Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4979

Pass Pelabuhan Batam Resmi Naik

0
bp batam 31
Pelabuhan Internasional Batam Center. BP Batam akan melakukan penyesuaian tarif pass penumpang internasional yang datang ke Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Pass semua Pelabuhan di Batam resmi naik pada 1 September 2023 berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Batam Nomor 4 Tahun 2023. Untuk Pass Pelabuhan Internasional di Batam, naik menjadi Rp 100 ribu dari tarif sebelumnya Rp 65 ribu.

Kenaikan tarif Pass Pelabuhan dikeluhkan oleh sejumlah masyarakat. Karena kenaikan Pass Pelabuhan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu.

“Setahu saya, kenaikan pass Pelabuhan tanpa adanya sosialisasi, hanya pemberitahuan yang sudah beberapa kali tertunda,” ujar Tika warga Batamcenter.

Ia mengetahui kenaikan pass Pelabuhan dari teman kerjanya yang berangkat ke Singapura. Padahal niat hati, minggu ini ia juga hendak berangkat ke Singapura untuk bertemu keluarga disana.

“Pass Pelabuhan naik, pastinya harga tiket naik juga. Sebelum naik harganya tiket include tax itu Rp 730 ribu, sekarang naik jadi Rp 765 ribu. Mahal banget untuk perjalanan setengah jam, ” ujarnya kesal.

Menurut dia, jika! Harga pass pelabuhan naik dan tak bisa dihindari, harusnya pemerintah bisa menekan harga tiket lebih murah. Bukannya membuat serba mahal dan akhirnya membuat masyarakat resah.

“Kalau pun tax naik, harga tiket bisa diturunkan. Jangan semuanya naik, padahal dulu tiket cuma Rp 280 include tax, sekarang sudah Rp 765 ribu, naik berapa persen tuh, ” sebut Tika.

General Manager Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga membenarkan adanya kenaikan tersebut. Namun, pihaknya sebagai pengelola tak punya wewenang untuk menjelaskan kenaikan tersebut.

BACA JUGA: Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan Internasional Diundur, Berlaku per 1 September

“Karena yang menaikan itu BP Batam, kami tak punya wewenang. Kami hanya menerima surat edaran, ” sebut Nika.

Sementara, Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar membenarkan kenaikan pass semua pelabuhan yang mulai efektif 1 September.

“Ya benar, pass pelabuhan naik dan efektif hari ini (kemarin) . Pelabuhan Batamcenter, Batu Ampar, Sekupang naik semua, ” ujar Dendi yang dihubungi, Jumat (1/9).

Dijelaskannya, kenaikan pass pelabuhan berjalan lancar. Tak ada komplen dari masyarakat, karena menurutnya hal itu sudah sesuai dengan ketentuan.

“Tadi meninjau 3 pelabuhan, semuanya baik saja. Berjalan dengan baik, ” jelas Dendi. (*)

reporter: yashinta

Saksi-Saksi Yehuwa di Kepri Mengadakan Kegiatan Khusus Global untuk Membagikan Berita Harapan

0

batampos-Pada saat orang-orang di seluruh dunia memikirkan mengenai pemerintahan yang lebih baik, Saksi-Saksi Yehuwa akan mengadakan kegiatan khusus secara internasional untuk menarik perhatian pada solusi universal. Edisi khusus majalah Menara Pengawal yang berjudul ”Apakah Kerajaan Allah itu?” akan dibagikan selama bulan September.

Saksi-Saksi Yehuwa di Kepulauan Riau (Kepri) akan membagikan majalah edisi khusus ini yang tersedia dalam lebih dari 780 bahasa secara tercetak maupun online.

”Saya sangat menanti-nantikan dan senang sekali untuk bisa ikut serta dalam kegiatan khusus yang akan dilakukan serentak di seluruh dunia,” kata Yusak, dari Jakarta.

”Saya berharap masyarakat bisa memberikan respons yang positif akan informasi yang menonjolkan manfaat luar biasa yang bisa didapatkan dari Kerajaan Allah,” ujarnya lagi.

Selama berabad-abad, jutaan pengikut Yesus telah berdoa ”datanglah Kerajaan-Mu”, tetapi banyak orang bertanya-tanya Kerajaan apa yang dimaksud.

