Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 4959

Gagahi Gadis Disabilitas, Pengamen Ditangkap Polsek Batam Kota

0
Pencabulan 1 F Cecep Mulyana e1690906606500
Kapolsek Batamkota AKP Betty Novia menginterogasi pelaku kejahatan seksual saat ekspos di Mapolsek Batamkota, Selasa (1/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Unit Reskrim Polsek Batam Kota menangkap WY, warga ruli Eden Park, Batam Kota. Pria 24 tahun ini memperkosa gadis disabilitas berinisial YN, 21.

Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia mengatakan kasus ini terungkap dari laporan ibu korban berinisial NR, 48. Saat itu, ibu korban memergoki anaknya tengah berada di kamar pelaku.

Di kamar, korban dan pelaku tanpa mengenakan busana. Kemudian, NR melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Batam Kota.

Baca Juga: Cegah Joki IMEI Handphone di Batam, Aturan Pendaftaran Diubah

“Orangtua korban ini baru pulang bekerja membantu memasak. Dia melihat sandal anaknya di depan kos-kosan. Setelah dipanggil-panggil, ibu korban mendengar suara dari kamar pelaku,” kata Betty.

Betty menambahkan pelaku dan korban merupakan tetangga kos-kosan. Awalnya, pelaku yang tengah mabuk melihat korban berada di depan kosan.

“Pelaku ini sedang dipengaruhi minuman tuak dan obat-obatan. Melihat korban di depan, pelaku menariknya ke kamar,” ungkapnya.

Baca Juga: Ibu Kandung di Batam Jual Anak Rp 11 Juta 

Dari pengakuan pelaku, ia memperkosa dengan memaksa dan membekap mulut korban menggunakan sarung.

Pria sehar-hari mengamen ini mengaku aksinya dilakukan secara spontan karena dipengaruhi minuman keras (miras).

“Saya sering melihat korban. Memang waktu itu spontan habis minum tuak,” kata duda anak satu ini. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Indonesia Diundang Dalam Pertemuan Perdamaian Ukraina-Rusia

0
Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah. F Kemlu RI via Antara

batampos – Raja Salman akhirnya turun gunung untuk mendamaikan Ukraina-Rusia melalui pertemuan khusus yang digelar bulan ini. Indonesia turut diundang dalam pertemuan yang rencananya diadakan di Kota Pelabuhan Laut Merah, Jeddah tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan, undangan ditujukan pada kementerian coordinator terkait. Kendati demikian, pemerintah belum dapat memastikan siapa yang bakal didelegasikan hadir dalam pertemuan tersebut.

”Belum bisa dipastikan apakah Indonesia akan mengirim delegasi dari pusat ataukah diwakilkan oleh perwakilan kita di negara tersebut,” ujar Faiza dalam temu media, di Jakarta, Selasa (1/8).

Disinggung soal posisi dan hal yang akan disampaikan dalam forum tersebut, Faiza mengaku belum bisa memberikan keterangan. Sebab, masih harus menunggu pertemuan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui perawakilannya di Ukraina dan Rusia terus memantau kondisi para warga negara Indoensia (WNI) di sana. Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, meski dalam situasi perang, KBRI Kiev tetap beroperasi di Ukraina. Tim pun terus memantau situasi dan kondisi para WNI yang masih ada di sana.

Para WNI ini, kata dia, tidak ikut serta dalam proses evakuasi yang dilakukan oleh Kemenlu pada Maret 2022 lalu. Mereka memilih untuk tetap tinggal lantaran mayoritas merupakan pasangan kawin campur dengan warga setempat. Suami mereka dilarang keluar Ukraina karena ada wajib militer. ”Namun tetap, meski mereka mimilih untuk tetap tinggal, teman-teman KBRI terus menjalin komunikasi dan memiliki wasap grup dengan para WNI,” paparnya dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, saat ini, masih ada sekitar 23 orang WNI yang berada di Ukraina. Kendati demikian, Judha memastikan, bahwa seluruhnya berada di posisi aman. Meski ada 1 orang yang tinggal di Odessa.

Kemudian, untuk WNI di Rusia, Judha turut menekankan hal yang sama. Saat ini, KBRI Moskow terus memantau situasi dan secara aktif memberikan imbauan pada WNI di sana, sama seperti ketika adanya pemberontakan Wagner Group beberapa waktu lalu.

”Kita minta masyarakat untuk selalu waspada, meningkatkan kehati-hatiaan, selalu memantu informasi dan mengikuti arahan otoritas setempat. Kalau ada kondisi darurat hubungi KBRI, hubungi hotline KBRI di sana,” tuturnya. (*)

Reporter: JP Group

Joaquin Phoenix Kebingungan Perankan Napoleon, Bahas dan Latihan Adegan Selama 10 Hari

0
Joaquin Phoenix dinominasikan Oscar untuk ketiga peran ini. The Weinstein Company/DreamWorks Pictures/Universal Pictures/Warner Bros. Pictures

batampos – Joaquin Phoenix sempat kebingungan memerankan Napoleon. Sutradara Ridley dan Scott Joaquin Phoenix akhirnya membahas adegan demi adegan dan berlatih tiap hari selama 10 hari.

Di Napoleon, sutradara Ridley Scott dan Joaquin Phoenix kembali bersua setelah lebih dari dua dekade. Mereka kali pertama bertemu di produksi Gladiator, yang rilis pada 2000. Scott menceritakan, dirinya langsung tertarik meng-casting Phoenix untuk peran Napoleon setelah menonton Joker (2019).

Baca Juga:Joaquin Phoenix Jadi Kaisar Tiranis, Rilis Trailer Perdana Film Napoleon

’’Aku memandangi Joaquin dan bilang ’setan kecil ini akan jadi Napoleon Bonaparte’. Dia terlihat sepertinya,’’ ungkapnya dalam wawancara dengan Empire. Scott menyatakan, Joker versi Phoenix serupa dengan kaisar tirani itu dalam bayangannya. ’’Dia punya banyak keburukan. Tapi, secara bersamaan, dia punya keberanian dan dengan segala yang dia punya, dominansi. Dia luar biasa,” imbuhnya.

Sementara itu, Phoenix menyatakan, bekerja sama dengan Ridley adalah salah satu hal yang paling dia tunggu. Ketika syuting Gladiator, dia masih ada di pertengahan usia 20-an. ’’Aku masih sangat muda dan film itu adalah produksi film besar pertamaku. Aku sangat mendambakan pengalaman itu lagi, atau sesuatu yang mirip,’’ imbuhnya.

Aktor Terbaik Oscars 2020 itu menyatakan, dia sebenarnya sudah beberapa kali mendapat tawaran peran dari Scott. ’’Tapi, tidak ada yang benar-benar menarik bagi kami berdua,’’ ungkap Phoenix.

Scott menceritakan, kerja samanya dengan Phoenix kali ini cukup unik. Meski telah memerankan banyak tokoh ikonik, aktor kekasih Rooney Mara itu kebingungan jelang syuting. Dua pekan sebelum pengambilan gambar, dia mendatangi Scott dan mengaku kebingungan.

’’Ya Tuhan. Aku langsung bilang ’ayo kemari, duduk bersamaku’. Kami ngobrol selama 10 hari, tiap hari, membahas adegan demi adegan. Bisa dibilang, kami latihan,’’ papar sineas yang melejit lewat film scifi Alien itu. Dia menilai, Phoenix adalah aktor konvensional yang berakting dengan intuisinya. ’’Kalau ada yang mengusiknya, dia akan bilang. Dia membuat (karakter Napoleon) spesial karena dia terus mempertanyakan hal-hal tentangnya,” imbuhnya. (*)

Reporter: jpgroup

6 Bulan, Ditemukan 436 Kasus Pneumonia di Batam

0
ilustrasi ISPA
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Batam saat ini. Sebagian besar dari infeksi saluran pernapasan hanya bersifat ringan seperti batuk dan pilek, namun jika ISPA yang berkelanjutan akan menjadi Pneumonia infeksi paru-paru.

Penyakit ISPA adalah infeksi saluran pernafasan akut yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA sering kali terjadi pada anak karena sistem pertahanan tubuh anak yang masih rendah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batam, sepanjang tahun 2023 ini terdapat 16.706 warga Batam terserang ISPA periode Januari-Juni 2023. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, kasus ISPA terbanyak terjadi pada bulan Maret 2023, yakni sebanyak 3.529 kasus.

Baca Juga: Stok Vaksin di Batam Kosong, Apa Kabar Vaksinasi Covid-19?

ISPA sangat mudah menular dan dapat dialami oleh siapa saja, terutama anak-anak dan lansia. ISPA menimbulkan peradangan di saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru. Pada sebagian besar kasus, ISPA disebabkan oleh virus dan dapat sembuh sendirinya tanpa pengobatan khusus.

Didi menyebutkan selain ISPA, jika komplikasinya pada anak biasanya radang paru-paru. Dan ini infeksinya bukan lagi pada saluran pernapasan atas. Biasanya jika sudah masuk di radang paru-paru atau dikenal pneumonia memerlukan perawatan medis serta bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya.

“Ketika terjadi kompilasi pada anak-anak biasanya itu sudah masuk radang paru-paru (Pneumonia). Dan jika tidak diobati bisa menyebabkan kematian,” tukas Didi.

Baca Juga: Dinas Bina Marga Gesa Pelebaran Drainase di Batuaji

Dinkes mencatat sepanjang tahun 2023 ini ada sebanyak 436 kasus pneumonia di Batam. Angka ini tidak begitu signifikan bila dibandingkan tahun 2022 lalu yang mencapai 2.765 kasus.

Didi menghimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah terjangkit Pneumonia. Membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, sebelum dan sesudah beraktivitas. Mengonsumsi makanan bergizi, melakukan istirahat yang cukup, minum vitamin, menggunakan masker di tempat-tempat umum dan berisiko, melakukan imunisasi lengkap pada balita, serta menghindari paparan debu, asap rokok dan polusi.

“Bagi masyarakat yang memiliki keluhan dan gejala infeksi saluran pernafasan disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter, ” himbaunya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Polri Tetapkan Panji Gumilang Tersangka Penistaan Agama, Langsung Ditahan

0
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang. (Dery Ridwansah/jawapos.com)

batampos – Bareskrim Polri resmi menetapkan pimpinan pondok pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang sebagai tersangka kasus penodaan agama. Dia ditetapkan tersangka usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4 jam.

“Hasil dalam proses gelar perkara, semua mengatakan sepakat, untuk menaikan saudara PG sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (1/8).
Penyidik pun memutuskan melakukan penahanan kepada Panji. Kini dia tengah menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kapasitasnya sebagai tersangka.
“Penyidik langsung memberikan surat perintah penangkapan disertai penetapan sebagai tersangka. Saat ini saudara PG menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebagai tersangka,” jelas Djuhandhani.
Diketahui, Bareskrim Polri memutuskan menaikan status perkara dugaan penistaan agama di Pondok Pesantren Al Zaytun ke tahap penyidikan dari penyelidikan. Keputusan ini diambil usai adanya pemeriksaan kepada Panji Gumilang selaku pimpinan pondok pesantren tersebut.
“Selesai pemeriksaan penyidik telah melaksanakan gelar perkara. Adapun kesimpulan gelar perkara bahwa perkara ini dari penyelidikan dinaikan menjadi penyidikan,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.
Penyidik selanjutnya akan melaksanakan upaya-upaya penyidikan. Dalam perkara ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, dan saksi ahli. Kemudian pemeriksaan terhadap terlapor Panji Gumilang juga telah dilakukan.
“Ini sudah cukup untuk kami meyakini bahwa ada perbuatan pidana. Selanjutnya kami akan melengkapi alat bukti,” jelas Djuhandhani.
Selain tindak pidana penistaan agama, Panji Gumilang juga tengah didalami mengenai kemungkinan adanya TPPU. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga telah melakukan pemblokiran rekening milik Panji Gumilang maupun Al Zaytun yang diduga dipakai untuk TPPU. (*)
Reporter: JP Group

Raisa Akan Konser Tunggal di Singapura, Rencana Bawakan 20 Lagu

0
Raisa dalam jumpa pers di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (1/8). Dia mengungkapkan rencana konser solonya di Singapura.

batampos – Raisa Andriana akan menyapa para penggemarnya di Singapura lewat konser tunggalnya bertajuk With Love Raisa Live in Resorts World Sentosa. Pertunjukan dengan kapasitas 2 ribu penonton itu rencananya digelar pada 19 Agustus.

Istri presenter Hamish Daud tersebut menyatakan bahwa itu merupakan pengalaman kali kedua dirinya manggung di Singapura. Dia mengaku antusias sekaligus tak sabar berinteraksi dengan para YourRaisa Singapura setelah terakhir sembilan tahun lalu.

Baca juga:Serabi Tak Hanya Berasa Manis

’’Aku excited banget bisa kembali lagi. Walaupun sebenarnya ini konser yang nggak direncanakan, tapi memang ada beberapa tawaran dan pembicaraan show di negara-negara tetangga,” kata Raisa dalam jumpa pers di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (1/8).

Di balik kebahagiaannya itu, Raisa mengaku mengalami sejumlah kesulitan yang dihadapi menjelang hari H. Salah satunya, menentukan daftar lagu yang akan dinyanyikan. Sebab, dia memiliki puluhan lagu dari keempat albumnya.

’’Akhir-akhir ini, pemilihan set list menjadi sangat menegangkan dan tantangan ya buat aku. Ngeri-ngeri sedap memilih apa yang kira-kira diharapkan akan dibawakan dan cocok jadi set list,” ungkap Raisa.

Sebab, dia juga punya lagu favorit yang ingin selalu dibawakan dalam setiap penampilannya. Kendati demikian, ibu satu anak itu sangat menikmati proses tersebut. ’’Tapi, menentukan set list jadi part yang seru juga dalam membuat show. Jadi, mudah-mudahan lagu favoritnya dibawain,’’ jelas dia.

Raisa telah menentukan ada sekitar 20 lagu yang bakal dibawakan. Dia membocorkan lima lagu populernya yang pasti akan dinyanyikan. Yakni, Serba Salah, Apalah (Arti Menunggu), Kali Kedua, Bahasa Kalbu, dan Jatuh Hati. Lagu-lagu tersebut bakal dimainkan dengan aransemen balada sesuai dengan ciri khasnya. ’’Musik aku sangat merefleksikan seluruh pikiran dan pengalaman pribadi yang selama ini ditemukan sehari-hari. Dan, aku yakin akan relevan bagi penggemar,’’ ujar Raisa.

Dia juga mengajak lima backing vokal dari Indonesia untuk meramaikan pertunjukannya. Raisa berjanji menyuguhkan aksi panggung yang menarik sekaligus berbeda dari penampilannya pada 2014 silam. Pelantun lagu Mantan Terindah itu memastikan tidak menghadirkan musisi lain untuk duet. Sebab, konser tersebut akan menjadi momen pembuktian perkembangan karier Raisa kepada YourRaisa Singapura.

’’Sekarang tampil solo dulu, ya memang aku ingin berkenalan kembali dengan yang di sana. Karena konser yang dulu, albumku baru dua,’’ tutur Raisa. Terlepas dari itu, Raisa tidak menutup kemungkinan akan tampil duet dengan penonton. ’’Mungkin ya, bisa jadi on the spot,” ujarnya. (*)

Reporter: jpgroup

Murid SD Masih Diinstruksikan Beli Buku LKS

0
WhatsApp Image 2023 07 26 at 15.50.46
Ilustrasi, buku LKS. F Rengga Yuliandra/ Batam Pos.

batampos – Larangan Dinas Pendidikan Kota Batam kepada Sekolah Dasar Negeri untuk tidak mengadakan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) diabaikan oleh sejumlah SDN di Batuaji, Sagulung, dan Sekupang. Buktinya, masih banyak oknum guru dan kepala sekolah yang menyuruh murid untuk membeli buku LKS yang disediakan sekolah.

Sejumlah orangtua wali murid kepada Batam Pos menuturkan, instruksi pembelian buku LKS ini disampaikan secara lisan saja kepada para murid oleh masing-masing guru wali kelas. Murid ditekankan untuk segera membeli buku LKS.

Baca Juga: Cegah Joki IMEI Handphone di Batam, Aturan Pendaftaran Diubah

“Yang anehnya ketika kita orangtua tanya ke guru katanya tak usah dibeli, tapi saat anak pulang sekolah nanti anak nangis-nangis minta uang buat beli buku LKS, katanya guru mereka suruh supaya beli LKS. Jadi bingung kami orangtua ini,” ujar As, orangtua wali murid SDN 013 Sekupang.

Begitu juga dengan orangtua murid lain di sejumlah SDN Negeri di Batuaji dan Sagulung, pengadaan LKS ini terkesan diwajibkan kepada murid. Meskipun tidak secara gamblang disampaikan ke orangtua namun diam-diam oknum guru memaksakan anak murid untuk memiliki LKS.

Baca Juga: Anggota Paskibra Batam Mulai Jalani Pemusatan Latihan

“Kalau yang tak mau beli disuruh fotocopy. Padahal dari Dinas katanya LKS ini tidak diwajibkan dan sekolah dilarang mengadakan atau menjual LKS. Yang benar yang mana ini, Dinas Pendidikan atau sekolah,” ujar Ns, orangtua murid SDN 21, Sagulung.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, sebelumnya menegaskan bahwa sekolah negeri dilarang mengadakan buku LKS. Buku LKS sifatnya tidak wajib dan jika orangtua menginginkan bisa membelinya di toko buku. Sekolah tidak diperkenankan menjual LKS seperti yang dikeluhkan orangtua. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Belasan ODGJ di Kijang Dievakuasi Massal ke RSJKO EHD Tanjunguban

0
Salah seorang pasien dengan gangguan kejiwaan saat melalui asesmen dan pemeriksaan lapangan oleh tim dari RSJKO EHD Tanjunguban di aula kantor Pemerintah Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur, Selasa (1/8/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Belasan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) di Kijang, Kecamatan Bintan Timur dievakuasi secara massal ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban.

“Ada 12 orang dengan gangguan jiwa akan dievakuasi ke rumah sakit. Kita sudah siapkan 6 kendaraan. 1 mobil akan membawa 2 orang,” ungkap Direktur RSJKO EHD Tanjunguban, dr. H. Asep Guntur Sapari, MARS setelah membuka kegiatan evakuasi massal pasien ODGJ di aula kantor Pemerintah Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur, Selasa (1/8/2023).

Dia mengatakan, evakuasi massal merupakan bagian dari rangkaian program kesehatan jiwa masyarakat yang dilakukan rumah sakit dan bersinergi antara lain dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kecamatan Bintan Timur.

“Ini adalah upaya jemput bola yang dilakukan rumah sakit,” kata dia.

Sebelum dievakuasi, orang dengan gangguan kejiwaan akan melalui asesmen dan pemeriksaan di lapangan.

Pemeriksaan dilakukan tim yang terdiri dari dokter spesialis jiwa, perawat jiwa, staf assesmen, penyuluh dan MMHS.

Selanjutnya, orang dengan gangguan kejiwaan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat selama 14 hari.

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, mereka akan dikembalikan ke lingkungannya.

Dia meminta masyarakat dan keluarga pasien dapat menerima kembali pasien dengan menghentikan stigma dan diskriminasi terhadap pasien ODGJ.

“Beberapa kasus yang terjadi, setelah keluar dari rumah sakit, kondisinya bagus tapi setelah beberapa minggu, pasien kembali kambuh,” kata dia.

Dia juga mengatakan, pihak rumah sakit tetap akan melakukan pemantauan terhadap pasien setelah kembali ke lingkungannya. Salah satunya memantau obat yang dikonsumsi pasien.

“Pasien jiwa harus minum obat rutin karena itu bagian dari treatmen untuk menstabilkan kondisi pasien,” kata dia.

Sejauh ini, pihak rumah sakit menerima laporan sekira 100 orang dengan gangguan jiwa di Kijang.

BACA JUGA:Alami Gangguan Jiwa, Bawa Pisau dan Ngamuk di Pelabuhan

“Di daerah lain juga ada seperti di Bintan Utara. Untuk tahap awal, kita lakukan dulu di Bintan Timur,” kata dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar menghilangkan stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa dan memperlakukan orang dengan gangguan kejiwaan sama halnya dengan pasien kronis.

Dia juga mengimbau ke keluarganya agar rutin memeriksakan pasien ke rumah sakit dan mengawasi obat yang dikonsumsi pasien.

“Beri kesempatan mereka untuk melanjutkan hidup dan masyarakat harus mendukung,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Intervensi Krisis RSJKO EHD Tanjunguban, Yanti Girsang mengatakan, ada beberapa orang yang tidak mungkin dikumpulkan di aula kantor lurah sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

“Rencana awal dikumpulkan di sini, tapi ada yang tidak  memungkinkan ke sini, jadi kita akan jemput,” kata dia.

Dia mengatakan, beberapa orang sudah diasesmen dan siap dibawa ke rumah sakit.

“Ada beberapa sudah ok dan siap dirawat. Beberapa lagi akan dijemput di rumahnya,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Warga Demo Pasal Gangguan Air Bersih di Kantor BP Batam dan PT Moya

0
Demo Krisis Air 4 F Cecep Mulyana scaled e1690905259737
Anggota DPRD Kepri Uba Inga Sigalingging membawa sejumlah ember dan drum, serta galon sebagai bentuk protes atas buruknya layanan air bersih di Kota Batam. Aksi tersebut dilakukan di depan kantor BP Batam, Selasa (1/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Gangguan suplai air bersih masih terus membayangi dan belum terselesaikan. Hal ini membuat berbagai aktivitas warga terganggu. Ujungnya, warga mulai berunjuk rasa.

Aksi protes disampaikan warga di Kantor BP Batam. Warga bahkan membawa ember, drum, dan galon untuk mendapatkan air bersih dari Kantor BP Batam.

Uba Sigalingging, anggota DPRD Kepri yang juga warga di Perumahan Seruni, Batamcenter menyampaikan sudah beberapa hari ini air mati, Bahkan gangguan suplai air ini sudah meluas ke beberapa perumahan yang ada di Batam.

“Batamcenter hampir menyeluruh. Belum lagi saudara kita yang di Tanjunguncang, Bengkong, dan lainnya,” kata dia saat mendatangi kantor BP Batam, Selasa (1/8) pagi.

Baca Juga: Krisis Air Meluas, Warga Seibinti: Besok Kami Demo ke Kantor BP Batam

Uba menyampaikan hal ini menunjukkan pengelolaan layanan air bersih yang dipegang Air Batam Hilir (ABH) dan PT Moya Indonesia di Batam semakin memburuk. Warga mengalami krisis air akibat buruknya pelayanan.

“Ini saya bawa ember, galon, bahkan drum untuk minta air. Nanti saya mau kasih ke warga. Masa iya, kami harus datang ke sini jemput air. Padahal itu hak warga untuk air bersih, dan kalian tidak bisa memenuhi,” sesalnya.

Menurutnya, krisis suplai air bersih ini sangat mengganggu. Aktivitas pelaku usaha seperti kuliner, laundry, tempat cuci kendaraan, dan lainnya yang membutuhkan air. Bahkan hal ini bisa menggangu iklim investasi di Kota Batam.

Ia menambahkan, wajah pembangunan kota ini harus tercederai karena buruknya layanan air bersih, pasca diambil alih PT Moya Indonesia, dan ABH.

Baca Juga: Dua Hari Air Mati Total, Warga Mengeluh

“Sekarang mana ada lagi kita bicara soal investasi yang masuk. Setiap hari persoalannya soal layanan air bersih. Mereka bilang lagi diperbaiki, namun tak ada dampaknya. Malah makin memburuk,” sebutnya.

“Saya tadi mau numpang mandi. Saya berharap pelayanan bisa diperbaiki dalam waktu dekat ini. Kami harus protes dulu, viral dulu baru dikirim tangki air. Bagaimana pelayanan mau membaik,” ujarnya.

Aksi Uba ini disambut langsung oleh Johan, pegawai BP Batam yang merupakan perwakilan ABH dalam menyampaikan keluhan terkait air bersih.

Ia menjelaskan persoalan air bersih masih menjadi atensi BP Batam. Hingga saat ini pihaknya masih terus bekerja semaksimal mungkin agar tidak ada lagi gangguan air bersih.

“Benar memang ada gangguan layanan. Pekerja kami di lapangan juga masih terus bekerja. Kami juga minta maaf atas gangguan ini. Untuk menanggapi keluhan warga ini kami sudah siap mendistribusikan air bersih melalui tangki yang kami miliki,” jelasnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Gelar Aksi di BP Batam, Protes Buruknya Layanan Air Bersih

Sementara itu, warga Perumahan Bukit Raya, Batamcenter mendatangi Kantor PT Moya Indonesia yang berada di Batam center.

Kehadiran warga ini, guna mendesak ABH atau PT Moya Indonesia sebagai pengelola layanan air bersih di Batam memperbaiki layanan air bersih.

“Kami sudah mati lima hari. Jadi kami tegas sekali minta perbaiki pelayanan, dan air bersih bisa mengalir kembali di perumahan kami. Jangan buat kami ngantre di sumur bor lagi,” kata Ully. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Serabi Tak Hanya Berasa Manis

0
Indonesia terkenal dengan kuliner tradisionalnya yang khas, salah satunya serabi (Foto : Freepik).

batampos – Siapa yang tak kenal dengan Serabi? Jajanan pasar yang memiliki rasa manis ini merupakan jajanan kudapan yang paling mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional. Namun seiring inovasi para penjual, serabi tidak hanya berasa manis. Namun banyak variasi rasa.

Serabi juga sering dianggap sebagai pancake versi lokal. Bahan dasar adonan serabi pada umumnya adalah tepung beras, pandan, gula, santan, garam, dan vanila (opsional).

Baca juga:Lima Anak Bulu Jadi Terkaya di Dunia, Dapat Warisan sampai Rp 4 Triliun

Serabi pun diketahui memiliki berbagai macam nama tergantung dari bentuk dan daerah asal seperti surabi Bandung yang menggunakan toping oncom sehingga menghasilkan cita rasa pedas dan manis.

Serabi Solo yang menggunakan toping dengan dominan rasa manis. Kue ape atau serabi-nya Jakarta yang bagian pinggirannya kering dan memiliki ciri khas bagian tengah yang menggembung.

Ada juga serabi Cirebon yang berbentuk bulat pipih dan memiliki rasa gurih karena hadir dengan aneka topping seperti oncom, telur, tauco, hingga tempe orek.

Serabi Bali yang lebih dikenal dengan nama Jaje Laklak, yang identik dari serabi ini karena warna hijaunya dan hanya diberi parutan kelapa dan siraman saus gula merah.

Kemudian varian serabi kalibeluk dari Batang, Jawa Tengah yang konon sudah ada sejak kerajaan Mataram. Serabi kalibeluk hadir dengan cita rasa asin dan manis.

Dilansir dari Wikipedia, jajanan ini beberapa kali disebut dalam Serat Centhini, yang ditulis para pujangga keraton Surakarta selama 1814-1823 atas perintah Pakubuwana V sebagai sesaji dalam prosesi ijab atau pernikahan, ruwahan, dan terutama kudapan. Pada tembang (pupuh) ke-157 bait 18, diceritakan bahwa serabi merupakan salah satu dari sekian banyak jenis jajanan yang dijajakan di halaman rumah pada saat pertunjukan wayang kulit di malam hari.

Secara tradisional, di beberapa tempat di Jawa dan Lampung, serabi dimasak menggunakan periuk tanah liat kecil dan dipanggang di atas tungku arang. Sedangkan serabi modern, di Solo misalnya, dimasak menggunakan wajan kecil.

Sementara itu, seiring perkembangan zaman, banyak penjual yang terus berinovasi dengan menambahkan berbagai topping seperti sosis, keju, maupun mayones dengan tujuan mematahkan asumsi serabi adalah makanan yang terkesan rendahan. (*)

Reporter: jpgroup