Kamis, 28 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5053

Pasca Aksi Masyarakat Blokade Jalan Masuk, Situasi Jembatan 4 Barelang Mulai Kondusif

0

 

Situasi di Jembatan 4 Barelang perlahan mulai kondusif pasca aksi masyarakat yang memblokade jalan masuk personel keamanan gabungan, Kamis (7/9/2023). Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapat laporan dari tim satuan tugas yang berada di lapangan.

rusuh rempang“Untuk saat ini, situasi mulai kondusif di Jembatan 4 Barelang. Kami berharap, masyarakat dan tim yang bertugas selalu dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Meski demikian, Ariastuty tak menampik jika masyarakat di beberapa titik masih melakukan aksi protes terhadap pengukuran yang akan dilakukan. Khususnya areal menuju Kantor Camat Sembulang.

“Didapatkan informasi bahwa ada oknum yang sengaja menebang dan merusak pohon untuk menghalangi jalannya petugas. Kami harapkan, tidak ada lagi upaya merusak dan anarkis tersebut. Sangat disayangkan apabila kembali terjadi,” tambahnya.

Dalam beberapa kesempatan, Ariastuty menjelaskan bahwa pengembangan Kawasan Rempang akan melibatkan masyarakat setempat.

Sehingga, pihaknya mengajak agar masyarakat tak terpengaruh dengan informasi negatif yang telah beredar dari mereka yang tak bertanggung jawab.

“BP Batam sudah menyampaikan bahwa hak masyarakat terdampak pembangunan sudah diperhatikan. Semoga masyarakat bisa memahaminya,” pungkasnya. (DN/rilis)

Polisi Akan Koordinasi Terkait Dugaan Praktik Jual Beli LKS di Batam

0
LKS e1692866255819
Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang diperjualbelikan kepada murid SD negeri di Batam.

batampos – Praktik jual beli buku Lembar Kerja Siswa (LKS) masih terjadi di sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Batam, padahal sudah dilarang Dinas Pendidikan Kota Batam. Dugaan adanya praktik pungli mencuat di lingkup internal sekolah.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Kepri, AKBP Ade Kuncoro, menyampaikan perihal informasi adanya praktik jual beli LKS di sekolah, sejauh ini dari polisi belum ada laporan ke tim siber pungli.

Baca Juga: Guru Didiskriminasi Karena Menentang Penjualan Buku LKS, Ini Tanggapan Disdik Batam

“Namun informasi ini akan ditindaklanjuti, jika terbukti maka kami juga berkoodinasi dengan Polresta Barelang dan dinas terkait,” ujarnya saat dijumpai di Polresta Barelang, Rabu (6/9).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto menegaskan sekolah tidak diperkenankan jual buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Jika memang buku itu diperlukan, sekolah mempersilahkan orangtua wali murid untuk membelinya di luar.

Dijelaskan Tri untuk buku LKS ini sifatnya menunjang kegiatan belajar siswa saja. Sementara buku materi pokoknya sudah ada ditanggung dengan dana BOS. LKS diluar cakupan dana BOS dan bukan buku wajib. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

PT Timah Tbk Pasang Penahan Abrasi Pantai Padang Kundur

0
pekerja sedang memasang tanggul penahan abrasi di pantai Padang, Kundur

batampos– PT Timah Tbk memasang tanggul penahan abrasi sepanjang 200 meter di Pantai Padang Kundur Desa Kundur kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun, Kamis (7/09/23). Pemasangan tanggul guna mengurangi dampak abrasi yang sering dikeluhkan masyarakat setempat.

Pemasangan tanggul penahan abrasi dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga masyarakat tidak cemas lagi air laut ke pemukiman warga.

Sri Handayani warga Padang Kundur mengaku senang dengan pemasangan tanggul penahan abrasi dilakukan PT Timah Tbk. Pemasangan tanggul membuat warga nyaman dan tidak cemas air laut masuk pekarangan rumah. Terlebih saat pasang air laut.

