kepri, Hendri, Sekretaris DPRD Provinsi Kepri, Martin Luther Maromon, Kadis Kominfo Kepri, Hasan, Kepala Dispora Kepri Muhammad Ikhsan dan Kepala Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kepri, Azwandi. (*)

Pipa SPAM Batam Sering Bocor, Direktur ABH dan ABI Ungkapkan Fakta Sebenarnya

0

 

Air Spam Dalil Harahap 33
Ilustrasi, pipa bocor akibat pengerjaan jalan di Batam. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pipa SPAM Batam sering bocor, sehingga menyebabkan terganggunya pasokan air ke masyarakat. Sebulan ini saja, ada dua kali pipa kebocoran pipa.

Direktur Utama (Dirut) PT Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir (ABH), Mujiaman Sukirno mengungkapkan, bahwa penyebabnya akibat proyek pelebaran jalan di Batam.

“Pipa pecah, (karena) pembangunan infrastruktur. Kami imbau pihak terkait, ikut berempati dan merasakan duka masyarakat saat pipa bocor,” kata Mujiaman.

Ia mengatakan, masyarakat harus menunggu lama, jika ada pipa air yang pecah atau bocor. “Masyarakat menderita, saya juga siang malam menunggu sampai pengerjaan selesai,” tuturnya.

Baca Juga: SPAM Batam Jamin Pasokan Air, Produksi Air Capai 4 Ribu Lpd

Kontraktor pengerjaan jalan, kata Mujiaman bukannya tidak mengetahui ada pipa milik SPAM Batam. Setiap kali pengerjaan, petugas dari SPAM Batam akan memberitahu ada pipa di lokasi tersebut.

Bahkan petugas dibekali dengan alat Geographic Information System (GIS). Sehingga, tidak ada alasan pipa tidak kelihatan atau tidak tahu lokasi pipa.

“Saya bisa bilang ini adalah human error,” tuturnya.

Mujiaman mengatakan, setiap ada proyek pelebaran jalan, SPAM Batam selalu berkoordinasi.

“Kami bukannya tidak rugi. Secara angka-angka kami mengalami kerugian,” ujarnya. (*)

Diskominfo Bintan Ciptakan Aplikasi Absensi Online Terpantau

0
Asisten Pemerintahan Setdakab Bintan, Wan Rudy Iskandar dan Kepala BKPSDM Bintan, Edi Yusri saat rapat rapat bersama untuk penetapan file project aplikasi “SIKAB Bintan” absensi online di kantor Bupati Bintan, Selasa (19/9/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bintan menggelar rapat bersama untuk penetapan file project aplikasi “SIKAB Bintan” absensi online di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Bintan.

Kepala BKPSDM Bintan, Edi Yusri menyampaikan absensi online tersebut merupakan tindak lanjut kehadiran elektronik di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Sehingga nantinya sistem absensi online ini sesuai Paraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2023 tentang tunjangan TPP mengisyaratkan bahwa kehadiran tersebut berupa absen elektronik. Oleh karena itu, maka tunjangan TPP dinilai dari kinerja pegawai 70 persen dan kehadiran absen pegawai 30 persen,” jelas Edi.

Dikatakan Edi bahwa dalam sistem elektronik aplikasi SIKAB Bintan tersebut baru akan dicoba beberapa OPD terlebih dahulu untuk melihat keefesiensinya.

Dirasa sudah efisien, nantinya sistem absensi online melalui aplikasi SIKAB Bintan akan diterapkan secara keseluruhan OPD di Bintan.

BACA JUGA: Marlin Absen Syukuran 1 Tahun Ansar-Marlin Pimpin Kepri, Zamzami: Ini Mengindikasikan …

Sementara itu, Kepal Bidang Layanan E-Government Diskominfo Bintan, Andi Asrizal mengatakan aplikasi SIKAB Bintan tersebut untuk user/server pengguna baru bisa digunakan pada telepon pintar Android, sementara untuk IOS belum dapat direalisasikan.

“Diketahui, untuk menu pada aplikasi SIKAB Bintan yaitu riwayat absen, absensi dan absen bersyarat. Dimana absen bersyarat tersebut terdiri dari cuti, dinas dalam dan dinas luar. Karena nantinya tidak ada lagi yang namanya izin menjemput anak, izin sakit dan izin lainnya, karena hal itu akan masuk ke dalam cuti,” paparnya.

