Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4931

Sudah Sepekan Warga di Tanjung Sengkuang Tanpa Suplai Air Bersih

0
air
ilustrasi kran air. sumber: freepik.com

batampos – Warga Tanjungsengkuang sudah lebih dari sepekan tidak mendapat suplai air bersih dari Spam Batam hingga Senin (4/9). Suplai terhenti pasca bocornya pipa akibat pengerjaan jalan di depan Centra Sukajadi pada Senin (28/8) siang.

Mega, warga Tanjung sengkuang mulai mengeluh karena suplai air bersih di rumahnya tak juga mengalir. Padahal, beberapa daerah terdampak pasca bocornya pipa sudah mendapat suplai air beberapa hari lalu.

“Kami hingga malam ini (Senin, 4/9), belum sama sekali mendapat suplai air bersih. Sudah lebih dari seminggu kami hidup tanpa air bersih Spam,” ujar Mega.

Baca Juga: Razia Digelar 2 Pekan, Ini 7 Pelanggaran yang Disasar

Dikatakannya, karena tak adanya suplai air bersih, ia dan suaminya juga kerap ribut. Sebab, harus membeli atau mengambil air dengan galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama MCK.

“Sudah seminggu lebih, jadi sering ribut dengan suami, karena air tak ada. Harus beli dulu, baru bisa pipis atau BAB,” ungkapnya.

Ia berharap, suplai air bisa segera mengalir ke rumahnya. Sebab kondisi tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat hingga keluarga.

“Ya harapan bisa segera mengalir, sudah seminggu lebih soalnya,” jelas Mega.

Baca Juga: Empat Bahan Pokok di Batam Alami Kenaikan, Jadi Perhatian TPID

Hal senada diungkapkan Yesha yang juga merasakan air di rumahnya tak mengalir pasca kebocoran pipa minggu lalu. Ia pun mulai panik, karena persediaan air harus membeli bahkan meminta ke saudara yang tinggal rumahnya cukup jauh.

“Setiap hari numpang mandi di Batamcenter. Pulang bawa air galon. Kalau air habis, terpaksa beli, ” ujar Yesha.

Ia juga mempertanyakan sampai kapan suplai air akan kembali normal. Meski memang diakuinya, ada beberapa perumahaan di daerah tersebut yang sudah mengalir walau kecil.

“Mayoritas warga di sini belum ada yang dapat aliran air. Padahal, sebagian warga di Tanjung Sengkuang di Perumahan GMP, itu sudah ada yg mengalir meski alirannya kecil. Tolong dibantu agar tekanan pompanya dikencengin sehingga kami bisa kembali merasakan suplai air normal,” harap Yesha.

Baca Juga: Puluhan Guru Honorer di Batam Temui Nuryanto Curhat Kendala Jadi ASN

Sementara, Corporate Communication (Corcom) Spam Batam, Ginda Alamsyah mengakui suplai air pasca kebocoran ke daerah terdampak belum sepenuhnya ter-covery. Hal itu dikarenakan ada beberapa kendala teknis.

“Ya memang recovery air belum maksimal, karena adanya beberapa kendala teknis. Namun malam ini, tim kami akan memaksimalkan, agar suplai bisa menjangkau semua daerah,” ujar Ginda.

Dikatakan Ginda, salah satu lambatnya aliran air ke daerah Tanjung sengkuang, karena, karena berada dielevasi yang cukup tinggi, meski begitu pihaknya tetap memaksimalkan suplai kedaerah tersebut.

“Sampai kapannya kami tak bisa memastikan. Selama tak ada kendala teknis, proses normalisasi akan bisa cepat, ” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

KPK Periksa Cak Imin Hari Ini

0

 

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direncanakan bakal lakukan pemeriksaan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) hari ini, Selasa (5/9). Cak Imin bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tahun 2012 di Kemenaker.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat memberi sambutan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

”Siapapun yang keterangannya dibutuhkan oleh tim penyidik KPK pasti kami panggil sebagai saksi untuk memperjelas perbuatan para tersangka,” terang Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi kemarin. Saat dikonfirmasi mengenai rencana pemanggilan Cak Imin hari ini. Ali meminta kepada para saksi kasus dugaan korupsi terkait pengadaan sistem proteksi TKI di Kemenaker agar kooperatif memenuhi panggi­lan pemeriksaan tim penyidik KPK.

