Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4995

Rolling Stones Rilis Album ‘Hackney Diamonds’ setelah 2 Dekade

0
Rolling Stones yang terdiri dari (ki-ka) Ronnie Wood,76 Mick Jagger,80 dan Keith Richards,79 saat menghadiri acara peluncuran album baru mereka ‘Hackney Diamonds’ di London pada Rabu (6/9). (REUTERS/Toby Melville)

batampos – The Rolling Stones mengumumkan rilis album terbaru ‘Hackney Diamonds’ setelah dua dekade. Ini album musik orisinal pertama mereka dan yang pertama sejak kematian drummer Stones, Charlie Watts, yang bermain di dua lagu di album terbaru mereka.

Dikutip dari Reuters, Mick Jagger, Keith Richards, dan Ronnie Wood, anggota inti band berusia 61 tahun yang masih hidup, muncul di panggung teater London untuk membahas rekaman tersebut, sebelum pemutaran perdana video single ‘Angry’, yang menampilkan aktris Sydney Sweeney.

Baca juga:Posan Tobing Laporkan Tiga Personel Band Kotak Terkait Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

Frontman Rolling Stones, Jagger yang berusia 80 tahun mengatakan band ini sangat bersemangat untuk merekam musik baru. “Setiap hari kami memainkan dua atau tiga lagu, hal itu membuat kami tetap bersemangat,” katanya dilansir dari Reuters setelah peluncuran album.

“Album ini memiliki suara kontemporer, dengan campuran rock, balada, dance, dan hal-hal yang berbau country,” kata Jagger menambahkan.

Richards, yang menjadi partner lama dalam penulisan lagu dengan Jagger adalah salah satu yang bertahan paling lama dan sukses di dunia musik rock, mengatakan kematian Watts pada 2021 telah mendorong mereka untuk merekam musik baru.

“Saya pikir karena meninggalnya Charlie, kami merasa bahwa kami harus terus maju dan kami harus tetap mempertahankan identitas dan berkata ‘Hei, ini hanya rock and roll’, tapi Anda tahu di sinilah kami,” ujar Richards yang berusia 79 tahun tersebut.

Mantan basist Stones, Bill Wyman; drummer baru Steve Jordan; mantan anggota Beatles, Paul McCartney; dan Stevie Wonder semuanya terlibat dalam penggarapan album baru ini kata grup tersebut pada sebuah pernyataan.

Wood mengatakan McCartney, yang memainkan bass di salah satu lagu, terpesona untuk dapat rekaman bersama band yang berdiri sejak 1962 ini, yang menyaingi The Beatles dalam pengaruh terhadap musik rock era 1960-an.(*)

Reporter: jpgroup

Prabowo Mencari yang Terbaik, Yenny Sebut Prabowo Toplist

0

batampos – Pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Yenny Wahid kemarin (6/9) berlangsung hangat. Prabowo menyebut mencari yang terbaik untuk menjadi cawapresnya. Sedangkan Yenny Wahid memastikan bahwa Prabowo merupakan toplist karena kesamaan visi.

Pantauan Jawa Pos (grup Batam Pos), Yenny datang tepat waktu seperti dijadwalkan sekitar pukul 17.00 di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara. Tampak Prabowo langsung keluar rumah untuk menyambut Yenny. Mereka tampak berjabat tangan dan saling menebar senyum.
Setelah menyapa media, mereka nampak masuk ke rumah. Hampir setengah jam di dalam rumah, mereka lantas keluar. Prabowo dan Yenny lantas menemui Sinta Nuriyah, yang menyusul putrinya. Tampak Prabowo menyalami istri Gus Dur tersebut.

Beberapa saat mereka terlihat berbincang.

Kepada media, Yenny juga sempat bercanda. Dia mengaku bahwa Prabowo merupakan sosok yang berarti untuknya. Karena mempertemukan dirinya dengan suaminya kini Dhohir Farisi. ”Tanpa Mas Bowo, saya gak ketemu suami saya,” candanya. Prabowo lantas menimpali, pertemuan itu terjadi saat kampanye 2009 di Jawa Timur.

Prabowo mengatakan bahwa sebuah kehormatan dikunjungi keluarga dari Gus Dur, putrinya datang. Bahkan, Ibunda Sinta Nuriyah juga hadir. ”Saya memiliki hubungan dekat dengan keluarga Gus Dur sejak remaja. Sekarang juga masih remaja,” ujarnya lantas tertawa.

Apakah Yenny Wahid akan ditarik untuk mendapatkan suara Nahdlatul Ulama? Prabowo menjawab bahwa yang penting kerja sama untuk bangsa dan negara. Semakin dekat komunikasi, semakin ekspresif itu bagus. Kerja sama dibangun supaya nanti tepat pada waktunya.

”Komunikasi yang penting,” jelasnya.

Sementara Yenny menuturkan betapa pentingnya sosok Prabowo di Indonesia. Saat Indonesia dalam masa kemerdekaan, membutuhkan sosok Soekarno yang revolusioner. Lalu, Presiden Habibie yang mendasari negara dengan teknologi. Dilanjutkan Gus Dur dengan menerapkan kesetaraan.

