Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5046

Warga Kampung Tembeling, Bintan Selamat Setelah Digigit Buaya

0
Warga Kampung Tembeling, Ahadi mengalami luka setelah menjadi korban gigitan buaya saat hendak buang air kecil di rumahnya, Senin (4/9/2023) dini hari. F.Warga Kampung Tembeling.

batampos– Seorang warga Kampung Tembeling RT 002 RW 001, Kecamatan Teluk Bintan, Ahadi, 67, berhasil selamat setelah digigit buaya.

Kejadian ini terjadi saat korban hendak buang air kecil dari rumahnya yang merupakan rumah panggung, Senin (4/9/2023) dini hari.

Kapolsek Teluk Bintan, Ipda Bobbi Pratama mengatakan, awalnya korban bangun untuk buang air kecil. Saat hendak buang air kecil, seekor buaya mengigit korban hingga membuat korban terjatuh dari rumahnya.

Korban berusaha meloloskan diri dari gigitan buaya dengan berulang kali memukul mata buaya.

BACA JUGA: Buaya Sepanjang 4 Meter Muncul di Pemukiman Warga di Batu 8

“Akhirnya buaya melepaskan gigitannya,” kata dia.

Dia mengatakan, selepas kejadian, masyarakat langsung membawa korban ke rumah sakit.

Akibat kejadian ini, kata dia, korban mengalami luka di bagian kaki kanan dan tangan kiri.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di aliran sungai agar berhati-hati terhadap ancaman buaya muara. (*)

reporter: slamet

Alat Berat akan Masuk Objek Pajak, Dispenda Kepri Data Jumlahnya

0
jalan pembangunan
Ilustrasi. Alat berat dikerahkan untuk menunjang proses pembangunan dua jalur Jalan Trans Barelang. Alat berat akan masuk objek pajak 2024. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menjadikan alat berat sebagai objek atau sasaran pajak di tahun 2024 mendatang

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, Diki Wijaya menyampaikan bahwa sekarang ini pihaknya telah mendata alat berat di Provinsi Kepri. Proses pendataan dilakukan masing-masing UPT di Kabupaten/Kota di Kepri.

“Sekarang ini masih mendata. Jadi nanti baru dihitung dan ditetapkan begitu alat berat itu masuk dalam objek pajaknya,” ujar Diky, Senin (4/9).

Menurutnya, sejauh ini dari proses pendataan yang dilakukan dari masing-masing UPT sudah mendata sekitar 250 unit alat berat. Jumlah alat berat tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring laporan masuk dari masing-masing UPT.

“Jadi belum dapat dipastikan berapa jumlah riil alat berat ini,” tambahnya.

Baca Juga: Berkendara Lawan Arus Masih Jadi Kebiasaan Pemotor di Batuaji dan Sagulung

Disinggung mengenai target, Dicky Wijaya mengaku optimis akan berhasil memungut Rp 2 miliar pajak daerah tahun depan. Sementara itu mengenai perhitungan pajak alat berat itu sendiri, Diky menjawab berdasarkan Undang-undang No 1 Tahun 2022 dan PP 35 Tahun 2023 tarif maksimal 0,2 persen dikalikan dengan harga nilai jual alat berat.

“Jadi tugas kami sebelum tentukan besaran tarif yakni mendata keberadaan dan kepemilikan atau pengusaan alat beratnya untuk tentukan objek dan subjek pajak. Menghitung nilai jual alat beratnya dan baru bisa tau potensi PABnya,” ungkap Diky.

Diky menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah melakukan pendataan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) alat berat. Sehingga ketika ini sudah ditetapkan, akan memudahkan pendataan besaran pajak yang dikenakakan terhadap alat berat tersebut.

“Hari ini kita sudah penataan NJKP. Ada beberapa kriteria nantinya alat berat di industri dan luar industri,” pungkasnya.

Baca Juga: Penumpang Kaget Pass Pelabuhan Internasional Naik: Ini Kapan Sosialisasinya Ya

Sebelumnya, Pemprov Kepri menjadikan alat berat sebagai objek atau sasaran pajak di tahun 2024 mendatang. Selain itu, juga menyasar retrebusi dari sektor Pertambangan Mineral Bukan Logam (PMBL) yang ada di wilayah Provinsi Kepri.

“Mulai tahun 2024 mendatang, alat berat dan PMBL akan menjadi sektor tambahan pendapatan bagi Pemprov Kepri,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri, Diki Wijaya, Minggu (3/8) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, kebijakan ini merujuk pada UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Menurut Diki Wijaya, Pemprov Kepri sudah mengajuk pembahasan Ranperda Pajak dan Retrebusi ke DPRD Provinsi Kepri, Selasa (29/8) lalu. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Kapolsek Sekupang Terima Penghargaan dan Pin Emas dari Kapolri

0
Polsek Sekupang e1693823530437
Kapolsek Sekupang, Kompol Zainal Abidin Christoper Tamba, menerima penghargaan dan Pin Emas dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diserahkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di Aula Mapolresta Barelang, Senin (4/9).

batampos – Kapolsek Sekupang, Kompol Zainal Abidin Christoper Tamba, menerima penghargaan dan Pin Emas dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diserahkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto atas prestasi tim pemerolehan Akreditas Assesment Centre Polri sebagai Lembaga penyelenggara penilaian Kompetisi Kategori “A” di Aula Mapolresta Barelang, Senin (4/9).

Penghargaan dan pin emas yang diterima orang nomor satu di Mapolsek Sekupang ini tertuang dalam surat Keputusan Nomor: kep/561/IV/2023. Saat dikonfirmasi, Kompol Tamba mengucapkan rasa syukur atas anugerah dan penghargaan ini.

“Yang pertama saya bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas anugerah dan kebaikan-Nya dan berterima kasih kepada pimpinan, bapak Kapolri, untuk reward dan kepercayaan yang telah diberikan,” ungkap Kompol Tamba.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

Menurut Kompol Tamba, penghargaan yang diterimanya ini, merupakan penghargaan prestasi tim pemerolehan Akreditas Assesment Centre Polri sebagai Lembaga penyelenggara penilaian Kompetisi Kategori “A”, sewaktu dirinya masih di Biro SDM Polda Kepri.

“Sebenarnya penghargaan ini, saat saya masih di biro SDM Polda Kepri, bersama Ipda Apriadi,” ujar Kompol Tamba.

Ia juga tidak menyangka bisa mendapat Penghargaan Pin Emas Kapolri. “Kita laksanakan tugas dengan baik sesuai amanah dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan dan biarkan pimpinan yangg menilai dan mengalir seperti air. Artinya bekerjalah dengan baik dan biarkan pimpinan menilai serta hasilnya kita serahkan kepada yang maha kuasa,” pungkas Kompol Tamba.

Pin emas Kapolri merupakan penghargaan bagi personel Polri yang berjasa dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Akreditas Assesment Centre Polri merupakan salah satu sumber PNBP di Polri. Hasil dari Assessment Center ini dapat digunakan dalam strategi pembinaan dan pengembangan SDM suatu organisasi.

Manfaat yang dapat digunakan dari hasil Assessment Center antara lain memperoleh kriteria yang jelas untuk suatu jabatan tertentu. Mengidentifikasi kader-kader pemimpin melalui suatu metode yang memiliki akurasi dan objektivitas yang dapat diandalkan.

Baca Juga: Perampok Bos Toko Sembako di Batuaji Gunakan Uang Untuk Foya-foya dan Beli Narkoba

Selain itu juga dapat menghasilkan strategi dan tindakan pengembangan yang spesifik dan terencana bagi pegawai. Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai.

Manfaat yang diperoleh dari Assessment Center tersebut dapat dipergunakan oleh pimpinan organisasi sebagai salah satu sarana atau alat pengambilan keputusan yang berkaitan dengan SDM seperti rekruitmen, promosi, mutasi, dan pengembangan karir pegawai.

“Di Kepri tak hanya lingkungan Polri saja kita assesment, tetapi juga instansi pemerintah yang bekerja sama seperti pejabat eseloni di BP Batam, Pemko Batam KPU, BPS, dan lain sebagainya. Peserta asesmen jabatan atau asessmen eselon dan itu menjadi sumber PNBP bagi polri, dan kemudian kualitas dan kuantitas pelaksaan asesmen center itu diakui dan dapat diterima oleh badan akreditasi asessmen center dari Kemenpan RB,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Berkendara Lawan Arus Masih Jadi Kebiasaan Pemotor di Batuaji dan Sagulung

0
Jalan Tanjunguncang
Ilustrasi. Para pengendara melawan arus saat melintas di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pihak kepolisian berencana melaksanakan operasi zebra patuh seligi dalam waktu dekat ini. Operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan aman dalam berkendaraan ataupun berlalulintas.

Salah satu sasaran dari operasi ini adalah berkendara melawan arus. Di Batuaji dan Sagulung berkendara melawan arus masih marak terjadi dan sepertinya sudah menjadi kebiasaan warga untuk memperpendek jarak tempuh ke lokasi tujuan.

Perilaku berkendaraan yang tidak aman ini terjadi di lokasi persimpangan jalan protokol atau jalan masuk pemukiman. Pengendara khusunya pemotor enggan memutar arah melalui U Turn dan nekad melawan arus karena jaraknya tidak terlalu jauh ketimbang harus melalui U Turn atau lokasi pemutaran.

Kebiasaan melawan arus ini sering mengecoh pengendara yang datang dari arah yang benar. Akibatnya, tabrakan ataupun senggolan kerap terjadi. Seperti yang dialami seorang ibu yang berboncengan dengan anaknya di Jalan Diponegoro Seitemiang, Senin (4/9).

Baca Juga: Perampok Bos Toko Sembako di Batuaji Gunakan Uang Untuk Foya-foya dan Beli Narkoba

Ibu tersebut melawan arus dari depan pintu masuk kawasan Golf Marina dan hendak ke Perumahan Permata Hijau. Dari arah Seitemiang kendaraan sedang padat sehingga dia terjatuh karena mencoba menghindari tabrakan saat menyeberang di jalur yang seharusnya untuk kendaraan dari arah Seitemiang.

Sebelumnya juga terjadi kecelakaan yang cukup serius. Mobil pick-up terbalik karena mencoba menghindari pemotor yang melawan arus di depan Perumahan Mutiara Hijau.

“Setiap hari ada saja yang jatuh atau tabrakan. Orang pada lawan arus semua di sini. Jangankan sepeda motor, kadang-kadang mobil juga mau lawan arus,” ujar Toni, warga yang menempati rumah liar di Simpang Tobing.

Pantauan di lapangan, dari Simpang Basecamp hingga Simpang Tobing belum ada U Turn. Pengendara sepeda motor dari Perumahan Paradise dan Mutiara Hijau, Kelurahan Bukit Tempayan, Batuaji yang akan ke Sekupang umumnya melawan arus ke arah Simpang Tobing karena memang belum ada U Turn di persimpangan jalan masuk pemukiman mereka.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

Jika mengikuti alur jalan mereka harus memutar sampai ke simpang Basecamp. Begitu juga warga pemukiman liar di sebelahnya, jika ingin ke arah Basecamp kebanyakan melawan arus ketimbang harus mutar hingga ke Simpang Tobing.

“Sejak jalan dua jalur itu dibuka, kami jadi repot. Harus mutar jauh ke Basecamp dulu kalau mau ke Sekupang. Banyak yang nekad kawan arus jadinya,” ujar Renata, warga Perumahan Mutiara Hijau.

Begitu juga dengan Jalan R Suprapto Batuaji masih banyak kekurangan U turn sehingga pengendara nekad melawan arus. Warga berharap agar Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas terkait untuk membangun jalur pemutaran dalam mempermudah akses warga. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Keajaiban Cristiano Ronaldo di Usia 38 Tahun, Cetak 850 Gol dan Dipanggil Timnas

0
Cristiano Ronaldo (kanan) merayakan gol kedua bersama gelandang Abdulrahman Ghareeb dalam kemenangan Al Nassr FC atas Al Shabab FC di Al Awwal Park Stadium, Riyadh, kemarin. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

batampos – Hanya waktu yang akan menjawab kapan Cristiano Ronaldo berhenti melakukan kebiasaannya mencetak gol. Ikon Portugal itu kembali membuat catatan sejarah setelah mencetak total 850 gol sepanjang kariernya.

CR7 membubuhkan tinta emas dalam perjalanan kariernya setelah membantu mencetak gol bersama Al Nassr. Gol itu membuatnya menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak 850 gol untuk klub dan negara.

Pemain Portugal berusia 38 tahun itu membintangi dua assist dan satu gol saat Al-Nassr mengalahkan Al-Hazm 5-1 di Liga Pro Arab Saudi, Sabtu (2/9). Setelah Abdulrahman Ghareeb membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-33, berkat assist Ronaldo, Abdullah Al-Khaibari menggandakan keunggulan mereka delapan menit memasuki tambahan waktu babak pertama.

Muhammed Badmosi memperkecil ketertinggalan dengan tendangan indahnya dua menit memasuki babak kedua. Namun, Al-Alami merestorasi keunggulan dua gol mereka melalui Otavio 10 menit kemudian, dengan Ronaldo kembali memberikan assist.

Pemain asal Portugal ini kemudian mencetak gol pada menit ke-68 melalui gol bersejarahnya, yang memastikan kemenangan Al Nassr. Rekannya di lini serang, Sadio Mane, menambah keunggulan pada skor 12 menit menjelang pertandingan usai.

Dengan kemenangan gemilang – kemenangan ketiga berturut-turut – Al Nassr naik ke urutan keenam dalam klasemen, empat poin di belakang pemimpin klasemen Al-Hilal, setelah lima pertandingan.

Komentar Pelatih Roberto Martinez

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memanggil Cristiano Ronaldo ke skuadnya untuk jeda internasional mendatang. Pemain berusia 38 tahun ini baru-baru ini sedang dalam performa terbaiknya di klub sepak bola – mencetak enam gol dalam tiga pertandingan terakhirnya.

Ronaldo juga telah mencetak lima gol dalam empat pertandingan kualifikasi UEFA Euro 2024 untuk juara Euro 2016 tersebut. Dia akan bersiap saat Portugal menghadapi Slovakia (8 September) dan Luksemburg (11 September).

“Pemain dengan 200 penampilan, itu sesuatu yang unik. Saya dapat memberitahu Anda bahwa saya sangat senang memiliki Cristiano Ronaldo di tim saya.”

Di antara banyak penghargaannya di sepak bola pria internasional, Cristiano Ronaldo memiliki penampilan terbanyak (200) dan gol (123) dibandingkan pemain mana pun. Dia sekarang akan berusaha menambah jumlah itu saat CR7 berusaha menjadi pemain pertama yang tampil di enam Kejuaraan Eropa tahun depan. (*)

 

Reporter: JPGroup

Perampok Bos Toko Sembako di Batuaji Gunakan Uang Untuk Foya-foya dan Beli Narkoba

0
Perampokan Dalil Harahap 7 e1693189754547
PT, karyawan yang merampok bos toko sembako. F . Facebook

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, melalui Subdit 3 Jatanras telah menangkap perampok bos toko sembako di Batuaji. PT, 42, nekad merampok korban dan mengambil uang senilai Rp 190 juta yang hendak disetor korban ke bank di Fanindo, Batuaji.

“Pelaku berhasil diringkus pada Kamis lalu di rest area parkir truk kontainer di Cikarang Barat, Bekasi, seminggu usai mencoba melakukan pelarian dari kejaran polisi,” Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, saat dijumpai di Polda Kepri, Senin (4/9).

Pandra menyampaikan pelaku telah ditahan di Polda Kepri dan masih dilakukan penyidikan lebih lanjut. Termasuk sejumlah barang bukti.

“Barang bukti yang telah diamankan satu buah pisau warna hitam, satu buah pisau cutter dan uang tunai Rp 7,2 juta serta satu unit handphone,” terangnya.

Baca Juga: Pemotor Tewas Tertimpa Pohon di Batuaji

Dari hasil penyidikan sementara, pelaku sudah merencanakan aksinya dua bulan sebelum kejadian setelah mengetahui korban merupakan disabilitas (tuna wicara). Pelaku sebelumnya ialah residivis di Palembang.

“Pelaku juga baru bekerja dua bulan bersama korban. Sementara itu korban tidak sempat dilukai namun diancam dan di dorong dari mobil box tersebut di tepi jalan Sekupang,” terangnya.

Dari pemeriksaan uang dari perampokan itu digunakan pelaku berfoya-foya, membeli narkoba, dan sisa uang dari perampokan itu hanya Rp 7,2 juta.

Peristiwa terjadi pada 25 Agustus lalu, saat pelaku mengantar korban dengan mobil box untuk menyetor uang tunai tersebut. Namun belum sampai masuk ke bank, pelaku mengancam korban dengan pisau dan langsung membawa mobil melaju kencang ke jalan Sei Temiang, Sekupang.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

“Lalu pelaku menghentikan mobil dan mendorong korban keluar dari mobil sambil menarik tas korban yang berisikan uang Rp 190 juta dan pelaku kabur dengan mobil tersebut,” terangnya.