”Besok ditunggu saja,” ka­tanya. KPK berharap para saksi hadir tepat waktu sesuai jadwal yang terkirim KPK memastikan telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan terhadap Cak Imin sebagai saksi, jauh-jauh hari. Oleh karenanya, KPK meyakini para saksi, termasuk Cak Imin sudah menerima surat panggilan tersebut.

KPK saat ini tengah menyidik kasus baru terkait dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi TKI di Kemenaker. Pengadaan sistem proteksi TKI tersebut diduga merugikan keuangan negara yang jumlah pastinya masih dalam proses penghitungan.

Kemarin KPK telah memeriksa kasus itu dan memanggil mantan Dirjen Pembinaan Penempatan TKI Menaker Reyna Usman sebagai saksi. Reyna kini menjawab sebagai Wakil Ketua DPW PKB Bali.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan, langkah KPK untuk menangani kasus korupsi di Kemenaker pada 2012 lalu harus didukung. Namun, kasusnya bukan hanya soal dugaan korupsi hotline TKI.

”Bukan hanya soal software, komputer dll yang membuat hotline tidak bisa dihubungi TKI,” paparnya.

Temuan MAKI ada juga soal dugaan suap dalam asuransi TKI. TKI ini diambil uangnya Rp 400 ribu untuk mendapatkan asuransi terbaik. ”Tapi, ternyata malah mendapat asuransi ranking 3. Bukan ranking 1,” paparnya.

Karena itu perlu didalami KPK, apakah ada komisi kepada pejabat untuk memilih perusahaan asuransi ranking 3 ini. Memang dalam dunia asuransi, komisi hal biasa. ”Tapi, kalau untuk pemerintah, pejabat tentu tidak diperbolehkan,” urainya.

Dia menduga ada pejabat yang mengarahkan agar perusahaan yang terpilih bukan yang terbaik. Hal tersebut yang perlu untuk didalami.

”Apakah pejabat eselon 1 atau lebih tinggi lagi,” paparnya. (*/elo/idr)

Perumda Tirta Mulia Karimun Berikan PAD ke Daerah Rp872 Juta Lebih

0
Perumda Tirta Mulia Karimun menempati gedung baru, dalam rangka peningkatan pelayanan air bersih pada tahun 2022. f,TRI

batampos – Perumda Tirta Mulia Karimun pada tahun 2022, kembali
menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karimun sebesar Rp872 juta lebih.

Tahun 2021, BUMD milik Pemkab Karimun ini telah menyetor pendapatan sebesar Rp900 juta. Sehingga
bisa memberikan contoh kepada BUMD Karimun yang lainnya agar bisa memberikan kontribusi kepada daerah.

“Alhamdulillah, kali kedua Perumda Tirta Mulia Karimun memberikan kontribusi kepada daerah pada tahun
2021, dan 2022. Kita targekan pada tahun 2023 bisa mencapai Rp1 miliar,” terang anggota DPRD Karimun Adi Hermawan, Senin (4/9).

Terpisah, Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto ketika dikonfirmasi Batam Pos membenarkan
hal tersebut. Setelah pihaknya, menyampaikan perkembangan dan pertanggungjawaban operasional
perusahaan selama satu tahun 2023 kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam rapat beberapa waktu lalu.

“Ada peningkatan keuntungan usaha dengan laba kotor mencapai Rp1,9 miliar lebih. Apabila, dibandingkan dengan tahun 2022 lalu terjadi peningkatan yang sebelumnya hanya Rp1,5 miliar lebih,” terangnya.

Namun, lanjut Herry lagi dari hasil laba kotor Rp1,9 miliar tersebut, pihaknya memberikan kontribusi PAD kepada daerah 55 persen sesuai yang ada di Perda yang mencapai Rp872.303.150. Dengan demikian, dibandingkan tahun 2021 lalu terjadi penurunan dikarenakan adanya pembayaran pajak badan.

