Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4974

Investasi Asing di Batam Meningkat, Sektor Industri Mesin dan Elektronik Masih Dominan

0

Investasi Asing di Kota Batam kembali mengalami peningkatan sepanjang Semester I (Januari-Juni) 2023. BP Batam mencatat, perubahan nilai Penanaman Modal Asing (PMA) naik 1,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

kabiro humas
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait

Di sisi lain, perubahan proyek PMA pada Semester I 2023 pun naik drastis dengan capaian sebesar 142,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022 lalu.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengungkapkan, sektor industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam masih mendominasi realiasi investasi PMA di Kota Batam sepanjang Semester I 2023 dengan jumlah 246 proyek dan nilai investasi sebesar USD 157,5 juta.

Kemudian, lanjut Ariastuty, sektor industri makanan di peringkat selanjutnya dengan 92 proyek dan nilai investasi sebesar USD 47,9 juta serta jasa lainnya dengan 194 proyek dan nilai investasi mencapai USD 24,4 juta.

Dengan catatan tersebut, Ariastuty mengaku optimis jika nilai investasi asing di Kota Batam bakal terus naik hingga akhir tahun nanti. Mengingat, sejumlah proyek besar juga akan segera berjalan.

“BP Batam terus berupaya untuk memberikan kemudahan perizinan dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk para investor. Hal ini sesuai dengan arahan Kepala BP Batam,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, Senin (28/8/2023).

Menurut Tuty, BP Batam juga terus berusaha untuk menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan investasi.

Terbukti, sejumlah negara besar masih memercayakan Kota Batam sebagai tujuan investasi.

Seperti Singapura yang mencatatkan nilai PMA sebesar USD 225,4 juta dengan jumlah 901 proyek sepanjang Semester I 2023.

Lalu ada Perancis dengan nilai PMA mencapai USD 34,37 juta dan Hongkong dengan capaian PMA sebesar USD 34,21 juta.

“BP Batam selalu berupaya untuk menjadikan Batam sebagai daerah unggulan untuk para investor sesuai dengan letaknya yang sangam strategis. Kepala BP Batam pun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga situasi kondusif agar investasi terus naik dan pertumbuhan ekonomi ikut meningkat,” pungkasnya. (*)

Cium Bibir Pemain Wanita, Luis Rubiales Diskors FIFA Tiga Bulan

0
Presiden RFEF Luis Rubiales mendapatkan skors 90 hari dari FIFA buntut mencium bibir pemain timnas putri Spanyol Jennifer Hermoso. (Sky Sports)

batampos – ”FIFA menegaskan kembali komitmen mutlak dalam menghormati integritas semua orang dan oleh karena itu mengecam sekeras-kerasnya segala perilaku yang bertentangan.” Itu merupakan pernyataan resmi FIFA kepada Presiden RFEF (PSSI-nya Spanyol) Luis Rubiales kemarin (27/8).

Buntut insiden mencium bibir pemain timnas wanita Spanyol Jennifer Hermoso dalam seremoni juara Piala Dunia Wanita (20/8), FIFA menjatuhkan skors kepada Rubiales selama 90 hari (3 bulan) dilarang berkegiatan di sepak bola.

FIFA juga memerintah Rubiales maupun dari RFEF tidak menghubungi Hermoso untuk menekan peluang adanya intimidasi atau tekanan kepada pemain 30 tahun tersebut.

Baca Juga: Menanti Gol Harry Kane dan Lewandowsky di Kandang Malam Ini

FIFA memilih turun tangan setelah Rubiales maupun RFEF merasa baik-baik saja atas insiden tersebut. Bahkan, menuding Jenni –sapaan akrab Jennifer Hermoso– menyebar kebohongan. Hal itu bertentangan dengan banyaknya desakan yang meminta Rubiales mundur, termasuk dari perdana menteri Spanyol.

