
batampos-Legislator Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Hanafi Ekra mengapresiasi kebijakan Pemprov Kepri yang akan membuat program seragam gratis bagi siswa SMA/SMK di tahun 2024 mendatang. Namun, sebelum kebijakan itu diterapkan, ia memberikan sejumlah sorotan.
“Melihat pemberitaan yang dibuat oleh Pemprov Kepri, sasarannya hanya anak-anak SMA/SMK dan SLB tingkat Provinsi. Namun siswa madrasah seperti MAN/MA terkesan diabaikan,” ujar Hanafi Ekra, Rabu (9/8) di Tanjungpinang.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, Pemprov Kepri melakukan evaluasi sebelum melaksanakan kebijakan tersebut. Sehingga anak-anak di MAN/MA yang berada di wilayah Provinsi Kepri juga mendapatkan kesempatan yang sama.
“Memang dalam hal mereka belajar, mereka dibawah Kementerian Agama. Tetapi pada sisi lainnya, mereka adalah anak-anak Kepri yang juga harus mendapatkan perhatian yang sama,” tegas Hanafi Ekra.
Sementara itu, salah satu pengajar di madrasah, Yuliana mengatakan, kebijakan yang akan dibuat Pemprov Kepri dibawah Gubernur Kepri, Ansar Ahmad terkesan sangat membedakan. Padahal anak-anak yang bersekolah di MAN/MA juga bagian dari pelajar setingkat SMA/SMK di Provinsi Kepri.
“Artinya sama saja, Pak Gubernur tidak menganggap siswa MAN/MA yang berada di Provinsi Kepri bagian dari pelajar di Provinsi Kepri, hanya karena mereka bersekolah di MAN/MA yang tidak berada dibawah kendali Disdik Provinsi Kepri,” ujarnya.
Menurutnya, Pemko Tanjungpinang saja bisa membuat kebijakan, tanpa ada membeda-bedakan, antara yang berada dibawah naungan Disdik Kota Tanjungpinang maupun Kemenag Kota Tanjungpinang. Seperti seragam gratis, anak didik di MI dan MTS juga mendapatkan perlakukan yang sama.
“Maka dari itu, tidak ingin ada kebijakan yang tebang pilih. Sehingga membuat pelajar di MAN/MA merasa sangat dibedakan terkait kebijakan Pemprov Kepri,” cetusnya.
BACA JUGA:2024 Pemprov Kepri Siapkan Seragam Gratis Bagi Siswa SMA,SMK & SLB
Sebelumnya, Pemprov Kepri akan memenuhi permintaan masyarakat di tahun 2024 nanti terkait penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa dan siwi SMA, SMK dan SLB dengan menganggarkan sebesar Rp16,528 miliar. Alokasi tersebut diperuntukan bagi 26.780 siswa.
Seragam sekolah gratis yang disediakan oleh Pemprov Kepri tersebut beruba stelan seragam putihabu-abu dan seragam pramuka. Tidak hanya seragam sekolah gratis, namun juga Pemprov Kepri membebaskan uang SPP atau SPP gratis bagi siswa yang kurang mampu.
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengatakan bahwa kebijakan ini adalah dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kepulauan Riau dengan cara meringankan orangtua siswa agar tidak terbebani dengan harus membeli seragam sekolah disetiap musim penerimaan siswa dan siswi baru.
“Pelan-pelan kita perbaiki pelayanan pendidikan di Kepri. Kita harap semua anak-anak di Kepri bisa sekolah. Tahun 2024 kita siapkan seragam gratis untuk SMA,SMK dan SLB, serta SPP gratus untuk siswa yang tidak mampu. Membangun Kepri ini butuh SDM yang cerdas dan handal, salah satunya kita topang melalui pendidikan,” kata Ansar, Selasa (8/8). (*)
reporter: jailani









