Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 495

Brosur Nikah Massal Misterius Beredar, KUA Batam Kota Minta Warga Waspada

0
Brosur digital yang menawarkan program nikah massal di Aula Mujahidin, kawasan Orchid Park, Batam Kota, memicu kegelisahan warga. F. Istimewa

batampos – Sebuah brosur digital yang menawarkan program nikah massal di Aula Mujahidin, kawasan Orchid Park, Batam Kota, memicu kegelisahan masyarakat. Otoritas resmi memastikan kegiatan tersebut tidak tercatat dan berpotensi menimbulkan risiko hukum, termasuk penyalahgunaan data pribadi.

Kantor Urusan Agama (KUA) Batam Kota menegaskan tidak pernah menerima pemberitahuan maupun permohonan pelaksanaan nikah massal sebagaimana tercantum dalam flyer yang beredar luas di media sosial, termasuk TikTok.

Kepala KUA Batam Kota, Zainal Arifin, mengatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran setelah brosur tersebut viral. Namun, tidak ditemukan adanya koordinasi dengan lembaga resmi pencatat pernikahan.

Baca Juga: Kemarau, BPBD Batam Ingatkan Bahaya Puntung Rokok dan Bakar Sampah

“Hingga saat ini tidak ada konfirmasi atau laporan yang masuk ke KUA. Kami tidak mengetahui siapa penyelenggara sebenarnya,” kata Zainal, Sabtu (7/2).

Penelusuran juga dilakukan ke pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang menaungi lokasi kegiatan sebagaimana tercantum dalam brosur. Hasilnya, pengurus masjid mengaku tidak mengetahui adanya rencana penyelenggaraan nikah massal di tempat tersebut.

Menurut Zainal, kondisi ini menimbulkan kejanggalan. Sebab, penggunaan fasilitas masjid untuk kegiatan berskala besar umumnya harus melalui koordinasi resmi dengan pengelola setempat.

Ia menduga flyer tersebut berpotensi menjadi sarana pengumpulan data masyarakat secara tidak bertanggung jawab. Indikasi itu terlihat dari tidak dicantumkannya persyaratan administrasi pendaftaran, yang seharusnya menjadi komponen utama dalam program nikah massal resmi.

“Jika kegiatan legal dan bertujuan baik, syarat administrasi biasanya dijelaskan secara terbuka. Dalam brosur ini justru diarahkan ke komunikasi personal tanpa identitas panitia yang jelas,” ujarnya.

Secara regulasi, pencatatan akad nikah merupakan kewenangan negara melalui KUA. Zainal menegaskan, nikah massal bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses hukum yang membutuhkan verifikasi dokumen secara ketat.

Program nikah massal, lanjutnya, kerap melibatkan peserta dengan status hukum beragam, seperti janda atau duda, sehingga memerlukan validasi dokumen secara detail. Tanpa pengawasan KUA, risiko pernikahan tidak sah secara administrasi negara menjadi tinggi.

Dampaknya, persoalan hukum dapat muncul di kemudian hari, mulai dari status hukum anak hingga pembagian harta waris.

“Jika kegiatan tetap dilakukan tanpa keterlibatan KUA, kami tidak bertanggung jawab. Itu berbahaya bagi peserta karena penyelenggara bukan pelaksana resmi negara,” tegasnya.

Baca Juga: Dilaporkan Hilang, Siswi SMAN 1 Batam Ditemukan Bersama Pria yang Dikenal Lewat TikTok

KUA Batam Kota mengimbau masyarakat agar berhati-hati sebelum menyerahkan dokumen kependudukan, seperti KTP, kartu keluarga, maupun akta cerai, kepada pihak yang tidak memiliki legalitas jelas.

“Masyarakat harus teliti. Jangan sampai dokumen sudah diserahkan, tetapi kegiatan ternyata fiktif atau tidak bisa dilaksanakan secara sah. Kami bukan mempersulit pernikahan, melainkan memastikan pernikahan berjalan tertib sesuai hukum dan agama,” ujar Zainal.