BACA JUGA: Belum Kantongi Aturan, Bawaslu Serahkan Penertiban Spanduk dan Baliho Bacaleg kepada Satpol PP

“Nah, pada tahun 2022 lalu kita sudah wajib membayar pajak badan. Sedangkan tahun 2019-2020, ada catatan dari laporan audit independen yang menyatakan bahwa Perumda Tirta Mulia Karimun masih dalam kondisi akumulasi rugi fiskal. Jadi, tidak ada pajak badan,” ungkapnya.

Walaupun demikian, pihaknya tetap memaksimalkan kinerja perusahaan mulai dari pelayanan, perbaikan jaringan yang bocor dan sebagai. Sehingga, dapat terus memberikan kontribusikan kepada daerah nantinya.

“Memang saya akui, masih ada terjadi kebocoran. Sebab, ada beberapa titik yang kondisi pipanya sudah dimakan usia. Sebab, pipa utama tersebut dibangun sejak tahun 1997 maupun 2002 yang perlu diremajakan,”
ucapnya. (*)

Reporter : Tri Haryono

Disnaker Batam Targetkan Pendapatan Rp 40 Miliar dari Retribusi IMTA

0
rudi s scaled e1676476902774
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam Rudi Sakyakirti. (F.Humas Pemko)

batampos – Target pendapatan dari retribusi atau pajak Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) Tahun 2023 ini di Kota Batam naik dibandingkan dengan tahun 2022 lalu. Jika di tahun 2022 retribusi IMTA sebesar Rp 25 miliar, maka tahun ini ditargetkan sebesar Rp 40 miliar atau naik sekitar Rp 15 miliar.

“Untuk target IMTA sudah beberapa kali perubahan dan saat ini disepakati Rp 40 miliar,” ujar Kepala Disnaker Batam Rudi Sakyakirti, Senin (4/9).

Menurutnya, hingga Agustus 2023 kemarin, capaian retribusi IMTA di Batam sudah berada di angka Rp 20 miliar. Pihaknya masih optimistis target di tahun ini tercapai.

“Minimal di angka Rp 31 miliar yang jelas capaian kita di tahun ini bisa lebih tinggi dibandingkan target tahun lalu,” ungkap Kadisnaker Batam.

Baca Juga: Alat Berat akan Masuk Objek Pajak, Dispenda Kepri Data Jumlahnya

Dijelaskan Rudi Sakyarkirti, peruntukan dana IMTA ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2013 tentang Retribusi Perpanjangan izin mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Dimana minimal 70 persen dari total retribusi harus diperuntukkan untuk kepentingan pekerja lokal di Kota Batam.

“Peruntukan sesuai perda, yakni meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan bidang kerja bersangkutan,” ujarnya.

Selain itu, dana IMTA juga digunakan untuk sertifikasi profesi berstandar internasional. Sertifikasi perlu untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja lokal sehingga bisa menggantikan posisi TKA. Dana IMTA ini digunakan untuk pengembangan keahlian pekerja di Batam, seperti pelatihan bagi pencari kerja yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Baca Juga: Pemotor Tewas Tertimpa Pohon di Batuaji

“Berbagai jenis keahlian diajarkan kepada setiap pencari kerja. Untuk tahun ini ada beberapa jenis keahlian yang ditawarkan,” jelasnya.

Ia mengakui, sudah banyak pencari kerja yang mengikuti pelatihan sudah bekerja di beberapa perusahaan. Untuk itu, ia berharap semakin banyak pencari kerja yang ikut pelatihan yang terserap di perusahaan di Batam. Termasuk juga mereka yang membuka usahanya sendiri. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Harga 4 Bahan Pokok di Batam Naik

0

 

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencatat harga empat bahan pokok (bapok) mengalami kenaikan di Agustus lalu. Hal ini didapat usai melakukan monitoring rutin yang dilakukan setiap bulannya. Bahkan, perkembangannya juga dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di setiap rapat koordinasi.

pasar murah
Warga membeli cabai yang dijual di Pasar Murah di kawasan Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, berdasarkan hasil monitor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada minggu kelima Agustus 2023, kenaikan harga terjadi pada cabai merah keriting, cabai rawit hijau, bawang merah, dan bawang putih.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Batam akan lebih intensif untuk melakukan koordinasi, guna mengantisipasi dan mengatasi kenaikan harga barang penyumbang inflasi di Kota Batam.