BACA JUGA: Saksi-Saksi Yehuwa Siap Edarkan Majalah Menara Pengawal dalam 230 Bahasa

Terbitan majalah Menara Pengawal ini akan membantu Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Mengapa kita membutuhkan Kerajaan Allah?
  • Siapakah Raja dari Kerajaan Allah?
  • Kapan Kerajaan Allah akan memerintah bumi?
  • Apa yang akan dicapai Kerajaan Allah?
  • Apakah Kerajaan Allah itu?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, majalah tersebut akan mengutip ayat-ayat penting di Kitab Suci. Penjelasan yang jelas dan sederhana telah dirancang sehingga menarik bagi orang-orang yang baru pertama kali membaca Kitab Suci atau yang sudah sering membaca Kitab Suci.

”Bukan rahasia lagi bahwa banyak orang merasa membutuhkan pemerintahan yang lebih baik, tetapi hanya sedikit yang setuju tentang cara mencapainya,” kata Ario Sulistiono, juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa dalam rilisnya yang diterima redaksi.

”Kabar baiknya adalah, Yesus akan menjadi penguasa sempurna yang dapat dan akan menyelesaikan semua masalah yang kita hadapi di bumi ini. Dalam kegiatan khusus ini, kami akan membagikan berita harapan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita,” sebutnya lagi.

Selama puncak pandemi COVID-19, Saksi-Saksi Yehuwa telah membagikan jutaan majalah edisi khusus ini melalui surat, bahkan mengirimkan salinannya ke ribuan pejabat pemerintah di seluruh dunia. Sekarang, setelah mereka kembali melakukan pelayanan kepada umum, ini akan menjadi kegiatan khusus tatap muka pertama untuk membahas topik yang penting dan sangat tepat waktu dengan sesama mereka.

Versi digital gratis dari majalah Menara Pengawal edisi khusus ini, serta informasi tentang kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa, tersedia di situs web resmi Saksi-Saksi Yehuwa, jw.org. Situs ini berisi hal-hal bermanfaat berdasarkan Kitab Suci dalam lebih dari 1.070 bahasa untuk orang-orang dari segala usia dan kepercayaan. (*)

Pelabuhan Segara Direncanakan Jadi Pelabuhan Ekspor Impor

0
Dermaga Pelabuhan Kota Segara di Kampung Mentigi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Pengangkutan truk yang jatuh ke laut di pelabuhan Kamis (3/11) siang. F.istimewa.

batampos– Perseroda Pelabuhan Kepri berencana menjadikan Pelabuhan Segara, Tanjunguban, Bintan menjadi pelabuhan ekspor impor dan interkonekting Free Trade Zone (FTZ).

Oleh sebab itu, jajaran PT Pelabuhan Kepri di Tanjungpinang meminta dukungan Pemerintah Provinsi Kepri terkait rencana tersebut.

“Pemerintah mendukung tetapi prosesnya ini berjalan di pusat, kami tidak dapat mendesak sehingga berjalan agak lama,” kata Direktur PT Pelabuhan Kepri Capt. Awaluddin di Tanjungpinang, Jumat (1/9).

Sejumlah investor, kata Awaluddin, beberapa kali melakukan kunjungan ke PT Pelabuhan Kepri untuk membicarakan kerja sama dan meminta semua hal dilegalkan terlebih dahulu.

“Kondisi pelabuhan ini tergantung dari sisi geografis dan dari sisi lahan yang ada,” jelasnya.

BACA JUGA: Jaksa Terima Berkas Tersangka Korupsi Pelabuhan Dompak

Menurut Awaluddin, untuk di kawasan Kepri, pelabuhan ekspor dan impor serta telah legal interkonekting FTZ, hanya ada di Batam sehingga mengakibatkan biaya operasional sangat besar.

“Kenapa tidak ada di Karimun dan Bintan? di Batam itu sangat sulit sekali sehingga larinya (barang FTZ) banyak ke pelabuhan tikus,” terangnya.

Awaluddin menambahkan, sebagai pengelola fasilitas kepelabuhanan, pihaknya berupaya agar tujuh pelabuhan milik Pemerintah Provinsi Kepri dapat dikelola PT Pelabuhan Kepri.
Ketujuh pelabuhan itu, yakni Pelabuhan Kuala Riau Pelantar II Tanjungpinang, Pelabuhan Segara Tanjung Uban, Pelabuhan Sungai Tenam, Pelabuhan Daik Lingga, Pelabuhan Penagi Natuna, Pelabuhan Anambas, Pelabuhan Senayang Lingga.