”Pak SBY memberikan stabilitas dan Presiden Jokowi kini take off industrialisasi,” paparnya.

F. SALMAN TOYIBI/JAWA POS
Ketum Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Putri Presiden ke-4 RI, Yenny Wahid (kiri) menyambut kedatangan Istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah (tengah) di kediaman Prabowo, Kertanegara IV, Jakarta, Rabu (6/9).

Ke depan dengan meneruskan pemimpin sebelumnya, ada ketegangan geopolitik di Indonesia. Terutama terkait Taiwan, yang bila terjadi pergerakan akan berdampak ke rantai pasokan global. ”Kita butuh pemimpin yang mengerti geopolitik dan strategic thinking,” ujarnya.

Maka, lanjutnya, penting sebagai representasi kelompok Gus Dur untuk mendengar kebijakan ke depan dari Prabowo. ”Ke depan akan seperti apa,” jelasnya di samping Prabowo.
Bahkan, Yenny memberikan isyarat kepada Prabowo. Me-nurutnya, Prabowo merupakan toplist karena memiliki kesamaan visi. ”Sudah sama visinya,” ujarnya.

Menanggapi Yenny, Prabo-wo pun menuturkan bahwa saat ini masuk dalam satu tim koalisi. Ada yang masuk dan ada yang keluar. Tapi, yang diutamakan di mana-mana adalah adab.

”Adab kita budaya bermusyawarah,” jelasnya lalu bercanda, ”sudah tau kan siapa yang keluar?”

Dia mengatakan, karena itulah harus diutamakan mencari yang terbaik. Kalau hidup untuk bangsa dan negara, mau tidak mau pribadi harus dikalahkan.

”Benar-benar mencari terbaik,” paparnya.

Prabowo lantas menyebut negara harus benar-benar menyejahterakan rakyatnya. Menghilangkan kemiskinan dari Indonesia. Yang dirintis Presiden Jokowi harus dilan-jutkan. Kalau perlu dipercepat demi kesejahteraan rakyat.

”Kemakmuran bukan hadiah dari langit. Harus dikejar. Karunia Tuhan berupa alam yang kaya sudah ada,” tegasnya.

Dalam diskusi yang berlang-sung di Rumah Pemenangan Relawan Prabowo, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo juga buka suara soal cawapres ideal untuk Prabowo

”Ada pertanyaan mengenai cawapres Pak Prabowo dari NU, saya kira itu sangat ideal,” ungkap dia. Namun demikian, semua tetap bergantung pada keputusan koalisi partai yang mendukung ketua umum Partai Gerindra itu maju dalam pilpres tahun depan.

Berkaitan dengan pertemuan antara Prabowo dengan Yenny kemarin sore, Hashim menyampaikan bahwa pihaknya sudah lama mengenal putri mendiang Gus Dur itu. Dia menyebut, suami Yenny pernah bersama-sama di Partai Gerindra.

”Kami sangat kenal, sangat dekat. Mba Yenny luar biasa,” imbuhnya.

Dia pun mengakui bahwa Yenny termasuk salah satu kandidat yang pantas untuk menjadi cawapres Prabowo. ”Di antara yang lain, pantas lah beberapa (kandidat) cawapres,” tambah dia.

Namun demikian, sejauh ini Hashim menyebut belum ada rencana pengumuman atau deklarasi cawapres untuk berduet dengan Prabowo. Dia menekankan bahwa pihaknya masih harus berkomunikasi dengan seluruh partai di Koalisi Indonesia Maju.

”Karena kami di sini mencalonkan presiden gabungan dari partai,” ujarnya.

”Politik adalah kompromi dan di koalisi kami ada beberapa partai,” sambung adik Prabowo tersebut. (Idr/syn/)

Pengusaha Hiburan Malam Batam Diduga Terlibat Kejahatan Love Scamming WN Tiongkok

0

 

batampos – Polisi Daerah (Polda) Kepri melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Divhubinter Polri dan Ministry of Public Security Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terus mengembangkan kasus love scamming, atau dikenal peme­rasaan melalui video call sex.

Hasil dari pengembangan tersebut, terungkaplah keberadaan 42 WN Tiongkok di Pulau Kasu, Belakangpadang yang merupakan jaringan love scamming di Kawasan Industri Kara, beberapa waktu lalu.

Jaringan kejahatan internasional love scamming di Batam disinyalir dibantu seorang pengusaha hiburan malam dan hotel di Batam. Bahkan, praktik love scamming tersebut disediakan di hotel milik pengusaha berinisial AM tersebut.

Dalam sindikat ini, AM bekerja sama dengan seorang WN Tiongkok berinsial Ay dan diduga sudah mengantongi identitas atau KTP Indonesia.

Bahkan, usai polisi mengob-rak-abrik sindikat ini, keduanya disinyalir kabur ke nega-ra tetangga, Malaysia.

”Dari hasil penyelidikan kami, ada warga Indonesia yang membantu dan memfasilitasi kemudian yang memberikan tempat kepada mereka,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Nasriadi, Rabu (6/9).

Nasriadi tidak merinci dengan detail siapa sebenarnya AM tersebut, sebab pihaknya masih melakukan pendalaman. Namun, ia meyakini ada keterlibatan WNI.

