Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 4941

BP Batam Lakukan Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Peti Kemas dan Pass Penumpang Internasional

0

 

BP Batam secara resmi mulai memberlakukan tarif baru untuk kegiatan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batam per tanggal 10 Agustus 2023 nanti.

pelabuhan batuamparPenyesuaian tarif ini mengacu pada Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Tarif Layanan dan Tata Cara Pengadministrasian Keuangan pada Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Dendi Gustinandar, mengatakan bahwa BP Batam resmi menetapkan tarif Container Handling Charge (CHC) peti kemas FCL (Full Container Load) ukuran 20 feet Isi sebesar Rp 603.000 per boks sesuai Perka (Peraturan Kepala BP Batam) tersebut.

Tarif ini, lanjut Dendi, mengalami penyesuaian dari yang sebelumnya sebesar Rp 384.300 per boks dan belum pernah dilakukan perubahan sejak Tahun 2012 lalu.

“Penyesuaian tarif ini dilakukan mengingat BP Batam telah melakukan perbaikan infastruktur dan suprastruktur di Pelabuhan Batu Ampar untuk meningkatkan pelayanan kegiatan bongkar muat peti kemas. BP Batam juga sudah menyiapkan konsep pengembangan Pelabuhan Batu Ampar menjadi Terminal Peti Kemas yang modern demi meningkatkan efisiensi bongkar muat peti kemas,” ujar Dendi Gustinandar dalam keterangan resminya, Rabu (3/8/2023).

Ia menambahkan, proses penetapan tarif bongkar muat peti kemas ini telah mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku dan konsep usulan besaran tarif juga telah disosialisasikan serta disepakati oleh Asosiasi Pengguna Jasa terkait langsung yakni Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), dan Indonesia National Shipowners Association (INSA).

Kesepakatan atas usulan tarif bongkar muat peti kemas ini dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan yang ditandatangani Asosiasi Pengguna Jasa terkait langsung pada tanggal 22 Juni 2023 silam.

“Penetapan tarif ini telah melalui beberapa tahap sosalisasi dan pada akhirnya disepakati Asosiasi Pengguna Jasa yang terkait langsung dengan layanan bongkar muat peti kemas, sehingga proses yang kami lakukan sudah memenuhi aturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Dendi.

Penetapan Perka tarif baru ini, kata Dendi, juga menandai dimulainya pengoperasian alat bongkar muat STS Crane di Pelabuhan Batu Ampar.

Dengan pengoperasian STS Crane ini, maka seluruh proses bongkar muat peti kemas baik domestik maupun internasional di Terminal Umum Batu Ampar akan diprioritaskan menggunakan alat bongkar muat asal Korea tersebut.

“Tentunya perubahan proses bisnis di Terminal Batu Ampar bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa dengan mempercepat proses bongkar muat sehingga waktu tunggu atau dwelling time di Terminal Umum Batu Ampar dapat menjadi lebih singkat,” kata Dendi lagi.

Hal ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam melalui percepatan layanan dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar ke depannya.

Berikut uraian tarif layanan bongkar muat peti kemas berdasarkan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023.

perka 4 2023

“Sesuai arahan Kepala BP Batam, pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar ke depan harus mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam,” tutup Dendi.

 

BP Batam Efektif Berlakukan Tarif Baru Pass Penumpang Pelabuhan Internasional Batam

Tidak hanya itu, BP Batam mulai memberlakukan tarif pass penumpang Terminal Ferry Internasional (seaport charge) sebesar Rp 100.000 per orang.

bp batam 31
Pelabuhan Internasional Batam Center. BP Batam akan melakukan penyesuaian tarif pass penumpang internasional yang datang ke Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

Tarif ini juga akan berlaku efektif per tanggal 10 Agustus 2023 mendatang sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Tarif Layanan dan Tata Cara Pengadministrasian Keuangan pada Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdaganan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Dendi Gustinandar mengatakan bahwa dengan diterbitkannya Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023, maka besaran pass penumpang Terminal Ferry Internasional di Pelabuhan Batam mengalami penyesuaian dari yang semula Rp 65.000,- menjadi Rp 100.000,- per orang.

Ia mengatakan bahwa penyesuaian tarif pass penumpang terminal internasional ini baru dilakukan perubahan sejak tahun 2012 lalu.

