Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5044

Hutan dan Kebun Warga di Kundur Terbakar

0
Kebakaran lahan kebun warga di Parit Muda, Kecamatan Kundur

batampos– Kebakaran hutan dan kebun, Senin (4/9) kembali terjadi. Yakni, di Parit Muda, Kecamatan Kundur. Belum diketahui apa yang menjadi penyebab kebakaran tersebut.

”Saya tahunya habis asar tadi api sudah besar. Mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Kundur sudah datang untuk melakukan pemadaman. Hanya saja, api sudah membesar,” ujar Malik warga sekitar lokasi kepada Batam Pos.

Dikatakannya, untuk pemadaman dalam waktu yang singkat agak sulit. Karena, lokasi kebakaran sudah meluas. Diperkirakan sudah lebih dua hektar yang terbakar. Dia berharap hujan turun, karena khawatir akan berdampak pada tempat tinggalnya yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

BACA JUGA: Ditinggal Nonton Festival Pantai Wan Seri Beni, Warung di Kampung Pasir, Desa Sebong Pereh Terbakar

”Kebakaran ini tidak hanya kebun warga, tapi juga hutan. Dan yang mengkhawatirkan adalah saat ini kondisi angin kencang. Sehingga, tidak menutup kemungkinan api akan semakin membesar,” paparnya.

Camat Kundur, Saifullah secara terpisah menyebutkan, ada dua lokasi kebakaran lahan dan hutan. ”Di Parit Gantung dan Parit Muda. Kedua lokasi jaraknya cukup jauh, sementara mobil kebakaran yang kita punya hanya satu unit,” paparnya.

Meski demikian, lanjutnya, upaya pemadaman akan terus dilakukan. Hanya saja, untuk lokasi di Parit Gantung untuk mencari sumber air agak jauh untuk isi ulang tangki mobil pemadam kebakaran.

Sementara itu, Kades Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur, Nazaruddin secara terpisah menyebutkan, untuk di Parit Gantung lokasi kebakaran merupakan kebun kelapa produktif dan tanaman lain serta hutan. ”Luas kebakaran sudah mencapai sekitar 4 hektar,” ungkapnya. (*)

reporter: sandi

Harga Ayam Potong Makin Mahal, Rp 45 Ribu per Kilo

0

 

batampos – Harga ayam potong pada pasar tradisional di Tanjungpinang terus meningkat mahal mencapai Rp 45 ribu per kilogram (Kg). Pantauan Batam Pos, di Pasar Bintan Center Minggu (3/9) harga ayam potong yang sebagian besar didapatkan pedagang dari Kabupaten Bintan ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 40-45 ribu per Kg.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Aktivitas pedagang ayam potong di Pasar Bintan Center, Minggu (3/9/2023)

Salah satu pedagang di Pasar Bintan Center, Likan menyebut sejak tiga hari belakang harga ayam potong ini sudah menyentuh harga Rp 42 ribu per Kg, walaupun pasokan yang didapat dari peternak sudah lebih banyak dari biasanya.

“Hari ini Rp 42 ribu sekilo, sudah sejak tiga hari kemarin,” katanya di lapaknya, Minggu (3/9).

Ia menyebut sekarang harga ayam potong di pasar ini harganya cukup beragam, ada pedagang yang masih bertahan di Rp 42 ribu, ada yang mulai menurunkan jadi Rp 40, namun ada juga yang masih tinggi mencapai Rp 45 ribu per Kg.

“Kata pembeli tadi ada juga yang menjual Rp 45 ribu, kami jual hanya Rp 42 ribu,” ujarnya.

Pedagang lain, Rahmat mengatakan ia menjual ayam potong dengan dua harga yaitu Rp 45 ribu dan Rp 40 ribu per Kg.

“Harga dari sananya sudah naik, jadi kami haris menyesuaikan biar nggak rugi,” sebutnya.

Salah satu pembeli, Yuli mengaku bingung dengan harga ayam potong yang berbeda-beda itu, ia memilih tetap bertahan dengan pedagang langgananya agar mendapat harga lebib murah.