“Pengembangan aset tergantung dari pemilik aset, yakni Pemprov Kepri. Kami upayakan agar kita yang kembangkan pelabuhan itu,” tutup Awaluddin. (*)

reporter: yusnadi

Temani Kawan Beli Sabu, Welly terancam 20 Tahun Penjara

0
batampos– Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Hal itulah yang dialami Welly Irawan. Ia terjerat pidana kasus narkoba, hanya karena menemani Boy Richard teman nongkrongya membeli sabu di Dam Tembesi atau yang biasa dikenal Kampung Aceh.
Kemarin, keduanya saling bersaksi dan memberi keterangan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Ada fakta menarik yang terungkap saat keduanya memberi keterangan, yakni Andre orang yang menyuruh Boy membeli sabu berstatus dalam daftar pencarian orang (DPO). Padahal saat mereka ditangkap , Andre turut ada di lokasi.
unnamed 2 scaled
sidang kasus narkoba digelar secara online

“Saya hanya menemani Boy beli sabu  disuruh Andre seharga Rp 500 ribu. Ada Andre di situ, tapi tidak masuk,” ujar Welly.

Pernyataan Welly sontak membuat para hakim tertawa. Ketua Majelis hakim, David P Sitorus pun menegaskan, kalau Andre itu seharusnya ada bersama para terdakwa.
“Ya harusnya Andre itu juga disini, bukan DPO. Karena dia ada disanakan,” ujar David yang kemudian kedua terdakwa mengangguk.
Dijelaskan Welly, dirinya tak pernah memakai sabu. Namun ia hanya menemani Boy membeli sabu.
“Ya saya hanya menemani, barang bukti tak ada dengan saya. Tapi memang saya dia beli sabu,” jelas Welly.
Sementara, Boy membeli sabu karena diberi uang Rp 100 ribu oleh Andre. Andre memberi uang Rp 500 ribu, untuk dibeli sabu Rp 400 ribu seberat 0,33 gram.
“Saya tak tahu beratnya, hanya dikasih uang Rp 500 ribu. Karena sudah dipesan juga,” sebut Boy.
Usai mendengar penjelasaan para terdakwa, Majelis hakim langsung menanyakan apakah kedua terdakwa menyesal. Dan dijawab para terdakwa menyesal.
“Karena pemeriksaan selesai, maka sidang selanjutnya ada tuntutan. Sidang saya tunda minggu depan dengan agenda tuntutan, ” pungkas David.
Diketahui, keduanya ditangkap usai keluar dari Dan Tembesi pada tanggal 6 April lalu. Dari tangan Boy, polisi menemukan sepaket sabu dengan berat 0,33 gram yang dibayar seharga Rp 400 ribu. Sabu itu diberi oleh seseorang yang tak dikenal, karena sudah lebih duluan dipesan Andre. (*)
reporter: yashinta

Pra- Rekonstruksi Kasus Love Scamming di Pertokoan Tanjung Trisakti Jalan Laksamana Bintan dan Komplek Ruko Sakura Permai