“Sejak Tahun 2012, BP Batam belum melakukan penyesuaian tarif pass penumpang Terminal Internasional, sehingga dengan trafik penumpang di Terminal Internasional yang kembali normal paska meredanya Covid-19, terdapat beberapa sarana dan pra sarana yang harus ditingkatkan demi pelayanan yang optimal bagi para penumpang di Terminal Ferry Internasional,” jelas Dendi.

Dendi mengatakan bahwa sebelum dilakukan penyesuaian tarif ini, BP Batam telah melakukan diskusi dan sosialisasi secara intens dengan KSO Pengelola Pelabuhan Penumpang Internasional dan operator kapal sejak Januari 2023 hingga menghasilkan kesepakatan atas kenaikan tarif pass penumpang Terminal Internasional sebesar Rp 100.000 per orang. Ia menambahkan, penyesuaian tarif ini akan berimbas pada perbaikan pelayanan serta sarana dan pra sarana di Terminal Penumpang Internasional sehingga meningkatkan kenyamanan dan kemudahan perjalanan bagi seluruh penumpang yang menggunakan fasilitas di Pelabuhan Penumpang Internasional di dalam wilayah kerja Badan Pengusahaan Batam.

“Penyesuaian pass penumpang Terminal Ferry Internasional ini akan dibarengi dengan peningkatan pelayanan publik seperti pengadaan autogate di Terminal-Terminal Penumpang Internasional serta perbaikan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Sehingga kami membutuhkan dukungan semua pihak demi penataan sarana dan prasarana Pelabuhan yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Selain penyesuaian tarif pass penumpang Terminal Ferry Internasional, dalam Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 ini juga mengatur tarif layanan baru untuk kegiatan labuh dan tambat kapal pesiar/cruise mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pelayanan Kapal Wisata (Yacht) Asing dan Kapal Pesiar Asing di Perairan Indonesia yakni sebesar Rp 40,- per GT/kunjungan untuk jasa labuh kapal pesiar berbendera dalam negeri dan Rp 1.118,- per GT/kunjungan untuk jasa labuh kapal pesiar berbendera luar negeri. Sedangkan tarif tambat kapal pesiar berbendera dalam negeri adalah Rp 40,- per GT/Etmal dan tarif tambat kapal pesiar berbendera luar negeri adalah Rp 792,- per GT/Etmal.

Hingga saat ini, terdapat 5 (lima) Terminal Penumpang Internasional di dalam wilayah kerja BP Batam antara lain Terminal Penumpang Internasional Batam Centre, Terminal Penumpang Internasional Sekupang, Terminal Penumpang Internasional Nongsapura, Terminal Penumpang Internasional Teluk Senimba dan Terminal Penumpang Internasional Harbour Bay. (*)

 

Warga Batam Kini Bisa Bayar Pajak Melalui Qris, Begini Caranya

0
QRIS Jawapos
Ilustrasi. Warga Batam kini bisa membayar pajak, terutama PBB melalui QRIS. Foto: jawapos.com

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam membuka pembayaran pajak melalui QRIS. Penerapan pembayaran pajak digital ini memberikan kemudahan kepada wajib pajak, yang tidak memiliki waktu untuk membayar melalui bank, ritel modern, dan metode pembayaran lainnya.

Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan saat ini pembayaran pajak, khususnya PBB sudah bisa dilakukan di berbagai metode. Hal ini merupakan salah satu upaya mempermudah dan meningkatkan capaian pajak.

Baca Juga: Deteksi Daftar Cekal, Imigrasi Pasang CCTv di Dua Pelabuhan Internasional Batam

Penambahan fasilitas QRIS ini memudahkan pembayaran PBB dari mana saja dan kapan saja. Batam sebagai kota sibuk, berupaya menghadirkan pelayanan yang memudahkan dan menarik kewajiban warga terhadap pajak.

“Sebelumnya kita sudah punya banyak merchant yang bekerjasama untuk pembayaran pajak. Sekarang ditambah lagi dengan hadirnya QRIS. Jadi akan lebih memudahkan kembali,” sebutnya.

Untuk tahap awal pembayaran melalui QRIS baru bisa digunakan melalui http://qris.brksyariah.co.id.

Baca Juga: Komentar Netizen Batam Soal Layanan Air

Masyarakat bisa langsung mengakses website tersebut. Caranya, wajib pajak mengisi kebutuhan yang ditampilkan dari website tersebut.