Kabid Egov menjelaskan sebagaimana diketahui pihaknya membutuhkan penggunaan aplikasi SIKAB selama 1 bulan untuk masukan-masukan dari para pengguna bilamana terdapat masalah akan segera diperbaiki. Sebab aplikasi SIKAB ini nantinya akan masuk kedalam e-kinerja yang terintegrasi apabila selama 1 bulan aplikasi tersebut berjalan dengan lancar. (*)

reporter: slamet

Bacapres Anies-Ganjar-Prabowo Bicara Gagasan di Kampus UGM

0
Tiga bakal calon presiden yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Tiga bakal calon presiden (bacapres) kemarin tampil di hadapan para mahasiswa dan civitas academica Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta. Namun, ketiganya tidak dipertemukan dalam waktu yang sama. Anies Baswedan tampil sekitar pukul 16.00, Ganjar Pranowo pukul 18.30, dan Prabowo Subianto pukul 20.30.

Pantauan di acara bertajuk “Bacapres Bicara Gagasan” itu dipandu presenter Najwa Shihab. Anies memanfaatkan momen tersebut untuk memaparkan beberapa gagasannya. Salah satunya tentang perlunya memiliki lembaga KPK yang independen. “KPK harus independen lagi seperti dulu,” ujarnya. “Jadi konkretnya, ketika ada revisi yang kemudian membuat staf KPK menjadi ASN sebagaimana ASN yang lain, otomatis mereka tidak lagi memiliki ruang untuk mandiri,” lanjutnya.

Anies menyebut, posisi KPK sebaiknya langsung di bawah presiden. Sehingga dapat diberi ruang bebas dan sesuai dengan kewenangan. “Kita tidak tahu siapa presiden masa datang yang akan selalu memberikan ruang kepada KPK untuk menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya,” ujarnya.

Anies menyadari, tidak ada malaikat di negeri ini. Semua manusia dan manusia memiliki potensi berbuat khilaf, apalagi jika menyangkut kekuasaan. Karena itu, meski mendukung KPK independen, sebaiknya tetap ada pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan. “Harus ada mekanisme pengawasan yang baik,” tegasnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo memaparkan berbagai program kerjanya saat menjadi gubernur Jawa Tengah. Dia menyebut sejumlah program untuk mengurangi pengangguran. “Investasi akan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Dia mengatakan, entrepreneurship perlu dibangun dengan memanfaatkan teknologi digitalisasi. “Saya tahu persis, generasi muda sangat akrab dengan ini,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan sejumlah aktivitasnya saat menjadi anggota DPR. Saat dipercaya sebagai ketua pansus, Ganjar beberapa kali meneken kebijakan yang hasil akhirnya untuk kemakmuran rakyat. Ganjar juga menjawab pertanyaan tentang presiden boneka. “Presiden adalah presiden. Sudah disumpah untuk menjalankan tugas sesuai konstitusi dan untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Di sesi terakhir, Prabowo tampil sebagai pembicara. Dia mengangkat, antara lain, tentang strategi transformasi bangsa menuju Indonesia emas 2045. “Semua institusi dunia, semua pakar, menyimpulkan bahwa semua indikator ekonomi Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara keempat atau kelima termakmur di dunia,” katanya.

Untuk mencapai target itu, menurut dia, hilirisasi industri dan industrialisasi perlu diteruskan. “Ini kunci untuk mempercepat lompatan ekonomi kita,” ucapnya. “Kita tidak mau sumber alam kita dijual murah ke bangsa lain. Kita hentikan ekspor murah. Kita wajibkan mereka melakukan pengolahan di dalam negeri,” imbuhnya.

Kebijakan itu membuat Indonesia diboikot oleh negara lain. “Tapi, kita tidak gentar. Itu harus terus dilanjutkan,” tegasnya. (*)

Reporter: JP Group

Tak Hanya di Rempang, Ternyata Xinyi Glass Juga Investasi di Gresik

0
KEK Gresik
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Hermanto mendengarkan paparan dari Direktur PT BMS, Bambang Soetiono tentang rencana pengembangan KEK. (jpg)

batampos – Akhir-akhir ini publik digegerkan dengan konflik di pulau Rempang yang akan diubah menjadi Rempang Eco-City.

Investor asal China, Xinyi Glass Holdings, pabrik raksasa yang memproduksi kaca, disebut menanamkan investasi jutaan dollar untuk proyek tersebut.

Sebelum ramai konflik di Rempang, Xinyi Glass Holdings ternyata sebelumnya pernah melakukan perjanjian dengan PT Berkah Manyar Sejahtera di Gresik, yang merupakan perusahaan Joint Venture antara AKRA dengan Pelindo pada Kamis, 25 Agustus 2022.

Melalui anak usahanya PT Xinyi Glass Indonesia (XINYI), perusahaan tersebut berinvestasi tahap pertama sebesar Rp 10,5 triliun untuk melakukan pembelian tanah demi membangun pabrik produksi kaca di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE).

