Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5005

Lavish Tahap I Serah Terima Tepat Waktu

0

 

batampos  – CitraLand Megah- Lavish Tahap I melakukan serah terima kunci kepada konsumen. Hal ini menandai hunian mewah ini sudah bisa menjadi tempat tinggal baru konsumen berkonsep Eco Culture ini.

Lavish Hills e1639628682469

Head Department Sales & Marketing Ciputra Group Project Batam, Robby Juanphilibert Anggajaya mengatakan setelah menyelesaikan pembangunan, Lavish Tahap I sampai di titik ini.

“Kami sangat berbahagia sekali, akhirnya bisa mempersembahkan sebuah hunian nyaman bagi konsumen kami. Serah terima ini sudah kami mulai sejak 12 Agustus lalu,” kata dia, Jumat (1/9).

Ia mengucapkan terima kasih kepada konsumen yang mempercayakan proyek di Lavish Tahap I ini sebagai hunian. Setelah proses serah terima unit rumah selesai, langkah berikutnya developer akan memfasilitasi proses penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) untuk proses balik nama sertipikat ke nama konsumen.

Lavish Tahap I ini merupakan salah satu cluster mewah di Citraland Megah Batam, yang dikembangkan oleh Grup Ciputra.

Robby mengatakan dalam proses pembangunannya, Lavish Tahap I ini berhasil menyelesaikan pembangunan sesuai dengan ketepatan waktu.

“Kami senang bisa memenuhi ekspetasi atau kebutuhan dari konsumen. Sebuah hunian berkonsep Eco Culture yang dilengkapi berbagai fasilitas yang bisa memanjakan konsumen,” jelasnya.

Sebagai ungkapan terima kasih terhadap kepercayaan konsumen untuk memilih Lavish Hills tahap 1, Citraland Megah memberi hadiah yang bermanfaat kepada konsumen yang telah melakukan serah terima.

Pertama, untuk mewujudkan Eco Culture yang menjadi ciri khas semua kawasan hunian dari Grup Ciputra, area taman dari setiap rumah telah ditanam satu pohon. Pohon ini tak hanya menambah nilai estetika pada setiap rumah, tetapi turut berkontribusi bagi pelestarian kualitas udara untuk menjaga Kesehatan penghuninya.

“Kami memahami kebutuhan dasar konsumen. Voucher Moving Service diberikan supaya konsumen terbantu saat akan pindah ke rumah baru di Lavish Hills Tahap 1. Tentunya semua layanan ini dikerjakan oleh staf yang professional di bidangnya.” Ucap Robby.

Layanan ini merupakan program service residance. Beberapa layanan yang aktif untuk saat ini adalah moving service, cleaning service, handyman, service AC, dan kedepan akan terdapat clinic online, laundry, dll.

“Sehingga para penghuni dapat tinggal dengan nyaman, aman dan praktis di CitraLand Megah, demi kehidupan yang lebih baik sesuai dengan tag line kita yakni Living Better”, tambah Robby.

Citraland Megah mendapatkan respon positif dengan headline “Service-nya keren, Developer Ciputra emang terpercaya dan berkualitas bagus.

Salah seorang konsumen Lavish Tahap I, Purwinasih mengatakan sebagai konsumen ia merasa sangat puas dengan hunian ini. Konsep rumah mewah, dan moderen menambah kemewahan rumah.

“Konsep rumahnya bagus-bagus. Kesan untuk bangunannya juga rapi banget dan untuk lingkungan rumah bagus banget. Banyak taman hijaunya, jadi udaranya segar.” sebutnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

PDAM Tirta Mulia Hentikan Distribusi Air Bersih Akibat Pipa Bocor

0
Jalan Sidomulyo yang tergenangi rembesan air akibat kebocoran pipa PDAM.

batampos– PDAM Tirta Mulia Karimun melakukan penghentian sementara pendistribusian air bersih selama dua hari, 2-3 September 2022.
Sebab, terjadi kebocoran pipa JDU Jl. Sidomulyo Bukit Tiung, Kecamatan Karimun.

