Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 4945

2 Teroris Boyolali Ternyata Penyedia Bom untuk Pengantin Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung

0
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan. (ANTARA/Laily Rahmawaty/aa.)

batampos – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 2 terduga teroris berinisial S dan T. Hasil pendalaman, keduanya diduga berperan sebagai penyedia bom untuk pengantin yang meledakan diri di Polsek Astanaanyar, Bandung.

“Saudara S dan Saudara T diduga terlibat dalam menyiapkan bom bunuh diri yang digunakan tersangka AM di TKP,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (3/8).
Kedua tersangka ini ditangkap di wilayah Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (1/8). Kini mereka telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat. Ledakan dikabarkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di area dalam Polsek.
“Iya (ada ledakan) di Astanaanyar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Rabu (7/11).
Ramadhan menyebut bom berasal dari aksi bunuh diri. “Iya dugaan bom bunuh diri,” jelasnya.
Peristiwa ini tidak hanya menewaskan pelaku. Satu orang anggota Polri dinyatakan tewas. “Update korban peristiwa bom bunuh diri TKP Polsek Astana Anyar dari anggota Polri 1 orang meninggal dunia,” kata Ramadhan.
Selain itu, tiga anggota polisi mengalami luka berat, dan empat lainnya luka ringan. Di sisi lain, korban juga dari kalangan masyarakat sipil. “Dari masyarakat 1 orang luka ringan,” jelas Ramadhan. (*)
Reporter: JP Group

369 Jemaah Haji Kloter 31 Tiba Batam, Dua Meninggal di Tanah Suci

0
Haji 1 e1690802268858
Jemaah Haji Debarkasi Batam saat tiba di Bandara Hang Nadim.

batampos – Sebanyak 369 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 31 BTH tiba di Batam, Rabu (2/8). Kloter 31 ini merupakan jemaah haji asal Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Bengkayang, Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, serta Kabupaten Bintan.

Kepala Seksi Haji Batam, Syahbudi menyebutkan, sebanyak 11.459 haji telah tiba di Tanah Air. Angka tersebut menyusul kedatangan jemaah haji kloter 31 sebanyak 369 orang melalui Bandara Hang Nadim Batam pada Rabu,(2/8) pukul 12.10 WIB.

“Alhamdulillah perjalanan kembali berlangsung dengan lancar,” ujar Kamis (3/8).

Baca Juga: Gelombang Protes Masyarakat, Akibat Buruknya Pelayanan SPAM Batam

Ia menjelaskan ada dua jemaah haji kloter BTH-31 yang meninggal dunia di Arab Saudi, yaitu atas nama Salniah Japri Muslim dan Nur Secha Sanusi. Selain itu saat waktu kepulangan ke Tanah Air, ada tiga orang haji mutasi pulang bersama kloter BTH-31.

Dikatakan Syahbudi, saat ini tersisa tiga kloter lagi yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air. Kloter 32 BTH tiba di Batam pada Kamis (3/8) sekitar pukul 13.25 WIB. Lalu dilanjutkan kloter 33 BTH dan kloter 34 BTH. Untuk jemaah asal Batam sendiri saat ini masih tersisa di kloter 32 sebanyak 83 orang jemaah dan kloter 33 sebanyak sembilan jemaah.

“Kloter 34 menjadi kloter terakhir debarkasi Batam,” katanya.

Baca Juga: Korban Kebakaran di Pulau Buluh Terima Bantuan Biaya Perbaikan Rumah

Sebelumnya, PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam memprioritaskan penyambutan jamaah haji lansia setibanya di Tanah Air.

Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam Edi Batara mengatakan jamaah haji lansia diarahkan untuk langsung beristirahat di kamar masing-masing saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Batam.

Ia menambahkan hal serupa juga ditujukan bagi jamaah yang merasa kelelahan saat menjalani perjalanan yang cukup panjang tersebut. “Jadi, proses penyambutan, bagi jamaah yang kurang fit dan lansia, langsung masuk kamar. Bagi lansia pun tidak dianjurkan mengikuti proses seremonial penyambutan jamaah haji di aula,” kata Edi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

KPK Periksa Anggota Komisi V DPR Sudewo Terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek KAI

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan kepada Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sudewo, Kamis (3/8).

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan kepada Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sudewo, Kamis (3/8).

Anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu diperiksa dalam kasus dugaan korupsi terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di wilayah Sulawesi Selatan, Jawa Bagian Tengah, Jawa Bagian Barat, dan Jawa- Sumatera untuk tahun anggaran 2018-2022 di Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, Sudewo diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, sekaligus untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Kepala BTP Jabagteng, Putu Sumarjaya (PTU). Sudewo saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” kata Ali dikonfirmasi, Kamis (3/8).

Meski demikian, belum diketahui materi pemeriksaan terhadal Sudewo dalam kasus ini. Namun, sejumlah kolega Sudewo di Komisi V DPR RI telah diperiksa penyidik KPK.

Selain Sudewo, penyidik KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap dua saksi lainnya yang merupakan pihak swaata, yakni Widodo dan Atik Kusdarmawati.

KPK juga telah memeriksa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub Novie Riyanto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/7). Keduanya dicecar penyidik KPK terkait mekanisme dan pengawasan proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta di Dirjen Perkeretaapian.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 10 tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub. Kesepuluh orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka, yakni Direktur Prasarana Perkeretaapian Harno Trimadi; PPK Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah (BTP Jabagteng) Bernard Hasibuan, Kepala BTP Jabagteng Putu Sumarjaya, PPK BPKA Sulsel Achmad Affandi, PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian Fadliansyah, dan PPK BTP Jabagbar Syntho Pirjani Hutabarat.

Kemudian, Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto, Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma Muchamad Hikmat, serta Yoseph Ibrahim selaku Direktur PT KA Manajemen Properti sampai dengan Februari 2023, dan Parjono selaku VP PT KA Manajemen Properti.

Harno Trimadi, Bernard Hasibuan, Putu Sumarjaya, Achmad Affandi, Fadliansyah, dan Synto Pirjani diduga menerima suap dari Dion Renato, Muchamad Hikmat, Yoseph Ibrahim, dan Parjono terkait sejumlah proyek pembangunan jalur kereta api.

Beberapa di antaranya, proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso; proyek pembangunan jalur kereta api trans Sulawesi di Makassar Sulawesi Selatan; serta empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan Cianjur Jawa Barat. Mereka juga menerima suap terkait proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatera.

Dalam sejumlah proyek itu, keenam pejabat di Ditjen Perkeretaapian Kemenhub menerima suap dari para pihak swasta selaku pelaksana proyek dimaksud, yaitu sekitar 5 -10 persen dari nilai proyek.

Dalam pembangunan dan pemeliharaan proyek tersebut diduga telah terjadi pengaturan pemenang pelaksana proyek oleh pihak-pihak tertentu melalui rekayasa sejak mulai proses administrasi sampai penentuan pemenang tender. Secara total, para pejabat Ditjen Perkeretaapian Kemenhub itu menerima suap sekitar Rp 14,5 miliar dari para pihak swasta.

Harno Trimadi, Bernard Hasibuan, Putu Sumarjaya, Achmad Affandi, Fadliansyah, dan Synto Pirjani selaku tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Dion Renato, Muchamad Hikmat, Yoseph Ibrahim, dan Parjono yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Pencuri Gasak Motor Warga Alam Tirta Terekam CCTV

0
ilustrasi

batampos- Sepeda motor milik warga Perumahan Alam Tirta Lestari Tanjungpinang Raib digasak pencuri. Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV).

Aksi pencurian motor terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu, pemilik mengetahui motor Yamaha Mio GT warna putih BP 4287 CB miliknya hilang.

“Motornya parkir di depan rumah. Ketahuannya, saat istri saya mau antar barang dagangan,” kata Arif, pemilik motor.

Saat itu, Arif langsung mengecek CCTV milik tetangganya. Berdasarkan rekaman CCTV, motor tersebut hilang dicuri.

Sebelum menggasak motor, pencuri sempat mengintai rumah warga yang berada di blok Kawista I di perumahan tersebut.

BACA JUGA:Semakin Nekad, Pencuri Motor Beraksi di Halaman Rumah

“Ciri-cirinya gemuk, botak, pakai baju putih, dan jalannya pincang,” ungkap Arif.

Pencuri itu, kata Arif dengan mudahnya membawa kabur kendaraan miliknya karena kunci masih terpasang di kontak motor.

“Pencuri itu dorong motornya hingga ujung blok lalu menghilang,” katanya.