Baca Juga: Tour de Batam Digelar Akhir Pekan Ini, Okupansi Hotel dan Resort di Nongsa Penuh

Berdasarkan keterangan Dirut Berkah Manyar Sejahtera Bambang Soetiono, XINYI sepakat membeli lahan demi membangun pabrik kaca XINYI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE.

Kerjasama dengan BMS juga mengharuskan XINYI untuk menyediakan berbagai utilitas termasuk air, listrik, gas alam, fasilitas telekomunikasi, pengolahan limbah, internet, serta infrastruktur dan fasilitas lainnya yang mendukung pengoperasian fasilitas produksi kaca XINYI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE.

Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Agung Endro Dwi, mengatakan kehadiran XINYI di KEK ditanggapi secara positif oleh masyarakat Gresik.

Baca Juga: Taba Iskandar Berharap Warga Rempang yang Ditahan Dibebaskan, Termasuk Abang Long

Pemerintah daerah juga menjamin iklim investasi di Gresik sangat efektif dan kondusif.

“Kami selalu menyambut dengan tangan terbuka semua investor yang hadir. Bagi Gresik ini akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedangkan bagi masyarakat tentu akan tersedia lapangan pekerjaan baru,” kata Agung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gresik, dikutip dari Radar Gresik pada Rabu (20/9).

“Selama bertahun-tahun kota Gresik menjadi tujuan investasi. Setiap ada investor datang pesan kami hanya satu yaitu perhatikan warga lokal,” tandasnya. (*)

Reporter: JPGroup

Organisasi Profesi Ajukan Uji Formil UU Kesehatan ke MK

0
Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi (MK). (dok Jawa Pos)

batampos – Perwakilan PB IDI, PPNI, IAI, PDGI, dan IBI kemarin (19/9) mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengajukan permohonan uji formil UU Nomor 17/2023 tentang Kesehatan. Ada lima hal yang melatarbelakangi hal ini. Meski demikian, organisasi profesi kesehatan tetap akan membantu pemerintah ketika diminta untuk memberi masukan terkait aturan turunan UU Kesehatan.

UU Kesehatan yang disahkan pada 8 Agustus 2023 kini memasuki babak baru. Kementerian Kesehatan tengah melakukan public hearing untuk menggodok rancangan peraturan pemerintah (RPP). Di sisi lain organisasi profesi telah mendaftarkan permohonan uji formil.

Wakil Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter IIndonesia (PB IDI) dr Mahesa Pranadipa menegaskan pendaftaran uji formil ini merupakan hak konstitusional yang dimiliki oleh konstitusi terhadap proses pembentukan undang-undang. “Dari penyusunan hingga pembahasan ada cacat formil dalam pembentukan undang-undang 117/2023,” katanya. Uji formil ini menurutnya untuk kepentingan seluruh rakyat. Sebab menurut Mahesa, UU Kesehatan ini mengatur hak dasar masyarakat.

Saat ini pemerintah baru menyusun rancangan peraturan pemerintah dan melibatkan banyak pihak dalam public hearing. Termasuk OP. Mahesa mengungkapkan bahwa OP akan tetap memberikan masukan untuk rancangan peraturan pemerintah ketika pemerintah meminta. “Tapi belajar dari public hearing penyusunan RUU Kesehatan, takutnya banyak yang tidak diakomodir,” katanya.

Kuasa hukum lima organisasi profesi Muhammad Joni mengungkapkan ada lima hal yang melatarbelakangi permohonan uji formil. Pertama, Joni menyebut proses penyusunan UU Kesehatan ini tidak melibatkan stakeholder terkait. Padahal pelibatan stakeholder ini sesuai dengan pasal 22 D ayat 2 UUD 1945.

“Kedua meaningfull partisipation yang tidak terpenuhi,” ujarnya. Menurutnya partisipasi ini merupakan putusan MK yang mengatur terkait partisipasi keterlibatan serta bermakna dari masyarakat terdampa dan berkepentingan. Menurut Joni lima OP ini merupakan aktif dalam menjalankan UU Kesehatan. “Alasan ketiga adalah proses pembentukan UU Kesehatan ini tidak ada fitur formil putusan MK,” imbuh Joni.

Selanjutnya, Joni menyebutkan alasa lainnya adalah adanya penghambatan dari proses pembahasan dan pembentukan undang-undang ini. Dia menyatakan bahwa ada surat dari Kementerian Kesehatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak terlibat dalam pembahasan UU Kesehatan. Kelima adalah pembentukan UU Kesehatan harus penuhi format dan bentuknya. ”Selain itu adanya langkah sungsang, UU belum disahkan tapi aturan turunannya sudah dimulai (dibentuk),” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group