Fenomena ini kembali menunjukkan kerentanan masyarakat terhadap penawaran layanan publik melalui media digital yang belum terverifikasi. (*)

Artikel Brosur Nikah Massal Misterius Beredar, KUA Batam Kota Minta Warga Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

Masuk Tahun ke-17, Kontes Layanan Honda Kepri Perkuat Standar Pelayanan & Budaya Layanan

0
Peserta Kontes Layanan Honda Regional Kepulauan Riau 2026 mengikuti salah satu tahapan penilaian kompetensi layanan di Batam. F. Istimewa

batampos – Komitmen menjaga kualitas layanan kepada konsumen kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Kontes Layanan Honda Regional Kepulauan Riau 2026. Kegiatan tahunan tersebut digelar pada 4–5 Februari 2026 dan memasuki tahun ke-17 pelaksanaannya.

Kontes layanan ini menjadi ajang penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sekaligus standarisasi kualitas pelayanan bagi garda terdepan layanan Honda di wilayah Kepulauan Riau.

“Kontes layanan ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan SDM jaringan penjualan dan purna jual sepeda motor Honda,” kata Regional Head Honda Kepri, Syaiful, Sabtu (7/2).

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Rumah Subsidi di Batam, Ombudsman Kepri Minta Warga Bersuara

Menurut Syaiful, kontes layanan merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen, khususnya pada sektor purna jual. Ia menekankan kompetensi teknis harus berjalan seiring dengan empati serta penerapan standar layanan yang konsisten.

“Tujuannya agar konsumen merasakan pengalaman layanan yang hangat dan profesional di setiap interaksi,” ujarnya.

Secara umum, kontes layanan Honda dirancang untuk meningkatkan keterampilan SDM dealer, sekaligus menjaga standar pelayanan melalui penguatan kemampuan teknis dan komunikasi layanan.

“Program ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja insan layanan Honda di seluruh jaringan dealer,” tambahnya.

Sebanyak 250 peserta dari jaringan dealer dan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di Kepulauan Riau mengikuti tahapan seleksi awal. Setelah melalui seleksi administrasi, jumlah peserta disaring menjadi 70 orang, sebelum akhirnya terpilih 20 finalis terbaik dari sejumlah kategori.

Kategori yang diperlombakan meliputi Front Line People (FLP) Sales, FLP Non Sales, Deliveryman, dan Team Leader. Proses seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari tes administrasi hingga tes tulis tahap pertama dan kedua yang menguji pemahaman produk serta standar layanan Honda.

Baca Juga: Dilaporkan Hilang, Siswi SMAN 1 Batam Ditemukan Bersama Pria yang Dikenal Lewat TikTok

Pada tahap penilaian regional, para peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD), roleplay layanan konsumen, presentasi product knowledge, presentasi standar layanan, hingga sesi wawancara.

Penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kemampuan komunikasi, sikap, dan empati terhadap konsumen. Hal tersebut sejalan dengan tujuan kontes layanan Honda yang menekankan keseimbangan antara hard skill dan soft skill dalam membangun kepercayaan pelanggan.

“Seluruh juara pertama dari masing-masing kategori akan mewakili Kepulauan Riau pada Kontes Layanan Honda tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang,” tutup Syaiful. (*)

Artikel Masuk Tahun ke-17, Kontes Layanan Honda Kepri Perkuat Standar Pelayanan & Budaya Layanan pertama kali tampil pada Metropolis.

Malam ini Siaran Langsung Final Piala Asia Futsal 2026: Indonesia vs Iran, Garuda di Ambang Sejarah

0
Selebrasi para pemain Timnas Futsal Indonesia usai menang atas Jepang di semi final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Jadwal siaran langsung dan link live streaming final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia vs Iran menjadi sorotan. Timnas Futsal Indonesia kini berada selangkah lagi dari sejarah sensasional yang berpotensi menggemparkan publik futsal Asia.

Sesuai jadwal, duel Indonesia kontra Iran akan tersaji pada partai puncak Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.

Kedua tim melangkah ke final dengan catatan impresif. Indonesia dan Iran sama-sama tampil tak terkalahkan sejak fase grup hingga babak gugur.