Tampilan akan menampilkan NOP dan tahun pajak yang akan dibayar. Wajib pajak bisa langsung memilih sesuai dengan kebutuhan. Nanti akan ada petunjuk lanjutan untuk melakukan pembayaran melalui QRIS yang ditampilkan.

“Mudah dan sederhana. Jadi kemudahan ini kami harapkan bisa menarik pajak dari yang belum sempat mendatangi pos pelayanan atau tempat pembayaran lainnya,” jelasnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Film Dear Jo: Almost is Never Enough Angkat Isu Ibu Titipan

0
Para pemain Dear Jo: Almost is Never Enough (f.Shafa Nadia/Jawa Pos)

batampos – Monty Tiwa melahirkan film keempatnya tahun ini, yakni Dear Jo: Almost is Never Enough. Bertindak sebagai sutradara dan penulis skenario, Monty mengangkat isu ibu pengganti yang masih jarang dibahas di industri perfilman tanah air.

Bahkan, aturannya pun dilarang oleh pemerintah Indonesia. Monty menyatakan, isu itu diambil bukan untuk memengaruhi peraturan yang ada. Sebab, yang jadi fokusnya dalam Dear Jo: Almost is Never Enough adalah pesan tersirat yang ditampilkan dari hubungan yang ada.

Baca Juga:Warner Bros. Minta Maaf atas Parodi Barbenheimer

Setiap karakter dimunculkan saling menguatkan meski dalam kondisi hancur. ’’Kalau saya sih gitu, bukan ke surrogate, tapi lebih ke cinta. Cinta suami ke istri, cinta kepada sahabat, cinta antara ayah dan anak,’’ tutur Monty saat gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (2/7) malam.

Menurut dia, tidak semua isu sosial yang diangkat dalam film sengaja ditujukan untuk menyuarakan kegelisahan. Apalagi, menggaet massa untuk mendorong pemerintah agar memperbolehkannya. ’’Kalau saya bikin film tentang narkoba, lalu orang berubah jadi baik karena narkoba, kan bukan berarti saya melegalkan narkoba. Logikanya aja. Jadi, nggak mungkin lah,’’ terang sineas 46 tahun itu.

Dear Jo: Almost is Never Enough mengisahkan pasangan suami istri Jo (Jourdy Pranata) dan Maura (Salshabilla Andriani) yang memimpikan keturunan. Maura yang memiliki masalah pada rahimnya meminta sahabatnya, Ella (Anggika Bolsterli), untuk meminjamkan rahim guna melahirkan anak mereka.

Sebagai imbalannya, Jo dan Maura telah menyiapkan uang tunai yang nilainya besar. Ella yang berstatus janda satu anak dan dilanda masalah perekonomian pun mengalami dilema. Apalagi, persahabatan mereka telah berjalan puluhan tahun selama ketiganya menetap di Baku, Azerbaijan.

Menjalani syuting di Azerbaijan, para pemain dituntut untuk bisa berbahasa lokal dengan fasih. Selain menjalani latihan singkat di luar proses reading, Anggika, Jourdy, dan Salshabilla membiasakan diri untuk berkomunikasi dalam bahasa Azerbaijan. ’’Belajar bahasanya tuh cuma empat hari. Jadi, ada gurunya yang memang orang asli sana,’’ ucap Anggika.

Selain itu, hambatan lain dirasakan karena perbedaan faktor cuaca. Datang di bulan Desember, mereka syuting di tengah cuaca ekstrem yang mencapai -5 derajat Celsius.

Kondisi itu membuat mereka sulit untuk menjaga kestabilan tubuh dan suasana hati. ’’Jaga mood dan fokus sama dialog di tengah cuaca dingin tuh tantangan banget. Nggak gampang ternyata,’’ ujar Anggika.

Hal yang sama dialami Jourdy. Aktor 29 tahun itu memaparkan, dinginnya cuaca Azerbaijan bikin dirinya sulit berbicara dengan lancar. ’’Di sana lagi winter dan berangin. Sebetulnya ada beberapa dialog yang kelihatan menggigilnya. Muka merah kayak pakai blush,’’ kenang Jourdy. Film Dear Jo: Almost is Never Enough bakal tayang di bioskop mulai 10 Agustus mendatang. (*)

Reporter: Jp group

Optimisme Investor Dalam Pembangunan Jembatan Babin, Ini Progresnya

0
IMG 20230409 WA0047 e1681056400667
Lokasi rencana pembangunan Jembatan Batamcenter Nongsa.

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau mengadakan rapat koordinas bersama pihak investor Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk proyek Jembatan Batam-Bintan (Babin). Rapat tersebut digelar secara internal di Best Western Panbil (BWP).