”Empat bahan pokok itu yang menjadi perhatian kami. Jadi TPID akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan ke Batam,” kata Jefridin, Senin (4/9).

Ia mengungkapkan, ketersediaan stok bapok saat ini terbilang aman. Tidak ada pasokan yang terkendala. Namun gejolak harga ini harus ditekan, jangan sampai di luar batas normal.

Terhitung sampai dengan 1 September 2023, telah dilaporkan sebanyak 156 Laporan dan 35 Laporan Hasil Monitoring inflasi Daerah Mingguan.

”Jadi ini memang tugas kami. Jadi TPID rutin sampaikan laporan ini, agar pusat mengetahui kondisi Batam, termasuk gejolak harga komoditi pokok,” terangnya.
Jefridin menjelaskan, pihaknya berupaya terus mencukupi kebutuhan komoditi. Bersama dengan distributor, kebutuhan pokok didatangkan dari luar daerah karena Batam bukan daerah penghasil.

Inflasi menjadi salah satu yang harus dikendalikan. Untuk itu, pihaknya memperhatikan bahan pokok yang mengalami kenaikan dan mengecek pasokan di pasar.

”Kalau pasokan tidak ada kendala, kecuali memang dari daerah penghasilnya yang bermasalah. Antisipasi kenaikan yang kami lakukan, salah satunya memastikan agar pasokan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi lintas kementerian, kemarin, Mendagri Tito Karnavian, menyampaikan tinjauan inflasi bulan Agustus dan Indeks Perkembangan Harga Minggu kelima Agustus 2023.

Tinjauan inflasi pada Agustus 2023, terjadi deflasi secara bulan ke bulan, tetapi inflasi tahun ke tahun mengalami kenaikan.

“Penyumbang inflasi pada Agustus 2023 terjadi pada sektor transportasi, akibat kenaikan harga BBM dengan inflasi sebesar 9,65 persen. Dan beras turut ambil andil menyumbang inflasi tertinggi dari seluruh komponen inflasi sebesar 0,05 persen,” jelasnya.

Hadir dalam rapat koordinasi dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Badan Pusat Statistik, Dirjen Perhubungan Darat, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pangan, Bulog, serta Kementerian dan Lembaga terkait. Sedangkan secara virtual, diikuti Kepala Daerah se-Indonesia. (*)

37 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Penugasan Tambahan di Pemkab Bintan Dilantik

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan memasangkan tanda jabatan kepada salah satu pejabat yang dilantik di aula kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Senin (4/9/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sebanyak 37 pejabat administrator, pejabat pengawas, penugasan tambahan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bintan dilantik.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di aula kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Senin (4/9/2023).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, pelantikan ini merupakan penyegaran organisasi di Pemkab Bintan dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bintan.

BACA JUGA: Gubkepri Hadiri Pelantikan Pengurus KBB Kepri

Dia berharap, dari penyegaran yang dilakukan saat ini dapat menciptakan inovasi-inovasi pelayanan bagi masyarakat di lingkungan yang baru.

Dia juga berharap, pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan yang baru dan bekerja untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Bintan. (*)

reporter: slamet

Empat Bahan Pokok di Batam Alami Kenaikan, Jadi Perhatian TPID

0
Cabai Merah f Iman Wachyudi
Warga membeli cabai merah

batampos – Pemko Batam menyampaikan empat bahan pokok yang mengalami kenaikan di bulan Agustus lalu. Hal ini didapatkan usai melakukan monitoring rutin yang dilakukan setiap bulannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan berdasarkan hasil monitoring pengendalian inflasi daerah pada minggu ke-5 Agustus 2023, kenaikan harga terjadi pada 4 komoditi bahan pokok yaitu pada cabai merah keriting, cabai rawit hijau, bawang merah, dan bawang putih.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam akan lebih intensif untuk melakukan koordinasi, guna mengantisipasi dan mengatasi kenaikan harga barang penyumbang inflasi di Kota Batam.

