Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5037

BP Batam Gandeng BNN Kepri, Gelar Forum Dialog dan Penyuluhan Bahaya Narkoba

0

 

BP Batam berkomitmen untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pegawai.  Tak main-main, BP Batam pun berkesempatan untuk menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri guna memberikan edukasi serta penyuluhan terkait bahaya narkoba bagi penggunanya, Rabu (30/8/2023).

narkoba

 

 

 

 

 

 

 

 

Melalui forum dialog yang berlangsung di Balairungsari, agenda tersebut diikuti oleh ratusan pegawai BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya BNN dalam penanggulangan pencegahan narkoba di Provinsi Kepri.

Bukan tanpa alasan, lanjut Purwiyanto, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba membutuhkan dukungan banyak pihak.

“Kegiatan ini merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan sinergitas dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sesuai aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh masyarakat dapat bersama-sama mencegah pemakaian narkoba sesuai dengan peraturan yang telah dibentuk oleh pemerintah.

Ketua Umum Pikori BP Batam sekaligus Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina turut hadir dan membuka kegiatan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Marlin memberikan pandangannya tentang peran orangtua dalam keluarga sangat penting guna mencegah pengaruh buruk narkoba sejak dini.

“Tentunya hal ini diharapkan para orang tua, untuk selalu mengawasi anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa. Mereka harus pintar dan cerdas dalam memilih pergaulan yang baik dan menolak narkoba”, ujar Marlin.

Sementara, Kepala BNN Kepulauan Riau, Brigjen Pol Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

Ia memaparkan hasil survei dan prevalensi narkoba periode sebelumnya serta solusi untuk mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba.

“Solusi untuk mengurangi tingkat penyalahgunaan dan peredaran narkoba adalah dengan edukasi dan rehabilitasi bagi yang sudah memakai,” ujarnya.

Menurutnya, cara yang paling ampuh saat ini untuk penanggulangan narkotika adalah edukasi dengan menyadarkan masyarakat serta rehabilitasi bagi orang-orang yang sudah terlanjur menyalahgunakan narkotika. (*)

Guru Besar UGM Sebut Tak Ada Hasil Outopsi Sirup Paracetamol Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak

0
Ilustrasi gagal ginjal akut (antara)

batampos – Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. DR. Zullies Ikawati menyatakan bahwa tak ada hasil outopsi yang menyatakan bahwa sirup Paracetamol menjadi penyebab kasus gagal ginjal akut pada anak.

Baca Juga: Anak Terlambat Bicara karena Kurang Stimulasi

Hal ini ia ungkapkan sebagai saksi dalam persidangan berkenaan dengan kasus gagal ginjal akut yang menyeret Direktur Utama PT. AFI Farma, Arief Prasetya Harahap (Terdakwa 1), Nony Satya Anugrah (Terdakwa 2), Ayrnawati Suwito (Terdakwa 3), Istikhomah (Terdakwa 4) yang kini duduk di kursi pesakitan.

Advokat Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Yunus Adi Prabowo yang menjadi kuasa hukum Terdakwa 2, Terdakwa 3, dan Terdakwa 4 mengungkapkan, keterangan saksi ahli pada bidang farmakologi serta farmasi Klinik itu, katanya, diperlukan untuk menggali fakta dan keterangan dalam perkara yang disidangkan.

“Pada 5 korban yang diajukan jaksa dalam penyajian data harusnya diberikan penyajian data berdasarkan berat badannya, berapa banyak yang sirup dikonsumsi, untuk mengetahui TDI (Tolerable Daily Intake) yang berkaitan dengan ambang batas kadar yang mematikan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG),” ujarnya kepada wartawan, Kamis (31/8).

“Kasus ini memang memiliki sisi emosional karena korbannya adalah Gagal Ginjal Akut Pada Anak (GGA), namun fakta hukum dan keadilan harus selalu diutamakan,” imbuhnya.

Sebab, dalam persidangan ini, ia mengatakan bahwa Prof Dr. Apt. Zullies Ikawati memberikan keterangan bahwa tidak ada data hasil visum, outopsi, dan biopsi dari masing-masing korban yang menguatkan dugaan bahwa EG dan DEG adalah penyebab kematian Gagal Ginjal Akut pada anak yang diajukan oleh jaksa di persidangan.

“Untuk mengetahui penyebab kematian pasti harus disampaikan hasil outopsi, rekam medis, biopsy, precondition berkaitan kondisi keluarga, kondisi gaya hidup anak, makanan anak, untuk mengetahui penyebab kematian anak secara pasti. Jadi jangan mengira-ira penyebab kematian,” tegasnya.

Untuk itu, ia memastikan tidak ada satupun saksi termasuk ahli yang diajukan jaksa yang menyatakan bahwa kematian para korban diakibatkan karena EG dan DEG.

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat anak mengonsumsi obat Paracetamol yang kemudian mengalami Gangguan Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) atau Acute Kidney Injury (AKI). Kejadian ini mengakibatkan 5 korban meninggal dunia.

Kini, kasus sirup paracetamol itu disidangkan di PN Kota Kediri dengan Ketua Majelis Hakim Boedi Haryantho, anggota Ira Rosalina, serta Agung Kusumo Nugroho.

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat dengan pasal berlapis yang pertama pasal 196 Jo. Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UURI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP, dakwaan kedua pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 8 ayat (1) huruf a UURI No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan ketiga pasal 359 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: jp group

Karakter Kamu dalam Hal Percintaan, Pilih Gambarnya

0
Ilustrasi: Tes kepribadian lewat gambar. (Istimewa)karak

batampos – Karakter kamu dalam hal percintaan bisa terungkap dengan tes kepribadian lewat gambar. Tes kepribadian adalah cara populer untuk lebih memahami siapa diri kita dan bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain.

Tes ini dapat membantu seseorang untuk menyadari kekuatan, kelemahan, keyakinan dan preferensi mereka. Tes kepribadian ini merupakan cara unik dan mengasyikkan untuk mengetahui lebih dalam tentang karakter Anda dalam hubungan romansa.

Hal itu sangat penting untuk menentukan tipe pasangan ideal yang sesuai dengan kepribadian Anda.

Baca Juga:Penyanyi ‘Right Here Waiting’ Richard Marx Bakal Konser di Jakarta

Dalam tes ini, Anda harus memilih salah satu gambar yang paling menggambarkan rasa cinta yang paling tulus.
Anda akan terkejut saat tahu gambar yang Anda pilih mengungkap sifat tersembunyi Anda dalam hal percintaan:

Gambar 1

Orang yang memilih gambar pertama umumnya sangat optimis dan suka berbagi emosi dengan orang lain.
Orang-orang ini sangat nyaman dengan hubungan yang intim dan tidak menghindar dari tantangan. Mereka sangat terbuka dan komunikatif, dan menikmati kebersamaan dengan orang lain.

Mereka optimis, lembut, penuh kasih sayang, dan sering kali ingin menemukan cinta sejati dan mendalam.
Seringkali, mereka lebih tertarik pada hubungan jangka panjang daripada hubungan sesaat.

Gambar 2

Orang yang memilih gambar kedua umumnya mandiri dan lebih suka menyendiri daripada menjalin hubungan yang intens. Orang-orang ini menikmati kebebasan hubungan yang terbuka dan lebih suka menjelajahi kehidupan tanpa komitmen.

Mereka suka mengambil risiko, tetapi merasa lebih nyaman dalam hubungan yang tidak terlalu intens.
Mereka mungkin mencari hubungan jangka panjang, tetapi mereka tidak merasa nyaman dengan terlalu banyak komitmen atau tanggung jawab.

Gambar 3

Orang yang memilih gambar ketiga umumnya sangat bersemangat dan cenderung mudah jatuh cinta. Orang-orang ini ingin menemukan seseorang yang istimewa yang dapat memberi mereka rasa cinta, perlindungan, dan kenyamanan.