Dari pihak AIIB juga dijadwalkan meninjau langsung landing point Jembatan Babin yang ada di Batam.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan optimisme dari pihak Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) agar proyek ini bisa terealisasi. Dalam pertemuan itu pembahasan utamanya adalah kesiapan kriteria Jembatan Batam-Bintan.

“Tapi memang masih ada finalisasi DED yang membutuhkan data-data untuk (adjustment) pengaturan termasuk Soil investigation-nya itu. Kemarin sebenarnya sudah dilelang tapi gagal maka dilakukan pelelangan ulang diperkirakan pengerjaan Soil Investigation kontraknya mulai September,” ujar Ansar di Best Western Panbil, Rabu (2/8) malam.

Baca Juga: Deteksi Daftar Cekal, Imigrasi Pasang CCTv di Dua Pelabuhan Internasional Batam

Ansar menambahkan untuk pengerjaan Soil Investigation diperkirakan memakan waktu selama 10 bulan. Kemudian dilanjutkan dengan review desainnya, lalu persiapan pelelangan awal untuk landing point di Batam.

“Pengerjaannya memakan waktu sekitar 10 bulan dan dilanjutkan kesiapan awal landing point yang di Batam,” jelasnya.

Soal lahan, Ansar menegaskan sudah selesai pembebasan sisi landing point Bintan di Tanjung Sauh.

“Hanya kita minta didorong percepatan penyerahan yang di sisi Batam tapi ternyata hanya baru surat penetapan lokasi namun asetnya belum diserahkan. Dan kami akan berkomunikasi dengan BP Batam dan Menko Perekonomian agar diserahkan segera, supaya satu per satu semua kelengkapan bisa disiapkan,” terangnya.

Baca Juga: Hendra: Saya Rasa Warga Tidak Perlu Demo Dulu, Baru Dapat Air

Ansar menambahkan, pihak AIIB sebagai investor dengan nilai investasi Rp 4,3 triliun untuk pembangunan Jembatan Babin dari sisi Kabil, Batam ke Tanjung Sauh.

Sementara itu dari Tanjung Sauh ke Bintan akan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) yang nantinya masing-masing dilakukan pelalangan.

“Skema tersebut akan digunakan untuk landing point di Tanjung Sauh ke Bintan,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

AIIB Calon Kuat Investor Pembangunan Jembatan Babin

0
Gubkepri Ansar Ahmad bersama Tim AIIB asal Tiongkok

batampos-Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) asal Tiongkok menjadi calon kuat investor yang akan membangun Jembatan Batam Bintan (Babin). Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sangat berharap, AIIB dapat mewujudkan mimpi masyarakat Provinsi Kepri.

“Kita dorong terus agar Jembatan Babin ini segera dibangun. Hari ini (Kamis 3/8) mereka bersama tim dari Kementerian PUPR sudah turun untuk mengecek lokasi lintasan pembangunan,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (3/8)

Dijelaskan Gubernur, adapun beberapa titik lokasi yang ditinjau adalah Kabil, Tanjungsauh, Pulau Buau dan Tanjung Permai. Dalam agenda ini, juga melibatkan PT. Batam Raya Sukses Perkasa dari Panbil Grup, selaku pengembang industri Tanjungsauh.

“Untuk mendukung rencana pembangunan strategis nasional ini, Pemprov Kepri sudah menyelesaikan dari teknis Detailed Engineering Design (DED),” jelasnya.

Lingkup pekerjaan lainnya ada mengenai dokumen lingkungan dan dokumen andalin, izin vertikal clearance, pengadaan lahan. Selain itu berkaitan dengan penyempurnaan DED hingga izin pinjam pakai kawasan hutan, utamanya yang ada di Tanjungsauh.

“Apalagi kawasan industri Tanjungsauh saat ini dikelola dan dikembangkan oleh Panbil Group. Beruntung, pihak Panbil Group telah memberikan persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan jembatan” ungkap Gubernur.

BACA JUGA:AIIB Segera Putuskan Rencana Investasi Pembangunan Jembatan Babin

Secara keseluruhan sendiri, pengadaan lahan untuk pembangunan jembatan Babin, dibutuhkan kurang lebih 74,43 hektar. Adapun yang telah selesai rekapitulasi pengadaan lahannya ada di sisi Pulau Bintan, Pulau Buau dan Tanjungsauh, yang ditandai dengan telah terbitnya 52 sertifikat.