Untuk memastikan keterlibatan pengusaha tersebut, pihaknya akan melakukan tracing aset usaha, properti, kendaraan, tempat persembunyian, hingga mengarah ke money laundry.
Nasriadi menegaskan bahwa saat ini Ditreskrimsus tengah melakukan pelacakkan (tracing) aset atau money laundry dengan aset-aset yang dibeli dan usaha lainnya dari kejahatan love scamming.

”Baik itu aset properti, usaha, kendaraan, maka itu semua akan kami lacak,” tegas dia.

Sementara itu, mobil mewah Aston Martin yang kini disita di Mapolda Kepri merupakan kendaraan dua tersangka WN Tiongkok. Dengan ditangkapnya dua orang tersebut, berarti jumlah tersangka di kasus pertama berjumlah 90 tersangka, dimana sebelumnya berjumlah 88 orang.

Tersangka tersebut hasil pengembangan pengungkapan love scamming yang berada di luar TKP Kawasan Industri Kara pada Selasa (29/8) lalu.

”Kami akan cek di mana mobil ini dibeli dan indentitas kendaraan tersebut, sejauh mana mereka terlibat,” jelasnya.

Buron Polisi Tiongkok

Pengembangan kasus ini bermula saat tim gabungan Ditreskrimsus Polda Kepri, Divhubter Polri, dan Satreskrim Polresta Barelang mendapat laporan dari masyarakat yang disampaikan oleh Polsek Belakangpadang. Bahwa ada kegiatan WN Tiongkok di Pulau Kasu dan Pulau Bontong, Kecamatan Belakangpadang, Batam.

”Kami langsung mengamankan 10 WNA Tiongkok setiba di Pulau Kasu. Lalu kami menuju Pulau Bontong. Para WNA ini sudah melarikan diri ke hutan, dan kami melakukan pengejaran dan mengamankan dua orang WNA,” sebut Nasriadi.

Setelah diburu, maka sebanyak 32 WN Tiongkok pun keluar dari persembunyiannya di dalam hutan. Kemudian dibawa ke Polsek Belakangpadang.

”Dari hasil pemeriksaan, mereka mencoba melarikan diri usai mengetahui adanya penangkapan. Salah satu otak pelaku Lin Yin Xiang merupakan otak pelaku dan DPO kepolisian Cina,” bebernya.

china
F. Dalil Harahap/Batam Pos
Polda Kepri mengekspos 42 WN Tiongkok di Mapolresta Barelang, Rabu (6/9). Mereka ditangkap di Pulau Kasu dan Pulau Bontong, Belakangpadang.

Lin Yin Xiang merupakan buronan paling dicari di negaranya di dalam perkara yang sama, yakni pemerasan berkedok cinta palsu alias love scamming.

Tersangka termasuk dalam 42 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang ditangkap pihak kepolisian di Pulau Kasu dan Bontong, Belakangpadang, sekira pukul 17.30 WIB, Rabu lalu.

Maka jumlah total tersangka sejauh ini berjumlah 132 orang. Dari pengungkapan pertama 90 orang, dan pengungkapan kedua 42 orang.

Nasriadi menambahkan bahwa pihaknya akan terus memburu kelompok lain yang diduga masih bercokol di Kota Batam. ”Dan baru didapati satu lokasi lainnya di Batam Center. Dan ini masih pendalaman ya,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada para pelaku love scamming agar menyerahkan diri secara lang-sung ke kantor polisi terdekat. Sebab indikasinya masih ada kelompok lain dari jaringan kriminal tersebut di kota industri ini, meskipun jumlahnya belum diketahui secara pasti.

”Dan kami juga akan menin-daklanjuti sekecil apapun informasi mengenai kejahatan ini,” tegasnya.

”Kami terus mengembangkan perkara ini. Sampai kami yakin, Kota Batam tidak dijadikan tempat melakukan tindak pidana,” tegas dia.

Nasriadi mengungkapkan, para WN Tiongkok yang datang ke Batam tidak secara berkelompok, melainkan secara estafet atau berkala. ”Mereka datang dengan alasan mencari kerjaan dan menggunakan visa kunjungan,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 32 unit handphone, satu unit laptop, uang tunai Rp 79 juta, 6 paspor, dan 13 id card.

Sementara itu, Humas Kantor Imigrasi Kelas IA TPI Batam, Ritus, mengatakan bahwa terkait WNA yang ada di Pulau Belakangpadang menjadi wewenang dari Imigrasi Belakangpadang. ”Saya masih di luar kota mbak. Ada tugas belajar,” ujarnya singkat saat diminta keterangannya.

Sedangkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Batam, Subkhi, saat dihubungi melalui pesan singkat dan telepon tidak merespons pertanyaan dari Batam Pos.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai, keterlibatan warga lokal dalam rencana penyelundupan WNA ke Malaysia ini dipastikan ada.

”Mana tahu mereka wilayah kita. Hanya warga lokal yang paham wilayah mana saja yang bisa menjadi pintu keluar tidak resmi. Kalau mau tuntas harus ditangkap semua, siapa saja yang terlibat,” tegasnya.

Ia meyakini keberadaan WN Tiongkok ini banyak berkedok wisata, dan bekerja sebagai tenaga kerja asing.