Pelaku dikenakan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan terhadap orang dengan maksud mencuri.

“Pelaku terancam pidana penjara selama sembilan tahun,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Perampok Bos Toko Sembako di Batuaji Gunakan Uang Untuk Foya-foya dan Beli Narkoba

0
Perampokan Dalil Harahap 7 e1693189754547
PT, karyawan yang merampok bos toko sembako. F . Facebook

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, melalui Subdit 3 Jatanras telah menangkap perampok bos toko sembako di Batuaji. PT, 42, nekad merampok korban dan mengambil uang senilai Rp 190 juta yang hendak disetor korban ke bank di Fanindo, Batuaji.

“Pelaku berhasil diringkus pada Kamis lalu di rest area parkir truk kontainer di Cikarang Barat, Bekasi, seminggu usai mencoba melakukan pelarian dari kejaran polisi,” Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, saat dijumpai di Polda Kepri, Senin (4/9).

Pandra menyampaikan pelaku telah ditahan di Polda Kepri dan masih dilakukan penyidikan lebih lanjut. Termasuk sejumlah barang bukti.

“Barang bukti yang telah diamankan satu buah pisau warna hitam, satu buah pisau cutter dan uang tunai Rp 7,2 juta serta satu unit handphone,” terangnya.

Baca Juga: Pemotor Tewas Tertimpa Pohon di Batuaji

Dari hasil penyidikan sementara, pelaku sudah merencanakan aksinya dua bulan sebelum kejadian setelah mengetahui korban merupakan disabilitas (tuna wicara). Pelaku sebelumnya ialah residivis di Palembang.

“Pelaku juga baru bekerja dua bulan bersama korban. Sementara itu korban tidak sempat dilukai namun diancam dan di dorong dari mobil box tersebut di tepi jalan Sekupang,” terangnya.

Dari pemeriksaan uang dari perampokan itu digunakan pelaku berfoya-foya, membeli narkoba, dan sisa uang dari perampokan itu hanya Rp 7,2 juta.

Peristiwa terjadi pada 25 Agustus lalu, saat pelaku mengantar korban dengan mobil box untuk menyetor uang tunai tersebut. Namun belum sampai masuk ke bank, pelaku mengancam korban dengan pisau dan langsung membawa mobil melaju kencang ke jalan Sei Temiang, Sekupang.

Baca Juga: Operasi Zebra di Wilayah Kepri Dimulai, Ini 7 Sasaran Pengendara

“Lalu pelaku menghentikan mobil dan mendorong korban keluar dari mobil sambil menarik tas korban yang berisikan uang Rp 190 juta dan pelaku kabur dengan mobil tersebut,” terangnya.

Pelaku dikenakan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan terhadap orang dengan maksud mencuri.

“Pelaku terancam pidana penjara selama sembilan tahun,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Zapin Penyengat Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

0
Tarian Zapin Penyengat. F. Disbudpar Tanjungpinang

batampos– Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menetapkan Zapin Penyengat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2023.

Penetapan keputusan Zapin Penyengat sebagai Warisan Budaya Takbenda usulan Kota Tanjungpinang Kepri ini, berlangsung pada 28 hingga 31 Agustus di Jakarta.

Dalam putusan tim penilai, Zapin Penyengat lolos uji. Tim penilai merekomendasikannya sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Pejabat Fungsional Dinas Budaya Pariwisata (Disbudpar) Tanjungpinang Syafaruddin, mengatakan sebelum sidang putusan, masing-masing perwakilan memaparkan usulannya kepada tim penilai.

“Zapin Penyengat memiliki ciri khas gerakan tari yang berbeda dari jenis zapin yang lain. Alhamdulillah, lolos,” kata Syafaruddin.

BACA JUGA: SMP 4 Tanjungpinang Raih Juara Satu Festival Zapin Penyengat

Terpisah, Kepala Disbudpar Tanjungpinang Muhammad Nazri mengucap rasa syukur atas lolosnya Zapin Penyengat sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Keputusan tersebut, kata Nazri, dapat menjadikan Zapin Penyengat lebih terkenal dan dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia.

“Selain untuk memperkenalkan kekayaan budaya di Tanjungpinang, ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya,” harapnya.

Sekedar informasi, tahun 2023 Provinsi Kepri menyertakan lima usulan warisan budaya dari Kabupaten Kota yang ada di Kepri.

Tanjungpinang mengusulkan Zapin Penyengat. Batam mengusulkan Joging. Lingga mengusulkan Tempah Bidan dan Legenda Meriam Tegak dan Karimun mengusulkan Berdah. (*)

reporter: yusnadi

Bagnaia Kecelakaan, Aprilia Finis 1-2 Untuk Pertama Kali dalam Sejarah MotoGP

0
Bintang Aprilia Aleix Espargaro merayakan kemenangan di balapan MotoGP Barcelona, Minggu (3/9). (LLUIS GENE / AFP)

batampos – Aprilia bertarung di levelnya sendiri sepanjang akhir pekan balapan MotoGP Barcelona. Dimana Aleix Espargaro tampil sempurna setelah memenangi balapan kandangnya di feature race Minggu (3/9).

Sempurna bagi Espargaro lantaran di sprint race sehari sebelumnya (2/9) dia juga berhasil keluar sebagai pemenang.

Kemenangan Espargaro disempurnakan oleh Maverick Vinales yang finis runner up. Ini adalah untuk kali pertama sepanjang sejarah MotoGP, Aprilia mampu finis 1-2.

Bahkan, nyaris saja Aprilia menyapu bersih podium GP Barcelona, andai Miguel Oliveira (RNF Aprilia) tak disalip Jorge Martin (Pramac) dalam perebutan posisi ketiga.

Martin akhirnya finis ketiga.

Balapan MotoGP Barcelona harus dihentikan setelah dua insiden besar terjadi saat balapan baru saja dimulai.

Baca Juga: Terjadi Insiden di MotoGP Barcelona, Kaki Bagnaia Terlindas Motor Binder

Insiden pertama terjadi tikungan 1 selepas start. Enea Bastianini (Ducati) yang kehilangan cengkeraman ban depan terseret dari sisi dalam tikungan dan menyapu sejumlah pembalap lainnya.

Di antaranya Fabio di Giannantonio, Johann Zarco, Alex Marquez, dan Luca Marini.

Hanya berselang dua tikungan, juara bertahan Francesco Bagnaia kehilangan cengkeraman ban belakang dan mengalami highside hebat.

Tubuhnya terbang cukup tinggi lalu terbanting ke permukaan aspal dengan keras.

Dari belakang, Brad Binder (KTM) yang tidak mampu menghindar terlihat melindas kaki kanan Bagnaia.

Bagnaia terkapar di lintasan, hingga ambulans datang memberikan bantuan.

Dia kemudian dilarikan ke medical center untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Para Pengendara harus Bersiap, Operasi Zebra Seligi sudah Dimulai

0
Seorang anggota Satlantas menghentikan pengendara motor yang masih di bawah umur beberapa waktu lalu. f. dok humas polres Karimun

batampos– Hari ini, Senin (4/9), Operasi Zebra Seligi 2023 dimulai di wilayah hukum Polres Karimun. Hingga 14 hari ke depan, pengendara diminta melengkapi surat-surat selama berkendaraan.

Kasatlantas Polres Karimun Iptu Dristica Brian Arya Leviantona mengatakan, Operasi Zebra Seligi 2023 dilaksanakan guna menegakkan aturan lalulintas bagi pengendara. Ada tujuh pelanggaran yang menjadi fokus Operasi Seligi 2023.

“Target operasi yaitu pengendara yang melawan arus, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari dua orang, pengendara menggunakan ponsel saat berkendara, dan pengendara motor di bawah umur,” sebut Dristica.

BACA JUGA: Razia Pajak Kendaraan, Banyak Pengemudi Motor Putar Balik

Selain itu, lanjut Dristica, target operasi juga merucut pada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt, serta pengendara di bawah pengaruh alkohol.

“Pastinya, Operasi Zebra Seligi 2023 yang kita lakukan demi kelancaran, dan ketertiban lalulintas menjelang pemilu 2024 nantinya,” tambahnya.

Oleh karenanya, Dristica meminta pengendara mematuhi, dan tidak melakukan pelanggaran. Sehingga sesama pengguna jalan raya merasa aman, dan nyaman berlalu lintas.

“Kita imbau pengendara untuk senantiasa melengkapi dokumen dalam berkendara. Selain melakukan sosialisasi, kami juga akan memberikan teguran bagi pengendara yang tidak melengkapi dan kedapatan melakukan pelanggaran dalam berkendara,” tutupnya. (*)

reporter: ichwanul fahmi