Senin, 27 April 2026
Beranda blog Halaman 4968

Indonesia Borong 24 Unit Jet Tempur F-15EX, Intip Spek dan Kecanggihannya Berikut

0
Indonesia melalui Kementerian Pertahanan RI baru saja membeli sebanyak 24 unit pesawat tempur F-15EX baru dari Amerika Serikat (AS). (Kemhan)

batampos – Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI baru saja membeli sebanyak 24 unit pesawat tempur F-15EX baru dari Amerika Serikat (AS). Adapun penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) keduanya, melibatkan The Boeing Company, St. Louis, Missouri, dan disaksikan oleh Menteri Pertahanan (MenhanPrabowo Subianto secara langsung.

Dilansir dari situs resmi Kemenhan, Selasa (22/8), pesawat tempur F-15EX merupakan jet tempur generasi 4.5, yang dalam kesepakatan ini, pihak Boeing memberikan kode khusus bagi Indonesia untuk penggunaannya, yakni F-151DN.

Pesawat tempur F-15EX memiliki kecanggihan yang luar biasa. Selain komponen yang mumpuni, pesawat ini juga bisa digunakan di berbagai medan dengan alat-alat yang sangat lengkap.

Pesawat tempur F-15EX memiliki kemampuan muatan hingga 29.500 pound atau sekitar 13.380 kilogram. Dengan kapasitas ini, pesawat tempur F-15EX dimungkinkan dapat membawa alat atau senjata tempur lebih banyak dari sebelumnya.

Selain itu, pesawat tempur F-15EX memiliki kinerja mesin yang tinggi, sehingga dapat melaju dengan kecepatan dan kelincahan yang pesat, yang dapat terbang hingga 20.000 jam. Pesawat tempur ini juga dilengkapi dengan sistem radar dan avionic yang canggih, sehingga bisa mendeteksi atau melacak target dengan tepat.

Keunggulan lainnya, pesawat tempur F-15EX dirancang dapat membantu awak bertahan hidup di medan perang, karena di dalamnya terpasang sistem perang elektronik yang canggih, serta senjata yang lengkap. Tak hanya itu, pesawat tempur F-15EX juga menyimpan senjata berskala besar seperti rudal dan bom, yang juga bisa berada dalam kondisi medan apapun.

Lebih lanjut, F-15EX memiliki kemampuan Multi-Misi di mana pesawat ini dapat dioperasikan dalam berbagai misi, mulai dari superioritas udara, serangan darat, hingga operasi maritim, serta konektivitas dengan sistem lain, seperti satelit, UAV dan pesawat lainnya. Dengan semua kelebihan itu, F-15EX sangat layak menjadi pesawat tempur paling canggih dan serbaguna yang diperlukan oleh dunia saat ini. (*)

Reporter: JP Group

Karyawan BUMD PT. TMB Keluhkan 4 Bulan Tak Digaji

0

 

batampos – Karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) keluhkan selama 4 bulan belum menerima gaji. Salah satu karyawan BUMB PT. TMB yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya, sebab sejak Mei hingga Agustus 2023 belum menerima gaji.

ilustrasi

“Kacau kantor kami. 4 bulan dari Mei gak gajian,” katanya kepada Batam Pos, Senin (21/8) malam.

Ia mengatakan, sekarang ini semua karyawan badan usaha milik daerah itu, baik yang bertugas di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang maupun petugas pungut kios serta petugas kebersihan di pasar juga belum menerima upahnya.

“Jumlah karyawanya kami lupa, pokoknya seluruh karyawan belum dibayar,” katanya.

Kondisi gaji yang tidak lancar itu, menurut pengakuannya sudah berlangsung sejak 1 tahun belakang. Awalnya gaji para karyawan itu dicicil dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari 25 persen hingga 75 persen.

“Kemarin itu gaji kami dicicil. Coba aja bayangin 50 persen, 75 persen, 25 persen,” kata dia lagi.

Tidak hanya gaji, karyawan itu juga menceritakan bahwa iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan mereka juga tidak dibayarkan dan sudah menunggak sejak Juni 2021 hingga sekarang.

“Sekitar 2 tahun lebih gak dibayar BPJS kami, ini nggak bohong, boleh cek di BPJS kesehatan untuk karyawan PT TMB terakhir pembayaran kapan,” ungkapnya.

Dengan kondisi itu, katanya banyak karyawan yang memilih untuk mengundurkan diri, sebab sudah tidak sanggup bertahan bekerja tanpa digaji. “Yang resign pun dijanjikan dibayar kalau ada uang,” tuturnya.

Para karyawan mengaku bingung harus melaporkan kondisi itu kepada siapa, sebab mereka khawatir jika ketahuan oleh pimpinan BUMD, maka gajinya dipersulit.

“Takut ketahuan bising, nanti gaji kami dipersulit. Gak dibayar mereka pula,” ugkap karyawan itu.

Diakuinya juga, bahwa untuk memenuhi kebutuhan harian juga sulit, apalagi karyawan yang sudah berkelurga tentu sangat menderita dengan kondisi tersebut.

“Ada juga teman yang berantem sama istrinya karena gajinya gak jelas. Sampai ke masalah keluarga gak tuh,” ucapnya.

Ia berharap wali kota atau DPRD Tanjungpinang bisa membantu menyelesaikan permasalahan itu agar para karyawan kembali menerima haknya yang selama ini belum dibayar oleh BUMD.

“Semoga wali kota mendengar keluhan kami ini, “harapnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma sekaligus pemegang saham di BUMD PT. TMB tersebut mengatakan sekarang perusahaan daerah itu sedang dalam pemulihan dan berangsur membaik.

“Saya juga punya target, karyawan BUMD ini cukup 20 orang saja. Karena sempat mencapai jumlah 80 orang dan yang dikelola juga tidak besar wilayahnya,” kata Rahma di Terminal Sei Carang.

Saat ditanya mengenai target pelunasan gaji para karyawan itu, Rahma menyebut itu menjadi tanggungjawab yang harus diselesaikan oleh Dirut PT. TMB yang baru dilantik beberapa bulan lalu.

“Hari ini saya beri kepercayaan penuh kepada Pak Guntoro untuk menyelesaikan hal itu, secara keseluruhan maju mundurnya perusahaan itu ada di tangan direktur,” ungkapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke Dirut BUMD PT. TMB, yang sekarang dijabat oleh
Windrasto Dwi Guntoro, redaksi Batam Pos belum mendapat jawaban dari yang bersangkutan. (*)

Focus Group Discusion tentang Rencana Rempang Eco City

0

 

batampos -Polda Kepri menggelar Focus Group Discusion (FGD) dan mencari solusi terbaik berkaitan dengan pengembangan Pulau Rempang sebagai daerah Eco City bersama akademisi dan masyarakat di PIH,Batamkota, Batam, Selasa (22/8).

FGD
Prof Dr M Syuzairi MSi (kanan) saat menyampaikan pandangannya.
Foto: azis maulana / batam pos

Assoc Prof Dr M Syuzairi MSi yang juga akademisi, Universitas Maritim Raja Ali Haji , menanggapi bahwa pengembangan Rempang Eco City tidak bisa dilihat dari sisi penegakkan hukum saja.

“Karena mesti dilihat dari pendekatan multi disiplin, pendekatan dari politik, ekonomi, artinya saat membahas relokasi masyarakat juga perlu kesempatan bekerja masyarkat setempat pemerintah harus menyiapkan itu semua,”ujarnya.

Lebih lanjut, perihal relokasi apakah rumah contoh dan sebagainya sudah disiapkan dan ini sangatlah penting dan menjadi tugas negara.

“Jadi tidak boleh ada kesan merelokasi tanpa solusi. Karena skema pengadaan rumah warga yang terdampak ini belum ada.

Bahkan dalam suatu kesempatan , Kepala BP Batam, Muhammad Rudi masih bingung untuk pengadaan rumah bagi warga Rempang dan Galang.

Gimana masyarakat mau percaya jika lahan dan rumahnya tidak disiapkan. Saya yakin tidak semua masyarakat setuju dengan relokasi,” ujarnya.

Lalu perlunya ada sebuah kajian, artinya dari 16 titik kampung tua ada kampung yang terdampak langsung dan tidak bisa dihindari dari pembangunan proyek Rempang Eco City.

“Harus ada jaminan untuk mendapatkan tempat tinggal dan sekolah yang layak, perlu nya ada jaminan perihal data kependudukan,”jelasnya.

Untuk peristiwa yang terjadi di Rempang saat ini pemerintah mesti meniliti keabsahan tempat tinggal warga Rempang.

“Wajar warga disana menolak relokasi karena ini menyangkut psikologis mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan disaat adanya aparat memasuki wilayah Rempang, warga menganggap tanah nya bakal digusur.

“Persoalannya sebab adanya miskomunikasi dan sosialisasi yang selama ini tidak dilakukan secara intens oleh pemerintah kota.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan pengembaangan ini perlu sekali sosialisasi kepada masyarakat, dan dari pihak Polda Kepri sebagai pelindung dan pengayom upaya terakhir penegakkan hukum.

“Giat kali ini sebagai bentuk upaya memecahkan permasalahan. Dimana sebagai tugas kami sebagai pelindung dan penegakkan hukum adalah upaya terakhir apabila ada potensi gangguan di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk upaya menyamakan persepsi kapada masyarakat dalam pembangunan ini perlunya kolaborasi baik unsur pemerintah, masyarakat, akademisi.

Secara umum kali ini membahas sosialiasasi , dan hadir juga perwakilan warga dari Rempang untuk mengetahui pembangunan proyek Rempang Eco City.

“Kami harus mengawal terus sehingga tidak ada lagi masukkan yang kurang tepat kepada warga Rempang,” ujarnya.

Tentunya dari masyarakat yang terdampak ini, Polda Kepri bertujuan melakukan klarifikasi terhadap undangan yang disampaikan kepada warga Rempang jangan disalah artikanbahwa itu panggilan apalagi mengkriminalisasi dan intimidasi.

“Berikan informasi sejelas mungkin kami dan akan bekerja sebaik mungkin secara profesional,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat berpotensi terjadinya pelanggaran dan dapat bersama sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. (*)

 

reporter: azis maulana

 

Bersama Melaju dalam Kebhinekaan, Bikers Honda di Batam 17 Agustusan Bareng

0

 

Hari kemerdekaan Republik Indonesia dirayakan dengan semangat tinggi oleh komunitas Bikers Honda Di batam dalam acara istimewa bertajuk “Bersama Melaju dalam Kebhinekaan.” Acara yang digelar di Kota Batam ini berhasil menyatukan para penggemar sepeda motor Honda dari berbagai latar belakang, dalam semangat persatuan dan kesatuan.

agustusan
Agustusan bareng, bikers Honda di Batam ikuti aneka lomba khas Agustusan.

Puluhan bikers dari komunitas Honda yang tergabung dalam keluarga besar One Heart Community Kepri berkumpul di titik kumpul utama yaitu kantor PT Capella Dinamik Nusantara untuk memulai perjalanan meriah dalam rangka merayakan hari penting bagi bangsa Indonesia. Dengan rute yang telah dirancang secara khusus, sebelum memulai touring para bikers melaksanakan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia dihalaman kantor Capella Honda Kepri.

Sebelum melakukan touring para bikers menyiapakan perlengkapan Safety Riding seperti Helm, sarung tangan, dan tentunya mengecek performa sepeda motornya. Terlihat saat touring para bikers menunjukkan solidaritas dan semangat 45 dalam melintasi jalan-jalan Kota Batam, serta membawa bendera merah putih dan atribut perayaan kemerdekaan.

Acara ini tidak hanya merupakan perayaan semata, tetapi juga memiliki makna mendalam mengenai kebhinekaan dan persatuan. Para peserta dari beragam latar belakang sosial, budaya, dan agama berkumpul dalam semangat bersama, menunjukkan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang harus dijaga dalam masyarakat yang beragam.

“Kami sangat bangga dapat mengadakan acara ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap semangat kemerdekaan dan kebhinekaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa persatuan adalah kunci dalam meraih kemajuan sebagai bangsa dan Juga tetap menjadi pelopor Safety Riding untuk diri sendiri maupun orang lain selama berkendara,” ujar Pulihanafiah Harahap selaku Pic Community PT Capella Dinamik Nusantara kepri.

Dalam suasana penuh kegembiraan, para bikers berakhir di titik akhir perjalanan yang telah disiapkan dengan baik di salah satu Café ternama di Batam. Di sana, mereka mengikuti rangkaian perlombaan seperti lomba estafet masukin paku kedalam botol, lomba masukin karet gelang kebotol menggunakan sedotan, lomba Photo Contest dan lomba-lomba menarik lainnya. Tidak lupa sudah ada hadiah yang di siapakan oleh panitia. (*)

Dalam Pleidoi, Mario Dandy Satriyo Bersikukuh Tak Merencanakan dan Tak Berniat Menganiaya David Ozora

0
Terdakwa Mario Dandy Satriyo masih menyatakan tidak merencanakan penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Terdakwa Mario Dandy Satriyo masih menyatakan tidak merencanakan penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Dia bahkan tak menyangka peristiwa penganiayaan ini bisa terjadi akibat tak bisa berpikir jernih.

“Tak pernah terpikirkan peristiwa itu akan terjadi, seumur hidup sedikitpun saya tidak pernah menyukai kekerasan, bahkan memiliki niat atau rencana, atau pikiran untuk melukai seseorang,” kata Dandy saat membacakan pleidoi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/8).

Dandy mengaku tidak menyangka kekerasaan itu terjadi. Padahal dirinya tak memiliki niat sejak awal untuk melakukan penganiayaan tersebut.

“Saya sungguh menyesali kejadian itu karena memang pada dasarnya, tidak ada niat atau rencana melakukan kekerasan itu,” jelas Mario Dandy.

Dandy menyadari kurangnya pengendalian emosi dan amarah, sehingga secara spontan meluap begitu cepat dan menimbulkan kejadian penganiayaan.

Diketahui, Mario Dandy Satriyo terancaman hukuman berat dalam kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Selain pidana pokok, Dandy juga terancam pidana pengganti bila tak membayar restitusi.

Mario Dandy Satriyo dituntut pidana pokok oleh Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman 12 tahun penjara. Dandy dianggap bersalah karena telah melakukan penganiayaan berat dan terencana kepada David Ozora.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Mario Dandy Satriyo dengan pidnana penjara 12 tahun dikurangi masa penahanan selama Dandy berada dalam tahanan, dengan perintah tetap ditahan,” kata Jaksa Hafiz Kurniawan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/8).

Dandy dianggap terbukti melakukan penganiayaan berat dan terencana kepada David. Sehingga David mengalami luka berat sesuai Pasal 355 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain pidana pokok tersebut, Dandy bersama Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan dan anak AG juga diwajibkan membayar restutusi senilai Rp 120,3 miliar. Jaksa pun meminta hakim menjatuhkan pidana penjara pengganti bila Dandy dan kawan-kawan tidak menbayar restitusi tersebut.

“Membebankan terdakwa Mario Dandy SatriyoShane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan, dan AGH dalam berkas penuntutan terpisah bersama-sama secara berimbang menyesuaikan peran, yang mengakibatkan kerugian kepada korban untuk membayar restitusi sebesar Rp 120,3 miliar, dengan ketentuan tidak mampu membayar diganti pidana penjara 7 tahun,” kata Jaksa Hafiz.

Bila seluruh tuntutan jaksa dikabulkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, maka Mario Dandy bisa dipenjara selama 19 tahun. (*)

Reporter: JP Group

Angkat Konflik Geng Motor, Film Galaksi Rilis 24 Agustus

0
Bryan Domani dan Mawar de Jongh kembali beradu akting dalam film terbaru berjudul Galaksi.(teater.co)

batampos – Bryan Domani dan Mawar de Jongh kembali beradu akting dalam film terbaru berjudul Galaksi. Dipasangkan sebagai tokoh Galaksi dan Kejora, keduanya tidak menemukan kesulitan yang berarti di film garapan sutradara Kuntz Agus itu.

Baca juga:Film Blue Beetle Geser Barbie meski Capaian Tak Sesuai Prediksi

’’Karena ini udah ketiga kali kami dipasangin, jadi semua berjalan lancar. Senang bisa ketemu Bryan dengan karakter berbeda,’’ kata Mawar saat konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin (21/8).

Aktris keturunan Belanda itu mengungkapkan cara mereka menjiwai peran. Tak hanya mengandalkan skrip dan waktu reading, Mawar juga berdiskusi intens dengan sutradara dan pemain lain, khususnya Bryan. ’’Banyak ngobrol dan bertukar pikiran. Kayak gimana nih caranya bikin adegan yang tambah gemes-gemes lucu anak SMA,’’ tutur Mawar.

Sementara itu, keterlibatannya di film tersebut menjadi beban tersendiri bagi Bryan. Sebab, film yang diadaptasi dari Wattpad dan novel berjudul sama itu memiliki banyak penggemar sejak lama. ’’Lumayan pressure karena ekspektasi atau imajinasi itu kan nggak ada limitasinya. Apalagi, massanya sangat antusias dan detail,’’ ujarnya.

Bryan juga menghadapi sejumlah kesulitan lain. Misalnya, saat beradegan dengan Donny Alamsyah selaku ayah Galaksi. Bryan yang dikisahkan broken home mengaku berat saat Galaksi menumpahkan segala emosinya kepada sang ayah.

Interaksi mereka di adegan itu menjadi salah satu yang paling berkesan dan menyentuh. ’’Adegannya berat, tapi main sama Mas Donny sangat enak dan mudah kebawa emosi. Lihat mata dia aja udah berasa banget,’’ ucap Bryan.

Adegan laga saat tawuran juga tidak mudah. Sebab, Bryan harus berkelahi tanpa teknik khusus layaknya anak SMA. Alhasil, sebelum pengambilan gambar, aktor 23 tahun itu harus menjalani workshop selama sebulan. ’’Karena berantemnya itu berantakan, tapi kami tetap harus aman. Jadi, beberapa pukulan ya masuk (kena). Cuma, namanya fighting dinikmati aja,’’ terangnya.

Sementara itu, adegan tersulit bagi Mawar adalah ketika harus menaiki puluhan anak tangga. Pelantun Lebih dari Ego itu merasa kesakitan lantaran adegan tersebut dilakukan sembari berlari. ’’Padahal itu baru latihan sekali, asam lambungku langsung naik,’’ ungkapnya. Untung, tim produksi langsung sigap memberikan obat untuk meredakan sakitnya.

Film Galaksi yang dijadwalkan tayang mulai 24 Agustus mendatang itu mengisahkan Galaksi, ketua geng motor Ravispa dari SMA Ganesha, yang jatuh cinta kepada Kejora. Kedekatan itu membuat posisi Galaksi semakin abu-abu di dalam kelompoknya.

Sampai akhirnya, pertikaian besar terjadi antara Ravispa dan geng Avegar yang diketuai Robert (Omara Esteghlal).

Konflik Galaksi tidak hanya dari persahabatan dan kisah cintanya, namun juga hubungannya dengan sang ayah. Film itu turut dibintangi Yesaya Abraham, Pangeran Lantang, Fadly Faisal, Zoul Panjoul, Shatora Narajan, dan Arya Moham. (*)

Reporter:jpgroup

Mabes Polri Resmi Tahan Zainal Muttaqin di Kasus Tindak Pidana Penggelapan dalam Jabatan

0
Gedung Bareskrim. (Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Mantan Direktur Jawa Pos Group Zainal Muttaqin ditahan polisi setelah dilakukan pemeriksaan terkait tuduhan dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan karena melanggar Pasal 372 dan 374 KUHP. Zainal ditahan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus seusai diperiksa Senin (21/8).

Sugeng Teguh Santoso, kuasa hukum Zainal Muttaqin, membenarkan bahwa kliennya secara resmi ditahan di Dittipideksus Bareskrim Polri. ”Ya, benar klien saya ditahan,’’ ujarnya saat dihubungi Jawa Pos (jaringan batampos.co.id), kemarin (21/8).

Sementara itu, Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Kombespol Andri Sudarmaji memastikan penahanan Zainal Muttaqin. ”Penyidik sedang mempersiapkan proses administrasi untuk penahanan tersangka berinisial ZM malam ini,’’ terangnya kepada Jawa Pos.

Sebelumnya, pada April, Bareskrim menetapkan Zainal sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Zainal dilaporkan oleh Andi Syarifuddin, kuasa hukum PT Jawa Pos Jaringan Media Nusantara (JJMN) dan anak usahanya, PT Duta Manuntung (penerbit koran Kaltim Pos). Zainal pernah menjadi direktur utama, baik di PT JJMN maupun PT DM. Dia juga pernah jadi direktur di level holding Jawa Pos Group. (*)

Reporter: JP Group

Film Blue Beetle Geser Barbie meski Capaian Tak Sesuai Prediksi

0
Blue Beetle(thedirect.com)

batampos – Barbie turun takhta. Setelah empat pekan berturut-turut memuncaki box office Amerika Utara, akhir minggu lalu film besutan Greta Gerwig itu digeser oleh Blue Beetle.

Film superhero Latin pertama DC Studios itu berhasil meraup USD 25,4 juta (Rp 389,2 miliar) di akhir pekan pertama tayang.

Baca juga:Drakor Mask Girl Genre Thriller, Ini Sinopsisnya

Meski demikian, catatan tersebut meleset dari prediksi kritikus, yang memperkirakan Blue Beetle mampu meraup USD 28 juta–USD 32 juta (Rp 429,1 miliar–Rp 290,4 miliar).

Film itu pun mencatat pendapatan pembuka terburuk di antara rilisan DC Studios lainnya tahun ini. Termasuk Shazam! Fury of the Gods yang meraih USD 30,5 juta (Rp 467,4 miliar) dan The Flash di angka USD 55 juta (Rp 842,8 miliar).

Rendahnya catatan box office Blue Beetle bukan tanpa alasan. Pada momen penayangannya, Los Angeles –yang jadi salah satu basis penonton besar di Amerika Serikat– dilanda badai tropis Hilary.

Pun dengan beberapa area di barat daya Negeri Paman Sam. Selain itu, Blue Beetle tidak ’’dikawal’’ promosi maupun tur media lantaran aksi mogok serikat penulis dan aktor Hollywood.

Sementara itu, Barbie di tempat kedua berhasil mengantongi USD 21,5 juta (Rp 329,5 miliar). Hingga akhir pekan lalu, proyek yang dibintangi Margot Robbie dan Ryan Gosling itu telah meraup pendapatan global USD 1,28 miliar (Rp 19,62 triliun).