Timnas Futsal Indonesia memastikan tiket ke final usai meraih kemenangan dramatis atas Jepang. Dalam laga semifinal yang berlangsung sengit, skuad Garuda menumbangkan Samurai Biru dengan skor 5-3 lewat duel hingga extra time 50 menit, Kamis (5/2).

Pencapaian ini menjadi momen bersejarah bagi futsal Indonesia. Untuk pertama kalinya sejak debut di Piala Asia Futsal pada 2002, Indonesia berhasil melaju ke partai final.

Tak hanya itu, keberhasilan menembus final juga menjadi catatan sejarah kedua bagi Garuda di turnamen ini. Sebelumnya, Indonesia sudah mencetak rekor dengan lolos ke semifinal setelah menyingkirkan Vietnam dengan skor 3-2. Artinya, pasukan Hector Souto telah dua kali memecahkan rekor baru di level Asia.

Di sisi lain, Iran melaju ke final setelah menundukkan Irak dengan skor 4-2 pada babak semifinal. Tim asal Timur Tengah tersebut kembali menegaskan statusnya sebagai raksasa futsal Asia.

Final kali ini menjadi final ke-16 Iran dari total 18 edisi Piala Asia Futsal. Mereka hanya dua kali gagal mencapai partai puncak, yakni pada edisi 2006 dan 2012. Dari 15 final sebelumnya, Iran sukses memenangi 13 pertandingan, menjadikannya tim tersukses sepanjang sejarah turnamen.

Secara statistik, Indonesia memang berada di bawah Iran. Rekor pertemuan juga tidak berpihak pada Garuda, yang belum pernah menang dalam empat pertemuan kontra Iran di ajang Piala Asia Futsal.

Meski demikian, Timnas Futsal Indonesia menolak menyerah. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Arena diyakini menjadi suntikan motivasi tambahan untuk memberi perlawanan maksimal dan menjaga peluang mencetak kejutan.

Bagi pencinta futsal Tanah Air, laga final Indonesia vs Iran dapat disaksikan secara langsung di MNCTV. Sementara untuk tayangan digital, pertandingan ini juga tersedia melalui layanan live streaming Vision+ dan RCTI+.

Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026:

Venue: Indonesia Arena
Waktu: Sabtu, 7 Februari 2026
Kick-off: 19.00 WIB –
Siaran Langsung: MNCTV
Live Streaming: Vision+ dan RCTI+

 

Artikel Malam ini Siaran Langsung Final Piala Asia Futsal 2026: Indonesia vs Iran, Garuda di Ambang Sejarah pertama kali tampil pada Olahraga.

Zero Narkoba Harga Mati, Ditjenpas Isolasi 2.189 Napi High Risk ke Nusakambangan

0
Arsip Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ). (IlPost- AP Photo/Jon Elswick) (Jon Elswick)

batampos – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah memindahkan lebih dari 2.000 warga binaan kategori high risk ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Hingga saat ini, total 2.189 warga binaan high risk telah ditempatkan di lapas dengan pengamanan supermaksimum dan maksimum tersebut.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan, langkah ini merupakan bentuk keseriusan Ditjenpas dalam memberantas peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

“Zero narkoba adalah harga mati, seperti yang disampaikan Bapak Menteri Imipas. Seluruh jajaran pemasyarakatan wajib menjadikannya pedoman. Pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan adalah salah satu langkah strategis untuk mewujudkannya,” ujar Mashudi, Sabtu (7/2).

Mashudi menegaskan, penempatan warga binaan berisiko tinggi di Lapas Super Maximum dan Maximum Security Nusakambangan tidak semata-mata bersifat represif, tetapi juga mengandung tujuan rehabilitatif.

Ia menyebut, ada dua target utama dari kebijakan tersebut.
Pertama, membersihkan lapas dan rumah tahanan (rutan) asal dari peredaran narkoba, penggunaan telepon genggam ilegal, serta gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Kedua, mendorong perubahan perilaku warga binaan high risk yang dipindahkan.