“Empat bahan pokok itu yang menjadi perhatian kami. Jadi TPID akan terus memantau perkembangan harga, dan pasokan ke Batam,” kata dia, Senin (4/9).

Baca Juga: Berkendara Lawan Arus Masih Jadi Kebiasaan Pemotor di Batuaji dan Sagulung

Ia mengungkapkan ketersediaan stok bapok saat ini terbilang aman. Tidak ada pasokan yang terkendala. Namun gejolak harga ini harus ditekan, jangan sampai di luar batas normal.

Terhitung sampai dengan tanggal 1 September 2023, telah dilaporkan sebanyak 156 Laporan dan 35 Laporan Hasil Monitoring inflasi Daerah Mingguan.

“Jadi ini memang tugas kami. Jadi TPID rutin sampaikan laporan ini, agar pusat mengetahui kondisi Batam, termasuk gejolak harga komoditi pokok,” terangnya.

Jefridin menjelaskan, pihaknya berupaya terus mencukupi kebutuhan komoditi. Bersama dengan distributor, kebutuhan pokok didatangkan dari luar daerah, Karen Batam bukan daerah penghasil.

Inflasi menjadi salah satu yang harus dikendalikan. Untuk itu, pihaknya memperhatikan bapok yang mengalami kenaikan, dan mengecek pasokan di pasar.

“Kalau pasokan tidak ada kendala, kecuali memang dari daerah penghasilnya yang bermasalah. Antisipasi kenaikan yang kami lakukan, salah satunya memastikan agar pasokan lancar,” jelasnya.

Baca Juga: Penumpang Kaget Pass Pelabuhan Internasional Naik: Ini Kapan Sosialisasinya Ya

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito menyampaikan tinjauan inflasi bulan Agustus dan Indeks Perkembangan Harga Minggu ke-5 Agustus 2023. Inflasi pada bulan Agustus 2023, terjadi deflasi secara bulan ke bulan, tetapi inflasi tahun ke tahun mengalami kenaikan.

“Penyumbang inflasi pada Agustus 2023 terjadi pada sektor transportasi, akibat kenaikan harga BBM dengan inflasi sebesar 9,65 persen. Dan beras turut ambil andil menyumbang inflasi tertinggi dari seluruh komponen inflasi sebesar 0,05 persen,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Badan Pusat Statistik, Dirjen Perhubungan Darat, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pangan, Bulog, serta Kementerian dan Lembaga terkait. Sedangkan secara virtual, diikuti Kepala Daerah se-Indonesia. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Razia Digelar 2 Pekan, Ini 7 Pelanggaran yang Disasar

0
Operasi Seligi Zebra Dalil Harahap 22 e1693830319833
Personel Satlantas saat apel persiapan operasi zebra di Mapolresta Barelang, Senin (4/9). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nugroho memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Seligi 2023 di Halaman Mapolresta Barelang, Senin (4/9) pagi. Apel ini diikuti PJU, personel, dan instansi terkait seperti Dishub Kota Batam, POM TNI, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan Satpol PP.

Apel gelar pasukan Operasi Zebra Seligi-2023 yang dilaksanakan secera serentak diseluruh polda dan jajaran dengan tema “Kamseltibcarlantas Menuju Pemilu 2024”. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, yakni dari 4-17 September.

“Operasi ini dengan target masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dengan sasaran prioritas melaksanakan penegakan hukum dengan ETLE (statis dan mobile),” ujar Nugroho.

Baca Juga: Penggunaan Knalpot Brong dan Balap Liar Masih Ditemukan, Polisi Minta Orang Tua Batasi Anaknya

Adapun pelanggaran yang diprirotitaskan dalam operasi ini ada 7 jenis. Yakni pengendara sepeda motor yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara yang masih di bawah umur, pengendara yang berboncengan lebih dari 1 orang 4.

Kemudian pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi pengendara ranmor yang tidak menggunakan safety belt, pengendara yang dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, pengendara yang melawan arus dan pengendara yang melebihi batas kecepatan.

