Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4955

Balita 2 Tahun yang Hanyut Ditemukan di Hutan Bakau

0
Bayi hanyut ditemukan di Hutan Bakau Tiban Kampung
Jenazah balita hanyut di evakuasi Tim SAR gabungan. F AKP Rizqy untuk Batam Pos.

batampos – MAR, balita 2 tahun yang hanyut di Jembatan Tiban Kampung Sekupang, Kamis (21/9) akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan. Bayi malang itu ditemukan tidak bernyawa di Bakau Pulau Luba Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Sabtu (23/9/2023) pagi.

“Ya, benar sudah ditemukan tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB,” ujar Kepala Pos Basarnas Batam Muhammad Saleh, Sabtu (23/9).

Korban ditemukan oleh tim SAR sekitar 6 kilometer dari titik awal korban terhanyut. Korban tersangkut di hutan bakau yang berada di muara laut. Saat ini, bocah 2 tahun itu telah dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance.

“Cukup jauh penyisiran dan jenazahnya sudah hampir di pinggir laut kita temukan, ” ungkap Saleh.

Kapolsek Sekupang AKP Muhammad Rizqy Saputra membenarkan penemuan bayi malang tersebut. Korban yang dinyatakan hilang tersebut akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di Bakau Pulau Luba Kelurahan Tiban Indah di belakang Perumahan Queen Southlink, Tiban, Sekupang.

Baca Juga: Balita 2 Tahun Hanyut di Sungai Tiban Kampung

“Sudah. Saat ini, korban sudah berada di rumah duka dan pihak keluarga korban meyakini bahwa korban memang benar adalah keluarganya yang sempat hilang selama 3 hari yang lalu, ” ujar Rizqy.

Sebelumnya, Bocah berusia 2 tahun, MAR hanyut di sungai jembatan Tiban Kampung, Tiban Sekupang, Kamis (21/9). Balita laki-laki tersebut diduga hilang bermain di sekitaran Jembatan Tiban Kampung, Sekupang.

Dari informasi yang dihimpun, bocah ini awalnya dititipkan abangnya Aril Dwi Saputra,16 kepada Putri Aulia Wulandari, 14, yang merupakan kakak keduanya, untuk mencari makan.

Selanjutnya, sekira pukul 16.50 WIB, Aril yang pulang membeli makan langsung menanyakan keberadaan adiknya itu kepada Putri. Namun, Putri menjawab bahwa adiknya tersebut jatuh di parit depan rumahnya. Aril yang panik langsung melaporkan ke warga sekitar dan teman-temannya untuk mencari korban.

“Mendengar informasi itu warga dibantu aparat kepolisian langsung mencari korban. Namun hingga kini bocah tersebut belum juga ditemukan, ” ujar Yanto warga Tiban, Sekupang.

Yanto menyebutkan, diduga korban masuk ke dalam parit saat hujan deras mengguyur. Ironisnya parit perumahan itu langsung mengarah ke sungai Tiban Kampung, sehingganya upaya pencarian cukup menyulitkan. Terlebih lagi kondisi hujan deras membuat upaya pencarian anak hanyut itu sedikit terkendala.

Reporter : RENGGA YULIANDRA

 

Cegah Gangguan Kamtibmas, Samapta Tingkatkan Patroli

0
bb129c29 b55a 414d a586 d20a86726a2e e1664108794108
Personel Satuan Samapta Polresta Barelang berjaga di lokasi yang dianggap rawan kejahatan, Sabtu (24/9) malam. F.Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos– Satuan Samapta Polresta Barelang akan meningkatkan patroli di kawasan Seitemiang, Sekupang. Peningkatan patroli ini juga dilakukan di sejumlah lokasi rawan lainnya.

Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Eddi Suyanto mengatakan peningkatan patroli ini dilakukan pada waktu siang maupun malam hari.

“Peningkatan patroli kita lakukan melalui program Barelang Blue Light 110. Program ini untuk mencegah gangguan kamtibmas di Kota Batam,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, saat patroli tersebut, personelnya menyalakan lampu khas kepolisian berwarna biru.

“Kegitan dilakukan dengan menggunakan mobil dan motor patroli. Dalam patroli itu, kita juga berdialog dengan masyarakat berkaitan permasalahan kamtibmas,” katanya.

Dengan ditingkatkannya patroli melalui program ini, ia berharap  membuat masyarakat semakin nyaman dan terhindar dari tindak kejahatan.

Selain itu, ia juga meminta dukungan masyarakat untuk tetap menjaga situasi Kota Batam tetap aman.

“Harapan kita Polresta Barelang juga bisa secara responsif menangani problem solving yang terjadi dalam masyarakat. Kita harapkan masyarakat bisa terus merasa aman dengan keberadaan anggota yang patroli ini,” tutupnya. (*)

reporter: yopi

Pedagang Pasar Barek Motor, Kijang Tangkap Sendiri Pelaku Pencurian Ayam Potong Miliknya di Tanjungpinang

0
Aksi pelaku pencurian ayam potong di Pasar Barek Motor, Kijang yang terekam CCTv, belum lama ini. F.Kiriman Marto untuk Batam Pos.

batampos– Seorang pedagang di Pasar Barek Motor, Kijang, menangkap sendiri pelaku pencurian daging ayam potong miliknya.

Pelaku berinisial Hd ditangkap di Tanjungpinang setelah mencuri cabai, pada Senin (18/9/2023) pagi.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto membenarkan korban yang merupakan pedagang di Pasar Barek Motor, Kijang menangkap sendiri pelaku pencurian daging ayam potong miliknya di kedainya di Tanjungpinang.

“Korbannya yang menangkap pelaku di kedainya di Tanjungpinang, ditangkap nyuri cabai,” kata dia, Jumat (22/9/2023).

Korban sudah mengenali wajah pelaku berdasarkan CCTv yang merekam aksi pelaku sebelumnya yakni pada saat mencuri ayam potong milik korban di Pasar Barek Motor, Kijang.

BACA JUGA: Selingkuh, Motif Suami Tusuk Istri

“Ketahuan dari CCTv, selain itu pelaku sering terlihat di pasar,” kata dia.

Setelah ditangkap, korban menyerahkan pelaku pencurian ayam potong miliknya ke kantor polisi.

Dia mengatakan, kedua belah pihak telah melakukan mediasi. Korban pun tidak menuntut karena pelaku telah membayar kerugian yang ditimbulkan.

Diberitakan sebelumnya, aksi pelaku pencurian ayam potong terekam CCTv saat menenteng kantong keresek berisi ayam potong pada Kamis (7/9/2023) yang lalu. (*)

reporter: slamet

Ngaku Khilaf, Kakek Tega Cabuli Balita Tetangganya

0
838bbad831db9d7868ea705c15672949
Ilustrasi sidang

batampos– Rusman, seorang kakek berusia 56 tahun tega mencabuli balita yang masih berusia 4 tahun. Ia pun mengaku khilaf.

Atas perbuatannya itu, kakek bertubuh kurus ini pun menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Mengenakan kaos tahanan Kejari Batam bewarna merah, Rusman disidang dengan agenda mendengar keterangan saksi korban. Namun proses sidang tersebut berlangsung tertutup.

Usai sidang, kuasa hukum terdakwa Vierki Siahaan mengatakan selain mendengar keterangan saksi korban, agenda sidang berlanjut dengan keterangan terdakwa. Dimana, dalam keterangan, terdakwa mengakui perbuatannya telah mencabuli balita tersebut.

“Terdakwa mengakui pencabulan itu, dia mengaku khilaf, ” ujar Vierki.

Dikatakannya, pencabulan itu dilakukan terdakwa karena melihat korban sering bermain di dekat rumahnya. Melihat kesempatan itu, ia memanggil korban dan mengiming-ngimingi dengan permen.

BACA JUGA: Babak Baru Kasus Pencabulan Pegawai BP Batam, Ini Pengakuan Korban

“Terdakwa mencabuli korban, dengan mengesek-gesekan kemaluannya, ” sebut Vierki.

Usai dicabuli, balita tersebut diberikan permen. Namun dirumah sang balita menceritakan kejadian kepada orang tuanya. Karena tak Terima anaknya dicabuli, orang tua korban melaporkan kakek tersebut ke polisi. Atas perbuatan, Rusman terancam 15 tahun penjara. (*)

reporter: yashinta

APBD Perubahan Kabupaten Karimun Tahun 2023 Alami Defisit Rp70 Miliar

0
Bupati dan Pimpinan DPRD Karimun memperlihatkan nota kesepakatan Ranperda Perubahan APBD tahun 2023 disahkan menjadi Perda.

batampos– Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubaan (APBD-P) Kabupaten Karimun tahun 2023, mengalami defisit sebesar Rp70 miliar lebih.

Defisit itu diketahui setelah melihat struktur pendapatan daerah pada Perubahan APBD tahun 2023 yang ditargetkan sebesar Rp1.508.806.069.779.

Sementara Belanja Daerah pada Perubahan APBD tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp1.579.069.163.791.

“Melihat struktur pendapatan dan belanja, maka terdapat selisih defisit sebesar Rp70.263.094.012,” papar juru baca Badan Anggaran DPRD Karimun, Sulfanow Putra pada sidang paripurna, Jumat (22/9).

BACA JUGA: Target Pendapatan APBD Karimun 2024 Naik Rp1,42 Triliun

Disebutkan Sulfanow Putra, defisit anggaran yang diakibatkan besarnya belanja daerah dibanding pendapatan daerah tidak berubah setelah dilakukan pembahasan.

Meski mengalami defisit, namun DPRD Karimun sepakat Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan tahun 2023 menjadi Peraturan Daerah.

Adapun Perubahan APBD Kabupaten Karimun tahun 2023 yang disahkan melalui Paripurna yakni sebesar Rp1.579.069.163.791.

Sidang paripurna agenda pengesahan Ranperda Perubahan APBD Karimun tahun 2023 dipimpin Ketua Yusuf Sirat, didampingi Hasanuddin, Dan Rasno sebagai Wakil Ketua.

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi kinerja anggota DPRD dalam melakukan pembahasan secara marathon.

Terkhusus masukkan yang diberikan delapan fraksi DPRD sebagai catatan maupum untuk dilaksanakan oleh Bupati beserta jajaran.

“Tentunya kami (Bupati,red) dan jajaran akan terus berupaya menggali potensi-potensi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sehingga pembangunan tetap berjalan,” papar Bupati. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Warga Mengeluh Sulit Cari Gas 3 Kg, Pertamina Sebut Stok Aman

0
polsek nongsa 2
Personel Polsek Nongsa mengecek ketersediaan gas LPG 3 kilogram di Stasiun Pengisian dan Pengangkitan Bulk Elpiji (SPBE) PT. Putra Kelana Selaras Permai, Kabil. Foto: Polsek Nongsa untuk Batam Pos

batampos– Warga Kota Batam mengeluh kesulitan mendapatkan elpiji (LPG) melon. Warga bingung bagaimana mereka bisa memasak jika elpiji tidak ada. Beberapa hari terakhir elpiji 3 kilogram menghilang dan cenderung sulit untuk didapatkan.

Keluhan ini disampaikan oleh Anita, warga Perumahan Mega Legenda. Ia mengaku, sudah tiga hari ini sulit mendapatkan gas elpiji subsidi. Padahal ia butuh untuk memasak di rumah.
“Dari kemarin mutar-mutar nyari pangkalan di daerah Mega Legenda kosong semua. Bingung mau masak gak ada gas, ” ujar perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu.
Warga lainnya Yanti juga mengaku kesulitan mendapatkan gas melon 3 kilogram ini. Beberapa pangkalan yang ia datangi menyatakan kekosongan gas elpiji. Yanti baru mendapatkan gas elpiji 3 kg ini di pengecer namun harganya sudah tinggi.
“Dari pada gak ada gas pak, terpaksa beli di pengecer. Kalau pangkalan tadi kosong semua, ” ujarnya.
Terpisah Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria mengatakan,  stok pasokan gas dalam keadaan yang aman di Tanjung Uban. Dimana pasokan LPG di Batam berasal dari Tanjung Uban.
“Stok kita aman, kemungkinan terkait penjadwalannya saja, ” ujar Satria, Jumat (22/9).
Menurutnya, terkait jadwal pengangkutan LPG dari Tj Uban ke Batam sendiri pihanya saat ini sudah mempertimbangkan agar bisa mencukupi kebutuhan di Batam. Selain itu Pertamina juga melakukan terus improvement agar pendistribusian LPG khususnya LPG 3 kg dapat terpenuhi diseluruh wilayah Batam.
“Dan untuk memenuhi kebutuhan LPG di Batam, pada hari Minggu ini, penyaluran LPG akan tetap dilaksanakan,” tutupnya. (*)
reporter: rengga

Kekenyangan Makan Satu Ekor Ayam Jago, Ular Piton Tidak Melawan saat Ditangkap

0
Petugas Damkar Tanjunguban menangkap satu ekor ayam jago yang telah memakan ayam jago milik warga di jalan Nakhoda Lancang, Kampung Jeruk, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Jumat (22/9/2023) pagi. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seekor ular piton ditangkap petugas Damkar Tanjunguban setelah memakan satu ekor ayam jago milik warga di jalan Nakhoda Lancang, Kampung Jeruk, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Jumat (22/9/2023) pagi.

Ular sepanjang 2,5 meter tersebut tidak melawan saat ditangkap di dalam kandang ayam milik warga.

“Tidak ada perlawanan, ularnya pasrah mungkin kekenyangan setelah memakan satu ekor ayam jago milik warga,” kata Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi.

Setelah ditangkap, dia mengatakan, ular dibawa ke kantor Damkar Tanjunguban kemudian dilepasliarkan ke habitatnya.

Dia mengatakan, masuknya ular ke dalam kandang warga diketahui setelah pemilik ayam memberi makan dan mencari ayam jagonya.

BACA JUGA: Mobil Mengular di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Rudy: Kualitas Pelayanan Kian Menurun

“Pas ngasih makan ayam tidak terlalu diperhatikan. Ngehnya waktu tau ayam jagonya tidak ada,” kata dia.

Setelah dicari dan dicek ke dalam kandang, kata dia, ternyata ular sudah di dalam kandang dan memakan ayam jagonya.

“Si pemilik ayamnya takut, akhirnya menelepon damkar,” kata dia.

Dia mengimbau ke masyarakat kalau melihat ular atau hewan berbahaya sebaiknya melapor ke Damkar Tanjunguban di nomor 07714651295. (*)

reporter: slamet

ASDP Kebut Transformasi Digitalisasi E-Ticketing System Ferizy, Hingga Kini Tercatat Lebih dari 1,6 Juta Pengguna Aktif Ferizy

0

 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berupaya melakukan transformasi digitalisasi dalam layanan tiket penyeberangan melalui penerapan e-ticketing Ferizy yang saat ini mencapai lebih dari 1.600.000 pengguna aktif Web Reservation dan/ Mobile Application Ferizy dan lebih dari 5.000 mitra Gerai Ritel Ferizy secara nasional.

Melalui audiensi bersama Kementerian Perhubungan RI di kantor pusat ASDP Rabu (20/9) kemarin, Direktur Keuangan, Teknologi Informasi, dan Manajemen Risiko ASDP Djunia Satriawan mengatakan bahwa perjalanan ASDP dalam melakukan transformasi digitalisasi e-ticketing ini berawal dari 2018 dan telah didukung sepenuhnya oleh Presiden Joko Widodo.

“Dalam kunjungan angkutan lebaran 2023 lalu, Presiden Jokowi sudah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dan beliau mengajak seluruh penumpang untuk memanfaatkan sistem e-ticketing Ferizy demi kenyamanan penyeberangan bersama. Perjalanan digitalisasi online ticketing hingga akhirnya resmi menjadi aplikasi Ferizy ini diawali dengan pre-paid card atau cashless-RFID ticketing pada Agustus 2018, lalu dilanjutkan dengan implementasi E-KTP, Passport, dan Card Reader untuk pengisian data manifest dan kecepatan transaksi pada Juni 2019 hingga akhirnya diluncurkan aplikasi Ferizy pada Mei 2020,” ujarnya.

Djunia menjelaskan lebih lengkap mengenai 3 fase implementasi digitalisasi tersebut yang diawali dengan fase pertama yaitu digitalisasi e-ticketing perubahan layanan tiket sobek (manual) menjadi tiket digital pada 45 pelabuhan yang terdiri dari 34 pelabuhan milik ASDP dan 11 lainnya milik non-ASDP bertujuan untuk transformasi layanan end-to-end di pelabuhan, peningkatan kontrol produksi pelabuhan dan penyeberangan, pendataan manifest yang lebih akurat banding proses manual, hingga pencetakan data manifest secara digital.

“Selanjutnya fase kedua merupakan fase perubahan metode pembayaran tunai menjadi non-tunai (cashless) dimana ASDP mendukung program pemerintah dalam hal elektronifikasi pembayaran di pelabuhan penyeberangan, mempercepat layanan transaksi pembelian tiket di loket Pelabuhan, meningkatkan kepuasan customer dengan beragam pilihan metode pembayaran, serta meningkatkan revenue assurance dan meminimalisir praktek penyalahgunaan pembayaran. Di tahap inilah ASDP mulai menerapkan pembayaran cashless dimana pembelian tiket online dapat melalui pembayaran 11 virtual account, 3 e-wallet, 5 gerai retail, 3 internet banking, 6 sales channel sedangkan tiket go-show menerima pembayaran dari 13 virtual account, 5 e-wallet dan 4 kartu uang elektronik,” jelasnya.

Pada fase ketiga, digitalisasi sudah masuk ke tahap Online Reservation & Sales Channel. Peningkatan layanan pembelian tiket secara pre journey melalui reservasi online pada aplikasi Ferizy telah terlaksana pada 15 Pelabuhan yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Lembar, Padangbai, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Jepara, Karimunjawa, Surabaya, dan Madura. Selain itu, pembayaran online ticketing dapat dilakukan melalui lebih dari +120 metode pilihan pembayaran, yaitu Virtual Account, Gerai Ritel, E-Wallet, Internet Banking, dan Finpay Code.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menambahkan bahwa seluruh tahapan tersebut tentunya berfokus pada peningkatan aspek keselamatan, operasional, dan pelayanan.

“Digitalisasi tersebut mampu memperbaiki pendataan manifest menjadi lebih akurat, memberikan hak pengguna jasa terhadap asuransi lebih terjamin, mengatasi lonjakan antrean pengguna jasa. Langkah-langkah digitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pelanggan tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ujarnya.

ASDP terus mengimbau kepada para pengguna jasa untuk dapat melakukan reservasi tiket minimal H-60 hari sebelum keberangkatan dan memastikan bahwa data yang dimasukkan adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.(*)

Pelajar di Rempang kembali aktif Belajar di Sekolah

0
Menteri Bahlil ke Rempang e1695040139405
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia saat bertemu dengan anak-anak di Rempang, Senin (18/9).

batampos– Situasi sarana dan prasana di Rempang perlahan mulai pulih seperti sekolah dan puskesmas. Pantauan di lokasi siswa di SD 024 Rempang sudah aktif belajar mengajar, begitu pula di SMPN 22 Rempang. Namun masih meninggalkan cerita bagi siswa pasca kericuhan 7 September lalu.

“Disini ada 10 lokal situasi dan kondisi siswa pasca kejadian 7 September di Jembatan 4, alhamdulilah sudah perlahan membaik,” ujar Kepala Sekolah SMPN 22 Rempang, M Nazif, saat dijumpai, Jumat (22/9).
Ia mengatakan kehadiran siswa sudah 90 persen mayoritas penduduk Rempang dan Galang. Bantuan sejauh ini dari pemerintah dan Polda Kepri yakni kegiatan trauma healing dan alat-alat tulis dan tas untuk bersekolah.
“Kalau rasa takut saya rasa masih ada tetapi dari tim trauma healing dan kami belum melihat secara pasti mentalnya sudah pulih,” ujarnya.
Harapan dari sekolah untuk giat trauma healing bisa dilaksanakan secara intens misalkan seminggau dua kali tetapi kalau bisa bersifat pribadai atau per kelas agar lebih efektif.
“Jadi dicari siswa yang mana rasanya masih memerlukan trauma healing agar lebih efektif,” sebutnya.
Sementara itu, di SD024 aktifitas pembelajaran siswa berjalan lancar, terdapat 12 kelas dengan total 322 siswa. Siswa pun rata-rata sudah kembali masuk belajar meski masih menyimpan trauma pasca kejadian 7 September lalu.
Tak jauh dari lokasi , pelayanan UPT Puskesmas Rempang Cate juga berjalan konfusif. Kepala Puskesmas, Tanty Suryaningsih , saat dijumpai menyampaikan pelayanan berjalan normal, meski ada warga menanyakan pasca kejadian 7 September kemarin apa sudah berjalan normal.
“Yang berobat masih ada.Kami pastikan bahwa pelayanan kesehatan telah berjalan normal dan warga yang membutuhkan bisa datang,”tutupnya. (*)
reporter: azis

Dinas PUPR Gelar Konsultasi Publik RDTR

0
Karimun foto bersama dengan stakeholder pada acara konsultasi publik pertama RDTR perkotaan untuk tiga ibukota kecamatan di Pulau Kundur.

batampos-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, Kamis (21/9) menggelar kegiatan konsultasi publik secara resmi. kegiatan ini terkait dengan rencana detail tata ruang (RDTR) untuk tiga kecamatan di Pulau Kundur. Hal ini melibatkan semua unsur. Mulai Deri OPD terkait, LSM, Pers dan juga tokoh masyarakat. Termasuk juga pihak konsultan.

”RDTR merupakan rencana yang menetapkan blok pada kawasan fungsional sebagai penjabaran kegiatan ke dalam dalam wujud ruang. Artinya, ruang yang memperlihatkan keterkaitan antara kegiatan dalam kawasan fungsional agar tercipta lingkungan yang harmonis antara kegiatan utama dan kegiatan penunjang,” ujar Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah kepada Batam Pos.

Di dalam kawasan fungsional tersebut, katanya, sesuai dengan pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang. Dalam peraturan ini, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib menyusun dan menyediakan rencana tata ruang (RTR) yang telah ditetapkan dalam bentuk digital dan sesuai standar pemerintah pusat.

BACA JUGA: Dorong Pembangunan Kundur 2024, Wakil Ketua DPRD Ajak Kepala OPD Survei Lapangan

”Nah konsultasi publik ini, dilakukan terkait dengan RDTR untuk kawasan Perkotaan Tanjungbatu, Perkotaan Kundur Barat dan Perkotaan Kundur Utara. Hal ini sesuai dengan Perda Kabupaten Karimun Nomor 3 Tahun 2021 tentang RTRW Kabupaten Karimun tahun 2021-2041,” jelas Sekda.

Jika RDTR Perkotaan Tanjungbatu, Perkotaan Kundur Barat dan Perkotaan Kundur Utara selesai, tambahnya ,maka dapat ditetapkan dalam Peraturan Bupati Karimun. Dengan demikian, semua pelayanan perizinan berusaha akan diselenggarakan melalui online single submission (OSS).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Chayo Prayitno secara terpisah menyebutkan, konsultasi publik terkait RDTR Perkotaan Tanjungbatu, Perkotaan Kundur Barat, Perkotaan Kundur Utara merupakan yang pertama dilakukan.

”Hal ini sesuai dengan hasil focuss group discussion (FGD). Untuk itu, dalam konsultasi publik pertama ini melibatkan semua stakeholder. Tujuannya, tidak lain agar bisa mendapatkan gagasan, saran dan ide atau masukan untuk menciptakan RDTR yang harmonis untuk tiga lokasi perkotaan untuk tiga kecamatan yang ada di Pulau Kundur,” ungkapnya.

Seperti yang disampaikan oleh Sekda Kabupaten Karimun tadi, lanjut Cahyo, bahwa jika RDTR untuk tiga perkotaan di tiga kecamatan ini selesai, maka targetnya adalah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha. Yakni, melalui OSS.

”Dengan kemudahan pengajuan proses perizinan melalui OSS, sudah tentu dapat mengurangi waktu dan biaya. Kemudian, meningkatnya perekonomian masyarakat. Termasuk juga mewujudkan pola tata ruang wilayah perkotaan yang dapat mendukung terciptanya pola pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya. (*)

reporter: sandi