Ia menduga kehadiran mereka berkedok bekerja di perusahaan, namun pada akhirnya mereka menjalankan bisnis ilegal di Indonesia, khususnya Batam.

”Batam adalah daerah perbatasan. Sehingga kalau ada kasus, mungkin mereka cepat kabur ke negara tetangga. Jadi sangat diperlukan sekali koordinasi dan kerja sama berbagai pihak, terutama Imigrasi yang memiliki kewenangan soal WNA yang masuk ke Indonesia,” terangnya.

Lik Khai juga mendukung langkah Polda Kepri dalam menuntaskan jaringan sindikat WN Tiongkok ini. Menurutnya, jaringan ini menye-bar di Indonesia.

”Bahkan tidak sedikit WNA Tiongkok ini yang buka perusahaan di Batam, namun tak jalan, akan tetapi mereka tetap bisa bertahan. Menurut saya ini juga menjadi perhatian,” imbuhnya.

Terkait pintu masuk WN Tiongkok ke Batam, menurutnya bisa dari Bandara Soekarno-Hatta atau pelabuhan internasional di Batam.

”Ini perlu juga penjelasan dari Imigrasi mengenai data keimigrasian mereka. Mulai dari paspor, visa, dan dari mana mereka masuk. Ini harus jadi perhatian bersama,” tegas Lik Khai.

 

Kocar-kacir Lari ke Hutan hingga Menceburkan Diri ke Laut

Penangkapan 42 WN Tiongkok di Pulau Kasu, Belakangpadang, Rabu (5/9) lalu menyisakan cerita. Mereka bersembunyi di dua lokasi yakni Pulau Kasu dan Pulau Bontong.

Di Pulau Kasu, mereka berhamburan kocar-kacir menye-lamatkan diri begitu melihat kedatangan petugas. Bahkan beberapa di antaranya, lari tunggang langgang ke dalam hutan. Ada juga beberapa orang nekat menceburkan diri ke dalam laut.

Setelah diperingatkan petugas, barulah mereka akhirnya menyerah dan keluar dari persembunyianya. Ada juga beberapa orang yang ditarik paksa dari dalam air setelah tidak menggubris peringatan petugas.

”Ramai tadi pak, begitu polisi datang, mereka langsung lari ke hutan. Yang gak sempat kabur itu cebur ke laut,” ujar Amron, warga sekitar kepada Batam Pos, Kamis (6/9).

Amron mengatakan bahwa warga sekitar juga membantu penangkapan puluhan WN Tiongkok tersebut. Banyak warga yang langsung mengejar sehingga memudahkan polisi untuk menangkap. ”Mereka tak bisa bahasa Indonesia, jadi ketika kami tangkap mereka pasrah saja. Ada puluhan orang lah,” tambah Amron.

Amron mengaku baru mengetahui ada warga negara asing di wilayahnya. Ia menduga mereka baru beberapa hari berada di sana. ”Beberapa hari yang lalu saya lewat sana masih sepi, mungkin baru beberapa hari ini mereka tinggal di sana sehingga dilaporkan warga kepada petugas,” ungkap dia.

Penangkapan WN Tiongkok di Pulau Bontong tak kalah seru. Belum lagi petugas turun dari kapal, mereka sudah kocar-kacir belarian ke dalam hutan. Ada yang bersembunyi di bawah rumah warga dan bahkan terjatuh ke dalam air karena takut ditangkap polisi. ”Itu ada satu orang pria badannya memar-memar karena jatuh ke air,” ungkap Ali, warga lainnya.

Dikatakan Ali, tidak ada perlawanan dari mereka. Proses penangkapan ini berlangsung cepat.

”Mereka pasrah saat digiring petugas,” katanya. (*)

 

 

Reporter : Azis Maulana / Yofi Yuhendri / Yulitavia / Rengga Yuliandra
Editor : YUSUF HIDAYAT

Buronan Paling Dicari di China Ditangkap di Batam

0
WNA Love Dalil Harahap 13 scaled e1694004245788
Polda Kepri mengekspos WNA asal China yang diduga terlibat love scamming di Mapolresta Barelang, Rabu (6/9). WNA ini ditangkap di Belakangpadang. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Divisi Hubungan Internasional yang join operation dengan Ministry of Public Security of Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menangkap buronan paling dicari di China bernama Lin Yin Xiang.

Tersangka termasuk dalam 42 warga negara asing (WNA) asal China yang ditangkap pihak Kepolisian di Pulau Kasu dan Bontong, Belakangpadang, Selasa sekira pukul 17.30 WIB.

Para pelaku merupakan kelompok lain dari kasus love scamming yang saat ini tengah dalam pengembangan pihak Polda Kepri.

Baca Juga: 132 WN Tiongkok Ditangkap di Batam dalam Sepekan, Ini Kasusnya

“Mereka bersembunyi di rumah warga yang saat itu sudah melarikan diri,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Rabu (6/9).

Penangkapan pertama dilakukan di Pulau Kasu, dengan total 10 pelaku. Kemudian polisi kembali menangkap pelaku lainnya di Pulau Bontong sebanyak 32 WNA.

“Mereka ini bersembunyi setelah mendapatkan informasi kalau rekan-rekannya sebelumnya yang di Industri Kara telah kami amankan,” kata dia.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 32 unit telepon genggam, satu unit laptop, uang tunai Rp79 juta, enam paspor dan 13 kartu pengenal berkewarganegaraan China.

Baca Juga: Puluhan WN China Kocar-Kacir Lari ke Hutan saat Digerebek di Belakangpadang

“Kami akan dalami dari mana uang ini mereka dapatkan. Dan kami juga akan melalukan pengecekan aset apakah ada unsur money laundry,” kata dia.

Nasriadi mengungkapkan, total WNA China yang saat ini telah diamankan pihaknya berjumlah 132 orang. Tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang saat ini masih berada di Kota Batam.

Ia mengimbau agar para pelaku yang masih bersembunyi untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian terdekat.

“Lebih baik serahkan diri, sebelum pihak kepolisian menangkap,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Jelang Pemilu, Warga Batam Urus Pindah Memilih

0
IMG 20230805 WA0047 e1691315773265
Posko layanan pindah memilih di kantor KPU Batam.

batampos – Menyambut pesta demokrasi yang akan diselenggarakan Februari 2024 mendatang, ratusan warga sudah mulai urus surat keterangan pindah memilih.

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi mengungkapkan surat pindah memilih ini dibutuhkan untuk memilih di tempat domisili ketika pemilihan berlangsung.

Bagi mereka yang hendak pindah memilih untuk mengurus langsung ke Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau KPU Kabupaten/Kota.

“Untuk pengurusan pindah memilih ini harus dilakukan sendiri, dan hanya tersedia layanan offline atau manual,” kata dia, Rabu (6/9).

Baca Juga: Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemko Batam Menunggu Keputusan Pusat

Ia mengungkapkan untuk Batam jumlah warga yang sudah urus pindah memilih mencapai 110 orang. Enam di antaranya berencana memilih di luar negeri, dan menjadi pemilih luar negeri (PLN).

“Kami ingin pemilih tidak kehilangan hak mereka. Jadi kami juga mendorong warga yang ingin pindah untuk mengurus pindah memilih agar tetap bisa memilih saat pemilihan nanti,” ujarnya.

Selain pindah ke luar dari Kota Batam, ada juga warga pindah masuk, dan mendaftar sebagai pemilih di Batam, terdapat 59 orang mulai dari antar kelurahan, maupun kecamatan.

Baca Juga: Berlakukan Parkir Paralel, Bangunan di Greenland Akan Dibongkar

Warga bisa mengajukan pindah memilih paling lambat sepekan atau H-7 sebelum pemilihan berlangsung.

Ia melanjutkan, berbagai syarat dan ketentuan pindah memilih itu dapat dilihat di laman maupun sosial media KPU Batam. Selain itu, ada juga sejumlah posko di setiap kecamatan.

“Pindah memilih ini akan membantu KPU dalam menetapkan jumlah pemilih di satu TPS. Karena berhubungan juga dengan logistik pemilu,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan, Perbankan Syariah Perkuat Implementasi GRC Terintegrasi

0

 

Perbankan syariah perlu memperkuat implementasi governance, risk, and compliance (GRC) terintegrasi dalam merealisasikan pertumbuhan berkelanjutan, yang sesuai dengan kebijakan dan regulasi yang berlaku. Pasalnya, penerapan GRC terintegrasi dapat mensinergikan aspek governance structure, risk management dan compliance, serta environment dan social.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Hery Gunardi di acara Seminar Nasional Asbisindo yang mengangkat tema ‘Implementasi Governance, Risk, & Compliance (GRC) Terintegrasi pada Perbankan Syariah di Era 4.0’.

“Asbisindo sebagai wadah perkumpulan bank-bank syariah di Indonesia berkomitmen untuk terus membina dan mengembangkan bank syariah agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Oleh karenanya, Asbisindo juga senantiasa menjadi mitra utama bagi pemerintah dan regulator dalam upaya pengembangan industri perbankan syariah di Tanah Air,” ujar Hery yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI).

Dia melanjutkan, penguatan penerapan GRC terintegrasi sangat penting mengingat potensi pertumbuhan perbankan syariah di Tanah Air sangat besar. Bahkan pertumbuhan bisnis perbankan syariah di Indonesia masih terus melampaui industri perbankan nasional saat ini. Baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun dana pihak ketiga (DPK) yang ketiganya tumbuh double digit.

Aset perbankan syariah nasional pada posisi Mei 2023 tumbuh 15,52% secara tahunan / year on year (YoY). Adapun pembiayaan tumbuh 19,27% YoY. Sedangkan DPK menanjak sekitar 15,02% YoY. Sementara itu pada periode yang sama, aset perbankan nasional tumbuh 6,96%, pembiayaan 9,39%, dan DPK 6,55%.

Hery menilai, tingkat pertumbuhan tersebut merupakan indikator yang menunjukan masih besarnya potensi industri perbankan syariah nasional. Hal itu dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan oleh bank-bank syariah di Indonesia.