BACA JUGA: Perkenalkan Produk Mitra Binaan PT Timah Tbk Buka Stand di GTRA Summit 2023 di  Karimun

” Terimakasih atas perhatian PT Timah Tbk atas pemasangan tanggul penahan abrasi. Dengan pemasangan tanggul dapat mengurangi dampak abrasi pantai,” ujarnya.

Sri menjelaskan, jarak rumahnya dengan bibir pantai cukup dekat, sehingga apabila musim hujan dan air sedang pasang tinggi pekarangan rumahnya sering tergenang air. Sekarang dengan adanya tanggul penahan abrasi yang dipasang oleh PT Timah selain mencegah serta mengurangi dampak abrasi semoga air laut pasang tidak menggenangi pekarangan ruma lagi.

Kepala desa Kundur Marhalim mengapresiasi dukungan PT Timah Tbk yang telah membuat penahan abrasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Banyak manfaatnya selain pantai tidak cepat abrasi yang membahayakan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pantai. Kedepan dapat dijadikan lokasi wisata baru di Desa Kundur karena disekitar lokasi pemasangan penahan abrasi terdapat hutan mangrove yang cukup subur. (*)

reporter: imam sukarno

Tiket Terbatas, Ini Link Resmi Pembelian Tiket Piala Dunia U-17 2023

0
FIFA resmi memperkenalkan logo Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia. (fifa)

batampos – Bagi Anda yang tak sabar mendapatkan tiket Piala Dunia U-17 2023, FIFA resmi merilis link pendaftaran pembelian tiket event akbar sepak bola muda tersebut.

Turnamen itu akan digelar di Indonesia pada 10 November-2 Desember 2023. Karena jumlah tiket diyakini sangat terbatas, maka FIFA memberikan link pendaftaran untuk membeli tiket pertandingan.

Pendaftaran pembelian tiket pertandingan Piala Dunia U-17 2023 dilakukan secara online dengan mengklik tautan:

https://www.fifa.com/fifaplus/en/tournaments/mens/u17worldcup/indonesia-2023/register-interest

Jika mengakses tautan tersebut, penikmat sepak bola Tanah Air akan dibawa ke laman khusus di situs FIFA, di mana Anda bisa mendaftar sebagai salah satu calon pembeli tiket Piala Dunia U-17.

Calon pembeli akan diminta untuk melengkapi beberapa informasi, kemudian tinggal menunggu update dan tata cara pembelian tiket resmi ajang yang akan diikuti 24 negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Setelah melakukan registrasi, para calon penonton akan mendapat email terkait pembelian tiket Piala Dunia U-17 2023. Bagi mereka yang mendaftarkan minat, bakal mendapatkan informasi lanjutan soal penjualan tiket dan berbagai penawarannya lebih awal.

Dengan status tuan rumah, Indonesia otomatis mendapatkan jatah berlaga pada putaran final Piala Dunia U-17.

Menempati Grup A, skuad muda Merah Putih kini menanti calon lawan yang akan dihadapi dalam undian di Swiss pada 15 September 2023.

Total ada 24 negara yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2023. Para peserta meliputi Indonesia, Iran, Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan yang mewakili Asia (AFC), Burkina Faso, Mali, Maroko, Senegal (Afrika/CAF), Kanada, Meksiko, Panama Amerika Serikat (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia/CONCACAF), Argentina, Brasil, Ekuador, Venezuela (Amerika Selatan/COMMEBOL), Kaledonia Baru, Selandia Baru (Oceania/OFC), Inggris, Prancis, Jerman, Polandia, Spanyol (Eropa/UEFA). (*)

 

Reporter: JPGroup

Anak-Anak Korban Gas Air Mata Dalam Kericuhan di Rempang

0
Akibat kericuhan Rempang, beberapa pelajar menjadi korban gas air mata.
Foto dari tangkapan layar video masyarakat.
Salah seorang siswa pingsa usai terkena dampak gas air mata, dalam kericuhan di Jembatan 4, Rempang, Batam, Kamis (7/8).

batampos – Anak-anak menjadi korban gas air mata, saat kericuahan pemblokadean jalan menuju ke Pulau Rempang, Kamis (7/9). Dari informasi yang dikumpulkan Batam Pos, ada dua sekolah yang terdampak dari gas air mata yakni SD negeri 24 dan SMP negeri 22.