“Di Nusakambangan mereka mendapatkan pembinaan serta pengamanan ekstra, sehingga perubahan perilaku ke arah yang lebih baik sangat memungkinkan,” jelasnya.

Mashudi menambahkan, setelah menjalani masa pembinaan selama enam bulan, warga binaan high risk tersebut akan menjalani asesmen untuk menilai tingkat perubahan perilaku dan kepatuhan.

Dalam sepekan terakhir, Ditjenpas telah memindahkan 241 warga binaan dari wilayah Jawa Tengah dan Jakarta ke Nusakambangan. Mereka ditempatkan di sejumlah lapas, antara lain Lapas Narkotika, Lapas Karang Anyar, Lapas Pasir Putih, Lapas Ngaseman, dan Lapas Gladakan.

Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh Direktorat Pengamanan Intelijen, Direktorat Kepatuhan Internal, jajaran wilayah Ditjenpas Jawa Tengah dan Jakarta, serta melibatkan kepolisian dari kedua daerah tersebut. (*)

Artikel Zero Narkoba Harga Mati, Ditjenpas Isolasi 2.189 Napi High Risk ke Nusakambangan pertama kali tampil pada News.

Imigrasi Kepri Perketat Pengawasan Aktivitas Warga Negara Asing

0
Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Denni Tresno Sulistianto. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di Kepulauan Riau (Kepri) terus diperketat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri mencatat sepanjang 2025 telah menindak 304 WNA yang terbukti melanggar ketentuan keimigrasian, dengan sanksi mulai dari deportasi hingga tindakan administratif keimigrasian (TAK).

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Denni Tresno Sulistianto, mengatakan pengawasan WNA, termasuk tenaga kerja asing (TKA), dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi serta mobilitas orang di wilayah perbatasan.

“Pengawasan kami lakukan secara konsisten untuk memastikan keberadaan dan kegiatan WNA sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Denni saat ditemui di kantornya di Sekupang.

Baca Juga: BKKBN Kepri Gelar Gerakan Indonesia ASRI Serentak di Tujuh Daerah

Menurut Denni, terdapat dua skema utama pengawasan yang diterapkan. Pertama, pengawasan mandiri oleh petugas imigrasi di unit pelaksana teknis (UPT). Di wilayah Kepri, terdapat delapan UPT Imigrasi yang aktif melakukan pemantauan rutin terhadap keberadaan dan aktivitas WNA.

“Kedua, pengawasan terpadu melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) dengan melibatkan instansi terkait. Skema ini penting untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan efektivitas pengawasan,” katanya.

Sepanjang 2025, Imigrasi Kepri juga mengintensifkan operasi bersama sejumlah lembaga, antara lain Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Korps Kepolisian Perairan dan Udara. Sinergi lintas instansi tersebut dinilai krusial, terutama dalam mendeteksi pelanggaran di kawasan pelabuhan, perairan, dan pusat-pusat aktivitas industri.

Denni menjelaskan, pelanggaran yang paling sering ditemukan adalah penyalahgunaan izin tinggal. Modus ini umumnya dilakukan WNA yang menggunakan izin tinggal nonkerja untuk melakukan aktivitas bekerja.

“Ada WNA yang seharusnya tidak diperbolehkan bekerja, namun izin tinggalnya disalahgunakan. Terhadap pelanggaran seperti ini, kami lakukan penindakan tegas sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dari total 304 WNA yang ditindak sepanjang 2025, sebagian besar dikenai sanksi deportasi dari wilayah Indonesia, termasuk terhadap TKA yang tidak memenuhi persyaratan keimigrasian. Langkah ini, lanjut Denni, merupakan bentuk komitmen Imigrasi dalam menjaga ketertiban dan kedaulatan hukum.

Baca Juga: Kemarau Berkepanjangan, PJR Polda Kepri Distribusikan Air Bersih ke Warga Bintan Timur

Secara wilayah, Batam masih menjadi daerah dengan jumlah penindakan terbanyak. Namun, tren peningkatan keberadaan TKA juga mulai terlihat di Bintan seiring berkembangnya investasi dan sektor pariwisata.

“Karena itu, pengawasan akan terus kami perkuat, baik secara internal oleh UPT maupun melalui operasi gabungan,” ujarnya.

Ke depan, Imigrasi Kepri menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan preventif dan represif, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lainnya. Upaya tersebut diharapkan mampu memastikan keberadaan WNA di Kepri berjalan sesuai aturan sekaligus mendukung iklim investasi yang sehat. (*)

Artikel Imigrasi Kepri Perketat Pengawasan Aktivitas Warga Negara Asing pertama kali tampil pada Kepri.

Video AI Rasis Obama Tuai Kecaman, Trump Bersikukuh Tak Bersalah

0
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Istimewa)

batampos – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak meminta maaf atas unggahan video bernuansa rasis di akun media sosialnya, Truth Social, yang menampilkan mantan Presiden Barack Obama dan Michelle Obama dengan visual tubuh kera.

Di tengah kecaman luas dari berbagai kalangan, Trump bersikukuh tidak melakukan kesalahan dan menyebut insiden tersebut sebagai kelalaian teknis yang berada di luar kendalinya.

“Saya tidak melakukan kesalahan,” kata Trump kepada wartawan saat berada di pesawat Air Force One dalam perjalanan menuju Florida, Jumat (6/2).

Trump mengklaim hanya menonton bagian awal dari video berdurasi sekitar satu menit tersebut, yang berisi klaim tidak berdasar mengenai kecurangan Pemilu Presiden AS 2020. Ia mengaku tidak menyaksikan bagian akhir video yang memicu kecaman luas karena menampilkan visual Barack dan Michelle Obama dalam bentuk kera.

“Saya hanya melihat bagian pertama… saya tidak melihat keseluruhan videonya,” ujar Trump. Ia menambahkan bahwa proses unggahan diserahkan kepada pihak lain dan mengakui kemungkinan adanya kelalaian.
“Seseorang terpeleset dan melewatkan bagian yang sangat kecil. Saya kira tidak ada yang meninjau bagian akhirnya,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah tekanan dari sejumlah legislator Partai Republik yang mendesak Trump menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Namun Trump menegaskan tidak berniat melakukannya. Saat ditanya apakah ia mengecam bagian video yang bersifat rasis, Trump menjawab, “Tentu saja.”

Bagian video yang menuai kontroversi diketahui dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Cuplikan singkat itu menampilkan dua ekor kera dengan wajah Barack dan Michelle Obama, berlatar hutan dengan kera-kera lain di sekitarnya.

Meski hanya muncul sekejap, visual tersebut dinilai memuat simbol rasisme yang sensitif dan memiliki sejarah panjang dalam diskriminasi rasial di Amerika Serikat.

Video itu merupakan salah satu dari puluhan unggahan Trump di Truth Social pada larut malam 5 Februari hingga dini hari 6 Februari. Pada awalnya, Gedung Putih sempat membela unggahan tersebut.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut video itu berasal dari meme internet yang menggambarkan Trump sebagai “Raja Hutan” dan Partai Demokrat sebagai karakter dari film The Lion King.
“Mohon hentikan kemarahan palsu ini,” kata Leavitt.

Namun seiring meluasnya kritik, termasuk dari internal Partai Republik, Gedung Putih kemudian mengambil jarak. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan video itu dibagikan secara keliru oleh seorang staf Trump, yang tidak disebutkan namanya.

Unggahan tersebut akhirnya dihapus setelah tayang sekitar 12 jam.

Kecaman keras justru datang dari sejumlah senator Republik yang selama ini jarang mengkritik Trump. Senator Tim Scott dari South Carolina, sekutu dekat Trump sekaligus politisi Republik kulit hitam terkemuka, menulis bahwa ia “berdoa agar video itu palsu karena itu adalah hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih.”

Senator John Curtis dari Utah menyebut unggahan tersebut sebagai “sangat rasis dan tidak bisa dimaafkan.” Sementara Senator Pete Ricketts dari Nebraska mengatakan bahwa “orang yang masuk akal” akan menilai video tersebut sebagai rasis dan menyerukan agar Trump meminta maaf.

Meski mendapat tekanan dari berbagai arah, Trump tetap mempertahankan pembelaannya. Ia kembali mengklaim dirinya sebagai presiden yang paling tidak rasis dalam waktu yang lama dan menyebut telah berbuat banyak untuk pemilih kulit hitam.

“Saya telah berbuat sangat baik,” kata Trump, seraya menyinggung reformasi peradilan pidana dan kebijakan lain yang menurutnya menguntungkan komunitas kulit hitam.

Mengutip USA Today, para pengamat politik menilai sikap Trump yang menolak meminta maaf dan mengecilkan kontroversi ini mencerminkan pola komunikasi lamanya: menyangkal kesalahan, mengalihkan tanggung jawab, serta melabeli kemarahan publik sebagai reaksi berlebihan.

Di tengah meningkatnya peran AI dan media sosial dalam politik, polemik ini menjadi contoh bagaimana batas antara disinformasi, simbolisme rasial, dan strategi politik kian kabur—serta terus memicu perdebatan tajam di ruang publik. (*)

Artikel Video AI Rasis Obama Tuai Kecaman, Trump Bersikukuh Tak Bersalah pertama kali tampil pada News.

Maki Istri Orang, Pria di Lubukbaja Dikeroyok hingga Luka Berat

0
Jefri Maulana mendapat perawatan di rumah sakit usai dikeroyok, Kamis (5/2). F. Polsek Lubukbaja untuk Batam Pos

batampos – Seorang pria bernama Jefri Maulana, 34, warga Jalan Flamboyan, Batu Selicin, Lubukbaja, menjadi korban pengeroyokan di wilayah hukum Polsek Lubukbaja, Kamis (5/2). Aksi kekerasan itu dipicu ucapan korban yang dinilai menyinggung dan memicu emosi para pelaku.

Korban dianiaya secara bersama-sama oleh tiga pria hingga mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Akibat pengeroyokan tersebut, Jefri mengalami sejumlah luka serius, antara lain luka bacok di bagian kepala, sayatan di siku, patah tulang hidung, serta kehilangan beberapa gigi akibat pukulan bertubi-tubi.

Baca Juga: Dilaporkan Hilang, Siswi SMAN 1 Batam Ditemukan Bersama Pria yang Dikenal Lewat TikTok

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Deny Langie, menjelaskan, peristiwa bermula dari rasa sakit hati salah satu pelaku setelah mendengar istrinya dimaki-maki oleh korban. Ucapan tersebut disampaikan di ruang publik dan disertai tantangan untuk bertemu.

“Pelaku tersulut emosi setelah mendengar korban mengucapkan kata-kata kasar dan bernada menantang. Dari situ pelaku kemudian mendatangi korban,” ujar Deny.

Tiga pelaku pengeroyokan masing-masing berinisial MIK alias I, RP alias R, dan PWP alias D. Ketiganya diduga secara bersama-sama melakukan kekerasan secara terang-terangan di tempat umum hingga menyebabkan korban mengalami luka berat.

Usai kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pelaku MIK diamankan di sebuah rumah kos di kawasan Kartika Residence, tepat di depan RS Budi Kemuliaan. Sementara dua pelaku lainnya, RP dan PWP, ditangkap di wilayah Bengkong Baru, Kelurahan Bengkong Indah.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyimpulkan aksi pengeroyokan dilakukan secara bersama-sama dengan tingkat kekerasan yang berpotensi membahayakan nyawa korban. Sejumlah barang bukti turut diamankan, dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan.

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Rumah Subsidi di Batam, Ombudsman Kepri Minta Warga Bersuara

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana pengeroyokan atau kekerasan secara bersama-sama di muka umum sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP, dengan ancaman pidana penjara.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam bertutur kata dan tidak mudah terpancing emosi. Setiap persoalan, kata Deny, sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum.

“Kekerasan tidak menyelesaikan masalah. Justru akan menimbulkan dampak lebih fatal dan merugikan semua pihak,” tegasnya. (*)

Artikel Maki Istri Orang, Pria di Lubukbaja Dikeroyok hingga Luka Berat pertama kali tampil pada Metropolis.

Pembunuh Balita di Karimun Divonis 15 Tahun Penjara, Jaksa Ajukan Banding

0
Ilustrasi hukum dan persidangan. F. Hukumonline

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Doni alias Rajab, terdakwa kasus pembunuhan balita berusia dua tahun. Putusan dibacakan dalam sidang terbuka, Kamis (5/2/2026).

Ketua Majelis Hakim, Edy Sameaputty, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Putusan tersebut dibacakan bersama dua hakim anggota, Reindra Jasper dan Bagus Priyo Prasojo.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Doni alias Rajab dengan pidana penjara selama 15 tahun,” ujar Edy saat membacakan amar putusan, disusul ketukan palu majelis hakim.

Baca Juga: TKA Tanpa RPTKA Marak, Disnaker Kepri Perketat Pengawasan Kawasan Industri

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan akan mengajukan banding. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Karimun, Herlambang Adhi Nugroho, mengatakan langkah hukum lanjutan itu tengah dipersiapkan.

“Banding. Saat ini kami sedang menyusun dan melengkapi berkasnya,” kata Herlambang, Jumat (6/2/2026).

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan pidana mati. Jaksa menilai perbuatan terdakwa tergolong sangat keji dan sadis karena dilakukan terhadap anak yang masih berusia dua tahun hingga meninggal dunia.

Baca Juga: BKKBN Kepri Gelar Gerakan Indonesia ASRI Serentak di Tujuh Daerah

Dalam pertimbangan tuntutan, jaksa juga menilai terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan memberikan keterangan berbelit-belit selama persidangan. Selain itu, terdakwa dinilai tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

“Perbuatan terdakwa menimbulkan penderitaan mendalam dan berkepanjangan bagi keluarga korban, khususnya ibu korban,” ujar jaksa dalam persidangan. (*)

Artikel Pembunuh Balita di Karimun Divonis 15 Tahun Penjara, Jaksa Ajukan Banding pertama kali tampil pada Kepri.

Neymar Pulih, Santos Tetap Prioritaskan Kesabaran

0
Neymar. (Raul Baretta/Santos FC)

batampos – Pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda, menyatakan optimistis terhadap perkembangan pemulihan Neymar usai menjalani operasi lutut pada Desember lalu. Meski demikian, Vojvoda menegaskan pihaknya tidak akan terburu-buru memaksakan sang bintang kembali merumput.

Neymar, yang merayakan ulang tahun ke-34 pada Kamis (5/2), mulai kembali berlatih bersama tim utama Santos sepanjang pekan ini. Ia sebelumnya absen sejak 22 Desember setelah menjalani operasi artroskopik pada lutut kiri untuk memperbaiki cedera meniskus.

Di tengah rumor yang menyebut Neymar berpeluang comeback pada laga Kejuaraan Paulista melawan Club Noroeste di Estadio Alfredo de Castilho, Senin (9/2), Vojvoda angkat bicara terkait kondisi pemain andalannya tersebut.

“Dia sudah kembali berlatih bersama tim. Namun pemain seperti Neymar, yang sedang mempersiapkan diri untuk target besar seperti Piala Dunia, harus benar-benar berada dalam kondisi terbaik sebelum kembali bermain,” ujar Vojvoda.

Pelatih asal Argentina itu menilai Neymar menunjukkan dedikasi penuh dalam proses pemulihan. Menurutnya, ketika kembali ke lapangan, Neymar diharapkan mampu tampil sesuai ekspektasi publik.

“Neymar menginginkan Piala Dunia. Dia harus berlatih, berduel satu lawan satu, dan merasakan intensitas permainan lagi. Dia manusia, dan kami tidak akan terburu-buru memainkannya. Saya membutuhkannya, begitu juga tim, tetapi kami ingin dia kembali dalam kondisi terbaik,” tegas Vojvoda.