“Harganya beda-beda, ada yang jual sampai Rp 45 ribu. Saya tetap belanja ke pedagang langganan harganya bisa dikurangi sedikit,” tutur Yuli. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

 

 

 

Eka Ganta Chandra Jabat Kodim 0315 Tanjungpinang

0

 

batampos – Letkol Inf Eka Ganta Chandra resmi menjabat sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Tanjungpinang menggantikan Kolonel Inf Tommy Anderson.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos.
Letkol Inf Eka Ganta Chandra (kanan) resmi menjabat sebagai Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang, Sabtu (2/9/2023)

Serah terima jabatan (Sertijab) ini dipimpin oleh Komandan Komando Resort Militer (Korem) 033/WP Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, Sabtu (2/9).

Danrem 033/WP Brigjen TNI Yudi Yulistyanto mengatakan pergantian pejabat itu merupakan tuntutan dan dinamika berkelanjutan yang pasti terjadi.

Pergantian itu karena adanya situasi dan kebutuhan organisasi dalam rangka penyesuaian kinerja organisasi dalam implementasi tugas, peran dan fungsi dijajaran TNI Angkatan Darat.

“Ini bentuk pola pembinaan karir. Sebagai perwira angkatan darat wajib mengikuti, sebab menjadian bagian dari pematangan, supaya mereka memiliki pengalaman di semua lini,” kata Yudi, di Kodim 0315/Tanjungpinang, Sabtu (2/9).

Yudi berpesan kepada Dandim 0315/ Tanjungpinang yang baru saja mengikuti sertijab agar senantiasa netral kepada masyarakat, terlebih menjelang Pemilu 2024.

“Apabila ada ketidaknetralan maka organisasi punya mekanisme dan pasti tegas,” ucapnya.

Selain itu, Danrem juga menyampaikan terimakasih kepada pejabat lama yaitu Kolonel Inf Tommy Anderson yang telah memiliki kemampuan yang bagus selama menjabat.

“Semoga di tempat barunya itu, melalui pengalaman yang dimiliki di sini dapat membantu dalam malaksanakan tugas dengan baik,” sebutnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Empat Pantangan yang Harus Dihindari Sebelum Hari Pernikahan

0
Ilustrasi pengantin baru. (Freepik)

batampos – Empat pantangan ini harus dihindari sebelum hari pernikahan. Salah satunya adalah tidak boleh bepergian jauh.

Sebelum melaksanakan pernikahan sepasang calon pengantin harus mematuhi beberapa persyaratan, salah satunya adalah pantangan. Pantangan bagi calon pengantin ini sangat kuat dalam budaya Jawa. Terlebih jika dikaitkan dengan Primbon Jawa.

Primbon Jawa percaya bahwa para calon pengantin perlu menghindari beberapa kegiatan sesaat sebelum melangsungkan pernikahan.

Apabila dilanggar, maka siap-siap akan ada kesialan yang dipercaya dapat menimpa sang calon mempelai.Berikut informasi terkait pantangan bagi calon pengantin sebelum menikah menurut primbon Jawa.

Baca Juga:Elvy Sukaesih Bahagia Lagunya Berumur Panjang

1. Calon Pengantin Tidak Boleh Bertemu 15 Hari Sebelum Hari H

Dalam budaya Jawa, istilah ini lebih dikenal dengan nama pingitan. Pingitan ini sendiri memiliki manfaat yang cukup baik sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Kedua pengantin akan memupuk rasa rindu karena tidak bisa bertemu selama kurun waktu tertentu, tentunya hal tersebut akan membuat pernikahan nantinya diharapkan lebih harmonis.

2. Tidak Boleh Pergi Jauh

Calon mempelai pengantin juga disarankan untuk tidak pergi jauh. Khawatir akan terjadi kejadian yang tidak diinginkan.Karena apabila kita pergi jauh, biasanya kesialan akan lebih mudah menimpa karena hanya sedikit kenalan yang bisa dimintakan bantuan.

3. Tidak Boleh Bereprgian Melintasi Perairan

Pantangan yang satu ini mungkin bisa dibilang sangat masuk akal. Calon pengantin dikhawatirkan akan tenggelam apabila berpergian dengan melintasi kawasan perairan.

4. Tidak Boleh Berkendara

Kedua calon mempelai pengantin dilarang untuk berkendara beberapa hari sebelum melangsungkan pernikahan.
Hal tersebut dilarang untuk menghindarkan calon pengantin dari insiden kecelakaan lalu lintas.
Jika ingin berpergian, diusahakan ada orang lain yang bertugas untuk mengendarai kendaraannya. (*)

Reporter: jp group

Warga Bangun Posko Germas di Perumahan Citra Batam

0
Germas di Batam
Foto Cecep Mulyana/Batam Pos.
Sekda Kota Batam Jefridin bersama RW 001 dan undangan meresmikan kampung Germas di rw 001 Perumahan Citra Batam Batamcebter, Sabtu (2/9).

batampos – Warga Perumahan Citra Batam membangun posko kesehatan demi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Sabtu (4/9). Selain itu, warga juga mengadakan senam dan olahraga bersama.

“Telah dibuka nya posko Germas yang ada di Perumahan Citra Batam. Insya Allah seminggu sekali akan diadakan kegiatan olahraga bersama seluruh warga, untuk menciptakan kondisi kesehatan kedepannya lebih baik,” ujar Ketua RW 01 Citra Batam, Gulam Ismanulah, Sabtu (2/9).

Posko kesehatan ini demi memfasilitasi kebutuhan masyarakat seperti cek kesehatan, dan posyandu.

“Selain berolahraga bersama, germas kali ini dari pemerintah kota Batam juga menyediakan posko kesehatan untuk warga setempat seperti posyandu,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemko Batam, Jefridin Hamid menyampaikan, kegiatan pencanangan kampung germas ini, usai instruksi Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa masyarakat harus melaksanakan gerakan hidup sehat.

Baca Juga: Perokok di Kalangan Remaja Memprihatinkan, Batam Gencarkan Sosialisasi Germas

“Bagi masyarakat Batam dari kebijakan wali kota menginstruksi ke setiap kelurahan harus ada posko Germas. Alhamdulilah dari 64 kelurahan, sampai saat ini sudah 38 dan sisanya setiap minggu akan jalan terus,” ujarnya.

Tujuannya agar masyarakat melaksanakan aktivitas sesuai 7 langkah yang diatur dalam instruksi presiden, agar masyarakat melalui RT maupun RW untuk berolahraga. Sehingga bisa menjaga kesehatan.

“Harapan seluruh masyarakat disini dapat melaksanakan kegiatan Germas dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Baloi Permai, Muhammad Rois mengatakan, pencanangan Germas ini dari pemberdayaan masyarakat .

“Kami dari Puskesmas Baloipermai melakukan pembinaan dan memfasilitasi di bidang kesehatan. Ini adalah kelurahan terakhir dilaksanakan kegiatan ini, mewakili dari lima kelurahan di Batam Kota,” ujarnya.

Reporter: AZIZ MAULANA

TPN Ganjar Diketuai Arsjad Rasjid 

0
Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Hanura Oeman Sapta Odang, Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo (dari kiri ke kanan) di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (4/9/2023). ANTARA/Narda Margaretha Sinambela

batampos- Untuk mempersiapkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 telah dibentuk Tim Pemenangan Nasional (TPN). Tak tanggung tanggung, TPN diketuai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid .

Penunjukan dilakukan dalam pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Hanura Oeman Sapta Odang, Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dan Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin.
“Kami berempat mengadakan rapat pertama kali secara resmi yang dipimpin oleh Ibu Megawati dalam rangka, yang paling penting adalah rencana pembentukan TPN. TPN itu singkatan dari Tim Pemenangan Nasional. Sudah disampaikan tadi ya, sudah diketok ya,” ujar Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo kepada awak media.

 

“Di mana ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) adalah Pak Arsjad Rasyid, tadi diputuskan,” sambungnya.
Menurut Harry, Arsjad adalah sosok yang bisa diterima semua kelompok. Dia dianggap memiliki kapasitas dan jaringan yang luar biasa sebagai ketua Kadin.
“Pak Arsyad Rasjid, kami tahu figur yang bisa diterima semua pihak, pintar, muda, jaringannya luas dan ketua umum Kadin juga. Itu yang saya rasa paling utama,” jelas dia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa Kantor Pusat TPN Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 beralamat di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

 

Kantor tersebut juga pernah digunakan sebagai kantor pemenangan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
“Jadi, kantor pusat tim pemenangan itu berada di Gedung High End yang digunakan juga pada saat pemenangan Pak Jokowi dengan KH Ma’ruf Amin,” ucap Hasto.
Adapun rapat perdana TPN selanjutnya akan digelar pada 13 September 2023. Rapat nantinya akan rutin digelar setiap Rabu.
Sebelumnya pada Selasa (18/7), Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengaku siap menjadi Tim Sukses Pemenangan Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Saya rasa semua orang pasti akan menyatakan siap (jadi timses pemenangan Ganjar). Kenapa? Kalau untuk membawa suatu hal yang baik untuk bangsa ini, saya rasa setiap insan bangsa harus menyatakan siap,” ujar Arsjad sebelum memberikan arahan kepada juru kampanye bakal capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di I News Tower, Jakarta, Selasa.
Ia menilai menjadi Timses Ganjar merupakan suatu hal yang baik untuk negara. Oleh sebab itu, dia bersedia apabila ditunjuk.
Untuk diketahui, Ganjar Pranowo adalah bakal calon presiden yang telah mendapat dukungan dari PDIP, Perindo, Hanura, PPP. Akan tetapi belum ada calon wakil presiden yang ditetapkan.
Sesuai dengan jadwal KPU RI, pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden mulai19 Oktober hingga 25 November 2023.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) mengatur pasangan calon presiden/wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden/wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi dari DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 yang total perolehan suara sahnya minimal 34.992.703 suara. (*)
reporter: antara

Warga Kampung Tembeling, Bintan Selamat Setelah Digigit Buaya

0
Warga Kampung Tembeling, Ahadi mengalami luka setelah menjadi korban gigitan buaya saat hendak buang air kecil di rumahnya, Senin (4/9/2023) dini hari. F.Warga Kampung Tembeling.

batampos– Seorang warga Kampung Tembeling RT 002 RW 001, Kecamatan Teluk Bintan, Ahadi, 67, berhasil selamat setelah digigit buaya.

Kejadian ini terjadi saat korban hendak buang air kecil dari rumahnya yang merupakan rumah panggung, Senin (4/9/2023) dini hari.

Kapolsek Teluk Bintan, Ipda Bobbi Pratama mengatakan, awalnya korban bangun untuk buang air kecil. Saat hendak buang air kecil, seekor buaya mengigit korban hingga membuat korban terjatuh dari rumahnya.

Korban berusaha meloloskan diri dari gigitan buaya dengan berulang kali memukul mata buaya.

BACA JUGA: Buaya Sepanjang 4 Meter Muncul di Pemukiman Warga di Batu 8

“Akhirnya buaya melepaskan gigitannya,” kata dia.

Dia mengatakan, selepas kejadian, masyarakat langsung membawa korban ke rumah sakit.

Akibat kejadian ini, kata dia, korban mengalami luka di bagian kaki kanan dan tangan kiri.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di aliran sungai agar berhati-hati terhadap ancaman buaya muara. (*)

reporter: slamet

Alat Berat akan Masuk Objek Pajak, Dispenda Kepri Data Jumlahnya

0
jalan pembangunan
Ilustrasi. Alat berat dikerahkan untuk menunjang proses pembangunan dua jalur Jalan Trans Barelang. Alat berat akan masuk objek pajak 2024. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menjadikan alat berat sebagai objek atau sasaran pajak di tahun 2024 mendatang

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, Diki Wijaya menyampaikan bahwa sekarang ini pihaknya telah mendata alat berat di Provinsi Kepri. Proses pendataan dilakukan masing-masing UPT di Kabupaten/Kota di Kepri.

“Sekarang ini masih mendata. Jadi nanti baru dihitung dan ditetapkan begitu alat berat itu masuk dalam objek pajaknya,” ujar Diky, Senin (4/9).

Menurutnya, sejauh ini dari proses pendataan yang dilakukan dari masing-masing UPT sudah mendata sekitar 250 unit alat berat. Jumlah alat berat tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring laporan masuk dari masing-masing UPT.

“Jadi belum dapat dipastikan berapa jumlah riil alat berat ini,” tambahnya.

Baca Juga: Berkendara Lawan Arus Masih Jadi Kebiasaan Pemotor di Batuaji dan Sagulung

Disinggung mengenai target, Dicky Wijaya mengaku optimis akan berhasil memungut Rp 2 miliar pajak daerah tahun depan. Sementara itu mengenai perhitungan pajak alat berat itu sendiri, Diky menjawab berdasarkan Undang-undang No 1 Tahun 2022 dan PP 35 Tahun 2023 tarif maksimal 0,2 persen dikalikan dengan harga nilai jual alat berat.

“Jadi tugas kami sebelum tentukan besaran tarif yakni mendata keberadaan dan kepemilikan atau pengusaan alat beratnya untuk tentukan objek dan subjek pajak. Menghitung nilai jual alat beratnya dan baru bisa tau potensi PABnya,” ungkap Diky.

Diky menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah melakukan pendataan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) alat berat. Sehingga ketika ini sudah ditetapkan, akan memudahkan pendataan besaran pajak yang dikenakakan terhadap alat berat tersebut.

“Hari ini kita sudah penataan NJKP. Ada beberapa kriteria nantinya alat berat di industri dan luar industri,” pungkasnya.

Baca Juga: Penumpang Kaget Pass Pelabuhan Internasional Naik: Ini Kapan Sosialisasinya Ya

Sebelumnya, Pemprov Kepri menjadikan alat berat sebagai objek atau sasaran pajak di tahun 2024 mendatang. Selain itu, juga menyasar retrebusi dari sektor Pertambangan Mineral Bukan Logam (PMBL) yang ada di wilayah Provinsi Kepri.

“Mulai tahun 2024 mendatang, alat berat dan PMBL akan menjadi sektor tambahan pendapatan bagi Pemprov Kepri,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri, Diki Wijaya, Minggu (3/8) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, kebijakan ini merujuk pada UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Menurut Diki Wijaya, Pemprov Kepri sudah mengajuk pembahasan Ranperda Pajak dan Retrebusi ke DPRD Provinsi Kepri, Selasa (29/8) lalu. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Kapolsek Sekupang Terima Penghargaan dan Pin Emas dari Kapolri

0
Polsek Sekupang e1693823530437
Kapolsek Sekupang, Kompol Zainal Abidin Christoper Tamba, menerima penghargaan dan Pin Emas dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diserahkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di Aula Mapolresta Barelang, Senin (4/9).

batampos – Kapolsek Sekupang, Kompol Zainal Abidin Christoper Tamba, menerima penghargaan dan Pin Emas dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diserahkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto atas prestasi tim pemerolehan Akreditas Assesment Centre Polri sebagai Lembaga penyelenggara penilaian Kompetisi Kategori “A” di Aula Mapolresta Barelang, Senin (4/9).

Penghargaan dan pin emas yang diterima orang nomor satu di Mapolsek Sekupang ini tertuang dalam surat Keputusan Nomor: kep/561/IV/2023. Saat dikonfirmasi, Kompol Tamba mengucapkan rasa syukur atas anugerah dan penghargaan ini.

“Yang pertama saya bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas anugerah dan kebaikan-Nya dan berterima kasih kepada pimpinan, bapak Kapolri, untuk reward dan kepercayaan yang telah diberikan,” ungkap Kompol Tamba.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

Menurut Kompol Tamba, penghargaan yang diterimanya ini, merupakan penghargaan prestasi tim pemerolehan Akreditas Assesment Centre Polri sebagai Lembaga penyelenggara penilaian Kompetisi Kategori “A”, sewaktu dirinya masih di Biro SDM Polda Kepri.

“Sebenarnya penghargaan ini, saat saya masih di biro SDM Polda Kepri, bersama Ipda Apriadi,” ujar Kompol Tamba.

Ia juga tidak menyangka bisa mendapat Penghargaan Pin Emas Kapolri. “Kita laksanakan tugas dengan baik sesuai amanah dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan dan biarkan pimpinan yangg menilai dan mengalir seperti air. Artinya bekerjalah dengan baik dan biarkan pimpinan menilai serta hasilnya kita serahkan kepada yang maha kuasa,” pungkas Kompol Tamba.

Pin emas Kapolri merupakan penghargaan bagi personel Polri yang berjasa dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Akreditas Assesment Centre Polri merupakan salah satu sumber PNBP di Polri. Hasil dari Assessment Center ini dapat digunakan dalam strategi pembinaan dan pengembangan SDM suatu organisasi.

Manfaat yang dapat digunakan dari hasil Assessment Center antara lain memperoleh kriteria yang jelas untuk suatu jabatan tertentu. Mengidentifikasi kader-kader pemimpin melalui suatu metode yang memiliki akurasi dan objektivitas yang dapat diandalkan.

Baca Juga: Perampok Bos Toko Sembako di Batuaji Gunakan Uang Untuk Foya-foya dan Beli Narkoba

Selain itu juga dapat menghasilkan strategi dan tindakan pengembangan yang spesifik dan terencana bagi pegawai. Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai.