Salah seorang saksi mata dan juga warga Rempang, Bobi mengatakan, saat kericuhan terjadi gas air mata masuk ke sekolah. Saat itu, di beberapa kelas ada murid dan guru.

“Gas air mata masuk, murid dan guru-guru berlarian,” kata Bobi.

Ia mengatakan, tidak dapat menghitung jumlah korban. Karena, begitu gas air mata masuk ke sekolah, beberapa warga dekat lokasi segera menyelamatkan anak-anak tersebut.

Baca Juga: Polisi Merangsek Masuk ke Rempang, Warga Menghadang

“Anak-anak di bawa ke arah rumah warga dan berhasil diselamatkan,” ujarnya.

Gas air mata tak hanya menyasar ke SD negeri 24 saja, tapi juga SMP negeri 22. Warga Pasirpanjang, Rempang, Ishlahudin mengatakan, gas air mata ini terbawa angin hingga menuju ke sekolah.

Akibatnya, beberapa siswa terpaksa dilarikan, karena mengalami sesak napas. Saat ditanya berapa jumlah siswa yang menjadi korban gas air mata, Ishla mengaku tidak mengetahui pastinya.

“Sebab ada korban berjatuhan, siswa itu langsung diungsikan. Ada belasan lah siswa SMP itu rasanya yang pingsan akibat gas air mata,” ujarnya. (*)

Kendalikan Pencemaran Lingkungan, Lanal Bintan Bersihkan Sungai di Desa Lancang Kuning

0
Lanal Bintan melalukan aksi membersihkan sungai lewat program kali bersih di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan pada Selasa (5/9/2023). F.Slamet/Batam Pos.

batampos– Lanal Bintan melaksanakan program Kali Bersih atau disingkat Prokasih dengan membersihkan aliran sungai di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan pada Selasa (5/9/2023).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan digelar serentak serta disiarkan secara vicon dalam rangka peringatan HUT Ke-78 TNI AL.

Hadir dalam kesempatan itu di Bintan, Danlanal Bintan Letkol Laut (P) Gita Muharam didampingi Paspotmar Lanal Bintan Mayor Mar Yuda Bakti, Camat Bintan Utara Deny Irman Susilo, Kasatpolairud Polres Bintan, Iptu Sarianto, dan Kapolsek Bintan Utara Kompol Suwitnyo.

BACA JUGA: Mandi di Sungai, Pelajar di Bintan Meninggal

Danlanal Bintan Letkol Laut (P) Gita Muharam mengatakan, program Kali Bersih merupakan bagian dari program kerja TNI AL.

Kata dia, aksi ini dilakukan untuk membantu masyarakat dalam mengendalikan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah maupun pencemaran lingkungan lain.

“Aliran sungai akan menuju ke laut, kalau aliran sungai bersih sehingga laut pun akan bersih dari sampah,” harap dia.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas air sungai agar tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya.

Kegiatan ini melibatkan jajaran TNI AL yang ada di Tanjunguban antara lain Fasharkan Mentigi, Satran Koarmada I, Satkat Koarmada I, Satdik I Tanjunguban, TNI AD, jajaran Polres Bintan serta unsur FKPD Bintan lain dan masyarakat. (*)

reporter: slamet

Pengiriman Jemaah Haji Khusus Minimal 2.000 Orang, Travel Siapkan Skema Konsorsium

0

Pengurus AMPHURI meresmikan unit ambulans untuk membantu kepentingan umat terkait penyelenggaraan haji dan umrah. (Hilmi/Jawa Pos)

batampos – Pemerintah Arab Saudi kembali mengeluarkan aturan baru soal ibadah haji. Kali ini terkait penyelenggaraan haji khusus. Saudi membatasi pengiriman jemaah minimal 2.000 orang dalam satu entitas penyelenggara. Aturan baru ini ditengarai untuk memudahkan koordinasi pelayanan jemaah.

Kebijakan baru tersebut disampaikan langsung Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief. Dia mengatakan di aturan yang baru, satu entitas penyelenggara haji khusus minimal mengirim 2.000 jemaah dan maksimal 3.000 jemaah. “Ini tantangan tersendiri,” kata Hilman dalam keterangannya, Kamis (7/9).
Kebijakan baru dari Arab Saudi itu langsung direspons kalangan travel atau penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) di Indonesia. Di antaranya disampaikan Ketua Umum AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) Firman M. Nur. Menurut dia aturan tersebut semata-mata untuk meningkatkan layanan haji. Khususnya di saat jemaah berada di Arafah dan Mina.

Firman mengatakan selama ini Arab Saudi membatasi minimal 50 orang jemaah haji khusus untuk setiap entitas penyelenggara. Akibatnya travel atau PIHK yang memiliki jemaah kurang dari 50 orang, bergabung dengan travel lain untuk membentuk konsorsium.

“Sekarang konsorsiumnya lebih besar. Peran asosiasi sangat penting,” katanya.

Mengumpulkan 2.000 jemaah dalam satu travel tentu sangat berat. Sehingga perlu membuat gabungan travel atau konsorsium. Dia mengatakan pada musim haji 2023 lalu, travel-travel di bawah naungan AMPHURI memberangkatkan sekitar 6.500 orang jemaah haji khusus.

Pada kesempatan itu, Firman juga menyampaikan akan terus meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji khusus maupun umrah. Peningkatan pelayanan itu termasuk ketika jemaah masih berada di Indonesia. Diantaranya yang mereka siapkan adalah pengadaan armada ambulan untuk pelayanan umat. Dia mengatakan program pengadaan dan operasional ambulans ini untuk membantu masyarakat yang tengah membutuhkan layanan pengantaran pasien dan atau jenazah secara gratis.

Melalui program itu diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pemenuhan akses layanan kesehatan dan pertolongan layanan kesehatan maupun kematian secara cuma-cuma.

“Kami senang mendapat dukungan dari Asuransi Zurich Syariah dalam hal ini,” kata Firman.

Menurutnya, keberadaan armada ambulans sangat vital dalam kehidupan. Armada ini berfungsi untuk mengantarkan pasien dari satu tempat ke tempat lain guna mendapatkan perawatan medis. Armada ambulans juga bisa digunakan untuk mengantarkan jenazah. (*) 

Reporter: JP Group

Polisi Merangsek Masuk ke Rempang, Warga Menghadang

0
Kericuhan di Rempang, Batam.
Foto Yofi Yuhendri/Batam Pos.
Tim gabungan berbaris saat akan memasang patok di Pulau Rempang, Kamis (7/9).

batampos – Ratusan personel kepolisian merangsek masuk ke Pulau Rempang, Kamis (7/9). Blokade masyarakat Pulau Rempang, dibubarkan polisi dengan water canon dan gas air mata.

Dari video beredar, beberapa kali water canon ditembakan ke blokade masyarakat. Akibatnya, blokade tersebut dapat terurai.

Masyarakat Rempang mengendorkan blokade, dan memilih keluar dari area jalan. Dari informasi yang didapat batampos, ada beberapa warga yang terluka.

Ada juga warga yang sesak nafas, akibat gas air mata yang dilontarkan personel kepolisian. Akibat kericuhan ini, sebanyak 6 orang diamankan.

“Warga terpancing kedatangan tim gabungan,” kata salah seorang warga Rempang yang enggan disebutkan namanya.

Terkait kericuhan ini, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan,tidak ada tindakan represif. Peristiwa yang terjadi, kata Tuty adalah masyarakat yang mengatasnamakan warga Rempang terlebih dulu melemparkan batu dan botol kaca ke arah personel keamanan, yang akan memasuki wilayah Jembatan 4 Barelang.