Seolah menyindir sikap Rubiales sekaligus sebagai bentuk pembelaan kepada Jenni, semua staf kepelatihan timnas wanita Spanyol memilih mundur, kecuali pelatih kepala Jorge Vilda. (*)

 

Reporter: JPGroup

Muskot Taekwondo Batam Diwarnai Walkout

0
Pelaksanaan muskot taekwondo Batam

batampos – Musyawarah Kota Taekwondo Indonesia Kota Batam tahun 2023 diwarnai aksi walkout dari Ryan Jimmy Siburian Bakal Calon Ketua Taekwondo Indonesia Kota Batam serta beberapa dojang. Aksi walkout ini, dinilai pihak Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia Kota Batam sarat kepentingan.

“Saya keluar dan pamit diri, saya tau proses ini sudah tidak benar. Saya ini orang taekwondo, saya tau bagaimana, bukan hasil, tapi bagaimana prosesnya,” kata Jimmy saat keluar dari ruangan Muskot Takewondo Indonesia Kota Batam,” Minggu, (27/8/2023).

Menurut Jimmy, seharusnya, sebelum melaksanakan Muskot Takewondo Indonesia Kota Batam tahun 2023 ini, Pengkot Taekwondo Indonesia Kota Batam terlebih dahulu memberitahukan kepada semua dojang dojang yang tergabung. Minimal 14 hari pemberitahuan, seperti mengenai penjaringan dan pembentukan panitia.

“Ini pemberitahuannya di tanggal 24 Agustus dan tanggal 23 Agustus masuk, berarti maju satu hari suratnya. Dan yang parahnya, saat Muskot ini tidak ada Steering Committee dan Organizing Committee,” ungkapnya.

“Kalau mereka mau lanjut silakan saja, saya walkout, mundur dari acara. Saya rasa ini untuk tujuan tertentu saja, saya mau itu terbaik buat kemajuan taekwondo Batam,” tambahnya.

Ketua KTC (Kepri Taekwondo Cabang) Mulyadi Nasution pun menyoroti Muskot Takewondo Indonesia Kota Batam. Sebab, kurangnya keterbukaan dalam persyaratan serta pelaksanaan acara. Ia menilai proses Muskot Takewondo Indonesia Kota Batam tidak sesuai dengan tata tertib.

“Kami menganggap Muskot ini tidak transparan, mulai dari kepanitiaan hingga jumlah peserta yang hadir,” kata Mulyadi.

Tidak hanya itu saja, terkait persyaratan calon ketua juga menjadi perhatian serius. Peserta merasa bahwa batas waktu pengumuman syarat calon ketua yang hanya tiga hari sebelum acara adalah tidak wajar.

“Harusnya dua minggu sebelum acara sudah diumumkan siapa saja yang menjadi calon ketua nantinya. Kami juga menyoroti kurangnya transparansi dalam hal pemilihan calon ketua dan hak suara,” ungkapnya.

Sejumlah peserta juga mempertanyakan adanya etika dalam musyawarah. Mereka mencatat bahwa beberapa dojang baru-baru ini didirikan hanya beberapa bulan sebelumnya dan sudah memiliki hak suara. Hal ini dianggap merugikan dojang yang telah lama eksis dan memiliki kontribusi nyata dalam olahraga taekwondo.

BACA JUGA: KONI Kepri Menaja Seminar Motivasi demi Memompa Semangat Atlet

“Sebenarnya kami berharap agar kepanitiaan menjadi lebih terbuka dan transparan, dengan pengumuman yang jelas tentang persyaratan dan prosedur acara. Selain itu, peserta juga menginginkan agar pengaturan hak suara menjadi lebih adil dan mengacu pada peraturan organisasi yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muskot Takewondo Indonesia 2023, Arli membantah ada kejanggalan di Muskot Takewondo Kota Batam 2023. Menurutnya semua sudah dilakukan sesuai dengan AD/ART Taekwondo Indonesia.

“Beliau (Jimmy) walkout karena menganggap tidak sesuai, padahal kita sudah sesuai dengan SOP. Muskot tetap berlangsung,” kata Arli.

Tidak adanya Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), menurutnya, karena keterbatasan panitia saja. Untuk persyaratan calon Ketua, tidaklah sulit dan juga sudah sesuai dengan AD/ART.

“Kita juga punya keterbatasan, semuanya sudah sesuai SOP. Dan untuk 4 klub (dojang) yang dipermasalahkan sebenarnya sudah klub lama, hanya registrasi baru dilakukan saja, kami sudah lihat dan cek ke lokasi,” katanya.

Meskipun acara musyawarah ini memiliki tujuan untuk memajukan olahraga taekwondo, keprihatinan yang diutarakan oleh peserta menunjukkan bahwa ada langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan transparansi, keadilan, dan integritas dalam pelaksanaannya. Diharapkan bahwa rekomendasi dan keluhan yang diajukan oleh peserta dapat dijadikan acuan dalam perbaikan acara musyawarah klub di masa depan. (*)

Rudi Minta Masyarakat Batam Bijak Gunakan Media Sosial

0
Walikota Batam Muhammad Rudi 1 F Cecep Mulyana scaled e1691672890152
Muhammad Rudi.

batampos – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial. Hal ini perlu menjadi perhatian menyikapi perkembangan terkait rencana pengembangan Rempang Eco-City.

“Mari kita bijak dalam menggunakan media sosial. Saat ini banyak informasi yang tidak benar yang sengaja disebarluaskan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” kata Rudi, pada peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia tingkat Kelurahan Taman Baloi dan Baloi Permai, Batam Kota, Minggu (27/8).

Baca Juga: Amsakar Minta Masyarakat Batam Tetap Kompak

Menurut dia, rencana pengembangan Rempang Eco-City sudah dimulai sejak tahun 2004 lalu, berdasarkan Akta Perjanjian No. 66 Tahun 2004 kerjasama antara Otorita Batam atau BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dengan PT Makmur Elok Graha (PT MEG), merupakan proyek nasional yang menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia.

“Sehingga saat ini saya hanya melanjutkan apa yang sudah menjadi kebijakan pejabat Kota Batam terdahulu. Karena kalau tidak, akan dapat mengurangi kepercayaan investor terhadap pemerintah,” katanya.

Kendati demikian pihaknya memastikan bahwa masyarakat yang terkena dampak pembangunan ini akan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Pihaknya menyiapkan kavling seluas 500 meter persegi (bersertifikat) bagi yang bersedia
relokasi ke area yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Sweeping di Jembatan 4 Barelang, Kapolresta: Tak Ada, Itu Hoaks

Di kaveling tersebut, akan dibangun pula rumah dengan tipe 45, kemudian juga fasilitas umum seperti tempat ibadah, lapangan olahraga, dermaga dan fasilitas lainnya. Masyarakat juga dipastikan akan tetap dapat melaut seperti biasa.

“Seluruh biaya termasuk membangun rumah baru, akan ditanggung BP Batam,” jelasnya.

Selain itu, pada momen HUT ke-78 Republik Indonesia ini, Rudi juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan menjaga Kota Batam tetap aman, kondusif dan nyaman bagi siapapun yang berkunjung ke Kota Batam. (*)

Reporter: Yashinta

Krisis Tenaga Welder, Karena Upah Tidak Sesuai

0
Galangan Kapal Dalil Harahap 66 e1693194288819
Seorang pekerja galangan kapal di Tanjunguncang sedang beraktivitas, Minggu (27/8). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Krisis tenaga las kapal atau welder di Batam terjadi salah satunya karena upah yang tidak sesuai. Sejumlah sumber di lapangan menyebutkan, welder profesional untuk galangan kapal banyak yang memilih beralih profesi ataupun bekerja di luar negeri karena upah di sana lebih besar.

Suhardi, mantan welder di salah satu perusahaan galangan kapal di Tanjunguncang yang saat ini beralih usaha pembuatan teralis rumah mengaku, tak mau lagi menerima tawaran di galangan kapal karena upah yang dia terima tidak seimbang dengan skill dan pekerjaan. Tenaga welder galangan kapal di Batam saat ini digaji sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu per jam sesuai kelas klasifikasi kemampuan yang dimilikinya. Upah ini berbeda berkali lipat dengan upah tenaga welder di luar negeri.