Mereka menginginkan hubungan yang dapat berlanjut hingga ke jenjang pernikahan, dan sering kali mencari hubungan jangka panjang.

Mereka dapat merasa sangat berkomitmen pada sebuah hubungan cinta, tetapi terkadang bisa terlalu intens.

Gambar 4

Orang yang memilih gambar keempat umumnya sangat mistis dan romantis. Orang-orang ini ingin mengalami kisah cinta yang ajaib dan tak terlupakan.

Mereka sering mencari pasangan yang secara emosional mampu untuk berbagi rasa cinta sejati dan hubungan spiritual yang mendalam. Mereka mencari hubungan yang langgeng berdasarkan kejujuran, komunikasi, kepercayaan, dan rasa saling menghormati. (*)

Reporter: jp group

Pasar Baru I Tanjungpinang Ditargetkan Beroperasi 2024

0

 

batampos – Pemko Tanjungpinang menargetkan pembangunan Pasar Baru I Tanjungpinang akan rampung di akhir 2023 dan dapat ditempati kembali oleh pedagang di tahun depan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, proses revitalisasi Pasar Baru I Tanjungpinang masih berjalan sesuai rencana.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Bangunan fisik Pasar Baru I Tanjungpinang mulai tampak dan ditargetkan beroperasi 2023.

Belum lama ini pihaknya juga sudah merobohkan 10 bangunan milik PT.Bintan Inti Sukses (BIS) yang asetnya sudah diserahkan ke Pemko Tanjungpinang.

“Selama ini kan sangkutannya di situ, Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, pedagang dan masyarakat sehingga bisa berjalan baik,” kata Zulhudayat, saat wawancara di RRI, Kamis (31/8).

Sekarang, kata Sekda progres bangunan fisik Pasar Baru Tanjngpinang ini sudah lebih dari 60 persen.

Ditargetkan setelah pembangunan rampung di akhir 2023, para pedagang dapat menempati kembali bangunan itu di tahun 2024 mendatang.

“Target selesai bangunanya di 2023,” ujar Sekda.

Secara spesifik, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu menyebut, berdasarkan desainnya akan terbentuk pasar modren tradisional yang diharapkan mampu menjadi penarik ekonomi di kawasan kota lama tersebut.

“Inilah alasan kita tidak merelokasi, kita hanya merevitalisasi pasar itu karena diyakini menjadi penarik ekonomi di kawasan kota lama,” ungkapnya.

Salah satu pedagang Pasar Baru I Tanjungpinang yang direlokasi ke Pasar Puan Ramah, Rahman berharap pasar itu dapat segera selesai, sebab selama berjualan di pasar relokasi terus mengalami kerugian, bahkan tidak jarang dalam satu hari tidak ada daganganya yang laku.

“Semoga selesai segera dan kembali pindah ke sana. Kami sudah tak tahan di sini,” harapnya. (*)

 

 

 

Reporter : Peri Irawan

Gen Z Asia Tenggara Jadikan Ponsel sebagai Pusat Hiburan

0
Ilustrasi ponsel pusat hiburan, menurut Gen Z Asia Tenggara. (buhayteacher)

batampos – Generasi Z Asia Tenggara menjadikan ponsel sebagai pusat hiburan mereka. Ini berdasar hasil survei yang dilakukan jenama gawai POCO dengan perusahaan data.

POCO dan YouGov, mengadakan studi kepada pengguna berusia 18-40 tahun, Gen Z dan Milenial, di Asia Tenggara, yang menunjukkan sekitar 50 persen responden mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah waktu dan aktivitas menggunakan telepon genggam, dikutip dari Antara (31/8).

Baca Juga:Kreator Konten Jadi Pekerjaan Favorit, Perlu Motivasi Kuat untuk Terus Berkarya

Survei yang mencakup 2.500 Gen Z dan milenial di Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand dan Vietnam itu menunjukkan bahwa pandemi memicu penggunaan ponsel sebagai pusat hiburan. Selama tiga tahun terakhir, penggunaan ponsel di kalangan anak muda Asia Tenggara meningkat drastis, yaitu untuk bermain game (53 persen) belanja online (51 persen) dan streaming video (48 persen).
Menggunakan ponsel untuk menonton video (81 persen) dan bermain game online (60 persen) adalah aktivitas tertinggi penggunaan ponsel di Asia Tenggara. Menurut survei itu, hanya 56 persen yang menggunakan ponsel untuk panggilan telepon dan 47 persen untuk mengambil foto dan video setiap hari.

Sementara untuk aktivitas yang dilakukan sepanjang minggu, 87 persen bermain game dan 80 persen mengambil foto dan video.

Gen Z menghabiskan lebih banyak waktu di depan ponsel dibandingkan milenial. Empat dari 10 responden menyatakan kemungkinan meningkatkan waktu yang dihabiskan setiap hari di ponsel, yaitu untuk media sosial (53 persen), menjelajah internet (56 persen), dan tugas-tugas yang berkaitan dengan pekerjaan.

Sejak pandemi, penggunaan perangkat seluler untuk bekerja dan bisnis dinilai sebagai area yang signifikan dengan pertumbuhan sebesar 59 persen.

Pergeseran tren juga membuat konsumen mempertimbangkan kembali pemilihan ponsel, dibandingkan lima tahun lalu, mereka lebih menyukai ponsel kelas menengah dengan alasan biaya terjangkau (57 persen), keseimbangan harga dengan kinerja (57 persen) dan fitur tidak berlebihan (50 persen).
Selain itu, hampir setengah responden (46 persen) berniat mengganti ponsel sebelum akhir 2024, harga yang terjangkau menjadi pendorong utama konsumen beralih ke merek kelas menengah (42 persen). (*)

Reporter: jp group

Mabes Polri Komunikasi dengan Polisi Singapura untuk Mencari 2 Pengusaha Batam

0
Dua pengusaha properti Batam dicekal oleh imigrasi, karena menjadi DPO polisi.
Dua tersangka ayah dan anak yakni Johanis selaku Direktur Utama PT. Jaya Putra Kundur (JPK) dan
Thedy Johanis sebagai Direktur PT. Jaya Putra Kundur (JPK) kini masuk dalam DPO.
Foto: Azis Maulana / Batam Pos.

batampos – Kasus yang menyeret dua pengusaha di Batam yang tengah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, memasuki babak baru. Keduanya yakni Johanis dan Thedy Johanis dari PT Jaya Putra Kundur (JPK) yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol Amur Chandra, mengungkapkan saat ini Interpol Mabes Polri sudah melakukan komunikasi dengan polisi Singapura atau Police to Police.

“Dalam waktu dekat ini kami akan kirim surat kerjasama penangkapan tersangka. Dalam waktu dekat inilah,” jelas Amur, Rabu (30/8) saat dijumpai di Mapolda Kepri.

Baca Juga: Pemotor Sering Jatuh, Warga Berharap Jalan S Parman Diperbaiki

Dia juga menjelaskan saat ini interpol di Indonesia terus berkoordinasi dengan Interpol Singapura dan Interpol Singapura sedang melakukan pemeriksaan.

“Semoga dalam waktu dekat hasilnya keluar dan segera diterbitkan Red Notice,” kata Amur, singkat.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, mengatakan status dua tersangka DPO tidak akan dicabut sampai tersangka hadir untuk proses BAP.

“Kami mendapat dukungan dari segala pihak terutama masyarakat yang menjadi korban untuk menuntaskan kasus ini,” ujarnya.

Baca Juga: 20 Titik Banjir di Batam di Kala Hujan Datang

Ia menjelaskan bahwa dalam perkara ini masyarakat berhak mendapatkan haknya sebagai konsumen dan meminta kepada kedua DPO tersebut yang masih memegang sertifikat, dalam hal ini tentu yang merasa dirugikan ialah masyarakat yang menjadi konsumen.

“Di sini perlu ditegaskan hanya warga negara yang baik dan menghormati proses hukum bukanlah menghindar dari tanggung jawab atas hak para konsumen,” katanya.

Ditreskrimsus Polda Kepri tetap berkomitmen untuk segera menuntaskan kasus ini. Pihaknya pun meminta kedua DPO tidak mencoba kabur dan segera memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.

“Agar kedua DPO ini segera menyerahkan sertifikat konsumen yang telah menunggu kepastian, dimana sampai saat ini pengaduan masyarakat makin bertambah,” tutupnya.

Diketahui Johanis dan Thedy Johanis tersandung dugaan kasus Tindak Pidana Perlindungan Konsumen terkait penjualan Ruko di Mitra Raya 2 Business Centre Point, Batam Center.

Sebelumnya polisi telah menetapkan dua orang dari pihak pengembang, PT Mitra Raya Sektarindo sebagai tersangka. Yakni, Djoni Ong selaku Komisaris dan Juveno sebagai Direktur. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Mengenal BigguyTravels Lebih Dekat Dalam Membangkitkan Perekonomian UMKM Kecil

0

 

Belakangan ini mulai banyak orang yang menggemari profesi food blogger. Pasalnya, topik kuliner selalu memiliki daya tarik tersendiri di masyarakat, sehingga memiliki peluang untuk mendapatkan audiens dalam jumlah besar.

Salah satu Kota Industri Terbesar di Indonesia yaitu Kota Batam memiliki peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Dalam dunia kuliner. Kota Batam adalah salah satu tempat yang sangat strategis dalam membangun usaha kuliner.

Hendra atau lebih dikenal dengan nama BigguyTravels adalah seorang konten kreator dan kuliner (food vlogger) asal Batam. Ciri khasnya yaitu konten Food Review, Tujuan utama dalam food review ini membantu para pegiat UMKM di Kota batam dalam bidang kuliner.

Hendra yang memiliki akun tiktok bernama @bigguytravels ini berkarir dalam Food Review untuk menggerakkan perekonomian masyarakat kecil, BigguyTravel ini hunting sekota batam untuk mencari UMKM yang akan di promosikan untuk menaikkan roda perekonomian, dan dia bergerak dengan biaya pribadi tanpa ada sponsor dari siapapun, Sekilas kita akan mengenal Food Review lebih detail lagi.

1. Bagaimana perjalanan Anda menjadi seorang food blogger dimulai? Apa yang mendorong Anda untuk berbagi pengalaman kuliner melalui akun Instagram Anda?
Pertama dimulai dr keinginan membantu para teman2 bisnis UMKM pada awal pandemi karena kita semua tahu saat itu usaha kuliner harus tutup semua. Awal coba2 ternyata respond-nya bagus makanya dilanjutin.

2. Dalam dunia kuliner yang luas, bagaimana Anda memilih restoran atau makanan yang akan Anda ulas? Apa kriteria utama yang Anda pertimbangkan?
kita setiap hari tanpa jeda pasti keliling hunting cari UMKM yang unik, enak dan pastinya yang butuh bantuan untuk mempromosikan makanannya. Krn ada yang mmg enak tapi masih belum banyak yg tahu jd akibatnya sepi. Jadi lebih ke random. Faktor penentu utama pastinya makanan harus unik, bersih dan pastinya enak. Itu menjadi pertimbangan utama kami.

3. Apa makanan atau hidangan yang paling berkesan bagi Anda sepanjang perjalanan Anda sebagai food blogger? Mengapa itu begitu istimewa?
Banyak sih ya. Misalnya ada 1 tempat yang menjual steamboat tapi makanannya disajikan diatas piring yang besar banget dan harus diangkat 2 orang saking banyak isinya.

4. Bagaimana Anda menjaga keaslian dan integritas konten Anda ketika bekerja sama dengan merek atau restoran? Apa yang Anda lakukan jika Anda tidak sepenuhnya menyukai pengalaman kuliner tersebut?
Semua makanan pasti gak akan bisa cocok dilidah semua orang karena latar belakang budaya yang berbeda. Yang pedas untuk aku belum tentu pedas utk anda. Jadi, asal makanannya itu tidak sampai yang gak enak banget, asal masih oke, kita masih terima kok. Kalau yang memang tidak banget, ya kita tolak.

5. Dalam berbagi pengalaman kuliner, foto dan video adalah hal penting. Apa tip terbaik Anda untuk mengambil foto dan video makanan yang menggiurkan?
tampilkan sisi yang paling ingin ditonjolkan, perhatikan pencahayaan dan pastikan kamera harus fokus dan stabil. Dan masih banyak aspek lainnya misalnya cara pegang makanannya dan cara makan juga berpengaruh.

6. Apa tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi sebagai food blogger dan bagaimana Anda mengatasinya?
tantangan paling besar itu adalah bagaimana supaya followers bisa tertarik untuk datang dan mencoba apa yang kita rekomendasikan. Dan 1 lagi adalah konsistensi utk ngontent tiap hari tanpa putus. Itu capek banget!!

7. Menjelajahi makanan dari berbagai budaya bisa menjadi pengalaman yang menarik. Bagaimana Anda mencoba untuk menghormati dan memahami latar belakang kultural dari makanan yang Anda ulas?
semua budaya pasti punya khas sendiri, salah satunya di kuliner mereka. Yang biasa bagi mereka belum tentu biasa bagi kita. Kalau gak mau makan, jangan judging atau minimal tidak menunjukan ekspresi yg gak baik. Tapi so far, belum ada yang gak bisa aku makan, hehe

8. Bagi banyak orang, mengikuti jejak seorang food blogger tampaknya sangat menarik. Apa saran Anda bagi mereka yang ingin memulai perjalanan sebagai food blogger?
mulai dulu, dan jangan terlalu banyak mikir. Menjadi seorang foodblogger pemula, kendala utamanya adalah dibiaya, karena pasti gak akan ada yang kasih makan gratis di awal aplg endorse. Jadi memang harus pakai biaya sendiri dulu. So, sesuaikan saja dengan kemampuan finansial masing2 dan gak harus makanan mahal. Makanan 5ribuan juga bisa di content-in kok!!

9. Bagaimana Anda memilih gaya dan pendekatan dalam mengulas makanan? Apakah Anda lebih condong pada deskripsi rasa atau pengalaman secara keseluruhan?
untuk aku, lebih ke review rasa makanannya yang utama agar followers sudah tahu kira2 apa ekspektasi utk makanan yg akan mrk coba. Utk pengalaman makan beserta ambience juga akan diulas tp mungkin porsinya gak sebanyak di rasa makanannya sendiri.

10. Akhirnya, apa tujuan besar Anda sebagai seorang food blogger? Apa yang ingin Anda capai dengan berbagi pengalaman kuliner Anda di platform Instagram?
Ingin keliling dunia dan mencicipi semua kuliner dari budaya yang berbeda seperti Mark Wiens atau Sunny dr best ever food review. keren banget!!

Penulis : Aldi_Rompie

Minta Kejelasan Hukum Soal Dugaan Malapraktik, Ibu Bayi Ngadu ke Presiden

0
Winda bersama bayinya mencurahkan isi hatinya terkair penganganan dugaan malapraktik. F. Tangkapan layar

batampos– Ibu bayi korban dugaan malapraktik, Winda buka suara terkait penanganan kasus yang menimpa anaknya.

Winda pun meminta keadilan dan kejelasan hukum atas kasus dugaan malapraktik yang menimpa anaknya tersebut kepada Presiden dan Kapolri.

“Kepada bapak Presiden, Kapolri, Bareskrim beserta bapak Kapolda Kepri dengan ini saya selaku ibu bayi yang lahir pada tanggal 5 Mei 2023, meminta tolong keadilan untuk anak kami,” katanya.

Winda menjelaskan, akibat kejadian dugaan malapraktik tersebut, tangan kanan anaknya tidak bergerak (cacat) sejak lahir hingga saat ini.