Disebutkan Gubernur, kedatangan tim dari AIIB ke Kepri sendiri langsung dipimpin Kepala Sektor Investasi Transportasi Regional 1 AIIB Andres Pizarro dengan  didampingi para konsultan, pakar lingkungan, analis, dan ahli manajemen keuangan AIIB.

Kunjungan Tim AIIB asal Tiongkok, yang akan membiayai pembangunan Jembatan Babin ke Indonesia dari tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus 2023, Kedatangan mereka adalah untuk melihat langsung sekaligus berdialog serta menjelaskan ke masyarakat setempat, pentingnya pembangunan jembatan yang akan menghubungkan dua wilayah di Kepulauan Riau.

“Meski begitu, Tim AIIB meminta betul, setiap kegiatan pembiayaaan yang akan ditangani, meski telah clear semuanya, dan tidak menimbulkan persoalan dan hambatan apapun dikemudian hari” paparnya.

Terkait kesiapan mewujudkan mimpi besar masyarakat Kepri, untuk memiliki jembatan terpanjang di Indonesia yang mencapai 14,753 km tersebut, Gubernur Kepri sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian PUPR RI, AIIB, dan Pemprov Kepri pada 9 Januari 2023 lalu.

Dimana isi dalam poin perjanjian tersebut diantaranya, rencana pembangunan Jembatan Babin, khususnya ruas Batam-Tanjung Sauh yang mengusulkan tiga komponen proyek. Dimana perkiraan alokasi biaya  yang diperlukan sendiri mencapai  US$300 juta, yang akan didanai melalui pinjaman dari AIIB.

Komponen pertama, adalah pekerjaan Konstruksi dengan estimasi biaya sebesar US$236,88 juta atau sekitar Rp3,695 triliun. Komponen ini mencakup pekerjaan persiapan jembatan dan jalan pendekat. Kedua, komponen jasa konsultasi pengawasan konstruksi sebesar US$11,84 juta atau sekitar Rp184 miliar, untuk membiayai konsultan pengawasan konstruksi.

Poin ketiga atau terakhir, diperuntukan bagi komponen project management consultancy service dengan nilai sebesar US$1,38 juta atau sekitar Rp21,52 miliar yang akan dipergunakan untuk membiayai konsultan manajemen proyek.

Sebelumnya Tim AIIB sendiri telah menggelar rapat pendahuluan bersama Kementrian PUPR, Kementerian Keuangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait pembahasan mengenai Multilateral Cooperation Center for Development Finance (MCDF) antara Pemerintah Indonesia dan AIIB. (*)

reporter: jailani

Ijtimak Ulama Sumut Deklarasi Dukung Muhaimin

0
Ijtimak Ulama Sumut mendeklarasikan dukungan untuk Muhaimin di Pilpres 2024. (Istimewa)

batampos – Abdul Muhaimin Iskandar mendapat amunisi baru di panggung Pilpres 2024. Kali ini, hasil ijtimak ulama se-Sumatera Utara (Sumut) memutuskan dukungan kepada ketua umum PKB itu untuk menjadi calon presiden (capres) menggantikan Joko Widodo.

Pernyataan dukungan itu dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Mercure, Kota Medan, Sumut, kemarin (3/8). Ribuan kader dan pendukung Muhaimin turut hadir dalam ijtimak ulama se-Sumatera Utara. ’’Dari hasil rapat selama dua hari, perwakilan ulama dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara mengamanahkan Cak Imin untuk memimpin bangsa dan negara ini,’’ jelas KH Akhyar Nasution, salah seorang peserta ijtimak ulama.
Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi publik melalui para kiai dan ulama di wilayahnya. Selanjutnya, para kiai akan menyampaikan kepada masyarakat untuk memenangkan Muhaimin sebagai capres.
Muhaimin yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan siap menerima amanah dan perintah tersebut. Dia akan memperjuangkan aspirasi, cita-cita, dan harapan para kiai serta ulama se-Sumut. ’’Ini amanah yang sangat besar, karena menyangkut nasib pejuang agama dan pejuang dakwah,’’ ujar wakil ketua DPR RI itu.
PDIP Serius Dekati Golkar
Sementara itu, PDI Perjuangan (PDIP) terbuka untuk bekerja sama dengan semua kekuatan politik demi memenangkan Ganjar Pranowo. Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey mengatakan, dibutuhkan kebersamaan dengan berbagai kalangan untuk membangun bangsa ke depan.
’’Kita terus menjalin komunikasi,’’ ucap Olly saat berkunjung ke Jawa Pos di Jakarta kemarin. Kedatangan gubernur Sulawesi Utara itu diterima Direktur Jawa Pos Holding Maesa Samola.
Menurut Olly, sejumlah partai sudah merapat ke PDIP untuk mendukung Ganjar. Yang sudah menyatakan dukungan adalah PPP dan Partai Perindo. Sementara itu, partai papan atas yang sedang menjajaki kerja sama adalah Partai Golkar.
Partai Beringin telah membentuk tim teknis yang dipimpin Wakil Ketua Umum Partai Golkar Melchias Markus Mekeng. Tugasnya, menjajaki koalisi dengan PDIP. ’’Masih proses,’’ kata Olly.
Soal bacawapres yang mendampingi Ganjar, lanjut dia, masih terus dikerucutkan. Banyak faktor yang dipertimbangkan. Selain elektabilitas, komposisi kontestan yang lain juga menentukan. ’’Kita juga lihat calon lain,’’ imbuh Olly. (*)
Reporter: JP Group

Okupansi Hotel di Batam Naik Hingga 80 Persen

0
Radisson Hotel Minggu 12 Desember 2021 F Suprizal Tanjung 2 e1643079901399
Radisson Hotel. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Okupansi kamar hotel di Kota Batam Pada Bulan Juni 2023 meningkat pada momen libur sekolah yakni 70-80 persen. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Kepri, Yeyen Heryawan mengungkapkan salah satu penyebab naiknya tingkat hunian hotel, karena libur sekolah di Singapura dan Malaysia.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Batam pada Juni 2023 meningkat karena Singpore School Holidays. Malaysia libur sekolah juga, liburannya lari ke Batam,” terangnya.

Selain momen liburan sekolah, menggeliatnya perhotelan didukung juga kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) digelar di Kota Batam. “Okupansi ini juga didongkrak MICE, setelah Idul Fitri banyak event MICE di Batam,” ucapnya.

Baca Juga: Lebih Mudah dan Cepat Waktu, Penerbangan Umrah NQH Wisata

Batam juga menjadi kota perantara bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang hendak berwisata ke daerah lain dengan transit di Batam sebelum melanjutkan perjalanan. “Wisatawan nusantara sebelum ke Singapura lewat Batam transit,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan Batam sebagai Kota MICE, menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional sepanjang Juni 2023. Seperti Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) 1 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Kenduri Seni Melayu (KSM), kunjungan 1.100 wisatawan mancanegara berkunjung ke destinasi wisata Batam, dan kegiatan pameran produk unggul dari daerah lain di Batam.

Menurut Ardi, kegiatan MICE ini mampu menyedot perhatian wisatawan mancanegara. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, wisman yang berkunjung ke Kota Batam selama bulan Juni 2023 tercatat sebanyak 134.280 kunjungan atau mengalami peningkatan sebesar 73,61 persen dibanding kunjungan wisman selama Mei 2023 yang mencapai sebanyak 77.348 kunjungan. Jika dibandingkan Juni 2022, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 238,48 persen.

“Angka kunjungan wisman ini seperti kembali ke kunjungan di tahun 2019 lalu berjumlah hampir 2 juta. Batam penyumbang terbesar di Provinsi Kepri,” terangnya.

Baca Juga: Deteksi Daftar Cekal, Imigrasi Pasang CCTv di Dua Pelabuhan Internasional Batam

Peningkatan jumlah kunjungan wisman selama bulan Juni 2023 ke Kota Batam terjadi di pintu masuk yang ada di Kota Batam yaitu Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

Pada bulan Juni 2023, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Singapura ke Kota Batam sebanyak 89.694 kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 15.607 kunjungan, India sebanyak 4.654 kunjungan, China sebanyak 2.461 kunjungan, dan Philipina sebanyak 2.678 kunjungan.

Lalu, Australia sebanyak 827 kunjungan, Inggris sebanyak 796 kunjungan, Amerika Serikat sebanyak 859 kunjungan, Jepang sebanyak 848 kunjungan serta wisman berkebangsaan Jerman sebanyak 234 kunjungan.

Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kota Batam tercatat wisman berkebangsaan Singapura mengalami kenaikan jumlah kunjungan paling signifikan pada Juni 2023 sebesar 105,38 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Baca Juga: 369 Jemaah Haji Kloter 31 Tiba Batam, Dua Meninggal di Tanah Suci

Kemudian, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juni 2023 mencapai rata-rata 52,54 persen atau naik 10,67 poin dibanding TPK Mei 2023 sebesar 41,87 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Juni tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau naik sebesar 7,33 persen poin dimana TPK bulan Juni 2022 yaitu sebesar 45,21 persen. Pada bulan Juni 2023, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau lebih rendah 1,13 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional, dimana rata-rata TPK Nasional sebesar 53,67 persen.

Selain atraksi yang meliputi atraksi alam, kebudayaan, dan buatan. Peningkatan infrastruktur yang saat ini dibangun oleh Wali Kota Batam dan juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi merupakan salah satu upaya untuk membuat wisman yang berkunjung merasa nyaman sehingga memberikan kenangan yang baik bagi wisman.

“Batam mempunyai amenitas yang lengkap, 241 hotel dengan 36.000 kamar, 1.036 kafe dan restoran, 11 pusat perbelanjaan, dan ragam destinasi wisata, dan amenitas lainnya,” sebutnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Imigrasi Pasang CCTV Pendeteksi Wajah di Dua Pelabuhan Internasional Batam

0
Pelabuhan Batamcenter 1 F Cecep Mulyana
Suasana di Pelabuhan Batam Center .  (f.Cecep Mulyana / Batam Pos)

batampos– Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memasang CCTV pendeteksi wajah di pintu masuk dan keluar di dua pelabuhan internasional di Kota Batam. Mereka yang masuk dalam daftar cekal langsung terdeteksi CCTV yang terkoneksi dengan aplikasi cekal.

Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ritus mengatakan untuk saat ini pemasangan peralatan canggih ini sudah ada di Pelabuhan Internasional Batam Center, dan Pelabuhan Internasional Sekupang.

Baca juga:Dinilai Jaksa Terbukti Impor Pakaian Bekas 77 Bal dari Tiongkok, Riswan Dituntut 1 Tahun Penjara

“Baru kami pasang. Jadi itu CCTV yang bisa mengenali wajah orang yang tertangkap kamera, ketika melintas di pelayanan imigrasi di pelabuhan internasional,” kata dia, Kamis (3/8/2023).

Ritus menjelaskan pemasangan CCTV ini terkoneksi dengan aplikasi cekal yang sudah ada sebelumnya. Pendeteksi wajah ini bisa mengenali orang yang tertangkap kamera saat tertangkap kamera.

“Jadi kami bekerja sama dengan stakeholder lain. Jadi mereka yang sudah masuk dalam cekal, akan langsung terdeteksi. Selanjutnya, akan ada pemberitahuan di layar komputer milik petugas,” jelasnya.

Penerapan inovasi ini akan membantu dalam mengenali warga negara Indonesia yang sudah masuk dalam daftar cekal.

“Ini khusus untuk mereka yang sudah masuk daftar cekal saja. Hal ini merupakan pencegahan dini mereka keluar dari Indonesia tentunya,” ungkap Ritus.

Sementara untuk, untuk penanganan WNI yang terindikasi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) tetap dilakukan seperti biasa. Petugas akan melakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang sudah ada.

“Daftar cekal berbeda dengan WNI yang terindikasi akan akan menjadi PMI Non prosedural. Batam ini kan pintu masuk dan keluar paling ramai, jadi sudah seharusnya memang memiliki teknologi,” ujarnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Deteksi Daftar Cekal, Imigrasi Pasang CCTv di Dua Pelabuhan Internasional Batam

0
pelabuhan e1652840229188
Ilustrasi. Suasana pelabuhan Batamcenter beberapa waktu lalu f. Dok Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menetapkan inovasi dengan pemasangan CCTv yang bisa mendeteksi wajah di pintu masuk dan keluar pelabuhan internasional di Kota Batam.

Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ritus mengatakan untuk saat ini pemasangan peralatan canggih ini sudah ada di Pelabuhan Internasional Batamcenter dan Pelabuhan Internasional Sekupang.

“Baru kami pasang. Jadi itu CCTv yang bisa mengenali wajah orang yang tertangkap kamera, ketika melintas di pelayanan imigrasi di pelabuhan internasional,” kata dia, (3/8).

Baca Juga: Kejahatan Jalanan Marak, Kapolresta Barelang: Jangan Beri Pelaku Kesempatan

Ritus menjelaskan pemasangan CCTv ini terkoneksi dengan aplikasi cekal yang sudah ada sebelumnya. Pendeteksi wajah ini bisa mengenali orang yang tertangkap kamera saat tertangkap kamera.

“Jadi kami bekerjasama dengan stakeholder lain. Jadi mereka yang sudah masuk dalam cekal, akan langsung terdeteksi. Selanjutnya, akan ada pemberitahuan di layar komputer milik petugas,” jelasnya.

Penerapan inovasi ini akan membantu dalam mengenali warga negara Indonesia yang sudah masuk dalam daftar cekal.

“Ini khusus untuk mereka yang sudah masuk daftar cekal saja. Hal ini merupakan pencegahan dini mereka keluar dari Indonesia tentunya,” ungkap Ritus.

Baca Juga: Kata Pak RW, Warga Tanjunguncang Banyak Pindah Akibat Krisis Air

Sementara untuk, untuk penanganan WNI yang terindikasi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) tetap dilakukan seperti biasa. Petugas akan melakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang sudah ada.

“Daftar cekal berbeda dengan WNI yang terindikasi akan akan menjadi PMI Non prosedural. Batam ini kan pintu masuk dan keluar paling ramai, jadi sudah seharusnya memang memiliki teknologi,” ujarnya. (*)

Reporter: YULITAVIA

Diduga Buang Limbah B3 di Sekitar Telaga Punggur, Direktur PT Tecno Dua Jalani Sidang

0
unnamed scaled e1691116692604
Sidang online kasus dugaan pembuangan limbah B3 di PN Batam

batampos – Direktur PT Teckno Dua Indonesia Hong Dunn Yee, menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (3/8). Ia yang mewakili PT Teckno Dua Indonesia, didakwa telah mencemari lingkungan dengan limbah berbahaya.

Kamis (3/8), agenda sidang yakni mendengar keterangan saksi ahli. Dimana saksi ahli, menjelaskan PT Teckno telah menyebabkan tercemar nya air laut, karena limbah yang dibuang di sekitar Telagapunggur.

“4 titik limbah yang dibuang, masuk ke sungai, yang kemudian mengalir ke laut. Hal ini sudah terjadi, laut sudah tercemar, ” ujar saksi ahli.

Dijelaskannya, limbah yang masuk ke laut, dapat merusak ekosistem hingga menimbulkan penyakit untuk manusia. Karena ikan yang tercemar limbah dan termakan, mengakibatkan timbulnya penyakit generatif, seperti kanker.

“Aliran erosi akibat pembuangan limbah masuk ke laut. Batam sebagai pulau kecil, harusnya sama-sama dijaga, bukannya dirusak seperti ini,” jelas Ahli.

Atas keterangan ahli, Hong Dunn Yee yang tak bisa berbahasa Indonesia, enggan berkomentar.

BACA JUGA:Warga Seibinti Terancam Penyakit ISPA, Ada Perusahaan yang Diduga Bakar Limbah B3

“Saya tak berkomentar, ” ujar terdakwa yang diterjemahkan penerjemah dalam bahasa Indonesia dalam sidang yang berlangsung online.

Terdakwa yang tidak ditahan, mengakui limbah yang dibuang merupakan sisa hasil produksi dari PT Tecno Dua Indonesia, yang dibuang melalui PT Erlangga. Sisa hasil produksi berupa limbah B3 itu kemudian dibuang sekitar selokan Telaga Punggur.

“Aktivitas itu selama bulan April 2017 hingga Juli 2017. Empat bulan, ” jelasnya.

Ia mengaku, aktvitas membuang limbah sudah mendapat rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam dulu. Namun tidak ada izin dari Kementriaan.

“Mengerti atas kesalahaan itu,” sebut terdakwa.

Usai mendengar keterangan terdakwa, sidang ditunda hingga minggu depan dengan agenda tuntutan dari Jaksa penuntut umum.

Diketahui, kegiatan pembuangan limbah PT Teckno Dia Indonesia enam tahun lalu akhirnya bergulir di Pengadilan Negeri Batam. Kegiatan itu, pun sempat dikeluhkan masyarakat karena limbah tersebut diduga sangat berbahaya. (*)

reporter: yashinta