Baca Juga: Galangan Kapal di Batam Masih Kesulitan Dapatkan Tenaga Welder

“Upah di sini terlalu kecil. Tidak sesuai dengan skill dan tenaga yang kita kerjakan. Dibandingkan dengan luar negeri bisa sepuluh kali lipat selisihnya. Makanya orang pada keluar negeri sekalipun harus melalui penyalur yang ada banyak potongannya ketimbang kerja di sini. Saya sendiri sudah nyaman dengan usaha teralis seperti ini,” ujar pria yang berdiam di wilayah Marina tersebut.

Untuk upah welder di Batam sepengetahuan dia maksimal diangka Rp 30 ribu perjam dan itu pun bagi welder yang memiliki skill diatas kelas 4 G.

“Kalau istilah welder itu sudah bisa semuanya. Kan dalam kelas welder galangan ini ada 2 G, 3 G dan 4 G. 2 G itu untuk yang bisa las normal dan vertikal, 3 G bisa las normal vertikal dan horizontal dan 4 G bisa normal, vertikal, horizontal dan over head. Jadi kalau masih 2G, 3G dan 4G paling mentok di Rp 25 ribu per jam,” terang Suhardi.

Baca Juga: Amsakar Minta Masyarakat Batam Tetap Kompak

Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri Saiful Badri sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Krisis tenaga welder yang terjadi karena upah yang terlalu rendah. Tukang welder akhirnya memilih ke luar negeri atau beralih profesi.

“Permasalahannya upah yang rendah. Kalau upah sesuai tentu mereka akan bertahan. Jauh perbedaannya dengan luar negeri,” kata Saiful. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Pawai Budaya dan Pembangunan di Gunung Kijang Digelar Meriah

0
Peserta mengikuti pawai budaya dan pembangunan di Kecamatan Gunung Kijang pada Sabtu (26/8/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Masyarakat antusias menyaksikan pawai budaya dan pembangunan dalam memeriahkan HUT Ke-78 RI yang digelar di Kecamatan Gunung Kijang pada Sabtu (26/8/2023).

Sekda Bintan, Ronny Kartika didampingi Ketua DWP Bintan, Elyza Riani melepas peserta pawai dan pembangunan.

Sekda Bintan, Ronny Kartika menuturkan, ini menjadi momentum bagi Kecamatan Gunung Kijang setelah sekian lama tidak menggelar pawai budaya dan pembangunan tersebut.

“Ini sangat luar biasa. Terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan Desa Se-Kecamatan Gunung Kijang serta seluruh peserta yang berpartisipasi pada pawai ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Sabtu, Pawai Budaya dan Kendaraan Hias Digelar di Tanjungpinang 

Peserta pawai budaya dan pembangunan Kecamatan Gunung Kijang diikuti sekitar 2.500 peserta. Para peserta tidak hanya dari instansi pemerintah, juga ada dari kelompok masyarakat, para pelajar serta kelompok budaya.

Tampilan peserta juga sangat beragam tema mulai dari teater, yel-yel, kesenian budaya serta pernak pernik sehingga menimbulkan daya tarik masing-masing.

Dia berharap, pawai budaya dan pembangunan ini, semakin mengokohkan semangat persatuan dan kesatuan yang berbhinneka tunggal ika. (*)

reporter: slamet

Perekrutan Calon PMI Ilegal ke Arab Saudi lewat Medsos, Korban Dibiayai ke Batam

0
polsek batam kota
Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Empat Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) nonprosedural yang akan dikirim ke Arab Saudi direkrut pelaku lewat media sosial (medsos). Untuk proses keberangkatannya, korban dibiayai oleh pelaku.

“Biaya ditanggung pelaku, uang ditransfer,” ujar Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia, Minggu (27/8).

Dari keterangan korban, oleh pelaku calon PMI diminta datang ke Batam dan menginap di hotel kawasan Batam Kota. Pelaku berjanji akan mengirimkan tiket pesawat kepada korban.