BACA JUGA: Proses Penyelidikan Dugaan Malpraktik, Polisi Merujuk UU Tenaga Kesehatan

Kasus tersebut, lanjut Winda, telah dilaporkan ke Polresta Tanjungpinang. Menurutnya, setelah tiga bulan penanganan dan penyelidikan, tidak ada perkembangan dalam kasus tersebut.

“Karena ini menyangkut masa depan anak kami. Beginilah kondisi anak kami sekarang,” ungkap Winda.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Giofany Casanova, mengatakan jika alat bukti telah terpenuhi, maka penyelidikan dugaan malapraktik akan naik tahap penyidikan.

“15 saksi sudah dimintai keterangan. Jadi kami lagi mengumpulkan alat-alat bukti,” jelas Giofany.

Sebelumnya diketahui, orang tua korban melaporkan dugaan malapraktik proses persalinan di Rumah RSUD RAT ke Polresta Tanjungpinang, Sabtu (13/5) lalu.

Usai persalinan, tangan kanan bayi diketahui tidak bergerak atau lumpuh karena saraf tangan bayi putus. Hal itu diduga karena terjadi salah penanganan oleh tenaga medis saat proses persalinan. (*)

reporter: yusnadi

Balap Liar Meresahkan, Warga Sagulung: Ini Sangat Mengganggu

0
polresta barelang
Ilustrasi: Personel Satlantas Polresta Barelang memberikan edukasi kepada para remaja yang didapati di lokasi balap liar. Foto: Yudhi untuk Batam Pos

batampos – Aktifitas balap liar oleh kelompok remaja kembali meresahkan masyarakat Sagulung. Lokasi balap liar ini berada di dekat kawasan industri galangan kapal Seilekop.
Hampir setiap malam kelompok remaja berkumpul di trek lurus dekat kawasan industri Horizon. Kelompok remaja ini menguasai jalan dengan kendaraan mereka. Balap liar sudah jadi rutinitas setiap malam.

“Paling ramai itu diakhir pekan. Dari mana-mana datangnya anak-anak itu. Pernah terjadi kecelakaan ada yang meninggal di situ karena balap liar. Ini sangat mengganggu. Karena itu jalur keluar masuk warga juga. Buka pekerjaa saja,” tutur Sutikno, warga Seilekop.

Selain balap liar, kelompok remaja ini juga kerap melakukan perbuatan tak senonoh di lokasi tersebut. Mereka datang bersama pasang yang memadu kasih di lokasi balap liar tersebut.

“Jadi penyakit bagi lingkungan kami sekitar sini. Kuatir anak-anak kami jadi terpengaruh. Setiap malam orang itu ngetem di sana bawa anak perempuan lagi di tengah malam. Tolong ini ditertibkan,” ujar Sigit, warga lainnya.

Keluhan masyarakat ini sudah pernah disampaikan ke Polsek Sagulung melalui kegiatan curhat Kamtibmas. Polsek sudah menurun personil untuk melakukan pemantauan di lapangan, namun kelompok remaja ini selalu mencuri waktu kosong dari pemantauan polisi untuk terus melakukan aksi hura-hura mereka. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Kamaruddin Simanjuntak Tersangka, Mantan Suami Kedua Rina Lauwy Beberkan Kehidupan Keluarga

0
batampos – Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Kosasih, mantan suami kedua Rina Lauwy, menyesalkan persoalan perkara perceraian jadi konsumsi publik, malah mengarah isu pengelolaan dana triliunan PT Taspen (Persero), yang berujung ditetapkannya Kamaruddin Simanjuntak alias KS menjadi tersangka atas kasus dugaan penyebaran berita bohong.

Kuasa Hukum Kosasih, Muhammad Ismak, Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia 2015-2020, mengatakan ironis cara pandang Kamaruddin Simanjuntak dan Rina Lauwy yang mana permasalahan perceraian kliennya Kosasih sebagai mantan suami kedua Rina Lauwy kemudian melebar menjadi penggiringan opini publik, di luar dari pokok permasalahan sebenarnya.

“Bagaimana tidak ironis, cara pandang seperti itu kan masalah pribadi yang tidak ada sangkut pautnya, apalagi dikaitkan dengan pengelolaan dana trilyunan yang dikelola PT Taspen (Persero) dimana klien kami menjabat sebagai Direktur Utama,” ujar Muhammad Ismak dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (31/8).

Ismak mengungkapkan bahwa  pernikahan antara kliennya dengan Rina Lauwy pada tahun 2013 mempunyai seorang anak yang lahir pada tahun 2014 silam. Sebelumnya, keduanya telah memiliki anak dari pasangan sebelumnya. Rina Lauwy memiliki 2 anak dari mantan suami pertamanya, dan kliennya memiliki 3 anak dari istri pertama.

“Selama ini semua anak yang diasuh oleh saudari Rina Lauwy, termasuk dari suami pertamanya, telah dicukupi kebutuhannya oleh klien kami. Hal ini dilakukan karena tahu bahwa mantan istri keduanya tidak memiliki pendapatan tetap dan selama ini bergantung pada klien kami sebagai kepala keluarga. Dengan harapan agar kebutuhan sehari-hari serta pendidikan anaknya tidak terganggu akibat perceraian mereka,” papar dia.

Ismak mengingatkan bahwa kasus perceraian kliennya dengan mantan istri kedua Rina Lauwy telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia No.1340K/PDT/2023 tertanggal 22 Juni 2023.

“Itu jelas pada putusan perdata ditingkat kasasi di MA yang telah diputus pada bulan Juni 2023 dan diumumkan pada bulan Juli 2023 dalam laman Kepaniteraan Mahkamah Agung RI, bahwa saudari Rina Lauwy tidak lagi berhak berbicara untuk menyatakan diri sebagai istri sah dari klien kami,” ujar dia.

Dia menegaskan bahwa sidang perceraian di tingkat pertama, di mana kliennya dan Rina Lauwy saling menggugat cerai, pada amar putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan telah terjadinya perceraian dengan segala akibat hukumnya.

“Lalu dalam perjalannya saudari Rina Lauwy kemudian mengajukan banding dan putusannya di PT menguatkan putusan pertama, kemudian naik ke kasasi lalu di MA putusan sama. Tetap cerai. Seharusnya ketika permasalahan perceraian sudah berkekuatan hukum tetap, permasalahan klien kami dengan saudari Rina Lauwy sudah selesai, lalu mengapa saudari Rina Lauwy masih memberikan pernyataan-pernyataan di berbagai kesempatan menyerang klien kami?,” ujarnya.

Ismak menambahkan bahwa dalam perjalanan proses perceraian terjadi, pengacara Rina kemudian beralih ke Kamaruddin Simanjuntak pada gugatan di tingkat banding atau Pengadilan Tinggi (PT) hingga MA. Pada perkara itu, pada persidangan tingkat pertama, banding, hingga kasasi pokok permasalahan awalnya yakni perceraian, tidak ada satupun permasalahan pengelolaan dana trilyunan PT Taspen (Persero) yang menjadi dasar alasan perceraian atau setidak-tidaknya muncul sebagai fakta persidangan pada pengadilan.

“Kemudian mengapa fitnah tuduhan penyalahgunaan pengelolaan dana trilyunan PT Taspen ini baru muncul diluar persidangan? Dan mengapa rekan KS berbicara menyerang pribadi klien kami?. Bahwa yang menjadi tanda tanya besar adalah, klien kami tidak mengenal secara pribadi dengan rekan KS, tidak memiliki urusan bisnis maupun pribadi, tetapi mengapa klien kami diserang secara membabi buta oleh rekan KS?,” tuturnya.

Ismak menegaskan, langkah Kosasih dengan menempuh jalur hukum dengan  melaporkan Kamaruddin Simanjuntak ke aparat penegak hukum  sebagai wujud memulihkan harkat dan martabat klien serta keluarganya, khususnya anak-anaknya, akibat fitnah dan berita bohong yang kemudian menjadi viral. (*)

Reporter: JP Group