Vojvoda menambahkan, dalam kondisi prima, Neymar memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan besar di lapangan—sesuatu yang tidak dimiliki banyak pemain lain.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengakui peran penting Neymar dalam membantu Santos terhindar dari degradasi pada musim lalu. Saat ini, fokus utama Neymar adalah mengamankan tempat di skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Cedera panjang membuat top skor sepanjang masa Selecao dengan 79 gol itu belum membela tim nasional sejak Oktober 2023. Dalam beberapa jeda internasional terakhir, pelatih Brasil Carlo Ancelotti memilih tidak memanggil mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut dengan pertimbangan kebugaran.

Dengan waktu yang kian menipis menuju Piala Dunia 2026, Neymar dituntut segera mencapai kondisi terbaik jika ingin kembali menjadi andalan Brasil di panggung tertinggi sepak bola dunia. (*)

Artikel Neymar Pulih, Santos Tetap Prioritaskan Kesabaran pertama kali tampil pada Olahraga.

Dilaporkan Hilang, Siswi SMAN 1 Batam Ditemukan Bersama Pria yang Dikenal Lewat TikTok

0
YCW saat menjalani pemeriksaan di Polsek Sekupang. (F.Rengga Yuliandra)

batampos – Siswi kelas XII SMAN 1 Batam, KW, 17, yang dilaporkan hilang sejak Selasa (3/2) sore, akhirnya berhasil ditemukan. Korban diketahui bersama seorang pria yang dikenalnya melalui media sosial TikTok dan ditemukan di wilayah Tanjunguban, Kabupaten Bintan.

Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menjemput korban bersama pria tersebut.

“Kita jemput korban dan pelaku di Pelabuhan Punggur. Sebelumnya mereka berada di Uban,” ujar kapolsek, Jumat (6/2).

Baca Juga: Serbuan Balpres Sepanjang 2025 Jadi Pelajaran, BC Batam Perketat Pengawasan Tahun Ini

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkenalan KW dengan pria berinisial YCW, 20, bermula dari siaran langsung (live) TikTok. Dari perkenalan tersebut, keduanya saling bertukar nomor telepon dan melanjutkan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp.

YCW yang diketahui tinggal di Bintan dan belum bekerja kemudian sepakat untuk bertemu dengan KW di Batam. Lokasi pertemuan pertama disepakati di Kopi Kenangan, Tiban, Kecamatan Sekupang.

Pada Selasa (3/2), keduanya bertemu untuk pertama kalinya. Dari rekaman CCTV, terlihat korban sempat berada di lantai atas bersama seniornya. Selanjutnya, korban turun ke lantai bawah untuk menemui pelaku, lalu keduanya keluar bersama dari lokasi tersebut.

Sejak pertemuan itu, korban tidak kembali ke rumah hingga keesokan harinya. Dari tanggal 3 hingga 4 Februari, korban dan pelaku ternyata menghabiskan waktu bersama dengan staycation di Batam.

Setelah itu, pada 5 Februari, korban dibawa ke Tanjunguban, tepatnya ke rumah keluarga YCW. Keesokan harinya, 6 Februari, keduanya kembali ke Batam dan akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, orang tua KW melaporkan anaknya hilang setelah berpamitan untuk belajar kelompok sekitar pukul 17.00 WIB. Informasi terakhir yang diterima keluarga, korban sempat mengabarkan berada di sekitar Tiban Center, sebelum ponselnya tidak lagi dapat dihubungi.

Baca Juga: Baru Dilantik, Kepala DLH Batam Dihadapkan Ujian Kebakaran di TPA Punggur ‎

Di tengah pencarian, KW sempat mengunggah klarifikasi melalui akun TikTok miliknya dengan nama pengguna lalaw. Dalam unggahan tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya dalam kondisi baik.

“Assalamu’alaikum teman-teman semua. Banyak info beredar kalau saya hilang sudah beberapa hari. Saya mau klarifikasi kalau saya alhamdulillah sehat walafiat, tidak ada terjadi apa-apa di saya, dan saya juga pulang hari ini,” tulis Khirani.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap korban maupun pria yang bersangkutan untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (*)

Artikel Dilaporkan Hilang, Siswi SMAN 1 Batam Ditemukan Bersama Pria yang Dikenal Lewat TikTok pertama kali tampil pada Metropolis.