Bahkan, sejumlah oknum tak bertanggung jawab juga terus melemparkan batu, meski petugas kepolisian telah mengimbau melalui pengeras suara agar barisan massa tidak gegabah dalam mengambil tindakan.

“Informasi dari tim di lapangan, sudah ada beberapa oknum provokator yang ditangkap pihak kepolisian. Beberapa di antaranya bahkan didapati membawa parang dan sudah berhasil diamankan,” ujar Ariastuty. (*)

Divonis 5 Tahun Penjara, Shane Lukas Dibebaskan Bayar Restitusi David Ozora

0
Terdakwa kasus penganiayaan terhadap David Ozora, Shane Lukas, membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/8/2023). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Terdakwa Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan dibebaskan dari pembayaran restitusi kepada Cristalino David Ozora. Hakim menimai Shane bukan pelaku utama. Restutusi yang dituntutkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sendiri berjumlah Rp 120,3 miliar.

“Menimbang bahwa terhadap restitusi yang dimohonkan penutut umum agar dibebankan terhadap terdakwa, menurut hemat majelis oleh karena peran serta terdakwa bukanlah sebagai pelaku utama, maka adalah adil terdakwa tidak dibebankan restitusi,” kata Hakim Ketua Alimin Ribut Sudjono dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/9).
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada terdakwa Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan. Dia terbukti bersalah turut serta melakukan penganiayaan berat dan terencana kepada Cristalino David Ozora.
“Menyatakan terdakwa Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan penganiayaan berat, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 tahun,” kata Hakim Ketua Alimin Ribut Sudjono dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/9).
Perbuatan Shane melanggar Pasal 355 ayat (1) KUHP Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP sesuai dakwaan primer. Majelis Hakim pun memerintahkan Shane tetap dalam tahanan. (*)
Reporter: JP Group

Pengembangan Pulau Rempang, BP Batam Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

0

 

BP Batam mengimbau agar masyarakat Kota Batam tidak terprovokasi dengan isu miring terkait pengukuran yang akan dilakukan di Kawasan Rempang. Hal ini seiring beredarnya informasi terkait tindakan represif tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Ditpam BP Batam, dan Satpol PP terhadap masyarakat yang menghalangi jalannya personel, Kamis (7/9/2023).

rempang rusuhKepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan jika peristiwa yang sebenarnya terjadi tidak demikian.

Menurut Ariastuty, masyarakat yang mengatasnamakan warga Rempang terlebih dulu melemparkan batu dan botol kaca ke arah personel keamanan yang akan memasuki wilayah Jembatan 4 Barelang.

Bahkan, sejumlah oknum tak bertanggung jawab juga terus melemparkan batu meski petugas kepolisian telah mengimbau melalui pengeras suara agar barisan massa tidak gegabah dalam mengambil tindakan.

“Informasi dari tim di lapangan, sudah ada beberapa oknum provokator yang ditangkap pihak kepolisian. Beberapa di antaranya bahkan didapati membawa parang dan sudah berhasil diamankan,” ujar Ariastuty.

Ariastuty pun mengajak masyarakat Kota Batam untuk mengecek terlebih dulu informasi yang diterima sebelum menyebarkannya melalui media sosial.

Bukan tanpa alasan, lanjut Ariastuty, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pengukuran tersebut.

“Jangan terprovokasi dan tetap jaga situasi kondusif demi Batam lebih baik,” pungkasnya.

Sementara, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, sebelumnya telah mengimbau masyarakat agar tak menghalangi jalannya personel keamanan yang akan memasuki Kawasan Rempang.

Melalui pengeras suara, Nugroho meminta agar masyarakat yang memblokade jalan masuk wilayah tersebut dapat mundur dengan teratur.

Mengingat, tindakan yang dilakukan telah melawan aturan hukum.

“Saya minta warga jangan anarkis. Karena apa yang saudara lakukan sudah melanggar hukum,” tegas Nugroho dari dalam mobil yang dilengkapi dengan pengeras suara. (DN/rilis)