0
unnamed 1 scaled e1693568563424
polisi China ikut dalam pra rekonstruksi kasus love scamming
batampos-Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri gelar pra- rekontruksi bersama Divhubinter dan Kepolisian China di dua lokasi yang dijadikan aktivitas love scamming. Lokasi pertama ditelusuri yakni di pertokoan Komp Tanjung Trisakti Jalan Laksamana Bintan dan Komp Ruko Sakura Permai,Jalan Yos Sudarso, Batuampar.
“Ini adalah TKP lainnya yang dijadikan aktivitas love scamming, jadi di dalam nya ada bilik (kamar) yang disiapkan oleh pelaku wanita untuk memancing korban melalui VCS,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Nasriadi,dilokasi, Jumat (1/9).
Nasriadi menyampaikan ruko ini keadaan kosong yang disewa oleh para tersangka untuk melakukan aksinya. Terdapat lima tersangka satu perempuan dan empat laki-laki WNA Tiongkok.
“Tersangka yang kami bawa ini adalah bagian dari yang memerankan love scamming, dan akan diperiksa oleh polisi China terkait aktivitas yang mereka lakukan,” ujarnya.
Kemudian, disini Kepolisian China yang melalukan penyelidikan dan Ditreskrimsus mem back up.
“Jadi inilah salah satu ruko yang dijadikan aktivitas dan berhasil kami amankan. Dan ruko ini tidak mereka tempati tetapi hanya dijadikan tempat love scamming , modus mereka bekerja pada malam hari. Ketika pagi hari atau dini hari mereka pindah ke TKP di Kara Industrial,” ujarnya.
Lebih lanjut, kelima tersangka yang dihadirkan tengah di dalami oleh Polda Kepri dan Kepolisian China.
“Usai kami periksa tersangka yang di jadikan model. Modusnya ketika proses merayu korban itu bukan lah wanita melainkan pria. Dan pada saat korban sudah sepakat maka tugas diserahkan kepada kelompok wanita sehingga dilakukan pemerasaan love scamming,” ujarnya.
Perkembangan penanganan perkara pidana love scamming usai dilakukan penangkapan 88 WNA Tiongkok tersebut Polda Kepri berkoordinasi dengan Kepolisian China untuk membuka seluruh file data diseluruh laptop , hp para tersangka.
“Kemudian kami melakukan pemeriksaan,dari hasil tersebut dan koordinasi dengan kepolisian china dan kami belum mendapatkan korban WNI,” ujarnya.
Sehingga kelanjutan Polda Kepri yakni menyerahkan atau melimpahkan , bahwa tidak cukup alat bukti untuk menyidik perkara ini karena tidak ada korban WNI.
“Sehingga diserahkan penanganan kepada Kepolisian China dengan membuat berita acara penyerahan pelimpahan kasus kemudian penyerahan tersangka dan barang bukti kepada mereka dan ini telah dilakukan,” ujarnya.
Secara dokumen telah dilakukan dengan formil P to P . Usai itu proses nya tetap di back up Polda Kepri untuk proses pengembangan perkara. (*)
reporter: aziz

Bintan Targetkan Angka Stunting Turun hingga 12,2 Persen

0
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani turun tangan mencampur bahan makanan dalam kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan, yang dilaksanakan di Bhadra Hotel, Kamis (31/8/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten Bintan bekerja keras menurunkan angka stunting.

Berbagai upaya dilakukan mulai mendirinkan rumah asih di Perumahan Taman Surya Indah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam hingga menggelar pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan, yang dilaksanakan di Bhadra Hotel, Kamis (31/8/2023).

Ini semua dilakukan untuk mengejar target penurunan angka stunting hingga 12,2 persen.

Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani mengatakan, persentase angka stunting di Bintan terus menurun. Bila tahun 2021 sekira 20 persen kemudian tahun 2022 turun sekira 2,2 persen menjadi sekira 17,8 persen.

“Tahun ini kita targetkan penurunan angka stunting hingga 12,2 persen,” kata dia usai membuka kegiatan pelatihan yang diikuti 72 orang peserta.

Target yang sudah dipasang, kata dia, bukan sekedar mengejar angan, namun harus diwujudkan dengan kerja keras.

Karenanya, dia mengatakan, semua pihak telah berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Bintan hingga 12,2 persen.

Untuk mewujudkannya, kata dia, diperlukan kolaborasi dan kerja sama semua elemen.

“Ada niat, usaha dan kompak. Tidak bisa sendiri-sendiri, semua harus saling bahu-membahu untuk mencapai target,” kata dia.

BACA JUGA: Fokus Turunkan Angka Stunting, Hafizha Turun ke Desa Kelurahan di Bintan

Menurut dia, pelatihan yang digelar saat ini merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka stunting di Bintan.

Kenapa? Karena ibu-ibu dituntut menyiapkan asupan gizi dan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi balita.

Apalagi, kata dia, sebagian besar Bintan terdiri dari lautan yang kaya hasil laut.

Karenanya, dia meminta para ibu yang memiliki balita semangat dalam mengikuti pelatihan seperti ini dalam upaya mencukupi kebutuhan gizi anak.

“Agar anak-anak kita terhindar dari risiko stunting,” tukasnya. (*)

reporter: slamet

Minim Penerangan Jalan, Rawan Kejahatan

0
Lampu PJU Padam 2 F Cecep Mulayana scaled e1675418692174
Ilustrasi. Lampu penerangan jalan umum di Jalan Laksamana Bintan Sei Panas terlihat padam, Kamis (2/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Warga Bengkong Sadai mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang jalan utama. Warga menilai kawasan tersebut rawan kejahatan, seperti penjambretan, atau perampasan.

Hal ini diungkap warga saat kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas bersama Mapolsek Bengkong, Jumat (1/9) di RT05/RW05, Bengkong Sadai.