Menurut Arif, warga perumahan sering melihat pelaku pencurian mondar mandir di perumahan Bahkan, pelaku pernah kepergok warga saat hendak mencuri motor.

“Kata warga lain seperti itu. Pernah ketahuan curi motor, lalu dipukuli warga. Namun kabur lagi,” terangnya.

Terpisah, Kanit Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Apriadi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan pencurian dari korban.

“Korban sudah dimintai keterangan sebagai terlapor. Akan kami tindaklanjuti,” katanya. (*)

reporter: yusnadi

Korban Kebakaran di Pulau Buluh Terima Bantuan Biaya Perbaikan Rumah

0
Kebakaran Pulau Buluh Dalil Harahap 4 scaled e1689910304871
Kondisi rumah warga yang terbakar di Pulau Buluh, Bulang, Kamis (20/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sebanyak 10 rumah yang terbakar dalam musibah kebakaran di Pulau Buluh pertengahan Juli lalu mulai diperbaiki.

Pemilik rumah atau keluarga korban kebakaran telah menerima bantuan biaya perbaikan dari Pemko Batam. Bantuan biaya perbaikan sebesar Rp 25 juta untuk rumah rumah kategori rusak berat dan Rp 7,5 juta untuk satu rumah yang masuk kategori rusak ringan.

Bantuan ini transfer langsung ke rekening korban musibah kebakaran sesuai dengan data yang telah didata oleh tim gabungan sebelumnya.

Baca Juga: Gelombang Protes Masyarakat, Akibat Buruknya Pelayanan SPAM Batam

“Alhamdulillah sudah diterima oleh keluarga korban musibah kebakaran masing-masing. Yang rusak berat sekitar Rp 25 juta dan rusak ringan sekitar Rp 7,5 juta. Sudah mulai diperbaiki,” ujar Camat Bulang Ramadhan, Kamis (3/8).

Bantuan biaya perbaikan rumah korban kebakaran berupa uang tunai dan peruntukannya yakni perbaikan rumah yang rusak akan diawasi oleh pihak kecamatan dan kelurahan setempat.

“Kita pantau terus. Lurah juga selalu pantau ke sana. Sudah berjalan (perbaikan rumah) dan alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala yang berarti. Semoga secepatnya selesai sehingga mereka yang rumahnya terbakar bisa kembali tempati rumah mereka,” kata Ramadhan.

Baca Juga: Penghuni Rusun Pemko Batam Paling Menderita, Suplai Air Bergantung Antaran Mobil Damkar

Terkait bantuan alat pemadam kebakaran di Pulau Buluh, saat ini Pemko Batam melalui Dinas Pemadam Kebakaran masih mengupayakan alat yang tepat dan efektif untuk memadamkan api kebakaran. Rencananya Pemko akan menyiagakan mesin pompa pemadam portabel di pulau tersebut.

Seperti diketahui Pulau Buluh, Kecamatan Bulang kerap terjadi musibah kebakaran. Sudah banyak rumah warga yang dilahap si jago merah. Perlengkapan pemadam kebakaran belum ada di sana sehingga warga selalu melakukan pemadaman secara manual atau meminta bantuan kapal yang lewat di sekitar perkampungan tersebut.

Kebakaran terakhir ini menghanguskan sepuluh rumah dan menewaskan seorang wanita lansia. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Kata Pak RW, Warga Tanjunguncang Banyak Pindah Akibat Krisis Air

0
Masyarakat Tanjunguncang memasang karangan bunga, akibat mati air di kawasan tersebut.
Karangan bunga bertuliskan turut berduka cita mati air di Perumahan Central Park, Tanjunguncang, Rabu (31/5/2023). Foto Dalil Harahap.

batampos – Warga Tanjunguncang banyak yang pindah rumah, akibat krisis air berkepanjangan di kawasan perumahan mereka. Hal itu disampaikan oleh para perangkat RW dan RT di kawasan Tanjunguncang.

Krisis air yang berkepanjangan ini, membuat warga mulai menyerah. Mereka memilih hengkang dari wilayah tersebut, karena sudah tak tahan akibat krisis air yang berkepanjangan tadi.

Warga yang mengontrak rumah, memilih cari kontrakan di pemukiman lain yang airnya lancar. Begitu juga dengan yang memiliki rumah sendiri, sudah banyak yang mengungsi ke rumah keluarganya di wilayah lain.