Kemudian, di tempat ketiga, Oppenheimer yang disutradarai Christopher Nolan meraih USD 10,6 juta (Rp 162,4 miliar). (*)

Reporter:jpgroup

Serap Aspirasi, Kepala BP Batam Temui Masyarakat Pulau Rempang

0

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk menemui langsung masyarakat Pulau Rempang, Selasa (22/8/2023). Akan tetapi, kehadiran Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam di Kantor Kecamatan Galang tersebut hanya disambut oleh beberapa perwakilan masyarakat dari Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate.

rempangHal ini tentu sangat disayangkan. Mengingat, sekelompok masyarakat meminta agar Kepala BP Batam dapat menemui warga untuk menjelaskan langsung rencana pengembangan Pulau Rempang sebagai Kawasan Eco-City.

Permintaan ini pun juga telah disampaikan sejak beberapa hari terakhir. Baik melalui media daring (online) hingga media sosial.

“Pertemuan ini juga merupakan bentuk perhatian Kepala BP Batam kepada masyarakat Rempang. Dengan harapan, ada solusi terbaik untuk pengembangan ke depannya,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, di Kantor Kecamatan Galang.

Ariastuty menjelaskan bahwa kehadiran orang nomor satu di Kota Batam itu juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pengembangan Rempang Eco-City ke depan.

Tidak hanya itu, kata Ariastuty, Kepala BP Batam juga membuka ruang untuk berdialog langsung dengan masyarakat yang telah hadir dalam pertemuan ini.

“Pengembangan ini merupakan proyek strategis nasional. Semoga setelah pertemuan di Galang, masyarakat bisa mendapatkan penjelasan detail terkait perencanaannya,” pungkasnya.

Tidak hanya Kepala BP Batam, pertemuan ini juga dihadiri oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Galih Bramantyo.

“Saya harapkan permasalahan Rempang ini bisa diselesaikan dengan cara yang dingin dan hati tenang. Tetap berpikir sebelum bertindak,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di lokasi pertemuan. (*)

Serap Aspirasi, Kepala BP Batam Temui Masyarakat Pulau Rempang

0

 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk menemui langsung masyarakat Pulau Rempang, Selasa (22/8/2023). Akan tetapi, kehadiran Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam di Kantor Kecamatan Galang tersebut hanya disambut oleh beberapa perwakilan masyarakat dari Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate.

rempangHal ini tentu sangat disayangkan. Mengingat, sekelompok masyarakat meminta agar Kepala BP Batam dapat menemui warga untuk menjelaskan langsung rencana pengembangan Pulau Rempang sebagai Kawasan Eco-City.

Permintaan ini pun juga telah disampaikan sejak beberapa hari terakhir. Baik melalui media daring (online) hingga media sosial.

“Pertemuan ini juga merupakan bentuk perhatian Kepala BP Batam kepada masyarakat Rempang. Dengan harapan, ada solusi terbaik untuk pengembangan ke depannya,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, di Kantor Kecamatan Galang.

Ariastuty menjelaskan bahwa kehadiran orang nomor satu di Kota Batam itu juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pengembangan Rempang Eco-City ke depan.

Tidak hanya itu, kata Ariastuty, Kepala BP Batam juga membuka ruang untuk berdialog langsung dengan masyarakat yang telah hadir dalam pertemuan ini.

“Pengembangan ini merupakan proyek strategis nasional. Semoga setelah pertemuan di Galang, masyarakat bisa mendapatkan penjelasan detail terkait perencanaannya,” pungkasnya.

Tidak hanya Kepala BP Batam, pertemuan ini juga dihadiri oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Galih Bramantyo.

“Saya harapkan permasalahan Rempang ini bisa diselesaikan dengan cara yang dingin dan hati tenang. Tetap berpikir sebelum bertindak,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di lokasi pertemuan. (*)