“Kami ingin menyampaikan 1 hal yaitu masih kurangnya lampu penerangan jalan di lingkungan kami. Terutama di sepanjang jalan Lytech,” ujar salah seorang warga, Jono.

Jono mengatakan kondisi jalan minim penerangan ini membahayakan bagi pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Sebab, dapat para pejalan kaki berpotensi menjadi korban kejahatan.

BACA JUGA: Jodoh dan Nagoya Rawan Banjir, Ini Komentar Warga

“Harapan kita ini menjadi perhatian. Karena takutnya akan menimbulkan korban,” katanya.

Ia mengaku keluhan minim penerangan ini sudah beberapa kali disampaikan. Namun, hingga kali keluhan wadga twrswbut tidak ditanggapi.

Sementara  Kapolsek Bengkong, AKP Muhammad Rizqi Saputra mengatakan, terkait dengan kurangnya lampu penerangan jalan ini, ia meminta keluhan tersebut disampaikan kepada perangkat RT/RW setempat.

“Sehingga keluhan ini nantinya bisa juga disampaikan ke Kelurahan atau Kecamatan agar diatasi ke pihak terkait,” katanya.

Rizqy juga menghimbau, kepada masyarakat yang berkendara maupun berjalan kaki terutama pada malam hari disepanjang jalan tersebut agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Seperti mengurangi laju kendaraan, menghidupkan lampu kendaraan dan mengenakan helm.

“Akhir kata marilah kita semua untuk bersama-sama saling menjaga situasi kamtibmas di wilayah ini guna terciptanya kehidupan yang aman dan damai,” tutup Rizqy. (*)

reporter: yopi

Di Balik Suksesnya GTRA Summit 2023, Ada Pasukan Orange yang Berperan Penting

0
Pasukan orange dari DLH Karimun ketika mengangkut sampah acara GTRA Summit 2023 di Coastal Area f,TRI HARYONO

batampos – Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reformasi Agraria ( Rakor GTRA) Summit 2023 di Kabupaten Karimun pada Rabu (30/8) lalu, telah usai. Agenda nasional tersebut terbilang sukses dilaksanakan walaupun Presiden Republik Indonesia Jokowidodo batal hadir.

Untuk pembukaan GTRA Summit 2023 digantikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Kepala BPN Hadi Tjahjanto. Turut hadir pula Gubernur Riau.

Namun di balik suksesnya agenda nasional itu, ada peranan pasukan orange yang mengawal kebersihan di tiga titik yang menjadi lokasi perhelatan akbar tersebut.

Adapun tiga lokasi dimaksud yakni Rumah Dinas Bupati Karimun, Jembatan Kuning (Sanur), dan Coastal Area.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun Rita Agustina menuturkan, bahwa tim pasukan orange yang telah diterjunkan 50 orang.

” Alhamdulillah, tiga lokasi sebelum dan sesudah kegiatan steril dari sampah. Saya mengucapkan, terimakasih kepada teman-teman pasukan orange yang siap bekerja secara cepat,” terangnya, Jumat (1/9).

Dari 50 orang pasukan orange yang diterjunkan, yang paling banyak berada di Coastal Area yakni 35 orang. Kemudian, rumah dinas bupati 5 orang, dan Jembatan Kuning 10 orang. Dimana, pasukan orange tersebut bekerja sebelum acara dimulai hingga selesai yang terbagi 3 ship yaitu pagi, siang dan sore hari.

” Armada kita juga telah siap. Jadi, semuanya bersinergi antara pasukan orange dan pengangkut sampah truk maupun mobil pick up yang siap mengantar sampah ke TPA Sememal,” ungkapnya.

Dengan demikian, begitu acara selesai tim pasukan orange langsung bergerak untuk menyapu sampah-sampah yang berada di lokasi tersebut. Sehingga, lokasi tersebut bersih dari sampah acara. Seperti, lokasi di Coastal Area yang cukup banyak sampah di lokasi tersebut mengingat acaranya cukup padat.

BACA JUGA: Pemkab Karimun Serahkan Kendaraan Tosa ke Kelurahan, Bisa untuk Angkut Sampah

” Anda bisa lihat sendiri pasukan kami. Begitu selesai acara, sore harinya kita sapu bersih lokasi Coastal Area. Tapi, tetap diimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Jangan, mentang-mentang selesai acara tetap membuang sampah sembarangkan,” pesannya.

Sementara pantauan di lapangan, para pasukan orange secara perlahan-pahan melakukan pembersihan sampah dengan sapi. Namun, kali ini cukup terlihat berbeda, para pasukan orange menggunakan kaos, sarung tangan dan sepatu yang terlihat baru.

“Dari pimpinan dikasih baru kaos, dan peralatan kebersihan. Penting, kita kerja dan kewajiban pimpinan dipenuhi seperti sarapan, makan minumnya tercukupilah,” ucap salah seorang petugas kebersihan. (*)

reporter: tri haryono

Poster-Spanduk Semakin Banyak Ditempel di Batang Pohon Penghijauan, Terkesan Semrawut

0
spanduk
Ilustrasi. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos– Baliho dan papan iklan, spanduk semakin ramai menempel di bang pohon penghijauan di pinggir jalan. Selain baliho atau plakat promosi usaha, baliho caleg juga banyak dijumpai menempel di pohon penghijauan. Ini tentu memperburuk pemandangan jalan dan juga kesuburan pohon penghijauan. Pohon jadi rapuh dan mudah patah atau tumbang.

Seperti yang terpantau di  Batuaji dan Sagulung,  nyaris tak ada pohon penghijauan di sepanjang jalan yang luput dari tempelan spanduk atau baliho. Spanduk dan baliho tersebut umumnya direkatkan dengan cara dipaku. Ini yang dikuatirkan warga sebab pohon penghijauan jadi kerdil dan keropos. Selama musim penghujan beberapa waktu lalu banyak pohon penghijauan yang tumbang atau patah ke bahu jalan. Bahkan ada yang mencederai pengendara.
“Sudah sering patah dahan pepohonan ini. Ini karena paku-paku iklan itu makanya jadi tak kuat pohon. Sudah keropos jarang dipotong (dahan dan ranting yang menjalar hingga ke baju jalan) lagi ini sangat membahayakan,” kata Jupri, warga Batuaji.
Baliho atau alat kampanye caleg ataupun calon pemimpin daerah nantinya hendaknya tidak memperburuk keadaan ini dengan memasang di pohon penghijauan.
“Sebentar lagi mau Pemilu, jadi kemungkinan akan semakin ramai batang pohon ditenggeri papan iklan ataupun baliho. Semoga itu tidak terjadi demi keindahan jalan dan juga keselamatan bersama,” ujar Andre, warga lainnya. (*)
reporter: eusebius sara

Proses Pematangan Lahan TPU Sei Jago, Tanjunguban Kelar, Tahun Depan Bakal Dibangun Pagar Keliling dan Normalisasi DAS

0
Alat berat saat melakukan pekerjaan pematangan lahan TPU yang berada kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, baru-baru ini. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Proses pematangan lahan di tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, kelar.

“Alhamdulillah sudah selesai,” kata Kadis Perkim Bintan, Mohammad Irzan, Jumat (1/9/2023).

Dalam proses pematangan lahan TPU tersebut, kata dia, sudah sekalian dibuatkan akses jalan dan blok sehingga lahan TPU sudah bisa langsung digunakan.

Namun untuk pastinya pemakaman bisa digunakan, dia menyerahkan ke Pemerintah Kecamatan Bintan Utara untuk membentuk badan pengelola TPU.

“Sudah bisa digunakan tapi nanti dibentuk badan pengelola oleh kecamatan,” kata dia.

Ke depan, kata dia, Dinas Perkim akan mengalokasikan anggaran untuk berbagai pekerjaan di TPU Sei Jago diantaranya pekerjaan pagar keliling dan daerah sudut batas makam.

Tidak hanya itu, kata dia, Dinas Perkim akan melakukan normalisasi daerah aliran sungai (DAS) di utara TPU Sei Jago.

BACA JUGA: Pematangan Lahan TPU Sei Jago Digesa, Targetkan Akhir Agustus Bisa Digunakan

“Normalisasi DAS lebih kurang 300 meter,” kata dia.

Pekerjaan yang juga akan dilakukan tahun depan, kata dia, pengerasan jalan di dalam area makam dan penataan lanskap.

“Kita juga akan membangun gedung tunggu atau musala dan kelengkapannya,” kata dia.

Dengan keterbatasan keuangan daerah, dia mengharapkan, pembangunan TPU Sei Jago dengan metode hybrid yang mengabungkan APBD Kabupaten Bintan dan swadaya masyarakat dalam bentuk hibah.

Tujuannya agar penyelesaian pembangunan TPU Sei Jago Tanjunguban lebih cepat terealisasi. (*)

reporter: slamet