“Pahami target dan sasaran operasi ini serta laksanakan secara maksimal dan sungguh-sungguh sehingga dalam pelaksanaanya berjalan secara optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” kata Nugroho.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

Diketahui, Operasi Zebra Seligi tahun 2022, jumlah pelanggaran yang terdata di Polda Kepri sebanyak 21.110 pelanggaran yang dilakukan penilangan sebanyak 326, jumlah laka lantas 32 kejadian dengan korban meninggal dunia 7 orang, luka berat 6 orang, luka ringan 34 orang dan kerugian material Rp 121.550.000.

“Untuk itu diharapkan kepada seluruh personil polri didukung stake holders terkait, dapat mewujudkan kamseltibcar lantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan jumlah kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalulintas dan tingkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Nugrohi juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi dan tidak melanggar aturan berlalu lintas. Sehingga masyarakat terhindar dari kecelakaan.

“Kepada personel saya imbau untuj menjaga keselamatan diri dan pribadi dalam melaksanakan tugas, tetap waspada, serta tetaplah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat semoga menjadi amal ibadah kita kepada Allah SWT,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRIK

Area Hall A Coastal Area Direnovasi, Pedagang Dipindahkan Sementara

0
Pedagang Coastal Area hall A pindah sementara dikarenakan ada renovasi dari Dinas PUPR Karimun. f,TRI

batampos– Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun, memindahkan pedagang
yang menempati area Hall A Coastal Area mulai Senin (4/9). Pemindahan pedagang dikarenakan, lokasi Hall A Coastal Area dilakukan perbaikan atau renovasi.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun Sinta mengatakan, sebanyak 18 pedagang yang menempati Hall A akan pindah
di atas untuk sementara waktu.

“Sebenarnya pedagang di Hall A, totalnya ada 18. Namun hanya tujuh pedagang yang aktif berjualan. Dikarenakan, ada proyek renovasi dari PUPR Karimun, maka untuk sementara waktu para pedagang kita pindahkan lokasi bagian atas,” terangnya.

Sedangkan, sisanya 11 pedagang hingga sekarang tidak aktif. Untuk sementara waktu gerobak pedagang tersebut dipindahkan ke samping WC yang ada diujung Hall A, sehingga tidak menganggu pembangunan atau renovasi.

BACA JUGA: Warga Muhammadiyah di Karimun akan Laksanakan Salat Ied di Coastal Area

“Katanya 3 bulan. Kita sudah koordinasi sama para pedagang, mereka setuju, dan sudah minta bantu kepada pihak kontraktor agar bisa memindahkan gerobak pedagang ke atas,” ungkapnya.

Sementara pantauan di lapangan, renovasi Hall A yang dimulai awal bulan September dengan pagu anggaran mencapai Rp2.380.975.733.88 yang berada di Dinas PUPR.

Pemenang tender oleh Anugrah Kencana. Dengan sumber dana APBD 2023, waktu pelaksanaan 150 hari kalender masa pemeliharaan 180 hari kalender.

“Mudah-mudahan tepat waktulah pekerjaannya. Jangan sampai awal tahun 2024, bisa tak lancar usaha kita. Ini aja masih sepi,” harap salah seorang pedagang di Coastal Area Hall A, Uni. (*)

Reporter : Tri Haryono

Puluhan Guru Honorer di Batam Temui Nuryanto Curhat Kendala Jadi ASN

0
Guru Honorer Mengadi ke DPRD 1 F Cecep Mulyana scaled e1693829819495
Sejumlah guru honorer mengadu ke Pimpinan DPRD Batam, Senin (4/9). Mereka meyampaikan perihal nasibnya yang tak bisa mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) maupun ASN. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Puluhan tenaga guru honorer SD-SMP di Kota Batam menemui Ketua DPRD Kota Batam, Senin (4/9). Pertemuan ini untuk menyampaikan kendala mendaftar sebagai tenaga PPPK.

“Persaingan seleksi ini cukup ketat. Khusus untuk jurusan kami ini (bahasa Inggris) tidak linear untuk jenjang SD, sedangkan di SMP formasi terbatas. Jadi kami ingin mengadukan nasib kami,” kata Koordinator Forum Guru Honorer SD-SMP se- Batam, Berli Arlandy, Senin (4/9).

Ia berharap ada solusi terkait nasib mereka, khususnya guru bahasa Inggris. Menurutnya, sebagai tenaga honorer mereka sudah mengabdi 12-20 tahun lebih. Sehingga harapan menjadi ASN sudah dinanti bertahun-tahun.

“Untuk seleksi sudah terus diikuti. Makanya besar harapan kami agar ada solusi terkait nasib kami ini. Kami sedih kalau tidak bisa ikut seleksi, padahal jurusan lain yang tidak linear bisa lolos. Jadi kami mohon ada perhatian dari pemerintah daerah untuk memperjuangkan nasib kami ini,” jelasnya.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

Selain itu, menjelang dibukanya seleksi PPPK yang rencananya akan dibuka 16 September 2023 ini, ia berharap sistem penerimaan PPPK juga bisa diakses, dan memudahkan tenaga honorer untuk mendaftar.

“Kami juga berharap ada solusi untuk ini. Karena jadwal pendaftaran sudah ada. Kami sangat berharap dari Dinas Pendidikan, DPRD bisa membantu kami,” ungkap Berly.

Ia menuturkan, kendala itu terasa sejak 2021 lalu. Sedangkan tahun-tahun sebelumnya, ia dan honorer lainnya bisa mencapai tahapan ujian.

“Sebelumnya kita bisa sampai tes. Kalau ikut aturan, kita semua seharusnya bisa ikut sampai tes. Kami sedih, karena harus kalah bersaing dengan yang lain, yang mungkin masa mengajarnya masih satu atau dua tahun,” bebernya.

Saat ini tenaga honorer masih dikontrak setiap tahunnya. Sehingga menjadi ASN adalah harapan yang dinantikan. Apalagi mereka sudah mengabdi puluhan tahun. Sehingga sangat berharap bisa menjadi ASN.

Baca Juga: Penumpang Kaget Pass Pelabuhan Internasional Naik: Ini Kapan Sosialisasinya Ya

“Kami mohon solusi untuk persoalan kami ini. Tahun lalu sistem tidak bisa diakses, padahal kami sudah lolos administrasi. Akibatnya kami tak bisa ujian, dan harus mengubur mimpi kami jadi ASN. Kami sangat berharap tahun ini sistem bisa diakses. Jadi kami mohon kepada Pemda dan DPRD bisa mencarikan solusi untuk kami ini,” bebernya.

Ia menambahkan perjuangan untuk menjadi ASN juga ditempuh oleh tenaga guru honorer. Bahkan mereka kembali kuliah PGSD. Demi bisa mengajar di SD, karena kesempatan di jenjang SMP terbatas.

“Kami kalah bersaing. Ada juga yang tak linear tapi bisa masuk, sedangkan kami yang dari FKIP disebut tidak linear. Perjuangan harus kuliah lagi juga ditempuh demi menjadi ASN,” imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap ada solusi terbaik, agar tahun ini bisa ikut seleksi, dan bisa lolos menjadi ASN. Tahun lalu ada 514 yang sudah lolos. Jadi masih ada kurang lebih 400 orang tenaga honorer yang masih berjuang saat ini.

“Dengan pengalaman mengajar yang sudah puluhan tahun, tentu kami sangat berharap jadi ASN,” harapnya.

Baca Juga: Bahas Peluang Investasi, Delegasi Kementerian Ekonomi Taiwan Kunjungi BP Batam

Sekretaris FGHSN, Aldzukri Almursjid menambahkan, mereka telah mengadukan hal itu ke DPRD Batam agar terfasilitasi.

Terlebih, jumlah guru honorer di Batam saat ini masih cukup banyak yakni mencapai 400 orang lebih.

“Terakhir akses pada pertengahan tahun lalu 2022. Masih ada sisa sekitar 400 orang. Kami butuh ada solusi. Sebelumnya kami sudah ke dinas pendidikan,” ucapnya.

FGHSN menilai, jika pun mereka tidak lulus setidaknya telah berjuang hingga tahap ujian atau tes. Namun, tidak gugur begitu saja lantaran kendala sistem seperti saat ini.

“Kalau tak bisa akses websitenya, bagaimana mau daftar dan ikut tes,” imbuhnya.(*)

 

Reporter: YULITAVIA