“Mereka berkomunikasi lewat ponsel saja, tidak pernah ketemu,” kata Betty.

Baca Juga: Polisi Sebar Foto Wajah Karyawan yang Rampok Bos Toko Sembako di Batuaji

Dari penyelidikan, pelaku mengendalikan korban dari Malaysia. Betty menegaskan masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku lainnya yabg terlibat di dalam kasus ini.

“Pelakunya masih proses. Terakhir kita cek, dia (pelaku) masih di Malaysia,” ungkap Betty.

Betty menambahkan para korban kini sudah dipulangkan kembali ke kampung halamannya dengan berkoordinasi Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Batam.

“Korban sudah dipulangkan. Kasihan juga lama-lama di sini,” katanya.

Baca Juga: Pondok Pesantren di Galang Dibobol Maling, Polisi: Bukan Pengrusakan

Sebelumnya, jajaran Polisi Sektor Batam Kota menggagalkan pengiriman empat Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) nonprosedural yang akan dikirim ke Arab Saudi, Rabu (23/8) lalu di sebuah hotel di wilayah Batam Kota.

Adapun keempat CPMI tersebut, dua orang berasal dari Sukabumi, dan dua lainnya dari Palembang dan Sulawesi. Dari pengakuannya, mereka dijanjikan bekerja di Arab Saudi dari seorang kenalan di media sosial (medsos). (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Gagal Juara Dunia

0
Apriyani Rahayu (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berusaha membendung serangan dari Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. (MADS RASMUSSEN/AFP PHOTO )

batampos – Apriyani Rahayu/Siti Fadia masih sulit menjebol tembok Tiongkok. Pada final Kejuaraan Dunia 2023 yang berlangsung di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, kemarin (27/8), pasangan ganda putri itu harus mengakui keunggulan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Mereka kalah dua game langsung, 16-21, 12-21. Hasil itu membuat rekor pertemuan menjadi 1-5 untuk keunggulan lawan.

Padahal, sebelum final, pasangan berakronim PriFad tersebut begitu percaya diri. Sebab, mereka berhasil menjungkalkan para unggulan. Tapi, keyakinan saja tak cukup.

”Hari ini (kemarin) lawan sangat mempersiapkan pola permainan dengan baik. Mulai servis pertama sampai delapan pukulan, sangat fokus untuk bisa dapat poin.”

”Kami seolah-olah dihabisi di bawah delapan (kali) pukulan. Nggak pernah lepas,” kata Apriyani setelah pertandingan melalui rilis PBSI.

Baca Juga: Aldila Sutjiadi Raih Gelar WTA Cleveland Bersama Miyu Kato

Sebagaimana diketahui, di sektor ganda putri, permainan dengan reli panjang kerap terjadi. Namun, strategi lawan yang ingin mematikan di bawah delapan pukulan itu menjadi pembeda.

Apriyani pun tak sungkan untuk belajar dari lawan yang dikalahkannya saat perebutan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii itu. ”Mereka tidak pernah capek dan terus bermain menekan. Itu yang harus dipelajari dari lawan, bagaimana fokus dan yakin dari awal,” ucapnya.

Fadia menambahkan, sejak awal lawan sudah mendapatkan atmosfer tampil di final. ”Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan pertandingan meski hasilnya belum juara. Mereka begitu fokus untuk mengalahkan kami,” sambung Fadia.

Apriyani tetap puas dan begitu mengapresiasi sang partner, Fadia, yang dianggapnya sudah bermain luar biasa di laga final. ”Kami bersyukur, bangga dengan performa hari ini (kemarin). Dapat medali perak di Kejuaraan Dunia. Ini semua buah dari kesabaran dan latihan yang kita lakukan,” ujarnya.

Apalagi, sambung dia, mengingat proses yang dijalani begitu luar biasa. Mundur ke belakang, sebelum Kejuaraan Dunia, performanya begitu menurun. Karena itu, masing-masing berjuang untuk bisa mencapai performa yang lebih baik.

Baca Juga: Verstappen Raih Kemenangan ke-9 Beruntun di Formula 1 GP Belanda

Oleh sebab itu, dia sempat tak menyangka ketika bisa tampil di babak final dan meraih medali perak di Kejuaraan Dunia. ”Ini merupakan hasil dan proses serta usaha dan kesabaran kita. Terima kasih buat Fadia yang mampu mengantarkan saya dapat medali perak Kejuaraan Dunia,” tuturnya.

Terlebih, sudah lama ganda putri Indonesia tidak mendapat medali di Kejuaraan Dunia. ”Prestasi ini membuat ganda putri pelatnas membuat sejarah. Senior-senior yang dulu sudah berjuang, juga saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Fadia secara khusus mempersembahkan medali perak untuk mendiang sang kakek yang berpulang sebelum tampil di Japan Open. Sebelumnya, sang kakek sangat menunggunya naik podium. ”Prestasi ini saya persembahkan untuk kakek di surga,” kata Fadia.

Kegagalan di final juga tak mau diratapi begitu saja oleh Apriyani. ”Kami percaya pasti ada jalan untuk kembali ke performa terbaik lagi,” beber Apriyani. Secara umum, wakil Indonesia gagal meraih juara di lima turnamen terakhir yang diikuti.

Kali terakhir ada wakil Merah Putih yang menduduki podium tertinggi adalah Chico Aura Dwi Wardoyo di sektor tunggal putra. Saat itu dia menjuarai Taiwan Terbuka. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Disdik Batam Keluarkan SE Pencegahan Penyakit Menular Flu Singapura dan Gondongan

0
sakit menular gondongan bocah enam tahun ini harus diisolasi
Ilustrasi: Anak kecil menderita gondongan. (jpg)

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam mengeluarkan Surat Edaran Peningkatan Pencegahan serta Penanganan Penyakit Menular Flu Singapura dan Gondongan ke satuan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir kasus flu Singapura dan gondongan di sekolah.

Melalui SE ini juga sekaligus memberikan pemahaman kepada sekolah dan siswa mengenai peningkatan pencegahan kasus flu singapura dan gondongan bagi peserta didik di kota Batam.

“Sudah kita tanda tangani dan besok (hari ini, Senin 28 Agustus) sudah mulai diedarkan ke satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP se-Kota Batam, ” ujar Tri, Minggu (27/8).

Dalam surat edaran tersebut menerangkan, dalam menyikapi peningkatan kasus terpaparnya flu singapura dan gondongan bagi peserta didik di Batam dan untuk mengantisipasi semakin merebaknya penyebaran flu singapura maka disampaikan bahwa flu singapura mudah menular hanya dengan terpapar melalui percikan saat batuk atau bersin dan kontak langsung dengan penderita. Ciri-cirinya ruam di tangan, kaki dan mulut.

Baca Juga: KM Kelud Docking 7-22 September, Tidak Ada Kapal Pengganti

Sementara itu gondongan merupakan peradangan kelenjar ludah di bagian samping wajah atau parotis akibat dari infeksi virus. Kondisi ini ditandai dengan ciri -ciri pembengkakan pada sisi wajah di bawah telinga. Gondongan dapat menular dan umumnya dapat diderita oleh anak usia 5 sampai 9 tahun.

“Diimbau satuan pendidikan melakukan pembiasaan makan dan minum dengan gizi seimbang, termasuk minum air putih, makan buah dan sayur setiap hari,” kata Tri.

Selanjutnya menghindari dan meminimalisir makan cepat saji, makanan atau minuman mengandung pemanis, pengawet, kurang sehat, tinggi gula, garam dan lemak. Meningkatkan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk per orangan seperti cuci tangan dengan sabun, menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin serta tidak menggunakan secara bersama-sama alat rumah tangga misal cangkir, sendok, lap muka, sikat gigi dan pakaian terutama kaus kaki.

“Bagi peserta didik yang diduga terpapar dengan ciri-ciri yang disampaikan tersebut untuk diberi penanganan kesehatan dan diistirahatkan dari proses belajar mengajar di sekolah,” bebernya.