Manfaat yang diperoleh dari Assessment Center tersebut dapat dipergunakan oleh pimpinan organisasi sebagai salah satu sarana atau alat pengambilan keputusan yang berkaitan dengan SDM seperti rekruitmen, promosi, mutasi, dan pengembangan karir pegawai.

“Di Kepri tak hanya lingkungan Polri saja kita assesment, tetapi juga instansi pemerintah yang bekerja sama seperti pejabat eseloni di BP Batam, Pemko Batam KPU, BPS, dan lain sebagainya. Peserta asesmen jabatan atau asessmen eselon dan itu menjadi sumber PNBP bagi polri, dan kemudian kualitas dan kuantitas pelaksaan asesmen center itu diakui dan dapat diterima oleh badan akreditasi asessmen center dari Kemenpan RB,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Berkendara Lawan Arus Masih Jadi Kebiasaan Pemotor di Batuaji dan Sagulung

0
Jalan Tanjunguncang
Ilustrasi. Para pengendara melawan arus saat melintas di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pihak kepolisian berencana melaksanakan operasi zebra patuh seligi dalam waktu dekat ini. Operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan aman dalam berkendaraan ataupun berlalulintas.

Salah satu sasaran dari operasi ini adalah berkendara melawan arus. Di Batuaji dan Sagulung berkendara melawan arus masih marak terjadi dan sepertinya sudah menjadi kebiasaan warga untuk memperpendek jarak tempuh ke lokasi tujuan.

Perilaku berkendaraan yang tidak aman ini terjadi di lokasi persimpangan jalan protokol atau jalan masuk pemukiman. Pengendara khusunya pemotor enggan memutar arah melalui U Turn dan nekad melawan arus karena jaraknya tidak terlalu jauh ketimbang harus melalui U Turn atau lokasi pemutaran.

Kebiasaan melawan arus ini sering mengecoh pengendara yang datang dari arah yang benar. Akibatnya, tabrakan ataupun senggolan kerap terjadi. Seperti yang dialami seorang ibu yang berboncengan dengan anaknya di Jalan Diponegoro Seitemiang, Senin (4/9).

Baca Juga: Perampok Bos Toko Sembako di Batuaji Gunakan Uang Untuk Foya-foya dan Beli Narkoba

Ibu tersebut melawan arus dari depan pintu masuk kawasan Golf Marina dan hendak ke Perumahan Permata Hijau. Dari arah Seitemiang kendaraan sedang padat sehingga dia terjatuh karena mencoba menghindari tabrakan saat menyeberang di jalur yang seharusnya untuk kendaraan dari arah Seitemiang.

Sebelumnya juga terjadi kecelakaan yang cukup serius. Mobil pick-up terbalik karena mencoba menghindari pemotor yang melawan arus di depan Perumahan Mutiara Hijau.

“Setiap hari ada saja yang jatuh atau tabrakan. Orang pada lawan arus semua di sini. Jangankan sepeda motor, kadang-kadang mobil juga mau lawan arus,” ujar Toni, warga yang menempati rumah liar di Simpang Tobing.

Pantauan di lapangan, dari Simpang Basecamp hingga Simpang Tobing belum ada U Turn. Pengendara sepeda motor dari Perumahan Paradise dan Mutiara Hijau, Kelurahan Bukit Tempayan, Batuaji yang akan ke Sekupang umumnya melawan arus ke arah Simpang Tobing karena memang belum ada U Turn di persimpangan jalan masuk pemukiman mereka.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

Jika mengikuti alur jalan mereka harus memutar sampai ke simpang Basecamp. Begitu juga warga pemukiman liar di sebelahnya, jika ingin ke arah Basecamp kebanyakan melawan arus ketimbang harus mutar hingga ke Simpang Tobing.

“Sejak jalan dua jalur itu dibuka, kami jadi repot. Harus mutar jauh ke Basecamp dulu kalau mau ke Sekupang. Banyak yang nekad kawan arus jadinya,” ujar Renata, warga Perumahan Mutiara Hijau.

Begitu juga dengan Jalan R Suprapto Batuaji masih banyak kekurangan U turn sehingga pengendara nekad melawan arus. Warga berharap agar Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas terkait untuk membangun jalur pemutaran dalam mempermudah akses warga. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara