batampos – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank/Perseroan) mampu melanjutkan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 90,62 miliar dalam Laporan Keuangan Kuartal II tahun 2023.
Katalis dalam peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto menjadi sebesar Rp 21,70 triliun dari sebelumnya Rp 15,28 triliun atau tumbuh 42,00 persen YoY (Year-on-Year). Sementara dana pihak ketiga (DPK) juga terlihat meningkat menjadi Rp 29,24 triliun dari Rp 20,18 triliun atau sebesar 44,87 persen YoY pada posisi Kuartal II 2023 dibandingkan Kuartal II 2022.
“Kami senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian sehingga membuat rasio NPL (non-performing loan) Bank pada Kuartal II 2023 terus membaik, dengan NPL gross berada di level 1,62 persen dan NPL net di 1,18 persen,” jelas Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai.
Capital Adequacy Ratio (CAR) J Trust Bank tercatat sebesar 13,51 persen pada Juni 2023 dengan modal inti sebesar Rp 3,17 triliun di mana tetap memenuhi Peraturan OJK No.12/POJK. 03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum yang mewajibkan bank memiliki modal inti Rp 3 triliun.
Sementara itu, pendapatan bunga tercatat meningkat menjadi Rp 1,17 triliun pada Kuartal II 2023 dari sebelumnya Rp 723,66 miliar pada Kuartal II 2022 atau tumbuh 62,32 persen YoY yang dipicu oleh peningkatan pendapatan bunga pinjaman.
Sebagai informasi, untuk menunjang kinerja bisnis, J Trust Bank dalam tahapan pengembangan New Core Banking System dengan peningkatan kemampuan data warehouse dan sistem informasi manajemen agar lebih efisien dan efektif yang direncanakan rampung di akhir tahun 2023.
“Dengan new core banking system kami yakin dapat melakukan ekspansi bisnis disertai pengembangan layanan yang lebih optimal karena ditopang dengan sistem yang mumpuni,” tutup Ritsuo Fukadai. (*)
Protes masyarakat atas mati air di Tanjunguncang, dengan memasang karangan bunga, Rabu (31/5/2023). Foto Dalil Harahap.
batampos – Krisis air bersih yang berkepanjangan di Kelurahan Tanjunguncang kembali memantik emosi warga. Warga berencana akan melakukan aksi demontrasi besar-besaran ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam dan pengelola air bersih di Kota Batam.
Beberapa waktu lalu warga di sana sudah bertekad melakukan aksi unjuk rasa. Namun ada permintaan dari pihak pengelola dan menandatangani kesepakatan bersama. Pengelola air bersih berjanji akan melancarkan aliran ataupun suplai air menggunakan layanan mobil tanki sehingga warga membatalkan rencana demo.
Belakangan warga kembali berang sebab komitmen tersebut tidak terealisasi. Krisis air bahkan semakin menjadi sehingga akan menggelar aksi dalam waktu dekat ini.
“Tak bisa dipegang lagi omongan pengelola air bersih di Batam ini. Tak ada perubahan sama sekali, malah makin parah belakangan ini. Warga sudah mulai mengamuk dan akan lakukan aksi demo nantinya,” ujar Hendra, warga Perumahan Putera Jaya Tanjunguncang.
Perangkat RT/RW setempat juga menyampaikan hal yang sama. Warga benar-benar geram saat ini, sebab komitmen yang dibuat sebelumnya belum terpenuhi.
“Terserahlah warga mau demo silakan. Selama ini kita berupaya meredamkan aksi dari warga tapi nyatanya tak ada perubahan,” ujar Ketua RT 01/ RW 023 Surya Dharma Sitompul.
Suplai air bersih di Kelurahan Tanjunguncang saat ini cukup memprihatinkan. Suplai air hanya mengalir di malam hari dengan tekanan yang sangat kecil. Warga harus bergadang hingga pagi hanya untuk mendapatkan pasokan air.
Sementara suplai air tanki dari pengelola tidak berjalan efektif sehingga kebutuhan ideal air warga tidak pernah terpenuhi.
Dari laporan perangkat RT/RW setempat ada banyak perumahan dan pemukiman yang selama ini memang bermasalah dengan pasokan air bersih di Kelurahan Tanjunguncang. Perumahan Sumberindo, Central Park, Bagaman, Glory, Kampung Tua Cunting, perumahan Putra Jaya, Puri pesona, Rusun Putra Jaya, Rusun Batamec, rusun serta Rusun Fanindo. (*)
Petugas Damkar Tanjunguban memusnahkan sarang tawon di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan dibakar, Minggu (30/7/2023). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Seorang lansia di Bintan, Sutono, 57, sempat dilarikan ke puskesmas setelah disengat tawon vespa.
Kejadiannya saat korban melintas di jalan Gelatik, Kampung Sukadamai, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hadirkan tersangka dugaan suap di lingkungan Basasarnas, Mulsunadi Gunawan (MG), dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (31/7/2023). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penahanan terhadap Mulsunadi Gunawan (MG) setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengadaan barang di lingkungan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) tahun 2021-2023.
“Tim penyidik menahan tersangka MG untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 31 Juli 2023 sampai dengan 19 Agustus 2023 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (31/7).
Alex mengungkapkan kasus yang menjerat MG berawal pada tahun 2021, saat itu Basarnas melaksanakan beberapa tender proyek pekerjaan yang diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Basarnas yang dapat diakses oleh umum.
Kemudian pada 2023, Basarnas kembali membuka tender proyek pekerjaan, yakni pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan dengan nilai kontrak Rp9,9 miliar, pengadaan Public Safety Diving Equipment dengan nilai kontrak Rp17, 4 miliar, dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (tahun jamak 2023-2024) dengan nilai kontrak Rp89,9 miliar.
Untuk memenangkan proyek tersebut, Komisaris Utama PT. Multi Grafika Cipta Sejati (MGCS) Mulsunadi Gunawan (MG), Direktur Utama PT IGK (Intertekno Grafika Sejati (IGK) Marilya (MR), dan Direktur Utama PT Kindah Abadi Utama (KAU) Roni Aidil melakukan pendekatan pribadi kepada Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi (HA) dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC), selaku orang kepercayaan Kabasarnas.
Dalam pertemuan tersebut, diduga terjadi kesepakatan pemberian sejumlah uang berupa fee sebesar 10 persen dari nilai kontrak. Penentuan besaran fee dimaksud diduga ditentukan langsung oleh HA.
Dalam pertemuan dicapai kesepakatan bahwa HA siap mengondisikan dan menunjuk perusahaan MG dan MR sebagai pemenang tender untuk proyek pengadaan
peralatan pendeteksi korban reruntuhan tahun anggaran 2023.
Kemudian perusahaan RA ditunjuk menjadi pemenang tender untuk proyek pengadaan Public Safety Diving Equipment dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (tahun jamak 2023-2024).
Penyerahan uang juga diberi kode “dako” (dana komando) untuk HA melalui ABC.
MG kemudian memerintahkan MR untuk menyiapkan dan menyerahkan uang sejumlah sekitar Rp999,7 juta secara tunai di parkiran salah satu Bank yang ada di Mabes TNI Cilangkap.
Sedangkan RA menyerahkan uang sejumlah sekitar Rp4,1 miliar melalui aplikasi pengiriman setoran bank.
Tim KPK yang mendapat informasi adanya penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari MR kepada ABC di salah satu parkiran Bank di Mabes TNI Cilangkap, kemudian langsung bergerak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap para pihak tersebut.
Dalam OTT itu turut diamankan goodie bag yang disimpan dalam bagasi mobil ABC yang berisi uang Rp999,7 Juta.
Para pihak yang terjaring OTT tersebut kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif hingga berujung dengan penetapan lima orang tersangka.
Lima tersangka tersebut, yakni Kabasarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto, kemudian Mulsunadi Gunawan, Marilya, dan Roni Aidil.
Alex mengatakan untuk Marsdya Henri Alfiandi dan Letkol Adm Afri Budi Cahyanto yang diduga sebagai penerima suap, penegakan hukumnya diserahkan kepada Puspom TNI dengan supervisi KPK.
“Proses hukum lebih lanjut akan diselesaikan oleh tim gabungan penyidik KPK dan tim penyidik Puspom Mabes TNI sebagaimana kewenangan yang diatur dalam undang-undang,” kata Alex.
Sedangkan tiga tersangka sipil yakni Marilya, Roni Aidil, dan Mulsunadi Gunawan, proses hukumnya langsung ditangani oleh KPK.
Tim Penyidik kemudian langsung menahan dua tersangka yakni MR dan RA selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 26 Juli 2023 sampai dengan 14 Agustus 2023.
“Untuk tersangka MG, kami ingatkan untuk kooperatif segera hadir ke Gedung Merah Putih KPK mengikuti proses hukum perkara ini,” kata Alex.
Ketiga tersangka sipil tersebut disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)
Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam terus berusaha maksimal untuk memastikan aliran air akan kembali normal kembali. Hal ini dalam merespon gangguan air bersih dibeberapa wilayah dalam beberapa hari belakangan ini.
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano
Sebagaimana diketahui, suplai air bersih mengalami hambatan akibat pekerjaan perbaikan dua Pompa Intake pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang.Pekerjaan ini masih terus dikebut agar pelayanan air kepada masyarakat dapat segera normal kembali.
Adapun wilayah yang terdampak antara lain, Batam Center; Batu Aji; Marina; Tanjung Uncang; Bengkong; Nagoya; Jodoh; Punggur; Kabil; Batu Besar; Sengkuang; Batu Merah; Baloi dan sekitarnya.
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, kerusakan dua Pompa Intake di IPA Duriangkang itu menyebabkan suplai air ke pelanggan hilang sebesar 360 lpd. Dimana, air 360 lpd tersebut berdampak pada 36 ribu sambungan rumah dibeberapa daerah.
“Rewinding sudah kita lakukan pada hari Sabtu kemarin. Tapi perbaikan as motornya (komponen mesin, red) itu diperkirakan selesai hari Kamis. karena barangnya tidak ada disini, sehingga kita terpaksa cari ke Singapura,” ujarnya, Senin (31/7/2023) sore.
Ia menjelaskan, komponen mesin yang dibeli dari Singapura itu juga tidak bisa langsung diinstalasi. Sebab, komponen mesin itu harus dilakukan bubut terlebih dahulu. Dan proses pekerjaan ini akan memakan waktu hingga Kamis (3/8/2023) mendatang.
“Meski demikian, kita akan usahakan secepatnya. Saat ini pekerjaan dilakukan selama 24 jam tanpa henti agar selesainya tidak sampai hari Kamis,” tuturnya.
Setelah komponen itu terpasang, maka akan dibutuhkan beberapa waktu lagi agar aliran air kembali normal pada beberapa daerah terdampak. Terutama pada area dengan kontur tanah (elevasi) yang tinggi.
“Selain itu, daerah yang jauh dari waduk atau pelayanan juga akan mengalami normalisasi secara bertahap,” ujarnya.
Atas hal tersebut, BU SPAM BP Batam dan PT Moya Indonesia telah menyiapkan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air bersih selama 1×24 jam. Bahkan saat ini, BU SPAM BP Batam telah meminta bantuan mobil tangki dari Pemadam Kebakaran BP Batam dan Pemko Batam.
Penyediaan tangki air tersebut dapat dikoordinasikan oleh Ketua RT/RW/Kelurahan setempat. Untuk diwilayah Putra Jaya; Indomas 1 dan 2; Sumberindo; Central Park; Rusun Batamec dan Fanindo dapat menghubungi Aji Santoso (0813-7266-3986).
Sementara untuk diluar lokasi diatas dapat menghubungi Ginda (0811-7717-272); Steve (0821-1276-0088) dan Mujiaman (0811-370-857).
“Memang itu tidak menyelesaikan dan tidak semua teratasi. Tetapi paling tidak, itu langkah yang pertama kita lakukan untuk jangka pendek,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan pengecekan ke IPA Duriangkang untuk meminimalisir adanya kejadian serupa di kemudian hari.
“BP Batam memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat Kota Batam selama beberapa hari terakhir. Kami akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan suplai air bersih bersama mitra kami demi kebutuhan dan kenyamanan publik,” imbuhnya. (*)
Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam terus berusaha maksimal untuk memastikan aliran air akan kembali normal kembali. Hal ini dalam merespon gangguan air bersih dibeberapa wilayah dalam beberapa hari belakangan ini.
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano
Sebagaimana diketahui, suplai air bersih mengalami hambatan akibat pekerjaan perbaikan dua Pompa Intake pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang.Pekerjaan ini masih terus dikebut agar pelayanan air kepada masyarakat dapat segera normal kembali.
Adapun wilayah yang terdampak antara lain, Batam Center; Batu Aji; Marina; Tanjung Uncang; Bengkong; Nagoya; Jodoh; Punggur; Kabil; Batu Besar; Sengkuang; Batu Merah; Baloi dan sekitarnya.
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, kerusakan dua Pompa Intake di IPA Duriangkang itu menyebabkan suplai air ke pelanggan hilang sebesar 360 lpd. Dimana, air 360 lpd tersebut berdampak pada 36 ribu sambungan rumah dibeberapa daerah.
“Rewinding sudah kita lakukan pada hari Sabtu kemarin. Tapi perbaikan as motornya (komponen mesin, red) itu diperkirakan selesai hari Kamis. karena barangnya tidak ada disini, sehingga kita terpaksa cari ke Singapura,” ujarnya, Senin (31/7/2023) sore.
Ia menjelaskan, komponen mesin yang dibeli dari Singapura itu juga tidak bisa langsung diinstalasi. Sebab, komponen mesin itu harus dilakukan bubut terlebih dahulu. Dan proses pekerjaan ini akan memakan waktu hingga Kamis (3/8/2023) mendatang.
“Meski demikian, kita akan usahakan secepatnya. Saat ini pekerjaan dilakukan selama 24 jam tanpa henti agar selesainya tidak sampai hari Kamis,” tuturnya.
Setelah komponen itu terpasang, maka akan dibutuhkan beberapa waktu lagi agar aliran air kembali normal pada beberapa daerah terdampak. Terutama pada area dengan kontur tanah (elevasi) yang tinggi.
“Selain itu, daerah yang jauh dari waduk atau pelayanan juga akan mengalami normalisasi secara bertahap,” ujarnya.
Atas hal tersebut, BU SPAM BP Batam dan PT Moya Indonesia telah menyiapkan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air bersih selama 1×24 jam. Bahkan saat ini, BU SPAM BP Batam telah meminta bantuan mobil tangki dari Pemadam Kebakaran BP Batam dan Pemko Batam.
Penyediaan tangki air tersebut dapat dikoordinasikan oleh Ketua RT/RW/Kelurahan setempat. Untuk diwilayah Putra Jaya; Indomas 1 dan 2; Sumberindo; Central Park; Rusun Batamec dan Fanindo dapat menghubungi Aji Santoso (0813-7266-3986).
Sementara untuk diluar lokasi diatas dapat menghubungi Ginda (0811-7717-272); Steve (0821-1276-0088) dan Mujiaman (0811-370-857).
“Memang itu tidak menyelesaikan dan tidak semua teratasi. Tetapi paling tidak, itu langkah yang pertama kita lakukan untuk jangka pendek,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan pengecekan ke IPA Duriangkang untuk meminimalisir adanya kejadian serupa di kemudian hari.
“BP Batam memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat Kota Batam selama beberapa hari terakhir. Kami akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan suplai air bersih bersama mitra kami demi kebutuhan dan kenyamanan publik,” imbuhnya. (*)
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi. (BASARNAS.GO.ID)
batampos – Pusat Polisi Militer (Puspom) telah menetapkan Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koorsmin Letkol Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang di Basarnas. Usai penetapan ini, kedua tersangka langsung ditahan di komplek militer Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
“Kepada keduanya mulai malam ini dilakukan penahanan di instalasi penahanan militer di Halim,” kata Danpuspom TNI Marsda TNI Agung Handoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/7).
Sebelumnya, PuspomnTNI telah menetapkan Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koorsmin Letkol Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang di Basarnas. Keputusan ini diambil setelah penyidik militer melakukan penyidikan berdasarkan temuan KPK.
“Maka dengan terpenuhinya unsur pidana, penyidik Puspom TNI meningkatkan tahap penyelidkan ini ke tahap penyidkan, dan menetapkan kedua personel TNI aktif HA dan ABC sebagai tersangka,” kata Danpuspom TNI Marsda TNI Agung Handoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/7).
Sebagai informasi, penyidikan dilakukan POM TNI karena proses penetapan tersangka kepada Henri dan Afri oleh KPK tidak sesuai prosedur. Sehingga penyidikan diulang oleh Puspom TNI mengacu kepada undang-undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer.
Kedua anggota TNI ini dijerat pasal 12 A atau B, Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas nomor 31 Tahun 1999, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi. (BASARNAS.GO.ID)
batampos – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menetapkan Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koorsmin Letkol Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang di Basarnas. Keputusan ini diambil setelah penyidik militer melakukan penyidikan berdasarkan temuan KPK.
“Maka dengan terpenuhinya unsur pidana, penyidik Puspom TNI meningkatkan tahap penyelidkan ini ke tahap penyidikan, dan menetapkan kedua personel TNI aktif HA dan ABC sebagai tersangka,” kata Danpuspom TNI Marsda TNI Agung Handoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/7).
Sebagai informasi, penyidikan dilakukan POM TNI karena proses penetapan tersangka kepada Henri dan Afri oleh KPK dinilai tidak sesuai prosedur hukum TNI. Sehingga penyidikan diulang oleh Puspom TNI mengacu kepada undang-undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer.
Sebelumnya, KPK menetapkan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Basarnas tahun anggaran 2021-2023. Penetapan tersangka ini, setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Bekasi, pada Selasa (25/7) kemarin.
Selain Kabasarnas Henri Alfiandi, KPK juga turut menetapkan Koorsmin Kabasarnas RI, Letkol Adm Afri Budi Cahyanto; Komisaris Utama PT. Multi Gtafika Cipta Sejati, Mulsunadi Gunawan; Direktur Utama PT. Intertekno Grafika Sejati, Marilya; Direktur Utama PT. Kindah Abadi Utama, Roni Aidil.
“Atas dasar adanya laporan masyarakat ke KPK, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengumpulan berbagai informasi dan bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, berlanjut pada tahap penyelidikan sebagai langkah menemukan adanya peristiwa pidana sehingga ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup. KPK kemudian menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (26/7).
Alex menjelaskan, keempat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka diawali dengan diterimanya informasi dari masyakarat mengenai dugaan adanya penyerahan sejumlah uang, pada penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait pengondisian pemenang tender proyek di Basarnas.
Dalam operasi senyap itu, KPK seluruhnya mengamankan 11 orang. Bahkan, KPK juga turut mengamankan uang tunai senilai Rp 999,7 juta. (*)
batampos– Seorang perempuan terekam kamera pengawas (CCTV) saat menggasak uang jual beli di warung perumahan Senggarang Lestari Permai Tanjungpinang, Minggu (30/7) malam.
Berdasarkan rekaman CCTV, perempuan berpakaian jaket putih masuk ke warung. Awalnya pelaku berkeliling mencari barang belanjaan. Namun pelaku terekam membuka laci uang.
Pelaku terekam mengambil uang di laci. Kemudian uang tersebut dimasukkan kedalam saku jaketnya. Lalu pelaku kabur meninggalkan warung.
Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Apriadi membenarkan adanya kejadian pencurian itu. Namun korban belum membuat laporan atas kejadian tersebut.
“Kami menunggu korban untuk membuat laporan,” katanya singkat. (*)
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meresmikan kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Tenggara (Sultra), di Laode Hadi, Kecamatan Wua-Wua, Kendari. (Istimewa)
batampos – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono melanjutkan konsolidasi politik dengan kadernya di daerah. Kali ini, dia mengunjungi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
“Hari ini saya berkunjung ke Kantor DPC PPP Kabupaten Magelang, di mana merupakan kantor lama sejak berdirinya PPP. Di sini, saya melakukan banyak diskusi dengan tokoh yang hadir dan para kader,” kata Mardiono, di Kantor DPC PPP Magelang, Kecamatan Muntilan, Senin (31/7).
Mardiono menitipkan pesan kepada para kader yang hadir untuk terus solid dan turun ke rakyat. Partai harus mampu merepresantikan aspirasi umat.
“Yakinkan rakyat untuk memberikan amanah kepada kami. PPP akan senantiasa melayani dan memperjuangkan kepentingan umat,” jelasnya.
Selain itu, dia juga menugaskan para kader untuk menyosialisasikan sosok capres Ganjar Pranowo dan bacawapres yang sedang diperjuangkan Sandiaga Uno.
“Saat mulai turun ke masyarakat, menyosialisasikan program PPP, sekaligus capres Pak Ganjar, dan yang masih diperjuangkan menjadi bacawapres Pak Sandiaga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Magelang, Lilik Tri Handoko mengaku kedatangan pimpinan partai berlambang Kakbah ini akan menggelorakan semangat kader dalam melakukan pemenangan pemilu 2024.
“Hari ini DPC PPP Kabupaten Magelang mendapatkan anugerah besar dengan kedatangan Pak Mardiono. Semoga kehadiran beliau memberikan berkah dan memberikan motivasi menatap Pemilu 2024 agar lebih baik,” tutup Lilik. (*)