Baca Juga: Pondok Pesantren di Galang Dibobol Maling, Polisi: Bukan Pengrusakan

Selanjutnya melarang peserta didik untuk jajan di luar lingkungan sekolah, memberikan edukasi kepada peserta didik dan orang tua wali murid agar tidak berhubungan dengan orang lain yang tak dikenal, memberikan edukasi pemahaman kepada peserta didik dan orang tua murid untuk lebih bijak menggunakan alat komunikasi serta dapat memilih dan memilah berita yang benar dan berita yang bohong (hoaks).

“Satuan pendidikan melakukan kordinasi dengan pihak kesehatan dan Puskesmas terdekat,” pungkas Tri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, flu singapura dan gondongan disebabkan oleh virus, sehingga upaya pencegahannya juga sama seperti virus pada umumnya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dikatakan Didi, gondongan disebabkan oleh infeksi virus dari golongan paramyxovirus. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia kemudian akan menetap, berkembang biak, dan menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada kelenjar parotis.

Baca Juga: Galangan Kapal di Batam Masih Kesulitan Dapatkan Tenaga Welder

Sementara itu untuk flu Singapura umumnya disebabkan oleh strain coxsackievirus dan yang paling sering adalah jenis A16. Coxsackievirus adalah bagian dari kelompok virus yang disebut dengan enterovirus. Virus ini dapat menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain.

“Jadi baik itu gondongan atau flu Singapura sebenarnya bisa hilang sendiri (self limited) dengan menjaga proses dan kebiasaan hidup sehat,” pungkas Didi. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Verstappen Raih Kemenangan ke-9 Beruntun di Formula 1 GP Belanda

0
Max Verstappen meraih kemenangan ke-9 secara beruntun musim ini di GP Belanda. (AFP)

batampos – Max Verstappen memenangi balapan kandangnya Grand Prix Belanda setelah drama hujan lebat sempat menghentikan sementara perlombaan di delapan lap penghabisan.

Ini menjadi kemenangan ke-9 tanpa putus pembalap Red Bull tersebut sepanjang musim ini berjalan.

Capaian tersebut menyamai rekor kemenangan beruntun yang pernah diraih Sebastian Vettel. Juga bersama Red Bull.

Di posisi kedua ada Fernando Alonso (Aston Martin) yang kembali naik ke podium setelah sekian lama absen finis di 3 besar.

Kali terakhir, pembalap Spanyol itu naik podium adalah di GP Kanada 18 Juni lalu.

Sedangkan, Pierre Gasly (Alpine) berhasil menempati posisi ketiga setelah Sergio Perez dilorot dari posisi tersebut akibat dijatuhi penalti 5 detik.

Perez dianggap melampaui kecepatan yang diperbolehkan alias speeding di pit lane saat akan memulai balapan setelah red flag.

Formula 1 Grand Prix Belanda dihentikan sementara karena hujan deras saat balapan menyisakan delapan lap.

Hujan deras mengguyur sirkuit Zandvoort pada Lap 60 dari 72 putaran yang dilombakan. Kondisi itu membuat semua pembalap beralih ke ban intermadiate.

Namun, kondisi semakin memburuk. Beberapa pembalap memilih untuk masuk pit dan mengganti ban lagi dengan ban full kering.

Tak lama kemudian, Zhou Guanyu dari Alfa Romeo menabrak pembatas di Tikungan 1 akibat permukaan lintasan yang tergenang.

Sergio Perez juga terkena dampak dari kondisi tersebut. Mobilnya mengalami spin dan terseret menabrak pembatas lintasan di tikungan pertama dan melorot ke posisi ketiga.

Bendera merah pun dikibarkan pada Lap 65.

Pengawas balapan menyatakan balapan pendek atau sprint delapan lap akan dilakukan ketika kondisi dianggap aman.

Urutan start adalah Max Verstappen, Fernando Alonso, Perez, Pierre Gasly, Carlos Sainz, Lewis Hamilton, Lando Norris, George Russell, Alex Albon dan Oscar Piastri. (*)

 

 

Reporter: JPGroup