
batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, lewat APBD TA 2023 ini, Pemprov Kepri mulai membenahi sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Tanjungpinang. Pembangunan ini dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir.
“Selain merevitalisasi beberapa objek penting, penanggulangan banjir menjadi salah satu yang digesa oleh Pemprov Kepri,” ujar Ansar Ahmad, Kamis (5/9) lalu.
Dijelaskannya, pada tahun anggaran 2023 ini, Pemprov Kepri mendapatkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp12,478 miliar untuk pembangunan box culvert di tiga titik sekaligus. Ketiga lokasi tersebut adalah Jalan Raja Haji Fisabilillah dan dua titik di Simpang Jaln Adi Sucipto – Gesek atau kawasan Tugu Tangan.
“Pekerjaan ini diharapkan mengatasi beberapa titik banjir di ibukota, khususnya di beberapa ruas jalan” jelas Gubernur.
Gubernur berharap setiap kali hujan turun, masyarakat tidak perlu khawatir lagi akan jalan yang tergenang dsn banjir di wilayah tersebut. Dengan penanganan drainase (pembangunan box culvert) ini akan membagi air yang selama ini jika hujan turun akan bertumpu di satu titik sehingga terjadi genangan banjir.
BACA JUGA: Hujan, Sejumlah Wilayah Karimun Dikepung Banjir
“Nah, inilah penyebab karena belum sistem pembagian air dan masih satu muara membuat sering banjir menimpa ruas jalan tersebut,” paparnya.
Gubernur Ansar juga meminta masyarakat bersabar terhadap masih ditutupnya beberapa ruas jalan akibat pembangunan tersebut. Ia berharap pekerjaan dapat selesai dengan baik dan tepat waktu. Ia minta agar pihak kontraktor yang bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan target yang telah ditentukan.
“Pekerjaan harus selesai tepat waktu, sehingga akses jalan bisa segera dibuka. Karena lokasi pekerjaan adalah lintasan utama,” tutup Gubernur.
Di kesempatan terpisah, PPTK Kegiatan Suji Hartanto mengatakan pekerjaan ini menggunakan dana APBN melalui Satker Perangkat Daerah Tugas Pembantuan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kepulauan Riau pada Dinas PUPP Pemprov Kepri.
Pekerjaan dimulai dari 14 Maret 2023 yang lalu dengan masa pelaksanaan 291 Hari Kalender atau selesai pada Desember nanti.
Menurut Suji, sampai saat ini secara rekapitulasi, pekerjaan pembangunan 3 box culvert ini sudah mencapai 50 persen. Disebutkannya, pekerjaan di Jalan Raja Haji Fisabilillah tinggal pengaspalan, sedangkan di tugu tangan akan mulai dikerjakan box culvert pada simpang jalan dari bandara setelah pekerjaan pada simpang dari arah RSUP selesai.
“Karena pengaturan pengalihan jalan. Meskipun demikian, kita optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu,” ujar Suji Hartanto. (*)
reporter: jailani


batampos-Tahanan kasus narkoba inisial babak belur dihajar oleh empat tahanan lainnya di sel Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (6/9) lalu.


batampos– Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menetapkan 7 orang tersangka dalam bentrokan di Pulau Rempang, Kamis (7/9). Sebelumnya, polisi menangkap 8 orang dari lokasi yang diduga sebagai provokasi.