Dia pun melanjutkan, GRC terintegrasi akan mampu menjawab tantangan perbankan syariah di Era 4.0. Di mana era tersebut memiliki karakteristik banking everywhere, sehingga bank dituntut dapat memberikan layanan kepada nasabah di luar channel milik perbankan. Dalam hal ini, digitalisasi mengubah cara hidup, bekerja, dan berinteraksi satu sama lain.

Adapun berbagai tantangan tersebut seperti, ketidakpastian karena ketidakstabilan ekonomi, kekhawatiran terhadap risiko lingkungan, peningkatan kompleksitas dan regulasi, kinerja bisnis, keberlanjutan, tuntutan pemangku kepentingan, serta pendekatan terpadu dalam mendukung pengambilan keputusan.

“Oleh karena itu melalui implementasi GRC terintegrasi yang efektif, perbankan dapat memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Perbankan juga dapat mengelola risiko dengan lebih baik dan menjaga integritas dalam operasional mereka. Hal ini menjadi langkah strategis membangun perbankan syariah di masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya menegaskan.

Dalam acara yang sama, Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah dan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bambang Widjanarko mengatakan, topik yang diangkat Asbisindo ini sangat penting mengingat berbagai tantangan yang dihadapi perbankan, khususnya perbankan syariah. Oleh karena itu melalui penerapan GRC terintegrasi, industri perbankan syariah nantinya diharapkan bisa menghadapi ketidakpastian, maupun risiko perbankan yang semakin kompleks di masa depan.

“Tentu saja bagi perbankan syariah harus beyond dari konvensional. Maka semakin berat kita untuk mempersiapkan hal itu,” ujarnya.

Dia melanjutkan, penguatan implementasi GRC terintegrasi dapat meningkatkan ketahanan dan daya saing perbankan syariah. Sebab, lanjutnya, pemerintah ingin struktur perbankan termasuk perbankan syariah di dalam negeri, mempunyai ketahanan, ketangguhan dan berdaya saing.

“Perbankan syariah ini minimal kualitas layanan dan produknya sama dengan konvensional. Kita harapkan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi. GRC meskipun 3 huruf tapi dampak dan cakupannya luas. Karena dampak sosial dan ekonominya, serta kaitannya dengan dana sosial saya kira itu luar biasa,” imbuhnya.

Pentingnya Integrasi
Pada kesempatan yang sama, Muliaman Hadad yang merupakan Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2012-2017, mengatakan pertumbuhan perbankan syariah sejak tahun 2000 selalu lebih tinggi dari industri perbankan nasional dan selalu double digit. Di sisi lain, secara market share tidak terlalu banyak berubah, masih di kisaran 7%. Oleh karena itu, menurutnya pertumbuhan perbankan syariah yang tinggi sulit berkelanjutan dan memperluas pangsa tanpa didukung dengan compliance dan governance yang baik.

“Artinya bagaimana mengintegrasikan tiga pilar penting dalam GRC ini menjadi tantangan kita. GRC terintegrasi ini menjadi strategi sekarang, integrated approach. Terutama mengelola risiko. Tidak lagi dilihat stand alone function dan dilihat sebagai salah satu cara untuk mendorong pertumbuhan berkesinambungan. Kita tahu good governance adalah salah satu cara untuk membangun ketahanan dari suatu lembaga,” tuturnya.

Oleh karena itu, Muliaman menyebut ada beberapa hal penting yang menjadi fokus agar GRC menjadi lebih terintegrasi. Pertama adalah teknologi. Intinya bagaimana perbankan syariah me-leverage teknologi untuk membangun GRC yang lebih terintegrasi.

Kedua, membangun GRC yang lebih agile. Karena GRC yang agile dapat mengantisipasi berbagai tantangan termasuk cyber risk. Ketiga, agenda besar penerapan GRC ke depan terkait kultur, terutama budaya risiko. “Kita ketahui bersama harus membangun risk culture, dan educate staff untuk membangun teknologi. Membangun risk culture ini menjadi sesuatu yang terus-menerus berlanjut,” katanya.

Keempat adalah membangun isu prinsip environmental, social dan governance (ESG) di dalam konteks GRC. Kelima, pengetahuan mengenai GRC perlu didorong, terutama di kalangan top management. Sebab GRC itu adalah board level responsibility.

“Keenam adalah perubahan peraturan mengenai GRC. Framework ini perlu ada sehingga perbankan kita bisa mengembangkan manajemen risiko, compliance, dan governance. Kemudian ada istilah penting, yaitu AI sehingga data driven manner itu penting. Kita di dalam ekosistem, jadi data driven manner itu harus menjadi part of our GRC in the future,” pungkasnya. (*)

KM Kelud Naik Dok, Tidak Ada Kapal Pengganti Tujuan Belawan dan Tanjungpriok

0
KM Kelud yang biasa melayani rute ke Karimun

batampos– Mulai Kamis (7/9), KM Kelud berhenti operasi selama dua pekan. Hal ini disebabkan, moda transportasi laut milik BUMN, PT (Persero) Pelni yang biasa melayari Tanjungbalai Karimun ke Tanjungpriok Jakarta maupun Belawan Medan, mulai naik dok.

“Selama dua pekan ke depan mulai 7 September hingga 22 September mendatang, KM Kelud naik dokvatau perawatan kapal yang dilaksanakan setiap tahunnya,” terang Kepala Cabang Pelni Tanjung Balai Karimun Sucipto, Rabu (6/9).

BACA JUGA: Tiket KM Kelud Tujuan Belawan Ludes Terjual

Dengan demikian, bagi masyarakat Karimun yang ingin menggunakan transportasi laut KM Kelud bisa memesan tiket setelah tanggal 22 September mendatang. Sebab, untuk tujuan Tanjungbalai Karimun ke Tanjungpriok Jakarta maupun Belawan Medan tidak ada pengganti.

“Alhamdulillah, paska perubahan tarif harga tiket kapal Pelni beberapa waktu lalu, animo masyarakat menggunakan kapal KM Kelud tetap tinggi. Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, walaupun KM Kelud naik doking, pihaknya tetap melayani pemesanan tiket untuk berbagai tujuan. Artinya, masyarakat bisa beli tiket kapal Pelni untuk tujuan lain, selain Belawan dan Tanjungpriok.
Sehingga, KM Kelud pada hari Rabu, hari terakhir belajar tujuan Tanjungpriok Jakarta yang berangkat mencapai 105 orang dan turun 175 orang.

“Untuk rute Tanjungbalai Karimun tetap dalam satu bulan dua kali masuk. Dengan dibantu KM Gandha Nusantara 07, dan KM Gandha Nusantara 08 untuk naik KM Kelud yang bersandar di tengah laut,”ucapnya.

Sementara pantauan di lapangan, para calon penumpang KM Kelud secara antre menaiki KM Gandha Nusantara 07 dan 08 dengan membawa tentengan barang baik itu koper maupun kotak.

”Pulang sebentar bang. Jumpa keluarga, nanti ke Balai lagi tunggu KM Kelud jalan lagi,” ucap Yanto salah seorang warga Karimun. (*)

reporter: ichwanul fahmi

DPRD Kepri : Tanjungpinang Darurat Dokter Spesialis

0

batampos-Legislator DPRD Provinsi Kepri dari Daerah Pemiihan (Dapil) Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Rudy Chua mengatakan, Tanjungpinang saat ini darurat dokter spesialis. Salah satunya adalah tenaga dokter onkologi.

“Boleh dikatakan, Tanjungpinang saat ini darurat dokter spesialiasi. Bidang yang mendesak untuk disediakan adalah onkologi atau spesialis kanker,” ujar Rudy Chua, Rabu (6/9/2023) di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hanura ini menegaskan, dari penelusurannya di lapangan, Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Tanjungpinang yang merupakan rumah sakit rujukan di Provinsi Kepri belum memiliki dokter spesialisi dibidang tersebut. Bahkan mereka harus menggunakan jasa dokter spesialis kanker dari Batam.

“Keterbatasan ini yang menjadi penyebab banyak pelayanan di RSUD RAT menjadi sering terganggu. Tentu ini adalah masalah serius yang harus segera dicari solusinya,” tegasnya.

Lebih lanjut katanya, dengan kondisi ini, sehingga membuat banyak pasien kanker yang terpaksa dirujuk ke Kota Batam untuk melakukan kemo. Sementara fisik penderita kanker yang sudah kemo kondisinya sangat lemah. Ditegaskannya, karena ini berkaitan dengan kebutuhan pelayanan medis, Pemprov Kepri harus segera bertindak.

BACA JUGA: Ketua Komisi III DPRD Kepri Sorot Banjir Perkotaan

“Kita tidak ingin, kebutuhan pelayanan kesehatan bagi penderita kanker terganggu, karena tidak adanya dokter spesialis,” tegasnya lagi.

Pembina Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Provinsi Kepri juga mengatakan, terkait keluhan penderita kanker ini, pihaknya
bersama pengurus Yayasan Pejuang Kanker Tanjungpinang melakukan audiensi dengan pimpinan BPJS Kesehatan mengenai pembiayaan bagi pasien kanker yang ditanggung oleh BPJS.

“Lewat audiensi ini, kita minta penjelasan terkait pembiayaan pasien kanker yg ditanggung oleh BPJS. Terkait perawatan luka pasien kanker yang harus rutin dilakukan. Begitu juga bagi pasien yang telah memasuki fase metaverse atau yang sudah berat,” ungkapnya.

Disebutkannya juga, RSUD RAT Tanjungpinang harus menggunakan jasa dokter dari RSAL. Namun karena dokter terkait pindah tugas, maka harus dirujuk ke Batam bagi pasien kanker. Sementara untuk Obgyn Onkologi selama ini dibantu dr. Gumilang dari RSBP Batam.

“ Namun sekarang tidak bisa ke Tanjungpinang, kecuali hari Sabtu dan Minggu. Akan tetapi rencana RSUD RAT membuka Klinik Kemo pada Sabtu-Minggu masih belum terwujud sampai saat ini,” tutup Rudy Chua.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Moch Bisri mengakui, RSUD RAT Tanjungpinang sampai saat ini belum memiliki dokter spesialis jantung dan kanker. Idealnya, setiap Kabupaten/Kota memiliki dokter spesialis seperti penyakit dalam, anak, bedah dan anestesi.

“Apabila ada kasus yang membutuhkan operasi jantung, masih dirujuk ke Jakarta, Medan dan Padang. Sekarang ini, masih sebatas pasang ring saja,” ujar Moch Bisri. (*)

reporter: jailani

Polisi Dalami Keterlibatan Warga Indonesia dalam Kasus Love Scamming di Batam

0
WNA Love Dalil Harahap 13 scaled e1694004245788
Polda Kepri mengekspos WNA asal China yang diduga terlibat love scamming di Mapolresta Barelang, Rabu (6/9). WNA ini ditangkap di Belakangpadang. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri masih terus mendalami kasus love scamming atau pemerasan berkedok cinta palsu yang terjadi di Kota Batam yang melibatkan warga negara asing asal China.

Namun, polisi juga akan melakukan pendalaman terkait dugaan adanya keterlibatan warga negara Indonesia dalam kasus ini. Beredar informasi dugaan adanya pengusaha di Batam berinisial AM terlibat dalam kasus ini.

Dari informasi yang diterima, AM telah melarikan diri ke Malaysia bersama WNA Cina berinisial A.

“Dari hasil penyelidikan kami, ada warga Indonesia yang membantu dan memfasilitasi kemudian yang memberikan tempat kepada mereka,” kata Direktur Reserse kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Rabu (6/9).

Baca Juga: Puluhan WN China Kocar-Kacir Lari ke Hutan saat Digerebek di Belakangpadang

Nasriadi tak merincikan dengan pasti siapa warga Indonesia yang terlibat dalam kasus ini, sebab pihaknya masih melakukan pendalaman. Namun, ia meyakini adanya keterlibatan WNI dalam kasus ini.

“Kami masih melakukan proses pendalaman. Kami akan cek apa saja perannya dan keuntungan apa yang dia dapat dari hasil kejahatan ini,” kata dia.

Polisi juga saat ini tengah melakukan pencarian atau pelacakan aset dan dugaan pencucian uang terkait kasus ini.

“Berupa aset properti, usaha, kami masih dan akan terus tracing,” kata dia.

Baca Juga: Polisi Akan Libatkan Psikologi Terkait Kasus Pembunuhan Bayi Oleh Ibu Kandungnya

Temuan mobil Aston Martin yang kini berada di Polda Kepri juga akan didalami mulai dari kepemilikan hingga status mobil tersebut.

“Mobil itu kami amankan dari dua tersangka di luar Industri Kara. Yang punya masih didalami, apakah itu terhutang atau sudsh lunas masih proses pendalaman,” kata dia.

Selain itu, polisi juga akan terus mencari kelompok-kelompok lain dari WN China yang diduga masih berada di Kota Batam.

“Kami terus mengembangkan perkara ini. Sampai kami yakin, Kota Batam tidak dijadikan tempat melakukan tindak pidana,” kata dia.

Ia pun mengimbau kepada WNA yang masih belum tertangkap untuk menyerahkan diri secara langsung ke kantor polisi terdekat.

Nasriadi mengungkapkan, para WN China yang datang ke Batam tidak secara bergerombolan, melainkan secara estafet atau berkala.

“Mereka datang dengan alasan mencari kerjaan dan menggunakan visa kunjungan,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana

Yenny Wahid di Depan Prabowo: Saya Buat Keputusan Lama, Tetapi Pasti Setia

0
Yenny Wahid bertamu ke rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9). (Istimewa)

batampos – Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid mengaku suka lama mengambil keputusan politik. Oleh karena itu, sampai sekarang Yenny juga belum menyatakan mendukung secara resmi ke Prabowo.

Meski begitu, Yenny menilai Prabowo adalah sosok yang dibutuhkan sebagai pemimpin. Dia mengakui secara terbuka, Prabowo menjadi kandidat teratas yang akan didukung olehnya pada Pilpres 2024.
“Kenapa kita butuh figur seperti Prabowo? Karena saya percaya setiap zaman membutuhkan pemimpinnya,” kata Yenny kata usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (6/9).
Ia mengatakan, Prabowo adalah capres prioritas teratas untuk didukung karena sudah ada kesamaan visi. Yenny mengatakan akan mempertimbangkan dukungannya dan lebih dulu berziarah ke makam sang ayah.
“Saya lama kalau buat keputusan tapi sekali buat keputusan saya setia,” kata Yenny.
Diketahui, Yenny Wahid menyatakan Prabowo Subianto menjadi Bacapres prioritas untuk mendapat dukungan dari Gusdurian. Yenny menyatakan sudah ada kesamaan visi setelah melakukan komunikasi dengan Prabowo.
“Secara rasional, berkomunikasi dengan pak Prabowo, pak Prabowo ini punya visi yang sangat luar biasa, bagi kami pak Prabowo ini top list,” kata Yenny usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9).
Meski begitu, dukungan secara resmi belum diberikan. Sebab, Yenny akan terlebih dahulu menjalani pertimbangan spiritual dengan berziarah ke makam ayahnya.
“Realitas paling utama karena ada kesamaan-kesamaan visi, jadi secara rasional itu mungkin kita sudah bisa punya kesamaan-kesamaan, tinggal menapaki mekanisme spiritual dulu,” jelasnyajelasnya.  (*) 
Reporter: JP Group
Play sound