Kebocoran pipa 8 inci tersebut, sudah diketahui sepekan lalu. Namun karena bertepatan kegiatan kunjungan menteri, perbaikan terpaksa ditunda.

“Kalau kami paksakan perbaikan waktu itu, takut kegiatan kunjungan menteri terganggu. Sebab, distribusi air bersih pipa Bukit Tiung sampai ke Coastal Area pusat kegiatan,” ujar Direktur PDAM Tirta Mulia Karimun, Herry Budhiarto ST, Jumat (1/9).

Dikatakan Herry, untuk perbaikan kebocoran pipa tersebut membutuhkan waktu. Sebab, harus dilakukan penggalian untuk memastikan titik kebocoran.

“Kami prediksikan masa perbaikan memakan waktu dua hari (Sabtu-Minggu). Dan kita mulai kerja menggali besok, sehingga distribusi air bersih terganggu,” tutur Herry mengharap pengertian pelanggan.

BACA JUGA: 200 Pelaku UMKM Manfaatkan Pinjaman Modal Usaha Lewat BRK Syairah

Adapun daerah terdampak pemutusan distribusi air bersih akibat perbaikan pipa yakni, Perum Bati Indah, Perum Bukit Carok, Perum Karimun Bestari, Perum Fantasi.

Ikut terdampak Jalan Pertambangan, Sidomulyo, Lubuk Semut, Telukair, Pelipit, Jalan Bakti, dan Jalan Telaga. Terkait penyebab kebocoran pipa terjadi , Herry mengaku belum bisa mengetahui secara pasti.

“Belum tahu faktor kebocoran. Makanya harus digali. Kalau bicara pipa, rasanya belum lama diganti,” papar alumnus Universitas Pasundan ini.

“Pastinya, estimasi perbaikan kita targetkan selesai maksimal 2×24 jam,” tegas Herry.

Untuk mengantisipasi selama perbaikan pipa, Herry meminta kepada pelanggan melakukan penghematan air. Termasuk melakukan menampung air hujan. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Polisi Kejar Penyedia Akomodasi untuk Pelaku Love Scamming

0
nasri
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi. foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos- Pasca membongkar kasus love scamming di komplek industri Kara, Batam Center, polisi terus melakukan pendalaman kasus. Selain mengejar pemilik gedung yang dipakai para pelaku dalam beraksi, polisi juga sedang memburu pelaku yang diduga menyediakan akomodasi bagi para pelaku. Dalam penggerebekan kasus love scamming ini, polisi meringkus 88 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok .

” Tidak hanya pemilik gedung di kawasan Kara Industrial tetapi juga pihak yang memfasilitasi pelaku itu masih kami dalami. Artinya saat ini kami saling berkoordinasi dari data yang didapat dari Kepolisian China,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Nasriadi, Kamis (31/8).
Nasriadi mengatakan, pihaknya juga mendalami adanya keterkaitan dengan kasus love scamming ini, termasuk yang memberikan akomodasi bagi para pelaku dalam menjalankan aktifitas love scamming. Kemudian kejahatan love scamming ini sudah berjalan dua bulan terakhir di tempat tersebut.
“Kami masih pendalaman keterkaitan pidana yang mereka lakukan dengan kasus ini, dan juga masih dalami apakah dua bulan sebelum itu mereka sudah menjalankan di Batam,” jelasnya.
Jadi para pelaku ini berpencar, pusat aktifitas nya di Kawasan Industri Kara, kemudian untuk melakukan aksi love scamminya ada tiga lokasi yang di gunakan.
“Mereka melakukan di tiga lokasi . Sebab untuk aksi love scamming itu butuh tempat khusus bagi wanita,” jelasnya.
Untuk data kerugian yang dialami korban-korban usai berkoordinasi dengan Kepolisian China ialah 10 ribu Yuan atau disamakan Rp 20 miliar.
Upaya pencegahan dari Polda Kepri agar Batam tidak menjadi lokasi aktifitas love scamming dengan saling berkoordinasi dan bertukar informasi dengan Divhubinter Interpol dan Ministry of Public Security Republik Rakyat Tiongkok (RTT).
“Artinya upaya pencegahan ini terus dilakukan agar Batam dan Kepri tidak dijadikan aktifitas love scamming dan paling utama juga laporan dari masyarakat yang siap ditindak lanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol Amur Chandra, menyampaikan pengungkapan ini memberitahu pihak luar bahwa wilayah Indonesia tidak menjadi tempat bagi para pelaku kejahatan trannasional crime.
“Kerja sama P to P sudah dideklarasikan di Labuan Bajo dan disepakati seluruh negara Asean beserta negara China, Korea Selatan dan pengungkapan love scamming adalah bentuk komitmen kami,” ujarnya.
Artinya setiap ada laporan informasi mengenai kejahatan internasional yang memasuki wilayah Indonesia, Interpol maupun dari Polri siap membantu menangani kejahatan trans nasional tersebut.
“Untuk penanganan love scamming akan terus dikembangkan dengan Kepolisian China. Sehingga wilayah Indonesia tidak aman bagi pelaku dan siap memberantas, dan memerangi nya,” ujarnya. (*)
reporter: aziz

Belum Ada Perintah Relokasi, Puskesmas di Galang Tetap Layani Masyarakat

0
Kadinkes Batam Didi F Cecep Mulyana e1652342756468
Kadinkes Batam Didi Kusmarjadi . F Cecep Mulyana

batampos– Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, sejauh ini belum ada perintah mengenai relokasi dua puskesmas disana, yakni Puskesmas Galang dan Puskesmas Rempang Jati di Rempang, Galang.

“Kami belum dapat perintah apa-apa mengenai relokasi puskesmas Galang. Demikian juga untuk puskesmas Rempang Jati agar segera dikosongkan juga belum ada perintah, ” ujar Didi, Jumat (1/9).
Namun begitu ia tetap memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang ada di Pulau Rempang, Galang, akan tetap diprioritaskan seiring adanya wacana Pembangunan Rempang Eco City. “Kita sudah buat rencana juga berdasarkan arahan pimpinan. Intinya untuk pelayanan kesehatan tetap akan berjalan, ” tambahnya.
Dikatakan Didi, rencananya Puskesmas Galang akan direlokasi sesuai dengan lokasi yang akan ditetapkan bersama dengan kantor camat dan fasilitas lain. Sedangkan untuk operasional sementara jika direlokasi adalah Rumah Sakit Khusus Infeksi.
“Kita juga sudah siapkan rencana anggaran dan biaya pembangunan serta hal-hal pendukung lainnya, ” ucap Didi.
Sementara untuk Puskesmas Serumpang Jati jika nantinya juga akan termasuk untuk direlokasi, direncanakan relokasinya ke daerah Tembesi. Didi menyebutkan saat ini pihak Dinkes Batam telah memiliki lokasi dan tanah yang ada di Tembesi.
Sedangkan untuk operasional pengganti sementara jika terjadi relokasi dan pembangunan baru, maka pihaknya berencana menyewa beberapa ruko yang akan dijadikan Puskesmas di sekitar daerah Tembesi. “Itu rencana yang kita ajukan apakah disetujui pimpinan atau tidak belum tahu, ” tutur Kadinskes.
Menurutnya saat ini rencana anggaran biaya sudah diajukan untuk relokasi pembangunan baru dua Puskesmas serta penyewaan gedung untuk pelaksanaan pelayanan Puskesmas Rembang Jati untuk sementara waktu jika jadi direlokasi.
“Jadi kita sifatnya siap saja jika diperintahkan untuk segera melakukan relokasi. Untuk pelayanan kesehatan tetap berjalan jika nantinya dilakukan relokasi, ” papar Didi.
Untuk wilayah Rempang sendiri terdapat 2 puskesmas dan 8 puskesmas pembantu dan sejumlah pusat layanan terpadu. “Kalau posyandu kita tidak masukkandalam hitungan. Sebab, sudah diserahkan ke masyarakat dan tidak termasuk aset pemerintah daerah lagi, ” pungkasnya. (*)
reporter: rengga

Bangun Ekonomi Desa di 10 Provinsi, BSI Raih Apresiasi Indonesia Awards 2023

0

 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapatkan apresiasi “Special Recognition of Outstanding Initiative” dalam ajang Indonesia Awards 2023 atas insiatif perseroan membangun ekonomi desa di 10 provinsi di Tanah Air dengan menyentuh 4.095 orang penerima manfaat.

Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anton Sukarna (tiga dari kanan) menerima penghargaan Special Recognition of Outstanding Initiative atas inisiatif Program Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) di Jakarta, Kamis (31/08).

Inisiatif bank syariah terbesar di Tanah Air itu dalam membangun ekonomi desa dijalankan melalui program Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia). Adapun ajang Indonesia Awards 2023 yang bertema “Beyond The Limit” diselenggarakan oleh iNewsTV, Kamis (31/8).

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat ekonomi desa melalui Program Desa BSI, dengan penguatan sumberdaya lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini dilaksanakan melalui pendayagunaan dana ZISWAF.

“Pelaksanaan program difokuskan pada pengembangan klaster usaha pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan. Kami juga bekerja sama dengan BSI Maslahat dan melakukan pendekatan yang dilakukan dengan pendampingan intensif, baik teknis maupun dakwah islam,” tutur Anton Sukarna.

Melalui program ini, BSI membangun desa – desa di wilayah Indonesia yang memiliki potensi sumberdaya ekonomi sehingga nantinya mampu menjadi desa yang berkembang, baik dari sisi ekonomi, sosial dan spiritual.

“Hingga saat ini BSI telah membina 15 Desa, 4 Klaster di 10 Provinsi dengan 4.095 orang penerima manfaat,” ungkap Anton.

Dalam membantu desa binaan, kata Anton, BSI menerapkan strategi mulai dari aspek hulu hingga hilir. Mulai dari mengelola dan mendayagunakan dana ZIS kepada para mustahik penerima manfaat program, program pembinaan pengembangan klaster usaha, hingga akses pembiayaan dan kemudahaan akses ke pasar.

Menurut data BPS per Maret 2023, saat ini penduduk miskin di Indonesia mencapai 25,90 juta jiwa atau sekitar 9,36% yang mana 14,16 juta diantaranya atau 56,67% penduduk miskin berada di perdesaan. Anton menjelaskan bahwa hal ini lah yang melatarbelakangi program Desa BSI.

Anton juga mengatakan, melalui program ini BSI ingin memfasilitasi mustahik (penerima manfaat) melalui penguatan dan pengembangan sumberdaya ekonomi lokal sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Secara umum di Desa masih ada potensi sumberdaya ekonomi lokal yang masih dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga melalui program Desa BSI program kami mengarahkan komoditi yang dapat mendukung ketahanan pangan baik pertanian, peternakan, maupun perikanan yang sebagian besar di desa,” jelas Anton.

Terakhir, Anton menambahkan bahwa BSI akan terus berusaha untuk mencapai misinya menjadi menjadi bank yang memberikan kontribusi terbaik kepada ekonomi, lingkungan dan sosial, dengan menjadi top 5 bank di Indonesia dalam hal rasio pembiayaan berkelanjutan dan implementasi CSR.

“Kami harap BSI akan menjadi bank yang dapat memberikan akses keuangan berkelanjutan di Indonesia dengan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat,” pungkas Anton. (*)

Sampah Perusahaan Menumpuk Dekat Pemukiman Warga

0
sampah
Petugas DLH Kota Batam mengangkut tumpukan sampah liar di kawasan Bengkong Laut, beberapa waktu lalu Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos– Masyarakat Sungai Aleng, Kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung terusik dengan tumpukan sampah perusahaan di lahan kosong dekat kolam RT 01/RW 11. Pasalnya sampah campuran plastik, kabel dan pipa ini mulai menganggu kenyamanan warga.

Aktifitas pembakaran di lokasi tumpukan sampah perusahaan ini, sebabkan udara di lingkungan sekitar jadi tak sehat. Asap pekat dan bau bakaran yang menyengat masuk hingga ke pemukiman warga. Akses jalan warga melalui kolam  juga tertutup akibat tumpukan sampah industri tersebut.
Informasi yang didapat di lapangan sampah ini berasal dari perusahaan pengolahan plastik dan barang bekas di sekitar wilayah Tanjunguncang dan sekitarnya. Sampah ini dibuang oleh oknum tokoh masyarakat setempat. Oknum tersebut awalnya berdalih untuk membakar sedikit sampah di lokasi lahan kosong tersebut, namun nyatanya sampah yang didatangkan sangat banyak jumlahnya dan asap pembakaran sangat mengganggu masyarakat sekitar.
“Katanya sampah biasa mau dibakar, tapi kok malah menggunung seperti ini. Mana sampah dari industri pula. Inikan barang bekas atau limbah dari industri, ” ujar Agus, warga Sungai Aleng.
Warga berharap agar sampah perusahaan ini segera diatasi dan pengawas terkait menindak pelaku yang membuang sampah tersebut. (*)
reporter: eusebius sara

Pass Pelabuhan Batam Resmi Naik

0
bp batam 31
Pelabuhan Internasional Batam Center. BP Batam akan melakukan penyesuaian tarif pass penumpang internasional yang datang ke Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Pass semua Pelabuhan di Batam resmi naik pada 1 September 2023 berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Batam Nomor 4 Tahun 2023. Untuk Pass Pelabuhan Internasional di Batam, naik menjadi Rp 100 ribu dari tarif sebelumnya Rp 65 ribu.

Kenaikan tarif Pass Pelabuhan dikeluhkan oleh sejumlah masyarakat. Karena kenaikan Pass Pelabuhan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu.

“Setahu saya, kenaikan pass Pelabuhan tanpa adanya sosialisasi, hanya pemberitahuan yang sudah beberapa kali tertunda,” ujar Tika warga Batamcenter.

Ia mengetahui kenaikan pass Pelabuhan dari teman kerjanya yang berangkat ke Singapura. Padahal niat hati, minggu ini ia juga hendak berangkat ke Singapura untuk bertemu keluarga disana.

“Pass Pelabuhan naik, pastinya harga tiket naik juga. Sebelum naik harganya tiket include tax itu Rp 730 ribu, sekarang naik jadi Rp 765 ribu. Mahal banget untuk perjalanan setengah jam, ” ujarnya kesal.

Menurut dia, jika! Harga pass pelabuhan naik dan tak bisa dihindari, harusnya pemerintah bisa menekan harga tiket lebih murah. Bukannya membuat serba mahal dan akhirnya membuat masyarakat resah.

“Kalau pun tax naik, harga tiket bisa diturunkan. Jangan semuanya naik, padahal dulu tiket cuma Rp 280 include tax, sekarang sudah Rp 765 ribu, naik berapa persen tuh, ” sebut Tika.

General Manager Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga membenarkan adanya kenaikan tersebut. Namun, pihaknya sebagai pengelola tak punya wewenang untuk menjelaskan kenaikan tersebut.

BACA JUGA: Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan Internasional Diundur, Berlaku per 1 September

“Karena yang menaikan itu BP Batam, kami tak punya wewenang. Kami hanya menerima surat edaran, ” sebut Nika.

Sementara, Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar membenarkan kenaikan pass semua pelabuhan yang mulai efektif 1 September.

“Ya benar, pass pelabuhan naik dan efektif hari ini (kemarin) . Pelabuhan Batamcenter, Batu Ampar, Sekupang naik semua, ” ujar Dendi yang dihubungi, Jumat (1/9).

Dijelaskannya, kenaikan pass pelabuhan berjalan lancar. Tak ada komplen dari masyarakat, karena menurutnya hal itu sudah sesuai dengan ketentuan.

“Tadi meninjau 3 pelabuhan, semuanya baik saja. Berjalan dengan baik, ” jelas Dendi. (*)

reporter: yashinta

Saksi-Saksi Yehuwa di Kepri Mengadakan Kegiatan Khusus Global untuk Membagikan Berita Harapan

0

batampos-Pada saat orang-orang di seluruh dunia memikirkan mengenai pemerintahan yang lebih baik, Saksi-Saksi Yehuwa akan mengadakan kegiatan khusus secara internasional untuk menarik perhatian pada solusi universal. Edisi khusus majalah Menara Pengawal yang berjudul ”Apakah Kerajaan Allah itu?” akan dibagikan selama bulan September.

Saksi-Saksi Yehuwa di Kepulauan Riau (Kepri) akan membagikan majalah edisi khusus ini yang tersedia dalam lebih dari 780 bahasa secara tercetak maupun online.

”Saya sangat menanti-nantikan dan senang sekali untuk bisa ikut serta dalam kegiatan khusus yang akan dilakukan serentak di seluruh dunia,” kata Yusak, dari Jakarta.

”Saya berharap masyarakat bisa memberikan respons yang positif akan informasi yang menonjolkan manfaat luar biasa yang bisa didapatkan dari Kerajaan Allah,” ujarnya lagi.

Selama berabad-abad, jutaan pengikut Yesus telah berdoa ”datanglah Kerajaan-Mu”, tetapi banyak orang bertanya-tanya Kerajaan apa yang dimaksud.

BACA JUGA: Saksi-Saksi Yehuwa Siap Edarkan Majalah Menara Pengawal dalam 230 Bahasa

Terbitan majalah Menara Pengawal ini akan membantu Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Mengapa kita membutuhkan Kerajaan Allah?
  • Siapakah Raja dari Kerajaan Allah?
  • Kapan Kerajaan Allah akan memerintah bumi?
  • Apa yang akan dicapai Kerajaan Allah?
  • Apakah Kerajaan Allah itu?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, majalah tersebut akan mengutip ayat-ayat penting di Kitab Suci. Penjelasan yang jelas dan sederhana telah dirancang sehingga menarik bagi orang-orang yang baru pertama kali membaca Kitab Suci atau yang sudah sering membaca Kitab Suci.

”Bukan rahasia lagi bahwa banyak orang merasa membutuhkan pemerintahan yang lebih baik, tetapi hanya sedikit yang setuju tentang cara mencapainya,” kata Ario Sulistiono, juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa dalam rilisnya yang diterima redaksi.

”Kabar baiknya adalah, Yesus akan menjadi penguasa sempurna yang dapat dan akan menyelesaikan semua masalah yang kita hadapi di bumi ini. Dalam kegiatan khusus ini, kami akan membagikan berita harapan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita,” sebutnya lagi.

Selama puncak pandemi COVID-19, Saksi-Saksi Yehuwa telah membagikan jutaan majalah edisi khusus ini melalui surat, bahkan mengirimkan salinannya ke ribuan pejabat pemerintah di seluruh dunia. Sekarang, setelah mereka kembali melakukan pelayanan kepada umum, ini akan menjadi kegiatan khusus tatap muka pertama untuk membahas topik yang penting dan sangat tepat waktu dengan sesama mereka.

Versi digital gratis dari majalah Menara Pengawal edisi khusus ini, serta informasi tentang kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa, tersedia di situs web resmi Saksi-Saksi Yehuwa, jw.org. Situs ini berisi hal-hal bermanfaat berdasarkan Kitab Suci dalam lebih dari 1.070 bahasa untuk orang-orang dari segala usia dan kepercayaan. (*)

Pelabuhan Segara Direncanakan Jadi Pelabuhan Ekspor Impor

0
Dermaga Pelabuhan Kota Segara di Kampung Mentigi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Pengangkutan truk yang jatuh ke laut di pelabuhan Kamis (3/11) siang. F.istimewa.

batampos– Perseroda Pelabuhan Kepri berencana menjadikan Pelabuhan Segara, Tanjunguban, Bintan menjadi pelabuhan ekspor impor dan interkonekting Free Trade Zone (FTZ).

Oleh sebab itu, jajaran PT Pelabuhan Kepri di Tanjungpinang meminta dukungan Pemerintah Provinsi Kepri terkait rencana tersebut.

“Pemerintah mendukung tetapi prosesnya ini berjalan di pusat, kami tidak dapat mendesak sehingga berjalan agak lama,” kata Direktur PT Pelabuhan Kepri Capt. Awaluddin di Tanjungpinang, Jumat (1/9).

Sejumlah investor, kata Awaluddin, beberapa kali melakukan kunjungan ke PT Pelabuhan Kepri untuk membicarakan kerja sama dan meminta semua hal dilegalkan terlebih dahulu.

“Kondisi pelabuhan ini tergantung dari sisi geografis dan dari sisi lahan yang ada,” jelasnya.

BACA JUGA: Jaksa Terima Berkas Tersangka Korupsi Pelabuhan Dompak

Menurut Awaluddin, untuk di kawasan Kepri, pelabuhan ekspor dan impor serta telah legal interkonekting FTZ, hanya ada di Batam sehingga mengakibatkan biaya operasional sangat besar.

“Kenapa tidak ada di Karimun dan Bintan? di Batam itu sangat sulit sekali sehingga larinya (barang FTZ) banyak ke pelabuhan tikus,” terangnya.

Awaluddin menambahkan, sebagai pengelola fasilitas kepelabuhanan, pihaknya berupaya agar tujuh pelabuhan milik Pemerintah Provinsi Kepri dapat dikelola PT Pelabuhan Kepri.
Ketujuh pelabuhan itu, yakni Pelabuhan Kuala Riau Pelantar II Tanjungpinang, Pelabuhan Segara Tanjung Uban, Pelabuhan Sungai Tenam, Pelabuhan Daik Lingga, Pelabuhan Penagi Natuna, Pelabuhan Anambas, Pelabuhan Senayang Lingga.

“Pengembangan aset tergantung dari pemilik aset, yakni Pemprov Kepri. Kami upayakan agar kita yang kembangkan pelabuhan itu,” tutup Awaluddin. (*)

reporter: yusnadi

Temani Kawan Beli Sabu, Welly terancam 20 Tahun Penjara

0
batampos– Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Hal itulah yang dialami Welly Irawan. Ia terjerat pidana kasus narkoba, hanya karena menemani Boy Richard teman nongkrongya membeli sabu di Dam Tembesi atau yang biasa dikenal Kampung Aceh.
Kemarin, keduanya saling bersaksi dan memberi keterangan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Ada fakta menarik yang terungkap saat keduanya memberi keterangan, yakni Andre orang yang menyuruh Boy membeli sabu berstatus dalam daftar pencarian orang (DPO). Padahal saat mereka ditangkap , Andre turut ada di lokasi.
unnamed 2 scaled
sidang kasus narkoba digelar secara online

“Saya hanya menemani Boy beli sabu  disuruh Andre seharga Rp 500 ribu. Ada Andre di situ, tapi tidak masuk,” ujar Welly.

Pernyataan Welly sontak membuat para hakim tertawa. Ketua Majelis hakim, David P Sitorus pun menegaskan, kalau Andre itu seharusnya ada bersama para terdakwa.
“Ya harusnya Andre itu juga disini, bukan DPO. Karena dia ada disanakan,” ujar David yang kemudian kedua terdakwa mengangguk.
Dijelaskan Welly, dirinya tak pernah memakai sabu. Namun ia hanya menemani Boy membeli sabu.
“Ya saya hanya menemani, barang bukti tak ada dengan saya. Tapi memang saya dia beli sabu,” jelas Welly.
Sementara, Boy membeli sabu karena diberi uang Rp 100 ribu oleh Andre. Andre memberi uang Rp 500 ribu, untuk dibeli sabu Rp 400 ribu seberat 0,33 gram.
“Saya tak tahu beratnya, hanya dikasih uang Rp 500 ribu. Karena sudah dipesan juga,” sebut Boy.
Usai mendengar penjelasaan para terdakwa, Majelis hakim langsung menanyakan apakah kedua terdakwa menyesal. Dan dijawab para terdakwa menyesal.
“Karena pemeriksaan selesai, maka sidang selanjutnya ada tuntutan. Sidang saya tunda minggu depan dengan agenda tuntutan, ” pungkas David.
Diketahui, keduanya ditangkap usai keluar dari Dan Tembesi pada tanggal 6 April lalu. Dari tangan Boy, polisi menemukan sepaket sabu dengan berat 0,33 gram yang dibayar seharga Rp 400 ribu. Sabu itu diberi oleh seseorang yang tak dikenal, karena sudah lebih duluan dipesan Andre. (*)
reporter: yashinta
Play sound