“Banyak yang sudah pindah. Belasan KK yang pindah dalam satu perumahan. Karena masalah air ini, ” ujar Ali, perangkat RW di kelurahan Tanjunguncang.

Baca Juga: Komentar Netizen Batam Soal Layanan Air

Hal yang senada disampaikan oleh perangkat RW lainnya, Nurdin. Ia mengatakan, cukup banyak rumah di Tanjunguncang yang kosong saat ini, karena persoalan air bersih ini.

“Banyak yang menyerah. Ada yang jual rumah, yang pindah kontrakan. Banyak yang sudah menyerah karena masalah air ini,” ucap Nurdin.

Warga yang bertahan, umumnya adalah pemilik rumah atau sudah terlanjur investasi di kawasan Tanjunguncang.

“Sampai beli air pakai mobil tangki kami. Sudah bertahun-tahun masalah air ini dan belakangan semakin parah. Betul-betul menderita kami di sini,” ujar Yunita, warga perumahan Putera Jaya.

Baca Juga: Didemo Pelanggan, ABH Janji Kirim Air Untuk Warga Perumahan Bukit Raya

Ketua RT 01/ RW 023, Surya Dharma Sitompul menuturkan, perangkat RT/RW di sana sudah mengupayakan berbagai cara untuk menyampaikan persoalan itu ke pihak pengelola dan pemerintah kota Batam.

Namun, tanggapan dari pemerintah daerah maupun pengelola air dinilai warga sangat minim. Pengelola air, kata Surya hanya datang hanya pengecekan saja. Tapi, sejauh ini, tidak ada upaya konkret untuk mengatasi persoalan yang dikeluhkan warga.

“Tak ada solusi, hanya cek-cek saja. Sudah berulang kali kami sampaikan, bahkan berdiskusi langsung dengan pengelola. Tapi tetap sama juga seperti ini. Sampai kapan ini baru ditanggapi,” ujar Dharma.

Reporter: Eusebius Sara

11 Jemaah Haji Tanjungpinang Tiba

0

 

batampos – Sebanyak 11 jemaah haji dari kelompok terbang (Kloter) 31 yang berasal dari Tanjungpinang sudah tiba. Belasan jemaah haji ini tiba di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP), Rabu (2/8) dan disambut oleh jajaran Pemko Tanjungpinang.

foto prokompim untuk Batam Pos.
Sebanyak 11 jemaah haji asal Tanjungpinang sudah tiba di daerah, Rabu (2/8)

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah mengatakan semua jemaah haji asal Tanjungpinang sudah kembali dalam keadaan sehat dan jumlahnya lengkap.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh jemaah haji sudah sampai semua ke Tanjungpinang, semoga menjadi haji mabrur,” kata Endang, Rabu (2/8).

Endang bersyukur dan berterimakasih kepada para panitia haji sudah melayani para jemaah sejak awal keberangakatan hingga tiba ke daerah asal dan proses telah berjalan lancar.

Sementara itu, Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang Zikriyansyah menyampaikan, jemaah haji yang berangkat sebanyak 11 orang ini merupakan kloter 31 asal Tanjungpinang.

Sebanyak 11 jemaah haji ini merupakan jemaah cadangan, untuk menutupi jemaah yang menunda Keberangkatan karena alasan sakit dan lainnya.

“Maka cadangan yang sudah melunasi ini diberangkatkan,” terangnya.

Zikriyansyah menyebut 11 jemaah haji ini, berangkatnya pada 20 Juni 2023 dan memang lebih lambat dari 214 Jemaah sebelumnya yang sudah berangkat pada Mei 2023 lalu.

“Semua kondisi sehat. Hanya 1 orang yang kurang sehat, berusia 86 tahun tapi masih bisa jalan,” ucapnya..

Dari 11 jemaah itu, lanjutnya, rata-rata jemaah yang berusia diatas 50 tahun. Hanya 1 yang berusia 40 tahun. (*)

 

 

Reporter: Peri Irawan

Lionel Messi Bersitegang dengan Pemain Lawan

0
Striker Inter Miami, Lionel Messi, bersitegang dengan pemain Orlando City di Piala Liga. (sportbible)

batampos – Lionel Messi terlihat saling menyerang dengan pemain lawan selama pertandingan Piala Liga antara Inter Miami dan Orlando City.

Saat kedua tim berjalan menyusuri terowongan di babak pertama, Messi tampak bertukar kata dengan salah satu pemain Orlando, Cesar Araujo.

Kedua pemain itu terlihat cukup panas, tetapi akhirnya dipisahkan oleh rekan satu tim mereka menuju ruang ganti pemain.

Itu menunjukkan bahwa Messi, pada usia 36 tahun, tidak bisa diremehkan siapapun. La Pulga masih memiliki emosi yang membuatnya bisa dibilang sebagai pesepak bola terhebat sepanjang masa.

Babak pertama berakhir 1-1 berkat gol Messi pada menit keenam, kemudian diikuti oleh satu gol dari Cesar Araujo untuk menyamakan skor.

Baca Juga: Susul Messi, Jordi Alba Gabung Inter Miami

Dan, ketegangan mulai memuncak ketika Messi melakukan bulldozer atau dorongan terhadap Araujo sambil mengincar penguasaan bola. Aksi itu membuat Araujo sempat terpental.

Araujo tampaknya membalas dengan mengejar pemenang Piala Dunia 2022 itu. Dia memberikan tekel terlambat kepada Messi setelah bola dilepaskan.

Messi kemudian tidak menerima tantangan itu dengan baik dan meminta wasit untuk mengacungkan kartu kuning kepada Araujo.

Cuplikan ketegangan antara Messi dengan Araujo di terowongan menuju ruang ganti telah beredar lewat jejaring sosial, dan kejadian itu tampak jelek untuk disaksikan.

Dalam klip tersebut, Araujo dan Messi terlihat bertukar kata saat rekan mereka hanya bisa mengerumuni. Apa pun yang dikatakan, tampaknya cukup panas, meskipun tidak ada pemain yang melakukan konfrontasi secara fisik.

Baca Juga: Pertandingan Piala Dunia U-17 Hanya di 4 Kota, Ini Daftarnya

Saat video tersebut masuk ke media sosial, para penggemar menyukai energi yang ditunjukkan La Pulga. “Messi benar-benar menunjukkan kualitasnya,” timpal penggemar Messi, dikutip Sportbible.

“Messi terkunci (di terowongan menuju ruang ganti). Ini gila,” sambut fans lainnya. “Messi memperlakukan ini (pertandingan Inter Miami vs Orlando City) seperti final Piala Dunia. Saya sangat menantikan momen ini.”

Sementara menurut data rekor Guinness, tendangan voli yang dilakukan La Pulga membuatnya menjadi pemain dengan gol/assist terbanyak dalam sejarah sepak bola. (*)

 

Reporter: JPGroup

Korupsi, Gaji Menteri Perhubungan Singapura Dipotong

0

batampos – Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong memutuskan mengurangi gaji menteri bagi mereka yang terkena kasus korupsi dan mendapat pemeriksaan kepolisian. Hal ini sebagai dampak kasus korupsi menteri perhubungan, Iswaran.

PM Singapura, Lee Hsien Loong ( MCI Photo by Fyrol)

Singapura menjadi salah satu negara dengan gaji menteri tertinggi di dunia. Tercatat per bulan, gaji seorang Menteri di mencapai 55.000 dolar atau setara Rp 834 juta. Sementara gaji tahunan yang diterima mencapai 1.100.000 dolar atau setara Rp 16,6 miliar. Demikian laporan dari Divisi Layanan Publik Singapura seperti dikutip dari The Straits Times kemarin.

BACA JUGA:
Mengenal Lawrence Wong, Calon Pemimpin Baru Singapura

Gaji Menteri Perhubungan Singapura Iswaran yang terkena kasus korupsi akan dipotong menjadi 8.500 dolar Singapura atau setara dengan Rp 96 juta per bulan. Pemberitahuan tersebut disampaikan kepada Iswaran ketika dinyatakan sebagai pejabat yang dibebastugaskan.

Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan, kasus Iswaran telah menyalahi aturan karena menggunakan layanan sipil sebagai insiden korupsi yang sebenarnya sangat jarang terjadi di Singapura. Kasus Iswaran itu merupakan kasus korupsi pertama sejak empat dekade terakhir di kalangan pejabat Singapura.

”Rincian kasus Menteri Iswaran secara umum mengikuti bagaimana pegawai negeri sipil di negeri ini berurusan dengan kepolisian karena kasus korupsi yang dideritanya,” ujar Lee.

”Saya harus mengambil keputusan karena Iswaran merupakan salah satu menteri di kabinet saya. Kasus ini saya serahkan sepenuhnya ke pihak berwenang (kepolisian),” tambah Lee Hsien Loong.

Menteri Perhubungan Iswaran terseret kasus dugaan korupsi dan kini sedang memenuhi panggilan penyidikan Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB). Kasus CPIB sudah diterima Perdana Menteri Singapura, sejak penangkapan Menteri Perhubungan Iswaran pada 5 Juli. Pada 11 Juli, Iswaran dibawa CPIB dan dibebaskan dengan jaminan.

”Saya menyampaikan kepada Iswaran untuk mengambil cuti dan segera menyelesaikan permasalahan dengan pihak kepolisian,” kata Perdana Menteri Lee.

Lee mengatakan, penyelidikan CPIB atas kasus korupsi hingga Rabu (2/8) lalu masih berlangsung. Dia mengaku tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut kasus itu. Sebab, belum ada update penyelidikan dari pihak berwenang. (*)

Reporter: JPG

Kenalan di Medsos, Remaja Jadi Korban Pencabulan

0
ilustrasi pencabulan
Ilustrasi kekerasan seksual. (jpg)

batampos – Adiansyah, karyawan PT di Batam tega menggauli siswi yang baru menamatkan bangku sekolah menengah pertama (SMP). Modus pria berusia 20 tahun ini yakni berkenalanan lewat medsos, kemudian mengajak bertemu dan mencabuli korban yang masih berusia 15 tahun.

Kemarin, Rabu (2/8), Ardiansyah menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Sidang yang berlangsung online dan tertutup itu, menghadirkan 3 orang saksi, diantaranya saksi korban, keluarga korban dan perangkat RT tempat tinggal korban.

Kuasa hukum terdakwa dari LBH Suara Keadilan, Vierki Siahaan mengatakan terdakwa tak membantah semua keterangan para tersaksi. Termasuk, mengenai perlawanan yang dilakukan terdakwa kepada keluarga korban yang menanyakan perihal pencabulan.

Baca Juga: Gelombang Protes Masyarakat, Akibat Buruknya Pelayanan SPAM Batam

“Terdakwa membenarkan semua keterangan saksi, dimana terdakwa juga sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan,” ujar Vierki usai sidang.

Dijelaskan Vierki, sidang selanjutnya yakni digelar minggu depan, agenda sidang keterangan terdakwa. “Agenda selanjutnya keterangan terdakwa, ” sebutnya.

Sementara, orang tua korban meminta agar terdakwa Adiansyah dihukum berat. Apalagi terdakwa sempat membantah telah mencabuli putri kandungnya.

“Padahal saya sudah ikhlas, tapi dia mengelak melakukan. Anak saya sudah mengaku. Tapi dia tetap keras tak mengaku, sampai melakukan perlawanan dan menendang. Pas dibawa ke kantor polisi, barulah dia mengaku,” ujar wanita paruh baya ini.

Ia tak menyangka kejadiaan naas itu menimpa putrinya yang masih berusia 15 tahun. Apalagi, anaknya masih sangat polos dan penurut, yang baru saja menamatkan bangku SMP.

“Kenal lewat medsos, diajak ketemu dan dicabuli di kosan abangnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Kejahatan Jalanan Marak, Kapolresta Barelang: Jangan Beri Pelaku Kesempatan

Menurut dia, kecurigaannya berawal saat kakak korban menanyakan keberadaan sang adik kepada dirinya. Sang adik tak ada bermalam di rumahnya. Tak hanya itu, saat anaknya di rumah, ia juga melihat cara jalan anaknya yang berbeda, begitu juga ditemukan bercak darah di celana sang anak.

“Saya tanya alasannya beli pulsa, saya tanya juga kenapa jalannya ngangkang, tapi dia tetap tak mengaku. Pas saya ajak ketemu paman yang ia takuti, barulah dia mau cerita, ternyata telah digauli,” ungkapnya.

Pengakuan sang anak bak petir di siang bolong, ia tak bisa percaya dan mencoba tetap sabar.

“Sakit rasanya, tapi semuanya sudah terjadi. Sekarang, kami hanya bisa memberi suport dan memantau pertumbuhannya, agar tidak trauma dan lainnya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta